12755 research outputs found
Sort by
KAJIAN HUKUM TERHADAP PEMILIH GANDA YANG ADA DI DALAM DAFTAR PEMILIH PEMILIHAN UMUM
Pemilihan umum merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilakukan dengan
asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Namun dalam
pelaksanaannya, dalam daftar pemilih masih ditemukan penyimpangan yaitu
pemilih yang terdaftar ganda, yaitu adalah pemilih yang namanya terdaftar
sebanyak lebih dari satu kali. Penyimpangan data ini apabila dimanfaatkan untuk
digunakan maka akan menciderai asas adil karena pemilih seharusnya dalam
pelaksanaannya setiap orang memperoleh satu suara agar hak pilih pemilih itu
setara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pengaturan yang
mengatur bahwa pemilih hanya berhak aras satu suara dalam pemilihan umum.
Metode pendekatan dilakukan secara yuridis empiris, dengan melakukan
pengkajian pada UUD 1945, UU No.7 Tahun 2023, PKPU No.7 Tahun 2024 serta
melakukan wawancara kepada Ketua PPK Kecamatan Banyumanik. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: Pengaturan terkait pemilih hanya berhak atas satu
suara tidak ditemukan secara eksplisit, namun pengaturan pemilih hanya berhak
atas satu suara ditemukan secara tersirat yaitu pasal Pasal 198 ayat (2) dan Pasal
516 ayat (1) UU No. 7 Tahun 2023. Peraturan secara tersirat ini menunjukkan
bahwa hukum positif Indonesia telah memberikan batasan atas hak pilih agar dapat
mewujudkan pemilihan umum yang jujur dan adil.
Kata Kunci : Pengaturan Pemilihan umum, dan Daftar Pemilih Gand
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN COLLEGE ADJUSTMENT MAHASISWA RANTAU DI SOEGIJAPRANATA CATHOLIC UNIVERSITY
Mahasiswa rantau sering menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri dengan
lingkungan baru, jauh dari keluarga, budaya yang berbeda, dan tuntutan akademik
yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan
emosional dengan college adjustment mahasiswa rantau Soegijapranata Catholic
University. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa rantau Soegijapranata
Catholic University. Subjek penelitian berjumlah 97 yang berasal dari berbagai
program studi yang ada di Soegijapranata Catholic University dengan teknik
purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan skala The Schutte Self
Report Emotional Intelligence Test dan skala Student Adaptation to College
Questionnaire. Analisis data menggunakan korelasi Product Moment dan
menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan yang positif antara kecerdasan
emosional dan college adjustment pada mahasiswa rantau (r = 0,351; p = 0,000).
Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional yang dimiliki,
maka college adjustment juga semakin tinggi, begitupun sebaliknya semakin
rendah kecerdasan emosionalnya maka semakin rendah juga college adjustment.
Kata kunci: mahasiswa rantau, penyesuaian perguruan tinggi, kecerdasan
emosiona
INTERVENSI KELOMPOK COLORING MANDALA UNTUK GANGGUAN KECEMASAN MENYELURUH
Kecemasan merupakan perasaan takut yang tidak jelas dan tidak didukung oleh
situasi yang membuat individu merasa tidak nyaman atau takut atau mungkin
memiliki firasat akan ditimpa malapetaka padahal ia tidak mengerti mengapa emosi
yang mengancam tersebut terjadi. Kecemasan dapat berdampak dan mengganggu
pada beberapa aspek kehidupan ketika tidak ditangani dengan baik. Coloring
Mandala merupakah salah satu terapi seni yang dapat menurunkan tingkat
kecemasan seseorang. Intervensi ini bertujuan untuk menurunkan tingkat
kecemasan melalui terapi kelompok coloring mandala. Intervensi ini dilakukan di
dalam kelompok yang terdiri dari 5 orang yang mengalami gejala kecemasan (1
laki-laki dan 4 perempuan) minimal selama 1 bulan. Penilaian tingkat kecemasan
sebelum dan sesudah intervensi menggunakan DASS 42-A. Untuk melihat
perbedaan hasil pre-test dan post-test intervensi dilakukan Uji T sampel
berpasangan dengan menggunakan Software JASP. Berdasarkan hasil uji statistik
diperoleh hasil bahwa tingkat kecemasan setelah intervensi kelompok (M=11.6;
SD=5.771) lebih rendah secara signifikan dibandingkan sebelum intervensi
kelompok (M=26.6; SD=7.701) t(4)=7.798, p=0.001. Hasil ini menunjukkan bahwa
intervensi coloring mandala dapat menurunkan tingkat kecemasan pada orang
dewasa.
Kata kunci: gangguan kecemasan menyeluruh, kecemasan, coloring mandal
HUBUNGAN FREKUENSI DAN DURASI BERSEPEDA TERHADAP KEJADIAN MELASMA PADA ANGGOTA WOMEN CYCLING COMMUNITY DI KOTA SEMARANG
Latar Belakang: Melasma merupakan kondisi hipermelanosis yang ditandai
dengan munculnya bercak berwarna coklat hingga abu-abu kecoklatan pada kulit,
terutama di area wajah yang sering terpapar sinar matahari. Aktivitas bersepeda di
luar ruangan berpotensi meningkatkan paparan radiasi ultraviolet (UV). Frekuensi
bersepeda (berapa kali per minggu) dan durasi bersepeda (lama waktu dalam
jam/menit) yang dihabiskan di luar ruangan berpotensi meningkatkan kejadian
melasma
Tujuan: Mengetahui hubungan antara frekuensi dan durasi bersepeda terhadap
kejadian melasma pada anggota Women Cycling Community di kota Semarang.
Metode: Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasi analitik
dengan pendekatan cross sectional. Jumlah dan besaran sampel yang digunakan
dalam penelitian ini adalah total sampling. Data dikumpulkan dengan
menggunakan kuesioner dan observasi melalui foto wajah responden yang
dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji fisher’s exact test.
Hasil: Hasil uji statistik fisher’s exact test menunjukkan terdapat hubungan yang
bermakna (p=0.032) antara frekuensi bersepeda dengan kejadian melasma, dan
hubungan yang tidak bermakna (p=0.138) antara durasi bersepeda dengan kejadian
melasma.
Kesimpulan: Terdapat hubungan bermakna antara frekuensi bersepeda dan
kejadian melasma pada anggota komunitas Women Cycling Community di kota
Semarang.Tidak terdapat hubungan bermakna antara durasi bersepeda dan kejadian
melasma pada anggota komunitas Women Cycling Community di Kota Semarang.
Kata Kunci: Frekuensi bersepeda, durasi bersepeda, kejadian melasm
STUDI KASUS KETIDAKSESUAIAN PELAPORAN SPT MASA PPH 21 DI PT BUA
Penelitian ini membahas perbedaan antara biaya gaji yang dilaporkan dalam SPT Tahunan
dengan penghasilan karyawan yang telah dikenakan potongan PPh 21, yang kemudian
memicu diterbitkannya Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan Keterangan (SP2DK)
kepada PT BUA akibat ketidaksesuaian data antara kedua belah pihak. SP2DK ini
dikeluarkan untuk memperoleh klarifikasi atas data yang dipertanyakan. Oleh karena itu, PT
BUA berkewajiban memberikan tanggapan atau klarifikasi untuk SP2DK tersebut disertai
dengan bukti yang valid. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung dan
mencocokkan data yang ada. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif, dengan data yang diperoleh dari dokumentasi arsip, wawancara dengan pihak yang
bertanggung jawab untuk kasus ini, serta studi literatur.
Kata Kunci: Perbedaan, Biaya, Gaji, SP2D
SWOT ANALYSIS OF THE BRIGHT ENGLISH (TBE) MARKETING STRATEGY
The intern had experienced a 5 months internship in 4 different division in TBE which
are Marketing Division, Academic Division, Student Advisor Division, and General
Affairs Division. In order to analyze every aspect of TBE’s marketing strategy, the
intern chose to use qualitative method to finds out the analysis of the TBE’s Strengths,
Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT). From the analysis the intern was able
to identify key challenges that are found during the internship period, thus appropriate
recommendations are able to be given to the problems that occur
English Play Time-Kumpulan Permainan dalam Bahasa Inggris
Buku English Play Time: Kumpulan Ide Permainan dalam Bahasa Inggris berisi kumpulan 50 lebih ide permainan dalam bahasa Inggris. Tujuan utama buku ini adalah untuk menegaskan bahwa belajar bahasa Inggris tidak harus membosankan. Dengan pendekatan berbasis permainan, pembelajar dapat merasa lebih percaya diri, termotivasi, dan menikmati proses belajar. Selain itu, buku ini juga diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi para pengajar untuk mengembangkan teknik mengajar yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap berbagai kebutuhan kela
GAME EDUKASI"SAMBUNG GARIS GAMBAR BERDASARKAN CERITA " BERBASIS WEB GL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ANAK TINGKAT SEKOLAH DASAR
“Game Edukasi Sambung Gambar Berdasarkan Cerita Berbasis WebGl Sebagai Media
Pembelajaran Anak Tingkat Sekolah Dasar” merupakan permainan edukasi yang difokuskan untuk
anak-anak kelas 4-6 sekolah dasar agar lebih mudah untuk mengenal suatu objek berdasarkan kata
yang diberikan. “Game Edukasi Sambung Gambar Berdasarkan Cerita Berbasis WebGl Sebagai
Media Pembelajaran Anak Tingkat Sekolah Dasar” menggunakan cerita pendek bersambung pada
setiap levelnya sebagai petunjuk kata yang harus diikuti pemain dengan cara menghubungkan
gambar-gambar yang berkaitan dengan benar sesuai dengan urutan kata dalam cerita.
Pengembangan dari “Game Edukasi Sambung Gambar Berdasarkan Cerita Berbasis WebGl
Sebagai Media Pembelajaran Anak Tingkat Sekolah Dasar” menggunakan metode Rapid
Application Development (RAD) sebagai metode dalam proses development. sebagai metode uji
dengan menggunakan Pie Chart Kebergunaan Game, Kemudahan Game, Motivasi Hiburan,
Kondisi Fasilitasi dan Intensi Game. Fokus yang dijelaskan pada penelitian ini lebih
mengutamakan tentang pembangunan permainan edukasi berbentuk kuis yang dapat digunakan
sebagai media pembelajaran anak-anak kelas 4 sampai 6 SD untuk belajar mengenal objek
berdasarkan kata.
Berdasarkan hasil yang didapat dari pembangunan dan penelitian “Game Edukasi Sambung
Gambar Berdasarkan Cerita Berbasis WebGl Sebagai Media Pembelajaran Anak Tingkat Sekolah
Dasar” menunjukan bahwa sebagian besar peserta uji yang adalah anak-anak kelas 4 sampai 6 SD
cenderung merespon positif terhadap penggunaan “Game Edukasi Sambung Gambar Berdasarkan
Cerita Berbasis WebGl Sebagai Media Pembelajaran Anak Tingkat Sekolah Dasar”
Kata Kunci: Game Edukasi, Sambung Gambar, Game Cerita, Pembelajaran Kosakata, Mengenal
Kata dan Gambar, Unity Game Engine
PENGUJIAN EMPIRIS PERATURAN NOMOR 32/POJK.03/2018 TENTANG BATAS MAKSIMUM PEMBERIAN KREDIT DALAM MENURUNKAN FINANCIAL DISTRESS
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris efektivitas Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 32/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK) dalam menekan kemungkinan terjadinya financial distress pada
industri perbankan di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga menelaah pengaruh faktor
internal perusahaan seperti independensi dewan komisaris, keahlian komite audit,
profitabilitas, likuiditas, dan arus kas operasi terhadap kondisi financial distress. Objek
penelitian mencakup perusahaan perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama
periode 2016–2022. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sehingga
diperoleh 295 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan
bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penerapan POJK No.
32/POJK.03/2018 berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress, menandakan
bahwa regulasi tersebut efektif dalam memperkuat stabilitas keuangan bank. Profitabilitas,
likuiditas, independensi dewan komisaris, keahlian komite audit, serta arus kas operasi tidak
menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan
pentingnya penerapan kebijakan prudensial dan penguatan kinerja internal perbankan guna
mengurangi risiko kesulitan keuangan.
Kata Kunci:
Financial distress, POJK No. 32/POJK.03/2018, independensi dewan komisaris, komite audit,
profitabilitas, likuiditas, arus kas operasi
PENGARUH PERSEPSI, LINGKUNGAN DAN MINAT MAHASISWA AKUNTANSI UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA SEMARANG TERHADAP KEPUTUSAN BERKARIR DI BIDANG PERPAJAKAN
Kebutuhan akan tenaga profesional di bidang perpajakan semakin
meningkat, namun keputusan mahasiswa untuk berkarir di sektor ini masih
dipengaruhi oleh faktor persepsi, lingkungan, dan minat. Kondisi ini mendorong
perlunya penelitian untuk mengetahui faktor mana yang berpengaruh terhadap
keputusan karir mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif
dengan data primer melalui kuesioner. Sampel berjumlah 80 mahasiswa yang
dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan
regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS 22. Hasil menunjukkan bahwa
persepsi, lingkungan, dan minat berpengaruh positif terhadap keputusan
mahasiswa untuk berkarir di bidang perpajakan. Persepsi, lingkungan, dan minat
merupakan faktor penting yang mendorong mahasiswa akuntansi dalam
menentukan pilihan karir di bidang perpajakan. Oleh karena itu, dukungan
akademik, informasi karier, dan pengalaman praktis perlu diperkuat untuk
meningkatkan minat berkarir di sektor ini.
Kata Kunci: Persepsi, Lingkungan, Minat, Keputusan Berkarir, Perpajaka