144 research outputs found

    FUNGSI TARI MALAM TABUR DI SANGGAR KEMUNING BELINYU

    Get PDF
    Lemahnya kemampuan siswa dalam pembelajaran berhitung di TK Hanjuang yang melatar belakangi penelitian ini, Permasalahan juga terkait kurangnya guru dalam menerapkan metode dan juga media dalam pembelajaran. Anak usia dini merupakan sebuah masa yang pas untuk mengasah kecerdasan anak agar anak dapat berkembang secara optimal, pada masa ini pun anak usia dini juga merupakan sebuah masa keemasan yang dimiliki oleh setiap anak atau para ahli menyebutnya dengan golden age. Tujuan penulisan ini untuk pembelajaran seni tari di PAUD yaitu untuk mengenalkan anak-anak pada sebuah kesenian khususnya seni tari yang dapat membuat anak menjadi tertarik dan senang dalam mempelajarinya. Pada masa potensial ini anak-anak sebaiknya mendapatkan pengalaman dalam bereksplorasi dari segala aspek, baik motorik maupun psikomotorik karena dalam rentang usia dini sangat berpengaruh pada perkembangan dan pertumbuhan seorang anak untuk kehidupan yang akan datang Metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini pada dasarnya merupakan cara yang dilakukan untuk mendapatkan data dengan tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dari pembelajaran tari melalui eksplorasi gerak dengan pola hitungan tertentu menggunakan pendekatan kualitatif. Pelaksanaan penelitian yang dilakukan menunjukan perkembangan dalam pembelajaran siswa yang lebih baik melalui eksplorasi gerak dengan pola hitungan, dengan siswa yang sudah dapat berhitung melalui eksplorasi gerak namun hendaknya dilakukan dengan lebih bervariasi dan tidak monoton, sehingga siswa mempunyai semangat untuk melakukan kegiatan pembelajaran.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan fungsi Tari Malam Tabur di Sanggar Kemuning Belinyu Kabupaten Bangka.Tari Malam Tabur ini merupakan salah satu tari kreasi baru yang ada di Sanggar Kemuning.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis.Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi pustaka.Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data dengan menyeleksi data-data yang telah didapatkan oleh peneliti secara lansung terjun kelapangan.Berdasarkan hasil analisis peneliti bahwa Tari Malam Tabur diangkat dari cerita ritual Suku Lom yang dilakukan oleh ketua adat setiap satu tahun sekali sebelum pesta Nuju Jerami atau setelah masa panen diselenggarakan. Tari Malam Tabur mengalami perubahan fungsi pada tahun 2013 sebagai pertunjukan dan di tahun 2014 hingga saat ini berfungsi sarana hiburan

    PEMBELAJARAN TARI DENGAN STIMULUS LAGU CANGKURILEUNG PADA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DI SDN KARTAWIJAYA KABUPATEN SUBANG

    Get PDF
    Kreativitas dalam tari dapat dikembangkan dalam berbagai stimulus dan strategi pembelajaran yang diterapkan. Salah satunya melalui stimulus lagu cangkurileung siswa diarahkan untuk dapat mengembangkan kemampuan kreativitas gerak melalui stimulus music atau lagu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan stimulus lagu cangkurileung pada pembelajaran tari untuk meningkatkan kreativitas siswa di SD Negeri Kartawijaya. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan desain Siklus hoppkins yaitu dengan empat tahapan (Planning, Acting, Observing, Reflecting) yang diulang terus menerus sampai hasil yang diinginkan tercapai dengan baik. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, serta studi dokumentasi. Partisipan Penelitian ini yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 29 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif komparataif dengan membandingkan hasil antar siklus. Melalui stimulus lagu cangkurileung yang akan menjadi bahan pembelajaran. Peneliti mengharapkan siswa mampu memperbaiki proses pembelajaran tari menjadi lebih variatif dan menyenangkan. Penelitian ini melakukan Siklus sebanyak 2 kali dengan Jumlah rata-rata nilai pada siklus awal adalah indikator kelancaran 78,4, keluwesan 79,6 keaslian 79,2 elaborasi. Pada siklus terakhir (siklus II) mengalami peningkatan sangat baik dimana dengan nilai rata-rata indikator tertinggi iyalah keaslian dan dengan perolehan rata-rata 90. Maka dapat disimpulkan jika penerapan stimulus lagu cangkurileung pada pembelajaran tari untuk meningkatkan kreativitas siswa ini cocok dalam pembelajaran tari, serta stimulus diyakini dapat meningkatkan kreativitas siswa kelas IV di SD Negeri kartawijaya kabupaten suban

    PENINGKATAN SELF CONFIDANCE SISWA DALAM PEMBELAJARAN TARI DI SDN LEMBANG CILILIN

    Get PDF
    Berkaitan dengan pendidikan karakter Self Cofidance memberikan pengaruh bagi individu atau peserta didik pada pembelajaran, dimana peserta didik akan memperjuangkan keinginannya dalam meraih prestasi dan ini mempengaruhi keberhasilan belajar. Penulisan artikel ini betujuan untuk memperoleh data hasil penelitian mengenai implementasi model index card match untuk meningkatkan self confidence peserta didik dalam pembelajaran tari di kelas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Pre-Eksperimental dengan pendekatan kuantitaif. Jenis pre-eksperimental yang digunakan pada penelitian ini menggunakan desain penelitian one-group Pretest-posttest Design. Sampel dalam penelitian ini yaitu peserta didik di SDN Lembang Cililin berjumlah 41 orang. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya peningkatan self confidence peseta didik dibandingkan sebelum diterapkannya model index card match, berdasarkan hasil penilaian peserta didik antara pretest dan posttes. Hasil analisis yang dilakukan melalui uji hipotesis, dapat dilihat bahwa nilai rata-rata Self Confidance peserta didik meningkat, yaitu nilai rata-rata siswa pada saat pretest adalah 73 dan nilai rata-rata siswa pada saat setelah posttest menjadi 83. Maka, berdasarkan hasil perhitungan diatas, nilai t hitung yang didapatkan adalah 9,63. Dilakukan dengan membandingkan bahwa t hitung dari t table atau 9,63 1,684. Maka, Ha diterima dengan arti implementasi model index card match dapat meningkatkan self confidance peserta didik dalam pembelajaran tari

    PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh kreativitas gerak siswa SMP Negeri 2 Ngamprah yang memiliki kelemahan dalam pembelajaran seni tari dan memerlukan pengembangan melalui pendidikan dalam pembelajaran tari. Indikator penilaian pada skripsi ini meliputi eksploring, composing dan demonstration dalam membuat karya tari yang bertemakan tari tani. Tujuan dalam penulisan ini adalah menguji coba media pembelajaran berbasis animasi untuk melihat keberhasilan dalam meningkatkan kreativitas gerak siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu Pre-Experimental Design dengan desain One-Group Pretesr-Posttest, dengan partisipan siswa kelas VII dan sampel VII D dengan jumlah siswa 36 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, studi literatur, wawancara, dokumentasi dan tes. Dalam penelitian ini terdapat rancangan pembelajaran dengan 4 pertemuan. Analisis data yang digunakan dengan rumus uji-t. Hasil penelitian ini berupa uji tes yang mana pada rata rata pre-test yaitu 65,63 dan post-test 84,75. Hasil lainnya yang didapatkan dari perhitungan uji t adalah t hitung t tabel dengan hasil 395,5 1,697. Maka kesimpulan yang didapat bahwa pembelajaran elemen gerak tari berbasis video animasi untuk meningkatkan kreativitas pada siswa secara signifikan, artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Adanya penelitian ini direkomendasikan agar guru lebih memperhatikan kondisi siswa dan menentukan media pembelajaran yang tepat dalam proses pembelajaran agar dapat meningkatkan minat dan apresiasi pada siswa sehingga yang berpengaruh terhadap peningkatan kreativitas siswa

    PEMANFAATAN TEKNOLOGI QR CODE UNTUK MENINGKATAKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA

    Get PDF
    Rendahnya kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas VII di SMPN 19 Bandung menjadi latar belakang penelitian ini, akibat aktivitas belajar dari rumah secara daring yang dilakukan selama kurang lebih dua tahun kebelakang sebagai dampak dari penyebaran virus Covid-19. Permasalahan yang ditemukan adalah belum terbangunnya kemampuan siswa dalam menuangkan ide, argument, atau gagasan dalam pembelajaran tari baik secara individu atau kelompok. Selama  pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 siswa terbiasa menggunakan smartphone sebagai media pembelajaran yang digunakan pada setiap mata pelajaran. Tidak dipungkiri dalam pelaksanaan pembelajaran daring sebagian besar siswa merasa jenuh karna rendahnya aktifitas secara fisik. Sehingga penelitian ini memiliki tujuan untuk penerapan aplikasi barcode scanner dalam pembelajaran tari sebagai solusi dari permasalahan yang terjadi sehingga siswa mampu memanfaatkan teknologi yang ada sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMPN 19 Bandung. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian Tindakan kelas (PTK) dengan desain yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc tagart, pada setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pelaksanaan penelitian yang dilakukan menunjukan perkembangan yang baik pada siswa akan pemahamanya terkait kemampuan berpikir kritis didalam pembelajaran tari. Melalui penerapan aplikasi barcode scanner ini tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis bagi siswa, namun dapat dikembangkan oleh guru dalam melaksanakan pembelajaran kelompok (cooperative learning), pembelajaran aktif (active learning), digitalisasi pembelajaran (E-learning), serta dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran tari berupa permainan (games). Kata Kunci: Berpikir Kritis, Aplikasi Barcode Scanner, Pembelajaran Tari, Smarthphon

    MENINGKATKAN KEMMAPUAN PSIKOMOTORIK DENGAN MODEL EXPLICIT INTRUCTION : PENELITIAN TINDAKAN KELAS

    No full text
    AbstrakPermasalahan yang terdapat dalam penelitian ini adalah lemahnya kemampuan psikomotorik siswa dalam desain dan peragaan pola lantai pada jenis tari tradisional merupakan latar belakang dari penelitian ini, Permasalahan yang terjadi dalam mata pelajaran Seni budaya khusus nya pembelajaran seni tari pada siswa kelas VIII SMPN 19 Bandung adalah menurunnya hasil belajar. Secara khusus ditemukan lemahnya kemampuan aspek psikomotorik terutama dalam kompetensi mendesain dan memperagakan pola lantai pada jenis tari tradisional. Penyebab munculnya permasalahan tersebut adalah kecenderungan guru dalam mengedepankan pembelajaran yang bersifat teori daripada praktik.. Tujuan umum dari penulisan artikel ini untuk memperbaiki pembelajaran di kelas menggunakan model pembelajaran explicit intruction untuk meningkatkan hasil belajar siswa kemampuan psikomotorik aspek desain dan peragaan pola lantai pada jenis tari tradisional kelas VIII SMPN 19 Bandung. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Berdasrkan hasil data yang ditemukan oleh peneliti, dapat dijelaskan bahwa saat diterapkannya model explicit intruction ketika proses pembelajaran berlangsung pada siswa kelas VIII-F SMPN 19 Bandung yang dilaksanakan oleh peneliti sebagai guru telah berjalan dengan lancar dan baik, yakni dimana pada proses pembelajaran berlangsung mengalami pening  katan signifikan yang terjadi pada setiap siklusnya. Dengan diterapkannya model explicit intruction tidak hanya dapat menngkatkan hasil belajar siswa, melainkan dijadikan bahan acuan dan alternatif pembelajaran di kelas, untuk menarik perhatian siswa pada saat pemebelajaran berlangsung terutama untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan psikomotorik siswa dalam perbaikan pembelajaran di kelas.                                                                                               Kata Kunci: Explicit Intruction, Kemampuan Psikomotorik, Pembelajaran Tar

    PERTUNJUKAN KESENIAN EBEG

    Get PDF
    Abstrak                                                                                               Penelitian ini membahas mengenai kesenian Ebeg Grup Mugi Budoyo yang merupakan kesenian khas dari daerah Karang jambu, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesenian Ebeg Grup Mugi Budoyo yang merupakan keseniah tradisional dari Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan kajian etnokoreologi sebagai landasan teori yang disandingkan dengan konsep koreografi dan komposisi untuk menganalisi gerak serta perubahan gerak. Desain penelitian yang digunakan ialah deskripstif analisis dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan informasi pada riset ini dicoba dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan  studi literatur. Hasil riset secara umum Pertunjukan kesenian Ebeg Grup Mugi Budoyo urutannya tidak selalu sama, dikarenakan jangka waktu atau durasi yang berbeda dan acara yang ditunjukan berbeda. Seni Ebeg grup Mugi Budoyo telah dikomersilkan, sehingga tiap pementasan terkait pada kondisi serta cuaca setempat, dan permohonan dari penggelar acara ataupun kegiatan. Secara keseluruhan struktur pertunjukan Ebeg Grup Mugi Budoyo yaitu: pembukaan, inti dan penutup. Agar kesenian Ebeg terhindar dari kepunahan, maka harus ada regenerasi pemain kesenian Ebeg, mulai dari penari, penayagan, dan pawang yang sudah berusia lanjut.

    TARIAN KRUMPING DI MOU DANCE COMPANY

    No full text
    Penelitian ini mengkaji tarian yang diajarkan di MOU Dance Company, salah satu jenis tariannya terkait dengan jenis tarian dalam kategori Street Dance. Tari Krumping yang merupakan salah satu jenis tarian termuda di dunia yang awalnya diciptakan untuk memberikan dampak positif terhadap generasi muda di Los Angeles. Kata Krumping itu sendiri berasal dari KRUMP (Krump, Radically, Uplifted, Mighty, dan Praise), serta  memiliki keunikan dan kekuatan komunikasi dibalik tarian Krumping yang mempengaruhi eksistensi tari Krumping di Kota Bandung, sehingga tarian ini dikenal dan dipelajari oleh sanggar-sanggar tari di Kota Bandung. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan hasil penelitian mengenai tarian Krumping di MOU Dance Company. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskriptif analisis. Partisipan pada penelitian ini yaitu pelatih serta anggota MOU Dance Company yang berjumlah 42 orang, lokasi penelitian ini dilangsungkan di sanggar tari MOU Dance Company. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah triangulasi dengan cara dokumentasi, wawancara, serta observasi. Teknik analisis data yang digunakan ialah melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta menarik kesimpulan. Hasil temuan penelitian ini adalah keunikan dari tarian Krumping, eksistensi tari Krumping di Kota Bandung dan struktur koreografi pada tari Krumping, serta golongan penikmat tari Krumping di dalam MOU Dance Company maupun di sanggar-sanggar tari lainnya

    PEMBELAJARAN TARI SISINGAAN: PENDIDIKAN BERBASIS KOMUNITAS DI KABUPATEN SUBANG

    Get PDF
    AbstrakArtikel ini berdasarkan pengamatan peneliti bahwa pembelajaran Tari Sisingaan yang diberikan kepada anak-anak oleh Sanggar Seni Sisingaan  di Tresnawangi Kabupaten Subang, merupakan salah satu bentuk pendidikan nonfromal berbasis masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui serta mendeskripsikan konsep pembelajaran tari sisingaan dan proses pembelajaran tari sisingaan di Sanggar Seni Sisingaan Tresnawangi. Metode dalam penelitia ini menggunakan metode desktiptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik obeservasi, wawancara, dan dokumentasi, data dianalisis melalui teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dapat ditarik kesimpulan, bahwa pembelajaran Tari Sisingaan di Sanggar Seni Sisingaan Tresnawangi memiliki Konsep pembelajaran tari dengan tujuan untuk menekankan dan memfokuskan peserta belajar pada materi pembelajaran mengenai tari, hal tersebut agar peserta belajar menguasai teknik dan gerak dalam suatu tarian. Proses pembelajaran Tari Sisingaan dalam menyampaikan materi menggunakan beberapa metode pembelajaran diantaranya metode ceramah, demontrasi, imitasi, dan drill/latihan.

    PENERAPAN MODEL PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kreativitas anak sekolah dasar (SD) pada pembelajaran seni tari. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kreativitas anak pada pembelajaran tari dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture. Proses penerapan model pembelajaran Picture and Picture untuk meningkatkan kreativitas, peneliti menggunakan teori Anne Green Gilbert sebagai indikator kegiatan belajar mengajar (KBM). Sebelum diterapkannya model pembelajaran Picture and Picture terlihat masih rendahnya keterampilan kreativitas siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil rata-rata nilai pretest yaitu 67 yang masih di bawah KKM. Di sisi lain, pada saat proses penerapan model Picture and Picture terlihat antusias dan semangat siswa saat pembelajaran berlangsung sehingga didapatkan hasil belajar siswa yang optimal. Dengan itu dapat dilihat dari nilai hasil posttest yang signifikan meningkat sehingga mencapai nilai rata-rata 80. Hal ini dibuktikan dengan hasil Uji-T signifikansi (2-tailed)i0.000 0.05 yang artinya terdapat perbedaan antara nili pretest dan posttest. Penelitian ini menggunakan metode pada penelitian ini yaitu Metode Pre-Eexperimental Design dengan paradigma Kuantitatif, dapat diartikan sebagai metode penelitian yang dilandaskan filsafat Kontruktivisme. Sample diambil menggunakan teknik sample random sampling. Variabel yang terdapat pada penelitian ini yaitu Penerapan Model Picture and Picture sebagai variabel bebas (X) dan meningkatkan kreativitas siswa sebagai variabel terikat (Y). Berdasarkan hasil penelitian dari hasil penelitian dan analisis data, dapat diambil kesimpulan bahwa kreativitas anak meningkat dengan signifikan

    127

    full texts

    144

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ringkang
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇