12755 research outputs found
Sort by
PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL EDUKASI VAKSIN HPV PADA WANITA USIA 21-26 TAHUN
Kanker serviks menjadi salah satu ancaman serius bagi kesehatan perempuan di Indonesia. Infeksi
Human Papillomavirus (HPV) merupakan penyebab utama kanker serviks yang dapat dicegah dengan
vaksinasi. Sayangnya, tingkat kesadaran dan partisipasi vaksin HPV di kalangan wanita di Indonesia masih
tergolong rendah, terutama disebabkan oleh kurangnya pemahaman, adanya stigma sosial, dan
keterbatasan informasi visual yang komunikatif. Kampanye “Say Yes to HPV Vaccine!” dirancang sebagai
solusi komunikasi visual yang edukatif, interaktif, dan relevan dengan karakter Gen Z. Melalui strategi
komunikasi digital seperti video Reels, carousel edukatif, dan filter AR, kampanye ini berusaha
mematahkan stigma, menyampaikan fakta secara ringan, dan mendorong perilaku pencegahan secara
persuasif. Hasil perancangan menunjukkan bahwa pendekatan visual yang dekat dengan Gen Z,
digabungkan dengan narasi yang kuat dan media yang interaktif, mampu mendorong keterlibatan dan
meningkatkan niat vaksinasi di kalangan target sasaran
HUBUNGAN ADIKSI INTERNET DENGAN PRESTASI AKADEMIK SISWA DI SMA ISLAM AL AZHAR 15 SEMARANG
Latar Belakang: Indonesia merupakan salah satu negara dengan durasi screen time
tertinggi di dunia, terutama di kalangan remaja usia 15–19 tahun. Selama pandemi
Covid-19, penggunaan internet oleh siswa remaja mengalami peningkatan
signifikan dan berisiko menimbulkan adiksi. Hal ini disebabkan oleh peran internet
sebagai sumber utama dalam pemenuhan kebutuhan akademik maupun nonakademik,
sehingga siswa remaja menjadi sulit lepas dari penggunaan internet
dalam kehidupan sehari-hari. Adiksi internet pada siswa remaja ditandai dengan
perilaku kompulsif yang sulit dikendalikan dan dapat berdampak terhadap prestasi
akademik siswa remaja.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara adiksi internet dan prestasi akademik siswa
SMA Islam Al Azhar 15 Semarang.
Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian
cross sectional, dengan 87 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan
sekunder. Data primer akan diambil dengan mendistribusikan kuesioner kepada
siswa SMAI Al Azhar 15 Semarang. Data sekunder diambil dari Nilai Rapor
responden yang didapat dari bagian tata usaha SMAI Al Azhar 15 Semarang.
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Spearman.
Hasil: Sebaran prestasi pada siswa SMA Islam Al Azhar 15 Semarang tergolong
pada kategori baik (70,11%), prevalensi murid yang memiliki adiksi internet pada
siswa SMA Islam Al Azhar 15 Semarang sebesar 41,38% dan tidak terdapat
hubungan yang signifikan antara adiksi internet dan prestasi akademik pada siswa
SMAI Al Azhar 15 Semarang
ANALISIS KINERJA KARYAWAN PENJUALAN DI UD. AGUNG WIJAYA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja karyawan penjualan di UD. Agung
Wijaya, perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian alat-alat rumah tangga. Kinerja
karyawan menjadi aspek yang penting dalam pencapaian target penjualan dan pertumbuhan
usaha. Penelitian ini menggunakan metode penilaian 360 derajat, yang melibatkan penilaian
dari atasan, rekan kerja, dan karyawan terhadap dirinya sendiri. Variabel kinerja yang
dianalisis meliputi presensi, kejujuran, tanggung jawab, hasil kerja, patuhan, kerjasama, dan
kepemimpina
ANALISIS KEPUASAN KERJA KARYAWAN HOTEL PALM BEACH RESORT JEPARA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan kerja
karyawan Hotel Palm Beach Resort Jepara, hotel berbasis wisata di kawasan
pesisir Jepara. Studi ini berlandaskan pada penelitian Larasati dkk. (2023), dengan
empat indikator utama kepuasan kerja berdasarkan model Sutrisno (2017):
psikologis, sosial, situasi kerja, dan finansial. Penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif deskriptif dengan metode sensus, melibatkan 38 karyawan tetap
sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 5 poin dan
dianalisis secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh indikator berada dalam
kategori sangat puas. Nilai tertinggi terdapat pada indikator situasi kerja, diikuti
sosial, finansial, dan psikologis. Temuan ini mengindikasikan bahwa lingkungan
kerja yang nyaman, hubungan sosial yang baik, sistem kompensasi yang adil,
serta kecocokan antara pekerjaan dan minat karyawan menjadi faktor utama
kepuasan kerja. Manajemen disarankan untuk mempertahankan kondisi kerja
yang positif dan terus melakukan evaluasi untuk meningkatkan kesejahteraan
karyawan
ANALISIS PESAN POLITIK CALON LEGISLATIF PARTAI SOLIDARITAS INDONESIA DI DAPIL DKI JAKARTA MELALUI INSTAGRAM DAN FACEBOOK SELAMA KAMPANYE PEMILU 2024
Perkembangan media sosial telah mengubah cara aktor politik untuk berkomunikasi
dengan masyarakat, termasuk dalam menyampaikan pesan politik. Berfokus pada
masa kampanye Pemilu 2024, para caleg mulai melakukan kampanye digital
melalui media sosial Instagram dan Facebook untuk memaksimalkan dukungan dari
masyarakat. Termasuk caleg DPR RI PSI di Dapil DKI Jakarta yang aktif
menggunakan media sosial sebagai sarana penyampaian pesan politik mereka.
Berdasarkan fenomena ini, muncul pertanyaan bagaimana pesan politik caleg DPR
RI PSI di Dapil DKI Jakarta yang disampaikan melalui media sosial Instagram dan
Facebook selama masa kampanye Pemilu 2024. Jenis penelitian ini adalah kualitatif
dengan penyajian data deskriptif dan metode penelitian analisis isi. Data penelitian
dikumpulkan melalui dokumentasi dan wawancara mendalam. Analisis data
dilakukan melalui tiga tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan adanya dua indikator pesan politik yang
digunakan para caleg DPR RI PSI di Dapil DKI Jakarta, yaitu isi pesan politik dan
bentuk pesan politik. Isi pesan politik para caleg DPR RI PSI di Dapil DKI Jakarta
yang seharusnya menampilkan visi, misi, program kerja, dan nilai perjuangan
partai, kurang banyak ditampilkan dalam unggahan medis sosial mereka. Unggahan
media sosial para caleg DPR RI PSI di Dapil DKI Jakarta lebih memprioritaskan
penyampaian pesan politik yang dikemas dalam bentuk video aksi sosial, blusukan,
aktivitas bersama warga, cuplikan podcast, hingga poster kampanye. Kedua
indikator pesan politik ini berkaitan dengan Teori Elaboration Likelihood Model
(ELM), di mana pesan politik para caleg DPR RI PSI di Dapil DKI Jakarta
cenderung mengikuti pendekatan periferal, dengan lebih menonjolkan aspek
emosional, narasi sederhana, dan visual yang menampilkan kedekatan dengan
masyarakat, daripada menjabarkan data visi, misi, program kerja yang
membutuhkan pemahaman mendalam dari masyasrakat. Penyampaian pesan politik
dengan pendekatan periferal juga didukung dengan pemanfaatan fitur Instagram
dan Facebook yaitu, caption, comment, dan hashtag, dalam memperkuat pesan
politik yang mengedepankan aspek visual, emosional, dan kesederhanaan
PERANCANGAN WEBSITE CURUG DAGO UNTUK LITERASI DIGITAL INDONESIA THAILAND
Curug Dago adalah salah satu tempat wisata alam dan sejarah yang berada di Kota Bandung, Jawa
Barat. Prasasti warisan Raja Thailand di daerah itu merupakan bukti adanya hubungan sejarah
antara Indonesia dan Thailand. Namun, data tentang Curug Dago masih belum tersebar secara luas
melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan website
pariwisata menggunakan framework Laravel sebagai sarana literasi digital yang mengenalkan
sejarah, budaya, dan potensi wisata Curug Dago kepada masyarakat, baik lokal maupun
internasional. Metode pengembangan yang diterapkan adalah pendekatan User Experience (UX)
dan Rapid Application Development (RAD), yang mencakup analisis kebutuhan, desain
antarmuka, pelaksanaan, dan pengujian. Penelitian ini menghasilkan sebuah website interaktif
yang menyediakan informasi dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris), mencakup konten tentang
sejarah, tempat wisata, galeri, jam buka, serta kuliner di sekitarnya. Uji coba dilakukan dengan
menggunakan metode blackbox dan kuesioner usability, yang menunjukkan bahwa pengguna
merasa mudah, nyaman, dan terbantu dalam mendapatkan informasi melalui situs web ini. Situs
ini diharapkan mampu meningkatkan literasi digital dan memperkuat promosi wisata serta
hubungan budaya antara Thailand dan Indonesia
Kata kunci:
blackbox, indonesia thailand, literasi digital, laravel, website pariwisat
PELAKSANAAN IZIN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (UMKM) HANDYCRAFT YANG BERJUALAN SECARA ONLINE DI KOTA SEMARANG
Izin usaha menjadi dokumen resmi yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku
usaha sebagaimana yang diatur dalam Pasal 8 ayat (1) Peraturan Daerah Kota
Semarang Nomor 5 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha,
termasuk pelaku usaha handycraft yang berjualan secara online di Kota Semarang.
Kenyataannya yang terjadi dilapangan tidak selaras dengan peraturan yang ada,
karena masih banyak ditemukan pelaku usaha handycraft yang berjualan secara
online belum memiliki izin usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB).
Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana
pengaturan izin usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) handycraft yang
berjualan secara online? 2) Bagaimana pelaksanaan izin usaha mikro, kecil, dan
menengah (UMKM) handycraft yang berjualan secara online di Kota Semarang?
3) Apa saja hambatan-hambatan dalam pelaksanaan izin usaha mikro, kecil, dan
menengah (UMKM) handycraft yang berjualan secara online di Kota Semarang?
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dengan
spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian
ini dilakukan melalui studi kepustakaan dan wawancara yang selanjutnya dianalisis
dengan metode kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa
pengaturan izin usaha UMKM handycraft yang berjualan secara online di Kota
Semarang terkait kewajiban pelaku usaha untuk memiliki Nomor Induk Berusaha
(NIB) diatur dalam dalam Pasal 4 Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021
tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, serta Pasal 8 ayat (1)
Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 5 Tahun 2024 Tentang Penyelenggaraan
Perizinan Berusaha. Pendaftaran izin usaha dapat diakses secara online melalui
sistem Online Single Submission (OSS). Pelaksanaan izin usaha UMKM handycraft
yang berjualan secara online di Kota Semarang pada kenyataannya belum
terlaksana secara efektif. Hal tersebut dikarenakan pelaku usaha handycraft online
belum memahami terkait dengan izin usaha, sehingga masih banyak yang belum
memiliki NIB. Hambatan pelaksanaan izin usaha UMKM handycraft yang
berjualan secara online di Kota Semarang yang disebabkan oleh faktor internal dan
faktor eksternal.
Kata Kunci: Izin Usaha, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Kota
Semaran
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PENGATURAN KEGIATAN MENJUAL PAKAIAN BEKAS (THRIFTING) YANG DIIMPOR DI KOTA SEMARANG
Meningkatnya minat generasi muda Indonesia terhadap thrifting atau
perdagangan pakaian bekas mendorong meluasnya peredaran pakaian bekas impor
di pasar domestik. Kebanyakan pakaian ini merupakan limbah tekstil dari luar
negeri dalam bentuk ballpress, yang memicu kekhawatiran atas dampak negatif
terhadap industri tekstil nasional dan pelanggaran hukum. Meskipun impor kerap
dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, praktik ini sering berjalan
ilegal, melanggar Undang-Undang No 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan
Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 40 Tahun 2022 yang melarang impor
pakaian bekas untuk melindungi ekonomi dan kesehatan masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan yuridis
sosiologis untuk memahami pelaksanaan pengaturan impor pakaian bekas di Kota
Semarang secara komperehensif. Spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis
yang menggambarkan fenomena hukum dan sosial terkait efektivitas regulasi thrift
melalui impor. Data dikumpulkan melalui studi Pustaka yang meliputi bahan
hukum primer, sekunder, tersier, serta wawancara dengan narasumber dari Dinas
Perdagangan Kota Semarang untuk memperoleh informasi akurat. Data yang
dikumpulkan diolah dan disajikan secara sistematis, kemudian dianalisis
menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendalami temuan penelitian.
Penelitian ini menunjukan bahwa peraturan pusat terkait pelarangan impor
pakaian bekas belum efektif karena masih banyaknya pakaian bekas yang masuk
ke Indonesia, termasuk di Kota Semarang, yang disebabkan oleh kekosongan
regulasi di tingkat kota sehingga penegakan hukum terhambat. Pelaksanaan
pengawasan juga mengalami kendala seperti kurangnya koordinasi antar instansi
lintas sektor (misalnya Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas
Kesehatan Kota Semarang), kekurangan sumber daya manusia di perbatasan
pabean, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Solusi yang diusulkan
meliputi penambahan personal pengawas di perbatasan, pembuatan peraturan
pelarangan impor pakaian bekas di tingkat kota dengan penjelasan yang jelas, serta
sosialisasi peningkatan kesadaran hukum dan regulasi impor pakaian bekas kepada
masyarakat.
Kata Kunci: Thrift, Pengaturan Thrift di Kota Semarang, Impor Pakaian Beka
PENGATURAN LAYANAN TELEREHABILITASI MELALUI PLATFORM DIGITAL DALAM UPAYA PERLINDUNGAN DOKTER DAN PASIEN
Sejak pandemi COVID-19, layanan telerehabilitasi (TR) telah berkembang untuk
mengatasi tantangan dan risiko dari pelayanan tatap muka langsung.
Kemungkinan besar TR akan tetap digunakan setelah pandemi karena berbagai
kelebihannya, seperti mengurangi hambatan geografis dan sosial ekonomi
dengan menyediakan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah
terpencil, pedesaan, maupun bagi individu yang memiliki keterbatasan mobilitas.
dalam akses layanan. Banyak inisiatif TR yang diluncurkan secara cepat selama
pandemi yang hingga saat ini belum dipahami bagaimana TR dilaksanakan,
hambatan, faktor pendukungnya, serta aturan hukum untuk dokter SpKFR
sebagai pemberi layanan dan pasien sebagai pengguna layanan melalui platform
digital.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan layanan
telerehabilitasi yang ada saat ini dalam melindungi dokter SpKFR dan pasien
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis dalam konteks
layanan telerehabilitasi melalui platform digital dengan menyebar kuisioner
melalui google drive dengan melampirkan google form kepada para pakar hukum,
dokter Sp KFR dan pasien selang bulan November 2024 sampai dengan bulan
Desember 2024. Survei mencakup pengetahuan dan pengalaman dalam menberi
dan menjalani layanan telerehabilotasi melalui platform digital dan lan dasan
hukummnya.
Penelitian ini menegaskan bahwa telerehabilitasi berbasis platform digital
merupakan inovasi strategis untuk memperluas akses layanan kesehatan,
termasuk di wilayah terpencil, namun implementasinya di Indonesia terhambat
oleh kekosongan hukum, ketidakpastian regulasi, dan keterbatasan infrastruktur.
Ketiadaan kerangka hukum yang jelas tidak hanya menghambat adopsi layanan,
tetapi juga menimbulkan risiko pelanggaran etika dan hukum, sekaligus
melemahkan perlindungan bagi pasien dan tenaga medis. Karena itu, negara dan
para pemangku kepentingan perlu segera membangun regulasi yang progresif,
adaptif, dan inklusif, sekaligus memperkuat infrastruktur digital dan kesiapan
sumber daya manusia, agar telerehabilitasi dapat dijalankan secara legal, aman,
dan berkeadilan dan memberikan perlindungan bagi dokter dan pasien.
Kata kunci: Telerehabilitasi, Perlindungan hukum, Dokter dan pasien, platform
digita
RANCANG BANGUN APLIKASI PEMBAYARAN DAN PENGELOLAAN KAMAR PADA RUMAH KOS
Rumah kos merupakan suatu bisnis yang menyediakan akomodasi bagi
mahasiswa maupun pekerja dengan sifat fleksibel dan biaya yang terjangkau.
Seiring perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya kebutuhan akan
layanan rumah kos, muncul tantangan dalam hal efisiensi sistem pembayaran dan
pemeliharaan fasilitas. Penerapan teknologi finansial (fintech) berbasis web
menjadi solusi potensial untuk meningkatkan efisiensi aktivitas pembayaran dan
pengelolaan rumah kos secara keseluruhan.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem
pengelolaan kos berbasis web yang adaptif terhadap kebutuhan pengguna. Metode
pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall, yang terdiri dari
tahapan analisis kebutuhan, perancangan desain, implementasi, integrasi sistem,
dan pemeliharaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik
pengumpulan data berupa wawancara terhadap pengelola dan penghuni rumah kos
sebagai data primer, serta studi literatur sebagai data sekunder.
Pengujian dilakukan melalui dua metode yang pertama menggunakan black
box testing untuk menguji fungsionalitas setiap fitur aplikasi secara menyeluruh,
dan yang kedua menggunakan wawancara langsung kepada pengguna untuk
menilai sejauh mana aplikasi memenuhi kebutuhan mereka dan mampu
meningkatkan efisiensi operasional rumah kos.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi web yang dikembangkan telah
memenuhi kebutuhan pengelola dalam memantau ketersediaan kamar, data
penghuni, riwayat pembayaran, dan pengajuan permintaan penghuni. Antarmuka
yang dibangun dengan HTML dan CSS responsif serta user-friendly mempermudah
pengguna dalam mengoperasikan sistem. Dengan demikian, aplikasi ini tidak hanya
mendigitalisasi sistem pengelolaan kos, tetapi juga berkontribusi dalam
meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi manajemen rumah kos secara
signifikan.
Kata kunci: aplikasi web, blackbox, fintech, pengelolaan kos, rumah kos