Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
17836 research outputs found
Sort by
Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak dalam Kitab Washaya Al Abaa Li Al Abna dan Relevansinya dengan Materi Akidah Akhlak Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah
Seiring berkembangnya globalisasi yang ditandai dengan semakin pesatnya perubahan diberbagai bidang kehidupan, perubahan tersebut membawa dampak negatif dan positif terutama dalam pendidikan akhlak, banyaknya penyimpangan akhlak yang dilakukan oleh pelajar. Dalam menangani hal ini pendidik bisa menggunakan materi pelajaran yang ada untuk membantu pembentukan akhlak anak, seperti materi pelajaran akidah akhlak. Selain itu juga bisa dilakukan dengan mengkaji kitab-kitab kuno terdahulu salah satunya kitab Was}a>ya> Al Aba> Li Al Abna> Karya Syekh Muhammad Syakir. Kitab yang berisi pendidikan akhlak yang harus dimiliki anak dalam kehidupan sehari-hari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan akhlak dalam kitab Washaya, dan relevansi nilai-nilai pendidikan akhlak dalam kitab Was}a>ya> Al Aba> Li Al Abna> karya Syekh Muhammad Syakir dengan materi pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah.
Peneliti ini menggunakan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif jenis yaitu dengan penelitian library research. Penelitian ini dilaksanakan dengan bertumpu pada data-data kepustakaan, yaitu dengan mengkaji Kitab Was}a>ya> Al Aba> Li Al Abna> karya Syekh Muhammad Syakir, buku akidah akhlak kelas VIII MTs serta data-data sekunder lainnya yang sesuai dengan penelitian ini.
Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa: (1) Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak yang terkandung dalam Kitab Was}a>ya> Al Aba> Li Al Abna>, terbagi berdasarkan: (a) devinisi akhlak menurut Muhammad Syakir, (b) sumber akhlak yang bersumber dari Al-Qur‟an dan Hadis, (c) tujuan pendidikan akhlak yakni memperoleh ridho Allah, berkepribadian muslim, terhindar dari sifat tercela, (d) pembagian akhlak yang dilihat dari dua sudut pandang yakni sifat dan objek. (2) Pendidikan akhlak dalam kitab Was}a>ya> Al Aba> Li Al Abna> relevan dengan materi pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII Madrasah Tsanawiyah. Materi yang relevan adalah sifat tawakal, sabar, syukur, hasad, ghibah, namimah akhlak terhadap orang tua dan akhlak terhadap guru
..(FILE KOSONG, UPLOAD ULANG)..Membangun Kecerdasan Interprsonal Siswa SDN Sukorejo 01 Kebonsari Madiun Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Hadrah
Zahro’, Ulfi Fatimatuz. 2024. Membangun Kecerdasan Interpersonal Siswa SDN Sukorejo 01 Kebonsari Madiun melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Hadrah. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Lukman Hakim, M.Pd.
Kata kunci: Kecerdasan interpersonal, Ekstrakurikuler, Hadrah, SDN Sukorejo 01
Kecerdasan interpersonal atau kecerdasan sosial merupakan kemampuan seseorang untuk peka terhadap perasaan orang lain. Selain itu seseorang mampu untuk menjalin persahabatan yang akrab dengan teman, mampu mengorganisasi, mampu memecahkan masalah dan mampu berhubungan baik dengan orang lain.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pelaksanaan ekstrakurikuler hadrah, (2) pengembangan kecerdasan interpersonal siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler hadrah.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian study kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 hingga siswa kelas 6 yang mengikuti kegiatan hadrah.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pelaksanaan ekstrakurikuler hadrah diadakan oleh pihak sekolah sesuai dengan keinginan masyarakat. Ekstrakurikuler hadrah dilakukan setiap satu minggu sekali pada hari sabtu pukul 11.00. Ekstrakurikuler hadrah di SDN Sukorejo 01 Kebonsari Madiun melibatkan siswa kelas 3 hingga kelas 6. (2) Kegiatan ekstrakurikuler hadrah ini telah berhasil membantu pengembangan kecerdasan interpersonal siswa. Yaitu siswa lebih aktif berinteraksi, berkomunikasi dan bekerja sama dengan pelatih, guru maupun siswa lainya. Dampak berkembangnya kecerdasan interpersonal tersebut, hubungan antar siswa, guru, pelatih maupun masyarakat terjalin dengan sangat baik
Peran Jamaah Sholawat Fatahillah Dalam Meningkatkan Religiusitas Siswa Madrasah Aliyah Negeri 4 Madiun
Yusuf, Miftahuddin. 2024. Peran Jamaah Sholawat Fatahillah Dalam Meningkatkan Religiusitas Siswa Madrasash Aliyah Negeri 4 Madiun. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Dr. Sugiyar, M.Pd.I.
Kata Kunci: Ekstrakurikuler, Sholawat, Religiusitas, Siswa
Kegiatan ekstrakurikuler merupakan sebuah kegiatan pembelajaran yang dilakukan di luar jam pembelajaran. Kegiatan ekstrakurikuler ini dapat meningkatkan minat dan bakat, dan dapat mengembangkan keterampilan dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Jamaah Sholawat Fatahillah merupakan sebuah ekstrakurikuler dan organisasi yang berada di bawah naungan Madrasah Aliyah Negeri 4 Madiun dimana peserta didik diberikan wadah dan fasilitas dalam mengembangkan minat, minat serta mengemabangkan ilmunya.
Tujuan penelitian ini untuk: 1) Mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler yang ada di Madrasah Aliyah Negeri 4 Madiun, 2) Menganalisis strategi ekstrakurikuler Jamaah Sholawat Fatahillah dalam meningkatkan Religiusitas siswa Madrasah Aliyah Negeri 4 Madiun, 3) Menganalisis dampak adanya Jamaah Sholawat Fatahillah dalam peningkatan religiusitas siswa Madrasah Aliyah Negeri 4 Madiun.
Metode penelitian yang digunakan adalah, metode dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah, Pembina Jamaah Sholawat Fatahillah, dan Ketua Jamaah Sholawat Fatahillah Madrasah Aliyah Negeri 4 Madiun. Dalam teknik pengumpulan data peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan teknik analisis kualitatif Miles dan Huberman dan Saldana yang meliputi pengumpulan data, Penyajian data, Kondensasi data, dan Kesimpulan penarikan atau verifikasi.
Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa 1) Kegiatan ekstrakurikuler Jamaah Sholawat Fathillah memberikan wadah bagi siswa untuk mengembangkan bakatnya dibidang musik-musik religi, dan tempat mencari ilmu 2) Pada kegiatan ekstrakurikuler Jamaah Sholawat Fatahillah memiliki tujuan untuk mencetak generasi muda yang Islami, yang memiliki budi pekerti yang baik, dan berhaluan ahlussunah waljamaah, 3) untuk mengetahui dampak peserta didik dalam meningktakan religiusitas dalam diri mereka masing-masing
Implementasi Program Adiwiyata Dalam Mengembangkan karakter Tanggung Jawab di MIN 2 Madiun Desa Bancong Kecamatan Wonoasri Tahun Ajaran 2023/2024
Naim, Ibnu Mutaqinul Muthmainun. 2024. Implementasi Program Adiwiyata Dalam Mengembangkan karakter Tanggung Jawab di MIN 2 Madiun Desa Bancong Kecamatan Wonoasri Tahun Ajaran 2023/2024. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing : Dr. Hj. Elfi Yuliani Rochmah, M.Pd.I
Kata Kunci : Program Adiwiyata, karakter Tanggung jawab
Sikap Tanggung Jawab merupakan salah satu hal yang sangat penting. Di sekolah peserta didik memiliki peranan penting untuk melaksanakan satu hal tersebut. Adanya peran peserta didik yang bertanggung jawab akan menciptakan lingkungan sekolah yang disiplin, sehat dan nyaman. Untuk menumbuhkan sikap tanggung jawab salah satunya dengan mengikuti kegiatan Program Adiwiyata yang merupakan kerjasama yang terjalin antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Lingkungan Hidup.
Tujuan Penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsikan Implementasi program adiwiyata dalam mengembangkan karakter Tanggung Jawab di MIN 2 Madiun, (2) untuk mendeskripsikan manfaat program adiwiyata dalam mengembangkan karakter tanggung jawab dan peduli lingkungan.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Kondensasi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengembangan karakter tanggung jawab pada peserta didik kelas IV melalui pembiasaan yaitu Pembiasaan Mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah dengan baik, Pembiasaan melakukan piket sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dan Pembiasaan menunjukan Sikap dan perilaku yang tidak mudah bergantung pada orang lain. Peserta didik kelas IV juga sudah menunjukkan Pembiasaan Mengerjakan tugas dengan tepat waktu, Pembiasaan melakukan piket sesuai jadwal yang telah ditetapkan, dan Pembiasaan menunjukan Sikap dan perilaku yang mandiri. Pembiasaan tersebut ddiimplementasikan alam kehidupan sehari-hari baik di sekolah maupun di luar sekolah. (2) Manfaat Program adiwiyata yaitu Terdapat perubahan perilaku peserta didik perilaku tersebut meliputi tanggung jawab terhadap diri sendiri seperti mengerjakan tugas sesuai dengan jadwal yang diberikan gur
Pengembangan Soft Skill Melalui Ekstrakurikuler Ketarunaan untuk Membentuk Kesiapan Siswa dalam Memasuki Dunia Kerja (Studi di SMKN 1 Bendo Magetan)
Alviani, Vina Mufida. 2024. Pengembangan Soft Skill Melalui Ekstrakurikuler Ketarunaan untuk Membentuk Kesiapan Siswa dalam Memasuki Dunia Kerja (Studi di SMKN 1 Bendo Magetan). Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Arif Wibowo, M.Pd.I.
Kata Kunci : Soft skill, ekstrakurikuler ketarunaan, kesiapan kerja.
Pentingnya keterampilan soft skill dalam mendukung kesiapan kerja seseorang untuk dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik menjadikan dunia kerja menuntut kepemilikan soft skill bagi calon tenaga kerjanya. Soft skill memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kesiapan kerja seseorang dibandingkan hard skill. Unsur-unsur soft skill meliputi keterampilan seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain (interpersonal skill) dan mengatur diri sendiri (intrapersonal skill). Dalam upaya mengembangkan soft skill siswa untuk membentuk kesiapan kerja dapat dilakukan melalui ekstrakurikuler ketarunaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Pelaksanaan pengembangan soft skill siswa melalui ekstrakurikuler ketarunaan di SMKN 1 Bendo Magetan, (2) Hambatan dan solusi dalam pelaksanaan pengembangan soft skill siswa melalui ekstrakurikuler ketarunaan di SMKN 1 Bendo Magetan, (3) Implikasi pengembangan soft skill melalui ekstrakurikuler ketarunaan terhadap kesiapan kerja siswa di SMKN 1 Bendo Magetan.
Adapun penelitian ini dirancang menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa (1) Pelaksanaan pengembangan soft skill siswa dalam ekstrakurikuler ketarunaan dilakukan melalui program-program kegiatan ketarunaan yang di dalamnya terkandung kegiatan umum maupun kegiatan keagamaan dengan menerapkan sistem pendidikan secara kemandirian dan kesepakatan bersama. (2) Hambatan dalam pelaksanaan pengembangan soft skill siswa melalui ekstrakurikuler ketarunaan, yaitu masih terdapat siswa yang tidak mematuhi peraturan sekolah, kurang adanya kesadaran diri siswa, serta siswa kurang memiliki semangat dan keseriusan ketika mengikuti kegiatan. Adapun solusi yang diupayakan oleh pihak sekolah, yaitu ketelatenan dalam menyelesaikan hambatan dengan segera, pemberian motivasi dan nasihat, serta bersikap tegas. (3) Implikasi pengembangan soft skill melalui ekstrakurikuler ketarunaan berdampak positif pada siswa, sehingga mendukung terbentuknya kesiapan kerja siswa di SMKN 1 Bendo Magetan. Hal ini ditunjukkan dengan terpenuhinya indikator-indikator kesiapan kerja karena adanya penguasaan soft skill yang baik dalam diri siswa
Penerapan Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) dalam Membentuk Keterampilan Sosial Santri di Pondok Pesantren Nurul Akbar Karangtalok Babadan Ponorogo
Al-Makky, Ahmad Farhan. 2024. Penerapan Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill) Dalam Membentuk Keterampilan Sosial Santri Di Pondok Pesantren Nurul Akbar Karangtalok Babadan Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Dr. Ju’subaidi, M. Ag.
Kata Kunci : Pendidikan, Kecakapan Hidup, Keterampilan Sosial.
Salah satu ciri kecakapan hidup yang dibiasakan di pesantren adalah membentuk kemandirian santri. Pendidikan di pesantren tidak hanya tempat transfer ilmu tetapi tempat untuk menumbuhkembangkan jiwa santri dengan keterampilan, kemampuan dan karakter. Akan tetapi dalam realitannya di tengah-trengah masyarakat banyak lulusan pondok pesantren yang merasa kurang memiliki kecakapan dalam berinteraksi sosial dengan masyarakat, banyak santri yang masih minder untuk bersosial dikarenakan merasa kurang mampu dan belum terbiasa terjun langsung kepada masyarakat lingkungan sekitarnya. Peneliti menemukan perhatian khusus dari pihak Pondok Pesantren Nurul Akbar Karangtalok Babadan Ponorogo mengenai kecakapan hidup santri-santrinya, dengan melaksanakan pembiasaan-pembiasaan yang berorientasi agar santri dapat terjun langsung di masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui penerapan pendidikan kecakapan hidup (life skill) di Pondok Pesantren Nurul Akbar Karangtalok Babadan Ponorogo. (2) memaparkan program pendidikan kecakapan hidup (life skill) dalam membentuk keterampilan sosial santri di Pondok Pesantren Nurul Akbar Karangtalok Babadan Ponorogo. (3) menjelaskan faktor pendukung dan penghambat penerapan pendidikan kecakapan hidup (life skill) dalam membentuk keterampilan sosial santri di Pondok Pesantren Nurul Akbar Karangtalok Babadan Ponorogo.
Adapun penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dngan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengambilan data penelitian berasal dari Pengasuh, Asatidz, Pengurus Pondok Pesantren dan Santri di Pondok Pesantren Nurul Akbar Karangtalok Babadan Ponorogo.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pendidikan kecakapan hidup di Pondok Pesantren Nurul Akbar Karangtalok terdiri dari personal skill, thingking skill, social skill, vocational skill dan academic skill. Dalam membentuk keterampilan sosial mengacu pada keterampilan berinteraksi, keterampilan komunikasi, keterampilan bekerja sama dan keterampilan memecahkan masalah. Dalam penerapannya terdapat faktor penghambat dan pendukung yang berupa lingkungan dan kegiatan yang mendukung pendidikan life skill tapi juga terdapat faktor penghambat yang ada disebabkan kurangnya waktu yang dibutuhkan dan kurangnya kesadaran
Peran Kepala Sekolah Dalam Menjalin Kemitraan Dengan Dunia Usaha Dan Industri Dalam Meningkatkan Mutu Lulusan Di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo
ABSTRAK
Rahmawati, Alfhia. 2024. Peran Kepala Sekolah dalam Menajalin Kemitraan dengan Dunia Usaha Dan Industri dalam Meningkatkan Mutu Lulusan Di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo. Skripsi. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Aris Nurbawani, M.M.
Kata Kunci: Kepemimpinan, Peran Kepala Sekolah, Kemitraan DU/DI, Mutu lulusan
Dalam peningkatan mutu lulusan dibutuhkan peran kepala sekolah dalam melakukan kemitraan. SMK merupakan lembaga pendidikan yang memiliki tujuan menciptakan peserta didik yang siap bekerja. Mutu lulusan SMK harus sesuai kompetensinya dengan kebutuhan Dunia usaha dan Industri. Kepala sekolah di SMK memiliki peran yang penting dalam melakukan kemitraan untuk meningkatkan mutu lulusannya agar lulusannya dapat terserap ke dunia kerja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Mengetahui dan mendiskripsikan peran Kepala Sekolah dalam menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan industri dalam meningkatkan mutu lulusan di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo sebagai Manajer, 2) Mengetahui dan mendiskripsikan peran Kepala Sekolah dalam menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan industri dalam meningkatkan mutu lulusan di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo sebagai innovator, 3) Mengetahui dan mendiskripsikan peran Kepala Sekolah dalam menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan industri dalam meningkatkan mutu lulusan di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo sebagai entrepreneur.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun analisis data menggunakan reduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan dari data yang telah dikumpulkan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Kepala Sekolah sebagai manajer di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo dalam menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan industri dalam meningkatkan mutu lulusan sudah sesuai dengan perannya yaitu melaksanakan tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan/pengarahan, dan pengendalian dalam melaksanakan program kemitraan dengan dunia usaha dan industri (2) Kepala Sekolah sebagai innovator di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo dalam menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan industri dalam meningkatkan mutu lulusan sudah sesuai dengan perannya yaitu melakukan innovasi dengan dengan adanya water fountain, pembukaan kompetensi keahlian baru yaitu TPTU,EI, OI, penyesuaian kompetensi guru (3) Kepala Sekolah sebagai entrepreneur di SMK Negeri 1 Jenangan Ponorogo dalam menjalin kemitraan dengan dunia usaha dan industri dalam meningkatkan mutu lulusan sudah sesuai dengan perannya yaitu melakukan penerapan dengan adanya program TEFA (Teaching Factory) yang dilakukan oleh kepala sekolah untuk menjual produk hasil dari siswa, adanya mata pelajaran PKK itu adalah Pembuatan Karya Kreatif, dan adanya kegiatan kewirausahaan di sekolah dengan membuka bengkel dan produk air galon yaitu bio energi
[SCAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI DENGAN TTD ASLI. SILAKAN UPLOAD ULANG] Efektivitas Teknik Pomodoro melalui Model Konvensional terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran PAI BP Kelas Vii SMPN 4 Ponorogo
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) keterlaksanaan pembelajaran dengan menggunakan teknik belajar Pomodoro melalui model konvensional pada siswa kelas VII di SMPN 4 Ponorogo (2) aktivitas guru dan siswa dengan menggunakan teknik pembelajaran Pomodoro melalui model konvensional pada pembelajaran PAI-BP kelas VII di SMPN 4 Ponorogo (3) efektivitas teknik Pomodoro melalui model konvensional terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran PAI-BP Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan prosedur pengumpulan data berupa tes tulis, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) hasil penelitian menunjukan bahwa kelompok eksperimen yang menerapkan teknik Pomodoro sangat direkomendasikan karena memiliki peluang untuk meningkatkan hasil belajar siswa, berdasarkan rata-rata skor post test kelas eksperimen 74.00. 2) aktivitas guru dan siswa ketika melaksanakan pembelajaran menggunakan teknik Pomodoro dikategorikan baik, terlihat pada hasil persentase yang diperoleh pada pelaksanaan kegiatan pendahuluan aktivitas guru memperoleh persentase sebesar 80% dan aktivitas siswa mendapatkan hasil 85%, kegiatan inti aktivitas guru memperoleh persentase 80% dan aktivitas siswa memperoleh 78%, serta pada kegiatan penutup aktivitas guru memperoleh 90% dan aktivitas siswa memperoleh persentase 86%. 3)terdapat perbedaan terhadap hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dengan teknik belajar Pomodoro dan kelas kontrol dengan teknik belajar non Pomodoro terhadap pembelajaran PAI-BP di kelas VII SMP Negeri 4 Ponorogo. ditunjukan dengan hasil pengolahan data SPSS pada uji t independent sample test, diperoleh hasil Sig (2-tailed) < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima.
Kata Kunci: Teknik Pomodoro, Hasil Belaja
الدراسة التحليلية النحوية عن الحال في كتاب المواعظ العصفورية للشيخ محمد بن أبي بكر و استفادة في تعليم النحو
الملخّص
إحسان، محمد أكيك نور. 2024. الدراسة التحليلية النحوية عن الحال في كتاب المواعظ العصفورية للشيخ محمد بن أبي بكر و استفادة في تعليم النحو. البحث العلمي. قسم تعليم اللغة العربية كلية التربية والعلوم التعليمية الجامعة الإسلامية الحكومية فونوروجو. المشرفة إيكا روسديانا الماجستيرة.
الكلمة الأساسيّة: الحال، كتاب المواظ العصفورية، استفادة تعليم النحو.
اللغة العربية، التي تطورت عبر الزمن لتصبح لغة دولية رسمية، تتطلب تعليمها اهتمامًا دقيقًا بفروعها المختلفة مثل علم الصرف وعلم النحو. علم الصرف، الذي طوره غير العرب لتوفير قواعد لغير الناطقين بالعربية، يعد أداة فعالة لإتقان اللغة. تشمل فروع العلوم العربية، والتي تُعرف باللغويات العربية، ثلاثة عشر علمًا، منها علم اللغة، والنحو، والصرف، والعروض، والبلاغة. يركز علم النحو على أحوال أواخر الكلمات من حيث الإعراب والبناء، بينما يهتم علم الصرف بصيغ الكلمات. يشمل النحو اصطلاحي العمدة والفضلة، حيث العمدة ضرورية لتكوين جملة مفيدة، والفضلة تكملها. يلاحظ الباحث ارتفاع معدل أخطاء الإعراب في قراءة كتاب "المواعظ العشفورية" للشيخ محمد بن أبي بكر، مما يؤثر على الفهم الصحيح للنصوص. و يبرز أهمية دراسة الإعراب، خاصة في تركيب الحال، لتحسين الفهم وتعليم النحو بشكل أفضل.
في الرد على هذه المشكلة، فإن هذا البحث هو بحث مكتبي بطابعه (library research) بنهج نوعي وأسلوب تحليل وصفي، وهو يصف الأسلوب التفسيري الذي استخدمه محمد بن أبي بكر فيما يتعلق بكتاب "المواعظ العصفورية"، والذي يتم تعزيزه لاحقًا بنظرية.
هناك أهداف أن تريد الباحث تحقيقها معرفة الجملة التي تحتوي الحال في كتاب المواعظ العشفورية للشيخ محمد بن أبي بكر، و لمعرفة أنواع الحال في كتاب المواعظ العشفورية للشيخ محمد بن أبي بكر، و لمعرفة استفادتها فى تعليم النحو.
أظهرت النتائج في هذ البحث أنه من بين مائة وأربعة (104) تقسيم الحال في كتاب المواعظ العصفورية يأتي على ثلاثة أشكال، وهي المفرد و الجملة الفعليية و الجملة الاسمية. فأنتاج الباحث من دراسته أن عدد الحال المفرد هو واحد وخمسون (51)، و عدد الحال الجملة الفعليية هو ستة وعشرون (26)، و عدد الحال الجملة الاسمية هو سبعة وعشرون (27). و استفادة الحال من كتاب المواعظ العصفورية فى تعليم النحو تنفيذ هذه الطريقة في دراسة مادة الحال، بما في ذلك الطريقة القياسية والاستقرائية، وتكون المزايا والعيوب في الطريقتهما، و يجب أن يكون المعلم جيدا في النظر في المواقف والظروف التي يواجهها الطلاب في التعليم
المشكلات غير اللغوية في تعليم اللغة العربية لطلاب الصف السابع بالمدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخامسة بماديون
سافوطري ، سافيرا غاديس مارينا سوجيغ. 2024. " المشكلات غير اللغوية في تعليم اللغة العربية لطلاب الصف السابع بالمدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخامسة بماديون ". البحث العلمى . قسم تعليم اللغة العربية ، كلية التربية والعلوم التعليمية ، الجامعة الإسلامية الحكومية فونوروجو، المشرف : الدكتور يفردال فطري نور سلام الماجستير
الكلمة الأساسية: مشاكل، تعليم اللغة العربية، غير اللغوية, الدافع, بيئة
مشكلة غير اللغوية هي مشكلات لا تتعلق بشكل مباشر باللغة التي يتعلمها الطلاب ولكنها تؤثر أيضًا على مستوى النجاح والفشل في تعليم اللغة. على عكس المدارس الأخرى، فإن غالبية الطلاب في هذه المدرسة لم يدرسوا اللغة العربية مطلقًا، وبالتالي يواجه الطلاب صعوبة في التعلم بسبب خلفيتهم. هناك العديد من المشاكل غير اللغوية في عملية تعليم اللغة العربية في المدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخمسة بماديون.
تهدف هذه الدراسة إلى: 1للتعرف على مشكلات التعليم غير اللغوية التي يعاني منها طلاب الصف السابع في مدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخمسة بماديون، 2. معرفة الجهود التي بذلتها المدرسة للتغلب على المشكلات غير اللغوية لدى الطلاب في تعليم اللغة العربية الصف السابع في المدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخمسة بماديون.
هذا النوع من البحث هو البحث النوعي ، في جمع البيانات يقوم الباحثون بإجراء الملاحظات والمقابلات والتوثيق. موضوعات هذه الدراسة هي طلاب الصف السابع ومعلمي المواد العربية في المدرسة الثانوية الاسلامية الحكومية الخمسة بماديون. التقنيات وتحليل البيانات المستخدمة هي التحليل النوعي ، أي محللي البيانات الذين اقترحهم مايلز هوبرمان.
المشكلات غير اللغوية التي يعاني منها الطلاب: أ. يفتقر الطلاب إلى الثقة والاهتمام والمسؤولية ، ولا يوجد دعم من أولياء الأمور. ب. علم نفس الطالب لا يسير على ما يرام ، ج. الأساليب المستخدمة من قبل المعلمين ليست مناسبة ، د. إعداد المعلم في عملية التعلم لا يزال غير مكتمل ، ه. المرافق لا تدعم عملية التعلم. الجهود المبذولة للتغلب على المشاكل غير اللغوية هي كما يلي: أ. يشكل المعلمون مجموعات الدراسة ، و ب. توفير الفرص للطلاب ليكونوا نشطين في عملية التعلم. ج. يستخدم المعلمون العديد من الأساليب في عملية التعلم