JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, BUILDING AND TRANSPORTATION
Not a member yet
    179 research outputs found

    Rancang Ulang Saluran Drainase Kampung Lalang dengan Metode Drainase Biopori Resapan

    Full text link
    Drainage is one of the infrastructure facilities for people’s lives in urban areas, but unfortunately there are many drainages that do not function properly so that drainage seems useless. One of the functions of drainage is as a building to prevent flooding and control water in an area, but in fact floods still occur, one of which is in the Kampung Lalang area, where one of the causes is the mismatch between the flood discharge and the size of the channel dimensions. Biopore infiltration drainage is one solution to overcome this problem where some of the overflow water will be returned to groundwater

    Prediksi Penurunan Konsolidasi Menggunakan Preloading dan Prefabricated Vertical Drain dengan Software Metode Elemen Hingga

    Full text link
    Consolidation is the process of removing water from the pores of the soil which causes changes in the volume of the soil which results in damage to the construction above it. This is more fatal if the decline that occurs is local. Nowadays the use of vertical drains is increasingly in demand, especially with the Prefabricated Vertical Drain (PVD) system which can reduce the time of the soil consolidation process significantly from several years to a matter of months and with technological advances, software is created that can make it easier to calculate construction work with computer programs, one of which is the only finite element method software (Plaxis) to calculate the consolidation settlement process. This study aims to analyze using Finite Element Method software with the help of 2D and 3D plaxis programs to get the consolidation settlement size. The results of 2D and 3D modeling will be compared so that the results that are closest to the field conditions are obtained. From the results of the analysis, it can be concluded that the magnitude of the decrease in Plaxis 3D is closer to the settlement plate data S29 with a decrease of 6.956m or a difference of -0.234m, while the magnitude of the decrease in Plaxis 2D is 7.491 with a difference of decrease of 0.301m

    Analisis Kekuatan Geser Pada Hubungan Balok-Kolom Interior Beton Bertulang

    Full text link
    Pertemuan antara balok-kolom pada beton bertulang merupakan bagian dari struktur yang sangat kritis bila terjadi gempa bumi. Hal ini dapat terjadi karena balok-kolom menerima gaya geser yang besar dan sering tidak diberi pendetailan yang baik. Studi analisa ini akan membahas nilai dari kekuatan geser horizontal dari sebelas spesimen pada pertemuan balok-kolom interior dengan mempergunakan metode Softened Strut-and-Tie dan ACI, lalu membandingkannya dengan hasil uji laboratorium yang tersedia di literatur untuk mengetahui keakuratan dari metode yang dipergunakan dalam menentukan nilai dari kekuatan geser. Dari analisa dan verifikasi terhadap sebelas spesimen, metode Softened Strut-and-Tie memberikan hasil yang lebih baik dan mendekati hasil uji laboratorium dibandingkan dengan metode ACI

    PENGARUH SERAT BENDRAT TERHADAP KUAT TEKAN PAVING BLOCK BERBAHAN DASAR LIMBAH PLASTIC HDPE

    Full text link
    Saat ini, permasalahan sampah semakin mengkhawatirkan, bahkan hingga dalam skala global. Di Indonesia, tercatat peningkatan timbunan sampah hingga 64 juta ton/tahun pada tahun 2015. Penelitian ini akan dilakukan pembuatan pembuatan paving block berbahan dasar limbah pastik HDPE yang dikombinasikan serat kawat dengan variasi persentase 0%, 1%, 2%, 3% dari volume paving block. Limbah plastik dilelehkan, dimasukkan ke dalam cetakan lalu dicampur dengan serat bendrat dengan 2 tahapan. Dari hasil pengujian, didapatkan kuat tekan tertinggi (kadar serat bendrat 3%) sebesar 110,7 kg/cm2. Kuat tekan ini memenuhi standar kuat tekan paving block mutu D, yang diperuntukkan sebagai perkerasan yang tidak memikul beban besar, seperti pada halaman rumah

    EVALUASI PERHITUNGAN BANGUNAN ATAS JEMBATAN KOMPOSIT

    Full text link
    Jembatan mrupakan bagian dari jalan yang sangat berpengaruh terhadap kelancaran transportasi yang menghubungkan antara jalan Tanjung Selamat dengan jalan Beras Sekata Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Jembatan ini memiliki panjang 24 meter dan lebar total 7,30 meter. Penelitian ini bertujuan untuk Mengevaluasi Perhitungan Bangunan Atas Jembatan Komposit dan  mengetahui kemampuan kapasitas nominal Bangunan Atas berdasarkan SK SNI 03-2874-2002, SNI T-2004 dan  Pembebanan Untuk Jembatan menggunakan SK SNI 1725:2016. Kapasitas nominal berdasarkan SK SNI 03-20874-2002, SNI T-2004 pada evaluasi slab tebal 200 mm, jarak tulangan terhadap sisi luar slab lantai yaitu 35 mm, sehingga lebar efektif slab 165 mm. Momen ultimit rencana Mu = 54,74 kNm dan momen lapangan tumpuan ultimit rencana Mu = 48,63 kNm. Untuk tulangan lentur negativ tulangan yang digunakan arah melintang D25-40 mm dan arah memanjang D19-10, untuk tulangan lentur positif tulangan yang digunakan arah melintang D25-40 mm dan arah memanjang D19-10. Dari perhitungan digunakan shear connector dengan diameter D 13-20 dengan Jumlah shear connector dari tumpuan sampai 1/4L adalah 46 buah jadi satu gelagar didapat = 92 buah shear connector

    PENGARUH PENGGUNAAN TANAH MERAH SEBAGAI FILLER PADA CAMPURAN ASPAL AC-BC TERHADAP NILAI MARSHALL

    Full text link
    Filler merupakan material pengisi dalam lapisan aspal. Pada penelitian ini Tanah merah digunakan sebagai Filler yang lolos saringan No.200 pengganti semen yang umum digunakan pada campuran lapisan aspal. Kekuatan campuran ini adalah pada agregat- agregatnya yang saling mengisi. Dalam penelitian ini jumlah Filler yang digunakan dua variasi yaitu 2% dan 4% untuk setiap kadar aspal yang digunakan yaitu 4,5%; 5%; 5,5%; 6%; 6,5%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan Tanah Merah dalam campuran laston AC-BC terhadap sifat karakteristik parameter Marshall.  Penelitian ini menggunakan metode Marshall berdasarkan SNI dan Spesifikasi Kementrian Umum Direktorat Jendral Bina Marga. Hasil pengujian Marshall menunujukkan nilai stabilitas rata- rata penggunaan Filler Tanah Merah dengan variasi 2% sebesar 1325 kg dan kelelehan sebesar 3,40mm sedangkan pada penggunaan Filler Tanah Merah dengan variasi 4% memiliki nilai stabilitas rata- rata sebesar 1265kg dan kelelehan 3,55mm. setelah dilakukan pengujian Marshall didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa penggunaan Tanah Merah pada campuran aspal dapat dijadikan sebagai sebagai bahan pengisi rongga (filler) campuran lapisan aspal AC- BC

    Analisis Stabilitas Lereng Menggunakan Metode Elemen Hingga (MEH) Pada Ruas Jalan Tawaeli – Toboli Km 23 + 700

    Full text link
    Ruas jalan Tawaeli – Toboli adalah salah satu jalur yang menghubungkan beberapa kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah. Dalam rangka meningkatkan kualitas prasarana transportasi tersebut,maka Pemerintah Sulawesi Tengah berencana untuk melakukan pelebaran jalan raya penghubung Kecamatan Tawaeli dan Kecamatan Toboli. Setiap musim hujan, wilayah ini merupakan daerah yang paling sering mengalami bencana tanah longsor yang dapat mempengaruhi transportasi antar daerah, sehingga harus dilakukan penanganan secara serius.  Secara geologis daerah ini adalah bagian dari kompleks batuan metamorf yang berfoliasi dan terkekarkan. Salah satu metode untuk menentukan tingkat kerawanan tanah longsor yaitu menggunakan Metode Elemen Hingga dengan dimodelkan menggunakan program Plaxis V. 6 . Hasil analisis faktor keamanan pada kondisi gaya gravitasi adalah sebesar 1,032< 1,5 dan kondisi gaya eksternal adalah sebesar 1,004 < 1,5 . Deformasi akibat gaya gravitasi adalah sebesar 1,92 cm dan akibat gaya eksternal adalah sebesar 4,93 cm, sehingga dapat disimpulkan bahwa lereng tersebut masuk pada katagori tidak aman

    Analisis Sistem Informasi Penjadwalan Waktu dan Pengendalian Proyek Gedung Perkantoran dan Gudang Suzuya

    Full text link
    Pengendalian proyek merupakan salah satu fungsi dari manajemen proyek yang sangat mempengaruhi hasil akhir proyek, pengendalian mempunyai tujuan utama meminimalisasi segala penyimpangan yang dapat terjadi selama proses berlangsungnya proyek. Program aplikasi komputer dewasa ini sangat mempermudah para manajemen rekayasa konstruksi dalam memasukkan data proyek, mengelola aktivitas proyek, pengendalian proyek, laporan proyek maupun pengontrolan aktivitas kegiatan proyek diantaranya menyangkut sumber daya pada proyek tersebut. Penelitian ini merencanakan jadwal suatu proyek menggunakan program aplikasi  Microsoft Project 2010. Dengan tujuan  penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah schedule rencana sesuai dengan schedule pelaksanaan dan juga untuk mengetahui faktor yang menjadi kendala pada saat pelaksanaan proyek. Dari hasil analisa pengendalian & penjadwalan Proyek Pembangunan Gedung Perkantoran dan Gudang Suzuya Medan dapat disimpulkan bahwa Jadwal Rencana tidak sesuai dengan Jadwal Pelaksaan di Lapangan, dan diketahui pekerjaan yang menujukkan jalur kritis seperti: pekerjaan pendahuluan, pekerjaan pondasi, dan pekerjaan pemasangan dinding. Adapun faktor yang menjadi kendala pada saat pelaksanaan proyek adalah sering terjadi keterlambatan pengiriman barang sehingga pekerjaan tertunda dan menjadi mundur dari jadwal yang telah ditentukan

    ANALISIS PENGARUH ASPAL MODIFIKASI DENGAN PENAMBAHAN ABU CANGKANG SAWIT TERHADAP KINERJA PERKERASAN ASPAL

    Full text link
    This research uses oil palm shell ash as a filler of 1%, 2% and 3% of the weight and uses asphalt with 60/70 penetration, the method used is AASHTO and the specifications of Bina Marga 2018. This research was conducted to determine the characteristics and the optimum strength of the asphalt mixture using oil palm shell ash as a filler. From the resultsvof the tests that have been carried out, the averange value of the marshall test on the test object with 1% filler content is 290 kn/mm, the marshall value on the test object with a filler content 2% is 293 kn/mm, then the marshall value on the test object with a filler content of 3% is 293 kn/mm

    Evaluasi Tingkat Kerusakan Jalan Sebagai Dasar Penentuan Perbaikan Jalan

    Full text link
    Penurunan kualitas jalan mengakibatkan terjadinya kerusakan jalan. Hal tersebutlah yang membuat peneliti ingin mengetahui kondisi jalan sugio-kedungpring untuk menganalisis kerusakannya menggunakan metode PCI.  Dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi jalan yang mengalami kerusakan sebagai dasar acuan untuk perbaikan jalan agar jalan tersebut dapat berfungsi dengan layak. Penelitian akan dilakukan dengan pengumpulan data primer berupa jenis kerusakan jalan, luasan kerusakan jalan tingkat kerusakan dan lain-lain yang didapat dengan cara survei di lapangan, serta data sekunder berupa tinjauan literatur dan curah hujan harian dengan cara studi dokumen, setelah itu data akan dianalisis menggunakan metode PCI dan didapat kesimpulan jenis kerusakan jalan didominasi dengan kerusakan retak kulit buaya dengan nilai kondisi perkerasan sebesar 53,952. Dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dominasi kerusakan jalan, dan besaran nilai kondisi perkerasan jalan di jalan sugio-kedungpring

    153

    full texts

    179

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, BUILDING AND TRANSPORTATION
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇