402 research outputs found

    MP-3 Antimicrobial Resistance of Streptococcus suis and Salmonella sp. Isolates from Selected Swine and Poultry Farms in Regions III and IV in the Philippines

    Get PDF
    Swine and poultry industries are significant contributors to the agricultural sector in the Philippines. Specifically, the provinces in Regions III and IV have registered the highest number of pigs and chickens raised and also the highest production of pork, chicken and eggs in the Philippines. Despite the increasing trend in chicken and pork production, these agricultural sectors are beset with animal health concerns, particularly, the occurrences of bacterial diseases and indiscriminate use of antimicrobial compounds. The widespread practice of antimicrobial use provides an environment conducive for selection, spread and persistence of antimicrobial-resistant bacteria.Antimicrobial resistance is being encountered in swine and poultry industry with the common respiratory and gastrointestinal diseases of bacterial causes. In this research, the commonly observed opportunistic agent, Streptococcus suis was detected in pigs, while the enteric bacteria, Salmonella enterica was isolated from chickens. Antimicrobials are important for the control of infectious diseases. However, several studies have shown that the use of antimicrobials has resulted in resistance, making AMR a worldwide concern

    AEVI-2 Investigasi Outbreak Bovine Bruselosis di Pulau Bengkalis Tahun 2018

    Get PDF
    Brucellosis adalah penyakit yang menular dari hewan ke manusia terutama melalui kontak langsung dari hewan terinfeksi, minum susu dari hewan terinfeksi dan menghirup udara yang tercemar oleh bakteri penyebab Brucellosis yaitu Brucella sp. Brucellosis memiliki dampak terhadap kesehatan masyarakat di hampir seluruh negara (Noor, 2006).Indonesia memiliki 33 propinsi, namun hanya 10 propinsi yang dinyatakan bebas dari Brucellosis pada hewan, yaitu Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Bangka Belitung, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan seluruh pulau Kalimantan.Kerugian ekonomi yang diakibatkan oleh brucellosis sangat besar, walaupun mortalitasnya kecil. Pada ternak kerugian dapat berupa kluron, anak ternak yang dilahirkan lemah, kemudian mati, terjadi gangguan alat-alat reproduksi yang mengakibatkan kemajiran yang permanen. Penularan dapat terjadi melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi ataupun secara tidak langsung dengan lingkungan yang tercemar. Tingginya populasi serta sanitasi dan higiene kandang yang kurang memadai memudahkan penularan penyakit melalui kontak langsung Beberapa faktor- faktor yang berhubungan dengan infeksi brucellosis pada ternak yakni faktor populasi ternak, tipe managemen pemeliharaan, dan biologi dari penyakit brucellosis.Tujuan kegiatan adalah a. Untuk mengetahui sumber penularan penyakit, b. Untuk mengetahui faktor - faktor resiko terjadinya penyakit, c. Untuk melakukan konfirmasi dan verifikasi diagnosa penyakit d. untuk melakukan pengendalian terhadap penyaki

    AEVI-7 Investigasi Outbreak Csf Di Kabupaten Sleman Tahun 2018

    Get PDF
    Penyakit CSF atau Clasikal Swine Fever atau Hog Cholera pada babi merupakanl yang mepenyakit viral yang menular  menyebabkan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi sehingga menyebabkan kerugian ekonomi yang sangat serius.Gejala klinik nafsu makan hilang, diikuti dengan demam tinggi sampai dengan 40° C, muntah, diare, dan timbul bercak – bercak merah diseluruh tubuh. Tingkat kematian babi karena penyakit ini bervariasi antara 0-100% tergantung pada kerentanan kawanan ternak, starin virus dan umur ternak. Kandang yang kotor, udara sekitar kandang lembap dan sistem pemeliharaan yang tidak hiegenis turut menjadi pemicu timbulya penyakit ini. Masa inkubasi penyakit ini 6-7 har. babi mati hari ke-7 – 10 pasca sakit. Mortalitas pada penyakit Hog Cholera pada babi bisa mencapai 100%. Penularan penyakit ini cara yaitu kontak langsung dan kontak tidak langsung, Penularan bisa secara horizontal ataupun vertikal, yakni dari induk kepada fetus yang dikandung (Subronto 2003).Hasil Monitoring vaksinasi CSF tahun 2017 pada perternakan babi diwilayah kerja Balai Besar Veteriner Wates tidak ditemukan gejala klinis yang mengarah ke penyakit CSFInvestigasi kematian babi yang diduga disebabkan oleh virus Classical Swine Fever (CSF) oleh tim Balai Besar Veteriner Wates (BBVet Wates) di Dusun Gancahan 6, Desa Sidomulyo, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. berdasarkan permohonan dari Dinas Pertanian Sleman No.520/2956 tanggal 9 Juli 2018 perihal survaillans penyakit pada ternak babi. Berdasarkan laporan tersebut Balai Beser Veteriner mengeluarkan surat PerintahTugas No.10001/TU.040/F5.D/07/2018 tanggal 10-11 Juli 2018 untuk melaksanakan tugas investigasi kasus penyakit pada babi diwilayah kerja puskeswan Godean Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa YogyakartaTujuan Kegiatan Investigasi kejadian kematian babi  di Dusun Gancahan 6, Desa Sidomulyo Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, adalah mengetahui kasus penyebab penyakit  pada babi

    AEVI-8 Investigasi Outbreak Avian Influenza di Kabupaten Barito Kuala Tahun 2017

    Get PDF
    Desa Suryakanta Kecamatan Wanaraya merupakan daerah yang terisolir ditengah tengah Perkebunan sawit. Selain bertani dan berkebun penduduk desa mempunyai usaha sambilan berupa ternak sapi dan unggas,. Belum pernah ada laporan Penyakit Avian influenza ( AI)  pada unggas di desa Suryakanta.Telah dilaporkan adanya kematian unggas di desa ini pada akhir bulan Februari dengan gejala, kematian yang mendadak, Kepala dan kaki  kebiruan. Unggas yang mati adalah ayam kampung, ayam ras pedaging, ayam bangkok  dan itikAvian influenza disebabkan oleh infeksi dari virus yang tergolong familii Orthomyxoviridae genus Influenzavirus A. Virus influenza A diklasifikasikan menjadi subtype berdasarkan antigen haemaglutinin (H) dan neuroaminidase (N). Saat ini OIE Terrestrial Animal Health Code (Terrestrial Code) mendefinisikan infeksi avian influenza pada unggas disebabkan oleh virus Influenza A dengan high pathogenicity (HPAI), dan infeksi subtype H5 dan H7 merupakan low pathogenicity (LPAI) (OIE Terrestrial Manual, 2015).Bergantung pada spesies, umur dan jenis unggas atau burung, karakter spesifik dari strain virus yang terlibat, faktor lingkungan, tingkat patogenesitas penyakit pada burung atau unggas yang mungkin terinfeksi sangat bervariasi. Gejala yang ditunjukannya, dapat menunjukkan kematian mendadak dengan tidak ada gejala yang terlihat sampai menunjukan karakteristik penyakit yang sangat bervariasi termasuk gejala pernafasan seperti leleran dari mata dan nasal, batuk, sesak nafas, pembengkakkan pada sinus atau kepala, konsumsi pakan dan air, sianosis pada  kulit yang tidak berbulu, pial dan jengger, inkoordinasi dan gejala syaraf serta diare (OIE Terrestrial manual, 2015).Tujuan kegiatan adalah mengetahui penyebab wabah kematian unggas pada peternakan rakyat di Desa Suryakanta, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala

    PCS-9 Effect of Freeze Drying of Follicular Fluid from Waste of Aceh Cattle Ovary on the Estradiol Concentration

    Get PDF
    Aceh cattle are one of the many cow’s species that are widely preserved and distributed in Aceh Province. This species is the result of a cross between Bos sundaicus and Bos indicus and has been designated as a native Indonesian class of cattle in 2011 by the Minister of Agriculture of Indonesia through the decision of the Minister of Agriculture number 2907 / Kpts / OT.140 / 6/2011 [1]. Aceh\u27s cattle population in 2017 in total was 627,629 species [2]. Slaughtering the cows results in the obtaining of byproduct or waste such as ovaries. The ovarium of female cows is one of the complement results of animal slaughter house which is infrequently used. In fact, the ovaries comprise follicles which contain many active compounds inside the follicular fluids such as insulin-like growth factor I (IGF-I), follicle stimulating hormone (FSH), luteinizing hormone (LH), estrogen and progesterone [3]. Freeze drying/lyophilization is one of the preservative process which are generally used in food and non-food processing. This study was conducted to determine the effect of these methods on the concentration of estrogen in follicular fluid

    AEVI-23 Investigasi Outbreak Csf Di Desa Sidomulyo Godean Sleman Tahun 2018

    Get PDF
    Investigasi Outbreak Csf Di Desa Sidomulyo Godean Sleman Tahun 2018 Winarsih S1*, Hariyah2, Anggreni N1, Susanto D3 1 Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman2Dinas Pertanian DIY3Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta*Corresponding author’s email: Kata kunci: babi, CSF, sidomulyo.   PENDAHULUANTernak babi merupakan salah satu sumber protein hewani yang sangat efisien dan mempunyai arti ekonomi sebagai ternak potong karena persentase karkas babi cukup tinggi, dapat mencapai 65-80%, sedangkan karkas sapi hanya 50–60 % (Berata et al., 2009). Meskipun demikian, konsumen daging babi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hanya terbatas pada kelompok tertentu sehingga banyak ternak babi yang dikirim ke luar DIY dalam kondisi hidup.  Peternakan babi di wilayah DIY sebagian besar sebagian besar masih dikelola secara tradisional.  Salah satu penyakit yang menyerang babi adalah Classical Swine Fever atau Hog Chollera, disebabkan oleh virus, sangat menular serta mempunyai arti ekonomi yang penting karena angka kesakitan maupun angka kematian berkisar 95-100% (Kementan, 2012).Tujuan kegiatan ini adalah untuk menyelidiki kasus kematian babi yang terjadi di Desa Sidomulyo Godean Sleman Yogyakarta, dengan melakukan pengumpulan data epidemiologis, untuk mengetahui penyebab kematian babi yang terjadi di Desa Sidomulyo Godean Sleman

    PCS-13 The Profile and Morphology of Proboscis Monkey’s Blood Cells in South Kalimantan

    Get PDF
    Twenty percent of primate species is found in Indonesia1. Proboscis monkey (Nasalis larvtaus) or bekantan is one of endemic species in Kalimantan2,3. This primate is belonging to Colobinae subfamily and distributed in Kalimantan (Indonesia), Sabah and Serawak (Malaysia), and Brunei. Proboscis monkey is belonging to endangered species based on International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) assessment4. Indonesian Ministry of environment and forestry established Proboscis monkey is belonging to one of twenty five species which has been incrased in population.Blood cells have important role in body regulation such as maintaining body temperature, carriying oxygen, nutrition, hormone and metabolism product to the whole body5. Blood examination is important for body health evaluation6,7, especially in non-human primate where lived in zoo, animal captive or rehabilitiation center6. The aim of this study was to investigate the profile and morphology of female-juvenile proboscis monkey blood cells at rehabilitation center (Sahabat Bekantan Indonesia Foundation) in Banjarmasin, South Kalimantan

    PF-18 Photomicrograph of Nanogel Andrographolide-Beta Cyclodextrine Inclusion Complex As Anti-Burns

    Get PDF
    Inclusion complex is a complex formed between drug molecules which act as guest or located inside the cavity of host molecule. Host molecules are commonly originated from the derivative group of cyclodextrin. Among cyclodextrin groups, beta cyclodextrin (BCD) is mostly used in formula development and drug delivery system [1].Andrographolide (AG) is a pure isolate chemically syntesized from sambiloto herbs (Andrographis paniculata Nees), in the form of needle cystal-like which is colorless and extremely bitter. AG has variety of medical properties, particularly as anti-inflamation to treat skin burns [2]. However AG has poor solubility in water. This will result in low abillity to solute, penetrate membrane, and distribute the drug when applied transdermally in burn skin. In burn skin, there is tendency to skin damage, especially in stratum corneum which acts as semipermeable barrier. The ability of drugs that applied transdermally tends to be high.Formation of inclusion complex using AG and BCD to increase the ability of AG in penetrating membrane should be done. Transmission Electron Microscope (TEM) is a fast technique to confirm the formation of drug or inclusion complex by  comparing the shape and particle size [3]. Study on percutaneous penetration of AG-BCD inclusion complex is produced through solvent evaporation method at mole ration 1:2 in viscolam gel preparation

    KIVFA-7 Karakteristik Penyakit Pada Sapi Pesisir Sumatera Barat di BPTUHPT Padang Mengatas

    Get PDF
    Sapi Pesisir merupakan plasma nutfah Sumatera Barat yang menjadi perhatian pemerintah Republik Indonesia khususnya Kementerian Pertanian Republik Indonesia untuk dapat dilestarikan dan dikembangkan dimasyarakat.  Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian No. 2908/Kpts/OT.140/6/2011 menyatakan bahwa sapi Pesisir memiliki karakteristik  khusus dibandingkan sapi lokal lainnya antara lain bentuk kepala yang memanjang, bertanduk kecil, memiliki garis belut dibagian punggung, warnanya coklat sampai merah bata serta kuku hitam dengan sifat kuantitatif (dewasa) bahwa ukuran permukaan tubuh antara lain betina memiliki tinggi pundak 99,2 ± 3,3 cm, panjang badan 109,4 ± 6,7 cm, lingkar dada 125,5 ± 6,3 cm, bobot badan 149,1 ±18,2 cm, ukuran pada jantan tinggi 99,9 ± 4,9 cm, panjang 112,2 ± 9,8 cm, lingkar dada 124,2 ±6,9 cm, bobot badan 162,2 ±25,4.  Persentase kesuburan induk sapi Pesisir 65-70% dengan angka kelahiran 70%, memiliki siklus berahi antara 18-24 hari dengan lama bunting selama 9 bulan, serta sifat produksi dengan daya adaptasi baik dan memiliki kemampuan hidup 85%.Berdasarkan potensi yang dimiliki sapi Pesisir Sumatera Barat, maka pentingnya mengetahui penyakit-penyakit apa saja yang dapat menyerang sapi ini, hal ini untuk mengantisipasi menjaga kesehatan sapi lokal ini sehingga dapat mencegah penyakit yang berbahaya menjangkiti sapi tersebut. Berdasarkan Landasan hukum UU RI No.18 Tahun 2009 dan UU RI No.41 Tahun 2014 tentang Perubahan  UU RI No.18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Keswan pasal 1 ayat 26 menyatakan bahwa veteriner adalah segala urusan yang berkaitan dengan hewan dan penyakit hewan dan pasal 1 ayat 34 menyatakan penyakit hewan adalah gangguan kesehatan pada hewan yang antara lain, disebabkan oleh cacat genetik, proses degeneratife, gangguan metabolisme, trauma, keracunan, infestasi parasit, dan infeksi mikroorganisme pathogen seperti virus, bakteri, cendawan, dan riketsia.Karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis penyakit apa saja yang menyerang pada sapi Pesisir dan bermanfaat  memberikan informasi kepada masyarakat tentang penyakit yang dapat menyerang pada sapi Pesisir

    PF-26 The Use of Endemic Sulawesi Medaka Fish (Oryzias celebensis) as an animal model candidate

    Get PDF
            Medaka fish (Oryzias sp) or also known as "rice fish" are non-consumption fish or ornamental fish that are in great demand by humans. Medaka fish is an animal model that is very well known and has been widely used by researchers in the world for studies in various fields of science, especially biology and medicine, as well as Zebras which have been developed as model animals. Medaka fish also used as animal models for testing Parkinson\u27s disease caused by environmental pollution and genetic factors. Several types of mutant medaka fish have also been made for screening diabetes, cancer and other degenerative diseases.                    From the exploration results, the researchers showed that Sulawesi has a high endemism especially for the family Adrianichthyidae. The high endemism is not only supported by zoogeographic boundaries as islands located on the Weber line and Wellacea lines, but also because of this fish that are traded so that the chance of migrating this fish is small. These facts underlie the statements of several researchers that fish medaka can reveal the mystery of the evolution of aquatic fauna in Sulawesi.                    As an effort to develop Sulawesi Medaka fish (Oryzias celebensis) as a model animal, studies have been conducted with various histology studies with various staining methods in Sulawesi medaka fish so that Hasanuddin University is expected to be a gateway for researchers to obtain information about Medaka fish in the Sulawesi islands and as a center for learning fish medaka

    281

    full texts

    402

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Hemera Zoa
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇