12755 research outputs found
Sort by
“KANTOR PENGEMBANG VIDEO GAME DI SEMARANG”
Proyek ini berjudul “Kantor Pengembang Video Game di Semarang”. Kantor ini
didirikan untuk merespon cepatnya pertumbuhan industri video game baik di lingkup
Internasional maupun di Indonesia, saat ini para developer lokal mulai dapat membuat
produk game yang berkualitas dan mendunia, namun apabila dibandingkan dengan produk
game buatan internasional tetap saja industri game di Indonesia masih lebih kurang, baik
secara dana ataupun fasilitas. Pendirian Kantor Pengembang Video Game ini dimaksudkan
agar pengembang game lokal yang masih berkembang lebih memiliki tempat yang layak dan
fasilitas yang memadai bagi mereka untuk mengembangkan produk video game mereka.
Dengan pendekatan arsitektur biofilik, diharapkan bangunan ini dapat meningkatkan
kesejahteraan atau wellness bagi para pekerja, menurunkan tingkat stres pekerja di kantor,
sekaligus meningkatkan kreativitas dan produktivitas pekerja di kantor tersebut dalam
mengembangkan sebuah video game. Dengan perancangan tersebut diharapkan bangunan ini
dapat memfasilitasi sekaligus dapat mendukung industri video game Indonesia untuk bersinar
di kancah Internasiona
RUMAH RETRET DAN TAMAN DOA KATOLIK DI WONOSOBO
Peningkatan jumlah umat Katolik di Indonesia juga menunjukkan peningkatan kebutuhan
fasilitas spiritual yang dapat mendukung pembinaan iman dan refleksi rohani. Rumah retret dan
taman doa dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut, sekaligus memberikan ruang bagi
masyarakat yang ingin memulihkan fisik dan mental dari tekanan aktivitas perkotaan. Berlokasi
di Wonosobo, sebuah wilayah dengan keindahan alam, udara sejuk, dan suasana damai, fasilitas
ini memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kegiatan spiritual yang menarik bagi umat
Katolik, baik di tingkat lokal maupun regional.
Salah satu tantangan utama yang dihadapi komunitas Katolik adalah rendahnya tingkat
pendalaman iman, terutama di kalangan generasi muda. Pengaruh budaya modern dan globalisasi
sering kali mengalihkan perhatian mereka dari nilai-nilai spiritual. Dengan mengintegrasikan
elemen-elemen yang relevan dan menarik, seperti program retret, jalur peziarahan, dan ruang
meditasi, rumah retret dan taman doa ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang
mendukung penguatan iman, pembentukan karakter, dan kebersamaan dalam komunitas.
Selain itu, taman doa dirancang dengan pendekatan estetika yang interaktif, menggabungkan
keindahan alam dengan instalasi seni rohani yang inspiratif. Jalur peziarahan yang dilengkapi
patung-patung suci dan ruang refleksi terbuka menciptakan pengalaman spiritual yang
mendalam. Keunggulan lokasi Wonosobo dengan lanskap alamnya memberikan daya tarik
tambahan, menjadikan tempat ini ideal untuk refleksi dan meditasi.
Dengan memanfaatkan potensi lokal dan kebutuhan komunitas, perancangan rumah retret dan
taman doa ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan pendalaman iman
generasi muda. Fasilitas ini tidak hanya memenuhi kebutuhan spiritual tetapi juga mendorong
keterlibatan aktif mereka dalam melestarikan dan mengembangkan karakter spiritualitas Katolik
di masa depan
ANALISIS POLA KELEKATAN (ATTACHMENT) PADA KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DALAM RANAH DOMESTIK DI KOTA BATAM
Maraknya kekerasan seksual pada anak, terutama oleh anggota
keluarga, menunjukkan pentingnya menelusuri peristiwa ini
melalui pola kelekatan anak dalam masa perkembangannya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi
pola kelekatan (attachment) yang dimiliki oleh korban kekerasan
seksual ranah domestik. Dalam penelitian ini menggunakan
metode studi kasus dengan pengambilan data berupa
wawancara semi terstruktur, alat tes psikologi SSCT, dan
laporan sosial sebagai tambahan data terkait informasi latar
belakang keluarga partisipan. Partisipan yang terlibat berjumlah
3 orang yang merupakan anak berjenis kelamin perempuan yang
mengalami kekerasan seksual pada rentang usia 12–18 tahun
dengan atau tanpa adanya pengalaman kekerasan sebelum usia
tersebut dengan pelaku anggota keluarga yakni ayah kandung
ataupun ayah tiri. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat
perubahan pola kelekatan pada korban seksual dari secure
attachment saat masa kecil menjadi insecure attachment saat
terjadi kekerasan dengan satu partisipan memiliki avoidant
attachment sementara dua lainnya memiliki disorganized
attachment
HUBUNGAN POLA ASUH AUTHORITATIVE DENGAN SELFESTEEM PADA REMAJA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh authoritative
dengan self-esteem pada remaja. Hipotesis yang diajukan adalah “terdapat
hubungan positif antara pola asuh authoritative dengan self-esteem pada remaja”.
Subjek penelitian ini adalah remaja SMA usia 16–18 tahun di Kota Semarang ,
dengan kriteria tinggal dengan orang tua/wali. Jumlah keseluruhan subjek 127
remaja SMA dengan usia 16-18 tahun. Alat ukur yang digunakan yaitu skala
Parenting Style and Dimension Questionnaire (PSDQ) dan Coopersmith SelfEsteem
Inventory
(CSEI).
Teknik
analisis
data
yang
digunakan
adalah
uji
korelasi
Spearman-Rho.
Hasil
penelitian
menunjukkan
korelasi
yang
sangat
signifikan
(r
=
0,209,
p
<
0,009).
Dengan
demikian
hipotesis
yang
diajukan
diterima,
sehingga
disimpulkan
bahwa ada hubungan antara pola asuh authoritative dengan selfesteem
pada
remaja
HUBUNGAN KEBUTUHAN AFILIASI DENGAN PENGUNGKAPAN DIRI PADA MAHASISWA PENGGUNA INSTAGRAM
Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena maraknya
pengungkapan diri di media sosial, khususnya di kalangan mahasiswa yangdiduga dipengaruhi oleh dorongan untuk menjalin hubungan sosial melaluimedia salah satunya instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan antara kebutuhan afiliasi dan pengungkapan diri pada mahasiswa
pengguna Instagram. Penelitian ini membantu memahami faktor psikologisyang memengaruhi perilaku bermedia sosial serta pentingnya kesadarandalam membagikan informasi pribadi secara daring. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif korelasional dengan teknik samplinginsidental pada 111 responden. Alat ukur yang digunakan adalah skalakebutuhan afiliasi dan skala pengungkapan diri. Hasil analisis menunjukkanhubungan positif dan sangat signifikan antara variabel kebutuhan afiliasidengan variabel pengungkapan diri (r = 0,281; p = 0,003). Hipotesis dalampenelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang signifikan antara
kebutuhan afiliasi dengan pengungkapan diri pada mahasiswa pengguna
Instagram. Setelah dilakukan analisis, ditemukan bahwa semakin tinggkebutuhan afiliasi, semakin besar kecenderungan individu mengungkapkandiri di Instagram
PENGARUH PERBANDINGAN KONSENTRASI TAHU SUTRA DAN SANTAN KELAPA BUBUK TERHADAP KUALITAS ES KRIM DENGAN PENSTABIL TEPUNG PORANG (Amorphophallus muelleri) DAN PEWARNA ALAMI EKSTRAK ULAT COCHINEAL (Dactylopius coccus)
Kandungan lemak pada es krim tergolong tinggi yang menyebabkan adanya resiko
obesitas pada rentang usia anak sampai dewasa. Kandungan lemak tersebut bisa berasal
dari susu sapi yang tidak bisa dikonsumsi oleh penderita lactose intolerant. Oleh karena
itu, santan kelapa bubuk dapat menjadi bahan pengganti susu dan tahu sutra (silken tofu
atau Japanese-style tofu) sebagai pengganti lemak yang memiliki kandungan lemak
nabati lebih rendah sekaligus tekstur yang lembut dan halus. Ekstrak ulat cochineal
(Dactylopius coccus C.) ditambahkan sebagai pewarna karena mengandung asam
karminat dan asam flavokermesic sekitar 94%-98% dari total massa tubuh yang
menghasilkan warna merah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
perbandingan konsentrasi tahu sutra (Japanese-style tofu) dan santan kelapa bubuk
serta penambahan tepung porang (Amorphophallus muelleri) terhadap karakteristik
fisikokimiawi es krim serta mengetahui pengaruh penambahan pewarna alami ekstrak
ulat cochineal (Dactylopius coccus) terhadap hasil analisis sensori es krim yang
dihasilkan. Penelitian ini menggunakan 10 sampel es krim tahu sutra dengan formulasi
yang berbeda dan dilakukan analisis berdasakan karakeristik fisikokimiawi dan
sensori. Parameter analisis fisik antara lain kadar air, lemak, protein, serat kasar,
antioksidan, abu. Parameter analisis sensori antara lain rasa, tekstur, warna, aroma,
overall, melting rate, overrun pada masing-masing sampel. Hasil dari penelitian ini
yaitu konsentrasi tahu sutra yang semakin tinggi dan konsentrasi santan kelapa bubuk
yang semakin rendah akan meningkatkan kadar air, serat kasar, antioksidan, protein
sekaligus menurunkan nilai overrun dan rendah lemak yang diperoleh dari sampel es
krim B3 (tahu sutra 120 g + 15 g tepung maizena + 1,5 g tepung umbi porang + pewarna
ekstrak ulat cochineal 0,2%) atau B3* (tahu sutra 120 g + 15 g tepung maizena + 1,5 g
tepung umbi porang + pewarna ekstrak ulat cochineal 0,5%) menghasilkan kualitas
terbaik dari analisis fisikokimia dan sensori serta konsentrasi tepung porang 1,5 g
menghasilkan kadar serat kasar rata-rata 3-4% pada semua sampel
CRITICAL DISCOURSE ANALYSIS OF PRABOWO SUBIANTO'S POLITICAL SPEECH BASED ON TEUN A VAN DIJK THEORY
Skripsi ini menganalisis pidato kampanye Prabowo Subianto dalam dua kesempatan,
yaitu saat Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) MUI dan kampanye bersama Partai
Amanat Nasional (PAN), dengan menggunakan teori Critical Discourse Analysis
(CDA) dari Teun A. van Dijk. Teori ini terdiri dari tiga dimensi utama: text analysis,
social cognition, dan social context. Melalui pendekatan kualitatif, peneliti
menemukan 56 ungkapan yang termasuk dalam elemen-elemen CDA Van Dijk. Hasil
analisis menunjukkan bahwa pada dimensi text analysis, Prabowo sering menggunakan
kata ganti yang menunjukkan persatuan serta diksi yang membangkitkan emosi
audiens. Namun, ia juga menyertakan data dan fakta untuk memperkuat argumen serta
memengaruhi cara berpikir audiens. Selain itu, Prabowo juga menggunakan
representasi negatif terhadap pihak lain guna membentuk citra positif tentang dirinya.
Pada dimensi social cognition, peneliti menemukan bahwa Prabowo membangun
keterikatan emosional, melakukan pengendalian pikiran (mind control), dan
menggunakan glorification untuk membentuk persepsi publik bahwa ia adalah sosok
pemimpin ideal. Sementara itu, dalam dimensi social context, Prabowo berusaha
membangun kepercayaan dengan menyampaikan bahwa ia memiliki kekuatan dan
sumber daya yang besar untuk merealisasikan seluruh program kerjanya
PERANCANGAN DESAIN KOMIK SEBAGAI MEDIA EDUKASI BAHAYA CHILD GROOMING
Fenomena child grooming merupakan salah satu bentuk kekerasan seksual yang dilakukan
secara manipulatif, dimana pelaku membangun kepercayaan korban secara perlahan,
terutama pada anak-anak pra remaja dengan tujuan eksploitasi. Anak anak terutama anak pra
remaja yang mengalami perubahan secara psikologis sangat mudah terpengaruh oleh tipu
daya pelaku dengan iming iming pemberian seperti hadiah perhatian khusus, atau janji-janji
yang membuat mereka mudah percaya. Oleh karena itu, Perancangan ini memanfaatkan
media yaitu komik kreatif yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman
mengenai child grooming, sehingga anak-anak praremaja dapat lebih waspada dan terdorong
untuk belajar melindungi diri dari potensi tindakan grooming oleh pelaku. Komik ini
dirancang dengan gaya visual kartun dan full color, komik ini juga dibuat dengan visual tanpa
ada mengandung unsur yang sensitif untuk menghindari dampak negatif terhadap kondisi
psikologis anak. Selain komik, terdapat konten media sosial dan merchandise sebagai media
pendukung yang dirancang untuk memperkuat pesan dan menarik perhatian target sasaran
PERANCANGAN DESAIN KEMASAN MINUMAN MEREK RAJAHE UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK
Jahe merupakan salah satu tanaman biofarmaka dengan hasil panen tertinggi di Indonesia.
Peluang tersebut dimanfaatkan oleh Rajahe yang merupakan UMKM minuman bubuk jahe
sejak 2001. Rajahe memiliki keunggulan berupa penggunaan jahe emprit tua sebagai bahan
baku utama dan adanya 5 varian rasa yang dapat disesuaikan dengan selera konsumen.
Rajahe telah dipasarkan melalui swalayan dan marketplace, namun masih kurang dikenal luas
oleh masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah kemasan yang sulit dibedakan antar varian
rasa, visual yang kurang menarik, dan pernah mengalami kebocoran. Tujuan perancangan ini
adalah meningkatkan daya tarik visual kemasan Rajahe agar produk memiliki daya saing
dengan kompetitor. Perancangan menggunakan metode design thinking dengan analisis
SWOT dan VIEW. Hasil perancangan berupa desain kemasan box flip top dan sachet 4 side
seal dengan gaya desain modern vintage serta penggunaan warna-warna hangat. Penggunaan
ilustrasi bertujuan untuk mendukung kesan alami dan klasik, sedangkan tipografi dominan
sans serif untuk menampilkan kesan modern dan mudah dibaca
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN TENTANG BAHAYA "SEXTORTION" BAGI GENERASI MUDA
Sextortion merupakan salah satu bentuk kekerasan seksual berbasis digital yang
kian meningkat, khususnya dikalangan generasi muda usia 18-23 tahun. Bentuk
kekerasan ini melibatkan pemerasan dengan unsur seksual melalui media sosial,
dan sering kali berdampak pada gangguan psikologis yang serius bagi korbannya.
Kurangnya pemahaman serta minimnya media edukatif yang menjangkau secara
efektif membuat banyak mahasiswa dan mahasiswi belum menyadari bahaya serta
cara pencegahan sextortion. Perancangan ini bertujuan untuk merancang sebuah
media komunikasi visual dalam bentuk kampanye upaya meningkatkan kesadaran akan sextortion pada generasi muda di Kota Semarang. Metode penelitian yangdigunakan adalah metode kualitatif dengan melalui wawancara kepada ahlipsikolog, lalu melalui FGD dengan target audiens dan juga studi literatur. Hasilperancangan menunjukkan bahwa pendekatan komunikasi visual yang relatabledapat menjadi sarana yang efektif dalam menyampaikan informasi mengenaisextortion. Diharapkan melalui media ini dapat mendorong generasi muda untuklebih waspada, berani speak up, dan mampu mengenali serta mencegah ancamansextortion sejak dini