Publikasi Pendidikan
Not a member yet
    209 research outputs found

    Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka Melalui Media Kartu Angka Pada Anak TK Al Maftuh

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka pada anak kelompok A di TK Al Maftuh Desa Sukamulya Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi.Jenis penelitian yang digunakan adalah Metode Kuantitatif dengan mengguakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya dilaksanakan tiga kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 17 anak Kelompok A TK Al Maftuh. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi (chek list). Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator keberhasilan dari penelitian ini adalah apabila perhitungan persentase menunjukkan 81% anak mengalami peningkatan dalam mengenal angka. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kemampuan mengenal angka setelah pembelajaran melalui media kartu angka. Hasil observasi pada Pra Tindakan menunjukkan bahwa tidak ada anak yang berkriteria berkembang sangat baik atau yang mendapatkan persentase 81-100%. Setelah adanya tindakan Siklus II kemampuan mengenal lambang bilangan anak yang berkriteria berkembang sangat baik meningkat menjadi 81%. Langkah-langkah yang ditempuh sehingga dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan anak adalah guru mempersiapkan media permainan berupa kartu angka dan mendemonstrasikan cara bermainnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan bermain kartu angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka pada anak kelompok A di TK Al Maftuh Sukamulya, Caringin, Sukabumi

    Hubungan Kepemimpinan Islami Kepala Sekolah dan Budaya Sekolah Islami Terhadap Pembentukan Kepribadian Islam Siswa di Sekolah Tahfiz Plus Homeschooling Se-Kalimantan Selatan

    Full text link
    Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan kepemimpinan islami kepala sekolah dan budaya sekolah islami terhadap pembentukan kepribadian islam siswa di sekolah tahfiz plus homeschooling se- Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan ialah pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner. Peneliti menggunakan uji validitas dan reliabilitas untuk instrumen dan uji normalitas, uji linieritas dan uji homogenitas untuk pengujian persyaratan analisis. Peneliti menggunakan korelasi Product Moment Pearson dan korelasi berganda. Kedua korelasi tersebut dioperasikan menggunakan SPSS versi 21. Hasil menunjukkan: 1) ada hubungan yang positif dan signifikan kepemimpinan islami kepala sekolah dengan pembentukan kepribadian islam siswa, 2) ada hubungan yang positif dan signifikan antara budaya sekolah islami dengan pembentukan kepribadian islam siswa, 3) ada hubungan yang positif dan signifikan secara simultan antara variable

    Peran Orang Tua dalam Upaya Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Sekolah Alam

    Full text link
    The problem that exists in Sekolah Alam Kebun Tumbuh is that the level of children's reading interest in reading books is lacking, so it is necessary to socialize reading literacy which is followed up by optimizing reading literacy activities and it is hoped that student literacy will appear in reading.The purpose of this service is to develop reading literacy in kindergarten children of Sekolah Alam Kebun Tumbuh. This method of devotion uses three activities, namely reading aloud, sticking pictures, and mixing colors. In addition, this activity also aims to establish learning collaboration between teachers and parents when teaching students.  The conclusion of this dedication is the activity of developing reading literacy into good stimulation for students in increasing learning motivation. Another good result that also emerged was the growth of courage in displaying creations to others

    Pelatihan Keterampilan Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Role Playing Games (RPG) bagi Guru SDN 5 Mendo Barat

    No full text
    Guru SDN 5 Mendo Barat mengalami kesulitan dalam mengembangkan dan membuat media pembelajaran yang inovatif, sehingga pembelajaran yang dilakukan masih menggunakan buku cetak dan gambar dan hal ini membuat siswa kurang antusias dalam belajar. Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas guru SDN 5 Mendo Barat dalam melatih dan memahami penggunaan media pembelajaran berbasis aplikasi Role Playing Games (RPG). Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pelatihan dan praktek, dengan langkah-langkah tahap pertama observasi awal atau analisis situasi, tahap kedua perencanaan pelayanan, dan tahap ketiga pelaksanaan pelatihan dan praktek, dan tahap keempat evaluasi. Waktu yang digunakan dalam pelatihan ini adalah 2 hari kegiatan. Subyek pengabdian ini adalah 11 orang guru di SDN 5 Mendo Barat. Hasil yang didapat bahwa kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 2 hari, para guru yang mengikuti sangat antusias untuk memahami media pembelajaran berbasis aplikasi RPG yang diajarkan, tanya jawab serta praktek langsung juga dilakukan agar kegiatan berjalan dengan baik

    Penggunaan Kartu Bergambar Berbasis Qr Code Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V SD Negeri 35 Sangtempe

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media kartu bergambar berbasis QR Code men ingkatkan hasil belajar siswa berupa keterampilan menulis mata pelajaran Bahasa Indonesia. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Fokus pada penelitian ini adalah fokus proses dan fokus hasil. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 35 Sangtempe Kec Curio Kab Enrekang dengan subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas V SD Negeri 35 Sangtempe tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 12 siswa, terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus dengan masing-masing siklus 2 pertemuan. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Dari pelaksanaan diperoleh data yang dikumpulkan dengan teknik observasi, tes hasil belajar dan dokumentasi. Pada siklus I hasil penelitian observasi aktivitas siswa berada pada kualifikasi cukup (C), observasi aktivitas guru berada pada kualifikasi baik (B), dan hasil tes belajar berada pada kualifikasi cukup (C). Sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan, dimana hasil penelitian observasi aktivitas siswa berada pada kualifikasi baik (B), observasi aktivitas guru berada pada kualifikasi baik (B), dan hasil tes belajar berada pada kualifikasi baik (B). Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan media kartu bergambar berbasis QR Code dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa mata pelajaran bahasa Indonesia kelas V SD Negeri 35 Sangtempe Kec Curio Kab Enrekang

    Pelatihan Aplikasi Google Classroom Pembelajaran Daring Pada Guru-Guru Sekolah Dasar Negeri 32 Pontianak Utara

    No full text
    Pemblajaran Daring menuntut guru untuk memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, salah satunya adalah google classroom namun tidak sedikit guru-guru yang belum mengetahui seluruh fitur pada aplikasi Google Classroom. Sebagaimana yang terjadi di SD Negeri 32 Pontianak Utara yang merupakan sekolah yang berada di wilayah perkotaan. Hanya sebagian guru-gurunya yang menggunakan google classroom. Kegiatan pertama yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat yaitu dalam bentuk pelatihan dengan metode ceramah dilanjutkan dengan Tanya jawab,  diskusi dan praktek penggunaan aplikasi google classroom pada guru-guru SD Negeri 32 Pontianak Utara. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini terdiri: (1) Orientasi kegiatan PKM, yaitu pengenalan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang akan dilakukan kepada Kepala Sekolah dan guru-guru SD Negeri 32 Pontianak Utara. (2) Pelatihan, yaitu kegiatan interaktif dengan masyarakat sasaran untuk mengidentifikasi permasalahan, mendiskusikan pemecahan masalah, dan penjelasan materi yang terkait dengan Aplikasi Googe Classroom. Dan (3) Konsultasi atau pembimbingan penggunaan Aplikasi Google Classroom. Adapun hasil PKM ini yakni PKM ini diikuti 11 guru SDN Pontianak Utara, ketercapaian PKM dapat dikatakan terlaksanana secara baik, ini merujuk pada pemehaman guru setelah mengikuti pelatihan penggunaan aplikasi google classroom sebagai media pembelajaran daring. Guru lebih paham cara menggunakan dibandingkan sebelum pelaksanaan pelatihan

    Pengaruh Pembelajaran Quantum dan Kemampuan Awal Terhadap Hasil Belajar Matematika

    Full text link
    Siswa perlu memiliki kemampuan memperoleh, memilih dan mengolah informasi untuk bertahan pada keadaan yang selalu berubah dan penuh dengan persaingan. Penggunaan musik dalam media pembelajaran akan memberikan dampak  positif untuk proses pembelajaran karena musik merupakan salah satu cara untuk merangsang pikiran, sehingga siswa dapat menerima materi pelajaran dengan baik. Atas dasar itu, penulis mengangkat model pembelajaran quantum yang menggunakan media berupa musik instrumental klasik yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (i) Apakah terdapat interaksi antara pembelajaran quantum dengan kemampuan awal siswa terhadap hasil belajar matematika siswa?, (ii) Apakah hasil belajar matematika siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dan diajarkan dengan pembelajaran quantum yang diiringi musik instrumental klasik lebih tinggi daripada tanpa diiringi musik instrumental klasik?, (iii) Apakah hasil belajar matematika siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah dan diajarkan dengan pembelajaran quantum yang diringi musik instrumental klasik lebih rendah daripada tanpa diiringi musik instrumental klasik? Penelitian ini menggunakan penelitian quasi eksperimen dengan tekhnik pengumpulan data melalui instrument tes. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 4 Watampone dan kelas VIII C siswa SMP Negeri 2 Watampone. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) secara keseluruhan komponen dari perangkat pembelajaran yang divalidasi termasuk dalam kategori “Valid” dan dapat digunakan dengan revisi kecil., (ii) hipotesis pertama terjadi interaksi antara kemampuan awal dengan pembelajaran quantum (iii) hipotesis kedua, siswa yang mempunyai kemampuan awal tinggi dan diajarkan dengan pembelajaran quantum yang diiringi musik instrumental klasik hasil belajarnya lebih tinggi dari pada tanpa diiringi musik instrumental klasik, (iv) hipotesis ketiga, siswa yang mempunyai kemampuan awal rendah dan diajarkan dengan pembelajaran quantum tanpa diiringi musik instrumental klasik hasil belajarnya lebih rendah daripada diiringi musik instrumental klasi

    IMPLEMENTATION OF COLLABORATIVE MULTIMODAL TEACHING TO DEVELOP STUDENT TEACHERS’ COMPETENCIES

    No full text
    Abstract: In the digital era, learners gain knowledge from various modes or multimodal. However, it is not in line with the Indonesian teachers’ competencies, particularly in conducting multimodal teaching. For the reasons, this study explored the development of student teachers’ competencies through collaborative multimodal teaching using VR. Moreover, it investigated the difficulties encountered by student teachers in developing the teacher competencies through collaborative multimodal teaching. The teacher competencies consist of the pedagogical, professional, social, and personal competencies (Ministry of National Education, 2007). This study applied qualitative design (multi-case study) involving 45 student teachers studying at three different study programs and 15 model teachers teaching at elementary schools in Cianjur, West Java. Three instruments were employed for the data collection of this study, i.e., observations, questionnaires, and interviews. The results indicate that the collaborative multimodal teaching (using VR) among the model teachers and the student teachers is conducted in five stages, i.e., observing, planning, simulating, practicing, and evaluating. In collaborative multimodal teaching using VR, students teachers involved in a group of teaching using VR as the instructional media naturally, get the transformation of pedagogical knowledge, and practice multimodal teaching directly in the natural teaching-learning processes. Moreover, it fosters the student teacher to develop the teacher competencies optimally, such as practicing teaching methodology and implementing multimodal teaching using VR in real-life contexts (pedagogic competence), expanding digital knowledge (e.g., VR), and utilizing it in teaching-learning processes (professional competence), showing pride in being future teachers (personal competence), interacting and communicating with the teachers and learners naturally (social competence). Thus, they are more ready to be future professional teachers in the millennial era. Nevertheless, they should keep learning and developing the teacher competencies (exceptionally professional and pedagogic competencies) to overcome teaching difficulties, such as learner characteristics, teaching management, material evaluation, curriculum development, and assessment

    Karakter Mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Pasca Covid-19

    No full text
    Pandemi covid-19 yang melanda dunia, menimbulkan efek terhadap semua aspek kehidupan manusia. Efek tersebut juga menerpa aktifitas pendidikan yang tentu bermuara pada komponen penting yaitu pelajar dan mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter mahasiswa yang ikut terkena dampak pandemi tersebut. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan mempelajari karakter mahasiswa yang terkena dampak covid-19. Pengambilan data dilakukan dengan teknik menyebarkan kuisioner (angket) kepada seluruh mahasiswa Prodi IKOR angkatan tahun 2022. Jumlah mahasiswa angkatan 2022 adalah 165 orang. Penarikan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik sampel jenuh (total sampling), yaitu dengan menjadikan semua mahasiswa tersebut menjadi sampel, sedangkan data dikumpulkan melalui angket (kuisioner). Berdasarkan analisis data menggunakan teknik persentase, jawaban responden berada pada angka 76.57 %. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa karakter mahasiswa Prodi IKOR angkatan 2022 adalah dalam kategori baik

    Sosialiasasi Kurikulum dan Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Agama Kristen dan Budi Pekerti

    Full text link
    Sosialisasi ini meripakan bentuk literacy kurikulum merdeka dikalangan praktisi yaitu Guru Mata Pelajaran Agama Kristen dan Budi Pekerti tingkat SD, SMP, SMA/MA kota dan kabupaten Kediri. Sosialisasi ini dilaksanakan berdasarkan analisis situasi yang diketahui dari Kementrian Agama Kabupaten Kediri Peyelenggara Kristen, yang menyatakan Guru Mata Pelajaran Agama Kristen dan Budi Pekerti tingkat SD, SMP, SMA/MA kota dan kabupaten Kediri kurang memahami Kurikulum Merdeka Belajar dan Profil Pelajar Pancasila dalam implementasi pada Pelajaran Agama Kristen dan Budi Pekerti. Sementara sebagai seorang guru sangat penting memahami kurikulum merdeka belajar agar dapat mengejawantahkan kurikulum merdeka dengan benar dan tepat pada peserta didik. Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan oleh Universitas Nusantara PGRI Kediri bekerja sama dengan Kementrian Agama Kabupaten Kediri Peyelenggara Kristen. Adapun metode sosialisasi dikemas dalam bentuk workshop dan pendampingan. Hasil sosialisasi diketahui pemahaman Guru Agama Kristen dan Budi Pekerti terhadap kurikulum merdeka dan profil pelajar Pancasila meningkat

    185

    full texts

    209

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Publikasi Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇