Jurnal Kultur Demokrasi
Not a member yet
299 research outputs found
Sort by
PERANAN PUNGUAN PARSAHUTAON DALAM PELESTARIAN SISTEM KEKERABATAN PADA MASYARAKAT BATAK PERANTAU
The purpose of this research was to explain and analyze the role of punguan parsahutaon in preserving the kinship systems to the community of Batak perantau in Bukit Kemuning district North Lampung. Methods used in this study was descriptive method with the quantitative approach and data collection techniques used questionnaires. Subjects in this study were the member of punguan parsahutaon in Bukit Kemuning with a population of 45 respondents. The research results showed that the role of punguan parsahutaon in the category of inadequate role with the percentage of 49% , the preservation of kinship systems to the community of Batak perantau in the category of less sustainable with the percentage of 51 %. Based on the results of the chi square analysis, it showed a level of strong relation it means that the more role punguan parsahutaon the more sustainable kinship systems to the community of batak perantau.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan menganalisis peranan punguan parsahutaon dalam pelestarian sistem kekerabatan pada masyarakat batak perantau di Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Subjek dalam penelitian ini anggota punguan parsahutaon bukit kemuning dengan populasi 45 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan punguan parsahutaon dalam kategori kurang berperan dengan persentase 49%, pelestarian sistem kekerabatan pada masyarakat batak perantau dalam kategori kurang lestari dengan persentase 51%. Berdasarkan hasil analisis chi kuadrat menunjukkan tingkat keeratan hubungan yang kuat artinya semakin berperan punguan parsahutaon maka semakin lestari sistem kekerabatan pada masyarakat batak perantau.Kata kunci: punguan parsahutaon,sistem kekerabatan
PENGARUH PENDIDIKAN KELUARGA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI KELURAHAN GUNUNG SULAH
The purpose of this research was to explain and analyze the influence of family education on the establishment of the character of children in Gunung Sulah village Kecamatan Way Halim Lampung. The research method used in this research was descriptive quantitative methods. The subjects of the research were some families in Gunung Sulah Bandar Lampung, which totaled 331 family. Sample in this research was 31 KK. The main technique of data collection was using questionnairre. Data analysis was using Chi Squared. The research results which based on the data analysis and the testing of hypotheses done suggested that: there is a positive, significant, and strong closeness was category between the influence of families education to the character of children development.Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis pengaruh pendidikan keluarga terhadap pembentukan karakter anak di Kelurahan Gunung Sulah Kecamatan Way Halim Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Subyek yang diteliti merupakan keluarga di sebagian lingkungan Kelurahan Gunung Sulah Bandar Lampung, yang berjumlah 331 kartu keluarga. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 kartu keluarga (KK). Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Hasil penelitian berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis yang telah dilakukan menunjukan bahwa: terdapat hubungan yang positif, signifikan, dan kategori keeratan kuat antara pengaruh pendidikan keluarga terhadap pembentukan karakter anak. Kata kunci: anak, karakter, pendidikan
PERANAN KARANG TARUNA DALAM MENINGKATKAN KEPEDULIAN SOSIAL PEMUDA KELURAHAN MARGODADI
The Purpose of this research was to explain the role of karang taruna in improving social care youth urban village margodadi kecamatan metro selatan kota metro. This research using of descriptive quantitative, the subject of study was karang taruna member that is in urban village margodadi kecamatan metro selatan kota metro which consisted of 45 people. Technique of data collection was using questionnoire with analysis data using chi square. The result of this research showed that the role of karang taruna in improving social care youth is less good. It means that the youth which attitude response, care, is to environment around and was consumed by the world his own so that they forget with the duty of him as youth and members of karang taruna. Therefore they are expected to more concerned with their surroundingsTujuan penelitian ini untuk menjelaskan peranan karang taruna dalam meningkatkan kepedulian sosial pemuda kelurahan margodadi kecamatan metro selatan kota metro. Penelitian ini menggunan metode deskriptif kuantitatif, subjek penelitian ini adalah anggota karang taruna sebanyak 45 orang. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan angket dengan analisis data menggunakan chi kuadrat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peranan Karang Taruna Dalam Meningkatkan kepedulian sosial pemuda berada pada kategori kurang baik. Hal ini berarti pemuda yang tidak memilki sikap tanggap, peduli, acuh pada lingkungan sekitar dan asik dengan dunia nya sendiri sehingga mereka lupa dengan tugas nya sebagai pemuda dan anggota karang taruna. Oleh sebab itu pemuda diharapkan lebih peduli dengan lingkungan sekitar.Kata kunci: karang taruna, kepedulian sosial, pemud
PERANAN ORGANISASI ROHANI ISLAM DALAM MENINGKATKAN NILAI RELIGIUS DAN KEJUJURAN SISWA
The purpose of this research was to describe various activities of Islamic spiritual organization (Rohis) that play a role in increasing the value of religious and rectitude students. The research methodology used in this research descriptive qualitative with the informants were vice headmaster of student field, the trustees of Islamic spiritual organization, former trustees of Islamic spiritual organization and member of Islamic spiritual organization. Technique of data collection used was interview guidelines, observation guidelines, documentation guidelines and likert scale. Technique data analysis was using analysis of interactive model. Based on the result of the research which has been done, it is known that Islamic spiritual activities in proselytizing common (study Islamic basic, guidance in reading Al-Quran, tadabur of nature, wall magazine), have a role in increasing the value of religious while the activities in special proselytizing (mentoring) have a role in increasing value of rectitude students in Senior High School 1 Pesisir Barat.Tujuan penelitian ini adalah mendekripsikan peranan kegiatan organisasi Rohani Islam (Rohis) yang berperan dalam meningkatkan nilai religius dan kejujuran siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan informan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, pembina Rohani Islam, mantan pembina Rohani Islam, dan anggota Rohis. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, pedoman dokumentasi dan skala likert. Teknik analisis data menggunakan Analysis Interactive Model. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa kegiatan Rohani Islam dalam dakwah umum (studi dasar Islam, bimbingan baca Al-Quran, tadabur alam, majalah dinding) berperan dalam meningkatkan nilai religius sedangkan kegiatan dalam dakwah khusus (mentoring) berperan dalam meningkatakan nilai kejujuran siswa di SMA Negeri 1 Pesisir Barat.Kata kunci: dakwah khusus, dakwah umum, nilai kejujuran, nilai religius, rohani Isla
PERANAN KPU DALAM SOSIALISASI PEMILUKADA KEPADA PENYANDANG DISABILITAS DI KOTA BANDAR LAMPUNG
This research aimed to describe the role of General Elections Commision in informing, accessibility supplying, and improving the participation of disability voter based on PKPU Number 5 Year 2015. The research methodology that was used in this research was qualitative descriptive by using General Elections Commision, PPUA Penca (Central Election Disability Access), and disability as the research subjects. In addition, the data collection techniques that were used in this research were interview guideliness, observation guideliness, and documentation guidliness. On the other hand, the data analysis techniques that were used in this research were credibility test using source of critic, intern critic, and triangulation. The result of this research showed that there are disabilities who are not registered in Final Voter List. In addition, the implementation of socialization is only done to disability who registered in the organization or group of disability, meanwhile there are some of disabilities who are not registered in the organization or group of disabilityTujuan penelitian ini untuk mendekripsikan peranan KPU dalam pemberian informasi, penyediaan aksesbilitas, dan meningkatkan partisipasi pemilih pada penyandang disabilitas sesuai PKPU No 5 Tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian komisiener KPU, Pusat Pemilihan Umum Akses Penyandang Cacat (PPUA Penca), dan penyandang disabilitas. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi dan pedoman dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan uji kredibilitas dengan kritik sumber, kritik intern dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunnjukkan masih terdapat penyandang disabilitas yang tidak terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) karena KPU kesulitan menjangkau keberadaan mereka. Pelaksanaan sosialisasi hanya dilakukan pada penyandang disabilitas yang tergabung dalam organisasi atau kelompok penyandang disabilitas.Kata kunci : komisi pemilihan umum, penyandang disabilitas, sosialisas
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KONSEP TRI HITA KARANA SEBAGAI IMPLEMENTASI HUKUM ALAM
This research aims to know the public perception in the concept of tri hita karana as the implementation natural law on tradition Bali in the Bedeng 10 village Trimurjo district at Central Lampung. The methods used by investigators in this research is descriptive research method with respondents as many as 26 head of the family. Data collection using the questionnaire as principal technique, while the technique supporting is interviews, observation and documentation. Technique data analysis using formulas the percentage. Based on the analysis of the data can be seen from the note that the dominant understanding of the indicators contained in the category savvy as much as 14 respondents or 53,9%, the dominant response indicators contained in categories agree as much as 15 respondents or 57,7%, the dominant expectation indicators contained in the category are impacted by as much as 15 respondents or 57,7%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap konsep Tri Hita Karana sebagai implementasi hukum alam pada adat Bali di Desa Bedeng 10 Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan responden sebanyak 26 KK. Pengumpulan data menggunakan angket sebagai teknik pokok, sedangkan teknik penunjangnya adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan rumus presentase. Berdasarkan analisis data dapat diketahui bahwa dilihat dari indikator pemahaman dominan terdapat dalam kategori paham sebanyak 14 responden atau 53,9 %, indikator tanggapan dominan terdapat dalam kategori setuju sebanyak 15 responden atau 57,7 %, dan indikator harapan dominan terdapat dalam kategori berdampak sebanyak 15 responden atau 57,7 %.Kata kunci: persepsi masyarakat hindu, tri hita karan
PERSEPSI MASYARAKAT PRASEJAHTERA TERHADAP PELAKSANAAN KEBIJAKAN DISTRIBUTIF MELALUI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH)
The purpose of this study was to describe and explain about underprivileged people perception toward the implementation of distributive policy through the family program expectations (PKH) in Kelurahan Sidodadi Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu. The method used in this research was descriptive method with quantitative approach. The population of this research was the underprivileged people in Kelurahan Sidodadi Pardasuka Kabupaten Pringsewu which amount of 225 patriarchs and 34 respondents (15% of the population) were taken as the sample. The result of this research showed that the underprivileged people perception toward the implementation of distributive policy through the family program expectation was in good category with percentage 55,89% or 19 respondents. It means that they have positive understanding, response, and hope towards the implementation of distributive policy through the family program expectation (PKH) in Kelurahan Sidodadi Kecamatan Pardasuka Kabupaten pringsewu.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang Persepsi Masyarakat Prasejahtera Terhadap Pelaksanaan Kebijakan Distributif Melalui Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sidodadi Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat prasejahtera di Kelurahan Sidodadi Pardasuka Kabupaten Pringsewu yang berjumlah 225 kepala keluarga dengan sampel yang diambil sebanyak (15%) dari populasi yaitu 34 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat prasejahtera terhadap pelaksanaan kebijakan distributif melalui program keluarga harapan berada pada kategori baik dengan persentase 55,89% atau 19 responden. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat prasejahtera memiliki pemahaman, tanggapan, dan harapan yang positif terhadap pelaksanaan PKH di Kelurahan Sidodadi Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu.Kata kunci: kebijakan ditributif, persepsi masyarakat prasejahtera, program keluarga harapa
PERSEPSI ORANGTUA TERHADAP PEMBERITAAN DI MEDIA TENTANG MARAKNYA KASUS KEKERASAN ANAK
The purpose of this study was to describe the perception of parents towardsabuse of children under the age that happened in society and also often published in the print and electronic media. The method that used in this research was descriptive quantitative research,the subjects were children under the age whose fate disadvantage through media reports in the print and electronic media. The data collecty technique data of this study was using the technique of questionnaire. The reliability test was using the Product Moment and Spearman Brown formula. The result of this research showed that the public perception about abuse ofchildren under the age especially within the family of the child from parents or from close people. So that parents can actually educate their children well and parents are expecting to know the childrens right, in order to create a harmonious family without resorting to violence in the family, especially children.Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi orangtua terhadap kekerasan anak dibawah umur yang sering terjadi di lingkungan masyarakat maupun yang sering di beritakan media cetak dan media elektronik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian adalah anak-anak yang berusia dibawah umur yang nasibnya kurang beruntung melalui pemberitaan di media cetak maupun media elekronik. Untuk mengumpulkan data penelitian ini menggunakan teknik angket. Uji Reabilitas menggunakan rumus Product Moment dan Sperman Brown. Hasil penelitian ini adalah persepsi masyarakat adanya kekerasan terhadap anak dibawah umur, khususnya didalam keluarga anak tersebut dari orangtua maupun dari orang terdekat. Sehingga orangtua dapat benar-benar mendidik anaknya dengan baik dan juga orang tua diharapkan dapat mengetahui hak-hak anak, agar terciptanya keluarga yang harmonis tanpa melakukan kekerasan di dalam keluarga khususnya anak.Kata kunci: anak, media dan orangtu
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL GURU DAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KOMITMEN BELAJAR SISWA
This research was aimed to describe and analyze the influence of teachers interpersonal communication and contextual learning toward students learning commitment in civic education subject at SMPN 1 Tanjung Raja North Lampung Academic Year 2015/2016. The method used in this research was descriptive method with quantitative approach an the questionnaire was applied to obtain the data. The population of this research were all the students which amount to 330 people, while the sample was taken 20% of the students at grade seven and grade eight consist of 46 respondents. Based on result of the research, it was noted that there was a significant influence between teachers interpersonal communication and contextual learning toward students learning commitment in civic education subject. It means the communicative teachers interpersonal communication and the effective contextual learning tend to improve students learning commitment toward civic education subject.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh komunikasi interpesonal guru dan pembelajaran kontekstual terhadap komitmen belajar siswa pada mata pelajaran PKn di SMP Negeri 1 Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa yang berjumlah 330 orang, sedangkan sampel diambil 20% dari siswa kelas VII dan VIII yaitu 46 responden. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara komunikasi interpersonal guru dan pembelajaran kontekstual terhadap komitmen belajar siswa pada mata pelajaran PKn. Artinya komunikasi interpersonal guru yang komunikatif dan pembelajaran kontekstual yang efektif cenderung meningkatkan komitmen belajar siswa pada mata pelajaran PKn.Kata kunci: komitmen belajar siswa, komunikasi interpersonal guru, pembelajaran kontekstua
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERANAN PARTAI POLITIK DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH
This research aimed to describe and analyze the public perception of Lampung against political parties role in the election of Branti Natar South Lampung district year 2015. The method used in this research was descriptive method with approach and data collecting technique was using question form. The population in this research were 8080 people, samples were taken from the average cluster becomes 99 people. The result of this research showed that the society perceptions to the role of politic party was in good category with the recapitulation result of 51 (51,5 %) in good category. It means that they have good understanding, response and hope towards the state defense attitude in Branti village of South Lampung In 2015Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis persepsi masyarakat Lampung Terhadap Peranan Partai Politik Dalam Pemilihan Kepala Daerah di Desa Branti Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan tahun 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah 8080 orang, sampel diambil dari rata- rata klaster menjadi 99 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap peranan partai poitik berada pada kategori baik dengan jumlah hasil rekapitulasi sebanyak 51 (51,5%) dalam kategori baik .Hal ini berarti masyarakat memiliki pemahaman, tanggapan dan harapan yang baik terhadap peran partai politik. Di desa branti lampungs selatan tahun 2015.Kata kunci: partai politik, pemilihan kepala daerah, peranan partai politi