Jurnal Kultur Demokrasi
Not a member yet
    299 research outputs found

    PERAN LEMBAGA SOSIAL TERHADAP MORAL REMAJA DI DESA BANGUNREJO

    No full text
    The aim of this research is to explain and describe the role of social institution through teenager moral development in bagunrejo dusun 1 kec. gunung sugih, Central Lampung. The method which is descriptive qualitative with the research subject is social institution includes family, educational, religious, and legal institution. Data collecting techniques are using interview, observation and documentation while the data analysis are using credibility test and triangulation. The result of this research: there are some teenagers who have a poor morale in fack. Bad habitual committing of criminal acts by teenager.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan mendeskripsikan Peran Lembaga Sosial Terhadap Pembinaan moral Remaja di Desa Bangunrejo Dusun 1 Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah. Metode penelitian yaitu deskriptif kualitatif subjek penelitian yaitu Lembaga Sosial yang meliputi Lembaga Keluarga, Lembaga Pendidikan, Lembaga Agama, dan Lembaga Hukum. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dan triangulasi. Hasil penelitian ini: terdapat remaja yang memiliki moral kurang baik, dengan fakta adanya kenakalan remaja.Kata kunci : lembaga sosial, pembinaan moral, remaja

    Pengaruh Budaya dan Lingkungan Sekolah Terhadap Sikap Nasionalisme Siswa

    Get PDF
    The aim of this research was to explain how was the influence of culture and school environment on students attitude nationalism of X grade at SMK N 2 Bandar Lampung in 2014/2015. The method that used in this research was quantitative descriptive method. The sample of this research were 60 students. The technique to collected the data using questionnaire and the data analysis used SPSS 20 by using linear regression. The result of this research showed that: (1) there was significant influence of schools culture (X1) on students attitude nationalism (Y) with the value of determination coefficient was 32,6%. (2) there was significant influence of schools environment (X2) on students attitude nationalism (Y) with the value of determination coefficient was 30,4%. (3) there was significant influence of schools culture (X1) and schools environment (X2) on students attitude nationalism (Y) with the value of determination coefficient was 35,5%.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana pengaruh budaya dan lingkungan sekolah terhadap sikap nasionalisme siswa kelas X SMK Negeri 2 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan SPSS 20 dengan menggunakan metode regresi linier. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya sekolah (X1) terhadap sikap nasionalisme siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 32,6%, (2) Terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan sekolah (X2) terhadap sikap nasionalisme siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 30,4%. (3) Terdapat pengaruh yang signifikan antara budaya (X1) dan lingkungan sekolah (X2) terhadap sikap nasionalisme siswa (Y) dengan koefisien determinasi sebesar 35,5%.Kata kunci: budaya sekolah, lingkungan sekolah, sikap nasionalisme siswa

    PERANAN TOKOH ADAT DALAM MELESTARIKAN ADAT MEGO PAK TULANG BAWANG

    No full text
    The objective of the research is describe the role of customs figures Gawi Balak (Gawi Tar Padang, Gawi Turun Duwai, Gawi Cakak Pepadun) dan Gawi Matah. This research used descriptive qualitative method. The subject research is customary , the village head , and community leaders. The result of this research shows that the local elders have role in both Begawi Balak, the wedding ceremony which performs the whole process of customary marriage ceremony, and Begawi Matah, the wedding ceremony which performs the partial process of customary marriage ceremony. Therefore, Begawi Matah makes local people get easier to hold Lampungnese marriage ceremony so the preservation of tradition and culture will always exist in Gunung Katun Tanjungan village. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peranan tokoh adat dalam Gawi Balak (Gawi Tar Padang, Gawi Turun Duwai, Gawi Cakak Pepadun) dan Gawi Matah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah Tokoh Adat, Kepala Desa, dan Tokoh Masyarakat. Hasil penelitian ini adalah terdapat peranan tokoh adat dalam pernikahan adat yang tahapannya dilaksanakan semua dinamakan Begawi Balak, yang tahapannya dilaksanakan sebagian dinamakan Begawi Matah. Dengan demikian akan mempermudah masyarakat melakukan pesta adat Lampung sehingga kelestarian adat dan budaya akan selalu ada di desa Gunung Katun Tanjungan.Kata kunci: pelestarian, pernikahan adat, tokoh adat

    PENGARUH EKSTRAKURIKULER DALAM MEMBINA POTENSI DIRI TERHADAP AKTUALISASI DIRI SISWA DI MA

    No full text
    This research aimed to explain the education of extracurricular in fostering potential to studens self-actualization at MA. Matlhaul Anwar Bandar Lampung. The method of this research was descriptive method. The population were 202 students and the sample were 20 respondents. The research used questionnaire to collect the data and the analysis data used Chi square technique. The result showed that there was an influence that occured in the extracurricular activity in fostering studenes potency and studenes self-artualization whcih moderate significant. This research described that extracurricular activity could was significantly moderate. foster and shape students ability and personality to be better.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan pendidikan ekstrakurikuler dalam membina potensi diri terhadap aktualisas diri siswa di Ma. Matlhaul Anwar Bandar Lampung. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan populasi penelitian siswa Matlhaul Anwar sebanyak 202 siswa, sampel penelitian sebanyak 20 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan tehnik Chi kuadrat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang terjadi pada kegiatan ekstrakurikuler dalam membina potensi diridengan aktualisasi diri siswa yang berada pada sigifikan sedangkan hal ini mengisyaratkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler mampu membina dan bentuk kemampuan dan kepribadian siswa menjadi pribadi yang lebih baik.Kata kunci: aktualisasi diri, ekstrakurikuler, potensi diri

    PERSEPSI KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENERAPAN PERATURAN DAERAH KOTA BANDAR LAMPUNG

    No full text
    The focus of this study was to determine the perceptions of principals on the implementation of the Regional Regulations in the city of Bandar Lampung No. 01 year 2012 on the provision of education in relation to the number of the quota of incoming regular students and environmental development pathways that impact on the provision of education and the efficiency of learning in school. This research is quantitative research with the object of study is 17 principals in SMA N in Bandar Lampung. The data collection technique is the basic technique of the questionnaire and the data were analyzed using a percentage. Based on the research that has been done, it can be seen that the perception of the Principal of the Implementation of the Regional Regulation in Bandar Lampung City No. 01 year 2012 on the Implementation of Education does not agree with any of the content of the regulation related to entry quotas and non-environmental development paths for environmental development.Fokus penelitian ini untuk mengetahui persepsi kepala sekolah terhadap penerapan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung No. 01 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan pendidikan dalam kaitannya dengan jumlah kuota masuk siswa jalur regular dan jalur bina lingkungan yang berdampak pada penyelenggaraan pendidikan dan efisiensi pembelajaran di sekolah. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian adalah 17 kepala sekolah di SMA Negeri se-Kota Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data teknik pokok angket dan analisis data menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa persepsi Kepala Sekolah terhadap Penerapan Peraturan Daerah Kota Bandar Lampung Nomor 01 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pendidikan tidak setuju dengan salah satu isi Peraturan tersebut yang berkaitan dengan kuota masuk jalur bina lingkungan dan non bina lingkungan.Kata kunci: kepala sekolah,penyelenggaraan pendidikan, peraturan daerah kota bandar lampung nomor 01 tahun 2012

    PENGARUH PENERAPAN BUKU KENDALI TERHADAP SIKAP TELADAN PESERTA DIDIK DALAM TATA TERTIB

    Get PDF
    The purpose of this research was to know the influence of the application control book against the attitude of students in obeying the rules of public junior high schools 2 lemong academic year 2014/2015. Research methodology used in this research was a method of descriptive quantitative. Sample in this research were 30 people. Data analysis was using chi square. The results showed that: (1) the application of control book (x) was dominant in influencing the students on the rate of 70 %, (2) the exemplary attitude of the students to obey the order (y) was dominant obeying with 54%, (3) the results of the study showed that there is a positive, significant and high closeness category between the influence of implementing the control book against the attitude of students in obeying, this means that the more influence of the control books implementation the better of students attitude to obey the order.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan buku kendali terhadap sikap teladan peserta didik dalam mentaati tata tertib di SMP Negeri 2 lemong tahun pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pengaruh penerapan buku kendali (X) dominan pada kategori berpengaruh dengan persentase 70%, (2) sikap teladan peserta didik dalam mentaati tata tertib (Y) dominan pada kategori taat dengan persentase 54%, (3) hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang positif, signifikan, dan kategori keeratan tinggi antara pengaruh penerapan buku kendali terhadap sikap teladan peserta didik dalam menaati tata tertib, artinya semakin berpengaruhnya penerapan buku kendali memungkinkan semakin baiknya sikap teladan peserta didik dalam mentaati tata tertib.Kata kunci : buku kendali, sikap teladan, tata terti

    PENGGUNAAN MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN CIVIC SKILL DI SMP NEGERI 3 TEGINENENG

    No full text
    The objective of the research is describe and analyze the application of the problem based instruction can increase civic skill school tuition on the subjects of state-defense in IX grade of SMP 3 Tegineneng in academic year 2014-2015. This research used descriptive quantitative method. Based on the results of research it shows that the civic education learning by applying problem based on the intruction in student in IX grade of SMP 3 Tegineneng, by using classroom action research always give motivation to the in learning process, teaching, the students thoroughly, involving the student in the process of education and to provide more time for students, involving the student make the conclusion, do the feedback and to make the studying to be summed up by the students and students learning activities, the civic sklill is increasing in accordance with the set.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan model pembelajaran problem based instruction dapat meningkatkan civic skill peserta didik pada pokok bahasan bela negara kelas IX SMP Negeri 3 Tegineneng Tahun Pelajaran 2014/2015. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan menerapkan model pembelajaran problem based instruction pada siswa kelas IX SMP Negeri 3 Tegineneng, melalui penelitian tindakan kelas diketahui dengan selalu memberikan memotivasi siswa pada proses pembelajaran, membimbing siswa secara menyeluruh, melibatkan siswa dalam proses pembelajaran dan memberikan waktu lebih banyak kepada siswa, melibatkan siswa dalam membuat kesimpulan serta melaksanakan umpan balik sehingga aktivitas belajar siswa meningkat dan disimpulkan dengan meningkatnya aktivitas belajar siswa, maka civic sklill juga mengalami peningkatan sesuai dengan yang telah ditetapkan.Kata kunci : civic skill, model pembelajaran problem based instruction, pembelajara

    STUDI TINGKAT KEPATUHAN PESERTA DIDIK JALUR BINA LINGKUNGAN DAN NON BINA LINGKUNGAN

    No full text
    The aims of this research are to analyze and explain about obedience level of student who accepted through corporate social responsibility and non corporate social responsibility in SMAN 5 Bandar Lampung at 2014/2015. Research method used in this research is quantitative descriptive. Sample of this research was 29 students of corporate social responsibility and 38 students non corporate social responsibility. Analyzing the data it used t-test. The result of this research show that there is a different obedience level of student who accepted through corporate social responsibility and non corporate social responsibility that can be proved by statistic calculation of t-test > from t-table that is 133,4 > 1,67. The conclusion of this research is obedient level student of corporate social responsibility is lower than obedience level student of non corporate social responsibility.Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan menjelaskan tingkat kepatuhan peserta didik yang diterima melalui jalur bina lingkungan dan non bina lingkungan di SMA Negeri 5 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini 29 peserta didik jalur bina lingkungan dan 38 peserta didik jalur non bina lingkungan. Analisis data menggunakan rumus uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan tingkat kepatuhan peserta didik yang diterima melalui jalur bina lingkungan dan non bina lingkungan yang dapat dibuktikan dengan perhitungan statistik t-test > dari t-tabel yaitu 133,4 > 1,67. Kesimpulan penelitian tingkat kepatuhan peserta didik jalur bina lingkungan lebih rendah dibandingkan dengan tingkat kepatuhan peserta didik jalur non bina lingkungan.Kata kunci: jalur bina lingkungan, jalur non bina lingkungan, kepatuhan peserta didi

    PENGARUH AKTIVITAS TEMPAT HIBURAN MALAM TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU SOSIAL MASYARAKAT

    No full text
    This research aims at explaining and analyzing the influence of nightspot activity to the changes of social behavior in Ganjar Asri, west Metro, Metro. The formulation of research problem is whether there is any influence of nightspot activity to the changes of social behavior in Ganjar Asri, west Metro, Metro. This research is descriptive quantitative research by testing the effect of both variables that will be inspected. Data collecting technique of this research uses questionnaire, interview, and observation. The population of this research is 320 KK and the sample only 10% of the population or 32 KK. Data analysis technique uses formula interval, percentage, and chi square. Based on the research that had been done, there is a very strong influence in nightspot activity to the changes of social behavior in Ganjar Asri, west Metro, Metro.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis pengaruh aktivitas tempat hiburan malam terhadap perubahan perilaku sosial masyarakat di Kelurahan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat Kota Metro.Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu adakah pengaruh aktivitas tempat hiburan malam terhadap perubahan perilaku sosial masyarakat di Kelurahan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat Kota Metro. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriftif kuantitatif dengan menggunakan uji pengaruh antar variabel-variabel yang akan diteliti. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 320 KK, sehingga sampel yang diambil sebanyak 10% yaitu sebanyak 32KK. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang sangat kuat pada aktivitas tempat hiburan malam terhadap perubahan perilaku sosial masyarakat di Kelurahan Ganjar Asri Kecamatan Metro Barat Kota Metro.Kata kunci: aktivitas tempat hiburan malam, perubahan perilaku sosial, masyarakat

    PERANAN KARANG TARUNA DALAM MEMBINA KENAKALAN REMAJA DI DESA BAGELEN KABUPATEN PESAWARAN

    Get PDF
    This research aimed to explain the role of social youth groups bagelen putra in tackling misbehavior teenagers in the village of Bagelen Gedong Tataan sub-district Pesawaran regency year 2014. Method of this research was using descriptive method with sample of 25 respondents. Basic technique of data collection was using questionnare and data analysis descriptive analysis. Based on the result of the research on 25 respondents, it obtained the data in the indicator of become agent of change was 44%, group facilitator was 52%, as the organizers was 48% and indicators convey information was 48%. As well as on the variables of teenagers misbehavior, data obtained on indicator of drug use was 48%, indicators of destructing public facilities was 44%, indicators of sexual harassment was 60%, indicators of high speed on the street was 44%, and indicators of brawl was 48%.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peranan karang taruna Bagelen Putra dalam menanggulangi masyarakat terhadap kenakalan remaja di Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun 2014. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel 25 responden. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 25 responden diperoleh data pada indikator menjadi agen perubahan 44%, indikator sebagai memfasilitasi kelompok 52%, sebagai pengorganisir 48% dan indikator menyampaikan informasi 48%. Serta pada variabel kenakalan remaja diperoleh data pada indikator penggunaan narkoba 48%, indikator merusak fasilitas umum 44% , indikator pelecehan seksual 60% indikator kebut-kebutan dijalan 44%, dan indikator tawuran 48%.Kata kunci:membina remaja, kenakalan remaja, peranan karang tarun

    123

    full texts

    299

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Kultur Demokrasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇