Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam
Not a member yet
136 research outputs found
Sort by
RESPON DUNIA BARAT TERHADAP EKONOMI SYARIAH DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Sharia economic opportunities developed in Indonesia need to be supported by knowing the western response to the economic conditions in Indonesia, where the revolutionary era 4.0 is a challenge for Indonesia in the economic welfare of its people. This study aims to determine the response and contribution of the west to the Islamic economy in Indonesia in the Industrial Revolution Era 4.0. This type of research is juridical normative and the nature of the research is descriptive legal study. The results of the study found that the response and contribution of the west to the Indonesian sharia economy is to embrace the Indonesian sharia economy with the aim of regaining control of the Indo Pacific, by implementing a free market and capitalist system. However, Indonesia remains in principle, namely developing the potential of the Islamic economy because this is a golden opportunity for a prosperous Indonesia. Keywords: West (Christian), East (Islam), Sharia Economics, Era 4.0AbstrakPeluang Ekonomi Syariah yang dikembangkan di Indoensia perlu didukung dengan mengetahui respon barat terhadap kondisi ekonomi di Indonesia, dimana era revolusi 4.0 menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia dalam mensejahterahkan ekonomi masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui respon dan sumbangsih barat terhadap ekonomi syariah di Indonesia Era Revolusi Industri 4.0. Jenis penelitian ini dalah yuridis normative dan Sifat penelitian descriptive legal study. Hasil penelitian ditemukan bahwa respon dan sumbangsih barat terhadap ekonomi syariah Indonesia yaitu merangkul ekonomi syariah Indonesia dengan tujuan menguasai kembali indo pasifik, dengan menerapkan sistem pasar bebas dan kapitalis. Namun Indonesia tetap pada prinsipnya yaitu mengembangkan potensi ekonomi syariah karena ini adalah peluang emas menuju Indonesia sejahtera.Kata Kunci : Barat (Kristen), Timur (Islam), Ekonomi Syariah, Era Revolusi Industri 4.
PENJUALAN KONSINYASI PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH DI KOTA LHOKSEUMAWE MENURUT PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penjualan konsinyasi sesuai perspektif Ekonomi Islam pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lhokseumawe-Aceh. Adapun jenis penelitian ini menggunakan penelitian studi lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa penjualan konsinyasi pada UMKM Lhokseumawe-Aceh merupakan bentuk penerapan dari akad waklah bil ujrah. Akan tetapi dalam pelaksanaan penjualan tersebut belum sepenuhnya sempurna sesuai dengan syariat Islam. Di mana dalam praktik pelaksanaannya terdapat tindakan wanprestasi yang dilakukan oleh pihak komisioner kepada pihak penitip berupa penundaan pembayaran hasil penjualan dari waktu yang telah disepakati dalam akad
STRATEGIES TO IMPROVE THE EMPLOYEE SATISFACTION AT ISLAMIC RURAL BANK IN LAMPUNG, INDONESIA
This study aims to describe the strategy of increasing job satisfaction employees of the Islamic Rural Bank in Lampung, Indonesia through Islamic leadership and work ethics. The approach used in this study is descriptive verification research using survey methods. The population of this study was Islamic Rural's Bank, which amounted to 11 Islamic Rural's Financing Bank. Data were obtained by using questionnaires given to employees of two banks which were the samples of the study, namely Islamic Rural Bank Kotabumi and Islamic Rural Mitra Agro Usaha with a total sample of 43 employees. Data were analyzed using linear regression analysis. Based on the results of the study successfully proved that, "The leadership style and Islamic work ethics have a significant influence partially (t test) and simultan (f test) on employee job satisfaction."Keywords: Islamic banks, leadership, ethics, satisfactio
ANALISIS PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Pembangunan manusia adalah salah satu indikator keberhasilan pembangunan ekonomi suatu wilayah. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, hal ini dikarenakan sumber daya sebagai bagian dari faktor produksi yang merupakan aset paling berharga dalam aktivitas ekonomi sebuah wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pertumbuhan ekonomi terhadap indeks pembangunan manusia di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam periode tahun 2006.1-2017.4 menggunakan metode kausalitas Granger. Hasil uji kausalitas Granger menunjukkan bahwa adanya hubungan kausalitas dua arah antara Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia. Temuan ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia yang berkualitas dapat menjadi faktor penting bagi pertumbuhan ekonomi. Diharapkan pemerintah Indonesia, khususnya Daerah Istimewa Yogyakarta dapat berupaya meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, baik dalam jangka pendek maupun panjang
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISA HASIL USAHA (SHU) PADA KOPERASI DI KABUPATEN ACEH BARAT
The objective of this research was to test the influence of amount of capital, number of members, business volume, and assets on the net amount of remaining annual income or profit of the cooperatives in Aceh Barat Regency. This research used the pooled data that were collected since 2011 until 2015 with a number of 20 cooperatives as the samples. The multiple linear regression, classical assumption test, and economies of scale was used as the model of this research. The results showed that the amount of capital, the number of members, and the assets positively and significantly influenced the net amount of remaining annual income or profit at the cooperatives in Aceh Barat Regency, mean while the business volume, negatively and significantly effect the net amount of remaining annual income or profit. The results of analysis of economies of scale in variable assets, that an asset that improved results were accompanied by a rise in remaining annual income or profit as well as production costs will decline, it is because changes in the increasing remaining return results accompanied by improved results and costs average more. It is suggested that the policymakers keep increasing the net amount of remaining annual income or profit and the amount of capital of the cooperatives in Aceh Barat Regency in order to improve the performance of the cooperatives in doing their economic activities. Government leveraging intellectual capital such as human capital, structural capital and customer capital that gives the Aceh Barat Regency, so that became a catalyst in the development in Aceh Barat Regency lead to better economic growth.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh modal usaha, jumlah anggota, volume usaha dan aset koperasi terhadap sisa hasil usaha pada koperasi di Kabupaten Aceh Barat. Data dalam penelitian ini menggunakan data panel periode tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 dengan jumlah sampel 20 koperasi. Model analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, uji asumsi klasik dan skala ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal usaha, jumlah anggota, dan aset koperasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap sisa hasil usaha koperasi di Kabupaten Aceh Barat, sedangkan volume usaha berpengaruh negatif dan signifikan terhadap sisa hasil usaha koperasi di Kabupaten Aceh Barat. Hasil analisis secara skala ekonomi pada variabel aset terjadi kenaikan aset yang akan mengalami hasil yang meningkat yang diiringi kenaikan sisa hasil usaha serta biaya-biaya produksi akan semakin menurun, hal ini dikarenakan perubahan faktor-faktor produksi suatu koperasi akan naik sehingga kenaikan hasil dengan diiringi hasil yang meningkat dan biaya rata-rata yang lebih. Diharapkan bagi pengambil kebijakan untuk terus meningkatkan sisa hasil usaha koperasi di Kabupaten Aceh Barat, menambah jumlah modal usaha koperasi-koperasi di Aceh Barat, sehingga membuat kinerja koperasi lebih berkembang dalam kegiatan usaha ekonominya. Pemerintah meningkatkan modal intelektual seperti modal manusia, modal struktural, dan modal pelanggan yaitu memberikan binaan, pelatihan, dan pendampingan kepada koperasi-koperasi di Aceh Barat, sehingga menjadi katalisator pada perkembangan di Aceh Barat mengarah kepada pertumbuhan ekonomi yang lebih baik
IMPLEMENTASI MANAJEMEN WAKAF PADA LEMBAGA SOSIAL KEAGAMAAN
Penelitian ini ingin melihat salah satu lembaga sosial keagamaan yang dikelola oleh masyarakat sehingga berkembang serta menjadi salah satu instrumen kontributif terhadap kesejahteraan masyarakat, yaitu majlis wakaf Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Saat ini terdapat 14 wilayah yang dikelola sedangkan peneliti menggunakan wilayah Bandar Lampung sebagai objek penelitian. Dari hasil penelitian diperoleh hasil bahwa managemen wakaf pada PWM Lampung dilakukan dengan konsep pengoptimalisasian asset wakaf yaitu dengan adanya proses penghimpunan, pemeliharaan, dan pendayagunaan terhadap aset wakaf, sehingga memberikan dampak positif terhadap pendapatan masyarakat perserikatan Muhammadiyah, namun peningkatan pendapatan tersebut belum dapat memberikan dampak yang signifikan, meskipun terdapat peningkatan pendapatan, namun peningkatan pendapatan tersebut belum memenuhi standar kesejahteraan.Kata Kuci : Managemen,Wakaf, Kesejahteraa
PENGARUH ETOS KERJA ISLAMI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP KOMITMEN ORGANISASIONAL SERTA IMPLIKASINYA PADA KINERJA PEGAWAI WILAYATUL HISBAH KOTA BANDA ACEH
The performance management system (management system) is a process to identify, measure, and evaluate the performance of an employee in an institution. An institution needs to implement performance management system so that employees feel both fair and comfortable in their duties. The same is true in the institution of the WH Banda Aceh, an institution that has the responsibility to preserve the values of sharia in Aceh. Respondents in this study amounted to 65 people who are employees of the city of Banda Aceh WH.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel etos kerja islami dan gaya kepemimpinan transformasional terhadap komitmen organisasional yang akan berdampak pada kinerja pegawai WH Banda Aceh. Fenomena yang berkembang selama ini menunjukkan dalam melaksanakan eksistensinya, lembaga WH ini dirasa kurang menunjukkan kewenangan para petugas syariat islam dalam menjalankan tanggung jawabnya, sistem rekruitmen dan training yang tidak sesuai, jam kerja yang tidak teratur, serta kurangnya petugas WH sebagai penyidik dilapangan. Responden dalam penelitian ini berjumlah 65 orang yang merupakan pegawai WH kota Banda Aceh. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada responden dengan pengukuran skala Likert, yang kemudian diolah dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan alat-alat penelitian seperti Partial Least Square (PLS). Dari data yang dikumpulkan dan kemudian diolah menunjukkan hasil penelitian bahwa etos kerja islami, gaya kepemimpinan transformasional dan komitmen organisasional berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap kinerja pegawai WH kota Banda Aceh
IMPLEMENTASI ETIKA BISNIS ISLAM (STUDI PADA RUMAH MAKAN WONG SOLO MEDAN)
Islam justifies the buying and selling which includes also a business. But, of course, how a Muslim should strive in the business world in order to receive the blessings of Allah in this world and in the hereafter. Islamic business rules explained many things to be done by the businessmen Muslims and the business is expected to be developed and expanded rapidly due to always get a blessing from Allah SWT. Ensuring Islamic Business Ethics, both businessmen, business partners, consumers will each mutual benefit but many entrepreneurs/businesses that are no longer concerned with Islamic rules in business, in the sense that only the pursuit of worldly gain. Ignoring the ethics of business they are supposed to apply. However, there is one restaurant that comes with the concept of Islamic finance with Islamic nuance, namely retaurant Wong Solo. retaurant Wong Solo uses the concept of sharia-based business, for their work is jihad. It can be seen in several aspects such as employee, product quality and its leadership. The impact was very good, proven retaurant Wong Solo is in great demand not only domestic customers, but also abroad. Retaurant Wong Solo also received many awards in the field of culinary.Islam menghalalkan jual-beli yang termasuk juga bisnis. Namun, tentu saja sebagaimana seharusnya seorang muslim berusaha dalam dunia bisnis agar mendapatkan berkah dari Allah SWT di dunia maupun di akhirat. Aturan bisnis Islam menjelaskan berbagai hal yang harus dilakukan oleh para pebisnis muslim dan diharapkan bisnis tersebut akan maju dan berkembang lantaran selalu mendapat berkah dari Allah SWT. Etika Bisnis Islam Menjamin, baik pebisnis, mitra bisnis, konsumen masing- masing akan saling mendapatkan keuntungan, namun banyak para pelaku usaha/bisnis yang tidak lagi mementingkan aturan-aturan Islam dalam berbisnis, dalam artian hanya mengejar keuntungan duniawi semata. Mengabaikan etika-etika bisnis yang seharusnya mereka terapkan. Namun demikian, ada satu rumah makan yang hadir dengan konsep bisnis syariah dengan nuansa Islami, yaitu RM Wong Solo. RM Wong Solo menggunakan konsep bisnis berbasis syariah, bagi mereka bekerja adalah jihad. Hal ini dapat dilihat dari beberapa aspek seperti karyawan, kualitas produk dan kepemimpinannya. Dampak yang ditimbulkan pun sangat bagus, terbukti RM Wong Solo sangat diminati pelanggan tidak hanya dalam negeri, tapi juga luar negeri. RM Wong Solo juga mendapat banyak penghargaan dibidang kuliner
BENCHMARKING LEMBAGA ZAKAT KAMPUS: KAJIAN ATAS EFISIENSI FUNDRISING ZAKAT MENGGUNAKAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA)
Dalam UU pengelolaan Zakat No. 23 Tahun 2011, memungkinkan perguruan tinggi dapat menjadi Unit Pengumpul Zakat yang membantu pemerintah meningkatkan penghimpunan dan mendayagunakan zakat untuk kesejahteraan di lingkungan sekitar kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan praktik lembaga zakat di kampus dari program fundrisingdan pendayagunaan zakat serta mengetahui efisiensi lembaga. Data diperoleh dari website dan laporan keuangan lembaga zakat kampus. Pemilihan lembaga zakat kampus menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan sebagai alat untuk menjelaskan model fundraisingdan pendayagunaan dana zakat pada lembaga zakat kampus. Sedangkan analisis kuantitatif menggunakan Data Envelopment Analysis(DEA) untuk mengukur efisiensi laporan keuangan lembaga zakat kampus. Model fundrisingpada 5 objek pengamatan yakni lembaga zakat kampus ABCDE di Indonesia. Secara umum, lembaga zakat berbasis kampus telah mengadopi strategi penggalangan dana modern. Dari sisi pendayagunaan, 5 objek pengamatan juga telah mengadopsi model pengembangan donasi sebagaimana dirilis oleh kementerian agama. Penilaian efisiensi dalam penelitian ini dilakukan pada lima instansi dengan sembilan pengamatan menunjukkan bahwa terdapat 3 DMU yang menunjukkan tingkat efisiensi sempurna (100%)
ANALISIS KONDISI KETERGANTUNGAN IMPOR BERAS DI INDONESIA
Beras adalah salah satu dari komoditas pangan utama Indonesia. Pemenuhan kebutuhan beras merupakan tanggung jawab pemerintah, produksi beras Indonesia selalu lebih besar dibandingkan konsumsinya namun pemerintah selalu melakukan kebijakan impor beras, yang menyebabkan pemerintah terlalu bergantung pada kebijakan impor beras. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan untuk menganalisis tingkat ketergantungan impor beras dengan menggunakan ISP, IDR dan SSR periode 1992-2017. Hasil penelitian menunjukkan tingkat ketergantungan impor beras di Indonesia yang ditunjukkan dengan nilai IDR rata-rata sebesar 3,5% pertahun, sedangkan nilai ISP indonesia rata-rata -0,9 pertahunnya yang mengindikasikan Indonesia berada pada tahap awal untuk produk beras sehingga daya saing produk beras Indonesia sangat lemah dan Indonesia merupakan negara pengimpor beras. Produksi beras Indonesia sudah cukup baik dilihat dari nilai SSR rata-rata sebesar 96,6% pertahun artinya hampir keseluruhan konsumsi beras di Indonesia dapat terpenuhi dengan produksi beras dalam neger