Jurnal Pengembangan Energi Nuklir
Not a member yet
349 research outputs found
Sort by
Penerimaan Masyarakat Sekitar Puspiptek Serpong Terhadap Rencana Pembangunan Reaktor Daya Eksperimental
PENERIMAAN MASYARAKAT SEKITAR PUSPIPTEK SERPONG TERHADAP RENCANA PEMBANGUNAN REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL. Rencana pembangunan Reaktor Daya Eksperimental (RDE) selain didasarkan pertimbangan aspek tekonologi dan keselamatan, juga didasarkan aspek sosial, ekonomi, budaya maupun lingkungan. Berdasar aspek sosial, rencana pembangunan tersebut dapat dimaknai berbeda-beda di dalam masyarakat berdasar tingkat pengetahuan dan persepsi masing-masing. Tujuan studi untuk mengetahui tingkat peneriman masyarakat sekitar kawasan terhadap pembangunan RDE. Metodologi yang digunakan dengan studi literatur selanjutnya dilakukan pengambilan sampel melalui survei dengan responden yang proporsional. Dari hasil analisis kuesioner menunjukkan bahwa 64% responden menyatakan mengetahui BATAN telah mengoperasikan reaktor nuklir, sementara tidak tahu 19% dan yang tidak menjawab sebesar 17%. Sebagian besar responden menyatakan bahwa sumber informasi pengetahuan tentang BATAN diperoleh dari keikutsertaannya di acara diskusi sebesar 18,7%, selanjutnya 17,7% melalui TV dan penyuluhan sebesar 16,3%. Terdapat 75% dari Responden yang menyatakan setuju terhadap rencana pembangunan RDE untuk memenuhi kebutuhan listrik, sedangkan yang tidak setuju sebesar 7% dan tidak menjawab sebesar 18%. Responden beranggapan bahwa dengan adanya RDE akan menyebabkan harga listrik akan menjadi murah (20,3%), dapat menciptakan lapangan kerja (19,2%) dan RDE dipahami tidak mengeluarkan polusi (17,5%). Sedang ketidaksetujuan dikarenakan ada kekhawatiran terjadi kecelakaan atau kebocoran, pencemaran radioaktif dan beranggapan bahwa pembangkit tenaga listrik lain masih mencukupi.Kata kunci: Penerimaan masyarakat, survei, RD
Land Suitability Determination of NPP’s Potential Site in East Kalimantan Coastal Using GIS
Nuclear Power Plant (NPP) site selection is the key phase of the nuclear power plant process and significantly influence the construction cost and safety. In order to prepare for nuclear power programs in East Kalimantan province, Geographical Information System (GIS) analysis along the coast of East Kalimantan province, especially the Berau district, East Kutai, Kutai Kartanegara, Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara and the Paser. The research purpose is to find suitable site for nuclear power plants location using spatial analysis and modeling. The potential Nuclear Power Plant (NPP) site is based on several criteria, such as: geology, slope, soil type, land use, hydrology, and existing road network. Based on the weighting and ranking results using GIS application: there are three locations serve as the potential NPP sites are obtained Kutai Kartanegara and Kutai Timur regency. Next, land suitability analysis is done by using GIS application which shows potential sites suitable general and specific criteria of the site evaluation process development
Estimasi Pengaruh Desalinasi Terhadap Temperatur Umpan Pembangkit Uap RDE
ESTIMASI PENGARUH DESALINASI TERHADAP TEMPERATUR Umpan PEMBANGKIT UAP RDE. Reaktor temperatur tinggi tipe HTGR telah dikembangkan dengan berbagai kapasitas daya dan dapat menghasilkan aplikasi listrik dan panas. Salah satu aplikasi panas adalah digunakan untuk desalinasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi pengaruh desalinasi terhadap parameter operasi temperatur air umpan masuk ke dalam pembangkit uap RDE dengan menggunakan program ChemCAD. Parameter yang terkait dengan aplikasi panas tersebut adalah temperatur proses pada untai sistem pendingin sekunder. Oleh karena itu pengaruh terhadap temperatur umpan pembangkit uap perlu estimasi. Uap dari turbin ditentukan sebagai kondisi operasi dalam rentang variasi laju alir massa dan daya untuk desalinasi. Hal ini penting karena air umpan dari tangki dipengaruhi oleh aliran dari kondensor dan dari unit desalinasi. Sistem desalinasi menggunakan penukar panas untuk menguapkan air laut. Hasil estimasi menunjukkan untuk mencapai kondisi temperatur umpan pembangkit uap pada kisaran 140oC – 150oC maka dapat ditentukan dengan penggunaan laju alir massa uap 0,5 kg/s – 0,6 kg/s untuk kebutuhan desalinasi, adapun dayanya pada kisaran 0,3 MJ/s – 0,5 MJ/s. Diharapkan estimasi ini bermanfaat untuk kajian terhadap aplikasi panas untuk sistem desalinasi pada RDE. Selanjutnya kajian secara komprehensif kedepan sangat diperlukan.Kata kunci: desalinasi, temperatur umpan, laju alir massa, pembangkit ua
Desain dan Analisis Struktur Rangka Baja Gedung Turbin Reaktor Daya Eksperimental
Telah dilakukan penelitian desain dan analisis struktur baja gedung turbin reaktor daya eksperimental (RDE). Tujuan dari penelitian adalah untuk memperoleh suatu model gedung turbin RDE yang memenuhi syarat ditinjau dari kekuatan dan kemampuan struktur dalam menerima beban selama pembangunan dan pengoperasian gedung turbin RDE. Untuk keperluan tersebut telah dilakukan desain dan pemodelan struktur kerangka baja gedung turbin RDE dengan mengacu kekuatan struktur sesuai SNI. Simulasi pengujian struktur dilakukan menggunakan perangkat lunak SAP2000, dengan melakukan variasi 10 kombinasi pembebanan. Parameter uji utama yang ditinjau adalah kekuatan dan kekakuan struktur. Hasil simulasi menunjukkan bahwa struktur memenuhi syarat kekuatan dan kekakuan sesuai SNI 1729:2015 dalam menerima kombinasi beban 1 sampai dengan 10. Hal ini dapat dilihat dari besarnya nilai stress capacity ratio maksimum sebesar 0,961 yang lebih kecil dari 1, dan lendutan maksimum yang terjadi sebesar 16,61 mm yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan nilai lendutan yang diijinkan yaitu 75,00 mm
Analisis Potensi Ekspansi Batulempung Formasi Bojongmanik
Formasi Bojongmanik diendapkan pada lingkungan laguna sampai laut, tersusun oleh perselingan batulempung dan batupasir dengan sisipan batugamping. Beberapa kejadian keruntuhan tanah pada batulempung Formasi Bojongmanik mendorong penelitian potensi ekspansi formasi batuan tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui potensi ekspansi batuan lempung yang termasuk dalam Formasi Bojongmanik. Metodologi yang dilakukan dengan melakukan studi lingkungan pengendapan, survei lapangan, uji laboratorium, dan analisis klasifikasi potensi ekspansi berdasarkan beberapa metode yang telah dipublikasikan sebelumnya. Hasil dari penelitian diketahui Formasi Bojongmanik diendapkan di lingkungan transisi (laguna sampai laut), mengandung tanah yang mayoritas berjenis CH (lempung anorganik dengan plastisitas tinggi), didominasi oleh mineral lempung ilit-monmorilonit yang bersifat ekspansif, serta berdasarkan berbagai analisis klasifikasi, memiliki derajat ekspansi tinggi sampai sangat tinggi
OVERNIGHT COST ESTIMATION OFINDONESIA’S COGENERATION POWER PLANT FOR INDUSTRIAL PROCESSES
Indonesia’s cogeneration power plant for industrial processes (PeLUIt) is needed to be implemented in Indonesia. Economic analysis is an important factor for PeLUIt implementation. One of the data that needs in the analysis is overnight cost. This research estimates HTGR’s overnight cost by using scaling law.By using the estimated value, it can be calculated the PeLUIt overnight cost. The research’s purpose is to obtain an estimation of overnight costs of PeLUIt. The estimation result shows the overnight cost of PeLUIt. PeLUIt 10 MWth has an overnight cost 166,26 million USD. PeLUIt 30 MWth has an overnight cost 233,49 million USD. PeLUIt 50 MWth has an overnight cost 281,31 million USD. PeLUIt 100 MWth has an overnight cost 371,86 million USD. PeLUIt 350 MWth has an overnight cost 657,16 million USD.Keywords: PeLUIt; Estimation; High temperature gas-cooled reactor; Overnight cost; Scaling la
Studi Geologi Awal untuk Calon Tapak PLTN di Pulau Singkep dan Lingga, Kepulauan Riau
STUDI GEOLOGI AWAL UNTUK CALON TAPAK PLTN DI PULAU SINGKEP DAN LINGGA, KEPULAUAN RIAU. Pulau Singkep dan Lingga adalah bagian dari Kepulauan Riau, seperti Pulau Batam, Bintan, Karimun,terletak pada daerah strategis yang dapat menjadi lokasi dikembangkannya perdagangan dan perindustrian. Guna memenuhi kebutuhan teknologi dan listriknya, PLTN merupakan salah satu alternatif pilihan. Berdasarkan hal ini telah dilakukan studigeologi awal guna mengetahui keberadaan daerah interes untuk lokasi PLTN di Kepulauan Riau. Tujuan penelitian untuk mengetahui kelayakan Pulau Singkep dan Lingga dari aspek geologi sebagai daerah interes untuk ditindaklanjuti sebagai calon tapak PLTN. Metodologi penelitian meliputi studi geologi regional melalui pengumpulan data sekunder, dan survei lapangan untuk verifikasi data sekunder. Verifikasi data lapangan meliputi pengamatan batuan untuk menentukan jenis dan karakteristiknya, pengukuran struktur geologi untuk mengetahui potensi sesar dan gempa, pendataan sumber air panas untuk mengetahui aktivitas magmatisme. Pengamatan dilakukan di wilayah pesisir Pulau Singkep dan Lingga. Hasil penelitian awal untuk aspek geologi menunjukkan bahwa ditemukan beberapa daerah interes yang secara kualitatif merupakan lokasipotensial calon tapak PLTN. Dari aspek kegempaan, Pulau Singkep dan Lingga relatif aman. Sebaran batuan metamorfik dari Kompleks Malihan Persing dan granit Tanjungbuku ditemukan di Pulau Singkep, sedangkan sebaran batuan metamorf Formasi Tanjung Datuk di Pulau Lingga. Jenis batuan tersebut merupakankelompok batuan kerasdan resisten, sehinggasangat potensial untuk daerah interes calon tapak PLTN.