Jurnal Kultur Demokrasi
Not a member yet
299 research outputs found
Sort by
PENGARUH IKLIM DAN BUDAYA SEKOLAH TERHADAP SIKAP DISIPLIN SISWA SMP NEGERI 3
The goal of this research was to explain the influence of school climate and culture toward students disciplines attitude in SMPN 3 Terbanggi Besar in the school year 2015/2016. The method that used by the researcher in this research was quantitative descriptive. The researcher took 10% sample from 741 total students in SMP Negeri 3 Terbanggi Besar in the school year 2015/2016 and get 74 students as the result. The researcher used questionnaire technique to get the data in this research. The result of the analysis by the researcher showed that there is significance and positive impact between the school climate and students disciplines attitude. It can be conclude if the school climate and culture are good so the students disciplines attitude will be higher in SMPN Negeri 3 Terbanggi Besar.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh iklim dan budaya sekolah terhadap sikap disiplin siswa SMP Negeri 3 Terbanggi Besar Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini diambil sebanyak 10% dari 741 jumlah siswa-siswi SMP Negeri 3 Terbanggi Besar Tahun Pelajaran 2015/2016 dan diperoleh 74 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan angket. Hasil analisis dari pengolahan data penelitian diketahui bahwa ada pengaruh positif dan signifikan antara iklim sekolah terhadap sikap disiplin siswa. Hal ini berarti iklim dan budaya sekolah baik maka akan semakin tinggi sikap disiplin siswa di SMP Negeri 3 Terbanggi Besar.Kata kunci : budaya sekolah, iklim sekolah, sikap disiplin
HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN KEMAMPUAN MENGELUARKAN PENDAPAT DENGAN PRESTASI BELAJAR PKn
This study was aimed to analyze and describe the relationship between self concept and the ability of giving an opinion in PKn learning achievement of the tenth grade students at SMAN 1 Seputih Mataram, Lampung Tengah in academic year 2015/2016. The qualitative approach and correlation analysis technique were used as the method in this research. The population of this study was all tenth grade students and the sample was taken from 30% of the population which was 60 respondents. The result showed that there was significant correlation between self concept and the ability of giving an opinion toward PKn learning achievement. It was shown by F count ? F table in which 54,37 ? 3,17. The positive self concept and good ability to deliver opinion showed good PKn learning achievement.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan hubungan konsep diri dan kemampuan mengeluarkan pendapat dengan prestasi belajar PKn pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Seputih Mataram kabupaten lampung tengah tahun 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif survey dengan pendekatan kuantitatif dan dengan teknik analisis korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Negeri 1 Seputih Mataram yang keseluruhannya berjumlah 192 siswa dan sampel diambil dari 30% yaitu 60 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara konsep diri dan kemampuan mengeluarkan pendapat dengan prestasi belajar PKn, terlihat F hitung ? F tabel yaitu sebesar 54,37 ? 3,17. Konsep diri yang positif serta kemampuan mengeluarkan pendapat yang baik menunjukan prestasi belajar PKn yang baik.Kata kunci: kemampuan mengeluarkan pendapat, konsep diri, prestasi belajar PK
HUBUNGAN MINAT SISWA DALAM MENGIKUTI (BBQ) DENGAN PELANGGARAN TATA TERTIB SEKOLAH
This research intended to explain the connection between students interest in following (BBQ) and the violation of the school rules. Problem solving in this research was, how is the connection between students interest in studying (BBQ) and violation of the school rules. This research was a quantitative research using correlational descriptive method. Data collecting techniques used were forms, interviews, and observation. Analysis techniques used were proportional allocation sampling technique and chi square. Sample taken was 25% of 108 students which was 27 students. This research showed that there is a very strong connection between students interest in following the (BBQ) to the violation of the school rules. To minimalize the violation of school rules in student, students interest in following (BBQ) soud be increased.Penelitian ini bertujuan menjelaskan hubungan minat siswa dalam mengikuti (BBQ)dengan pelanggaran tata tertib sekolah.Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah hubungan minat siswa dalam pembelajaran (BBQ) dengan pelanggaran tata tertib sekolah. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif korelasional.Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan observasi.Teknik analisis data menggunakan teknik sampling alokasi proporsional dan chi kuadrat.Sampel yang diambil sebanyak 25% dari 108 yaitu 27 siswa. Penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang sangat kuat pada minat siswa dalam mengikuti (BBQ)dengan pelanggaran tata tertib sekolah.Meminimalisir pelanggaran tata tertib sekolah pada siswa diperlukannya minat siswa dalam mengikuti (BBQ) disekolah.Kata kunci: minat siswa dalam (BBQ), pelanggaran tata tertib sekola
HUBUNGAN TINGKAT PEMAHAMAN KONSEP PERSATUAN DAN KESATUAN TERHADAP SIKAP SOLIDARITAS SISWA
The purpose of this research was to explain the correlation of understanding level of the unity concept towards students solidarity attitude at SMK 2 Mei Bandar Lampung in academic year 2015/2016. In this research, the writers used correlational descriptive. There were 49 respondents as the sample in this research. The writers used Chi Square formula as the data analysis. Based on the result of the research, it showed that there was a strong correlation between the understanding of unity concept towards students solidarity attitude at SMK 2 Mei Bandar Lampung. The result of the test indicated that t value ? t table (10.87? 9.49). It means that the better students understood the concept of unity, it will show that the level of solidarity attitude will better too.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimanakah hubungan tingkat pemahaman konsep persatuan dan kesatuan terhadap sikap solidaritas siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung tahun pelajaran 2015/2016. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Sampel dalam penelitian ini 49 responden, analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian terdapat hubungan yang kuat, antara tingkat pemahaman konsep persatuan dan kesatuan terhadap sikap solidaritas siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung dengan ditunjukkan hasil uji t hitung ? t tabel (10,87 ? 9,49). Artinya semakin baik pemahaman terhadap konsep persatuan dan kesatuan maka tingkat solidaritas yang ditunjukkkan siswa semakin baik.Kata kunci: pemahaman, konsep persatuan dan kesatuan, sikap solidaritas
ANALISIS KOMPETENSI SOSIAL GURU NON LINIER DALAM PROSES KOMUNIKASI DI LINGKUNGAN SISWA
This study attempted to describe how the social competence of non linear teachers in the process of communication in the neighborhood of junior high school students in Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus 2015.The method used in this research was descriptive method with quantitative approach. Basic technique of data collection in this research used questionaires. The population in this research were the non linear teachers of SMP in Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus with the total of 20 teachers .The results of the study showed that social competence analysis of the non linear teachers in the process of communication in the students neighborhood on the indicators of communication skills is 40 % of respondents said sometimes, indicators of sympathetic is 50 % of respondents said sometimes, indicators of social interaction ability through technology are 45% respondents to said sometimes and in the social interaction is by 60 % said often.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana Kompetensi Sosial Guru Non Linier Dalam Proses Komunikasi di Lingkungan Siswa SMP Se-Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus Tahun 2015.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pokok pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket. Populasi dalam penelitian ini seluruh guru non linier yang ada di SMP Se-Kecamatan Gunung Alip Kabupaten Tanggamus berjumlah 20 guru.Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis kompetensi sosial guru non linier dalam proses komunikasi di lingkungan siswa pada indikator kemampuan berkomunikasi 40% responden menyatakakan kadang-kadang, indikator bersikap simpatik dengan 50% menyatakan kadang-kadang, indikator kemampuan berinteraksi sosial melalui teknologi sebanyak 45% reponden menyatakan kadang-kadang dan pada kategori menciptakan hubungan sosial yang baik dengan 60% menyatakan sering.Kata kunci: kompetensi guru non linier, lingkungan siswa, proses komunikas
PERBEDAAN SIKAP DAN POLA PIKIR SISWA KELAS XI PADA MATA PELAJARAN PKn
The aim of this research was to explain the difference of attitudes and students mindset between the second grade of social and science classes on civics subject at SMA Negeri 1 Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah academic years 2015 / 2016. Method used in this research was descriptive method with quantitative approach and scale of attitudes and rubric as the data collecting techniques. The population in this research was the second grade of social and science classes of SMA Negeri 1 Negeri Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah. which consisted of 254 students with samples taken as many as 20% of the population which is 51 respondents. The results showed that there were significant differences between attitudes and students mindset of those classes on Civics subjects. This showed that the science class had better attitudes and students mindset than social class .Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana Perbedaan Sikap dan Pola Pikir Siswa Kelas XI IPS dengan Siswa Kelas XI IPA Pada Mata Pelajaran Pkn Di SMA Negeri 1 Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah Tahun Pelajaran 2015/2016. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan teknik pengumpulan data menggunakan skala sikap dan rubrik. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS dan XI IPA SMA Negeri 1 Seputih Banyak Kabupaten Lampung Tengah yang berjumlah 254siswa dengan sampel yang diambil sebanyak 20% dari populasi yaitu 51 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sikap dan pola pikir siswa pada mata pelajaran PKn.Hal ini menunjukan bahwa siswa kelas XI IPA memiliki sikap dan pola pikir yang lebih baik dari pada siswa kelas XI IPS.Kata kunci: mata pelajaran PKn, pola pikir, sika
PENGARUH KONDISI SOSIAL MASYARAKAT PASCA KONFLIK TERHADAP PSIKOLOGIS REMAJA
This research was aimed to describe the influence of post-conflict societys social condition toward the teenagers psychological in Desa Palas Pasemah Lampung Selatan. The method which was used in this research was descriptive with quantitative approach by using questionnaires as the instrument. The population of this research consisted of 163 patriarchs whose their children were at teen-age and sample which was taken 20% of the total of population about 32 respondents. The results showed that there is a strong influence between the post-conflict societys social condition and their teenagers psychological. It means that the societys social condition brought negative impact toward the teenagers psychological at Desa Palas Pasemah Lampung Selatan.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh kondisi sosial masyarakat pasca konflik terhadap psikologis remaja di Desa Palas Pasemah Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode angket. Populasi dalam penelitian ini adalah kepala keluarga yang memiliki anak remaja di Desa Palas Pasemah Lampung Selatan yang berjumlah 163 kepala keluarga dengan sampel yang diambil 20% dari populasi yaitu 32 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kondisi sosial masyarakat pasca konflik terhadap psikologis remaja terdapat pengaruh yang kuat. Hal ini berarti kondisi sosial masyarakat pasca konflik membawa dampak negatif terhadap psikologis remaja di Desa Palas Pasemah Lampung Selatan.Kata kunci: kondisi sosial masyarakat, pasca konflik, psikologis remaj
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN KOPERASI MEKAR SARI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTANYA
The purpose of this research was to know and analyze the publics perception about the existence of Mekar Sari Cooperative in improving the members prosperity in Siliwangi village Sukoharjo sub-district Pringsewu district.The method was descriptive quantitative. The samples of this research were 62 people. The data was analyzed by using interval formula and percentage formula. The result showed that 7 respondents or 11, 29% categorized as negative, then 17 respondents or 27, 42% categorized as disposed negative and 22 respondents or 35, 48% categorized as disposed positive. Meanwhile, 16 respondents or 25, 81% categorized as positive. So based on the data that have been analyzed, it could be concluded that the resident disposed positive about the existence of Mekar Sari Cooperative.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mengalisis persepsi masyarakat terhadap keberadaan Koperasi Mekar Sari dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya di Desa Siliwangi Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.Sampel dalam penelitian ini62 orang. Analisis data menggunakan rumus interval dan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh 7 responden atau 11,29% berkategori negatif, kemudian 17 responden atau 27,42% berkategori cenderung negatif, dan 22 responden atau 35,48% berkategori cenderung positif sedangkan 16 responden atau 25,81% berkategori positif. Berdasarkan data yang sudah dianalisis dengan demikian masyarakatnya cenderung positif tentang adanya Koperasi Mekar Sari.Kata kunci: koperasi, kesejahteraan, persepsi masyaraka
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN KOPERASI MEKAR SARI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTANYA
The purpose of this research was to know and analyze the publics perception about the existence of Mekar Sari Cooperative in improving the members prosperity in Siliwangi village Sukoharjo sub-district Pringsewu district.The method was descriptive quantitative. The samples of this research were 62 people. The data was analyzed by using interval formula and percentage formula. The result showed that 7 respondent or 11, 29% categorized as negative, then 17 respondent or 27, 42% categorized as disposed negative and 22 respondent or 35, 48% categorized as disposed positive. Meanwhile, 16 respondent or 25, 81% categorized as positive. So based on the data that have been analyzed, it could be concluded that the resident disposed positive about the existence of Mekar Sari Cooperative.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mengalisis persepsi masyarakat terhadap keberadaan Koperasi Mekar Sari dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya di Desa Siliwangi Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu.Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.Sampel dalam penelitian ini62 orang.Analisis data menggunakan rumus interval dan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh 7 responden atau 11,29% berkategori negatif, kemudian 17 responden atau 27,42% berkategori cenderung negatif, dan 22 responden atau 35,48% berkategori cenderung positif sedangkan 16 responden atau 25,81% berkategori positif. Berdasarkan data yang sudah dianalisis dengan demikian masyarakatnya cenderung positif tentang adanya Koperasi Mekar Sari.Kata kunci: koperasi, kesejahteraan, dan persepsi masyaraka
RELEVANSI PEMAHAMAN DAN SIKAP PEMUDA TERHADAP NILAI GOTONG ROYONG UNTUK PEMBANGUNAN
The purpose of this research was to explain and analyze the understanding and the attitude of youth people to the mutual aid for the development in Semarang Jaya, Air Hitam village Lampung Barat district. Method used was descriptive quantitative. Population in this research were 120 people and samples were 30 people (25%). The research results showed that 13 respondents or 43,33% included in the category of lack understanding on the mutual aid to the development and 14 respondents or 46,66% included in the category of understand on the mutual aid for the development.But based on the results of the analysis, the community inSemarang jaya, Air Hitam village, Lampung Barat district tend to have understanding the value of mutual aid but not implemented the value in daily life.Tujuan dari penelitian ini untuk menjelaskan dan menganalisis pemahaman dan sikap pemuda terhadap nilai gotong royong untuk pembangunan di Desa Semarang Jaya Kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 120 orang dan sampel sebanyak 30 orang (25%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 13 responden atau 43,33% masuk dalam kategori kurang paham terhadap nilai gotong royong untuk pembangunan dan 14 responden atau 46,66% masuk dalam kategori paham terhadap nilai gotong royong untuk pembangunan. Namun berdasarkan hasil analisis, masyarakat di Desa Semarang Jaya Kecamatan Air Hitam Kabupaten Lampung Barat cenderung memiliki pemahaman tentang nilai gotong royong tetapi kurang menerapkan nilai tersebut kedalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: gotong royong, pemuda, sika