Soegijapranata Catholic University

Unika Repository
Not a member yet
    12755 research outputs found

    “STASIUN KOMUNIKASI LUAR ANGKASA DI PULAU GALANG, BATAM”

    Get PDF
    Perkambangan teknologi satelit dan komunikasi luar angkasa mendorong kebutuhan akan infrastruktur pendukung yang adaptif terhadap tantangan iklim tropis dinamis dan keterbatasan teknologi lokal. Stasiun Komunikasi Luar Angkasa di Pulau Galang, Batam hadir sebagai solusi arsitektural untuk memperkuat jaringan komunikasi satelit Indonesia, sekaligus mendukung program riset dan pengembangan teknologi keantariksaan nasional. Proyek ini dirancang untuk memfasilitasi kegiatan pengendalian misi, pemrosesan data, penelitian, dan operasional komunikasi satelit, yang melibatkan teknisi, ilmuwan, hingga tim manajemen. Lokasi Pulau Galang dipilih karena minim interferensi elektromagnetik, memiliki topografi stabil, dan strategis untuk cakupan komunikasi Asia Tenggara. Konsep desain arsitektur yang diterapkan menggabungkan tema high-tech dengan pendekatan arsitektur bioklimatik, menyesuaikan bentuk dan struktur bangunan agar responsif terhadap suhu tinggi, kelembapan, curah hujan, dan angin kencang khas wilayah tropis. Organisasi ruang mengakomodasi fungsi teknis seperti ruang antena, ruang kontrol, pusat data, dan hangar perawatan, sekaligus memperhatikan kenyamanan pengguna melalui sistem utilitas hemat energi. Tujuan utama proyek ini adalah menciptakan fasilitas komunikasi satelit yang efisien, ramah lingkungan, dan menjadi model pengembangan stasiun komunikasi luar angkasa di kawasan strategis Indonesia

    LANDASAN TEORI DAN PROGRAM Stasiun Penelitian Orbital Internasional: Era Baru Penelitian Pasca ISS

    Get PDF
    Seperti yang diketahui bahwa Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sudah mulai beroperasi dari tahun 1998 dengan modul pertama mereka yaitu Zarya. Terhitung sejak tahun 1998, ISS dengan segala penambahan modul serta kerjasama dengan berbagai Organisasi Antariksa telah beroperasi selama 26 tahun. Masa perancangan ISS yang ditargetkan untuk beroperasi adalah selama 15 tahun, tetapi akibat dari tingginya kebutuhan penelitian ilmiah yang dilakukan di luar angkasa, maka masa operasional ISS bertambah hingga sekarang yang mengakibatkan banyak sistem vital di ISS mengalami keusangan. Hal ini menyebabkan naiknya biaya pemeliharaan serta tingginya intensitas dalam perbaikan. Keamanan kru tentu menjadi prioritas utama jika melihat situasi stasiun yang sudah kuno karena ditambah ISS masih memiliki tugas untuk mendukung penelitian terkait ilmu biologi, fisika serta kesehatan manusia. ISS mengalami keausan akibat paparan lingkungan luar angkasa, ditambah ISS sering kali mendapatkan beban termal dan fisik akibat banyaknya modul maupun objek luar angkasa dari berbagai negara yang bergabung atau melepaskan diri dari ISS. Melihat pertimbangan ini Stasiun Luar Angkasa Internasional akan diputuskan pensiun pada tahun 2030 meskipun ISS terus memperbaharui teknologinya seperti sistem tenaga panel surya, dan banyaknya tambahan sistem pendukung kehidupan, akan tetapi model dan struktur utamanya masih belum sepenuhnya diperbaiki. Melihat hal ini dan dengan perkembangan teknologi manusia yang cukup pesat, sangat diperlukanlah upaya menciptakan peluang untuk membangun stasiun luar angkasa baru yang lebih efisien, dan lebih ramah lingkungan. Stasiun baru ini juga diharapkan mampu mendukung penelitian ilmiah lebih lanjut, eksplorasi angkasa yang lebih jauh, dan berperan sebagai pusat logistik dan infrastruktur dalam era komersialisasi luar angkasa

    MIXED USE BUILDING DI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Pertumbuhan pesat penduduk Kota Semarang akibat urbanisasi mendorong perubahan penggunaan lahan yang signifikan, terutama di wilayah strategis seperti Kecamatan Mijen. Konversi lahan non-terbangun menjadi terbangun tanpa pengendalian telah mengancam keseimbangan ekologis kota. Sementara itu, generasi muda semakin mendominasi populasi urban dengan gaya hidup dinamis dan kebutuhan ruang yang kompleks. Untuk menjawab tantangan ini, pembangunan bangunan multifungsi atau mixed-use building menjadi salah satu solusi arsitektural yang relevan. Bangunan ini mengintegrasikan berbagai fungsi—seperti tempat tinggal, ruang kerja, area komersial, dan ruang publik—dalam satu struktur vertikal, sehingga efisien dalam penggunaan lahan dan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat urban masa kini. Dengan pendekatan smart urban living dan prinsip keberlanjutan, desain mixed-use building di Semarang tidak hanya menjawab isu keterbatasan lahan dan tekanan ekologis, tetapi juga mendorong terciptanya ruang interaksi sosial, peningkatan kualitas hidup, serta pertumbuhan ekonomi lokal. Proyek ini diharapkan menjadi katalisator transformasi kota yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan

    RENTAL OFFICE DI KOTA TANGERANG SELATAN

    Get PDF
    Pertumbuhan pesat Kota Tangerang Selatan sebagai kota penyangga Jakarta menjadikannya lokasi strategis bagi pengembangan ruang kantor sewa (rental office). Proyek ini bertujuan untuk merancang bangunan kantor yang nyaman, layak, dan terjangkau bagi perusahaan di kawasan tersebut. Dengan mengusung konsep biophilic design, bangunan dirancang untuk mereduksi stres serta meningkatkan kinerja dan produktivitas pengguna. Permasalahan arsitektural yang diangkat meliputi penataan ruang luar yang mampu memaksimalkan lahan sekaligus menyediakan ruang terbuka bagi pengguna, serta perancangan tata ruang dalam bangunan yang sesuai dengan prinsip Biophilic pada Bangunan Gedung Hijau (BGH). Perancangan ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan kerja yang sehat, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan bisnis masa kini

    PLANETARIUM DI KABUPATEN WONOSOBO

    Get PDF
    Pembangunan Planetarium di Kabupaten Wonosobo ini bertujuan untuk menciptakan fasilitas edukatif dan rekreatif yang mengintegrasikan teknologi terbaru dalam upaya memperkenalkan ilmu astronomi kepada masyarakat luas, khususnya pelajar dan wisatawan lokal. Dengan berlokasi di Jalan Campur Salam, Kabupaten Wonosobo, bangunan ini dirancang secara futuristik dengan menggunakan bahan-bahan arsitektural seperti kaca, baja, dan panel komposit yang memberikan kesan modern dan imersif. Planetarium ini memanfaatkan teknologi VR (Virtual Reality) dan AR (Augmented Reality) untuk menciptakan pengalaman interaktif yang memungkinkan pengunjung melakukan eksplorasi luar angkasa secara virtual, melihat fenomena kosmik, serta memahami konsep dasar astronomi melalui simulasi. Keberadaan planetarium ini diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pendidikan astronomi di Indonesia, meningkatkan daya tarik wisata di Wonosobo, dan menjadi pusat pengetahuan bagi masyaraka

    STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERIPIK PANGSIT SZ BERDASARKAN ANALISIS SWOT

    Get PDF
    Penelitian ini mengevaluasi posisi strategi bisnis keripik pangsit SZ menggunakan analisis skor matriks IFE dan EFE. Hasil menunjukkan skor tertimbang IFE sebesar 2,84 dan EFE sebesar 2,97 yang menempatkan produk pada kuadran V, mengindikasikan strategi pertahankan dan pelihara (Hold and Maintain). Rekomendasi strategi meliputi perluasan pasar melalui partisipasi dalam bazar dan pameran makanan, serta penguatan promosi digital melalui media sosial untuk memperluas jangkauan pasar. Selain itu, perlu dilakukan uji rasa dan kontrol kualitas secara rutin untuk menjaga cita rasa dan mengurangi kadar minyak, yang berkontribusi pada peningkatan loyalitas pelanggan. Pemanfaatan media sosial terbukti efektif dalam meningkatkan pengikut dan penjualan produk. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan penjualan keripik pangsit SZ secara signifikan dan memperkuat daya saing di pasar. Kata Kunci : Keripik Pangsit SZ, strategi bisnis, IFE, EFE, promosi digital, bazar, kontrol kualitas, media sosial, loyalitas pelanggan, peningkatan penjualan

    HUBUNGAN ANTARA CITRA TUBUH DENGAN KECENDERUNGAN GANGGUAN MAKAN PADA REMAJA PEREMPUAN TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA SEMARANG

    Get PDF
    Gangguan makan menjadi fenomena yang mengkhawatirkan di kalangan remaja perempuan, terutama siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang rentan terhadap pengaruh sosial budaya dan tekanan media sosial mengenai standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh dan kecenderungan gangguan makan pada remaja perempuan tingkat SMA di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional non- eksperimental. Sebanyak 96 responden dipilih menggunakan teknik accidental sampling dan mengisi kuesioner Eating Attitudes Test-26 (EAT-26) serta Multidimensional Body Self-Relations Questionnaire – Appearance Scales (MBSRQ-AS). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman karena tidak semua variabel berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara citra tubuh dan kecenderungan gangguan makan (r = -0.624; p < 0.01). Artinya, semakin negatif citra tubuh seseorang, semakin tinggi kecenderungan mereka mengalami gangguan makan. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya membangun persepsi tubuh yang positif sebagai upaya preventif terhadap gangguan makan pada remaja

    HUBUNGAN ANTARA WORK ENGAGEMENT DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA KARYAWAN

    Get PDF
    Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis tentang peran work engagement dalam meningkatkan organizational citizenship behavior (OCB) pada karyawan di organisasi X. Populasi pada penelitian ini adalah karyawan yang berada pada divisi Finance & Accounting pada organisasi X. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan 2 kriteria yaitu kedudukan karyawan sebagai pegawai tetap dan bekerja minimal selama 1 tahun dalam organisasi. Jumlah responden yang didapatkan sebanyak 76 karyawan. Analisis data dilakukan dengan SPSS Statistics versi 24. Hasil korelasi Pearson menunjukkan koefisien korelasi r = 0.648 (p < 0.01). Nilai R adalah sebesar 0.4199. Kesimpulannya, hipotesis diterima yang berarti terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara work engagement dan organizational citizenship behavior (OCB) pada karyawan yang bekerja di organisasi X. Peran work engagement untuk meningkatkan organizational citizenship behavior (OCB) adalah sebesar 41.99%.

    HUBUNGAN ANTARA KEPERCAYAAN DIRI DENGAN SELF-DISCLOSURE PADA MAHASISWA PENGGUNA INSTAGRAM

    Get PDF
    Media sosial, khususnya Instagram, telah menjadi sarana ekspresi diri yang populer di kalangan mahasiswa. Salah satu bentuk ekspresi ini adalah self-disclosure atau keterbukaan dalam membagikan informasi pribadi. Namun, tidak semua individu merasa percaya diri untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan pribadinya secara terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kepercayaan diri dengan self-disclosure pada mahasiswa pengguna Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 124 mahasiswa aktif berusia 18–25 tahun sebagai partisipan. Analisis data dengan teknik korelasi Spearman menghasilkan nilai koefisien sebesar r = -0,057 dengan nilai signifikansi p > 0,05, yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dan self-disclosure pada mahasiswa pengguna Instagram. Hasil ini mengindikasikan bahwa pola self-disclosure tidak semata-mata ditentukan oleh tingkat kepercayaan diri, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor lain, seperti kebutuhan interpersonal, nilai pribadi, tingkat literasi digital, kebutuhan apresiasi dari pihak lain, maupun kualitas hubungan pertemanan. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi variabel-variabel lain yang dapat memengaruhi pola self-disclosure di media sosial, guna memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai dinamika komunikasi interpersonal dalam konteks digital

    SMARTROOM WITH FUZZY MAMDANI ALGORITHM

    Get PDF
    In this study, a Smartroom security system is developed by integrating Internet of Things (IoT) technology with three types of sensors: temperature sensor (DHT11), motion sensor (PIR), and distance sensor (HC-SR04). The system is designed to monitor room conditions in real time and provide automatic responses to potential threats. The temperature sensor detects abnormal heat changes that may indicate fire hazards. The motion sensor captures the presence of human activity within the room, while the distance sensor identifies approaching or suspicious objects based on proximity. All sensor data are processed by a control system using the Mamdani-type Fuzzy Logic Algorithm. This algorithm converts crisp input values into fuzzy sets, processes them through a rule base, and generates output indicating the threat level. Based on the threat level, the system can trigger an alarm and send a web-based notification to the user. The use of Fuzzy Mamdani enables the system to deal with uncertainty and variations in sensor input more effectively. Testing results show that the system is capable of detecting intrusion and environmental anomalies with high accuracy. The algorithm allows for adaptive decision-making, enabling the system to respond appropriately to different threat scenarios. This approach increases both safety and comfort for room occupants. The implementation is suitable for residential and office environments. Furthermore, the system architecture provides a foundation for future smart security applications. Overall, this research demonstrates the effectiveness of combining IoT-based sensing with fuzzy logic for intelligent room security systems

    9,811

    full texts

    12,755

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Unika Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇