Jurnal Kultur Demokrasi
Not a member yet
    299 research outputs found

    FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PENANAMAN EMPAT PILAR KEBANGSAAN KEPADA PESERTA DIDIK

    Get PDF
    The aim of this research is to analyze and knowing what are the factors that block implementing four pillars nationality to the learners in SMK Yaditama Sidomulyo South Lampung on 2013/2014. The method used in this research is a descriptive method. Population in this research is ten and eleven grade. The number of the population in this research is 465 respondents, and a sample in this research is 46 learners. The results show that: the inhibitors factor of implementing nationality to the learners that measures the influence of inhibitors factors of implementing four main pillars nationality which are divided into two indicators : internal indicators and external indicators on the implementation of four pillars nationality which are obtained as much as 8 learners capable to implement the value that are contained in the four pillars of nationality.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi penghambat penanaman empat pilar kebangsaan kepada peserta didik di SMK Yaditama Sidomulyo Lampung Selatan Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X dan XI. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 465 responden, dan sampel dalam penelitian ini adalah 46 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Faktor penghambat penanaman empat pilar kebangsaan kepada peserta didik yang mengukur pengaruh faktor penghambat penanaman empat pilar kebangsaan yang dibagi menjadi dua indikator : indikator internal dan indikator eksternal pada pengimplementasian peserta didik terhadap empat pilar kebangsaan yang diperoleh sebanyak 8 peserta didik mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam empat pilar kebangsaan.Kata kunci: empat pilar kebangsaan, penanaman, penghambat, pengimplementasian, peserta didi

    PENGARUH AKTIVITAS EKSTRAKURIKULER PATROLI KEAMANAN SEKOLAH TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP TERTIB BERLALU LINTAS

    No full text
    This research aims to identify and analyze the influence between extracurricular activities of Patroli Keamanan Sekolah (PKS) with the formation of student attitudes about orderly traffic in SMP Islam YPI 3 Way Jepara Lampung Timur Regency year 2013/2014. This research uses descriptive correlational method. This research population are 40 people. Questionnaire technique are used as data collecting instrument and to analyze the data using simple linear regression. Based on the testing and analysis of data can be known there is a positive effect as much as 0.524 between extracurricular activities of the Patroli Keamanan Sekolah (PKS) with the formation of student attitudes about orderly traffic. The coefficient of determination (r2 = 0,275) means that the formation of student attitudes about orderly traffic influenced by extracurricular activities as much as 27.5% and the remaining 72.5% is influenced by other variables that are not thorough in this research.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh aktivitas ekstrakurikuler Patroli Keamanan Sekolah (PKS) terhadap pembentukan sikap tertib berlalu lintas siswa SMP Islam YPI 3 Way Jepara Kabupaten Lampung Timur Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripsi korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 44 orang. Pengumpulan data menggunakan tehnik angket dan Analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Berdasarkan pengujian dan analisis data dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang positif sebesar 0,524 antara aktivitas ekstrakurikuler patroli keamanan sekolah (PKS) terhadap pembentukan sikap tertib berlalu lintas. Koefisien determinasinya (r2 = 0,275) artinya pembentukan sikap tertib berlalu lintas dipengaruhi oleh aktivitas ekstrakurikuler sebesar 27,5% dan sisanya 72,5 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini.Kata kunci: aktivitas ekstrakurikuler, sikap, tertib berlalu linta

    PENGARUH SANKSI TILANG BAGI PELANGGAR TERHADAP KEDISIPLINAN DALAM BERLALU LINTAS

    No full text
    This research aims to find out how the influence of penalties for offenders against the discipline in the public traffic in the hamlet of Bumisari village sub-district II Natar South Lampung regency. This research uses descriptive correlational method. The sample in this study was 46 people. The data collection techniques were questionnaire, interviews and observations. The researcher used the Chi Squared in analyzing the data. Based on the results of the research that has been done it can be known that there are degrees of the clinging, namely by a coefficient contingency C = 0,82 and coefficient contingency Cmaks = 0.81. It means that there is the influence of the influence of penalties for offenders against the discipline in the public traffic in the hamlet of Bumisari village sub-district II Natar South Lampung regency.Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pengaruh sanksi tilang bagi pelanggar terhadap kedisiplinan dalam berlalu lintas masyarakat di Dusun II Desa Bumisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional. Sampel dalam penelitian adalah 46 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan observasi. Peneliti menggunakan Chi Kuadrat dalam menganalisis data. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat derajat keeratan, yaitu dengan koefisien kontigensi C= 0,82 dan koefisien kontigensi Cmaks= 0,81 sehingga diperoleh nilai 0,98. Ini artinya bahwa terdapat pengaruh sanksi tilang bagi pelanggar terhadap kedisiplinan dalam berlalu lintas masyarakat di Dusun II Desa Bumisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.Kata kunci: kedisiplinan berlalu lintas, masyarakat, sanksi tilang

    SIKAP MASYARAKAT TERHADAP REMAJA YANG MELAKUKAN TINDAK KRIMINAL PEMBEGALAN DI DESA MULYOREJO

    No full text
    The purpose of this research is to explain how far the society attitide toward teenagers criminal action seen from law norm aspect and teenagers' thinking manner. The method that is used in this research is descriptive method.  The population in this research is hamlet society, they are 327 patriarches and it has sample 34 patriarches.  The data is analyzed by descriptive qualitative, it is a research which tells the fenomenon which is happened. Based on the research, it is known that 1. The society attitude tend to agree toward teenagers robbery criminal action. 2. The society attitude tend to agree toward mild abuse and tend to disagree toward severe abuse.Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana sikap masyarakat terhadap remaja yang melakukan tindak kriminal di lihat dari aspek norma hukum dan pola pikir remaja di Dusun I Desa Mulyorejo Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten, Lampung Utara 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptip. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Dusun sebanyak 327  Kepala Keluarga (KK) dan memiliki sampel 34 Kepala Keluarga (KK) dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yaitu suatu penelitian yang menggambarkan fenomena yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa : (1) Sikap masyarakat terhadap remaja yang melakukan tindak kriminal pembegalan tentang pembegalan memiliki sikap cenderung setuju (2) Sikap masyarakat terhadap remaja yang melakukan tindak kriminal pembegalan dengan penganiayaan ringan sikap cenderung setuju dan penganiayaan berat memiliki sikap cenderung kurang setuju.Kata kunci: masyarakat dusun, remaja, sikap, tindak kriminal pembegalan.

    PENGARUH PENDIDIKAN SEKS DALAM KELUARGA TERHADAP PERKEMBANGAN MORAL ANAK

    No full text
    This research aims to describe and analyze the influence of sex education in the family towards children’s moral development. Type of this research is quantitative research using the test of influence between variables examined. The population in this research as much as 289 family head as respondent, so samples taken as much as 5% of the total of 43 respondent. Based on the results of the research that has been done it can be known that there are degrees of the clinging i.e. the contingency coefficient C = 0,68 and Cmaks = 0,81 contingency coefficients so obtained values of 0,83. This means that there are significant sex education within the family of the moral development of the child, as the child can behav better of worse as a result of sex education that less attention.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis pengaruh pendidikan seks dalam keluarga terhadap perkembangan moral anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji pengaruh antar variabel-variabel yang akan diteliti. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 289 kepala keluarga sebagai responden, sehingga sampel yang diambil sebanyak 15% yaitu sebanyak 43 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang diketahui bahwa terdapat derajat keeratan, yaitu dengan koefisien kontigensi C= 0,68 dan koefisien kontigensi Cmaks= 0,81 sehingga diperoleh nilai 0,83. Artinya bahwa terdapat pengaruh pendidikan seks dalam keluarga terhadap perkembangan moral anak, seperti anak dapat berperilaku baik atau buruk akibat pendidikan seks yang kurang diperhatikan.Kata kunci: keluarga, moral, pendidikan sek

    PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR SISWA JALUR BINA LINGKUNGAN DAN NON-BINA LINGKUNGAN

    No full text
    This research aims to explain the comparison of student achievement learn environment contruction traffic lane and environment non-contruction traffic lane. The problem of this research is how the comparison of student achievement learn environment contruction traffic lane and environment non-contruction traffic lane. The method of this research is quantitative descriptive. Data collecting technique use documentation and data analysis technique use t test. The sample of this research amount 66 students. Based on the result of this research wich have been done, it can be seen that significant comparison between student achievement learn environment contruction traffic lane and environment non-contruction traffic lane. It can be proved from the result of calculation using t test where in obtaining result of with significant 0,05 known by t test = - 2,25 and t table = 1,67.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perbandingan prestasi belajar siswa jalur bina lingkungan dan jalur non-bina lingkungan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah perbandingan prestasi belajar siswa jalur bina lingkungan dan jalur non-bina lingkungan. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan analisis data menggunakan t tes. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat perbandingan yang signifikan antara prestasi belajar siswa jalur bina lingkungan dan jalur non-bina lingkungan. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil perhitungan yang menggunakan t tes di mana di peroleh hasil dengan signifikasi 0,05 diketahui t tes =-2,25 dan t tabel = 1,67.Kata kunci: jalur bina lingkungan, jalur non bina lingkungan, prestasi belajar sisw

    ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013

    No full text
    This research aims to explain and analyze the teacher readiness on implementing 2013 curriculum. The research question in this research is, how is the readiness of teacher in implementing 2013 curriculum. This research use quantitative descriptive method. The data collection technique used are questionaire, interview and documentation. The data analysis technique used are interval/ratio and percentage. The population in this research was 25 respondents. Based on the research findings, it was found that the teacher readiness in preparing RPP(Lesson Plan) of 2013 curriculum is considered to be quite ready fulfiling for 48%. Teacher readiness on the application of ICT is also considered to be quite ready fulfiling for 52%. Teacher readiness on the application of scientific approach is considered to be quite ready fulfiling for 68%. Teacher readiness on autheentic assessment is considered to be quite ready fulfiling for 44%. Teacher readiness on the implementation of 2013 curriculum based learning is considered to be quite ready fulfiling for 52%.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik  pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah interval dan persentase. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 25 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa kesiapan guru dalam menyusun RPP kurikulum 2013 dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 48%. Kesiapan guru dalam pemanfaatan media ICT dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 52%. Kesiapan guru dalam penerapan pendekatan saintifik dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 68%. Kesiapan guru dalam penilaian autentik dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 44%. Kesiapan guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis Kurikulum 2013 dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 52%.Kata kunci: implementasi kurikulum 2013, kesiapan guru, pembelajara

    PENGARUH TAYANGAN FILM KARTUN TERHADAP POLA TINGKAH LAKU ANAK USIA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    This research aims to explain influence of cartoon movies against the behaviour pattern in school age children base environment II Kelurahan Gunung Terang Tanjung Karang Barat Bandar Lampung. The method of this research uses quantitative descriptive correlational type and data analysis uses chi squared. Population of this research is 38 people, so all of population is sample. Based on research that has been done, it can be seen that there is a degree of closeness, the contingency coefficient C= 0,458 Cmaks = 0,812 obtained a value of 0,56 classified in medium category. It means that there is influence of cartoon movies against the behaviour pattern in school age children base environment II Kelurahan Gunung Terang Tanjung Karang Barat Bandar Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh tayangan film kartun terhadap pola tingkah laku pada anak usia sekolah dasar di  Lingkungan II Kelurahan Gunung Terang Tanjung Karang Barat Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif jenis korelasional dan analisis data menggunakan chi kuadrat. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 38 responden, sehingga semua populasi dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat derajat keeratan, yaitu dengan koefisien kontingensi C = 0,458 dan koefisien kontingensi maksimum Cmaks = 0,812 sehingga diperoleh nilai 0,56 yang berada pada kategori sedang. Artinya bahwa terdapat pengaruh tayangan film kartun terhadap pola tingkah laku anak usia sekolah dasar di lingkungan II Kelurahan gunung terang Bandar lampung.Kata kunci : anak usia sekolah dasar, pola tingkah laku, tayangan film kartu

    PERSEPSI REMAJA KOTA TERHADAP DAMPAK NEGATIF GAYA HIDUP BEBAS DI BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    The purpose of this research is to explain and to describe the perception of adolescents in the city towards the negative effects of promiscuity in Bandar lampung. The method used in this research is descriptive method. The population in this study were 26 adolescents. The technique used for analyzing the data in this research was descriptive qualitative, a research that describes about the phenomenons that happen. Based on the data analysis, it was known that: 1) The perception of adolescents in the city about adolescents’ mindset that affects promiscuity in adolescents life is the ause of promiscuity, 2) The perception of adolescents towards the cultures in the society that is the cause of promiscuity has affected the promiscuity itself, 3) The perception of adolescents about the solution of promiscuity is not by making the conflicts.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui persepsi remaja kota terhadap dampak negatif gaya hidup bebas di Bandar lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja sebanyak 26 orang dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yaitu suatu penelitian yang menggambarkan fenomena yang terjadi. Berdasarkan hasil analisis data dapat diketahui bahwa : 1) Persepsi remaja kota tentang pola pikir remaja yang menyebabkan gaya hidup bebas di kalangan remaja adalah penyebab gaya hidup bebas, 2) Persepsi remaja kota tentang kebudayaan di masyarakat sebagai penyebab gaya hidup bebas pada remaja adalah yang menyebabkan gaya hidup bebas, 3) Persepsi remaja kota tentang solusi (pencegahan) pergaulan bebas adalah bukan menyebabkan konflik.Kata kunci : dampak negatif, gaya hidup bebas, persepsi remaja kota

    SIKAP ORANG TUA TERHADAP PENGENDARA MOTOR DIBAWAH UMUR DI LAMPUNG SELATAN

    No full text
    This research aims to know the level of knowledge, disposed of emotional and disposed action of parent  in Lampung Selatan to underage of motor rider. The method of this research is qualitative descriptive.  The  sample of this research amount to 39 respondents. Data collecting technique use questionnaire. Data analysis technique use percentage. Based on the result of research which have been done, it can be seen that counted 28,1% parent attitude disposed to support motorcyclist of underage. There are 41,1% parent attitude disposed to disagree. And counted 30,8 % parent attitude disposed to refuse of child ride motorcycle.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tingkat pengetahuan, kecenderungan emosional dan kecenderungan bertindak orang tua di Lampung Selatan terhadap pengendara motor dibawah umur. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 39 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik  analisis data menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa sebanyak 28,1% sikap orang tua cenderung mendukung terhadap pengendara motor dibawah umur. Terdapat 41,1% sikap orang tua cenderung tidak setuju. Dan sebanyak 30,8 % sikap orang tua cenderung menolak anak mengendarai sepeda motor.Kata kunci: orang tua, pengendara motor di bawah umur, sikap

    123

    full texts

    299

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kultur Demokrasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇