Jurnal Kultur Demokrasi
Not a member yet
299 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG MATERI HAM DENGAN SIKAP SISWA TERHADAP TINDAK KEKERASAN
The aim of this research was to explain how the relationship of students understanding of human rightss learning material with students attitude on violence at SDN 2 Gunung Terang Bandar Lampung in 2014-2015. The method that used in this research was assosiation technique with descriptive method. The sample of this research were 28 students. The main technique to submit the data was using test and questionnaire. Variable in this research was understanding the relationship of students understanding of human rightss learning material with students attitude on violence. The result of this research showed that : 1) Students understanding of human rights has quite good knowledge category ; 2) Students attitude on violence has quite nonsupport category; 3) Based on the result of the research then there is a relationship of students understanding of human rightss learning material with students attitude on violence at SDN 2 Gunung Terang Bandar Lampung in 2014-2015.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana hubungan pemahaman siswa tentang materi HAM dengan sikap siswa terhadap tindak kekerasan di SDN 2 Gunung Terang Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014-2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik asosiasi hubungan dua variabel dan sampel berjumlah 28 siswa. Teknik pokok pengumpulan data dengan menggunakan tes dan angket. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pemahaman siswa tentang materi HAM, variabel terikatnya adalah sikap siswa terhadap tindak kekerasan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Pemahaman siswa tentang materi HAM berada pada kategori paham; 2) Sikap siswa tehadap tindak kekerasan berada pada kategori tidak mendukung; 3) Berdasarkan hasil analisis hipotesis yang dilakukan, maka terdapat hubungan pemahaman siswa tentang materi HAM dengan sikap siswa terhadap tindak kekerasan di SDN 2 Gunung Terang Bandar Lampung.Kata kunci : pemahaman siswa, HAM, tindak kekerasan
PERANAN TOKOH ADAT DALAM MEMPERTAHANKAN ADAT TUNGGU TUBANG PADA MASYARAKAT SEMENDO
The aim of this research was to explain the role of Semendo indigenous leaders in maintaining Tunggu Tubang custom in Semendo community during this globalization era. The research method used in this research was descriptive quantitative method. The subjects were people from Semendo ethnic with the total of 238 households. The sample of this study amounted to 48 households that were taken from 20% of householders from Semendo ethnic. Data analysis was using Chi Squared. The main technique in data collection was using questionnaire. The result of the research showed that: the role of indigenous leaders in maintaining Tunggu Tubang custom of Semendo community in the medium category. There is a positive relationship and medium closeness category in the role of indigenous leader in maintaining Tunggu Tubang custom of Semendo community, it means that the bigger role of indigenous leaders the better Tunggu Tubang custom that already exist.Tujuan penelitian untuk menjelaskan bagaimanakah peranan tokoh adat semendo dalam mempertahankan adat tunggu tubang pada masyarakat semendo dalam era globalisasi seperti sekarang ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Subyek yang diteliti merupakan masyarakat yang bersuku semendo yang berjumlah 238 kepala keluarga. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 kepala keluarga yang diambil dari 20% jumlah kepala keluarga yang bersuku semendo. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa: peranan tokoh adat dalam mempertahankan adat tunggu tubang pada masyarakat semendo dalam kategori sedang. terdapat hubungan yang positif dan kategori keeratan sedang antara peranan tokoh adat dalam mempertahankan adat tunggu tubang pada masyarakat semendo, artinya semakin berperan tokoh adat semakin baik pula adat tunggu tubang yang telah ada.Kata kunci: adat tunggu tubang, mempertahankan adat, peranan tokoh ada
PENGARUH PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TWO STRAY TWO STAY TERHADAP HASIL BELAJAR PKN
The purpose of this research was to determine the influence of cooperative learning model two stray and two stay type toward civic education students learning result at first year of social studies 1. This research used quasi experiment. Object of research was the influence of cooperative learning model two stray and two stay type toward civic education students learning result at first year of social studies 1. Subjects of research were the first year of social studies students. The data analysis technique used quantitative-descriptive method. Result of the research showed that the influence of cooperative learning model two stray and two stay type toward civic education students learning result at first year of social studies 1 was higher than civic education students learning result at first year of social studies using conventional methodTujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stray two stay terhadap hasil belajar PKn siswa kelas X IPS 1. Penelitian menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen. Objek penelitian adalah pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe two stray two stay terhadap hasil belajar PKn siswa kelas X IPS 1 dan subjek penelitian adalah siswa kelas X IPS 1. Teknik analisis data dengan metode kuantitatif-deskriptif. Dari hasil penelitian dapat diketahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap hasil belajar siswa kelas X IPS 1 lebih tinggi dari pada model pembelajaran konvensional.Kata kunci: pengaruh, kooperatif, two stray two stay
PERSEPSI ORANGTUA TERHADAP DAMPAK PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA PENDIDIKAN DASAR
The purpose of this study was to describe perceptions of parents to the impact of using of gadgets in children basic education aged in bukit Kemiling, subdistricts Kemiling Bandar Lampung. this research was using quantitative descriptive method with research subjects were parents of children who use the gadget in Bukit Kemiling residents, in collecting this study was using the technique of questionnaires , observations and interviews With percentage agree of 50 % category, not agree category is 30,8 % and disagree category is 19,2 % . Based on the results of analysis show parents agree that the use of gadgets excessively has a negative impact for children.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi orangtua terhadap dampak penggunaan gadget pada anak usia pendidikan dasar di perumahan bukit kemiling permai kecamatan kemiling bandar lampung Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek. penelitian orang tua dari anak yang menggunakan gadget di perumahan bukit kemiling permai, Untuk mengumpulkan data penelitian ini menggunakan teknik angket, observasi dan wawancara. Dengan persentasi kategori setuju 50%, kategori kurang setuju 30,8% dan kategori tidak setuju 19,2%. Berdasarkan hasil analisi menunjukkan orang tua setuju penggunaan gadget secara berlebihan memiliki dampak negative bagi anak.Kata kunci : orangtua, gadget, anak usia pendidikan dasa
PENGARUH PELAKSANAAN SIMPAN PINJAM BAGI PEREMPUAN TERHADAP TINGKAT KREATIVITAS IBU RUMAH TANGGA
The purpose of this study was to analyze the effect of the implementation of the Savings and Loan Program for Women to the level creativity of housewife in developing small and medium enterprises in Dewa Braja Village Way Jepara District of East Lampung 2016. The method used in this research was quantitative descriptive. The sampling technique used purposive random sampling. The number of samples in this study of 24 respondents, the data source of this research was from the questionnaire confirmed by observation, the technique used was quantitative descriptive analysis techniques, data analysis technique used was using Chi Square. The results showed that the implementation of the savings and loan program for women affect the creativity of housewives in Dewa Braja Village Way Jepara District of East Lampung.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pelaksanaan Program Simpan Pinjam Bagi Perempuan terhadap tingkat kreatifitas Ibu rumah tangga dalam mengembangkan usaha kecil menengah di Desa Braja Dewa Kecamatan Way Jepara Lampung Timur Tahun 2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan purposive random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini 24 responden, sumber data penelitian ini dari angket yang dikuatkan dengan observasi, teknik yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif, teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan Chi Kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program simpan pinjam bagi perempuan berpengaruh terhadap kreativitas ibu rumah tangga Di Desa Braja Dewa Kecamatan Way Jepara Lampung Timur.Kata kunci: ibu rumah tangga, kreativitas, pengaru
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MENGIKUTI PELAKSANAAN BELAJAR TUNTAS
The focus of this research is to analyze and explaine the factors causing student learning difficulties in following the implementation of Mastery Learning. This research is using descriptive qualitative methods with a population of 155 respondents. Based on the results of the research, it shows that: (1) Indicators of motivation as many as 45,16% of respondents is categorized as a moderate motivation. (2) Indicators of teachers as many as 48,39% of respondents is categorized as a strong influential. (3) Indicators of facilities and infrastructure as many as 70,97% of respondents is categorized as a less influence. (4) Indicators of learning speed as much as 58,06% of respondents is categorized as a moderate learning speed. (5) Indicators of time as much as 48,39% of respondent is categorized as a very influential. So it can be concluded that the implementation of completed learning still need to be optimized do that the difficulty in learning of the students can be handled.Fokus penelitian ini adalah untuk mengalisis dan menjelaskan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam mengikuti pelaksanaan belajar tuntas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jumlah populasi 155 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) indikator motivasi sebanyak 45,16% responden masuk kategori motivasi sedang. (2) Indikator guru sebanyak 48,39% responden masuk kategori sangat berpengaruh. (3) Indikator sarana dan prasarana sebanyak 70,97% responden masuk kategori kurang berpengaruh. (4) Indikator kecepatan belajar sebanyak 58,06% responden masuk kategori kecepatan belajar sedang. (5) Indikator waktu sebanyak 48,39% reponden masuk kategori sangat berpengaruh. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan belajar tuntas masih perlu dimaksimalkan agar kesulitan belajar siswa dapat teratasi.Kata kunci: belajar tuntas, kesulitan belajar, siswa
PENGARUH KEGIATAN ORGANISASI KESISWAAN KELOMPOK ILMIAH REMAJA (KIR) TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP ILMIAH SISWA
The objective of the research was to describe and analyze the students activity of the organization scientific teen group on the establishment of scientific attitude on students in MAN 1 Model of Bandar Lampung academic years 2014/2015. This research used descriptive quantitative method by using influence test between variables that were researched. Sample in this research was 30 students. Data analysis technique used Chi Kuadrat. The results of this research showed that there were significant influence from KIR activities against the formation of scientific attitude of students in MAN 1 Model of Bandar Lampung academic years 2014/2015. Therefore the KIR activities in schools must be increased to increase the achievement and scientific attitude of students.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan menganalisis pengaruh kegiatan organisasi kesiswaan kelompok ilmiah remaja terhadap pembentukan sikap ilmiah siswa di MAN 1 Model Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan uji pengaruh antar variabel-variabel yang akan diteliti. Sampel dalam penelitian ini 30 siswa. Teknik analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari kegiatan KIR terhadap pembentukan sikap ilmiah siswa di MAN 1 Model Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015. Oleh karena itu kegiatan KIR di sekolah-sekolah harus ditingkatkan untuk meningkatkan prestasi dan sikap ilmiah siswa.Kata kunci: kelompok ilmiah remaja, sikap ilmiah sisw
HUBUNGAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEPRAMUKAAN TERHADAP PEMBENTUKAN SIKAP KEPEMIMPINAN SISWA
The aim of this research was to explain the relation of scouting extracurricular activity for the establishment of the leadership at SMA Negeri 1 Talangpadang. The method used in this research was a descriptive with 10th grades students as the subject of the research. The population in this research consisted of 32 students and data analysis technique used in this research was chi square. The results of research showed that there was a positive relationship and significant effect between scout extracurricular activity toward the leadership empowerment of 10th grade students SMA Negeri 1 talangpadang tanggamus education year 2014 / 2015.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimanakah hubungan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan terhadap pembentukan sikap kepemimpinan di SMA Negeri 1 Talangpadang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan subjek penelitian adalah siswa kelas sepuluh. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 32 siswa dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah rumus Chi Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan positif dan signifikan antara hubungan kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan terhadap pembentukan sikap kepemimpinan siswa kelas X SMA Negeri 1 Talangpadang Kabupaten Tanggamus Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata kunci: ekstrakurikuler, pramuka, sikap kepemimpina
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA DEGRADASI MORAL PESERTA DIDIK DI SMK PELITA BANGUNREJO
The purpose of this research was to explain the factors that influence the moral degradation of learners and the teacher's role in minimizing the occurrence of moral degradation in Pelita Bangunrejo vocational learners in the school year 2014/2015. The method used in this research was descriptive quantitative research methods. The results could be seen from the percentage of the factors that influence the moral degradation of learners in vocational Pelita Bangunrejo with indicators of self-actualization with both categories 60.41% for the learners, the indicators were not implemented rules with less category held 41.66%, the indicator did not exist caring teachers with less care category 52.08% of the learners, category manager unfavorable indicator 50.00%.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan faktor yang mempengaruhi terjadinya degradasi moral peserta didik dan peran guru dalam meminimalisir terjadinya degradasi moral peserta didik SMK Pelita Bangunrejo Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini dapat dilihat dari presentase dengan faktor yang mempengaruhi terjadinya degradasi moral peserta didik di SMK Pelita Bangunrejo dengan indikator aktualisasi diri dengan kategori baik 60,41% untuk peserta didik, indikator tidak dilaksanakan aturan dengan kategori kurang dilaksanakan 41,66%, indikator tidak ada kepedulian guru dengan kategori kurang peduli 52,08% terhadap peserta didik, indikator pengelola berkategori kurang baik 50,00%.Kata kunci : degradasi moral, moral peserta didik, peran guru
PERAN GURU DALAM PEMBENTUKAN PERILAKU BERTANGGUNG JAWAB PESERTA DIDIK
The purpose of this study was to describe and analyze: The teacher's role in bringing about responsible behavior of student in the civics learning. The method in this research was descriptive by using quantitative approach. The sample in this study were 77 respondents. Data analysis was using Chi Square and data collection techniques were using questionnaires and using interviews and documentation as the supporting techniques. The results showed that: (1) based on the three indicators that consists of giving an example, directing, and overseeing the role of the teacher, it can be concluded that the role of the teacher was categorized enough, (2) Overall, the student responsible behavior consists of three indicators, namely doing the task in schools, implementing school rules and maintaining school facilities can be concluded that the responsible behavior of students at SMAN 15 Bandar Lampung were categorized as responsible.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskrisipkan dan menganalisis: Peran guru dalam mewujudkan perilaku bertanggung jawab peserta didik dalam pembelajaran PKn. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 77 responden. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat dan teknik pengumpulan data menggunakan angket serta teknik penunjang menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) berdasarkan ketiga indikator yang terdiri dari memberikan contoh, mengarahkan, dan mengawasi peranan guru dapat disimpulkan bahwa peranan guru dikategorikan cukup berperan, (2) secara keseluruhan, perilaku bertanggung jawab siswa yang terdiri dari tiga indikator yaitu mengerjakan tugas yang diberikan disekolah, melaksanakan tata tertib sekolah dan menjaga fasilitas sekolah dapat disimpulkan bahwa perilaku bertanggung jawab peserta didik di SMA Negeri 15 Bandar Lampung dikategorikan bertanggung jawab.Kata kunci: peran guru, perilaku bertanggung jawab, peserta didik