29842 research outputs found
Sort by
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH CAIR TAHU, TULANG SAPI DAN SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN STROBERI (Fragaria sp)
Sebagian besar buangan pabrik tahu adalah limbah cair yang mengandung
sisa air dari susu tahu yang tidak tergumpal menjadi tahu, sehingga limbah cair
pabrik tahu masih mengandung zat-zat organik seperti protein, karbohidrat, dan
lemak. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui POC limbah cair tahu, tulang sapi
dan sabut kelapa terhadap pertumbuhan tanaman stroberi (Fragaria sp) dan
mengetahui konsentrasi terbaik bagi pertumbuhan stroberi (Fragaria sp). Tulang
sapi dapat dimanfaatkan sebagai sumber Fosfor untuk tanaman dalam bentuk abu
tulang sapi. Buah kelapa yang sering dimanfaatkan yaitu bagian air dan buahnya
sedangkan untuk serabutnya hanya dibuang dan menjadi timbunan sampah atau
dijadikan bahan untuk menghidupkan api. Dari hasil yang sudah ada pada
pengamatan tinggi tanaman dan jumlah daun tidak ada beda nyata pada tanaman
stroberi pada perlakuan, sedangkan panjang batang beda nyata. Rata-rata terbaik
pada tinggi tanaman pada perlakuan C
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GENERASI Z DALAM MELAMAR PEKERJAAN: UJI WORK LIFE BALANCE SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI
Saat ini, Generasi Z memasuki dunia kerja, menimbulkan tantangan baru bagi
perusahaan karena perbedaan perspektif mereka terhadap dunia kerja dibandingkan
generasi sebelumnya. Penelitian ini bertujuan membantu organisasi memahami
faktor-faktor yang mempengaruhi niat Generasi Z dalam melamar pekerjaan,
sehingga perusahaan dapat menyesuaikan strategi rekrutmen. Hal ini penting
karena setiap generasi memiliki nilai, preferensi dan ekspektasi yang berbeda
terhadap pekerjaan dan pemberi kerja. Pengumpulan data dilakukan secara daring
melalui Google Form dengan kuesioner terstruktur. Sebanyak 305 sampel direkrut
sebagai responden dengan menggunakan metode purposive sampling. Karakteristik
responden adalah mahasiswa semester akhir dan fresh graduate yang tinggal di
Yogyakarta. Data diolah dengan menggunakan program SmartPLS. Temuan studi
menunjukkan bahwa lingkungan kerja, fleksibilitas kerja dan reputasi perusahaan
berpengaruh positif pada niat Generasi Z dalam melamar pekerjaan. Moderasi
work-life balance terbukti melemahkan pengaruh lingkungan kerja pada niat
Generasi Z dalam melamar pekerjaan, sedangkan pegaruh work-life balance
menguatkan hubungan antara fleksibilitas kerja dan reputasi perusahaan terhadap
niat generasi Z dalam melamar pekerjaan
PELAKSANAAN ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH DILINDUNGI UNTUK KEGIATAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN BERDASARKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 10 TAHUN 2021 TENTANG RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN KLATEN TAHUN 2021-2041
The need for a place to live for the community causes changes in the utilisation
of agricultural land into non-agricultural land for housing. Klaten is one of the
districts included in the designation of the Protected Paddy Fields map. The
establishment of the Protected Paddy Field map is one way to maintain food
security, but the establishment has an impact on the discrepancy between the
establishment of the Protected Paddy Field map and the Klaten District Spatial
Plan (RTRW). The purpose of this research is to find out the implementation of
the conversion of protected paddy fields for housing development activities in
Klaten Regency based on Regional Regulation Number 10 of 2021 concerning the Regional Spatial Plan of Klaten Regency for 2021-2041. The type of research used is empirical legal research, which is conducted focusing on social facts. Non-agricultural land for housing whose zoning is stated in
accordance of the Klaten District RTRW but is included in the determination of the LSD map, able to processing the lot splitting after obtaining a land use change recommendation
PEMERIKSAAN KERUGIAN NEGARA OLEH BADAN PEMERIKSA KEUANGAN (BPK) ATAS PERMINTAAN KEJAKSAAN TINGGI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (DIY)
BPK is required to report the results of investigating state losses that have
criminal elements to the institution authorized to follow up, namely the Aparat
Penegak Hukum (APH). The purpose of this study is to determine and examine the
examination of state losses by the BPK at the request of Kejaksaan Tinggi Daerah
Istimewa Yogyakarta (DIY), the study also examines the obstacles encountered and
the efforts made to overcome them. The type of research used is normative legal
research, which focuses on positive legal norms as primary legal material and
secondary legal material as supporting data. The results of this study, namely the
stages of the Penghitungan Kerugian Negara (PKN) are pre-planning, planning,
implementation and reporting. BPK and Kejaksaan Tinggi DIY face various
obstacles in the PKN process and continue to make efforts to overcome these obstacles
MELACAK PRINSIP NEUROARSITEKTUR PADA BANGUNAN KELENTENG DI YOGYAKARTA STUDI KASUS KELENTENG GONDOMANAN, YOGYAKARTA
Karakteristik spasial dari lingkungan binaan mempengaruhi proses kognitif dalam
menghasilkan suatu pengalaman ruang. Pengalaman pribadi tentang ruang, bangunan, dan
interior menjadi faktor penentu dalam persepsi dan kognisi diri. Keadaan ini telah mendorong
munculnya bidang ilmiah yaitu neuroarsitektur, sebuah cabang dari desain fungsional yang
didukung oleh teknologi pemindaian otak neurologis dan konsep neuroplastisitas, yaitu
kapasitas otak untuk mengubah strukturnya seiring perilaku dan lingkungan. Penelitian ini
bertujuan untuk meneliti pengaruh stimulus ruang arsitektur pada gelombang otak yang
membentuk persepsi kenyamanan beribadah di kelenteng bagi umatnya dan menelusuri
kaitannya dengan dinamika otak manusia melalui pendekatan multisensorik.
Melalui perekaman alat elektroensefalogram (EEG) pada partisipan yang terpapar
interior penelitian akan mengungkapkan aktivitas gelombang otak terkait aktivitas dan persepsi
individu terhadap ruang interior dengan fokus pada bagaimana kualitas estetika terkait visual,
audial, dan olfaktorial bangunan peribadatan yaitu kelenteng, memengaruhi suasana hati yang
ditunjukkan dengan gelombang otak.
Kelenteng Gondomanan sebagai tempat ibadah dan refleksi, memiliki elemen arsitektur
yang dapat memberikan dampak emosional dan kognitif pengunjungnya, dengan memahami
efek tersebut, dapat membantu dalam merancang ruang yang lebih mendukung pengalaman
spiritual dan emosional. Pengalaman ruang yang diteliti akan melibatkan rangsangan stimulus
dari tiga panca indera yaitu visual, auditori (pendengaran) dan olfaktori (penciuman) untuk
memberi pengaruh emosi pada interior ruang kelenteng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kondisi lingkungan dalam ruang doa Kelenteng Gondomanan secara signifikan memengaruhi
kualitas meditasi umat dan pengelola. Fluktuasi gelombang otak, khususnya pada daya theta
dan alpha, mengindikasikan adanya gangguan dalam proses relaksasi dan fokus, terutama
akibat distraksi eksternal seperti stimulus visual dan suara. Untuk meningkatkan kenyamanan
dan kualitas ibadah, khususnya meditasi, diperlukan pengoptimalan dalam aspek lokasi,
material, dan interior ruang doa. Desain yang mempertimbangkan pengurangan gangguan
sensorik dapat menciptakan suasana yang lebih mendukung konsentrasi, relaksasi, dan
pengalaman spiritual yang optimal bagi para pengguna kelenteng
PERENCANAAN PEMBANGUNAN GEDUNG PROGRAM STUDI KEPERAWATAN GIGI DI KOTA KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR
The construction project of the Dental Nursing Study Program Building is located
on Jl. PIET A. TALLO, LILIBA, Oebobo District, Kupang City, East Nusa Tenggara
Province. This facility is designed to provide new learning support facilities for friends
who want to continue their studies to college level, especially in the field of dental
nursing.
Structural design of the Dental Nursing Study Program Building in Kupang was
carried out by considering various factors such as safety, comfort, and beauty of the
building itself. The structure designed in the building is intended to be able to withstand
the loads that work, both dead loads, live loads, and earthquake loads.
In the design project carried out, it includes the design of the upper structure,
lower structure, and cost and time management. In the design of the upper structure, it
includes the roof, columns, beams, floor slabs, and stairs. Then for the design of the lower
structure, it includes the sloof and foundation. In the design process of the Dental Nursing
Study Program Building, it refers to SNI 1727:2020 concerning Minimum Design Load,
SNI 1726:2019 concerning Earthquake Resistance Planning Procedures, SNI 2847:2019
concerning Structural Concrete Requirements for Buildings, and ACI 314R:2016
concerning Guide to Simplified Design for Reinforced Concrete Buildings. In the
structural design process, it is carried out using the help of software such as ETABS and
CSiCol, while the cost and time design is carried out with the help of software
PERANCANGAN HOTEL DI KOTABARU YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN KONSERVASI ARSITEKTUR
Pariwisata merupakan sektor yang sangat potensial untuk dikembangkan. Selain sebagai
penghasil devisa, pariwisata telah berkontribusi untuk menyediakan lapangan pekerjaan yang cukup
luas sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat. Untuk itu, banyak daerah yang mengandalkan
sektor pariwisata sebagai alat dalam pembangunan ekonomi, termasuk juga Kota Yogyakarta.
Disamping sebagai Kota Perjuangan dan Kota Budaya, Kota Yogyakarta dikenal sebagai daerah tujuan
wisata terkemuka. Bangunan-bangunan cagar budaya dan bersejarah masih terawat dengan baik. Begitu
juga dengan potensi wisata di sepanjang Jalan Sudirman, Kotabaru. Bahkan sampai saat ini, masyarakat
Kota Yogyakarta masih memegang teguh tatanan kehidupan masyarakat Jawa, yang tercermin di dalam
kegiatan adat, istiadat, bahasa, sosial kemasyarakatan, hingga keseniannya.
Hal ini tentu juga memperkuat citra Kota Yogyakarta sebagai daerah tujuan wisata yang
‘istimewa’. Keistimewaan tersebut diharapkan makin memperkuat kualitas destinasi, industri, Kota
Yogyakarta sebagai ibu kota provinsi, pusat kota, pusat pelayanan, dan pusat ekonomi wilayah,
sekaligus sebagai bagian dari lingkungan hidup memiliki daya tarik bagi wisatawan lokal maupun
mancanegara. Dengan mengakomodasi kota Yogyakarta sebagai tujuan wisata, serta pusat
pengembangan ekonomi maka, perancangan Hotel di Kotabaru dapat mendukung kegiatan pariwisata
dari segi akomodasi di Kotabaru Yogyakarta.
Demi melancarkan usulan perancangan yang dirancang pada Kawasan Cagar Budaya,
dilakukannya beberapa tahapan metode. Tahapan tersebut dimulai dari identifikasi masalah, penetapan
tema perancangan, pengumpulan data-data dan teori, analisis permasalahan dan data-data, konsep
rancangan, gambar skematik desain, pengujian desain, dan yang terakhir yaitu penyempurnaan desain.
Rancangan Hotel ini merupakan suatu solusi dari permasalahan pemaksimalan jangka waktu menetap
wisatawan di Yogyakarta, dan pengembangan sektor ekonomi daerah dalam bidang pariwisata, di
Kotabaru, Yogyakarta. Setelah metode perancangan dilakukan dengan benar, dihasilkan rancangan
bangunan Hotel.
Perancangan Hotel ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat lokal maupun
wisatawan dalam satu wadah sehingga menunjang sektor ekonomi di bidang pariwisata di Yogyakarta,
selain itu juga memperhatikan kenyamanan pengguna yang berbeda karakter pada masing-masing
fungsi terutama kaitannya dengan privasi, meninjau dari segi tata massa dan sirkulasi, serta menerapkan
prinsip-prinsip Konservasi Arsitektur dengan memenuhi kriteria pelestarian Cagar Budaya di kawasan
Cagar Budaya Kotabaru sehingga menghasilkan rancangan bangunan yang memperhatikan kelestarian
lingkungan Cagar Budaya
PERENCANAAN LABORATORIUM TERPADU DI DEPOK, JAWA BARAT
Proyek Gedung Laboratorium Terpadu berlokasi di Kabupaten Depok,
Provinsi Jawa Barat. Proyek ini direncanakan terdiri dari Gedung Bagian Sayap
Kiri dan Kanan yang memiliki 5 lantai dan Gedung Bagian Tengah yang memiliki
6 lantai.
Pada perancangan ini terdiri dari perancangan struktur atas, struktur bawah,
serta manajemen biaya dan waktu. Konfigurasi bangunan yang membentuk letter H
membuat bagian-bagian dari bangunan perlu dilakukan dilatasi menjadi 3 bagian
bangunan. Gedung Laboratorium Terpadu dirancang dengan konsep Sistem Rangka
Pemikul Momen Khusus (SPRMK) untuk menyediakan kekuatan dan kestabilan
yang aman sesuai yang diatur pada SNI 1726:2019 tentang Tata Cara Perencanaan
Ketahanan Gempa, SNI 2847:2019 tentang Persyaratan Beton Struktural untuk
Bangunan Gedung. Selain itu, untuk perancangan struktur atas juga mengacu pada
SNI 1727:2020 tentang Beban Desain Minimum dan SNI 1729:2020 tentang
Spesifikasi untuk Bangunan. Perancangan struktur yang dilakukan meliputi
perancangan elemen-elemen bangunan seperti kolom, balok, pelat, tangga, serta
fondasi. Pada perancangan biaya dan waktu meliputi perhitungan total biaya serta
durasi dan penjadwalan.
Pada proyek Laboratorium Terpadu di daerah Depok direncanakan
struktur bawah dengan menggunakan fondasi dalam yaitu bore pile. Terdapat 4
macam fondasi P1, P2, P3, dan P4, yang digunakan dengan dimensi pile cap 4,4 m
x 4,4 m, 6,4 m x 4,4 m, 2,75 m x 2,75 m, dan 2,75 m x 1,5 m. Gedung sayap kanan
dan kiri menggunakan tipe fondasi P1 dan P2 sedangkan bagian tengah
menggunakan tipe fondasi P3 dan P4.
Dalam perencanaan biaya dan waktu diperoleh total biaya yang dibutuhkan
untuk menyelesaikan proyek ini adalah Rp43.751.700.000 dengan harga biaya
bangunan per m2 Rp 5.631.698. Dalam perencanaan untuk membangun 3 bagian (
2 sayap kanan dan kiri, dan 1 bagian tengah) diperlukan waktu selama 420 hari
PERSEPSI MASYARAKAT BABARSARI PADA MAHASISWA INDONESIA TIMUR BERDASARKAN KASUS KERUSUHAN: (Studi Kasus di Babarsari Yogyakarta)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Babarsari terhadap
mahasiswa Indonesia Timur berdasarkan kasus kerusuhan yang terjadi di wilayah
tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan
pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Data primer
diperoleh dari wawancara dengan beberapa informan, yaitu CA (Polsek Depok
Timur), WD (Pedukuhan Tambak Bayan), ST (RW Tambak Bayan), dan AH
(perwakilan mahasiswa). Sedangkan data sekunder diperoleh dari sumber yang
telah ada sebelumnya, seperti profil wilayah Babarsari yang meliputi aspek
geografi, ekonomi, dan demografi. Analisis data dilakukan secara kualitatif, dengan
menggunakan pendekatan konstruktivisme sosial. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Persepsi masyarakat Babarsari terhadap mahasiswa Indonesia Timur sangat
beragam. Sebagian menganggap mereka keras dan emosional, namun ada pula yang
memandang positif, terutama setelah menjalin interaksi langsung. Mahasiswa
Indonesia Timur dilihat sebagai bagian dari dinamika multikultural Babarsari.
Pandangan ini dibentuk oleh konstruktivisme sosial—identitas, pengalaman, dan
interaksi menjadi kunci dalam membentuk persepsi. Perbedaan adat dan kebiasaan
menjadi faktor penting dalam hubungan sosial antara warga lokal dan mahasiswa
pendatang. Media juga memengaruhi opini publik, terutama karena sering
menyoroti sisi negatif konflik, meskipun masyarakat yang terbuka cenderung
menyikapi informasi secara kritis dan objektif. Masyarakat Babarsari pun berupaya
memperkenalkan norma lokal Yogyakarta kepada mahasiswa Indonesia Timur
sambil tetap menghormati budaya asal mereka. Prinsip “di mana bumi dipijak, di
situ langit dijunjung” mencerminkan harapan agar mahasiswa dapat menyesuaikan
diri tanpa kehilangan jati diri. Upaya membangun pemahaman melalui dialog, kerja
bakti, dan kegiatan sosial bersama menjadi jembatan integrasi budaya. Kegiatan ini
diyakini mampu mempererat hubungan, mengurangi prasangka, dan menciptakan
kesadaran kolektif menuju hubungan yang harmonis, terbuka, dan minim konflik di
masa depan
PERAN DIGITAL DAN EVENT MARKETING DAVOS DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI BRAND
Penelitian ini membahas peran digital dan event marketing yang dilakukan oleh PT. Slamet
Langgeng dalam mempertahankan eksistensi brand permen Davos sebagai salah satu
permen mint tertua di Indonesia. Fokus utama penelitian terletak pada bagaimana
penerapan digital marketing dan event marketing melalui pendekatan Segmenting, Targeting, Positioning (STP) dan Integrated Marketing Communication (IMC). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan event marketing dan digital marketing melalui media sosial dan website mampu memperkuat hubungan emosional dengan konsumen. Keduanya terbukti berperan penting dalam mempertahankan loyalitas konsumen dan eksistensi brand di tengah persaingan pasar yang kompetitif