29842 research outputs found
Sort by
PERANCANGAN ANTARMUKA E-LEARNING BAHASA JAWA DENGAN METODE DESIGN THINKING
Kekayaan budaya Indonesia, khususnya budaya Jawa, semakin terancam
karena generasi muda jarang menggunakan bahasa Jawa. Di SMA Santo Yosef
Surakarta, pelajaran bahasa Jawa sudah diajarkan, namun minat siswa masih rendah
karena metode pembelajaran yang dianggap kurang menarik. E-learning di era
digital ini dapat meningkatkan minat belajar melalui fitur seperti kuis online, kamus
digital dan tampilan interaktif.
Perancangan ini menggunakan metode design thinking dengan tahapan
empathize, define, ideate, prototype dan testing untuk merancang antarmuka e
learning yang sesuai kebutuhan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui Google
Form, sedangkan perancangan antarmuka menggunakan alat seperti Draw.io,
Figma dan Canva. Fitur yang diuji mencakup video, buku, permainan dan profil,
dengan penilaian menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) untuk aspek
daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketergantungan, stimulasi dan kebaruan.
Aplikasi ini mencapai tujuan yaitu menarik minat siswa dan menyediakan
alat pembelajaran yang mudah dipahami dan digunakan. Perolehan penilaian
“Excellent” pada aspek Kebaruan (novelty) dapat dianggap berhasil menghadirkan
inovasi baru dalam pembelajaran bahasa Jawa. Hasil evaluasi dari efektivitas dan
efisiensi juga menujukkan tingkat keberhasilan yang tinggi. Secara keseluruhan,
SINAU menjadi solusi efektif untuk pembelajaran bahasa Jawa
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI TOKO MESIN BERBASIS WEBSITE
Pada era digitalisasi, proses bisnis yang dijalankan secara manual, seperti toko
perlengkapan mesin yang dikelola konvensional oleh pengelola, yang dimana rentan
terhadap human error seperti, kesalahan pencacatan, kehilangan data, dan
ketidakpraktisan dalam operasional sehari-hari. Hal ini tentunya menimbulkan masalah
yang membutuhkan solusi berupa sistem informasi berbasis website untuk membantu
jalannya usaha pemilik toko dalam keseharian. Sistem informasi ini tentunya
membantu meningkatkan efisiensi, meminimalkan human error, dan mengamankan
data-data penting operasional toko.
kegiatan penilitian dilakukan dengan menganalisis kebutuhan sistem dengan
dilakukannya wawancara kepada pemilik toko, merancang antarmuka pengguna, serta
membangun sistem informasi berbasis website yang mengelola berbagai proses bisnis,
seperti pencacatan transaksi, manajemen stok barang, dan pemesanan. Penelitian ini
melibatkan pengujian sistem untuk memastikan fungsionalitasnya sesuai dengan
kebutuhan toko.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan dibangunnya sistem informasi
berbasis website ini dapat membantu mengatasi human error dan operasi keseharian
toko yang masih dijalankan secara konvensional menjadi lebih praktis, efisien, dan
produktivitas toko secara keseluruhan. Penelitian ini juga membuktikan bahwa
digitalisasi bisnis sangat penting dan memiliki dampak positif yang sangat baik untuk
pertumbuhan toko kedepannya diera digitalisasi ini
PENDAMPINGAN ANAK JALANAN OLEH YAYASAN RUMAH IMPIAN INDONESIA, PURWOMARTANI, KAPANEWON KALASAN, KABUPATEN SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Salah satu fenomena permasalahan sosial yang cukup kompleks di Indonesia adalah
anak jalanan. Anak jalanan sangat mudah ditemukan di kota-kota besar. Tempat
anak jalanan melakukan aktivitas biasanya di perempatan lampu merah, stasiun,
terminal pasar, toko-toko dan mall. Pada umumnya anak jalanan tidak dihormati,
harus melakukan pekerjaan yang tidak pasti, tidak mempunyai tujuan hidup dan
hanya mencari uang untuk makan hari ini saja. Penelitian ini menemukan temuan
sebagai berikut. Pertama, pendampingan yang diberikan oleh Yayasan Rumah
Impian Indonesia pada anak jalanan yaitu: pendampingan mengeluarkan anak yang
hidup di jalan, psikologis, kesekatan, karakter, pendidikan, administrasi
kependudukan, edukasi seksual, regulasi emosi, dan pendampingan orang tua
terkait pola asuh. Kedua, dampak pendampingan yang diberikan oleh Yayasan
Rumah Impian Indonesia yaitu: anak terbebas dari trauma, menjadi tahu arah tujuan
hidupnya, menjadi sehat wal’afiat, terbuka, menghormati, menghargai, konsisten,
bisa terus belajar, memahami pelajaran yang diberikan, dan tidak ada anak yang
putus sekolah. Temuan di atas diperoleh melalui penelitian kualitatif deskriptif yang
datanya dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data
terkumpul dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan (untuk menjawab rumusan masalah penelitian). Konsep utama yang
menjadi fokus penelitian ini adalah pendampingan
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM UKM TANGGUH PT.KALTIM PRIMA COAL BAGI PESERTA PROGRAM UKM TANGGUH BATCH 2 SANGATTA UTARA, KUTAI TIMUR, KALIMANTAN TIMUR
Program Usaha Kecil Masyarakat Tangguh (UKM Tangguh) PT. Kaltim Prima
Coal (PT.KPC) merupakan program penguatan kewirausahaan berbasis
pendampingan lokal dengan cara menyiapkan paket pendampingan UMKM (Usaha
Mikro Kecil dan Menengah) khususnya mikro melalui workshop berisi tentang
dasar-dasar pengelolaan usaha untuk UMKM lokal yang ada di Kutai Timur.
Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini berfokus untuk mendeskripsikan
efektivitas pelaksanaan Program UKM Tangguh Batch 2 yang telah
diselenggarakan oleh pihak PT. Kaltim Prima Coal pada peserta UKM Tangguh
Batch 2. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif.
Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi,
serta dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah peserta alumni program
UKM Tangguh Batch 2. Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada beberapa
indikator yang dinilai efektif dan ada beberapa indikator yang dinilai tidak efektif.
Indikator yang dinilai efektif dari pelaksanaan program UKM Tangguh ini adalah
pemahaman program, ketepatan sasaran dan perubahan nyata yang dinilai positif
bagi pesertanya karena keselarasan pemahaman dari pihak PT.KPC dengan peserta,
peran pendamping yang sesuai dalam memberikan pendamingan yang baik bagi
pesertanya dan perubahan-perubahan metode yang dialami oleh peserta serta
tercapainya harapan peserta setelah melaksanakan program UKM Tangguh.
Beberapa indikator yang dinilai belum efektif dari pelaksanaan program UKM
Tangguh Batch 2 adalah pada ketepatan waktu yang masih belum sesuai dan
tercapainnya tujuan program pada bagian visitasi yang belum bisa memberikan
hasil yang maksima
PENGARUH KEAHLIAN PROFESIONAL, PENGALAMAN AUDITOR, DAN PERSEPSI ETIS TERHADAP AUDIT JUDGEMENT (STUDI EMPIRIS PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI DKI JAKARTA)
The purpose of this research is to test and provide empirical evidence on the influence of professional expertise, auditor experience, and ethical perception on
audit judgment. This study uses primary data obtained from distributing
questionnaires to auditors working in Public Accounting Office in the DKI Jakarta
area registered in the Indonesian KAP Directory. In this research, the Probability
Sampling sampling technique was applied with the Simple Random Sampling method. The questionnaires distributed amounted to 110 questionnaires with 42
returned. The analysis method used to test the hypothesis is multiple regression
analysis. The results of this research indicate that ethical perception have a positive
effect on audit judgment, whereas professional expertise and auditor experience do not affect audit judgment
ANALISIS BIAYA PRODUKSI PADA PETRA KALINGGA FURNITURE
Keberhasilan suatu perusahaan dapat dilihat dari kemamuan manajemen dalam mengambil keputusan yang tepat terutama dalam menerima atau menolak pesanan. Petra Kalingga Furniture bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi furniture berdasarkan pesanan (job order costing). Dalam menentukan harga jual, perusahaan menggunakan estimasi biaya overhead pabrik berdasarkan biaya bahan baku yang menyebabkan ketidakakuratan dalam informasi
biaya produksi dan harga pokok produksi, yang dapat mempengaruhi pengambilan
keputusan manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pentingnya
informasi biaya produksi dalam pengambilan keputusan yang tepat antara
menerima atau menolak pesanan pada Petra Kalingga Furniture.
Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan yaitu
wawancara, observasi dan dokumentasi. Langkah-langkah analisis data yang
digunakan yaitu: (1) Mengidentifikasi biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung
ke dalam produk menurut akuntansi biaya. (2) Menghitung biaya overhead pabrik dengan cara: (a) Menentukan besarnya tarif biaya overhead pabrik, (b) Membebankan biaya overhead pabrik kepada pesanan. (3) Menghitung biaya produksi pesanan menurut akuntansi biaya. (4) Menghitung biaya produksi pesanan menurut perusahaan. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan antara perhitungan harga pokok produksi menurut akuntansi biaya dengan perusahaan.
Perbedaan ini terjadi disebabkan metode penetapan biaya overhead pabrik yang berbeda
PENGARUH MANAJEMEN PENGETAHUAN DAN PERILAKU KERJA INOVATIF TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN ETIKA KERJA KARYAWAN SEBAGAI PEMODERASI STUDI PADA: GMEDIA - PT MEDIA SARANA DATA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari Manajemen
Pengetahuan dan Perilaku Kerja Inovatif terhadap Kinerja Karyawan dengan Etika
Kerja Karyawan sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini berfokus pada
karyawan dari salah satu perusahaan teknologi informasi dan komunikasi yaitu
GMEDIA – PT Media Sarana Data yang berlokasi di Kabupaten Sleman, Propinsi
Daerah Istimewa Yogyakarta.
Penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan sampel valid
berjumlah 215 responden. Responden tersebut dipilih berdasarkan kriteria tertentu
yaitu karyawan dengan status karyawan tetap dan telah bekerja minimal 2 tahun di
GMEDIA. Metode analisis yang digunakan untuk mengevaluasi hasil penelitian
adalah Partial Least Square (PLS) dan menggunakan software SmartPLS versi 3.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Pengetahuan terbukti
memiliki pengaruh langsung yang positif dan signifikan terhadap Kinerja
Karyawan. Perilaku Kerja Inovatif terbukti memiliki pengaruh langsung yang
positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Etika Kerja Karyawan mampu
memoderasi (melemahkan) pengaruh positif dan signifikan Manajemen
Pengetahuan terhadap Kinerja Karyawan. Dan Etika Kerja Karyawan mampu
memoderasi (menguatkan) pengaruh positif dan signifikan Perilaku Kerja Inovatif terhadap Kinerja Karyawan
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN KETERLIBATAN GURU TERHADAP KINERJA GURU (STUDI PADA GURU GEN Y PADA SEKOLAH MARSUDIRINI DI JAWA BARAT DAN JAWA TENGAH) DENGAN DUKUNGAN ORGANISASI SEBAGAI PEMEDIASI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Kepemimpinan Kepala
Sekolah dan Keterlibatan Guru terhadap Kinerja Guru (Gen Y) dengan
Dukungan Organisasi sebagai variabel pemediasi. Subyek penelitian ini adalah
guru gen Y pada sekolah Marsudirini di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Penelitian ini menggunakan purposive sampling. Jumlah responden
pada penelitian ini adalah 166 karyawan. Metode yang digunakan untuk
menganalisis hasil penelitian adalah Partial Least Square dengan software
SmartPLS versi 4.0.9.9.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Keterlibatan Guru berpengaruh langsung secara positif terhadap Dukungan Organisasi maupun Kinerja Guru (Gen Y). Dukungan Organisasi memiliki pengaruh langsungsecara positif terhadap Kinerja Guru (Gen Y). Dukungan Organisasi dapat memediasi secara komplementer hubungan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kinerja Guru (Gen Y) serta pengaruh antara Keterlibatan Guru dan Kinerja Guru (Gen Y)
Pengaruh Reputasi Merek, Kepuasan, Kepercayaan, Loyalitas, dan WOM Pelanggan terhadap Niat Menyekolahkan Kembali pada Sekolah Marsudirini
Sekolah Marsudirini Kota Salatiga menghadapi tantangan dalam
mempertahankan kepercayaan dan loyalitas orang tua untuk menyekolahkan
kembali anak mereka. Dalam konteks pendidikan, faktor-faktor seperti reputasi
merek, kepuasan pelanggan, kepercayaan pelanggan, loyalitas pelanggan, dan Word
of Mouth (WOM) pelanggan sangat penting untuk dipahami guna meningkatkan
kualitas layanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
reputasi merek terhadap kepuasan, kepercayaan pelanggan, loyalitas pelanggan,
dan WOM pelanggan. Selain itu, penelitian ini menguji peran mediasi kepuasan dan
kepercayaan pelanggan dalam hubungan antara reputasi merek dan variabel
lainnya, serta mengidentifikasi pengaruh loyalitas pelanggan dan WOM pelanggan
terhadap niat menyekolahkan kembali. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif
dengan metode survei. Data diperoleh dari 245 responden yang merupakan orang
tua siswa di Sekolah Marsudirini Kota Salatiga. Teknik analisis data menggunakan
Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan aplikasi
SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reputasi merek secara signifikan
memengaruhi kepuasan dan kepercayaan pelanggan, tetapi tidak memiliki pengaruh
langsung terhadap loyalitas pelanggan dan WOM pelanggan. Kepuasan pelanggan
berperan sebagai mediator dalam hubungan reputasi merek dengan loyalitas
pelanggan dan WOM pelanggan, sedangkan kepercayaan pelanggan tidak berperan
sebagai mediator. Loyalitas pelanggan dan WOM pelanggan secara signifikan
memengaruhi niat menyekolahkan kembali anak di Sekolah Marsudirini. Penelitian
ini mempertegas pentingnya kepuasan pelanggan sebagai faktor kunci dalam
membangun loyalitas dan WOM pelanggan, serta mendorong niat menyekolahkan
kembali. Implikasi praktisnya adalah perlunya peningkatan strategi komunikasi,
pelayanan, dan penguatan reputasi untuk menjaga kepercayaan pelanggan dan
mendorong loyalitas
PENGARUH PENGALAMAN MEREK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DAN E-WOM PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS MARSUDIRINI
Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh pengalaman merek, yang meliputi dimensi
sensorik, emosional, perilaku, dan intelektual, terhadap kepuasan siswa dan
electronic word-of-mouth (eWOM) di SMA Marsudirini Muntilan. Penelitian
dilatarbelakangi oleh tantangan sekolah dalam menarik dan mempertahankan
siswa, meskipun telah dilakukan berbagai pembenahan, termasuk perbaikan
fasilitas dan implementasi pembelajaran berbasis proyek. Pendekatan yang
digunakan adalah second-order disjoint two-stage dengan analisis Partial Least
Squares (PLS). Pada tahap pertama, model pengukuran digunakan untuk
menganalisis dimensi pengalaman merek sebagai variabel laten tingkat pertama
(first-order) dan menguji pengaruhnya terhadap kepuasan siswa dan eWOM. Hasil
dari tahap ini menghasilkan skor laten variabel yang digunakan dalam analisis tahap
kedua, di mana pengalaman merek sebagai variabel laten tingkat kedua (second-
order) diuji secara keseluruhan terhadap kepuasan siswa dan eWOM sebagai
variabel dependen. Pendekatan ini memungkinkan pengujian hubungan struktural
yang lebih komprehensif antara variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pengalaman intelektual memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan
siswa dan eWOM. Pengalaman perilaku dan emosional berpengaruh signifikan
terhadap kepuasan siswa, tetapi tidak signifikan terhadap eWOM. Sebaliknya,
pengalaman sensorik tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan siswa
maupun eWOM. Pada second-order, pengalaman merek secara keseluruhan
memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kepuasan siswa dan juga signifikan
dalam memengaruhi eWOM. Selain itu, kepuasan siswa terbukti memediasi
pengaruh pengalaman merek terhadap eWOM. Penelitian ini memberikan
kontribusi teoretis pada literatur pengalaman merek dalam konteks pendidikan dan
menawarkan rekomendasi praktis bagi institusi pendidikan untuk meningkatkan
daya saing melalui penciptaan pengalaman yang bermakna dan memuaskan bagi siswa