Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Not a member yet
    136 research outputs found

    PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, TINGKAT PENGANGGURAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI ACEH

    No full text
    This study was aim to know and to analyze the influence the amount of population,unemployment rate and educational level to poverty in Aceh province, by using quantitativedescriptive approach through time series during 20 years (1995-2015) the secondary data wasused from Aceh province. Type of the study classified to multiple linear regression model that isbased on OLS (Ordinary least Square.) The result of this study shown that unemployment rate andeducational level have positive and significant effect on poverty while the number of populationhas no significant effect to poverty. This study was suggestions that should be considered by thegovernment is that pay more attentions on the quality of human resource, by giving more trainingof capacity building and skills of workers in order to competition for better occupation and farfrom poverty.Keywords: Number of Population, Unemployment Rate, Educational Level, and PovertyAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa Pengaruh Jumlah Penduduk,Tingkat Pengangguran dan Tingkat Pendidikan Terhadap Kemiskinan di Provinsi Aceh, denganmenggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif yang berupa data time series, selama 20 tahun(1996-2015) berupa data-data sekunder yang dipilih dari total keseluruhan Provinsi Aceh. Modelyang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis regresi linear berganda (Multiple LinearRegression) berdasarkan metode OLS (Ordinary Least Square). Hasil penelitian untuk pengaruhjumlah penduduk, tingkat pengangguran dan tingkat pendidikan terhadap kemiskinan menunjukkanbahwa tingkat pengangguran dan tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadapkemiskinan sedangkan jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Saranyang harus dilakukan pemerintah adalah dengan memperhatikan peningkatan kualitas SDM,dengan cara membuat pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan pendidikan dan keterampilantenaga kerja agar bisa bersaing dalam memperoleh pekerjaan sehingga tidak terjerat dalamkemiskinan

    ANALISIS SERAPAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH KABUPATEN ACEH TENGAH

    Full text link
    Local governments have an important role in optimizing local financial management to improve public services to the public. One of the most common financial management issues is the absorption of budget in District Revenue and Expenditure Budgets (APBK) at the end of budget year is often below target or lower than its budget. This will result in the loss of spending benefits because the allocated funds cannot be fully utilized, which means there is iddle money. This study aims to analyze the absorption of budget of the Aceh Tengah District Government based on the type of expenditure, function and its organization. The secondary data obtained from the Qanun of about the Responsibility and its Implementation of APBK Aceh Tengah for the years 2012-2015 . The results showed that the budget absorption based on the type of expenditure, function and organization fluctuated every year. The average budget absorption from 2012 to 2015 is based on the type of expenditure of 87.03%, the average absorption of expenditure by function of 93.32%, and the average uptake of expenditure by the organization of 94.44%.Pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Salah satu masalah pengelolaan keuangan yang sering ditemui adalah serapan anggaran belanja daerah pada APBK diakhir tahun anggaran seringkali berada dibawah target atau lebih rendah dibandingkan dengan anggarannya. Hal ini akan mengakibatkan hilangnya manfaat belanja karena dana yang dialokasikan ternyata tidak semuanya dapat dimanfaatkan, yang artinya terjadi iddle money. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serapan anggaran belanja Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berdasarkan jenis belanja, berdasarkan fungsi dan berdasarkan organisasi. Data yang dianalisis terdiri dari data sekunder yang diperoleh dari qanun APBK Aceh Tengah tahun 2012-2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serapan anggaran belanja bedasarkan jenis belanja, fungsi dan organisasi berfluktuatif setiap tahunnya. Rata-rata serapan anggaran dari tahun 2012 sampai dengan 2015 berdasarkan jenis belanja sebesar 87,03%, rata-rata serapan belanja berdasarkan fungsi sebesar 93,32%, dan rata-rata serapan belanja berdasarkan organisasi sebesar 94,44%.Keywords: budget absorpsion, expenditure type, expenditure function, organization

    PENGARUH DUE PROFESSIONAL CARE, PENGALAMAN AUDIT, PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BERKELANJUTAN TERHADAP KUALITAS AUDIT INTERNAL DENGAN KOMITMEN ORGANISASI SEBAGAI PEMODERASI PADA KANTOR INSPEKTORAT PEMERINTAH KOTA LHOKSEUMAWE

    No full text
    The objective of this study is aimed to examine empirically the influence of due professional care,audit experience, education and ongoing training on the audit quality with organizationalcommitment as the moderating variables. All auditors at the Government Internal SupervisoryApparatus (APIP) in the city of Lhokseumawe, Aceh were selected as the respondenst. The primarydata used in this study gathered by distributing questionnaires to the respondents, and analyzedusing the Moderated Regression Analysis (MRA). The study documented that the due professionalcare, audit experience, education ongoing training, and organizational commitment affectedsignificantly and simultaneously the quality of audits at the Inspectorate of Government InternalSupervisory Apparatus at the city of Lhokseumawe. Organizational commitment moderated therespective influence of due professional care,audit experience, education and ongoing training onthe quality audit.Keywords: Quality Audit, Due Professional Care, Audit Experience, Education and OngoingTraining, Organizational Commitment.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel independen due professional care,pengalaman audit, pendidikan dan pelatihan berkelanjutan terhadap variabel dependen kualitasaudit dengan komitmen organisasi sebagai variabel moderasi baik secara bersama-sama maupunparsial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor Aparat Pengawasan InternalPemerintah (APIP) berjumlah 47 (empat puluh tujuh) orang, semua anggota populasi akandijadikan sampel dalam penelitian ini karena menggunakan metode sensus atau penelitianpopulasi. Penelitian ini melalui pengujian hipotesis secara kuantitatif, data yang digunakanmerupakan data primer yang bersumber dari jawaban responden atas kuesioner yang dikirim.Pengolahan data pada penelitian ini dengan menggunakan analisis interaksi atau ModerateRegression Analysis (MRA). Hasil penelitian secara bersama-sama menunjukkan bahwa dueprofessional care, pengalaman audit, pendidikan dan pelatihan berkelanjutan serta komitmenorganisasi berpengaruh terhadap kualitas audit pada Aparat Pengawasan Internal PemerintahInspektorat Kota Lhokseumawe. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa masingmasingvariabel due professional care, pengalaman audit, pendidikan dan pelatihan berkelanjutanserta komitmen organisasi berpengaruh terhadap kualitas audit, juga komitmen organisasimemoderasi masing-masing pengaruh due professional care, pengalaman audit, pendidikan danpelatihan berkelanjutan terhadap kualitas audit.Kata Kunci: Kualitas Audit, Due Professional Care, Pengalaman Audit, Pendidikan danPelatihan Berkelanjutan, Komitmen Organisas

    PENGARUH CAPITAL ADEQUACY RATIO, NET INTEREST MARGIN, LOAN TO DEPOSIT RATIO DAN NON PERFORMING LOAN TERHADAP PROFITABILITAS BANK UMUM NON DEVISA DI INDONESIA PERIODE 2014-2016

    No full text
    This study examines the influence Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM),Loan to Deposit Ratio (LDR) and Non Performing Loan (NPL) toward Profitability for Non-Foreign Exchange Commercial Bank in Indonesia. This study uses empirical data on the directoryof Financial Services Authority (Otorita Jasa Keuangan) through non probability sampling thatmet criteria of the research. There are 17 Banks observed for 3 years quarterly starting from 2014until 2016. The analytical method using Multiple Linear Regression. The results show that CapitalAdequacy Ratio (CAR) has unsignificant effect on profitability. Variable Net Interest Margin(NIM) has a positive and significant influence toward profitability. Variable Loan to Deposit Ratio(LDR) has unsignificant effect toward profitability, Non Performing Loan (NPL) has unsignificanteffect toward profitability. This study has implication for the banking sector, although banksapplied financial ratios to measure bank health, but banks should also pay attention for externalfactors to measure bank health. The limitation of this research is that the data only consist of onetype of commercial bank that is non-foreign exchange bank in Indonesia, not all banks met thecriteria as expected by the researcher.Keywords: Capital Adequacy Ratio (CAR), Net Interest Margin (NIM), Loan to Deposit Ratio(LDR), Non Performing Loan (NPL), Profitability.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh antara variabel Capital Adequacy Ratio(CAR), Net Interest Margin, Loan to Deposit Ratio dan Non Performing Loan terhadapProfitabilitas pada Bank Umum Non Devisa di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data empirisdari direktori Kantor Otorita Jasa Keuangan melalui teknik purposive sampling. Ada 17 Bankyang diamati selama 3 tahun secara kuartal mulai tahun 2014 sampai tahun 2016. Peralatananalisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkanbahwa Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas BankUmum Non Devisa. Variable Net Interest Margin (NIM) memiliki pengaruh positif dan signifikanterhadap profitabilitas Bank Umum Non Devisa. Variable Loan to Deposit Ratio (LDR) tidakmemiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank Umum Non Devisa. Variabel NonPerforming Loan (NPL) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas Bank UmumNon Devisa. Penelitian ini memiliki implikasi pada dunia perbankan yaitu meskipun perbankanmenerapkan rasio keuangan untuk mengukur kesehatan bank melalui profitabilitas, akan tetapiperbankan juga seharusnya memperhatikan faktor eksternal dalam mengukur kesehatan bank. Keterbatasan penelitian adalah bahwa data yang diteliti hanya terdiri dari satu jenis bank umumyaitu bank non devisa di Indonesia, tidak semua bank memenuhi criteria seperti yang diharapkanoleh peneliti

    PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA PERIMBANGAN, DAN SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN TERHADAP BELANJA MODAL DAN IMPLIKASINYA PADA REALISASI BELANJA MODAL PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA

    No full text
    This study aims to determine the effect of local own source revenue, fiscal balance transfers, and surplus of budget financing on the capital expenditure and their implications for the realization of capital expenditure in Indonesia. The sample of this research is the government of local districts/cities in Indonesia during the 2013-2015 period, with the total sample of 311 that were selected using the simple random sampling. The method of analysis used in this research is the path analysis. The results of the study showed that: (1) the local own revenue, fiscal balance transfers, surplus of budget financing, and capital expenditure have a significant effect on the capital expenditure realization; (2) capital expenditure fully mediated the effects of fiscal balance transfers and surplus of budget financing on the capital expenditure realization; and (3) capital expenditure partially mediated the effect of the local own revenue on the realization of capital expenditure among the local government offices in Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan, sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) terhadap belanja modal dan implikasinya pada realisasi belanja modal di kantor pemerintahan kabupaten/kota di Indonesia. Sampel penelitian ini adalah pemerintah daerah kabupaten/kota di Indonesia selama 3 periode (2013-2015), dengan total sampel sebanyak 311. Dalam penelitian ini, sampel dipilih dengan menggunakan simple random sampling dan datanya dianalisis dengan menggunakan path analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) PAD, dana perimbangan, SiLPA, dan belanja modal berpengaruh signifikan terhadap realisasi belanja modal; (2) belanja modal memediasi secara penuh pengaruh dana perimbangan dan SiLPA terhadap realisasi belanja modal, dan (3) belanja modal memediasi secara parsial pengaruh PAD tehadap realisasi belanja modal di kantor pemerintah kabupaten/kota di Indonesia.Keywords:Local own revenue; Fiscal balance transfers; Surplus of budget financing; Capital expenditure; Capital expenditure realization

    EVALUASI TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KEBIJAKAN TARIF TOL BECAKAYU

    No full text
    This study aims to evaluate the level of satisfaction of toll road users with regard to the tariff policy set by the government about stipulating of Becakayu Toll Tariff towards the member of vehicles passing. This study uses quantitative methods that is carried out using survey technique. The instrument used to obtain data is by questionnaire distribution. The selection of sample using purposive sampling which is delivery 164 respondents. Respondents' perceptions were measured by Likert scale 1-4. Public Satisfaction Index (PSI) is calculated based on Regulation of Minister the Empowerment of State Apparaturs Number 14 year 2017 concerning Guidelines for preparing public satisfaction survey. The result show that PSI for policy of Becakayu Toll Tariff is 69.63, which include in C category (less satisfaction), this is caused by the service element which is considered to be inadequate is Cost/Tariff compared to other service elements that get the lowest interval value of 2.36 (Dissatisfied). As the result for passing the Becakayu toll public must expense more money and not comparable with the length of toll. Recommendation for this study ins Government should adjust the toll tariff by considesing the length, services quality, and publics capability, so that Becakayu toll tariff must be reduced or the length of Becakayu toll must be extended. The appropriate toll tariff range between Rp 5.000,00 to Rp 10.000,00.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pengguna jalan tol berkaitan dengan tarif yang ditetapkan Pemerintah tentang penetapan tarif Tol Becakayu (Bekasi-Cawang-Kampung Melayu) terhadap jumlah volume kendaraan yang melintas. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik survey melalui penyebaran koesioner. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 164 responden. Persepsi responden diukur dengan menggunakan skala likert 1-4. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dihitung berdasarkan Permen PAN Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa IKM mengenai kebijakan tarif tol Becakayu sebesar 69,63 (termasuk dalam kategori nilai C atau Kurang Puas). Hal ini disebabkan oleh unsur pelayanan yang dinilai kurang baik adalah Biaya/Tarif dibanding unsur pelayanan lain yang mendapat nilai interval paling rendah yaitu 2,36 (Tidak Puas). Sehingga biaya yang dikeluarkan untuk menempuh jalan tol Becakayu dianggap terlalu mahal dan tidak sebanding dengan jarak tempuh jalan tol. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah pemerintah harus menyesuaikan tarif tol dengan mempertimbangkan panjang tol, kualitas pelayanan serta kemampuan masyarakat sehingga tarif tol becakayu harus diturunkan atau panjang jalan tol Becakayu ditingkatkan. Kisaran harga yang dipandang sesuai adalah antara Rp 5.000,00 sampai dengan Rp. 10.000,00.Kata kunci : Evaluasi Kebijakan, Indeks Kepuasan Masyarakat, Tol Becakayu, Tarif To

    Ketahanan Energi Gas Alam Turki Pasca Konstruksi Tanap (Trans-Anatolian Pipeline)

    No full text
    Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang perubahan ketahanan energi Turki setelah TANAP (Trans-Anatolian Pipeline) berhasil dibangun di Turki pada Juni 2018. TANAP merupakan proyek yang dibangun atas kerjasama Turki dan Azerbaijan. Turki merupakan negara dengan kebutuhan energi yang sangat tinggi dan kebutuhan ini meningkat sebanyak 8% per tahunnya. Untuk memenuhi kebutuhan energinya, Turki sangat bergantung pada distribusi energi dari Rusia dalam bentuk gas alam. Namun, hubungan yang tidak stabil antara Rusia dan Ukraina membuat distribusi energi dari Rusia sering terhambat dan besarnya ketergatungan Turki terhadap sumber energi Rusia menyebabkan ketahanan energi Turki berada dalam kondisi yang tidak baik. Hal ini kemudian menggerakkan Turki untuk mencari sumber energi alternatif untuk mengatasi ketergantungan energi terhadap Rusia ini. Tesis ini pertama-tama akan menganalisa hubungan interdependensi dalam hubungan energi yang berpotensi bersifat asimetris antara Turki dan Rusia dan implikasi yang ditimbulkan dari hubungan asimetris ini. Setelah itu peneliti akan mengkaji pengaruh TANAP terhadap ketahanan energi gas alam di Turki dan pengaruhnya terhadap perubahan interdependensi antara kedua negara. TANAP ternyata tidak terlalu merubah interdependensi energi Turki terhadap Rusia secara signifikan.Abstract This paper reviews the change of Turkeys energy security after Turkey managed to construct TANAP (Trans-Anatolian Pipeline) at June 2018. TANAP is a project built within cooperation between Turkey and Azerbaijan. Turkey is a country with vast energy needs with average increase of 8% per year. To meet their energy needs, Turkey highly rely on energy from Russias natural-gas. However, fragile relation between Russia and Ukraine caused energy distribution from Russia agitated, and Turkeys high reliance on Russias energy supply causing Turkey in a low energy security state. For this reason, Turkey is looking for alternative energy source to overcome their high reliance on Russias natural gas. This thesis firstly will analyze interdependence relationship in the context of energy between Turkey and Russia that potentially has asymmetric nature and the implication that could arises in that relationship. Afterwards, author will review how TANAP change Turkeys natural-gas security and how it changes interdependency between the two countries. As a result, TANAP does not significantly change Turkey-Russia interdependence

    EFEKTIFITAS BANTUAN SOSIAL DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI TENGAH PERLAMBATAN EKONOMI INDONESIA DENGAN PENDEKATAN NON-PARAMETRIK

    No full text
    This study aims to analyze the relationship and influence of social assistance on the number of poor people in Indonesia. There is a control variable as a comparison, namely; the number of people who work alone and work as laborers, central government debt and economic growth. The research method uses a quantitative approach with non-parametric statistics with annual data (2007-2017) and elasticity is used to measure the amount of change in the number of poor people due to additional social assistance. Pearson Moment Product and Rank Spearman correlation test to examine the relationship of each variable (number of people who work alone and work as laborers, central government debt and economic growth) to the number of poverty in Indonesia. The results of non-parametric statistics show that there is a very strong relationship between social assistance (National Health Insurance-Benefit Beneficiary Recipients (JKN-PBI) and Prosperous Rice (Rastra), and strong (Family Hope Program (PKH)) for the number of poor people. negative indicates that social assistance can significantly reduce the amount of poverty, with the strongest impact being the PBI program.There is a strong relationship between debt and working as a laborer on the number of poor people. The slowdown in economic growth is proven to be unrelated to the number of poor people. the biggest decrease in the number of poor people is the JKN-PBI program (-0.16), Rastra (-0.15) and PKH (-0.06). The additional employment as laborers has the highest effectiveness level of -0, 34. Government debt is needed to reduce the number of poor people by -0.16, which means that in the middle of declining oak On the other hand, the amount of poverty in Indonesia can be reduced through social assistance programs, the creation of jobs as laborers and government debt allocated to productive activities and economic activities that directly affect the poor and vulnerable to poverty.Keywords: Social assistance programs, Economics growth, Debt, Poverty, Laborers, EffectivenessAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan pengaruh bantuan sosial terhadap jumlah penduduk miskin di Indonesia. Terdapat variabel kontrol sebagai pembanding yaitu; jumlah orang yang bekerja sendiri dan bekerja sebagai buruh, utang pemerintah pusat dan pertumbuhan ekonomi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan statistik non-parametrik, data tahunan (2007-2017) dan elastisitas digunakan untuk mengukur besaran perubahan jumlah penduduk miskin akibat tambahan bantuan sosial. Uji korelasi Pearson Moment Product dan Rank Spearman untuk menguji hubungan masing-masing variabel (jumlah orang yang bekerja sendiri dan bekerja sebagai buruh, utang pemerintah pusat dan pertumbuhan ekonomi) terhadap jumlah kemiskinan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang sangat kuat antara bantuan sosial (Jaminan Kesehatan Nasional-Penerima Bantuan Iuran (JKN-PBI) dan Beras Sejahtera (Rastra), dan Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap jumlah penduduk miskin. Tanda negatif menunjukkan bantuan sosial dapat menurunkan jumlah kemiskinan secara signifikan, dengan dampak terkuat adalah program PBI. Terdapat hubungan kuat antara hutang dan bekerja sebagai buruh terhadap jumlah penduduk miskin. Perlambatan pertumbuhan ekonomi terbukti tidak berhubungan dengan jumlah penduduk miskin. Hasil perhitungan elastisitas menunjukkan efektifitas bantuan sosial terhadap penurunan jumlah penduduk miskin paling besar adalah program JKN-PBI (-0,16), Rastra (-0,15) dan PKH (-0,06). Tambahan lapangan kerja sebagai buruh memiliki tingkat efektifitas yang paling tinggi sebesar -0,34. Hutang pemerintah dibutuhkan untuk menekan jumlah penduduk miskin sebesar -0,16. Artinya, di tengah perlambatan ekonomi, jumlah kemiskinan di Indonesia dapat ditekan melalui program bantuan sosial, penciptaan lapangan kerja sebagai buruh dan hutang pemerintah dialokasikan untuk kegiatan produktif dan kegiatan ekonomi yang berdampak langsung kepada penduduk miskin dan rentan miskin

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MASYARAKAT BANDA ACEH DALAM PEMILIHAN ASURANSI JIWA SYARIAH

    No full text
    AbstractThe growth of Islamic Life Insurance in Banda Aceh is slow, yet it has been established since 1995. Besides, Aceh is implementing Islamic Sharia, including the economy, which is fair for people to choose Islamic Life Insurance. The goal of this research is to disclose the following; 1. What are the factors that affecting Banda Aceh citizen to choose Islamic Life Insurance? 2. How is the perspective of Banda Aceh citizen toward Islamic Life Insurance? 3. How is the the effect and correlation between their perspective with the process of choosing Islamic Life Insurance? The research is done through a questionnaire as primary data with Likert scale 1-5, the ability of research tools is measuredd by Cronbach Alpha 0.6 and the method of the research is quantitative method with multiple linear regression and correlation of computer software, SPSS version 21.0. The outcome of the research suggest that the independent variable, product and religiousness, significantly affecting the process of choosing Islamic Life Insurance. However, other variable such as price, place, and promotion are not significantly affecting the process of choosing Islamic Life Insurance in Banda Aceh. Thus, the people perspective toward the product and religiousness are the main factors. Furthermore, the the data suggested the the correlation between perspective with the process of choosing Islamic Life Insurance as 77.4 percent.Keywords: product, price, place, promotion, and religiousnessAbstrakPertumbuhan Asuransi Jiwa Syariah di Banda Aceh berjalan secara lambat, padahal keberadaannya sudah sejak tahun 1995. Di sisi lain Aceh adalah daerah yang menerapkan syariat Islam, tidak terkecuali dalam bidang ekonomi, maka sepatutnya masyarakat memilih Asuransi Jiwa syariah sebagai pilihan dalam berasuransi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah berikut ini: Pertama, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi masyarakat Banda Aceh dalam pemilihan Asuransi Jiwa Syariah? Kedua, bagaimana persepsi masyarakat Banda Aceh terhadap asuransi jiwa syariah? dan ketiga, bagaimana pengaruh dan hubungan antara persepsi dengan pemilihan asuransi jiwa syariah? Penelitian ini menggunakan kuisioner sebagai data primer dengan skala likert 1-5, keandalan alat ukur penelitian diuji dengan Cronbach Alpha 0,6 dan metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan regresi linier berganda dan korelasi dengan menggunakan SPSS versi 21.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel bebas hanya produk, dan religiusitas yang signifikan mempengaruhi masyarakat sedangkan harga, lokasi dan promosi tidak signifikan berpengaruh dalam keputusan pemilihan Asuransi Jiwa Syariah di Banda Aceh. Jadi persepsi masyarakat tentang produk dan religiusitas adalah yang utama, hal ini dapat dilihat pengaruh dan hubungan antara persepsi dengan pemilihan Asuransi Jiwa Syariah sebesar 77,4 persen.Kata Kunci: produk, harga, loksi, promosi, dan religiusitas

    PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH, DANA ALOKASI UMUM, DANA OTONOMI KHUSUS, DAN SISA LEBIH PENGGUNAAN ANGGARAN TERHADAP BELANJA MODAL PADA FUNGSI KESEHATAN

    No full text
    The purpose of this study was to examine the effect of regional own revenue (PAD), general allocation fund (DAU), special autonomy fund (DOK) and unspent funds at end of fiscal year (SiLPA) to capital expenditure of health function. Through a purposive sampling as a technique of selecting sample, there were 15 districts/municipalities in Aceh Province for 4 periods from 2012 to 2015 as the samples. Data used in this research was a secondary data obtained from Financial Agency of Aceh. The technique used for a data collection was through a documentation technique. The analytical method used in this research was standardized regression method or path analysis which is an extension of multiple linear regression analysis. The results showed that PAD, DAU, and DOK influenced a capital expenditure on health function. Meanwhile, SiLPA did not influence the capital expenditure on health function. In addition, PAD, DAU, DOK, and SiLPA simultaneously influenced the capital expenditure on health functions.Keywords: Capital Spending of Health, PAD, DAU, DOK, and SiLPA.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menguji pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Otonomi Khusus (DOK) dan Sisa Lebih Pengguna Anggaran (SiLPA) terhadap belanja modal pada fungsi kesehatan. Berdasarkan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, dari 23 Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh hanya 15 Kabupaten/Kota dipilih menjadi sampel penelitian ini selama periode 2012-2015. Data yang digunakan adalah data sekunder dari Dinas Keuangan Aceh melalui teknik dokumentasi. Metode Analisis menggunakan standardized regression yang merupakan perluasan dari analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PAD, DAU, dan DOK berpengaruh terhadap belanja modal pada fungsi kesehatan sedangkan SiLPA tidak berpengaruh. Hal ini bermakna adanya peningkatan terhadap alokasi PAD, DAU, dan DOK dalam suatu anggaran maka akan meningkatkan jumlah alokasi belanja modal yang dapat dimanfaatkan untuk kesehjateraan publik dalam sektor kesehatan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Aceh yang lebih baik.Disamping itu, secara simultan PAD, DAU, DOK, dan SiLPA secara bersama-sama berpengaruh terhadap belanja modal pada fungsi kesehatan

    13

    full texts

    136

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇