12755 research outputs found
Sort by
STRATEGI PEMBUATAN VIDEO MARKETING PT MITRA KASIH PERKASA UNTUK MEMBANGUN CITRA PERUSAHAAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi produksi video
marketing PT Mitra Kasih Perkasa (MKP) dalam meningkatkan citra perusahaan
melalui proses produksi video. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
dengan pendekatan deskriptif, mengumpulkan data melalui wawancara dengan
tim pemasaran dan branding MKP, dan analisis konten video marketing yang telah
dipublikasikan. Teknik analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi pola
dan tema dalam strategi yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
produksi video di MKP terdiri dari empat tahapan utama: pra-produksi, produksi,
pasca-produksi, dan distribusi. Fokus pada kualitas visual, storytelling yang
strategis, serta unique selling point perusahaan berhasil memperkuat pesan yang
ingin disampaikan dan menjadi sebuah strategi untuk membangun dan menjaga
citra perusahaan. Distribusi video yang efektif di media sosial meningkatkan
jangkauan dan keterlibatan audiens, mendukung citra perusahaan sebagai pemain
profesional dan inovatif di sektor teknologi keuangan. Kesimpulan dari penelitian
ini adalah bahwa strategi video marketing berkualitas dengan elemen seperti
copywriting, proses produksi yang terstruktur, dan distribusi yang tepat dapat
memperkuat citra PT MKP di era digital. Penelitian ini merekomendasikan
perusahaan untuk terus meningkatkan kreativitas dan memanfaatkan analisis data
dalam strategi pemasaran digital mereka
PENERAPAN SISTEM SISRUTE DALAM UPAYA PEMENUHAN HAK KESEHATAN IBU DAN ANAK DI PUSKESMAS TANIWEL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
ANALISIS INDIKATOR PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN TANJUNG MAS
Latar Belakang: Diare adalah kondisi dimana seseorang buang air besar dengan
konsistensi lembek atau cair, yang bisa berupa air saja, dan frekuensinya lebih
sering (biasanya tiga kali atau lebih) dalam satu hari. Banyak faktor yang melandasi
timbulnya penyakit diare, seperti tidak memadainya fasilitas sistem pembuangan
limbah yang baik, fasilitas penyediaan air bersih yang sulit karena tercemar tinja
dan kotoran lain. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat bisa menjadi kegiatan untuk
mencegah diare pada anak. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui indikator perilaku Hidup Bersih dan Sehat yang berhubungan dengan
kejadian diare pada siswa SD di wilayah kerja Kelurahan Tanjung Mas. Metode:
Menggunakan observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel yang
digunakan sebanyak 144 dengan teknik cluster sampling. Variabel penelitian
adalah indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu mencuci tangan,
menggunakan jamban sehat, membuang sampah pada tempatnya dan memilih
makanan sehat sebagai variabel bebas dan kejadian diare sebagai variabel terikat.
Data yang digunakan berupa data primer yang diperoleh dari pengisian kuisioner.
Analisis data berupa analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian: Analisis
statistik menunjukkan hubungan signifikan antara mencuci tangan dan penggunaan
jamban sehat (p=0,016 dan 0,006) dengan kejadian diare. Namun tidak ada
hubungan yang signifikan pada indikator membuang sampah pada tempatnya dan
mengkonsumsi makanan sehat (p=0,514 dan 0,253) dengan kejadian diare
berdasarkan uji Chi-Square. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kebiasaan
mencuci tangan dan penggunaan jamban sehat dengan kejadian diare, serta tidak
ada hubungan antara membuang sampah pada tempatnya dan mengkonsumsi
makanan sehat dengan kejadian diare di SD Keluarahan Tanjung Mas
HUBUNGAN ANTARA PENERIMAAN DIRI DENGAN KEPERCAYAAN DIRI ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK CEREBRAL PALSY
Penelitian mengenai penerimaan diri dengan kepercayaan diri orang tua
yang memiliki anak Cerebral Palsy dilakukan dengan tujuan jika orang tua sudah
memiliki rasa penerimaan dalam dirinya maka orang tua dapat mengasuh anaknya
dengan sepenuh hati tanpa adanya rasa bersalah dan terpaksa, orang tua yang
sudah memiliki penerimaan diri maka orang tua juga akan memiliki rasa
kepercayaan diri untuk mengasuh anaknya. Penelitian ini menggunkan alat ukur
dari teori dan aspek Lauster (dalam Solihat, Maulin, Solihin., 2014) untuk
kepercayaan diri dan untuk penerimaan diri menggunakan teori dan aspek dari
Cronbach, Sheerer 1963 (dalam Darussalam, dkk 2018). Metode pengambilan
sampel menggunakan Purposive sampling pengumpulan data menggunakan
skala likert dengan 5 alternatif jawaban. Penelitian ini dilakukan pada salah satu
komunitas Anak Berkebutuhan Khusus yang berlokasi di semarang dengan jumlah
subjek 55 orang tua. Penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional dengan
analisis data statistic, analisis korelasi Charles Spearman atau Spearman’s Rho
untuk mengetahui hubungan antar kedua variable. Hasil analisis data didapatkan
nilai koefisien korelasi sebesar 0,777 dengan nilai signifikansi 0,000. Sehingga
dapat di simpulkan bahwa hipotesis di terima yaitu terdapat hubungan antara
penerimaan diri dengan kepercayaan diri orang tua yang memiliki anak cerebral
palsy. Semakin orang tua memiliki penerimaan diri yang tinggi maka semakin
tinggi rasa kepercayaan diri orang tua yang memiliki anak Cerebral Palsy
RANCANG BANGUN GAME SIMULASI BATIK TULIS LASEM
Lasem, yang dikenal sebagai "Tiongkok Kecil," memiliki warisan budaya yang kaya,
salah satunya adalah Batik Lasem. Batik ini memiliki motif khas serta proses
pembuatan yang kompleks, namun minat generasi muda terhadap seni membatik
semakin berkurang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan
game simulasi batik tulis Lasem sebagai media pembelajaran interaktif yang menarik
dan mudah dipahami, terutama bagi pemula. Game ini dikembangkan menggunakan
metode Waterfall dengan Unity sebagai platform utama. Pengujian dilakukan
menggunakan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT)
untuk menganalisis faktor penerimaan pengguna. Penelitian ini bersifat kuantitatif
dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 70
responden. Data sekunder diperoleh dari studi pustaka terkait batik dan pengembangan
game. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game simulasi yang dirancang memiliki
dua mode permainan, tiga tingkatan level, serta antarmuka yang sederhana dengan
dukungan audio yang nyaman. Gameplay yang interaktif dan mekanik yang sesuai
dalam setiap proses membatik berkontribusi pada efektivitas pembelajaran. Analisis
penerimaan pengguna menunjukkan bahwa manfaat serta kemudahan penggunaan
aplikasi berperan penting dalam meningkatkan minat terhadap batik tulis Lasem.
Kata kunci: Batik Lasem, edukasi, game simulasi, pelestarian budaya, UTAUT
PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. PELAYARAN TRESNAMUDA SEJATI KOTA SEMARANG
Penelitian bertujuan untuk mengetahui disiplin kerja PT. Pelayaran Tresnamuda
Sejati Kota Semarang Semarang. Sampel dalam penelitian adalah karyawan bagian
produksi PT. Pelayaran Tresnamuda Sejati Kota Semarang yang berjumlah 44
orang. Teknik samplingnya adalah sensus sampling. Hasil penelitian menyatakan
bahwa disiplin kerja yang diberikan oleh PT Pelayaran Tresnamuda Sejati dalam
kategori tinggi. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
karyawan
PENGEMBANGAN STRATEGI BISNIS DEPOT NIPPON DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS SWOT
Depot NIppon merupakan sebuah usaha dagang yang bergerak di bidang
makanan Jepang. Menurut data tabel penjualan pada latar belakang dapat ditarik
beberapa kesimpulan tentang masalah yang dialami oleh Depot Nippon perumusan
masalah yang diambil adalah tentang bagaimana strategi mengembangkan bisnis
Depot Nippon dengan menggunakan analisis SWOT
Berdasarkan analisis yang dilakukan menggunakan matriks
IFE, EFE, IE, dan SWOT, dapat disimpulkan bahwa Depot Nippon memiliki
keunggulan internal yang cukup signifikan, dengan skor IFE sebesar
3,18. Kekuatan utama Depot Nippon meliputi kemudahan dalam pemesanan
melalui WhatsApp, beragam variasi menu, serta harga yang
terjangkau. Namun, terdapat beberapa kelemahan yang perlu segera diatasi, seperti
penggunaan nota tulisan tangan, ketidakrapihan kemasan, dan kurangnya strategi
promosi, yang dapat memengaruhi persepsi konsumen terhadap merek. Dari sisi
eksternal, Depot Nippon menghadapi tantangan seperti persaingan yang
ketat, perubahan preferensi konsumen, dan fluktuasi harga bahan baku yang
memengaruhi margin keuntungan.
Melalui analisis matriks IE, Depot Nippon berada di Kuadran VII , yang
mencerminkan posisi internal yang kuat meskipun menghadapi tantangan eksternal
signifikan. Oleh karena itu, strategi yang tepat adalah diversifikasi melalui
penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk untuk
memanfaatkan peluang sekaligus mengatasi ancaman yang ada
HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN PERILAKU DIET TIDAK SEHAT PADA DEWASA AWAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image
dengan perilaku diet tidak sehat pada dewasa awal. Hipotesis yang diajukan
dalam penelitian ini adalah “terdapat hubungan negatif antara body image
dengan perilaku diet tidak sehat.” Subjek pada penelitian ini adalah dewasa awal
yang berusia 18-40 tahun dengan jumlah responden keseluruhan sebanyak 170
dewasa awal. Data diambil dengan Skala Perilaku Diet dan Skala Body Image.
Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling. Uji hipotesis
menggunakan teknik korelasi analisis Pearson Product Moment dan diperoleh
hasil rxy= -0,299 dengan taraf signifikansi p= 0,001 (p<0,01). Sehingga hipotesis
diterima dengan penjelasan “terdapat hubungan negatif antara body image
dengan perilaku diet tidak sehat.
ANALISIS PENGARUH GREEN EXPERIENCE, GREEN CONCERN, DAN GREEN KNOWLEDGE PADA MINAT BERKUNJUNG KEMBALI KE PANTAI TIRANG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh Green Experience,
Green Concern dan Green Knowledge Pada Minat Berkunjung Kembali ke Pantai Tirang.
Populasi dalam penelitian adalah wisatawan yang sudah pernah berkunjung ke wisata Pantai
Tirang setidaknya 1 kali kunjungan dalam 3 bulan terakhir dengan minimal usia responden
adalah 17 tahun. Jumlah responden yang dikumpulkan sebanyak 97 responden. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dan data berasal dari data primer hasil penyebaran
kuesioner fisik dan digital (Google Form) yang dibagikan kepada wisatawan Pantai Tirang
secara langsung. Pengolahan data akan menggunakan software SPSS ver. 26 dengan
menganalisis identitas responden, perilaku berwisata, rentang skala, dan analisis regresi
berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa green experience, green concern, dan green
knowledge menunjukan hasil yang positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali.
Diharapkan penelitian dapat menjadi saran yang berguna bagi pengembangan wisata ramah
lingkungan di Pantai Tirang Semarang maupun wisata yang ada di Semarang lainnya
EFEKTIVITAS PELATIHAN DENGAN METODE FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN DAYA INGAT MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS PADA SISWA SD
Dalam mata pelajaran Bahasa Inggris, kemampuan daya ingat siswa sangat penting untuk
mendukung keberhasilan akademis, terutama pada tingkat sekolah dasar. Penggunaan
media flashcard menjadi salah satu metode efektif dalam memperkuat daya ingat siswa.
Tujuan dari penelitian adalah untuk menguji efektivitas metode flashcard dalam
meningkatkan daya ingat kosakata Bahasa Inggris pada siswa kelas 4 SD Ngesrep
03.Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan metode one group pretestposttest
tanpa variabel kontrol, melibatkan 15 siswa sebagai subjek penelitian. Hasil
analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan nilai signifikansi
sebesar 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara skor
pretest dan posttest. Hasil uji statistik menunjukkan nilai Mann-Whitney U = 0.000 dan nilai
signifikansi Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.000 (<0.05), maka disimpulkan bahwa terdapat
perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Selain itu, hasil ini selaras
dengan teori memori dalam psikologi kognitif, yaitu Informasi yang diberikan pada hari
yang sama lebih mudah diingat karena masih tersimpan dalam memori jangka pendek
dengan rata-rata 14.9 dibandingkan kosakata pada pertemuan sebelumnya 14.2.
Sementara itu, transfer ke memori jangka panjang memerlukan pengulangan dan
pengaitan agar lebih bertahan lama. Dengan demikian, penggunaan flashcard efektif
dalam meningkatkan daya ingat kosakata siswa sesuai dengan prinsip kerja memori