Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
17836 research outputs found
Sort by
...(LENGKAPI STEMPEL PADA LEMBAR PENGESAHAN DAN LENGKAPI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI (UNDUH FORM DI WEB PERPUS), UPLOAD ULANG)...Analisis Maslahah Terhadap Implementasi Kartu Nikah Berbasis Digital (Studi Kasus Di Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo)
Kartu nikah digital adalah sebuah kartu yang dicetak dan berbentuk digital yang didalamnya tercantum kode QR yang discan akan muncul sebuah informasi tentang status perkawinan. Adanya program tersebut bertujuan untuk mengelola dan mengintegrasi pencatatan perkawinan secara digital. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis praktek penerbitan kartu nikah digital dalam perspektif SE Dirjen Bimas Islam B-2361/Dt.III.II/PW.01/07/2019 dan perspektif maslahah di KUA Babadan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif lapangan yaitu kegiatan penelitian yang dilakukan dalam objek yang sebenarnya. Penelitian ini menghasilkan:1) maslahah terhadap implementasi penerbitan kartu nikah digital berdasarkan SE Dirjen Bimas Islam. Di KUA Babadan mulai memberhentikan pencetakan kartu nikah setelah adanya surat edaran tersebut. Pencetakan kartu nikah cetak menjadi kartu dalam bentuk digital yaitu berupa softfile dinilai lebih fleksibel. Karena mudah dibawa kemana saja, lebih aman dan tidak mudah rusak karena tidak dalam bentuk fisik. Selain itu, sebagai media untuk mempermudah mengakses informasi mengenai status perkawinan agar tidak tejadi penipuan dan keberadaannya mempermudah dalam pencatatan perkawinan secara real-time. 2) Penerepan kartu nikah digital oleh masyarakat Babadan. Banyak dari masyarakat Babadan yang sudah memiliki kartu nikah digital. Mereka dapat menggunakannya sesuai keperluannya. Dari beberapa peryataan di atas dapat disimpulkan bahwa kartu nikah digital memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya para pengantin. Karena dengan adanya kartu nikah digital ini lebih mudah dan efisie
...(LENGKAPI STEMPEL PADA LEMBAR PENGESAHAN, UPLOAD ULANG)...Pengaruh Model Children Learning In Science (CLIS) Dengan Pendekatan Literasi Sains Terhadap Pemahaman Konsep Peserta Didik Kelas VII Mts Al Hikmah Ngrayun
Risqiana, Alfika Shinta. 2024. Pengaruh Model Children Learning In Science (CLIS) Dengan Pendekatan Literasi Sains Terhadap Pemahaman Konsep Peserta Didik Kelas VII MTs Al Hikmah Ngrayun. Skripsi, Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Alam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing, Faninda Novika Pertiwi, M.Pd.
Kata Kunci: Children Learning In Science, Literasi Sains, Pemahaman Konsep
Pemahaman tentang konsep amat penting bagi setiap orang dan sangat dibutuhkan dalam mempelajari IPA. Berdasarkan observasi di MTs Al Hikmah Ngrayun pemahaman konsep peserta didik masih kurang. Penyebab kurangnya pemahaman konsep peserta didik salah satunya dikarenakan model pembelajaran yang kurang bervariasi juga kurang antusiasnya peserta didik dalam mengikuti pelajaran. Untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik diperlukan adanya model pembelajaran yang tepat. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan model pembelajaran CLIS dengan pendekatan Literasi Sains.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS), untuk mendeskripsikan aktivitas peserta didik selama diterapkannya model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS), dan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) dengan pendekatan literasi sains terhadap pemahaman konsep peserta didik pada tema kalor dan perpindahannya peserta didik kelas VII MTs Al Hikmah Ngrayun.
Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimental Design dengan populasi seluruh peserta didik kelas VII di MTs Al Hikmah Ngrayun. Sampel pada penelitian ini yaitu kelas VII A sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran konvensional dan VII B sebagai kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Children Learning In Science. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, angket dan tes. Soal tes berupa soal uraian yang sebelumnya telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan deskriptif kuantitatif dan statistik menggunakan uji-t two-tailed dan uji t one-tailed yang sebelumnya sudah dilakukan uji normalitas dan homogenitas.
Hasil penelitian ini adalah : 1) Keterlaksanaan model pembelajaran Children learning in science terlaksana 86,5% dengan kriteria sangat baik. 2) Pengamatan aktivitas peserta didik kelas VIII A MTs Al Hikmah Ngrayun (kelas eksperimen) berdasarkan angket respon peserta didik didapatkan hasil rata-rata presentase sebesar 82,72%. 3) Berdasarkan hasil Uji t two tailed di P-Value sebesar 0,00 dan kurang dari 0,05 maka HO di tolak sehingga menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran CLIS dengan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Nilai estimate for difference hasil uji one tiled sebesar 1,450. Hal ini menunjukkan pemahaman konsep kelas eksperimen dikatakan lebih baik dari pada kelas kontro
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN DI BANK SYARIAH INDONESIA KEDIRI PARE LAWU
Nurhayati, Indah Trisna, 2024. Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Di Bank Syariah Indonesia Kediri Pare Lawu. Skripsi. 2024 Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Dwi Setya Nugrahini M.Pd.
Kata Kunci: MPP, Motivasi, Soft Kompetensi dan Hard Kompetensi
Permasalahan di lapangan yaitu karyawan belum mematuhi tata tertib yang berlaku, diantaranya banyak karyawan dalam mengerjakan pekerjaan tidak sesuai atau tidak tepat waktu dan masih banyak karyawan yang sering terlambat, hal seperti itu dapat memicu dan menghambat pekerjaan lainnya sehingga mempengaruhi kualitas pekerjaan yang tidak maksimal, hal tersebut dapat menghambat efektivitas pekerjaan yang akan dikerjakan. Sehingga berakibat pada semangat kinerja karyawan itu sendiri, selain itu juga berakibat pada pola pelatihan, rotasi pekerjaan serta pelatihan jabatan dalam mengembangkan sumber daya manusia. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menganalisis manajemen sumber daya manusia, faktor penghambat dan pendukung serta dampak dalam meningkatkan kinerja karyawan Bank Syariah Indonesia Kediri Pare Lawu. Dalam hal ini penulis menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif yang dipilih peneliti bersifat deduktif. Peneliti menggunakan triangulasi sumber untuk jenis triangulasi, dengan menggali kebenaran informasi melalui memperbanyak sumber wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja karyawan sudah dikatakan baik namun masih kurang untuk mematuhi tata tertib yang ada di kantor sehingga berakibat pada kurang keefektifitasan dan efisiensi dalam mengerjakan tugasnya. pengorganisasian, dorongan, dan pengawasan. Faktor pendukung kinerja karyawan terdiri dari pemberian motivasi, manajemen yang efektif, dan penghargaan serta pengakuan. Selain itu, dalam sebuah perusahaan tentunya memiliki faktor yang penghambat kinerja karyawan yakni perbedaan karakter, dan penyalahgunaan jaringan yang tidak stabil. Dengan dampak dari adanya sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja karyawan dapat mendorong pelatihan jabatan dalam mengembangkan sumber daya manusia serta pola pelatihan pekerjaan lebih baik, adanya soft kompetensi pada Bank Syariah Indonesia Kediri Pare Lawu setiap karyawannya sudah memiliki kemampuan menghadapi masalah yang berkaitan dengan nasabah, sedangkan hard kompetensi ialah kemampuan dan pengetahuan dalam melakukan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab dengan baik
Pola Komunikasi Organisasi PAC IPNU IPPNU Kecamatan Siman dalam Pengkaderan
Salma, Habibatul Alfiatus. 2024. Pola Komunikasi Organisasi PAC IPNU IPPNU Kecamatan Siman Dalam Pengkaderan. Skripsi. Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Iswahyudi, M. Ag.
Kata Kunci: Pola Komunikasi, PAC IPNU IPPNU Kecamatan Siman, Pengkaderan
Pola komunikasi adalah pola hubungan antara dua orang atau lebih dalam pengiriman dan penerimaan pesan dengan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat tersampaikan dengan baik dan dipahami. Sebagai gerbang awal dalam berorganisasi di Nahdlatul Ulama, IPNU dan IPPNU sangat berkaitan erat dengan kaderisasi. Kaderisasi merupakan proses pencarian kader yang diharapkan mampu untuk melanjutkan keberlangsungan organisasi. PAC IPNU IPPNU Kecamatan Siman merupakan PAC yang dapat menyelenggarakan peengkaderan Lakmud secara mandiri di Kabupaten Ponorogo. Kemampuan tersebut tidak luput dari pembentukan dan penerapan pola komunikasi yang dijalankan. Pola komunikasi dalam sebuah organisasi dapat menentukan bagaimana jalannya sebuah pengkaderan.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan model komunikasi yang digunakan dalam pengkaderan di PAC IPNU IPPNU Kecamatan Siman. (2) menjelaskan penerapan komunikasi organisasi dalam pengkaderan di PAC IPNU IPPNU Kecamatan Siman. (3) mengetahui hasil pengkaderan melalui komunikasi organisasi yang dilakukan oleh PAC IPNU IPPNU Kecamatan Siman. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa (1) pola komunikasi yang digunakan adalah model pola huruf Y dan pola bintang. Pola huruf Y memiliki seorang pemimpin yang jelas, namun anggota lain berperan sebagai pemimpin kedua yakni wakil ketua pada tiap-tiap departemen. Pola bintang memberikan kekebasan untuk menyampaikan informasi dan berinteraksi saat pengkaderan. (2) penerapan pola komunikasi terbagi menjadi dua, yaitu aliran komunikasi formal meliputi komunikasi dari atas ke bawah, komunikasi dari bawah ke atas dan komunikasi diagonal serta aliran komunikasi informal. (3) hasil pengkaderan berjalan dengan lancar sesuai harapan bersama sebagai wujud dari komunikasi dan koordinasi yang baik. Upaya pendampingan kader juga menjadi faktor utama seperti melakukan pengkaderan non-formal melalui pelatihan banjari
Analisis Sadd Al-Dhari>’ah Terhadap Putusan No. 241/Pdt.P/2023/PA.Po Tentang Penetapan Perkara Dispensasi Nikah Di Pengadilan Agama Ponorogo.
ABSTRAK
Alwi, Iqbal Makhsus, 2024, Analisis Sadd Al-Dhari>’ah Terhadap Putusan No. 241/Pdt.P/2023/PA.Po Tentang Penetapan Perkara Dispensasi Nikah Di Pengadilan Agama Ponorogo. Skripsi. Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing, Prof. Dr. Miftahul Huda, M.Ag.
Kata Kunci: Sadd Al-Dhari>’ah, Dispensasi Nikah
Pengadilan Agama merupakan Lembaga Peradilan yang memiliki wewenang memeriksa dan memutuskan perkara-perkara yang timbul antara orang-orang yang beragama Islam. Salah satu dari perkara keperdataan yang ditangani Pengadilan Agama adalah mengenai permohonan dispensasi nikah. Dalam skripsi ini, peneliti melakukan penelitian terhadap penetapan hakim tentang dispensasi nikah di Pengadilan Agama Ponorogo. Tujuan pemberian dispensasi ini adalah untuk memfasilitasi pelaksanaan pernikahan dengan memperhatikan keadaan dan kondisi khusus yang mungkin tidak memungkinkan pelaksanaan pernikahan secara biasa atau sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah: 1.Bagaimana analisis Sadd Al-Dhari>’ah terhadap pertimbangan hakim pada putusan No. 241/Pdt.P/2023/PA.Po tentang penetapan perkara dispensasi nikah di Pengadilan Agama Ponorogo? 2. Bagaimana analisis Sadd Al-Dhari>’ah terhadap implikasi dari dikabulkannya Permohonan Dispensasi nikah pada putusan No 241/Pdt.P/2023/PA.Po tentang penetapan perkara dispensasi nikah di Pengadilan Agama Ponorogo?
Adapun jenis penelitian yang dilakukan oleh peneliti merupakan penelitian Pustaka (liberary research) yang menggunakan metode kulitatif dengan desain deskriptif analitis, yaitu suatu prosedur penelitian yang menggambarkan tema kajian secara proposional kemudian di analisis deskriptif yang berupa analisis hukum islam terhadap putusan hakim pengadilan agama ponorogo. yang kemudian akan dianalisis untuk memperoleh gambaran tentang bagaimana putusan hakim menurut tinjauan hukum islam yakni Sadd Al-Dhari>’ah.
Pertimbangan Hakim pada putusan No.241/Pdt.p/PA.Po sudah sesuai dengan metode Sadd Al- Dhari>’ah. Terbukti dalam konteks permohonan tersebut, Hakim menggunakan metode penetapan Hukum Sadd Al-Dhari>’ah, yaitu Hakim lebih memprioritaskan dalam menghindari potensi madharat yang lebih besar, terutama yang terkait dengan kekhawatiran orang tua dari kedua calon mempelai terhadap kemungkinan terjerumusnya anak mereka dalam perbuatan maksiat akibat hubungan keduanya yang sudah berlangsung cukup lama. Implikasi dari penetapan Hakim tersebut dapat menimbulkan dampak positif, yaitu terhindarnya calon mempelai dari perbuatan maksiat dan menjadi sah untuk melangsungkan pernikahan, karena putusan Hakim tersebut sebagai Sadd Dhari>’ah atau menutup jalan yang berupa larangan-larangan kedua calon mempelai dalam melangsunkan pernikahan. Walaupun demikian, tidak dapat dipungkiri kemungkinan terjadinya konflik yang seringkali muncul karena mereka belum matang dalam menghadapi permaslahan dalam kehidupan pernikahan
Pengaruh Kemudahan, Keamanan, Kualitas Layanan Dan Fitur Terhadap Kepuasan Nasabah Dalam Menggunakan Mobile Banking Bank Syariah Indonesia KCP Magetan
Putri, Resi Meysa, Pengaruh Kemudahan, Keamanan, Kualitas Layanan dan Fitur Terhadap Kepuasan Nasabah Dalam Menggunakan Mobile Banking Bank Syariah Indonesia KCP Magetan. Skripsi. 2024. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Khoirun Nisak, M.SEI.
Kata Kunci: Kemudahan, Keamanan, Kualitas Layanan, Fitur, Kepuasan Nasabah.
Kepuasan nasabah merupakan hal pokok yang tidak boleh diabaikan bagi suatu perusahaan yang bergerak dibidang jasa perbankan, karena kepuasan nasabah merupakan aspek penting untuk mempertahankan citra perusahaan di masyarakat luas. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya keluhan nasabah seperti seringnya terjadi gangguan seperti sistem layanan pada saat melakukan transaksi sering gagal dan error. Nasabah merasakan penurunan mobile banking BSI dibandingkan sebelum dilakukan marger.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kepuasan nasabah yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kemudahan, keamanan, kualitas layanan dan fitur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuesioner dengan jumlah 192 responden. Metode analisis data menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, uji regresi linier berganda, uji t, uji f dan koefisien determinasi (R2).
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemudahan berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah ditunjukkan oleh hasil pengujian nilai thitung sebesar 4,050, keamanan berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah ditunjukkan oleh hasil pengujian nilai thitung sebesar 6,453, kualitas layanan berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah ditunjukkan oleh hasil pengujian nilai thitung sebesar 8,002 dan fitur berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabah ditunjukkan oleh hasil pengujian nilai thitung sebesar 12,143. Maka dari itu BSI KCP Magetan harus konsisten dalam meningkatkan atau memperbaiki aplikasi mobile banking, sehingga nasabah mudah menggunakan dan terjaga keamanan dalam menggunakannya juga diperlukan penyempurnaan kualitas layanan dan penambahan fitur mobile banking yang dapat mendukung proses transaksi
Efektivitas Pelaksanaan Monitoring Terhadap Portofolio Pembiayaan Segmen Mikro Pada Bank Syariah Indonesia KCP Pare Supratman
Penelitian dalam skripsi ini dilatar belakangi oleh fenomena yang terjadi pada Bank Syariah Indonesia KCP Pare Supratman mengenai efektivitas, pelaksanaan monitoring. Pembiayaan yang telah diberikan kepada nasabah tidak digunakan dengan semestinya. Dengan rumusan masalah (1) Bagaimana faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan monitoring pembiayaan segmen mikro di Bank Syariah Indonesia KCP Pare Supratman? (2) Bagaimana efektivitas pelaksanaan monitoring terhadap portofolio pembiayaan segmen mikro di Bank Syariah Indonesia KCP Pare Supratman? (3) analisis penyaluran pembiayaan segmen mikro di Bank Syariah Indonesia KCP Pare Supratman?.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field Research) karena penelitian dalam melakukan pencarian data serta pengumpulan datanya dilakukan ditempat terjadinya fenomena atau kasus tertentu terjadi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, karena pada penelitian ini menghasilkan data atau kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang yang diwawancarai maupun diamati. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa Faktor pendukung pelaksanaan monitoring yaitu ekonomi pemerintah yang stabil, system yang baik, kesadaran nasabah untuk mengembalikan pembiayaan dan melengkapi dokumen dan penerapan analisa calon nasabah sesuai standart operasional, sedangkan faktor pengahmbatnya yaitu terletak pada system, nasabah yang tidak jujur terhadap kejadian yang sebenarnya, nasabah sulit dihubungi dan bencana alam. Efektivitas pelaksanaan monitoring yaitu sudah efektif jika dilihat dari pembayaran angsuran yang lancar. Penyaluran pembiayaan yang dilakukan yaitu yang dilakukan oleh Bank Syariah Indonesia KCP Pare Supratman sudah mematuhi prosedur analisa calon nasabah. tahap pertama pengumpulan dokumen, tahap kedua analisa calon nasabah, tahap ketiga penentuan layak atau tidaknya pemberian pembiayaan, tahap keempat pencairan, tahap kelima monitoring
METODE RESCHEDULING SEBAGAI PENYELESAIAN PEMBIAYAAN BERMASALAH PRODUK MIKROEXPREES PADA PT BPRS MITRA MENTARI SEJAHTERA
Pembiayaan bermasalah adalah pembiayaan yang diakibatkan oleh nasabah yang tidak menempati jadwal pembayaran angsuran dan tidak memenuhi persyaratan yang tertuang dalam akad. Pembiayaan bermasalah menjadi musuh besar nomor satu dalam sebuah lembaga keuangan syariah, keberadaannya yang memengaruhi rentabilitas usaha dan menurunkan tingkat kualitas aktiva produktif
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: (1) Apa saja faktor- faktor penyebab terjadinya pembiayaan bermasalah pada produk mikroexprees PT BPRS Mitra Mentari Sejahtera? (2) Mengapa PT BPRS Mitra Mentari Sejahtera menggunakan metode rescheduling dalam menyelesaikan pembiayaan bermasalah pada produk mikroexprees? (3) Bagaimana dampak penyelesaian pembiayaan bermasalah menggunakan metode rescheduling pada produk mikroexprees PT BPRS Mitra Mentari Sejahtera?
Adapun jenis penelitian yang dilakukan penulis merupakan penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan melakukan wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami lebih dalam mengenai penyebab pembiayaan bermasalah, penyelesaian pembiayaan masalah menggunakan metode rescheduling dan dampaknya kepada nasabah.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penyebab terjadinya pembiayaan bermasalah terdapat dua faktor yakni faktor internal berupa lemahnya analisa keuangan, kurangnya pengawasan pembiayaan, dan kurangnya koordinasi antar komite pembiayaan. Dan faktor eksternal yang berupa nasabah mengalami kerugian dalam usahanya. Penyelesaian pembiayaan bermasalah menggunakan metode rescheduling lebih dominan dilakukan pada produk mikroexprees PT BPRS Mitra Mentari Sejahtera karena dinilai sangat efektif dan tidak menyusahkan nasabah. Dampak penyelesaian pembiayaan bermasalah menggunakan metode rescheduling nasabah termotivasi menjalankan usaha dengan lebih baik karena sudah di beri jangka waktu yang lumayan lama
Peran Guru dalam Melatih Kedisiplinan Beribadah Anak di RA Muslimat NU 049 Ngrupit II Ponorogo
Lestari, Widiya. 2024. Peran Guru dalam Melatih Kedisiplinan Beribadah Anak di RA Muslimat NU 049 Ngrupit II Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Dr. Umi Rohmah, M.Pd.I.
Kata Kunci: Peran Guru, Kedisiplinan Beribadah, Anak Usia Dini.
Peran guru dalam proses pembelajaran sangat penting, guru harus mampu melatih kedisiplinan beribadah pada anak. Pentingnya kedisiplinan beribadah bagi anak ialah membentuk perilaku anak sesuai dengan kelompok sosialnya. Belum semua anak usia 5-6 tahun memiliki kedisiplinan beribadah yang baik. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa sebagian anak di RA Muslimat NU 049 Ngrupit II Ponorogo belum berkembang baik. Buktinya terdapat anak yang ramai ketika diberi contoh guru, menggangu temannya, tidak mematuhi aturan saat kegiatan beribadah.
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) mendeskripsikan peran guru sebagai pembimbing dalam melatih kedisiplinan beribadah anak di RA Muslimat NU 049 Ngrupit II Ponorogo; (2) mendeskripsikan peran guru sebagai pelatih dalam melatih kedisiplinan beribadah anak di RA Muslimat NU 049 Ngrupit II Ponorogo; (3) mendeskripsikan tingkat kedisiplinan beribadah anak di RA Muslimat NU 049 Ngrupit II Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data kualitatif mengikuti konsep yang diberikan Miles dan Huberman, dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) peran guru sebagai pembimbing dalam melatih kedisiplinan beribadah anak di RA Muslimat NU 049 Ngrupit II Ponorogo adalah guru memberikan teladan langsung kedisiplinan beribadah pada anak dengan bersungguh-sungguh, guru membimbing, mengingatkan, dan mengarahkan kedisiplinan beribadah anak dengan baik dan benar, guru berkolaborasi dengan orang tua terkait peraturan kedisiplinan beribadah di sekolah; (2) peran guru sebagai pelatih dalam melatih kedisiplinan beribadah anak di RA Muslimat NU 049 Ngrupit II Ponorogo adalah guru menjadi model dan contoh bagi anak dengan menunjukkan sikap terpuji dalam kedisiplinan beribadah, guru melatih dan memperbaiki cara belajar anak dalam sikap disiplin beribadah, guru melatih kedisiplinan beribadah anak dengan metode pembelajaran yang berbeda; (3) tingkat kedisiplinan beribadah anak di RA Muslimat NU 049 Ngrupit II Ponorogo mayoritas sudah Berkembang Sesuai Harapan (BSH), walaupun masih terdapat beberapa anak yang Mulai Berkembang (MB), dan terdapat anak yang sudah Berkembang Sangat Baik (BSB)
..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN DAN PENGESAHAN, GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG)..Munafik Dalam Al-Qur'an (Telaah Tafsir Al-Azhar
ABSTRAK
Stiawan, Fajar. 2024. Munafik Dalam Al-Qur’an (Telaah Tafsir Al Azhar). Skripsi. Ilmu Al-Quran Dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Umar Faruq Thohir, M.H.I, M.S.I.
Kata kunci: Al-Qur’an, Nifaq, Karakteristik, Munafik, Tafsir Al-Azhar
Sifat Nifaq merupakan tabiat yang buruk dan jahat memang banyak sifat yang berbahaya dan terkutuk tidak sedikit pun jumlahnya. Tetapi diantara semua itu sifat Nifaqlah yang terburuk dan terjahat, sehingga amat besar bahayanya bagi umat dan bangsanya, dengan kata lain apa yang dikeluarkan oleh mulut dan di tampakkan dalam perbuatan jauh berbeda dengan apa yang terpendam dalam hati. Inilah penyakit yang menjijikan dan membahayakan.
Penelitian ini berjenis penelitian pustaka penelitian pustaka (library research), dan besifat Deskriftif. Adapun pengumpulan dan pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan metode maudhu’i dalam surah surah. Sumber primer yang peneliti gunakan adalah Al-Qur’an. Dan sumber sekunder adalah tafsir modern tafsir Al-Azhar dan beberapa karya ilmiah yang berhubungan langsung dengan judul penelitian. Metode yang digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode content analysis dan interpretasi. Dalam pengambilan kesimpulan, metode yang digunakan adalah metode deduktif.
Adapun Rumusan Masalah yang akan dibahas dalam skripsi ini yaitu 1. Bagaimana perspektif Al-Qur’an tentang munafik? 2. Bagaimanakah respon tafsir al-Azhar dalam menafsirkan ayat-ayat munafik?
Tujuan penulisan skripsi ini adalah dapat menunjukkan bukti nyata tentang kebenaran isi kandungan Al-Qur’an dan kesempurnaannya sebagai pedoman hidup, dapat mendorong untuk semakin mempertebal rasa kepercayaan terhadap kebenaran Aqidah Islam serta Syari’atnya (Al-Qur’an dan As-Sunnah), dan dapat menambah khazanah ilmu pengetahuan, terutama yang berkenaan dengan kajian Al-Qur’an