Publikasi Pendidikan
Not a member yet
    209 research outputs found

    PENGARUH POLA BELAJAR DAN GAYA BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI MAHASISWA

    No full text
    ABSTRAKPengaruh Pola Belajar dan Gaya Belajar Terhadap Motivasi Berprestasi Mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola belajar dan gaya belajar terhadap motivasi berprestasi mahasiswa semester III Program Studi Pendidikan Kristen Anak Usia Dini pada Institut Agama Kristen Negeri Kupang. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Penelitian Kuantitatif. Dengan sampel penelitain sebanyak 107 mahasiswa dari total 146 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Cluster Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pola belajar, kuesioner gaya belajar dan kuesioner motivasi berprestasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa pola belajar dan gaya belajar memiliki pengaruh terhadap  motivasi berprestasi sebesar 39 % dan sisanya  61 % dipengaruhi oleh variabel lain. Kata kunci: Pola Belajar; Gaya Belajar; Motivasi Berprestasi ABSTRACTThe Effect of Learning Patterns and Learning Styles on Student Achievement Motivation. This study aims to determine the effect of learning patterns and learning styles on achievement motivation of third semester students of the Early Childhood Christian Education Study Program at the Kupang State Christian Institute. The research method used in this research is quantitative research methods. With a research sample of 107 students from a total of 146 students. The sampling technique used the Cluster Random Sampling Technique. The data were collected using a learning pattern questionnaire, a learning style questionnaire and an achievement motivation questionnaire. The data analysis used is simple linear regression analysis. The results showed that learning patterns and learning styles had an influence on achievement motivation by 39% and the remaining 61% was influenced by other variables. Keywords: Learning Patterns; Learning Style; Achievement motivatio

    PKM DALAM MENINGKATKAN LITERASI MELALUI BAHAN AJAR TEMATIK SAINTIFIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL

    No full text
    The literacy movement is being carried out by the government nationally in various circles ranging from families, schools and communities. It is also entitled to be felt by all people including street children. For street children literacy culture also needs to be grown because their literacy is still low. This effort was carried out by increasing literacy in "Lotus" street children in the Social Barracks of Demaan Village, Kudus Regency, Central Java. Lack of interest in learning because teaching materials in schools are not easy for them to digest, making them less desirable and a burden on them. Teaching materials that are made thematically presented in the form of reading about local wisdom around them are expected to improve their literacy culture. The PKM is carried out by mentoring educational programs in the form of tutoring and training in improving literacy. In mentoring using teaching materials that have been developed by applying several methods. Like learning methods based on study groups according to age with approaches such as scientific, thematic, tutorial, drill and lecture. while the implementation of literacy training delivered good reading and writing methods. From this PKM activity, it was found that the level of enthusiasm of attendance was very high %80%, literacy ability had experienced an increase of> 10% with a significant

    Pembekalan Penyusunan LKPD STEAM Sekolah Dasar Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Banten

    No full text
    Pembelajaran STEAM merupakan kegiatan pembelajaran abad 21 yang perlu dikuasai guru di sekolah dasar. Pembelajaran STEAM dapat diaplikasikan melalui bahan ajar yang didesain dalam kegiatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pembekalan bagaimana aplikasi pembelajaran STEAM di sekolah dasar melalui LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) berbasis STEAM dan model Project Based Learning (PjBL). Berdasarkan hasil identifikasi masalah diketahui bahwa guru SD di Carita kecamatan Labuan-Pandeglang Banten belum memahami aplikasi kegiatan pembelajaran STEAM maupun mengaplikasikan pembuatan LKPD dengan desain pembelajaran STEAM. Pembekalan menggunakan metode workshop (pelatihan) yang meliputi pemberian materi mengenai STEAM dan desain pembelajaran menggunakan LKPD, pembuatan LKPD STEAM, pembimbingan secara daring LKPD STEAM yang telah dibuat, menerapkan LKPD di kelas, dan evaluasi refleksi. Produk yang dihasilkan pada kegiatan pengabdian ini adalah LKPD berbasis STEAM dengan penggunaan model PjBL sebagai salah satu model pembelajaran yang menfasilitasi kegiatan STEAM. Hasil dari pengabdian ini diketahui bahwa guru merasa materi pembuatan desain pembelajaran STEAM ini relevan dan bermanfaat sesuai dengan keprofesian guru di sekolah dasar. Selain itu, hasil dari pretest dan posttest juga menunjukkan bahwa setelah kegiatan pembekalan guru lebih memahami konsep STEAM dan penerapannya di kelas. Pembekalan ini mendorong guru untuk mampu meningkatkan kompetensinya dalam mendesain bahan ajar sesuai trend pembelajaran abad 21 dengan penerapan model PjB

    Pelatihan Pembelajaran IPA Daring Berbasis Keterampilan Proses Sains Bagi Guru Sekolah Dasar

    No full text
    Pembelajaran IPA diharapkan dapat mengembangkan keterampilan proses sains. Permasalahan yang dihadapi guru pada masa pandemi ini adalah sulit untuk merancang pembelajaran IPA berbasis keterampilan proses sains secara daring. Kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan secara komprehensif tentang pelaksanaan pembelajaran IPA berbasis keterampilan proses sains secara daring.  Langkah-langkah yang dilakukan dalam kegiatan pelatihan ini yaitu : 1) Pemaparan materi tentang pembelajaran IPA secara daring, 2) Pretes tentang keterampilan proses sains, 2) Paparan materi tentang keterampilan proses sains, 4) Pemaparan materi tentang aplikasi Liveworksheet 5) Pemaparan materi tentang pembelajaran Zoom 5) Evaluasi dan Postes tentang keterampilan proses sains. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner melalui googleform. Analisis data menggunakan analisis rerata skor keterampilan proses sains dan  persentase respon peserta. Hasil keterampilan proses sains menunjukkan adanya peningkatan dari kemampuan peserta dengan rata-rata skor tes awal sebesar 1,7 dan rata-rata skor tes akhir sebesar 9,7. Indikator kemampuan memprediksi mendapat skor tertinggi pada tes akhir dan indicator dengan skor terendah pada tes akhir adalah kemapuan merencanakan percobaan.  Respon peserta menunjukkan hasil yang positif dimana para guru mendapatkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan produk dalam pelatihan pembelajaran IPA berbasis keterampilan proses sains secara daring. Kendala dalam kegiatan ini terkait dengan gangguan jaringan saat pemaparan materi.

    Pengembangan Program Pendidikan Karakter Untuk Penanaman Nilai Nilai Kebaikan Bagi Mahasiswa

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan: (a) untuk mengetahui gambaran nilai-nilai karakter bagi kebutuhan pengembangan program pendidikan karakter untuk penanaman nilai-nilai kebaikan bagi mahasiswa, (b) untuk mengetahui tingkat validitas program pendidikan karakter, dan (c) untuk mengetahui tanggapan calon pengguna terhadap program pendidikan karakter bagi mahasiswa. Program pendidikan karakter yang dikembangkan diharapkan memiliki kesahan dan kepraktisan produk untuk digunakan dalam menyelesaikan masalah tingkah laku dan penanaman nilai-nilai karakter bagi mahasiswa. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian ini terdiri atas, pakar, dosen, dan mahasiswa. Data diperoleh menggunakan teknik observasi, angket dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil peneliti menunjukkan bahwa: (a) Kebutuhan nilai-nilai karakter bagi pembinaan mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan, yaitu nilai kelakuan, nilai kerajina, nilai kerapihan, nilai kebersihan, dan nilai kedisiplinan, (2) Hasil pengujian validitas program pendidikan karakter  berkualifikasi “sangat valid”, (3) Hasil tanggapan calon pengguna terhadap program pendidikan karakter brkualifikasi “sangat baik”. Hasil penelitian disimpulkan bahwa produk program penguatan pendidikan karakter adalah valid, praktis dan sesuai keprluan bagi sasaran pengguna. Hasil penelitian ini diharapkan memenuhi tuntutan penyediaan program pendidikan  karakter untuk digunakan bagi pembinaan mahasiswa

    Royong Sebagai Bentuk Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Sekolah Dasar

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah menanamkan nilai-nilai moral pada anak usia dini melalui nyayian royong di Sulawesi selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian interdisiplin yaitu dengan menggunakan lebih dari satu disiplin ilmu menjadi satu. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah observasi dan indepth interview serta studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa royong digunakan sebagai media pola asuh penanaman nilai-nilai Karakter pada anak Sekolah dasar, nilai-nilai yang terkandung didalamnya adalah penanaman budi pekerti etika yang baik. Lagu pengantar tidur (Royong), merupakan pola asuh seorang ibu/ nenek kepada anak/ cucunya karena isi/ lirik lagunya mengandung ajaran moral, nasehat atau doa-doa untuk anaknya yang dijadikan salah satu cara membuat anak selalu ingat akan petuah/ ajaran yang diucapkan ibu/ neneknya

    Meningkatkan Pengetahuan Mengenai Bullying Untuk Anak Sekolah Dasar Dengan Sosialisasi Di Sekolah Dasar Desa Selat

    No full text
    Bullying  perilaku kekerasan yang dilakukan oleh seseorang orang atau sekelompok orang dengan secara sengaja dan terus menerus. Bullying dapat terjadi di lingkungan sekitar kita, salah satunya di lingkungan sekolah dasar. Mulai dari sekedar mengejek temannya, memukul, mencubit, menjambak dan menjegal temannya saat sedang berjalan. Sehingga anak-anak tersebut memerlukan pemahaman mengenai bullying. Berdasarkan observasi ke sekolah-sekolah yang berada di Desa Selat, masih ada beberapa siswa yang melakukan tindakan yang mengarah kepada bullying dan mereka belum memahami bullying. Sehingga perlu dilakukan sosialisasi agar mereka paham mengenai bullying. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi kepada anak sekolah dasar  mengenai bullying dan dampak yang ditimbulkan oleh bullying di Sekolah Dasar Desa Selat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi ke sekolah-sekolah yang berada di Desa Selat. Hasil pengabdian ini menunjukkan para siswa sekolah dasar di Desa Selat sudah memahami pengertian bullying dan dampak bullying. Kesimpulan dengan dilakukannya pengabdian ini siswa sekolah dasar telah dibekali pemahaman dalam mengenai bullying. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para siswa dapat memahami bahaya bullying

    Research Methodology Training for Middle School Teachers to Improve the Quality of Educational Research Proposals

    Get PDF
    To become a professional teacher writing and publishing scientific papers is important. Most teachers consider that research is not an obligation that needs to be done and is considered a difficult thing. So that this community service activity is focused on improving the skills of teachers in compiling and publishing educational research through research methodology training. The activity was carried out at Vocational Education (VE) of Yayasan Pendidikan Islam Nurul Huda followed by 2 lecturers as presenters and 31 teachers. The training activities consist of 3 stages, namely preparation, implementation, and evaluation of training. The results of the evaluation of activities through the distribution of pre-test and post-test questionnaires obtained the ability of teachers in the knowledge of preparation of teaching materials by 69.677% and 88.226%, so there was an increase of 18.548%. Based on the sample paired t-test, the value of Sig. (2-tailed) ρ-value is 0.000. So, training activities are very effective in improving the competence in preparing research proposals for VE teachers. This shows that there is an increase in the preparation of educational research proposals through research methodology training for teachers in VE. This activity is beneficial because, in addition to adding skills, this activity is an update of knowledge and experience

    Pola Asuh Orang Tua Yang Bekerja Dalam Menumbuh Kembangkan Sosial Emosional Anak Usia Dini Di Kelurahan Mangasa Kecamatan Tamalate Kota Makassar

    Get PDF
    The education of children in the family has a decisive role in achieving the quality of human resources. This is because through family education, individuals first learn and recognize the cultural value system in the form of special rules, norms, habits and examples from other communities. This study uses a qualitative approach and the focus of this research is parenting style, namely (1) authoritarian parenting and democratic parenting, (2) social emotional development of early childhood. The results of this study indicate (1) The authoritarian parenting pattern of parents towards children emphasizes that children can always obey the words and orders of their parents, so that children have limitations in doing the things they want. (2) Permissive parenting provides a lot of leeway for children to interact with anyone under any circumstances, thus children have the freedom to do whatever they want without clear and strict rules, (3) Democratic Parenting is a parenting pattern that prioritizes the interests of the child. child and control the child through control and supervision. Children are given the opportunity to express their opinions and act in accordance with the mutual agreement between parents and children

    Peningkatan Kreativitas melalui Kegiatan Menggambar dan Mewarnai pada Siswa Sekolah Dasar

    Get PDF
    Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan pada SD Negeri 60 Majene. Masalah yang dijadikan sebagai tujuan penelitian adalah: (1) pengelolaan pembelajaran menggambar dan mewarnai di tingkat sekolah dasar kurang dapat meningkatkan kreatifitas siswa., (2) beberapa sekolah yang memiliki siswa dalan keadaan ekonomi lemah tidak sanggup untuk membeli bahan pewarna untuk pembelajaran menggambar dan mewarnai., (3) tidak adanya pelatihan menggambar dan mewarnai yang dibuat sedemikian rupa agar lebih menyenangkan untuk tingkatan sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah: (1) diskusi awal, (2) diskusi bahan pewarna alam, (3) persiapan bahan, (4) pelaksanaan kegiatan, (5) praktek, (6) evaluasi, dan (7) pameran. Hasil yang dicapai adalah (1) kegiatan ini menghasilkan beberapa perubahan kepada peserta, yakni; peningkatan kreatifitas, khususnya dalam menentukan bahan pewarna yang dibuat sendiri dari lingkungan sekitar mereka, (2) kegiatan menggambar dan mewarnai ini meningkatkan kreatifitas terhadap siswa di SD Negeri 60 Majene

    185

    full texts

    209

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Publikasi Pendidikan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇