Ringkang
Not a member yet
144 research outputs found
Sort by
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Pembelajaran Tari Secara Daring Melalui Model Flipped Classroom
Munculnya wabah pandemi covid-19 di ndonesia hingga akhirnya mewabah hampir ke seluruh daerah di ndonesia mengharuskan seluruh kegiatan yang dilakukan di luar rumah dan kegiatan yang melakukan banyak interaksi dengan orang lain dihentikan dan seluruh warga ndonesia harus melaksakan karantina mandiri termasuk kegiatan belajar mengajar yang dilaksanakan di sekolah menjadi di rumah secara daring. Model pembelajaran yang tidak tepat dalam kegiatan pembelajaran tari secara daring membuat kemampuan berpikir kritis siswa menjadi berkurang. Penulisan artikel ini bertujuan untuk melaporkan hasil penelitian tentang peningkatan kemampuan bepikir kritis siswa melalui aplikasi model flipped classroom dalam pembelajaran tari secara daring. Hal ini dilakukan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di lapangan yaitu kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa khususnya dalam pembelajaran tari secara daring. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian pre-eksperimental dan one grup pretest-posttest design dijadikan desain dalam penelitian ni. nstrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes berbentuk uraian, dengan total lima soal. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dengan jumlah siswa 32 orang. Lokasi penelitian dilakukan di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung dengan partisipan penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII (delapan) dan guru seni budaya. Temuan hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum diterapkannya model pembelajaran flipped classroom tingkat kemampuan berpikir kritis siswa kurang, ndikator kemampuan berpikir kritis yang ngin dicapai untuk mengetahui efektifitas tingkat kemampuan berpikir kritis siswa yaitu membandingkan, mengidentifikasi, menafsirkan, memperjelas, dan menganalisis. Hasil dari pengaplikasian model pembelajaran filpped classroom dengan proses penerapan model sebanyak empat kali pertemuan dinyatakan berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa karena hasil dari analisis data dan hipotesis yang menunjukan bahwa hipotesis alternatif pada penelitian ini diterima
PEMBUATAN AKSESORIS TARI BAHAN SAMPAH PLASTIK GUNA MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA
Pembelajaran jarak jauh merupakan solusi yang digunakan pemerintah selama pandemi masuk ke Indonesia. Perubahan sistem pembelajaran menjadi permasalahan tersediri untuk sekolah dan guru, dimana sekolah dan guru harus mempersiapkan media dan model pembelajaran yang baru agar sesuai dengan sistem pembelajaran yang digunakan, beberapa pengaruh pembelajaran jarak jauh ini adalah kreativitas siswa menurun dalam pembelajaran. Maka dari itu peneliti melakukan penelitian pembuatan aksesoris tari selama pembelajaran jarak jauh untuk meningkatkan kreativitas siswa, penelitian ini bertujuan untuk referensi guru dalam pemanfaatan sampah plastik sebagai media pembuatan aksesoris tari dan meningkatkan kreativitas siswa agar bisa membuat aksesoris tari yang memiliki nilai jual. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan desain one shot case studyi. Lokasi penelitian dilakukan di SMK Kesenian Putera Nusantara Majalengka dengan sample 10 siswa tari kelas X, teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria khusus yaitu memiliku gadget dan internet. Dalam proses perancangan perencanaan pembelajaran peneliti merancang RPP dan memilih model pembelajaran yang sesuai unutk digunakan dalam prose pembelajaran, model pembelajaran yang digunakan adalah Projec Based Learning, dalam proses pembelajaran siswa dapat merespon dengan baik, proses dilakukan selama 4 pertemuan dan setelah itu dilakukan post-test, nilai yang didaptkan dari post=test diuji dengan teknik product moment dan uji realibilitas. Uji product moment dilakukan untuk mencari r tabel dan r hitung, nila r hitung i yang didapat dalam penelitian ini lebih besar dari r tabel dengan sig 5% sehingga nilai yang didapat valid dan reliabl
Pembelajaran tari srikandi yudha untuk anak sekolah dasar
berisi mengenai konsep pembelajaran, proses pembelajaran, hasil evaluasi pembelajaran tari srikandi yudha di sanggar sakata untuk anak usia sekolah dasa
PEMBELAJARAN TARI KREASI BARU DI SMA PASUNDAN 2 BANDUNG
Penelitian ini meneliti mengenai proses pembelajaran dan hasil pembelajaran tari kreasi baru pada kelas XI MIPA 3 di SMA Pasundan 2 Bandung. Penelitian ini menggunakan metode desktiptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan proses pembelajaran tari kreasi yang terbagi menjadi kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir, selama proses penelitian siswa diarahkan agar membuat sebuah tari kreasi selama empat pertemuan, pertemuan pertama menjelaskan hakikat tari kreasi baru dan perbedaan tari kreasi dengan tari tradisional lainnya, pertemuan kedua menjelaskan mengenai gerak dasar tari kreasi serta penciptaan karya tari melalui apresiasi, pertemuan ketiga siswa mulai eksploragi gerak yang kemudian akan dipresentasikan pada pertemuan ke empat. hasil pembelajaran tari kreasi ini menunjukan perolehan nilai dengan aspek kognitif afektif dan psikomotor, di akhir kegiatan perolehan niai psikomotor siswa lebih besar dibandingkan perolehan nilai kognitif dan afektif hal tersebut menjunjukan tingkat antusiasme siswa lebih tinggi saat mengikuti pembelajaran tari dengan materi tari kreasi