Publikasi Pendidikan
Not a member yet
209 research outputs found
Sort by
MENYOAL REALISME SOSIAL DALAM NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DENGAN ANALISIS STRATEGI NARATIF
Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini, adalah memosisikan posisi Pramoedya Ananta Toer dalam perdebatan realisme sosial. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, maka akan dilakukan analisis strategi naratif untuk mengetahui elemen sastra yang dapat digunakan dalam mempertanyakan kembali posisi Pramoedya dalam realisme sosial. Kurniawan menganalisis dan membagi tiga fase kepenulisan Pramoedya, yaitu priode praLekra ketika Pramoedya berdiri sebagai pejuang kemanusiaan dan keadilan. Kedua, periode Pramoedya aktif bersama Lekra. Ketiga adalah masa setelah pemberangusan PKI setelah penahanan Pram yang dalam pandangan Kurniawan merupakan fase sintesis yang melahirkan kedewasaan dalam menulis. Objek kajian yang dianalisis Gadis Pantai merupakan fase ketiga dalam kepenulisan Pramoedya, sehingga analisis ini secara signifikan mencoba untuk mempertanyakan posisi realisme sosial dalam fase ketiga kepenulisan Pramoedya. Analisis ini akan mencoba mempertentangkan permasalahan bentuk dan isi. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa terdapat keberpihakan narator di dalam teks. Meski demikian narator juga berusaha menampilkan dengan alamiah tanpa memperlihatkan tendensinya dengan jelas. Karya Pram berjudul Gadis Pantai merupakan bentuk dari realisme sosialis yang lebih tepat berada dalam pengertian realisme sosial pascaStalin dan Gorky. Kata Kunci: Pramoedya, realisme sosial, dan strategi narati
KEBIASAAN MAKAN DAN GANGGUAN POLA MAKAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP STATUS GIZI REMAJA
Status gizi orang pada umumnya dan remaja pada khususnya banyak dipengaruhi oleh faktor kebiasaan makan dan gangguan pola makan. Masalahnya 1). Bagaimanakah kebiasaan makan remaja moderen ? 2). Bagaimanakah gangguan pola makan remaja modern? 3. Apakah kebiasaan makan dan gangguan pola makan berpengaruh terhadap status gizi remaja?. Tujuan 1). Menelusuri pengaruh makanan modern dan makan tradisional terhadap kebiasaan makan remaja di perkotaan 2). Menjelaskan faktor-faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi perilsku komsumsi makanan pada golongan remaja di perkotaan 3). Mengetahui jenis, penyebab dan alternative pemecahan gangguan pola makan pada remaja di perkotaan. Kebiasaan makan masayarakat dipengaruhi oleh faktor ekstrinsik dan faktor intrinsic dalam pola makan tesebut ada berdampak negatif yang perlu pengkajian untuk ditinggalkan dan ada berdampak positif dan perlu dipertahankan. Gangguan polamakan yang sering terjadi pada remaja ada dua yaitu Anoreksia Nervosa dan Anoreksia Bulimia. Gangguan ini perlu mendapat perhatian dari kita semua, kebayakan remaja sekarang ingin mencicipi semua jenis makanan namun malas berolahraga tapi ingin langsing. Jika terjadi gangguan pola makan akan terjadi ketidak seimbangan asupan sat gizi dan akan berdampak pada proses pertumbuhan dan perkembangan, dan bagi remaja putrid akan berdampak pada generasi yang dilahirkanKata kunci: Kebiasaan makan, gangguan pola makan, status gizi, remaja
HAKIKAT IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
Pelaksanaan manajemen berbasis sekolah di Indonesia sendiri tertuang dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003 yang berbunyi “pengelolaan satuan pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah dilaksanakan berdasarkan standar pelayanan minimal dengan prinsip manajemen berbasis sekolah/madrasah. Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia menyebut MBS dengan Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah yang diartikan sebagai “model manajemen yang memberikan otonomi yang lebih besar pada sekolah dan mendorong pengambilan keputusan partisipatif yang melibatkan secara langsung warga sekolah untuk meningkatkan kualitas sekolah berdasarkan kebijakan pendidikan nasional.Kata kunci: Implementasi MB
PENERAPAN PENDEKATAN OPEN ENDED PROBLEMS DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 206 UJUNG BARU KABUPATEN SOPPENG
The problems in this research is the lack of learning outcomes, especially in mathematics subject. The problem in this research is “How to applicate the open ended problems approach to improve mathematics learning outcomes in V grade 206 Ujung Baru Elementary School Districs Lilirilau, Soppeng?”. The purpose of this research is to describe the implementation of open ended problems approach to improve mathematics learning outcomes in V grade 206 Ujung Baru Elementary School Districs Lilirilau, Soppeng. This research use a qualitative descriptive approach with cyclicclassroom action research that includes planning, implementation, observation, and reflection. The focus of this research is the implementation and success of the open ended problems approach in mathematic teaching and learning process and also mathematics learning outcomes of the students class V. Subject in this research is V grade students in 206 Ujung Baru Elementary School totaling 10 students, consist of 7 female students and 3 male students who were active in the second semester of the school year 20015/2016. Data collection techniques in this research were the test, observation, and documentation. Data analysis techniques in this research were 1) data reduction, 2) data description, and 3) and deduction. The data in this research is the activities of teacher and students, and also students learning outcomes in mathematics subject. The result of this research shows the increase of the process and outcomes of mathematics learning in each cycle. The increasing of learning process and results can be seen from the 1” cycle to 2” cycle. Learning process and result 1” cycle is including sufficient qualification and then become better qualified on the 2” cycle. The conclusions of this research is the implementation of open ended problems approach can improve mathematic learning outcomes of the students class V 206 Ujung Baru Elementary School distric Lilirilau, Soppeng.Key Word: open ended problems approach, mathematics learning outcome
PERANAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK SIKAP TAQWA ANAK DI SEKOLAH DASAR
Peranan pendidikan agama Islam dalam membentuk sikap taqwa pada anak di sekolah dasar, pada dasarnya diperlukan kesadaran, penghayatan serta pengalaman dari beberapa unsur yang bertalian dengan isi pendidikan agama Islam mengandung keimanan, amaliah, ilmiah, dam pendidikan tentang akhlakul karimah sebagai wujud akibat dari pendidikan agama Islam dengan berfokus unsur-unsur obyek kajian tersebut di atas. Pendidikan dalam arti umum mencakup segala usaha dan perbuatan dari generasi tua untuk mengalihkan pengalamannya, pengetahuannya, kecakapannya serta keterampilannya kepada generasi muda untuk memungkinkan melakukan fungsi hidupnya dalam pergaulan bersama, dengan sebaik-baiknya. ”Pendidikan nasional berdasarkan pada Pancasila, bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan terhadapa Tuhan Yang Maha Esa, kecerdasan dan keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian, dan mempertebal semangat kebangsaan dan cinta tanah air, agar dapat menumbuhkan manusia-manusia pembangunan yang dapat membangun dirinya sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa”.Kata kunci: Pendidikan agama Islam, peran dan sikap taqw
PARTISIPASI BELAJAR MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS ANDRAGOGI
This study reviews the level of student participation in the learning based on the concept of andragogy as preliminary studies for the research further. This study aims to determine the extent of student participation in the learning based on the concept of andragogy, further research is expected dapata benefit both theoretically and practically. research subjects are students Upp PGSD Parepare FIP UNM force in 2014 as the population. Research done by using survey techniques, data collection techniques used questionnaires to determine the general view mahasiswasiswa against the concept of learning Andragogy applied, the observation is made to collect data about the level of participation mahasiswasiswa in the learning process by applying the learning model based on the concept of andragogy, the study of documents used to collect data on student attendance in a presentation based learning Andragogy. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis presented in the form of percentages and tables as explanatory exposure data.Keywords: andragogy learning, learning musi
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEMAMPUAN SOFT SKILLS MAHASISWA FIK UNJ DALAM MEMASARKAN PRODUK-PRODUK OLAHRAGA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui soft skills mahasiswa FIK UNJ setelah menyelesaikan materi pada mata kuliah Kewirausahaan. Pengukuran dalam penelitian ini melibatkan masyarakat dalam menilai soft skills dengan memasarkan produk-produk olahraga. Data-data yang diperoleh melalui angket yang menjelaskan beberapa variabel yakni performa penjual (mahasiswa FIK UNJ) dengan indikator penilaian etika dan sopan santun serta ketepatan janji kepada masyarakat calon konsumen. Variabel kedua adalah ketertarikan terhadap produk yang ditawarkan dengan pengenalan dan pemahaman produk olahraga, harga yang ditawarkan dan sarana promosi. Terakhir variabel ketertarikan masyarakat terhadap produk yang ditawarkan melalui pengetahuan/pengenalan produk olahraga yang ditawarkan, komunikasi yang efektif dan timing dalam penawaran produk olahraga.Kata Kunci: soft skills, kewirausahaan, produk olahrag
MAKNA KOMPETENSI EMOSI BAGI MANAJER DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi ini bertujuan untuk memahami makna kompetensi emosi bagi manajer dalam melakukan proses pengambilan keputusan di ruang lingkup organisasi. Keterlibatan emosi tidak dapat dihindari ketika individu menghadapi kondisi pengambilan keputusan, oleh karena itu dibutuhkan keterampilan yang berbasis potensi emosi dan berdampak pada pencapaian kinerja yang tinggi. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara yang mendalam untuk mengumpulkan data dari responden. Pengumpulan responden dengan menggunakan teknik ”snow-ball” dan pemilihan responden menggunakan purposive sampling. Penelitian kualitatif fenomenologi ini terdiri dari empat proses yang dilalui yaitu epoche, phenomenological reduction, imaginative variation, dan synthesis of meaning. Proses analisis dan interpretasi data meliputi: bracketing, horizonalizing, meaning units untuk mendapatkan deskripsi tekstural; imaginative variation untuk mendapatkan deskripsi struktural; dan memadukan deskripsi tekstural dan struktural menjadi suatu makna yang universal dan mewakili responden secara keseluruhan. Validitas hasil penelitian dengan menggunakan intersubjective validity. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman emosi merupakan sejumlah perasaan yang telah dialami manager dalam mengambil keputusan. Emosi yang dialami berupa: senang, kecewa, marah, dan cemas, yang ditimbulkan oleh adanya intervensi lingkungan, kondisi yang pasti dan ketidakpastian, serta terbatasnya kemampuan dalam menghadapi masalah dan adanya masalah pribadi yang dihadapi oleh manager. Sejumlah perasaan ini dimaknai sebagai sumber motivasi ataupun sebagai sumber stressor yang akan mempengaruhi cara atau strategi manager dalam mengambil keputusan. Kompetensi emosi menjadi sumber strategi manager dalam mengelolah emosi ketika melakukan proses pengambilan keputusan. Adapun bentuk kompetensi emosi manager dalam melakukan proses pengambilan keputusan yaitu: memahami emosi diri, mengendalikan emosi, memiliki motivasi, berempati, memiliki keterampilan sosial.Keyword: Pengalaman emosi, kompetensi emosi, manager, pengambilan keputusan
PERAN PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA PADA LEMBAGA PENDIDIKANDI INDONESIA
Pendidikan Jasmani dan Olahraga di Lembaga Pendidikan harus ditekankan pada olahraga kesehatan dan latihan jasmani untuk meningkatkan derajat sehat dinamis dan kemampuan motorik dan koordinasi yang lebih baik. Agar para siswa selama masa belajar memiliki kualitas hidup yang lebih baik, serta dapat diharapkan dapat berprestasi di bidang akademik dan olahraga sehingga menjadi sumber daya manusia yang bermutu di masa depan. Tujuan tulisan ini adalah sebagai referensi awal peran Peran Pendidikan Jasmani dan Olahraga di lembaga pendidikan Indonesia, dengan pemikiran bersama. Tentunya dalam kerangka membangun kembali pendidikan di Indonesia yang semakin lama semakin terpuruk dari segi pengelolaan. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi serta konsep pendidikan yang kurang jelas kontribusinya pada kualitas sumber daya manusia dalam pembangunan Indonesia, dalam hal ini kaitannya dengan program-program yang selama ini telah berjalan. Pemerintahan Indonesia harus berbenah diri dulu dengan menjadikan pendidikan jasmani dan olahraga sebagai kebutuhan dan pemerintah tertinggi harus memiliki komitmen yang kuat dan fokus dalam memajukan pendidikan jasmani dan olahraga di tanah air. Pemerintahan adalah kunci utama, pengambil kebijakan dan memajukan pendidikan di tanah air. Pemerintah dan para menteri terkait harus sinergis dan koordinasi yang baik dalam memajukan pendidikan jasmani dan olahraga pada lembaga pendidikan menuju Indonesia berkualitas Internasional.Kata Kunci: Pendidikan Jasmani dan Olahrag
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG PEMBELAJARAN SOAL CERITA OPERASI HITUNG CAMPURAN MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE STAD DI KELAS III SDN 44 PAREPARE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah proses penerapan model kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan pemahaman siswa soal cerita operasi hitung campuran di kelas III, serta untuk meningkatkan hasil belajar siswa soal cerita operasi hitung campuran di kelas III melalui penerapan model kooperatif tipe STAD. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian yaitu kualitatif jenisnya PTK Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dengan hasil evaluasi pada masing-masing siklus sebagai berikut. Siklus I berada pada kualifikasi cukup (C), penelitian dilanjutkan pada siklus ke II hasilnya baru berada pada kategori B sehingga melanjutkan ke siklus III dan hasilnya berada pada kategori sangat baik (SB), sehingga penelitian dihentikan.Kata Kunci: Hasil Belajar, Operasi Hitung Campuran, Model Kooperatif Tipe STA