Jurnal Kultur Demokrasi
Not a member yet
299 research outputs found
Sort by
Internalisasi Nilai-Nilai Nasionalisme Di Pondok Pesantren
This research is to describe and analyze the internalization of nationalism values in Islamic boarding schools. The research method used in this study is descriptive with a qualitative approach with the subjects of research are priest, teachers and students of boarding schools. The data were collected through interview, observation and documentation guidelines while data analysis was done by using a credibility test with triangulation. The results of this study indicate that the internalization of nationalism values in Islamic boarding schools is carried out through intracurricular and extracurricular activities using appropriate methods and sources as well as the role of priest and teachers in internalizing the values of nationalism to the student in Islamic boarding schools.Penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis internalisasi nilai-nilai nasionalisme di pondok pesantren. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian kiai, guru dan santri pondok pesantren. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dengan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa internalisasi nilai-nilai nasionalisme di pondok pesantren dilakukan melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler dengan menggunakan metode dan sumber yang tepat serta peran dari kiai dan guru dalam menginternalisasi nilai-nilai nasionalisme kepada para santri di pondok pesantren.Kata kunci : internalisasi, nilai-nilai nasionalisme, pesantre
Efektivitas Pelaksanaan Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Program Bantuan Pendidikan
The purpose of research was to know how the effectiveness of implementation Bupati regulation number 24 years 2016 about the education assistance program in helping students continue to the college in Tulang Bawang Barat. The research method used in this research was quantitative descriptive method with the recipient research subject of the education assistance program of 2015-2017 generation. The samples in this research amounted to 26 respondents. Data collection techniques used questionnaires technique while interviews and documentation as supporting techniques. The results of the reasearch, according to the recipient of Education Assistance Program Bupati Regulation Number 24 year 2016 about the education assistance program in helping students continue to college with a percentage of 57.7% the category is quite effective, it should be notice in order to increase its effectiveness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pelaksanaan Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2016 tentang Program Bantuan Pendidikan dalam membantu peserta didik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi di Tulang Bawang Barat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian penerima program bantuan pendidikan angkatan 2015-2017. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 26 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket sebagai teknik pokok sedangkan wawancara dan dokumentasi sebagai teknik penunjang. Hasil penelitian diketahui bahwa, menurut penerima program bantuan pendidikan pelaksanaan peraturan bupati nomor 24 tahun 2016 tentang program bantuan pendidikan dalam membantu peserta didik melanjutkan ke perguruan tinggi di Kabupaten Tulang Bawang Barat masuk dengan persentase 57,7%. dalam kategori cukup efektif, ini menjadi hal yang harus diperhatikan agar ke depannya dapat meningkat efektivitasnya.Kata Kunci : Efektivitas, Pelaksanaan, Program Bantuan Pendidika
Peran Perpustakaan Sekolah Dalam Mendukung Kegiatan Intrakurikuler Di SMP Negeri 2 Kotagajah
The aim of this study was to find out how the school library’s role supporting intracurricular activities as SMP Negeri 2 Kotagajah in academic year 2018/2019. The method in this study was quantitative approach with the VIII grade students of SMP Negeri 2 Kotagajah as the subject of the research. The population of this study is 316 with samples taken (10%) from the population of 30 students. The questioner was administered to collect the data and then data collection was conducted with percentage formula and chi-square. Based on the results of the research in testing the relationship between variable x (school library) and variable y (intracurricular activities) it can be concluded that the school library’s is one of the proponents of the learning activities in the classroom especially during the civic education subject. Library is good source of information in school and can be used by students to find reference during the learning process. Besides, the library has a positive effect to deepen the student’s knowledge. The use of the school library and the library materials at school are intended to promote success in achieving the expected learning results, so that the curriculum can be successfully carried out with the goal of competence achievement in a good learning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peran perpustakaan sekolah dalam mendukung kegiatan intrakurikuler di SMP Negeri 2 Kotagajah Kabupaten Lampung Tengah tahun pelajaran 2018/2019. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, subjek penelitian yaitu peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Kotagajah. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 316 peserta didik kelas VIII dengan sempel yang diambil sebanyak (10%) dari populasi yaitu 30 responen. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket sebagai teknik pokok yang selanjutnya dilakukan pengolahan data dengan rumus persentase dan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian dalam pengujian hubungan antara variabel X (Perpustakaan Sekolah) dengan variabel Y (Kegiatan Intrakurikuler) dapat disimpulkan bahwa perpustakaan sekolah merupakan salah satu pendukung dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas khususnya pada jam pelajaran PPKn. Karena perpustakaan merupakan sumber pemberian informasi yang baik di sekolah dan bahan-bahan pustaka dapat digunakan peserta didik untuk mencari referensi saat pembelajaran berlangsung. Selain itu perpustakaan berpengaruh positif untuk memperdalam wawasan ilmu pengetahuan bagi peserta didik. Pemanfaatan perpustakaan sekolah dan bahan-bahan pustaka yang ada di sekolah dimaksud untuk menunjang keberhasilan dalam mencapai hasi belajar yang diharapkan, sehingga kurikulum dapat berhasil dilaksanakan dengan tujuan untuk pencapaian kompetensi suatu pembelajaran yang baik.Kata kunci: perpustakaan, sekolah, intrakurikuler
Komunikasi Antar Budaya dan Dampaknya bagi Kehidupan Masyarakat di Pekon Marang Kabupaten Pesisir Barat
The purpose of this research is to explain and describe inter-cultural communication and its impact on people's lives in the West Coast district of Marang. The research method is a descriptive qualification with the subject of public figures, religious figures, youth leader, and village heads. Data collection techniques are interviews, observation, and documentation while data analysis is done by using credibility and triangulation tests. The results of this study showed that intercultural communication has a greater positive impact than the negative impact that the community is able to understand many regional languages even though the pronunciation is still not good. Intercultural communication is assessed as effective from the four aspects that the community in the city of Marang is able to understand the content of the heart in verbal communication and able to interact between cultures well and able to adjust the personal culture With the culture he was facing.Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan dan mendeskripsikan komunikasi antar budaya dan dampaknya bagi kehidupan masyarakat di pekon marang kabupaten pesisir barat metode penelitian penelitian ini adalah deskriptif kualitatf dengan subjek penelitian yaitu tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan kepala desa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa komunikasi antar budaya memiliki dampak positif yang lebih besar dibandingkan dengan dampak negatif yaitu masyarakatnya mampu memahami banyak bahasa daerah meskipun dalam pengucapanya masih belum baik. Komunikasi antar budaya dinilai efektif dilihat dari empat aspek bahwa masyarakat di pekon marang mampu memahami maksut isi hati dalam berkomunikasi secara verbal dan mampu berinteraksi antar budaya dengan baik serta mampu menyesuaikan kebudayaan pribadi dengan kebudayaan yang sedang dihadapinya.Kata kunci: antar budaya, efektivitas komunikasi, kehidupan masyaraka
Internalisasi Nilai Demokrasi Pancasila Pengurus Osis Menurut Permendiknas No. 39 Tahun 2008
The purpose of this study was to describe the internalization of Pancasila democratic values for the students dean administrators. The method used in this study is a quantitative descriptive approach. The sample in this study were 39 respondents. Data analysis was done by using Chi squares and data collection techniques are questionnaires and supporting techniques using interviews and documentation. The results of this study indicate that some of the board members of SMP Negeri 19 Bandar Lampung academic year 2018/2019 in the process of internalizing the values of Pancasila democracy can be categorized with the percentage of 25.64% in the inappropriate category, 38.46% of the categories are quite appropriate, and 35.89% is in the appropriate category. Looking at the analysis and the data shows that the number 0.44 can be categorized as moderate, indicating that the internalization of the values of Pancasila democracy has a moderate closeness to the Minister of National Education Regulation No.39 of 2008 for the students dean administrators.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang Internalisasi nilai demokrasi Pancasila bagi pengurus OSIS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 39 responden. Analisis data menggunakan Chi kuadrat dan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik penunjang menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian pengurus OSIS SMP Negeri 19 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2018/2019 dalam proses internalisasi nilai demokrasi Pancasila dapat dikategorikan cukup sesuai. Dengan persentase 25,64% kategori kurang sesuai, 38,46% kategori cukup sesuai, dan 35,89% kategori sesuai. Melihat dari analisis dan olah data menunjukkan pada angka 0,44 dapat dikategorikan sedang, menunjukkan bahwa internalisasi nilai demokrasi Pancasila memiliki keeratan sedang pada Permendiknas No.39 Tahun 2008 bagi pengurus OSIS.Kata kunci: Internalisasi, Demokrasi, Pancasil
Peran Pasraman Sebagai Wahana Penguatan Karakter Gemar Membaca Pada Anak Di Desa Mulya Sari Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan
The purpose of this study was to describe the function of PASRAMAN a way to strengthening the character of reading fondness on children in Mulya Sari village, Negeri Agung Strengthen, Way Kanan District. The research method used in this study was quantitative description which consists of 29 persons. The data analysis was using Chi quadrate. The result of the study showed that (1) the function of Pasraman (x) was dominantly in the enough category with percentage (48%), (2) the strengthening the character of reading fondness (y) was dominant in the enough categorize with presentage (48) ; (3) ) there was positive relationship, significant and strong closeness category between Pasraman's Role in Strengthening Reading-Fondness Characters, it meant that the more role Pasraman played,it allowed the stronger character for childrento like reading. By adding reading books, Pasraman could maintain, realize and develop its role in strengthening the reading fondness character to children,Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan Peran Pasraman Sebagai Wahana Penguatan Karakter Gemar Membaca Pada Anak Di Desa Mulya Sari Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Way Kanan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif. Populasi 29 orang. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan (1) Peran Pasraman (X) dominan pada kategori cukup berperan dengan persentase (48%) , (2) Penguatan Karakter Gemar Membaca (Y) dominan pada kategori gemar dengan persentase (41%), (3) terdapat hubungan yang positif, signifikan dan kategori keeratan kuat antara Peran Pasraman dalam Penguatan Karakter Gemar Membaca, artinya semakin berperan Pasraman memungkinkan semakin menguatnya karakter gemar membaca pada anak. Pasraman dapat mempertahankan, mewujudkan dan mengembangkan perannya dalam penguatan karakter gemar membaca pada anak, dengan menambah buku-buku bacaan.Kata kunci : Gemar Membaca, Karakter, Pasraman.
Peran Pendamping Program Keluarga Harapan dalam Membantu Kemandirian dan Kesejahteraan Keluarga
This study almed to find out and describe the companion role of Family Hope Program in assisting family’s independence and welfare in Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Timur Bandar Lampung in 2018. The research used a descriptive quantitative method. The subject of this research was the beneficiary families of Family Hope Program who integratedly registered in Kelurahan Kota Karang in 2018 with 90 respondents as the sample size. The techniques of data collection used questionnaires and data analysis techniques using regression. Based on the results of this study, it showed that there is a significant role between the companions of the Family Hope Program in assisting family independence and welfare. This means that the better the companion role of the Family Hope Program in carrying out its duties, the better it will be in assisting the independence and welfare of the family in PKH Beneficiary Families in Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Telukbetung Timur, Bandar Lampung City in 2018.Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran pendamping Program Keluarga Harapan dalam membantu kemandirian dan kesejahteraan keluarga di Kelurahan Kota Karang Kecamatan Telukbetung Timur Kota Bandar Lampung Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, subjek penelitian ini adalah Keluarga Penerima Manfaat PKH yang secara terpadu terdaftar di Kelurahan Kota Karang tahun 2018 dengan jumlah sampel yaitu 90 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan teknik analisis data menggunakan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapatnya peran yang signifikan antara pendamping Program Keluarga Harapan dalam membantu kemandirian dan kesejahteraan keluarga. Artinya, semakin baik peran pendamping Program Keluarga Harapan melaksanakan tugasnya maka semakin baik juga dalam membantu kemandirian dan kesejahteraan keluarga pada Keluarga Penerima Manfaat PKH di Kelurahan Kota Karang Kecamatan Telukbetung Timur Kota Bandar Lampung Tahun 2018.Kata kunci: program Keluarga Harapan, kemandirian, kesejahteraan
Persepsi Anggota BEM FKIP UNILA Terhadap Revisi Kedua UU MD 3 dalam Kultur Demokrasi di Indonesia
This study discusses explaining and analyze Perception Members of BEM FKIP Unila Against the Second Revision of UU MD 3 in the Culture of Democracy in Indonesia. The method used in this research is descriptive method using quantitative. The population in this study were BEM FKIP Unila Members in the 2019 pretrial which took 232 students with samples taken (15%) from the population of 35 respondents. Data analysis techniques use intervals and percentages. The results showed the perceptions of members of the BEM FKIP Unila towards the second revision of the MD 3 Law in democratic culture in Indonesia according to the fairly good category with a percentage of 28.57% or 10 respondents with poor understanding and 57.14% or 20 respondents with poor understanding, 14.28% or 5 respondents with poor understanding. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis Persepsi Anggota BEM FKIP Unila Terhadap Revisi Kedua UU MD 3 dalam Kultur Demokrasi di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Anggota BEM FKIP Unila pada preode 2019 yang berjumlah 232 mahasiswa dengan sampel diambil sebanyak (15%) dari populasi yaitu 35 responden. Teknik analisis data mengunakan interval dan presentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi anggota BEM FKIP Unila terhadap revisi kedua UU MD 3 dalam kultur demokrasi di Indonesia berada pada kategori cukup baik dengan presentase 28,57% atau 10 responden dengan pemahaman kurang baik dan 57,14% atau 20 responden dengan pemahaman kurang baik serta 14,28% atau 5 responden dengan pemahaman tidak baik.Kata Kunci : Kultur Demokrasi, Persepsi Anggota BEM FKIP Unila, Revisi Kedua UU MD 3
Persepsi Mahasiswa Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan Universitas Lampung Terhadap tayangan TALKSHOW
This research aims to analyse and describe the perception of Pancasila Education and Citizenship students of Lampung University to the impressions talkshow (Indonesia Lawyers Club and Mata Najwa) in transmitting values of Pancasila. This research used a quantitative approach with a descriptive method that was conducted in 39respondent. Respondents in this research are students of Pancasila Education and Citizenship of Lampung University who watched talkshow (Indonesia Lawyers Club and Mata Najwa). The results of research showed that the perception of Pancasila Education and Citizenship students of Lampung University to the impressions talkshow (Indonesia Lawyers Club and Mata Najwa) in transmitting the values of Pancasila is in the category good enough.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan persepsi mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Lampung terhadap tayangan talkshow (Indonesia Lawyers Club dan Mata Najwa) dalam mentransmisikan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif yang dilakukan pada 39 responden. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Lampung yang menonton tayangan talkshow (Indonesia Lawyers Club dan Mata Najwa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Lampung terhadap tayangan talkshow (Indonesia Lawyers Club dan Mata Najwa) dalam mentransmisikan nilai-nilai Pancasila berada pada kategori cukup baik.Kata Kunci: Indonesia Lawyers Club, Mata Najwa, persepsi mahasiswa, nilai-nilai pancasila
Pengaruh Pilihan Film Kartun terhadap Perilaku Anak di Pekon Luas Kabupaten Lampung Barat
The purpose of this research is to explain the effect of cartoon film choice on children behavior in Pekon Luas Kecamatan Batu Ketulis West Lampung regency. Using quantitative descriptive method. The variable X of this research is the influence of cartoon film choice, whereas research Y variable is children behavior. Research subjects children aged 7-12 years in Pekon Luas Kecamatan Batu Ketulis West Lampung regency amounted to 26 children. Data collection techniques used questionnaires and data analysis using Chi Square. Based on the results can be seen that there is a degree of closeness, that is with the coefficient contigency C = 0.86 and maximum contingency coefficient Cmaks = 0.82 so that the value is 0.27, based on categorization then the contour coefficient = 0.86 is in the high category. It means that there is influence of cartoon film choice to children behavior in Pekon Luas Subdistrict of keystone of West Lampung Regency tends towards negativeTujuan penelitian adalah menjelaskan pengaruh pilihan film kartun terhadap perilaku anak-anak di Pekon Luas Kecamatan Batu Ketulis Kabupaten Lampung Barat. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Variabel X penelitian ini adalah pengaruh pilihan film kartun, sedangkan variabel Y penelitian adalah tingkah laku anak. Subjek penelitian anak usia 7-12 tahun di Pekon Luas Kecamatan Batu Ketulis Kabupaten Lampung Barat berjumlah 26 anak. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil dapat diketahui bahwa terdapat derajat keeratan, yaitu dengan koefesien kontigensi C = 0,86 dan koefisien kontigensi maksimum Cmaks =0,82 sehingga diperoleh nilai 0,27, berdasarkan pengkatagorian maka koefesien kontigensi = 0,86 berada pada katagori tinggi. Artinya terdapat pengaruh pilihan film kartun terhadap perilaku anak-anak di Pekon Luas Kecamatan batu ketulis Kabupaten lampung barat cendrung kearah negatif.Kata kunci: anak usia sekolah, perilaku, film kartu