LIBRARIA: Jurnal Perpustakaan
Not a member yet
95 research outputs found
Sort by
Implementation of Web-Based School Library Information System Design with RAD Method Approach
In the current era, several school libraries have implemented the design of web-based school library information systems using the Rapid Application Development (RAD) approach. The primary objective of this method is to enhance efficiency and accessibility in managing an organization/institution. This research aims to ascertain the advantages of the RAD method in the development of school library information systems. The research methodology employs a literature review by gathering relevant literature materials about the topic. The RAD method was chosen because it allows for rapid and iterative development, aligning with the dynamics of changing user needs and technology. The system is designed to support collection management, borrowing, and book searching effectively. The analysis results indicate that the implementation of the RAD Method in designing library information systems yields several positive impacts on the development of school library websites, namely, firstly, providing quick responses to user needs; secondly, improving previous systems; and finally, achieving relatively faster development compared to traditional software development methods
Strategi Verifikasi Informasi di Media Sosial Tiktok pada Siswa-Siswi SMA Negeri Majalengka
The aim of this research is to find out the strategies used by Majalengka State High School students in verifying information on TikTok social media in order to avoid receiving and spreading false information which can harm many people. The method used in this research is a descriptive qualitative research method. Researchers conducted interviews and observations on 4 State High School students in Majalengka. The theory used is the information verification theory according to Mike Caulfield, namely The Four Moves, which means four movements to verify the source of information (Stop, Investigate the source, Find better coverage, Track the claim). Based on the research results, the information verification strategy used by students to avoid hoaxes is to first look closely at the account that is spreading the content. Next, see responses from other users in the comments column. Apart from that, compare with other sources or other social media to find the main source. The challenges experienced are laziness and the spread of information very quickly and a lot, making it difficult to verify
Analisis Pemanfaatan Akun Instagram @Diskominfopontianak Sebagai Media Literasi Digital Masyarakat Kota Pontianak
The instagram account @diskominfopontianak is used as a digital literacy media for the Pontianak community. However, judging from the number of followers, there are still many people who have not taken advantage of this. This research aims aims to describe the benefits and effects of accounts as digital literacy media. The study used qualitative methods with indirect observation research techniques and in-depth interviews with 11 informants. The data analysis technique uses data reduction techniques, data presentation, conclusions and verification as well as data validity tests using credibility, transferability, dependability, and confirmability. The results show that, 1) Account management using regular procedures; 2) Content implemented the 8 elements of digital literacy from Belshaw's theory and provides cognitive, affective, and behavioral responses from followers; 3) Followers view of the account is positive. It can be concluded the account is effectively used as a digital literacy media for the people of Pontianak
Sikap Pustakawan dalam Menjalankan Kompetensi Profesional Layanan Informasi di Perpustakaan Cahaya Ilmu SMAN 1 Bengkulu Tengah
AbstractQuality information is what is needed in an already digital world. Skills in mastering important information literacy are mastered by a librarian. The Cahaya Ilmu Library located at SMAN 1 Bengkulu Tengah prioritizes comfort and convenience. The ease and comfort provided by the library cannot be separated from the attitude of the librarian, the attitude of this librarian can be judged by his professional competence in serving information services, based on the importance of the librarian's attitude in information services. The purpose of this study is to determine the attitude of librarians in the light library of science at SMAN 1 Bengkulu Tengah, in providing professional competence in information services. The method used is a qualitative research method. The result of this research is that SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah has a library called the Cahaya Ilmu library, this library has been accredited A, as a pilot school, of course, the quality of librarians must be competent to support student needs. This competency is divided into four main librarian professional attitude competencies, namely: Implementing information organization, Managing information sources, Managing information services and Using information equipment and technology, where these four components of Professional competence have been carried out by librarians in the Cahaya Ilmu library of SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah.Keywords: Librarian's Attitude ; Information Services; Professional Competence.
Analisis Statistik Penggunaan Database Online EBSCO dalam Membuat Kebijakan Pengadaan Bahan Pustaka Elektronik pada Perpustakaan ACD
Metode dalam melakukan pengadaan bahan perpustakaan ada bermacam-macam, salah satunya dengan melihat statistik penggunaan database sebagai langkah dalam pengambilan keputusan pengadaan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis statistik penggunaan database EBSCO dalam proses pengambilan kebijakan pengadaan bahan pustaka. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan deskriptif statistik, yaitu riset atau penelitian yang menjabarkan angka-angka statistik sebagai bentuk deskripsinya. Objek dari penelitian ini adalah statistik penggunaan jurnal elektronik dan e-book pada EBSCO di perpustakaan ACD pada bulan Agustus 2021 - Mei 2023. Hasil analisis data menunjukkan bahwa harga artikel dan biaya akses lebih terjangkau jika berlangganan EBSCO. Kesimpulan dalam penelitian ini penggunaan database online membantu para pencari informasi dalam menunjang kebutuhan informasinya yang mana kemudahan akses yang ditawarkan sangat efisien. Setelah melakukan evaluasi biaya, baik itu harga jurnal elektronik maupun harga buku elektronik, dalam berlangganan EBSCO sangat menguntungkan perpustakaan ACD. Sehingga penerapan kebijakan pengadaan koleksi elektronik di Perpustakaan ACD sudah tepat
Analisis Bibliometrik Pustakaloka: Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Periode 2017-2021
Penelitian bibliometrik ini bertujuan untuk menganalisis pola distribusi artikel, pola kepenulisan, jumlah halaman, angka sitasi, dan visualisasi pada Jurnal Pustakaloka yang terbit pada periode 2017-2021. Data dikumpulkan dari laman jurnal Pustakaloka dan dianalisis menggunakan aplikasi Ms. Excel, Publish or Perish (PoP), Mendeley, dan VosViewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jurnal Pustakaloka terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember, dengan total 85 artikel yang diterbitkan oleh penulis tunggal maupun kolaboratif. Terdapat 48 artikel (56,47%) yang ditulis oleh penulis tunggal dan 37 artikel (43,53%) yang ditulis secara kolaboratif. Selama periode 2017-2021, terdapat 130 penulis yang berkontribusi pada jurnal tersebut. Pada tahun 2019, 20 artikel dengan jumlah penulis terbanyak yaitu 33 orang (25,38%) telah diterbitkan. Distribusi artikel antara 2019-2021 menunjukkan bahwa 45 artikel (52,9%) terbit pada edisi Juni dan 40 artikel (47,06%) terbit pada edisi Desember, dengan total 1.446 halaman dan rata-rata 17 halaman per artikel. Jurnal ini menerima 206 sitasi selama periode tersebut, dengan angka sitasi pertahun sebesar 41,20, angka sitasi per artikel sejumlah 2,42, h-index 6, g-index 11, hI,norm 6, dan hI,annual 1,20, serta hA-index 4. Adapun terkait kekuatan jaringan antar penulis, kata kunci serta frekuensi kolaborasi dapat dilihat melalui tampilan gambar hasil visualisasi VosViewer
Kemampuan Resolusi Konflik Pustakawan dalam Peacebuilding di UPT Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Artikel ini akan membahas mengenai kemampuan pustakawan dalam meresolusi konflik, maksudnya adalah resolusi konflik seperti apa dan bagaimana yang mampu pustakawan tawarkan dalam peacebuilding. Argumen-argumen yang penulis bangun pada penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Hasil yang dapat penulis sampaikan bahwa perbedaan adalah rahmat yang diberikan oleh Allah SWT, di dalamnya terdapat hal-hal baik dan buruk yang mungkin terjadi pada ruang lingkup apapun dimulai dari individu, kemudian antar kelompok, suku, agama, organisasi, partai politik, dan bahkan antar komunitas dengan jangkau yang lebih luas. Dalam hal ini pustakawan yang memiliki kemampuan resolusi konflik harus paham bahwa dalam mengatasi suatu konflik yang sedang terjadi maupun belum terjadi (nomalnya sedang terjadi), melalui proses pembangunan saling memahami lewat proses negosiasi, mediasi dan lain sebagainya, dan ketika suatu konflik teratasi, maka bukan berarti proses resolusi konflik telah usai. Resolusi konflik harus tetap berkesinambungan pada langkah-langkah pencegahan terhadap munculnya kembali konflik sejenis, bahkan jika bisa, pustakawan harus memikirkan juga kemungkinan munculnya konflik-konflik yang baru
Pemanfaatan Perpustakaan Sebagai Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Minat Baca Mahasiswa PGMI UINSA
Perpustakaan merupakan sebuah lembaga yang menyediakan berbagai informasi dan pengetahuan, baik berupa sumber informasi tercetak maupun digital yang berguna untuk memenuhi kebutuhan informasi pembacanya. Perpustakaan juga berfungsi sebagai media pembelajaran bagi satuan pendidikan. Dengan adanya perpustakaan, menjadikan sarana bagi setiap individu untuk meningkatkan minat baca serta budaya literasi di Indonesia yang masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan perpustakaan sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan minat baca mahasiswa prodi PGMI Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui angket yang disebar secara online kepada mahasiswa PGMI Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya angkatan 2021. Hasil dari penelitian ini yakni mengenai minat baca mahasiswa prodi PGMI yang diketahui masih terbilang cukup baik, hal ini didukung oleh data angket yang diperoleh. Untuk dapat meningkatkan minat baca, diperlukannya inovasi yang dapat mendongkrak budaya literasi serta inovasi dalam layanan perpustakaan
Analisis Peran Infografis Sebagai Media Promosi Dalam Pemanfaatan Perpustakaan STIKes Yarsi Pontianak
Infografis digunakan sebagai salah satu media promosi yang digunakan Perpustakaan STIKes Yarsi Pontianak. Dilihat dari jumlah pengunjung per tahunnya, terjadi kenaikan dan penurunan insight pengunjung yang tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran infografis sebagai media promosi serta dampak infografis tersebut terhadap perpustakaan dan pemustaka. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik penelitian observasi tidak langsung, penelitian ini melakukan wawancara mendalam kepada 7 informan. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan validasi, sedangkan uji validitas data dilakukan menggunakan credibility, transferability, dependability, dan confirmability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Proses pembuatan infografis perpustakaan STIKes Yarsi Pontianak menggunakan aspek daya pikat, komprehensi, dan retensi 2). Infografis sebagai media promosi berperan dalam menarik perhatian, minat, keinginan, tindakan pemustaka sesuai dengan konsep AIDA 3). Pandangan pemustaka tehadap infografis tersebut bersifat positif. Dengan demikian, infografis terbukti efektif dalam pemanfaatan perpustakaan sebagai media promosi.Kata kunci: Infografis, Media Promosi, AIDA, Perpustakaan, Desain Visua
Kontribusi Pemikiran Mike Eisdenberg Dan Bob Berkowitz Tentang Model The Big6 Bagi Solusi Permasalahan Literasi Informasi
The development of information has an impact on the emergence of the work of world leaders, not least in the field of libraries. Two of them are Mike Eisenberg and Bob Berkowitz with the work of a literacy model The Big6. The Big6 consists of 6 stages and each stage consists of 2 subdivisions. These two figures emphasize the importance of information skills for problem-solving with a systematic framework. The research method used is a literature study. Data collection is done by means of documentation from articles that have been published on the internet. The data analysis technique chosen is content analysis. To prevent misinformation, the author re-checks the articles used. The results of this study state that The Big6's literacy model can answer anxiety in unraveling information problems. The development of this model can be accessed on the official website of The Big6. One form of innovation from this model is the emergence of The Big6 in a technological context which is almost the same as the stages in Christine Bruce's Seven Faces of Information Literacy. The benefits of this research can be used as a solution in problem-solving. While the purpose of this study is to provide a broad overview of the stages of The Big6.Keywords: the big6; literacy model; Mike Eisenberg; Bob Berkowits