Jurnal Kultur Demokrasi
Not a member yet
299 research outputs found
Sort by
Peranan Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ( GMNI ) Dalam Meningkatkan Sikap Nasionalisme
The purpose of this research is to explain the role of the National Students Movement Organization (GMNI) in improving nationalism. This research applied descriptive quantitative method, the subject of this study consisted of members of the National Students Movement at the DPC secretariat GMNI Bandar Lampung. There were 50 respondents took part in this research. The data collection technique was conducted using questionnaires and the data analysis was done using interval formula and percentage. The results of this research showed that the National Students Organization played an important role in improving nationalism among it's members, in forming the ideological Pancasila - based character, while the implementation of attitudes within the organization was determined in the good category. This means that the National Students Movement Organization (GMNI) can ensure its members to have a nationalist attitude.Tujuan dalam penelitian ini untuk menjelaskan peran Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dalam meningkatkan sikap nasionalisme. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, subjek penelitian ini adalah anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia yang ada disekretariat DPC GMNI Bandar Lampung. Jumlah responden yang diambil yaitu sebanyak 50 orang dan teknik pengumpulan data yaitu, menggunakan angket dengan analisis data menggunakan rumus interval dan presentase. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran Organisasi Gerakan Mahasiswa Indonesia yaitu meningkatkan siakp nasionalisme, pembentukan karakter berbasis pada nilai-nilai ideologi Pancasila, serta pelaksanaan sikap dalam organisasi berada pada kategori baik. Hal ini berarti peranan Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional indonesia dapat menjadikan anggotanya memiliki sikap Nasionalis.Kata kunci : mahasiswa, nasionalisme, organisasi
Persepsi Masyarakat Terhadap Pemberian Gelar atau Adok Pada Masyarakat Lampung
The purpose of this study was to determine public perceptions about the costs, benefits and relevance of the modern era towards the Giving of Degree or Adok to the Lampung Society in Banjar Negara Village, Baradatu District, Way Kanan Regency.The method used in this study is a descriptive method with a quantitative approach with the number of respondents as much as 19 family cards.the main technique ofdata collection using a questionnaire, techniques supporting are interviews observation and documentation.Techniquesanalysis data use percentage formula. The results showed that (1) some people agreed to the cost of giving a degree or adok adjusted to ability of the community itself, (2) some people said that giving degree or adok useful to maintain the wisdom of local culture, and (3) some people said that giving degree or adok relevant to the nation's cultural values.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsimasyarakat tentang biaya, manfaat dan relevansi pada eramodern terhadap Pemberian Gelar atau Adok pada MasyarakatLampung di Desa Banjar Negara Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang jumlah respondennya sebanyak 19KK. Pengumpulan data menggunakan angket sebagai teknik pokok, sedangkan teknik penunjangnya adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.Teknik analisis data menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) sebagian masyarakat setuju terhadap biaya pemberian gelar atau adok disesuaikan dengan kemampuan masyarakat itu sendiri, (2) sebagian masyarakat menyatakan pemberian gelar atau adok bermanfaat untuk menjaga kearifan budaya lokal, (3) sebagian masyarakat menyatakan pemberian gelar atau adok relevan dengan nilai-nilai budaya bangsa.Kata kunci : Lampung, masyarakat, pemberian gelar
Sikap Toleransi Siswa Beragama di SMP Negeri 26 Bandar Lampung
The purpose of this research is to know the attitude of tolerance of religion in the VII grade of SMP Negeri 26 Bandar Lampung in 2017/2018. In this research, the writer used descriptive research with quantitative method. The population of this research are 240 students as a respondent and in the collecting data in this research the writer used questionnaire than be counted on the formula of Product Moment, Sperman Brown and Interval. Based on the data analyzing in quantitative research by using the interval.The frequency of the highest in the tendency to act of 29 students or 48,33% respondents is agree with religious tolerance. The frequency of the highest in the indicator of the feelings are 29 students or 46,66% respondents are totally agree. Then the frequency of the highest in the indicator of knowledge are 38 students or 63,33% respondets is agree with religious tolerance.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat sikap toleransi siswa beragama di kelas VII SMP N 26 Bandar Lampung tahun ajaran 2017/2018. Metode penelitian ini adalah penelitan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Dengan populasi yang berjumlah 240 orang responden dan analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik angket yang kemudian di hitung dengan rumus product moment, sperman brown dan interval. Berdasarkan analisis data secara kuantitatif dengan menggunakan rumus inteval frekuensi tertinggi pada indikator kecenderungan bertindak. dapat di lihat dari 29 siswa atau 48,33% responden yang tergolong dalam kategori setuju terhadap toleransi beragama. Frekuensi tertinggi pada indikator perasaan terlihat dari 29 siswa atau 46,66% responden tergolong dalam kategori sangat setuju. Kemudian frekuensi tertinggi pada indikator pengetahuan terlihat dari 38 siswa atau 63,33% responden yang tergolong dalam kategori setuju terhadap toleransi beragama.Kata kunci: agama, sikap, tolerans
Hubungan Tingkat Pemahaman Pasal 28 UUD 1945 terhadap Kebebasan Berbicara dengan Etika
This study aims to explain the Correlation between the level of understanding of article 28 of the 1945 constitution towards freedom of speech with ethics of communicating on students of grade XI Senior High School 1 Kalianda South Lampung. The method used in this study is a quantitative method. Based on the results of correlational testing, it can be concluded that there is a significant correlation between understanding Article 28 of the 1945 Constitution towards freedom of speech with ethics of communicating on students. It means that there is a correlation between the level of understanding of article 28 of the 1945 Constitution towards freedom of speech with ethics of communicating on students of grade XI of SHS 1 Kalianda, South Lampung. Students who do not understand freedom of speech are those who have less skills in communication with ethics, and students who have a good understanding of freedom of speech are good at communicating with ethics.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan tingkat pemahaman pasal 28 UUD 1945 terhadap kebebasan berbicara dengan etika berkomunkasi peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Kalianda Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Berdasarkan hasil pengujian hubungan, menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara pemahaman pasal 28 UUD 1945 terhadap kebebasan berbicara dengan etika berkomunikasi peserta didik. Artinya, ada hubungan tingkat pemahaman pasal 28 UUD 1945 Terhadap kebebasan berbicara dengan etika berkomunikasi peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Kalianda Lampung Selatan. Jika peserta didik yang kurang paham akan kebebasan berbicara maka peserta didik itu juga kurang baik dalam etika berkomunikasi sebaliknya jika peserta didik tersebut sudah paham akan kebebasan berbicara maka peserta didik tersebut baik dalam etika berkomunikasi. Kata kunci : Kebebasan Berbicara, komunikasi, Pasal 28 UUD 194
Analisis Dampak Warga Negara yang Tidak Memiliki e-KTP dalam Rangka Pelayanan Publik
The aim of this research was to analyze the impact of not having electronic id card (e-KTP) citizen in order to give public service in Tanjung Karang Timur District. The research method used in this research was qualitative descriptive with the subject were subdistrict head, subdistrict employee who handles e-KTP program and the head of neighborhood in Tanjung Karang Timur District. The data collective technique used in this reseach were questionnaire and observation as the main technique and interview as the supporting technique, while the data analysis used were questionnaire testing and questionnaire spreading. The result of the research showed that there were some impacts appeared as if the citizen do not have e-KTP such as the hard to manage civil letter and hard to have business with anyone connected with the banking and there is no problem with the public service held by Tanjung Karang Timur District. Tujuan penelitian ini menganalisis dampak warga negara yang tidak memiliki e-KTP dalam rangka pelayanan publik di Kecamatan Tanjung Karang Timur. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kuatitatif dengan subjek penelitian Camat, Pegawai Kecamatan yang menangani program e-KTP dan Ketua Rukun Tetangga (RT) di Kecamatan Tanjung Karang Timur. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi sebagai teknik pokoknya serta wawancara sebagai teknik penunjangnya, sedangkan analisis data menggunakan uji angket dan sebar angket. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa dampak yang ditimbulkan jika masyarakat tidak memiliki e-KTP diantaranya susah mengurus surat kependudukan dan sulit berurusan dengan apapun yang berhubungan dengan perbankan dan tidak ada masalah dengan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh pihak Kecamatan Tanjung Karang Timur. Kata Kunci : e-KTP, pelayanan publik, warga negara
Pengaruh Sistem Pembelajaran Boarding School Terhadap Pembentukan Karakter Kemandirian Peserta Didik di SMA IT Baitul Muslim Lampung Timur Tahun Pelajaran 2017/2018
This study aims to determine the effect of boarding school learning system on the formation of independent character of learners in SMA IT Baitul Muslim Lampung Timur Lesson Year 2017/2018. The formulation of the problem in this study is how the influence of boarding school learning system on the establishment of independence character of learners in SMA IT Baitul Muslim Lampung Timur Lesson Year 2017/2018. The research method used is descriptive method with quantitative approach. Data collection techniques in this study using questionnaires and interviews. Data analysis technique using Chi Square formula. The population in this study as many as 155 people and samples taken as many as 31 respondents. Based on data analysis and influence testing conducted, then in this research there is influence of boarding school learning system on the establishment of independence character of learners in SMA IT Baitul Muslim Lampung Timur Lesson Year 2017/2018.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pembelajaran boarding school terhadap pembentukan karakter kemandirian peserta didik di SMA IT Baitul Muslim Lampung Timur Tahun Pelajaran 2017/2018. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah pengaruh sistem pembelajaran boarding school terhadap pembentukan karakter kemandirian peserta didik di SMA IT Baitul Muslim Lampung Timur Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan rumus Chi Kuadrat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 155 orang dan sampel yang diambil sebanyak 31 responden. Berdasarkan analisis data dan pengujian pengaruh yang dilakukan, maka dalam penelitian ini terdapat pengaruh sistem pembelajaran boarding school terhadap pembentukan karakter kemandirian peserta didik di SMA IT Baitul Muslim Lampung Timur Tahun Pelajaran 2017/2018.Kata kunci: pembelajaran, boarding school, kemandiria
Sikap Siswa Antar Suku terhadap Pengamalan Sila Ke-2 Pancasila
The purpose of this research is analyze and describe attitude students among ethnic groups toward implementation of the 2nd Princple of pancasila in the junior high school 1 Rajabasa distric south Lampung. Research methods that were used in this research was descriptive method with the quantitative approach. The sample in this research is 59 respondents. Data collectoin techniques using question and data analysis using formulas the persentage and intervals.Result of the research showed that: (1) The understanding students among ethnic groups towards the 2nd principle of pancasila was still included in the lack of understanding. (2) The feeling students among ethnic groups toward implementation of the 2nd Princple of pancasila is not good enough. (3) Students among ethnic groups tendencies towards the 2nd principle of pancasila is tend to reject. Based on these indicators the item can be concluded is inclined does not support because many act done not based which implementation of the 2nd princple of pancasila.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mendeskripsikan sikap siswa antar suku terhadap pengamalan sila ke-2 Pancasila di SMP Negeri 1 Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah 59 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan rumus persentase dan interval. Hasil penelitian menunjukan: (1) pemahaman terhadap pengamalan sila ke-2 Pancasila masih tergolong kurang paham. (2) perasaan siswa antar suku terhadap pengamalan sila ke-2 Pancasila masih tergolong kurang baik. (3) kecenderungan bertindak siswa antar suku terhadap sila ke-2 Pancasila cenderung menolak. Berdasarkan indikator tersebut dapat disimpulkan bahwa sikap siswa antar suku terhadap pengamalan sila ke-2 Pancasila adalah cenderung tidak mendukung, hal ini disebabkan karena banyaknya tindakan yang dilakukan belum sesuai dengan pengamalan sila ke-2 Pancasila.Kata kunci: pancasila, sikap siswa, suk
Pengaruh Pemanfaatan Gadget dalam Aktivitas Belajar untuk Meningkatkan Hasil Belajar PPKn
The purpose of this study is to determine the effect of the use of gadget in learning activities to improve student learning outcomes in class 11th social scienes of state senior highschool 1 Seputih Mataram. The research method used is descriptive method with research subjects of SMA Negeri 1 Seputih Mataram, which amounted to 25 respondents. Data collection techniques using questionnaires and supporting techniques are interviews and documentation. Based on the research results can be seen that, the effect of the use of gadget on students explained that at the time of learning activities by using gadget can improve student learning outcomes of class 11th social scienes of state senior highschool 1 Seputih Mataram.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh pemanfaatan gadget dalam aktivitas belajar untuk meningkatkan hasil belajar PPKn siswa di kelas XI IIS SMA Negeri 1 Seputih Mataram. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan subjek penelitian siswa SMA Negeri 1 Seputih Mataram yang berjumlah 25 responden.Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik penunjang adalah wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa, pengaruh pemanfaatan gadget pada siswa menjelaskan bahwa pada saat aktivitas belajar dengan memanfaatkan gadget dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI IIS SMA Negeri 1 Seputih Mataram.Kata kunci: aktivitas, gadget, hasil belajar
Pengaruh Pola Komunikasi Antar Suku Terhadap Pembentukan Sikap Toleransi Peserta Didik
This study aimed to analyze the influence of inter-ethnic’s communication pattern on the formation of tolerance attitude of students at junior high school PGRI 1 Kota Agung in 2017/2018. The method that used in this research is descriptive method with quantitative approach. The number of samples are 26 respondents with collecting data techniques used questionnaires and data analysis techniques used chi kuadrat. Based on the results of influence’s examination, indicated there is a strong influence between the inter-ethnic’s communication pattern and the formation of attitude tolerance of students. It means, the better pattern of communication among interethnic’s students will form an attitude of tolerance for the students. It is expected that students begin to realize that a good communication pattern will shape tolerance among the differences.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola komunikasi antar suku terhadap pembentukan sikap toleransi peserta didik di SMP PGRI 1 Kota Agung Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 26 responden dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik analisis data menggunakan chi kuadrat.Berdasarkan hasil pengujian pengaruh, menunjukkan adanya pengaruh yang kuat antara pola komunikasi antar suku terhadap pembentukan sikap toleransi peserta didik. Artinya, semakin baik pola komunikasi antar peserta didik yang berbeda suku maka akan terbentuk sikap toleransi dalam diri peserta didik. Diharapkan peserta didik mulai menyadari bahwa pola komunikasi yang baik akan membentuk sikap toleransi ditengah perbedaan.Kata kunci : pola komunikasi, toleransi, peserta didik
Pengaruh Implementasi Permen ESDM No. 29 Tahun 2016 Terhadap Pemberian Subsidi Listrik
The purpose of this study was to describe the effect of implementing the Minister of Energy and Mineral Resources regulation number 29 of 2016 on the provision of electricity subsidies on target in the Kedaton area of Bandar Lampung City in 2018. The research method used in this research was descriptive method with a quantitative approach. The sample in this study amounted to 63 respondents. Data collection techniques using questionnaires and data analysis using Chi Square. Based on the results of the research that has been done, it is known that there is a significant influence with the medium closeness category between the implementation of ESDM Ministerial Regulation number 29 of 2016 with the provision of electricity subsidies on target in the Kedaton Area, Bandar Lampung City in 2018. However, the influence is negative because four out of five the indicators in this study are in the less category namely three indicators in variable X and one indicator in variable Y.Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh implementasi peraturan menteri energi dan sumber daya mineral nomor 29 tahun 2016 terhadap pemberian subsidi listrik tepat sasaran di kelurahan Kedaton Kota Bandar Lampung Tahun 2018. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 63 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dengan kategori keeratan sedang antara implementasi Peraturan Menteri ESDM nomor 29 tahun 2016 dengan pemberian subsidi listrik tepat sasaran di Kelurahan Kedaton Kota Bandar Lampung Tahun 2018. Namun pengaruh yang ada bersifat negatif karena empat dari lima indikator dalam penelitian ini berada dalam kategori kurang yakni tiga indikator dalam variabel X serta satu indikator dalam variabel Y.Kata kunci : masyarakat, peraturan menteri, subsidi listrik