Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
    17836 research outputs found

    ..(TAMBAHKAN LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..تحليل المحسنات اللفظية في القرآن الكريم الجزء السابع و العشرين و استفادتها في تدريس البلاغة

    No full text
    والبلاغة في اللغة تعني البلوغ، أما في الاصطلاح فهي صفة للكلام وللمتكلمين. والبديع أحد فروع البلاغة. وعلم البديع يبحث في علم البلاغة عن جمال الإعجاز والمعاني التي يتضمنها الكلام في اللغة العربية. لأن علم البديع له فرعان: المحسنات اللفظية، والمحسنات المعنوية. وينقسم جمال البديع إلى ثلاثة أقسام، وهي: جناس، سجع، و إقتباس. وتركز الباحثة في هذا البحث على المحسنات اللفظية ويتخذون من القرآن الكريم في الجزء السابع والعشرين موضوعاً لتدريس البلاغة. هدفت هذه الدراسة إلى التعرف على أنواع المحسنات اللفظية في القرآن الكريم في الجزء السابع والعشرين، والاستفادة منها في تدريس البلاغة. حتى يسهل الأمر على من يدرس البلاغة. كما يمكن أن تكون المحسنات اللفظية البلاغة مادة تعليمية لدروس اللغة العربية والأدب العربي. يمكن لعامة الناس أن يتعلموا مزايا مواد البلاغة وليس فقط أولئك الذين يدرسون حالياً في المعهد، وذلك حتى يسهل تعلمها. والمنهج المتبع في هذا البحث هو المنهج الكيفي، وهو عبارة عن إجراء حل المشكلات عن طريق جمع المراجع، وتسجيل البيانات، وتحليل البيانات، ومتابعة نتائج البحث. ومراحل البحث هي جمع المراجع المتعلقة بالمحسنات اللفظية، وتسجيل النظريات والبيانات المتعلقة بالمحسنات اللفظية، وتحليل البيانات بناء على النظرية التي تم الحصول عليها، وتجميع نتائج البحث بشكل منهجي والتي ستقدم في شكل رسالة. ومن هذا البحث يمكن ملاحظة ما يلي في الجزء السابع والعشرين من القرآن الكريم نوعين من المحسنات اللفظية وهي واحد وعشرون كلمة في الجناس و تسعة وثلاثون كلمة في السجع. وفي استفادة من محسنات اللفظية في تدريس البلاغة أربع طريقة: وهي طريقة الباندوعان و طريقة السوروجان و طريقة القياسية و طريقة الإستقرائية. فالطريقة الإستقرائية أولى بالتطبيق في تدريس البلاغة. الكلمات الأساسية : المحسنات اللفظية، تعليم البلاغة، الطريقة الإستقرائية

    Identifikasi Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Pembelajaran Berbasis Proyek Mata Pelajaran IPAS Materi Zat dan Perubahnyya Pada Siswa Kelas IV MIN 1 Ponorogo

    No full text
    ABSTRAK Ridho, Rizki Aliyatul. 2024. Identifikasi Kemampuan Bepikir Kritis Pembelajaran Berbasis Proyek Mata Pelajaran IPAS Materi Zat dan Perubahannya Pada Siswa Kelas IV MIN 1 Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fkultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: M. Fathurahman, M.Pd.I. Kata Kunci : Metode Pembelajaran, Pembelajaran Berbasis Proyek, Berpikir Kritis, Siswa Kelas IV MIN 1 Ponorogo. Dimensi bernalar kritis merupakan salah satu kompetensi yang terdapat dalam Profil Pelajar Pancasila yang diterapkan melalui kegiatan pembelajaran. Salah satunya dalam pembelajaran berbasis proyek dalam pembeajaran IPAS yang memberikan peluang terhadap peserta didik untuk aktif dalam bernalar kritis dalam tahapan menentukan proyek yang dibuat, dalam kegiatan menentukan proyek peserta didik diharapkan mampu menyelidiki sebuah permasalahan yang diberikan oleh seorang guru utuk dapat menemukan jawaban yang nantinya akan menjadi penentu tugas proyek apa yang akan dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) implementasi profil pelajar pancasila dalam penerapan dimensi berfikir kritis dalam pembelajaran berbasis proyek; (2) tingkat kemampuan bernalar kritis sesudah dan sebelum diterapkannya pembelajaran berbasis proyek; dan (3) faktor apa saja yang mempengaruhi kemampuan berfikir kritis pada pembelajaran berbasisi proyek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian inimenggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman meliputi kondensasi data, penyajian data,dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisa dta ditemukan bahwa (1) Kemampuan berpikir kritis pada siswa kelas IV MIN 1 Ponorogo dalam pembelajaran berbasis proyek sudah dapat dikatakan mampu menguasi pembelajaran. (2) Tingkat kemampuan siswa-siswi kelas IV MIN 1 Ponorogo dalam berfikir kritis cenderung rendah pada saat sebelum diterapkannya pembelajaran berbasis proyek. Sedangkan tingkat kemampuan siswa setelah diterapkannya model pembelajaran ini terbukti membuat proses belajar lebih hidup dan interaktif. (3) Faktor pendukung dalam proses peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa bagaimana cara guru dalam menyampaikan pembelajaran yang tidak monton dengan menggunakan model pembelajaran yag sesuai. Sedangkan untuk faktor penghambatnya dapat muncul dari guru dan anak-anak sendiri seperti ketidakcocokan model pembelajaran dengan materi

    Tinjauan Sosiologi Hukum Islam Terhadap Jual Beli Chip Pada Game Online Higgs Domino Di Desa Gandri Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi

    No full text
    Enjelita, Clarinda Sevians 2024. Tinjauan Sosiologi Hukum Islam Terhadap Jual Beli Chip Pada Game Online Higgs Domino Di Desa Gandri Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi. Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Achmad Baihaqi, M.H. Kata Kunci/Keywords : Sosiologi Hukum, Sosiologi Hukum Islam, Jual Beli, Game Online, Higgs Domino. Perkembangan game online secara elektronik sangat pesat. Hal ini terlihat dari masyarakat yang semakin banyak bermain game online. Game online adalah jenis permainan yang sering menggunakan jaringan internet dan teknologi, salah satu game online yang sering dimainkan oleh semua kalangan baik orangtua maupun remaja yaitu Game Online Higgs Domino dimana game online ini tidak hanya digunakan untuk permainan semata saja tetapi dengan adanya fitur chip disini digunakan untuk mencari keuntungan. Permainan dalam game higgs domino meliputi seperti gaple, qiuqiu, remi, poker, dan slot yang menjadi sarana untuk mengumpulkan banyak chip yang didapat dari kemenangan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana tinjauan sosiologi hukum terhadap perilaku sosial masyarakat dalam bermain game online higgs domino? dan Bagaimana tinjauan sosiologi hukum Islam terhadap dampak perilaku sosial masyarakat dari adanya jual beli chip pada game online higgs domino?. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian lapangan yang menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa permainan dalam aplikasi higgs domino dapat dikategorikan menurut tindakan max weber yaitu Rasional Instrumental dan Tindakan Afektif. Dalam praktiknya game online Higgs Domino tidak hanya digunakan untuk hiburan tetapi juga sebagai peluang mendapatkan keuntungan dengan cara menjual koin chip dari hasil permainan kepada pengguna lain. Pengguna game akhirnya mengubah orientasinya dari sekedar bermain dan hiburan semata, menjadi untuk mencari keuntungan. Penjualan chip di mengandung unsur maysir (perjudian), yang merupakan tindakan turun temurun sejak zaman dahulu. Permainan game online Higgs Domino menimbulkan dampak bagi para penggunanya. Transaksi jual beli chip dalam game Online ini melanggar prinsip syariat Islam karena objek yang diperjualbelikan mengandung unsur maysir. Berdasarkan praktik tersebut, para pengguna higgs domino tanpa disadari melanggar aturan baku dari game yang seharusnya memperoleh chip melalui platform resmi. Dalam hukum Islam, tindakan ini melanggar syarat bersihnya barang atau objek dalam transaksi jual beli

    ..(PADA LEMBAR PERSETUJUAN TAMBAHKAN TTD PEMBIMBING DAN TAMBAHKAN STEMPEL PADA TTD KAJUR KEWENANGAN, UPLOAD ULANG).. KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI DALAM PENETAPAN TERSANGKA KASUS KORUPSI PRAJURIT TENTARA NASIONAL INDONESIA AKTIF PERSPEKTIF FIQH SIYASAH DUSTURIYAH (Interprestasi Pasal 42 Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Korupsi)

    No full text
    Umam, Ardinta Hidayatul, 2024. Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi Dalam Penetapan Tersangka Kasus Korupsi Prajurit Tentara Nasional Indonesia Aktif Perspektif Fiqh Siya<sah Dustu<riyah (Interprestasi Pasal 42 Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Korupsi). Skripsi. Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Martha Eri Safira, M.H. Kata Kunci/Keywords: kewenangan, kelembagaan,komisi pemberantasan korupsi, Tentara Nasional Indonesia, Siya<sah Dustu<riyah. Dalam kasus Suap Eks Kepala Badan Sar Nasional (BASARNAS) yang merupakan Perwira prajurit TNI yang menduduki jabatan sipil negara ternyata tertangkap tangan dalam operasi KPK. Hal ini menimbulkan kerancuan dengan adanya pers KPK yang meminta maaf atas penetapan tersangka oknum perwira tinggi TNI tersebut. Sehingga menimbulkan pertanyaan lembaga mana sebenarnya yang berwenang dalam penanganan kasus korupsi yang terkait dengan prajurit TNI. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah (1)Bagaimana perspektif fiqh siyasah dusturiyah terhadap kewenangan kelembagaan antara KPK dan TNI dalam menetapkan tersangka Kasus Korupsi TNI Aktif? (2)Bagaimana kewenanangan KPK dan TNI dalam menetapkan tersangka kasus korupsi terhadap prajurit TNI menurut UU KPK Nomor 30 Tahun 2002 dan UU No 30 Tahun 1997 Tentang Peradilan Militer? Tujuan penelitian ini untuk (1)Menjelaskan dan mendeskripsikan kelembagaan dan kewenangan KPK dalam menetapkan tersangka kasus korupsi TNI Aktif sesuai perspektif siyasah dusturiyah, kewenangan dan kelembagaan dalam islam (2)Mengetahui dan menganalisis kewenangan kelembagaan TNI dan KPK dalam penetapan kasus korupsi prajurit TNI menurut UU KPK No 30 Tahun 2002 dan UU No 30 Tahun 1997 Tentang Peradilan Militer dan peraturan perundang-undangan. Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian Pustaka (Library Research). Penelitian ini berkaitan erat dengan pengumpulan data pustaka, seperti membaca, mencatat, mengolah, atau menganalisis dan menyajikan dalam bentuk tulisan. Sedangkan teknik pengumpulan data yaitu dengan mengumpulkan bahan-bahan Pustaka yang berkesinambungan (kohern) sesuai dengan fokus kajian. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sesuai prespektif Siyāsah Dustūrīyah , kewenangan dan Kelembagaan dalam islam TNI salah dalam mengartikan duduk kasus dan kewenanganya dimana KPK lah yang berhak dan berwenang dalam menangani kasus korupsi di segala lembaga tinggi negara termasuk di dalamnya lembaga TNI. Begitupun menurut teori peraturan perundang-undangan dan interpretasi hukum TNI Tidak berhak mengintervensi KPK dalam penanganan kasus korupsi di lingkup TNI, dimana asas dan tujuan di bentuknya KPK merupakan lembaga independen negara yang di bentuk khusus dan secara spesifik untuk memberantas tindak pidana korupsi

    .. (TAMBAHKAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESES DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..Pengaruh Penggunaan Media Gadget terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SKI di MA Muhammadiyah 1 Ponorogo

    No full text
    Minat belajar yang tinggi akan berdampak pada positif belajar peserta didik. Namun hal ini tidak selaras dengan apa yang terjadi pada pembelajaran SKI (Sejarah Kebudayaan Islam) di MA (Madrasah Aliyah) Muhammadiyah 1 Ponorogo. Dimana pada pembelajaran SKI dapat diketahui bahwa minat belajarnya rendah. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya minat belajar pada peserta didik adalah penggunaan media pembelajaran, seperti gadget. Gadget banyak digunakan di kalangan para peserta didik terutama pada penggunaan jenis smartphone. Peserta didik akan dapat bertambah minatnya dalam belajar karena dalam penggunaan gadget. Peserta didik dapat menggunakan dan memanfaatkan untuk hal positif terutama pemakaian dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui pengaruh penggunaan media gadget terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran SKI di MA Muhammadiyah 1 Ponorogo tahun ajaran 2023-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data berupa angka. Populasi penelitian terdiri dari 50 siswa di MA Muhammadiyah 1 Ponorogo pada tahun ajaran 2023-2024. Sampel penelitian diambil dari seluruh populasi yang berjumlah 50 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner (angket) dan dokumentasi. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa hasil: penggunaan media gadget berpengaruh secara signifikan terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran SKI di MA Muhammadiyah 1 Ponorogo, dengan besarnya pengaruh sebesar 29,8% dan 70,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain

    ANALISIS KESADARAN HUKUM DAN ETIKA BISNIS ISLAM TERHADAP JUAL BELI SAYUR-MAYUR DI PASAR TRADISIONAL MAGETAN

    No full text
    Pasar Magetan merupakan pasar tradisional yang memperjual belikan bahan pokok kebutuhan sehari-hari seperti: sayur-mayur,beras,jagung,bumbu masak,dan lain-lain. Dalam praktiknya, penjualan sayur-mayur di pasar tradisional Magetan pedagang menjual barang dengan karungan. Hal ini yang menjadi problem karena mengakibatkan tidak transparansi barang dagangan yang diperjual-belikan. Salah satu problem yang muncul terdapat percampuran kualitas sayur-mayur dan terdapat pengurangan timbangan. Dari latar belakang, dapat ditarik rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: bagaimana tinjauan kesadaran hukum dan etika jual beli terhadap penyampaian kualitas objek jual beli sayur-mayur di pasar tradisional Magetan?. Bagaimana tinjauan kesadaran hukum dan etika jual beli terhadap praktik takaran dan timbangan jual beli sayur-mayur di pasar tradisional Magetan?. Penelitian yang peneliti lakukan merupakan penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dalam pengumpulan data dilakukan secara langsung di lokasi penelitian dengan menggunakan pendekatan yuridis empiris. Data primer diperoleh dengan metode wawancara dan data sekunder diambil dari dari buku, skripsi, jurnal, perundang-undang, artikel, internet, dan yang paling penting adalah data tentang teori hukum dan hukum ekonomi syariah. Adapun metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode induktif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa: Pertama, dalam hal kesadaran hukum penyampaian kualitas sayur-mayur di pasar tradisional Magetan dilihat dari indikator kesadaran hukum mengenai pengetahuan dan pemahaman hukum mereka cenderung belajar dari pengalaman dan norma atau adat yang ada. Dalam sikap dan perilaku hukum para pedagang belum memiliki sikap hukum yang baik. Dalam penerapan etika bisnis Islam penjual cenderung abai terhadap penerapan kejujuran sehingga tidak memiliki tanggung jawab dalam berdagang. Hal tersebut didasari akan faktor ekonomi para pedagang yang menjadikan tindakan percampuran kualitas sayur-mayur dengan maksud dan tujuan supaya mendapat sebuah keuntungan lebih. Kedua, dalam penerapan praktik takaran dan timbangan sayur mayur di pasar tradisional Magetan. Mereka memiliki kesadaran hukum dan sikap hukum yang baik dalam menyelesaikan permasalahan timbangan sehingga pembeli tidak mengeluh lagi mengenai permasalahan timbangan dengan cara mengganti timbangan manual menjadi digital. Penjual sudah memiliki perilaku jujur, tidak curang, menepati janji, dan jual beli secara adil kecurangan yang melakukan kecurangan timbangan dan takaran semakin minim

    ..(LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS BLM DITANDA TANGANI, GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..Implementasi Estrakurikuler Muhadharah dalam Upaya Penanaman Karakter Relegius Siswa MA Muhammadiyah 1 Ponorogo

    No full text
    Lestari, Endang Wahyu. 2024. Implementasi Estrakurikuler Muhadharah dalam Upaya Penanaman Karakter Relegius Siswa MA Muhammadiyah 1 Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Ponorogo, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Muhammad Fathurahman, S.Pd. Kata Kunci: Implementasi, estrakurikuler muhadharah dan karakter relegius Penanaman karakter merupakan upaya untuk menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai yang baik atau positif pada siswa sesuai dengan etika moral yang berlaku. Untuk mengembangkan kecakapan komunikasi siswa salah satunya mengadakan pembinaan di sekolah yaitu dengan adanya kegiatan estrakurikuler muhadharah dalam meningkatkan kepercayaan diri, harapannya supaya siswa terbiasa berpidato di depan publik dengan rasa percaya diri walaupun masih di lingkungan. Kegiatan estrakurikuler muhadharah untuk melatih siswa berbicara menyampaikan pidato didepan pembina umum dengan penuh rasa percaya diri percaya diri di lingkungan dan mengamalkan nilai-nilai agama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses, hasil, faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi estrakurikuler muhadharah dalam upaya penanaman karakter relegius siswa MA muhammadiyah 1 ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah, wawancara, observasi, serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif Miles & Hubermen dan Saldana yang langkah-langkahnya yaitu kondensasi data (data condensation), penyajian data (data display) dan penarikan kesimpulan/verifikasi (conclusion drawing/verification). Proses pengecekan keabsahan data yang dipilih oleh peneliti yaitu dengan cara triangulasi. Berdasarkan dari hasil analisis ditemukan (1) proses implementasi estrakurikuler muhadharah dalam upaya penanaman karakter relegius siswa MA Muhammadiyah 1 Ponorogo. (2) hasil implementasi estrakurikuler muhadharah dalam upaya penanaman karakter relegius siswa MA Muhammadiyah 1 Ponorogo. (3) faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi estrakurikuler muhadharah dalam upaya penanaman karakter relegius siswa MA Muhammadiyah 1 Ponorogo

    UPAYA MEMBENTUK MORAL SISWA MELALUI IMPLEMENTASI LITERASI BACA TULIS PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MI MA’ARIF BAHRUL ULUM KEPUHRUBUH

    No full text
    Anjani, Haris Sabita. 2024. Upaya Membentuk Moral Siswa Melalui Implementasi Literasi Baca Tulis Pada Pembelajaran Akidah Akhlak Di MI Ma’arif Bahrul Ulum Kepuhrubuh. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: M. Fathurahman, M.Pd. Kata Kunci: Moral, Literasi, Pembelajaran Akidah Akhlak Kegiatan literasi baca tulis pada Pelajaran akidah akhlak untuk membentuk moral siswa di MI Ma’rif Bahrul Ulum Kepuhrubuh merupakan kegiatan yang dilakukan untuk melihat perkembangan zaman pada saat ini pergaulan menjadi semakin bebas. Hal ini berdampak pada kualitas kepribadian generasi bangsa yang semakin menurun. Dalam kasus ini, pendidikan memiliki peran penting sebagai tameng generasi bangsa dari bahaya pengaruh buruk pergaulan. Pendidikan tidak hanya kegiatan mentransfer ilmu pengetauhan terhadap siswa, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai moral dan nilai-nilai kemanusiaan. Masalah moral sendiri sudah menjadi persoalan bagi kehidupan manusia kapanpun dan dimanapun. Dalam keluarga dan masyarakat keberadaan pendidikan moral seorang siswa sangat penting. Oleh karena moral penting ditananamkan baik di lingkungan keluarga maupun di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan penerapan dan pelaksanaan literasi di MI Ma’arif Bahrul Ulum Kepuhrubuh, 2) Mendeskripsikan hasil dari program literasi baca tulis dalam Pelajaran akidah akhlak dalam membentuk moral siswa di MI Ma’arif Bahrul Ulum Keouhrubuh, 3) Mendeskrispikan faktor pendukung dan penghambat implementasi literasi baca tulis dalam pembelajaran akidah akhlak dalam membentuk moral siswa di Mi Ma’arif Bahrul Ulum Kepuhrubuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan teori analisis data Miles and Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pelaksanaan literasi di MI Ma’arif Bahrul Ulum Kepuhrubuh adalah kegiatan rutin yang dilakukan guna membentuk moral peserta didik. Pelaksanaan kegiatan literasi baca tulis dilakukan dengan bentuk: pembiasaan membaca dan menulis yang di mulai sejak dini, menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, mengadakan pembelajarn di perpustakaan yang telah di siapkan oleh sekolah. 2) Hasil dari program literasi baca tulis untuk membentuk moral siswa adalah sopan santu kepada guru, selalu mengucapkan salam ketika memasuki sekolah, berjabat tangan dengan guru dan temannya, siswa menjadi jujur, aktif dan berprestasi. 3) Faktor yang mendukung kegiatan literasi adalah sarana prasarana yang memadai, semangat dan kompetensi guru, semangat/ kemauan siswa dalam belajar. Sedangkan faktor penghambat adalah kurangnya kemmapuan siswa, lingkungan yang tidak mendukung, berlebihan dalam menggunakan gadget

    Implementasi Kegiatan Diklat Karya Tulis Ilmiah Untuk Menumbuhkan Kemampuan Literasi PAI Siswa Di MA Darul Huda Mayak

    No full text
    Implementasi program ini menekankan pentingnya literasi PAI dan kemampuan dalam mengembangkan program yang efektif dan efisien. Diklat karya tulis ilmiah memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kemampuan literasi PAI siswa. Dalam konteks pendidikan, kemampuan literasi PAI merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam mencapai prestasi akademik maupun kesuksesan di masa depan. Pendidikan merupakan landasan utama dalam pembentukan karakter dan kompetensi individu untuk menghadapi tantangan di era globalisasi saat ini. Kemampuan menulis karya ilmiah menjadi keterampilan kunci yang harus dikuasai oleh siswa, terutama di tingkat pendidikan menengah. Penulisan paper ini bertujuan untuk memberikan dasar-dasar pengertian, pengetahuan, dan kecakapan dalam memecahkan masalah di bidang masing-masing secara ilmiah serta mengkomunikasikan proses dan hasil secara efektif serta memupuk keuletan, literasi PAI, serta bersikap positif dalam melakukan kegiatan-kegiatan.program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan peserta didik secara teoritis, tetapi juga secara praktis melalui pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan dalam konnteks ajaran islam. Ini meliputi kemampuan membaca, menulis memahami, dan mengaplikasikan nilai-nilai dan prinsip agama dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan yang ingin dicaPAI dalam penelitian: (1) Untuk mendeskripsikan tentang Diklat karya tulis ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan literasi PAI siswa di MA Darul Huda Mayak, (2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi Diklat karya tulis ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan literasi PAI siswa MA Darul Huda Mayak, (3) Untuk mengetahui dampak dari implementasi diklat karya tulis ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan literasi PAI siswa MA Darul Huda Mayak. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan keputusan. Hasil penelitian ini adalah: (1) dalam pengeimplementasian ini banyak yang harus disiapkan terutama madrasah memberikan buku pedoman untuk masing-masing siswa, memberikan materi yang dipresentasikan oleh panitia, memberikan moitivasi kepada siswa, (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam Implementasi Diklat karya tulis ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan literasi PAI siswa MA Darul Huda Mayak yaitu madrsah menyediakn buku di perpustakaan agar siswa mudah mencari referensi untuk faktor penghambatnya banyak siswa yang malas mengerjakan, ada juga siswa yang kurang paham materi paper jadi guru harus membantu, (3) Diklat karya tulis ilmiah di MA Darul Huda Mayak meningkatkan kemampuan menulis dan semangat belajar PAI siswa, dengan peningkatan motivasi dan kepercayaan diri. Meskipun ada tantangan, diklat ini berkontribusi positif terhadap literasi PAI

    Implementasi Total Quality Management dalam Meningkatakan Mutu Program Tahfiz al-Qur'an di MAN 2 Ponorogo

    No full text
    ABSTRAK Abstrak : Hakim, Halim Ibnu. 2024. Implementasi Total Quality Management dalam Meningkatkan Mutu Program Tahfiz al-Qur’an di MAN 2 Ponorogo. Skripsi. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institute Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing : Dian Pratiwi, S.E, M.M. Kata Kunci : Implementasi, Total Quality Management, Program Tahfiz Pendidikan adalah investasi yang sangat penting untuk pembangunan bangsa, di mana kualitas sumber daya manusia dan mutu pendidikan sangat berperan dalam kemajuan suatu negara. Total Quality Management adalah pendekatan manajerial yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan melalui perbaikan berkelanjutan, penetapan standar mutu, dan kepuasan pelanggan. Meskipun penerapan Total Quality Management masih jarang khususnya di program tahfiz Al-Qur’an, tetapi konsep ini dapat membantu lembaga pendidikan dalam mencapai standar tinggi, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, dan memenuhi harapan masyarakat. Dengan implementasi Total Quality Management, lembaga pendidikan dapat memperbaiki kualitas pengajaran, manajemen, dan layanan, memastikan lulusan siap bersaing secara global dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis (1) Bagaimana penerapan total quality management dalam meningkatkan mutu program tahfiz Al-Qur’an di MAN 2 Ponorogo. (2) Bagaimana dampak implementasi total quality management dalam peningkatkan mutu program tahfiz Al-Qur’an di MAN 2 Ponorogo. Adapun penelitian ini dirancang menggunakan metode kualitatif dengan bentuk desain jenis deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipan penelitian berasal dari Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Penanggungjawab Program Tahfiz, Siswa Tahfiz dan Wali Siswa Tahfiz MAN 2 Ponorogo. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan model analisa Miles, Huberman dan Saldana meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisa data ditemukan bahwa (1) Program tahfiz Al-Qur'an di MAN 2 Ponorogo telah berhasil menerapkan Total Quality Management sebagai pendekatan manajerial yang berfokus pada perbaikan berkelanjutan dan peningkatan kualitas pendidikan. Pendekatan komprehensif ini melibatkan kualifikasi guru, evaluasi berkala, metode pembelajaran efektif, serta partisipasi aktif siswa. Perubahan organisasi, seperti penambahan koordinator dan peningkatan kewenangan, meningkatkan efisiensi pengelolaan. Hubungan baik dengan pelanggan dijaga melalui komunikasi terbuka, kolaborasi eksternal, dan keterlibatan orang tua, yang mendukung kepuasan dan keberlanjutan program.(2) Implementasi Total Quality Management pada program tahfiz Al-Qur'an di MAN 2 Ponorogo berdampak signifikan pada peningkatan jumlah dan prestasi siswa. TQM tidak hanya meningkatkan jumlah siswa tahfiz setiap tahun, tetapi juga mengintegrasikan hafalan dengan pemahaman ilmiah, menjadikan MAN 2 Ponorogo sebagai pusat tahfiz unggul dan lembaga pendidikan berprestasi tinggi

    0

    full texts

    17,836

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic theses of IAIN Ponorogo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇