JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING, BUILDING AND TRANSPORTATION
Not a member yet
179 research outputs found
Sort by
Optimasi Kekuatan Tekan Beton Kolom Silinder Diperkuat Selubung Komposit Laminat Jute Dengan Metode Anova
Tujuan penyelidikan ini ialah analisis kekuatan tekan spesimen beton silinder yang diperkuat dengan selubung komposit laminat jute (KLJ), analisis distribusi data yang dihasilkan dari eksperimental yang telah dilakukan dengan menggunakan metode fungsi kerapatan variasi data dan analisis optimasi kekuatan komposit laminat jute epoksi sebagai penguat struktur beton akibat beban statik tekan. Metode yang digunakan ialah metode Analysis of Variance (Anova). Hasil penelitian ini ialah kekuatan tekan maksimum rata-rata diperoleh pada jumlah selubung KLJ sebanyak 3 lapis, yaitu 23.84 MPa atau mengalami peningkatan kekuatan tekan rata-rata hingga 40 % tehadap spesimen tanpa selubung. Hasil analisis terhadap fungsi kerapatan variasi terhadap seluruh data uji menunjukkan bahwa data-data hasil eksperimental tersebut adalah terdistribusi secara normal pada interval populasi rata-rata ± standar deviasi. Berdasarkan hasil analisis Anova memperlihatkan bahwa nilai F0 hasil eksperimental yaitu 0,93 adalah jauh lebih kecil jika dibanding dengan nilai F-Distribusi dengan toleransi a = 5 %, DoF treatment = 2, dan DoF error = 6, yaitu 5,14. Dengan demikian, pemberian selubung KLJ pada spesimen beton silinder terbukti secara signifikan mempengaruhi peningkatan kekuatannya
WAKTU GETAR STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DENGAN PEREDAM GETAR EKSTERNAL FLUID VISCOUS DAMPER
Struktur bangunan tahan gempa menjadi solusi dalam perencanaan struktur. Salah satu  solusi yang digunakan untuk meningkatkan kinerja struktur bangunan adalah dengan pemasangan Fluid Viscous Damper (FVD). Penelitian ini menunjukkan waktu getar struktur dengan penambahan FVD pada sudut-sudut gedung. Struktur gedung yang dibahas adalah struktur gedung beton bertulang 10 lantai berukuran 35 x 35 m dengan fungsi bangunan sebagai perkantoran. Lokasi penempatan Fluid Viscous Damper (FVD) diaplikasikan pada sudut-sudut bangunan. Kemudian dilakukan pemodelan struktur 3 dimensi dengan bantuan software ETABS 2018.  Pemodelan struktur dibuat dalam 2 model, yaitu struktur rangka dan struktur dengan Fluid Viscous Damper (FVD). Waktu getar alami struktur didapat dengan bantuan program ETABS 2018. Waktu getar struktur yang didapat dari pemodelan struktur tanpa peredam dan struktur dengan Fluid Viscous Damper. Penggunaan FVD pada struktur gedung memberikan penurunan waktu getar struktur hingga 56% lebih rendah dari sistem struktur rangka pada mode ke-1 dan mode ke-2. Selanjutnya memberikan penurunan waktu getar struktur hingga 89% untuk mode ke-12. Efektifitas penggunaan damper tipe FVD memberikan dampak secara langsung melalui waktu getar struktur
MODEL PERMEABLE PAVEMENT,BIOSWALE DAN PLANTERS BOXES SEBAGAI MODEL PENGENDALIAN GENANGAN DI KAWASAN PERMUKIMAN PADAT KOTA MEDAN
The development of urban areas causes a lot of conversion of open land into housing and public facilities which reduces the absorption area causing flooding and inundation. When it rains heavily, the existing drainage channels are no longer able to accommodate runoff. To overcome this problem, one of the existing solutions is to implement an environmentally sound drainage system, namely the Green Infrastructures system where the drainage system is made in addition to accommodating runoff, it can also change the absorption area to be attractive or aesthetic for the area and store sufficient water reserves, namely with a drainage system model of Permeable Pavement, Planter Boxes and Bioswale which are adjusted to the conditions of the flood and inundation locations. The purpose of this research is the Green Infrastructures drainage system model will create an environmentally friendly spatial planning concept as well as a solution to overcome flooding and inundation in PB Selayang II Village, Medan Selayang District, Medan City. The research method used is descriptive quantitative with a positivistic approach to research. namely a scientific approach based on inductive reasoning. This approach requires certainty in a truth in the form of conclusions that can be measured, observed and verified (Moleong, 1999)
ANALISA AMBANG BATAS EMISI CO2 DARI AKTIFITAS LALULINTAS DIRUAS JALAN MT HARYONO MEDAN
Jumlah dan jenis kenderaan mempengaruhi kapasitas jalan dan meningkatkan mobilitas didalamnya. Pertumbuhan sektor transportasi menyebabkan meningkatnya mobilitas yang tentunya meningkatkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Hal ini juga mempengaruhi emisi yang dikeluarkan dari kenderaan hingga berefek pada penurunan kualitas lingkungan dikawasan perkotaan. Umumnya peningkatan arus kenderaan terjadi dikawasan kota dimana terjadi perjalanan dengan mobilitas yang sangat tinggi akibat aktifitas industry yang memutar roda perekonomian kota.Penelitian ini dilakukan disepanjang Jalan MT.Haryono, mulai dari perempatan Jalan MT.Haryono dengan Jalan Kesawan Medan hingga Persimpangan Jalan Cirebon. Menghasilkan analisis bahwa kenderaan mobil pribadi menduduki tempat tertinggi dalam segi jumlah, namun kenderaan bermotor roda dua sebagai kenderaan penyumbang Emisi CO2 terbanyak saat beroperasi disepanjang ruas jalan penelitian yaitu antar 105,24 kg/km.ja
KONTRIBUSI DROP PANEL PADA STRUKTUR GEDUNG TIPE FLAT SLAB
Pada mulanya, sistem flat slab banyak digunakan pada bangunan yang beresiko rendah terhadap angin dan gempa. Namun di masa sekarang ini, dengan menggunakan beton dan baja mutu tinggi, sistem bangunan flat slab sudah banyak diterapkan pada bangunan tinggi. Model struktur yang mengunakan sistem flat slab merupakan model struktur tanpa balok, ada penebalan pada kepala kolom yang disebut drop panel, akibatnya semua beban pada pelat lantai akan didistribusikan langsung ke kolom. Dalam tulisan ini struktur gedung dengan drop panel dan tanpa drop panel dimodelkan menggunakan software ETABS Nonlinear v.9.7.4. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi drop panel dalam hal ini periode getar alami struktur. Hasil analisis struktur gedung dengan drop panel dan tanpa drop panel menggunakan software ETABS Nonlinear v.9.7.4 telah diperoleh. Hasil analisis menunjukan bahwa drop panel memiliki kontribusi sebesar 8,87% dalam hal ini periode getar alami struktur
PEMETAAN DAERAH RAWAN BENCANA KECAMATAN BELAWAN DENGAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
District Medan Belawan often subjected to tidal flooding. This is due to because the region is located on the coast of the beach and the surface of the ground is lower than the surface of the ocean. Some of the factors that cause the occurrence of tidal flooding are global warming, high rainfall, deforestation of mangroves, the utilization of ground water for excessive, and green open space in Medan city is only available to 10% of the total area. One disaster mitigation efforts required Mapping of disaster risk as a benchmark in preparing the program and activity. Furthermore, mapping the risk of flood disaster can provide input to the government of the municipality of the field in an effort to cope with the flood disaster that occurred in district Medan Belawan. Mapping disaster-prone areas district belawan with the application of information systems geographical conducted to classify the flood zone is located in district of Medan Belawan base the physical conditions that affect the risk of flood disaster. In addition, for identifying the number of roads, the population and buildings affected by the floods done by using the results of the mapping flood prone areas based on spatial, so we knew which roads affected by flooding as much as 160 roads with a length of road 38.595 meters and the building affected by the flood reached 10.939 units spread over six districts
Analisis Manajemen Risiko Proyek Bangunan Gedung Bertingkat Dengan Metode Severity Index
Pekerjaan proyek konstruksi pada pembangunan gedung bertingkat berpotensi menimbulkan berbagai macam risiko. Risiko tidak dapat dilenyapkan secara menyeluruh, namun dapat dikelola secara efektif untuk mengurangi pengaruh negatifnya. Oleh karena itu perlu adanya manajemen risiko yang baik agar sasaran proyek dapat tercapai sesuai rencana. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi, menganalisa nilai risiko dan tingkat penerimaan risiko terhadap pelaksanaan proyek menggunakan metode Severity Index. Dari hasil penelitian menunjukkan terdapat 88 variabel risiko yang terbagi kedalam 10 kelompok risiko utama yang terjadi. Berdasarkan hasil analisa risiko diketahui bahwa terdapat 44 variabel dengan kategori risiko “lowâ€, 43 variabel dengan kategori risiko “moderateâ€, dan 1 variabel dengan kategori risiko “highâ€. Dengan respon penerimaan risiko ke dalam kategori negligible (dapat diabaikan) sebanyak 0 variabel, acceptable (dapat diterima) 44 variabel, undesirabel (tidak diharapkan) 44 variabel, unacceptabel (tidak dapat diterima) 0 variabel.Â
PENAMBAHAN KAPUR PADA TANAH LEMPUNG UNTUK PERKERASAN JALAN RAYA
Lapisan tanah dasar merupakan lapisan paling bawah yang berfungsi untuk meneruskan beban dari lapis perkerasan, tidak selamanyan lapisan tanah dasar mampu berfungsi dengan baik sebagai daya dukung. Kerusakan yang terjadi pada perkerasan sangat beragam,salah satunya diakibatkan oleh kerusakan lapisan tanah dasar.Tanah dasar adalah permukaan tanah asli, permukaan galian atau permukaan tanah timbunan. Tujuan penelituan ini mendapatkan perbandingan antara plastisitas tanah dasar dan nilai CBR tanah asli yang telah distabilisasi menggunakan kapur Ca(OH)₂. Test properties tanah dilaboratorium mencakup : Berat jenis, Kadar air, analisis saringan, Pengujian pemedatan Proctor standard, batas-batas atterberg, dan percobaan Nilai CBR (California Bearing Ratio) laboratorium. Stabilisasi lempung dengan variasi campuran kapur 5%, dan 10%. Hasil yang didapat penurunan dan kenaikan nilai properties akibat stabilisasi menggunakan kapur di atas, pengaruh yang paling dominan akibat stabilisasi dengan kapur yaitu penurunan indeks plastisitas, yaitu dari 10,69% menjadi 5,15% dengan besar penurunan yaitu 5,54%. Nilai CBR Laboratorium juga mengalami kenaikan yang signifikan, yaitu dari 2.69 % menjadi 14.88 % atau naik sebesar 12.19%. Stabilisasi dengan kapur juga mengubah sifat tanah unconfined dalam sistem klasifikasi kuat tekan bebas tanah, yaitu dari 0.20 kg/cm² menjadi 1.47 kg/cm² atau dari jenis very soft menjadi stiff dengan kenaikan sebesar 1.27 kg/cm²
MODEL MIKROSIMULASI KINERJA JALAN PADA KAWASAN PENDIDIKAN SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID 19
Dalam suatu fungsi tata guna lahan akan tercipta suatu bangkitan dan tarikan dalam suatu zona. USM merupakan salah satu kawasan pendidikan yang terletak di jalan arteri Sukarno Hatta. Karena memiliki letak yang strategis, maka USM menjadi salah satu kawasan yang memiliki bangkitan dan tarikan yang tinggi dengan jumlah mahasiswa USM yang melebihi 14.000 orang. Pada kondisi normal (sebelum pandemi COVID 19), kemacetan lalulintas tertinggi terjadi pada saat sore sampai malam hari (saat jam perkuliahan kelas reguler sore). Banyaknya jumlah mahasiswa kelas sore dibanding kelas reguler pagi serta tingkat hambatan samping yang cukup tinggi, menjadi faktor kemacetan lalulintas. Kondisi tersebut di atas berbeda dengan kondisi sekarang (masa pandemi COVID 19). Kondisi lalulintas depan USM saat pandemi COVID 19 mengalami perubahan dengan berkurangnya kepadatan lalulintas dikarenakan pembelajaran bersifat online, diberlakukannya Work From Home/WFH dan Work From Office/WFO dengan sistem piket bergilir serta pembatasan jam kerja dan pembatasan aktivitas masyarakat, adanya penurunan hambatan samping serta kondisi pada saat sore atau malam hari mengalami kelengangan karena jam kegiatan kampus dibatasi sampai pukul 15.00 WIB. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat model simulasi lalulintas sebelum dan saat pandemi COVID 19, dengan metode mikrosimulasi lalulintas menggunakan tools VISSIM. Indikator penlitian berupa kecepatan kendaraan. Setelah dilakukan pemodelan selanjutnya dilakukan evaluasi perbandingan kinerja dari hasil pemodelan sebelum dan saat pandemi COVID 19. Kondisi pandemi COVID 19 memberikan pengaruh terhadap arus yaitu adanya penurunan arus sebesar 36.98 % (ke arah Pedurungan) dan 33.88 % (ke arah Citarum), kenaikan kecepatan kendaraan, penurunan kelas hambatan samping menjadi kelas rendah dibandingkan sebelum pandemi COVID 19 yang berada di kelas sangat tinggi (VH). Dengan demikian terjadi peningkatan kinerja yaitu berada pada LOS B (saat pandemi COVID 19) dibandingkan sebelum pandemi COVID 19 (kinerja berada pada LOS E)
KAJIAN PERENCANAAN RUTE PADA PROYEK PEMBANGUNAN LRT (LIGHT RAIL TRANSIT) MEDAN
Masalah kemacetan lalu lintas di kota Medan merupakan masalah yang umum terjadi saat ini. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu alternatif solusi yang dapat dilakukan adalah dengan merancang konsep pembangunan berbasis transit seperti yang telah diterapkan di beberapa negara maju yang dikenal dengan transit-based regional development atau Transit-Oriented Development (TOD), dengan fasilitas yang direkomendasikan menjadi LRT (Light Rail Transit). Dalam perencanaan LRT Medan perlu mempelajari perencanaan rute proyek pembangunan LRT Medan sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan agar proyek LRT Medan menjadi efisien. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan konsep jaringan koridor LRT yang ideal dan mencari peluang penggunaan LRT di Kota Medan. Sampel yang digunakan dalam studi ini adalah responden masyarakat di wilayah Kota Medan yang berjumlah 100 responden. Hasil studi menunjukkan bahwa perencanaan rute pada proyek pembangunan LRT Medan layak untuk dibangun sesuai koridor yang direncanakan, dan peluang penggunaan LRT di Kota Medan adalah banyaknya masyarakat yang akan menggunakan transportasi LRT