Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
17836 research outputs found
Sort by
PENERAPAN METODE MUSHAFAHAH DALAM MENJAGA AUTENTISITAS QIRAAT SAB’AH (Studi Analisis di PPTQ al-Hasan Ponorogo dan PP al-Munawwir Krapyak)
Qira>at sab’ah dewasa ini menjadi topik hangat dalam kalangan para pelajar. Kemajuan teknologi menambah kemudahan bagi mereka untuk mengakses informasi tentang qiraat. Namun, pada sisi lain meninggalkan problematika autentisitas berupa terputusnya kredibilitas sanad dan peyusutan pada orisinalitas bacaan, dimana ketersambungan sanad menjadi hal kompleks dalam menjaga riwayah bacaan.
Tulisan ini membahas penerapan metode musha>fahah dalam menjaga autentisitas qira>at sab’ah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan membandingkan dan menyandingkan penerapan metode musha>fahah di PPTQ al-Hasan dan PP al-Munawwir Krapyak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara 10 informan dengan klasifikasi 2 kiai 4 ustadz dan 4 santri serta menggunakan semi-structured interview, kemudian dilanjutkan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi, display dan penarikan kesimpulan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisisi genealogis sanad qira>at sab’ah, Penerapan metode musha>fahah serta implikasinya terhadap pembelajaran qira>at sab’ah di PPTQ al-Hasan Ponorogo dan PP al-Munawwir Krapyak.
Penelitian ini menghasilkan tiga temuan. Pertama, genealogi sanad qira>at sab’ah PPTQ al-Hasan Ponorogo dan PP al-Munawwir Krapyak sama dengan qiraat mashhu>rah yang disandarkan kepada imam Ashim, ini dibuktikan dengan temuan data pada sha>hada}h (Ijazah). Kedua, penerapan metode musha>fahah di PP al-Munawwir berorienstasi pada kredibilitas sanad dan orisinalitas bacaan hal ini dibuktikan dengan standarisasi yang tinggi, sedangkan di PPTQ al-Hasan bertransformasi ke arah populis dan praktis dengan menurunkan standar kajian qira>at sab’ah. Ketiga, transformasi metode musha>fahah yang diterapkan PPTQ al-Hasan Ponorogo mampu memacu aspek kuantitas yang dibuktikan dengan peningkatan jumlah santri yang mengikuti kajian qira>at sab’ah dan PP al-Munawwir Krapyak berfokus pada aspek kognitif dengan menerapkan musha>fahah fase klasik
Implikasi Game Online Terhadap Manajemen Waktu Menghafal Al Qur’an Santri Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Hasan Patihan Wetan Babadan Ponorogo
Di tengah era globalisasi, aktivitas bermain game online sudah menjadi rutinitas setiap hari bagi banyak orang, tidak lain termasuk didalamnya santri pondok pesantren terutama Al Hasan. Al Hasan merupakan salah satu pondok pesantren yang membebaskan santrinya untuk membawa dan mengoperasikan alat komunikasi seperti HP dan Laptop. Keadaan tersebut seiring dengan berkembangnya teknologi moderen mengakibatkan pengaruh yang kurang baik pada santri yang notabenya sedang belajar dan menghafalkan Al Qur.an. Waktu-waktu yang seharusnya digunakan untuk mengaji dan menambah hafalaan dihabiskan untuk bermain game online.
Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mendeskripsikan aktivitas santri di pondok pesantren tahfizul qur’an al hasan; (2) Untuk mendeskripsikan bagaimana tuntutan managemen waktu dalam menghafal al qur’an di pondok pesantren tahfizul qur’an al hasan; (3) Untuk mendeskripsikan bagaiman implikasi game online terhadap manajemen waktu menghafal Al Qur,an di pondok pesantren tahfizul qur’an al Hasan.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis, gambar dan bukan angka, yang mana data diperoleh dari orang dan perilaku yang dapat diamati melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Hubermen yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verivication.
Berdasarkan analisis yang dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Mayoritas santri Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Al Hasan adalah mahasiswa jadi pondok ini sering disebut pondok mahasiswa. Santri memiliki kegiatan wajib dipondok sekitar 12 jam sehari mulai magrib-isya’. Kegiatan pagi hingga sore dimanfaatkan santri untuk beraktifitas di luar pondok seperti, kuliah, sekolah atau bekerja, menghafal Al Qur’an atau kegiatan lainnya seperti bermain game online (2) tuntutan managemen waktu dalam menghafal al qur’an di pondok pesantren tahfizul qur’an al hasan dengan menetapkan target, menyusun jadwal harian, menjalankan jadwal secara teratur, dan terorganisir (3) implikasi game online terhadap manajemen waktu menghafal Al Qur’an di pondok pesantren tahfizul qur’an al hasan. Game online tidak berimplikasi terhadap manajemen waktu menghafal, Game onlin terkadang berimplikasi terhadap manajem waktu santri, Bermain dengan intensitas yang tinggi dapat membubarkan manajemen waktu menghafal
الأسلوب الإنشائي في سورة مريم وطرق تدريسه
الأسلوب الإنشائي هو ما لا يحتمل الصدق والكذب لذاته، وينقسم الإنشاء إلى نوعين: إنشاء غير طلبي وإنشاء طلبي. واختارت الباحثة الأسلوب الإنشائي من بين الموضوعات الأخرى لأن هذا الأسلوب يتضمن الأوامر واالنواهي والاستفهامات والنداءات وكلها جمل مألوفة للطلاب خاصة للطلاب في بيئة معهد الإسلامي (ولأن هذه الدراسة قد تعرض في علم النحو) ، لذا طريقة التدريس المناسبة مهم لمساعدة تحقيق الهدف المرجو في تعليم البلاغة.
واختارت الباحثة سورة مريم في هذا البحث لأنها تتضمن قصصا كثيرة التى تزحم حوالي ثلثي من السورة تبدأ بقصة مريم ومولد عيسى عليه السلام وقصة إبراهيم مع أبيه وقصة كثيرة من النبيين الأخرى، ومن الناحية اللغوية إن هذه السورة تحتوى على آيات حوارية.
وقد اعتمد البحث على المنهج المكتبي يعنى الإجراء الذي تنتج البيانات الوصفية في شكل الكلمات المكتوبة، أما تحليل البيانات الذي تستخدم الباحثة في هذا البحث هو تحليل المحتوى يعنى تحليل المحتوى فيما يتعلق بالبيانات المتاحة التى تتكون في الغالب من مواد موثقة.
تهدف هذه الدراسة إلى (1) معرفة صيغ الأسلوب الإنشائي في سورة مريم (2) ومعانى الأسلوب الإنشائي في سورة مريم (3) وطريقة التدريس المناسبة للأسلوب الإنشائي. وخلصت الباحثة إلى أهم نتائج من أبرزها (1) أن الإنشاء غير الطلبي في سورة مريم صيغة واحدة، أما الإنشاء الطلبي يدل على صيغة الأمر 23 صيغة، يدل على صيغة النداء 13 صيغة، يدل على صيغة الاستفهام 8 صيغ، يدل على صيغة النهي صيغاتان و يدل على صيغة التمني صيغة واحدة. (2) أما معاني الإنشاء الطلبي في سورة مريم يعنى معنى الأمر والدعاء والاستفهام والتصور والتصديق والتكثير والتعجب والتقرير والنهي والتمني. (3) وطريقة التدريس التي تناسب للأسلوب الإنشائي تعنى طريقة المناقشة، وهذه الطريقة تناسب لتدريس الطلاب المستوى العليا لأنهم عرفوا بناء الكلمة وعلم الصرف وعلم النحو والأدوات الأخرى
..(PERBAIKI LAYOUT ABSTRAK, GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETEHSIS, UPLOAD ULANG)..Pandangan Hakim Pengadilan Agama Ponorogo Tentang Nushuz (Analisis Keadilan Gender)
ABSTRAK
Dampak dari perbuatan nusyuz tidak hanya membuat gugatan beralasan kuat untuk dikabulkan tetapi juga berdampak pada hak isteri untuk mendapatkan nafkah ‘iddah dan nafkah madliyyah maupun mut’ah. Adanya pengaturan mengenai nusyuz dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) tidak secara jelas mengatur bagaimana konsep nusyuz dan batasannya. Dan hal itu tentu membutuhkan penjelasan yang lebih rinci lagi karena memang sejauh ini tidak ada ketentuan lain yang mengatur mengenai nusyuz. Fokus penelitian ini yang pertama bagaimana pandangan hakim Pengadilan Agama Ponorogo tentang nusyuz, yang kedua bagaiamana pandangan hakim Pengadilan Agama Ponorogo terkait kedudukan nushuz dan bagaimana pandangan hakim terkait nafkah sebagai implikasi nushuz dalam keadilan gender. Terhadap kasus-kasus nusyuz yang terjadi di Pengadilan Agama Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini yang pertama mengenai pandangan hakim Pengadilan Agama Ponorogo tentang nushuz ad dua pendapat, pendapat kelompok pertama hakim sepakat dengan bahwa nushuz bisa saja dilakukan oleh kedua belah pihak baik dari suami yang melakukan nushuz maupun istri yang melakukan nushuz. Kelompok ini dapat dikategorikan telah menerapkan kesetaraan dalam keadilan gender di Pengadilan Agama Ponorogo. Pendapat kelompok kedua bahwa nushuz hanya merupakan istri yang tidak taat kepada suami. Hal ini merupakan hal yang bias gender. Mengenai pandangan hakim Pengadilan Agama Ponorogo terkait kedudukan nushuz, ada dua pendapat. Pendapat pertama hakim berpendapat bahwa nushuz berdasarkan Kompilasi Hukum Islam yang telah mengatur kewajiban suami dan istri. Kedudukan nushuz hanya ada pada istri tidak ada kedudukan nushuz bagi suami, maka pendapat tersebut masih tergolong pada bias gender yang mana tidak membedakan terkait pelaku nushuz. Pendapat kedua, menyatakan kedudukan nushuz bisa melekat pada suami maupun istri. Walaupun nushuz suami tidak pernah disebutkan secara eksplisit. Tetapi suami bisa dianggap melakukan pembangkangan. Pendapat ini termasuk dalam kategori berkeadilan gender. Mengenai pandangan hakim terkait nafkah sebagai implikasi nushuz di pengadilan agama Ponorogo, ada dua pendapat. Pendapat yang pertama yang menyatakan apabila ada unsur pembangkangan dan hal tersebut terbukti maka suami tidak dibebankan nafkah ataupun mut’ah. Dalam pendapat ini terlihat bias gender karena tidak memberikan hak yang setara. Adapun pendapat yang kedua konsekuensi hukum akibat adanya perceraian yaitu suami dibebankan untuk tetap memberi nafkah. dalam hal ini hakim menerapkan prinsip kesetaraan dalam hak seperti yang disampaikan Amina Wadud. Beliau lebih menekankan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama dalam Islam
Kata Kunci: Pandangan, Nusyuz, Kedudukan, Implikas
Implementasi Metode Hypnoteaching dalam Meningkatkan Hasil Belajar PAI di SMP Negeri 2 Geger Madiun
Perkembangan semakin maju sehingga ilmu pengetahuan juga mengikuti,
maka semakin majunya ilmu pengetahuan metode pembelajaran juga ikut
mengalami perkembangan. Berkembangnya metode pembelajaran guna
mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran serta mudah
dipahami oleh siswa. Salah satunya mengenai metode hypnoteaching. Metode
hypnoteaching merupakan salah satu metode pembelajaran dengan cara guru
memberikan sugesti positif berupa motivasi ataupun saran pada alam bawah sadar
siswa dengan tujuan untuk meningkatkan ketertarikan dan hasil belajar siswa serta
menciptakan suasana kelas yang menyenangkan. Salah satu guru PAI di SMP
Negeri 2 Geger Madiun menerapkan metode hypnoteaching pada pembelajaran
PAI yang masih sangat jarang digunakan oleh guru lainnya. Karena pembelajaran
PAI di sekolah dijelaskan secara teoritis serta materi yang cukup banyak dan
keterbatasan waktu pembelajaran di sekolah sehingga guru dominan untuk
menggunakan metode ceramah. Dengan dominan menggunakan metode ceramah
sehingga siswa merasa pembelajaran sangat membosankan dan siswa tidak
memahami materi yang disampaikan guru. Penelitian ini dilatarbelakangi untuk
mengetahui implementasi metode hypnoteaching dalam meningkatkan hasil
belajar PAI siswa di SMP Negeri 2 Geger Madiun.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami: 1).
Pelaksanaan metode hypnoteaching dalam pembelajaran PAI pada siswa di SMP
Negeri 2 Geger Madiun; 2). Hasil belajar siswa pada pembelajaran PAI melalui
metode hypnoteaching di SMP Negeri 2 Geger Madiun.
Adapun penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kualitatif
dengan jenis penelitian field research dengan lokasi penelitian yang bertempat di
SMP Negeri 2 Geger Madiun. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik
observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Penelitian ini menunjukkan hasil; 1). Pembelajaran PAI dengan menggunakan
metode hypnoteaching dapat dilakukan dengan guru memberikan motivasi kepada
siswa, guru mengecek kondisi kelas dan menanyakan keadaan siswa, guru
memulai memimpin dan memulai proses pembelajaran, guru melaksanakan
pembelajaran dengan menggunakan kata-kata positif, guru memberikan pujian
siswa, guru menjadi contoh siswa, guru menyampaikan materi yang sesuai dan
komprehensif; 2) Implementasi metode hypnoteaching pada pembelajaran PAI
dapat meningkatkan hasil belajar pada ranah kognitif, ranah afektif dan ranah
psikomotori
(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR KEASLIAN TULISAN BERMATERAI, TAMBAHKAN STEMPEL PADA PENGESAHAN, TAMBAHKAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETEHSIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..STRATEGI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN PONOROGO DALAM MENGEMBANGKAN USAHA MIKRO MUSTAHIK PADA USAHA KELOMPOK MASYARAKAT DJOKO LANCUR DI DESA GOLAN KECAMATAN SUKOREJO PONOROGO
STRATEGI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KABUPATEN PONOROGO DALAM MENGEMBANGKAN USAHA MIKRO MUSTAHIK PADA USAHA KELOMPOK MASYARAKAT DJOKO LANCUR DI DESA GOLAN KECAMATAN SUKOREJO PONOROGO
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang efektifnya kegiatan pengembangan pendayagunaan zakat produktif program Ponorogo Makmur oleh BAZNAS Kabupaten Ponorogo terhadap usaha mikro pada Kelompok Masyarakat Djoko Lancur di Desa Golan Sukorejo. Beberapa bentuk pengembangan yang tidak dilaksanakan dengan maksimal akibatnya, penerima bantuan modal usaha hari ini mayoritas malah menjadi mustahik zakat konsumtif. Pasalnya, usaha yang ia miliki stagnan dan tidak ada perkembangan, pun juga ada pengusaha tersebut yang tidak menggunakan dana zakat yang diberikan untuk mengelola usahanya. Permasalahan lain yakni rasa khawatir yang berlebihan dari pelaku usaha dalam menghadapi persaingan pasar, rasa tidak percaya bahwa produk yang dijual tidak laku dipasaran. permasalahan diatas timbul karena kurangnya keahlian soft skill dalam mengelola usaha tersebut sehingga hal ini merupakan faktor belum berhasilnya tujuan BAZNAS dalam pemberdayaan umkm tersebut karena penerima dana zakat tersebut kategori asnaf miskin yang mana ia juga memiliki tingkat Pendidikan yang rendah.
Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang digunakan adalah strategi pengembangan usaha mikromustahik, pentuk pengembangan dan dampaknya bagi kelompok Masyarakat Djoko Lancur di Desa Golan Kecamatan Sukorejo dan analisis terhadap strategi pengembangan usaha mikromustahik, pentuk pengembangan dan dampaknya bagi kelompok Masyarakat Djoko Lancur di Desa Golan Kecamatan Sukorejo.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Strategi BAZNAS Ponorogo dalam pengembangan usaha mikro mustahik, bentuk dan dampaknya terhadap usaha kelompok Masyarakat Djoko Lancur di Desa Golan Kecamatan Sukorejo.
Temuan yang diperoleh dalam pelaksanaan pengembangan usaha mikro mustahik yakni menggunakan strategi ketepatan sasaran, strategi keunggulan biaya rendah, pembinaan dan pemantauan secara berkalal. Bentuk pengembangan usaha yang dilakukan oleh BAZNAS Ponoorogo yakni dengan pemberian modal usaha, pendampingan dan juga pelatihan usaha. Hal ini memberikan dampak yang baik terhhadap usaha mikro pokmas Djoko Lancur di Desa Golan yakni terciptanya kesejahteraan ekonomi mustahik, meningkatnya sarana dan prasarana usaha, terciptanya tempat kerja baru dan kemudahan dalam mengakses modal.
Kata kunci: Strategi, BAZNAS, pengembangan usaha, usaha mikro, mustahi
..(FILE KOSONG, UPLOAD ULANG)..Program Parenting Dalam Meningkatkan Pemahaman Orang Tua Terhadap Gizi Seimbang Anak Usia Dini di Kelurahan Tamanarum Ponorogo
ABSTRAK
Chornikasari, Avrita Yolanda. 2024. Program Parenting dalam Meningkatkan
Pemahaman Orang Tua Pada Gizi Seimbang Anak Usia Dini di
Kelurahan Tamanarum Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Islam
Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama
Islam (IAIN) Negeri Ponorogo. Pembimbing Yuli Salis Hijriyani,
M.Pd.
Kata Kunci : Gizi Seimbang, Parenting, Perkembangan, Pertumbuhan
Orang tua berperan secara menyeluruh bagi anak untuk mengetahui
tumbuh kembang saat kecil hingga dewasa, oleh karena itu orang tua perlu
mengetahui dan paham akan kebutuhan gizi yang benar bagi anak. Penelitian ini
dilatar belakangi adanya masyarakat atau orang tua yang masih kurang memahami
perannya sebagai orang tua dalam pemberian kebutuhan gizi yang sesuai bagi
anak usia dini, permasalahan ini ditemukan di lingkungan Kelurahan Tamanarum.
Tujuan dari penelitian ini : (1) Untuk mengetahui pelaksanaan program
parenting di keluarahan Tamanarum Ponorogo (2) Untuk mengetahui tentang
pemahaman orang tua terkait gizi seimbang di kelurahan Tamanarum Ponorogo
(3) Untuk mengetahui keberhasilan program parenting pemahaman orang tua
terhadap gizi seimbang anak usia dini di keluraham Tamanarum Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian
studi kasus. Peneliti secara langsung terjun ke lapangan untuk mengamati kondisi
di lingkungan. Penelitian ini bersifat deskriptif. Penelitian ini dilakukan di
Kelurahan Tamanarum, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo. Teknik
pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara secara langsung kepada orang
tua dan bidan di lingkungan Kelurahan Tamanarum. Pengumpulan data dilakukan
dengan observasi dan dokumentasi berupa foto serta vidio. Analisis data yang
digunakan meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Adapun hasil penelitian ini adalah : (1) Pelaksanaan program parenting
di kelurahan tamanarum Ponorogo. Dalam kegiatan ini pihak posyandu
melaksanakan program seminar gizi seimbang yang dilaksanakan pada November
2023 - April 2024 dengan memberikan fasilitas berupa konsultasi tentang gizi
seimbang yang ditangani langsung oleh tenaga ahli. Konsultasi dapat dilakukan
setiap hari di polides dan via online yang dijawab oleh bidan desa (2) Pemahaman
orang tua terkait gizi seimbang di kelurahan Tamanarum Ponorogo. Terdapat 2
tipe orang tua yaitu memahami pentingnya gizi seimbang pada anak dan kurang
memahami pentingnya gizi seimbang pada anak (3) Keberhasilan program
parenting dalam meningkatkan pemahaman orang tua terhadap gizi seimbang
anak usia dini di kelurahan tamanarum Ponorogo. Keberhasilan program
parenting dapat dilihat dari data yang diperoleh terkait status gizi anak lebih baik
dikarenakan mayoritas orang tua sudah mampu memahami informasi yang telah
disampaikan pada seminar gizi seimbang. Orang tua berupaya memenuhi
makanan sehat anak untuk dikonsumsi anaknya sehingga kegiatan parenting
dinilai berhasil dalam meningkatkan gizi seimbang anak usia dini di kelurahan
tamanarum Ponorogo.
ABSTRACT
Chornikasari, Avrita Yolanda. 2024. Deep Parenting Program Increasing
Parents' Understanding of Balanced Nutrition for Early Childhood in
Tamanarum Village, Ponorogo. Thesis. Department of Early
Childhood Islamic Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher
Training, Ponorogo State Islamic Institute (IAIN). Supervisor Yuli
Salis Hijriyani, M.Pd.
Keywords: Balanced Nutrition, Parenting, Development, Growth
Parents play a comprehensive role in knowing their child's growth and
development from childhood to adulthood, therefore parents need to know and
understand the correct nutritional needs of children. This research is motivated by
the fact that the community or parents still do not understand their role as parents
in providing appropriate nutritional needs for young children. This problem was
found in the Tamanarum Village environment.
The aims of this research are: (1) To find out the implementation of the parenting
program in the Tamanarum Ponorogo sub-district (2) To find out about parents'
understanding regarding balanced nutrition in the Tamanarum Ponorogo sub�district (3) To find out the success of the parenting program, parents'
understanding of balanced nutrition for early childhood in the Tamanarum sub�district of Ponorogo.
This research uses a qualitative approach with case study research. The
author went directly into the field to observe conditions in the environment. This
research is descriptive in nature. This research was conducted in Tamanarum
Village, Ponorogo District, Ponorogo Regency. Data collection was carried out by
observation and documentation in the form of photos and videos. The data
analysis used includes data reduction, data presentation and drawing conclusions.
The results of this research are: (1) Implementation of a parenting program in the
Tamanarum sub-district of Ponorogo. In this activity, the posyandu carries out a
balanced nutrition seminar program which will be held in November 2023 - April
2024 by providing facilities in the form of consultations on balanced nutrition
which are handled directly by experts. Consultations can be carried out every day
at the village police and via online which are answered by the village midwife (2)
Parents' understanding regarding balanced nutrition in the Tamanarum sub�district, Ponorogo. There are 2 types of parents, namely understanding the
importance of balanced nutrition in children and those who do not understand the
importance of balanced nutrition in children (3) The success of the parenting
program in increasing parents' understanding of balanced nutrition for early
childhood in Tamanarum sub-district, Ponorogo. The success of the parenting
program can be seen from the data obtained regarding children's better nutritional
status because the majority of parents are able to understand the information
presented at the balanced nutrition seminar. Parents try to provide healthy food for
their children to consume so that parenting activities are considered successful in
improving balanced nutrition for young children in Tamanarum sub-district,
Ponorogo
Efektivitas Metode Survey, Questions, Read, Recite, Review (SQ3R) terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V di MI Ma’arif Setono, Jenangan, PonorogoEfektivitas Metode Survey, Questions, Read, Recite, Review (SQ3R) terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V di MI Ma’arif Setono, Jenangan, Ponorogo
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V di MI Ma’arif Setono Ponorogo. Masih rendahnya kemampuan membaca siswa tersebut dapat diketahui pada saat kegiatan pembelajaran siswa mengalami kesulitan menjawab soal berdasarkan materi atau cerita pendek. Hal ini dikarenakan siswa kurang berlatih untuk membaca dengan pemahaman yang mendalam dan siswa kurang berkonsentrasi serta bersungguh-sungguh dalam membaca. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, kemampuan membaca pemahaman itu diperlukan siswa untuk dapat memahami bacaan atau materi yang tersedia. Salah satu cara untuk dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa yaitu dengan penggunaan metode pembelajaran yang tepat. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa adalah metode SQ3R, metode CIRC.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V dengan metode pembelajaran CIRC; 2) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V dengan metode pembelajaran SQ3R;dan 3) keefektifan kemampuan membaca pemahaman yang menggunakan metode SQ3R dan metode CIRC di kelas V.
Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimen dengan desain Comparison group eksperimental designs dipilih untuk mencapai tujuan tersebut dengan menggunakan uji independent sample t test dan uji N-Gain untuk mengetahui keefektifan dari metode SQ3R dan metode CIRC. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 46 siswa, kelas VA dan kelas VB.
Berdasarkan hasil dari penelitian tersebut yaitu 1) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V dengan metode pembelajaran CIRC peningkatan nilai sebesar 34,42%; 2) kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V dengan metode pembelajaran SQ3R mengalami kenaikan sebesar 57,58%; dan 3) hasil dari uji independent sample t test dan uji N-Gain mengatakan bahwa metode SQ3R dan metode CIRC memiliki pengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa, serta masuk kategori yang cukup efektif. Akan tetapi hasil uji N-Gain di kelas eksperimen lebih besar dibandingkan di kelas kontrol, yaitu 55,8 lebih dari 44,2
Penggunaan Multimedia Interaktif pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam Pengoptimalan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa di SMPN 1 Jetis Ponorogo
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang monoton tanpa adanya variasi media pembelajaran masih menjadi masalah bagi guru dalam menunjang kemampuan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, penggunaan multimedia interaktif dilaksanakan SMPN 1Jetis Ponorogo dengan memperbanyak variasi-variasi media pembelajaran untuk pengoptimalan kemampuan berpikir kritis siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penggunaan multimedia interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VIII SMPN 1 Jetis Ponorogo; (2) faktor yang mempengaruhipenggunaan multimedia interaktif pada mata pelajaranPendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VIII SMPN 1 Jetis Ponorogo; (3) dampak penggunaan multimedia interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam pengoptimalankemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMPN 1 Jetis Ponorogo.
Adapun penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah teori dari Miles, Huberman, dan Saldana berupa kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini adalah: (1) penggunaan multimedia interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VIII SMPN 1 Jetis Ponorogo dilaksanakan dengan melakukan persiapan alatdan bahan berupa laptop, LCD proyektor, sound system, danWi- Fi, perangkat pembelajaran berupa modul ajar dengan mendesain animasi wajah bergerak dengan aplikasi Canva, pelaksanaan kegiatan awal mengucapkan salam, penjelasan materi dan tujuan pembelajaran, absensi siswa, kegiatan inti di isi dengan menayangkan video pembelajaran dilanjutkan sesi tanya jawab, diskusi, dan debat, kegiatan penutup berupa refleksi materi dan evaluasi dilakukan guru dengan menilai kinerja pembelajaran dengan rekan guru lainnya; (2)faktor yang mempengaruhi penggunaan multimedia interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VIII SMPN 1 Jetis Ponorogo berupa fasilitas, penguasaan guru, dorongan sekolah, motivasi; (3) dampak penggunaan multimedia interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dalam pengoptimalan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMPN 1 Jetis Ponorogo, lebih aktif bertanya dan menjawab pertanyaan, dapat mengembangkan minat dan bakat, lebih aktif menyampaikan pendapat, mudah mengingat materi, dan dapat berpikir kritis
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Team Game Tournament dalam Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V
ABSTRAK
Rafifah, Alifia Mutia. 2024. Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Team Game Tournament dalam Meningkatkan Hasil Belajar pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Anis Afifah, M.Pd.
Kata kunci: Lembar Kerja Siswa Berbasis TGT, Operasi Hitung Pecahan
Pengembangan Lembar kerja siswa berbasis Team Game Tournament dalam mata pelajaran Matematika pada operasi hitung pecahan ini dikembangkan karena perlu adanya inovasi dalam menciptakan konsep belajar yang menyenangkan, sedangkan pada kegiatan pembelajaran Matematika siswa hanya menjadi pendengar pasif. Sebab, guru belum menerapkan metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. Sehingga hasil belajar siswa pada pembelajaran Matematika kurang baik.
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menghasilkan lembar kerja siswa berbasis Team Game Tournament. 2) Mengetahui efektivitas menggunakan Lembar kerja siswa berbasis TGT terhadap Hasil Belajar siswa.
Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan tahapan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implmentation, Evaluasi). Penentuan tingkat kelayakan berdasarkan uji validasi Soal, ahli materi, ahli media, dan respon pengguna yang diterapkan pada kelas VB MIN 7 Magetan dengan responden 18 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan instrumen tes/soal tes. Teknik analisis data di bagi menjadi 2 tahap, yaitu analisis kelayakan media menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis efektivitas lembar kerja siswa berbasis TGT menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji non parametrik, uji n- gain.
Hasil penelitian dari validasi Soal oleh dua validator memperoleh yang telah dipaparkan dengan analisis deskriftif dengan kategori layak. Validasi materi dan media yang hanya terdiri dari satu orang validator memaparkan bahwa Lembar kerja siswa berbasis TGT dikategorikan layak. Dapat dikatakan bahwa Lembar kerja siswa berbasis Team Game Tournament layak untuk digunakan. Pada instrumen pengguna juga menyatakan bahwa Lembar Kerja Siswa berbasis TGT layak digunakan dengan memperoleh rata-rata persentase 82%. Sedangkan untuk efektifitas pengembangan Lembar Kerja Siswa berbasis TGT terhadap hasil belajar ini dihitung menggunakan N-Gain Score dengan menghitung selisih pretest dan posttest. Dari penghitungan N-Gain mendapatkan rata-rata N-Gain Score 0,74 dengan klasifikasi tinggi, sedangkan rata-rata dari N-Gain Persen 73,86 dengan klasifikasi cukup efektif