Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Not a member yet
    136 research outputs found

    PERILAKU KONSUMSI ISLAM DI INDONESIA

    No full text
    This study aims to analyze the urgency of consumption in the economy and the implementation of Islamic values in public consumption behavior. The data used was time series data to food consumption on Indonesian from year 2011 to 2014. The analysis was conducted with qualitative method using the analysis techniques library research, are deskriptive analysis. The result shows that consumptive behavior becomes a habit Indonesian society, so the community income mostly just for consumption. Islam provides a solution that balanced consumption behavior that is not tabdjir and not ishraf.Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tentang urgensi konsumsi dalam perekonomian dan implementasi nilai Islam pada perilaku konsumsi masyarakat. Data yang digunakan adalah data seri waktu (time series) terhadap konsumsi makanan di Indonesia dari tahun 2011 sampai dengan 2014. Analisis dilakukan dengan metode kualitatif dengan menggunakan tekhnik analisis library research yang bersifat deskriptif analisis. Hasil-hasil penelitian menunjukkan bahwa Perilaku konsumtif menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia, sehingga penghasilan masyarakat sebagian besar hanya untuk konsumsi. Islam menawarkan pola konsumsi yang seimbang yaitu tidak tabdjir dan tidak ishraf

    FENOMENA EKONOMI ISLAM DI TANAH RENCONG

    No full text
    This paper discusses the economic phenomenon of Islam in Aceh background Islamic law. Results of this analysis suggested a need for improving the quality and quantity of human resources, dissemination to the public of Islamic economics, the regulation of Islamic economics and Islamic economic authorities need to institute Islamic economic order can be enforced kaffah in this rencong ground.Paper ini membahas tentang fenomena ekonomi Islam di Aceh yang berlatar belakang syariah Islam. Hasil analisis ini mengusulkan perlu adanya peningkatan mutu dan kuantitas sumber daya manusia, sosialisasi kepada masyarakat tentang ekonomi Islam, qanun tentang ekonomi Islam dan perlunya lembaga otoritas ekonomi Islam agar ekonomi Islam dapat ditegakkan secara kaffah di tanah rencong ini

    IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP EKONOMI SYARIAH: Alternatif Mewujudkan Kesejahteraan Berkeadilan

    No full text
    One difference between the Islamic economic system with the conventional economic system is a paradigm of life dengaan all akitivitasnya. Islamic economic position as the foundation of belief in doing good activity in social interaction maupn financial transactions. Tawhid is expected to establish the integrity of which will help the formation of a good government. The principle of justice is a necessity in the enforcement of Islamic law. By implementing the principles of economy and Isam in all aspects of economic behavior that justice can be expected welfare terujud. So, so that economic agents do not pursue material gains but also the spiritual.Salah satu perbedaan antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi konvensional adalah paradigma kehidupan dengaan semua akitivitasnya.Posisi ekonomi Islam sebagai dasar keyakinan dalam melakukan aktivitas yang baik dalam interaksi sosial maupun transaksi keuangan. Tauhid diharapkan dapat membentuk integritas yang akan membantu pembentukan pemerintah yang baik. Prinsip keadilan merupakan sebuah keharusan dalam penegakkan syariat Islam.Dengan mengimplementasikan prinsip-prinsip ekonomi Isam dalam semua aspek dan prilaku ekonomi diharapkan kesejahteraan yang berkeadilan dapat terujud.Sehingga, sehingga agen ekonomi tidak mengejar keuntungan materi saja melainkan juga spiritual

    ANALISIS PERMINTAAN MINYAK PELUMAS PERTAMINA DI KOTA BANDA ACEH

    No full text
    This study is aimed to know the influence of price, substitution price, consumer income, and the number of vehicles toward the order of Pertamina lubricant in Banda Aceh. For the analysis purpose, multiple regression analysis is used.This research used time series data which was started from 1991 until 2015. The data was a secondary data taken from the Statistic Center Board of Pertamina, and from related institution as well as from various types of sources related to this research. The model used was Marshallian Linear Request function which was analyzed by multiple linear equations through Ordinary Least Square (OLS) approach.This research produced a satisfying result. This was seen from simultaneous and partial examination whereas all free variables in this research impacted significantly toward the order of the lubricant under Mesran trademark. Based on the estimation, price variable was resulting negative, meanwhile substitution price, consumer income and the number of vehicles were resulting positive toward the order of the lubricant of Mesran trademark. This result matched the existing theory. The 94,89 percent determinant coefficient (R2) means that free variable which consisted of variable of Mesran lubricant, substitution price, consumer income, and the number of vehicles were able explain the changes of the order of Mesran lubricant for approximately 94,89 percent, while the remaining 5,51 percent was explained by other variables, such as desire, model, and consumer income distribution, etc., which were excluded of this research model.Pertamina should keep enough supply of lubricant to maintain its normal price in Banda Aceh.Artikel ini bertujuan adalah untuk mengetahui pengaruh harga, harga pengganti, pendapatan dan jumlah kendaraan terhadap permintaan pelumas pertamina di Kota Banda Aceh. Dalam Analisisnya digunakan analisis regresi linear berganda (Multiple Regressions).Penelitian ini menggunakan data time series dimulai dari tahun 1991 sampai dengan 2015. Jenis data adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Pertamina, , dan intansi terkait lainnya serta dari berbagai sumber dan literatur lain yang ada kaitannya dengan penelitian ini. Model yang digunakan adalah fungsi Permintaan Linear Marshallian, dianalisis dengan dengan persamaan linear berganda melalui pendekatan OLS (Ordinary Least Square).Hasil estimasi menunjukkan hasil yang memuaskan ini terlihat baik dari pengujian secara simultan maupun secara partial, dimana semua variabel bebas dalam penelitian ini berpengaruh signifikan terhadap permintaan pelumas merek mesran. Berdasarkan hasil estimasi variabel harga berpengaruh negatif dan harga pengganti, pendapatan dan jumlah kendaraan berpengaruh positif terhadap permintaan pelumas merek mesran, hal ini sesuai dengan teori. Koefisien determinan adjusted (R2 ) sebesar 94,89 persen yang artinya variabel bebas yang terdiri dari variabel harga pelumas merek Mesran, harga pengganti, pendapatan dan jumlah kendaraan mampu menjelaskan variasi perubahan permintaan minyak pelumas merek Mesran sebesar 94,49 persen dan sisanya sebesar 5,51 persen dijelaskan oleh variabel lainnya diluar model penelitian ini seperti selera, corak dan distribusi pendapatan dalam masyarakat dan lain- lain.Pertamina harus mengupayakan suplai pelumas di Kota Banda Aceh selalu tersedia cukup, hal ini dilakukan untuk menjaga kestabilan harga pelumas itu sendiri

    LOYALITAS PEKERJA PERBANKAN ISLAM DI BANDA ACEH, INDONESIA: ANALISIS KRITERIA KEBAJIKAN DI TEMPAT KERJA

    No full text
    The purpose of this article is to present the criteria of virtue in the work place as one of the criteria loyalty of Muslim workers from an Islamic perspective and assess the stage of Islamic banking employee loyalty in Banda Aceh, Indonesia based on these criteria. The issues discussed in this article is, first, whether the worker loyalty? Second, whether the criteria for the Muslim employee loyalty? Third, how the results of the study that has been conducted against the workers of Islamic banking in Banda Aceh, Indonesia on one criterion that is a virtue in the work place. Writing this article uses the library with textual analysis and rules of empirical quantitative form. The results show that Islam provides clear guidance on employee loyalty, especially in terms of virtue in the work place. A study has also been carried out with the involvement of as many as 277 respondents Islamic banking workers in Banda Aceh, Indonesia. Data cited by using a questionnaire and analyzed using descriptive statistics. The results show loyalty stage in Islamic banking Muslim worker in Banda Aceh based criterion of virtue in the workplace is in the high stage.Tujuan artikel ini adalah untuk mengemukakan kriteria kebajikan di tempat kerja sebagai salah satu kriteria loyalitas pekerja Muslim dari perspektif Islam dan menilai tahap loyalitas pekerja perbankan Islam di Banda Aceh, Indonesia berdasarkan kriteria tersebut. Persoalan yang dibahas pada artikel ini ialah, pertama, apakah loyalitas pekerja itu? Kedua, apakah kriteria loyalitas pekerja Muslim itu? Ketiga, bagaimana hasil kajian yang telah dilaksanakan terhadap para pekerja perbankan Islam di Banda Aceh, Indonesia tentang salah satu kriterianya iaitu kebajikan di tempat kerja?. Penulisan artikel ini menggunakan kaedah kajian dokumentasi dengan analisis tekstual dan kaedah empirikal berbentuk kuantitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam memberikan panduan yang jelas tentang loyalitas pekerja terutama dalam hal kebajikan di tempat kerja. Sebuah kajian pun telah dijalankan dengan melibatkan sebanyak 277 responden pekerja perbankan Islam di Banda Aceh, Indonesia. Data dikutip dengan menggunakan instrumen kuesioner dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil kajian menunjukkan tahap loyalitas pekerja muslim di perbankan Islam di Banda Aceh berdasarkan kriteria kebajikan di tempat kerja adalah di tahap tinggi

    VARIABEL MAKRO EKONOMI DAN NON PERFORMING LOAN: BUKTI EMPIRIS DARI BANK UMUM DI INDONESIA

    Full text link
    This study is aimed at empirically explores the effect of macroeconomic variables i.e., economic growth, interest rate and the Corruption Perception Index (CPI) on the Non-Performing Loans (NPL) of the commercial banks in Indonesia. An annually data from the years 2003 to 2014 were analysed using the multiple regression model. The study documented that: (i) the economic growth has insignificant effect on the Non-Performing Loans (NPL); (ii) the CPI has a negative significant influence on the Non-Performing Loans; and (iii) the interest rate has a positive significant influence on the Non -Performing Loans (NPL). This findings implied that the central bank of Indonesia (Bank Indonesia) and the government should design together the economic policies and regulations that could prevent increasing in the Non-Performing Loans (NPL) of the commercial banks in the country.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh variabel makroekonomi yaitu pertumbuhan ekonomi, tingkat suku bunga dan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) terhadapkredit macet (NPL) bank- bank komersial di Indonesia. Data yang digunakan adalah tahunan dari tahun 2003-2014 yang dianalisis menggunakan model regresi berganda. Hasil studi ini menunjukkan bahwa: (i) pertumbuhan ekonomi tidak memiliki pengaruh signifikan pada Kredit Macet; (ii) CPI memiliki pengaruh signifikan negatif pada Kredit Macet; dan (iii) tingkat suku bunga memiliki pengaruh signifikan positif terhadap Kredit Macet. Temuan ini menyiratkan bahwa bank sentral (Bank Indonesia) dan pemerintah harus merancang bersama-sama kebijakan ekonomi dan peraturan yang bisa mencegah peningkatan kredit macet bank-bank komersial di Indonesia

    13

    full texts

    136

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇