Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
17836 research outputs found
Sort by
Manajemen Program Double Track dalam Menumbuhkembangkan Keterampilan Entrepreneurship Siswa di SMAN 1 Wungu
SMA Double Track merupakan istilah yang diberikan kepada satuan pendidikan pada jenjang SMA yang menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) reguler dan pembekalan keterampilan secara berdampingan dengan memanfaatkan kearifan lokal. Tujuan program ini ialah untuk mengurangi potensi pengangguran lulusan SMA yang kemungkinan tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, sehingga melalui program tersebut mereka diberikan pelatihan agar mempunyai skill dan diharapkan dapat bekerja atau berwirausaha saat lulus.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) perencanaan program double track dalam menumbuhkembangkan keterampilan entrepreneurship siswa di SMAN 1 Wungu; (2) pelaksanaan program double track dalam menumbuhkembangkan keterampilan entrepreneurship siswa di SMAN 1 Wungu; dan (3) evaluasi program double track dalam menumbuhkembangkan keterampilan entrepreneurship siswa di SMAN 1 Wungu.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan deskriptif kualitatif yaitu data yang dikumpulkan berupa kata-kata dan gambar dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti adalah model Miles dan Huberman, Saldana, meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisa data ditemukan bahwa (1) Perencanaan program double track di SMAN 1 Wungu meliputi dua tahapan yaitu pengajuan proposal atau mengajukan surat pengajuan peserta double track kepada ITS dan melakukan pemetaan siswa melalui penyebaran angket. Program tersebut ada karena masih banyak lulusan yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Program tersebut dilaksanakan di sekolah diluar jam pelajaran reguler yang melibatkan kepala sekolah, tim double track, guru, dan siswa melalui kerja sama dengan DUDI. (2) Pelaksanaan program double track di SMAN 1 Wungu dimulai dengan melakukan pendataan siswa hingga seleksi tes wawancara. Pelaksanaan program ini memaksimalkan pelatihan desain grafis dan pengolahan pastry bakery sekaligus keterampilan entrepreneurship peserta didik melalui kerja sama dengan DUDI. (3) Evaluasi program double track di SMAN 1 Wungu ada dua, yaitu evaluasi formatif berupa rapat koordinasi rutin yang dilaksanakan setiap triwulan dan dihadiri semua tim double track sekolah. Kedua, evaluasi sumatif yang dilakukan ITS melalui ujian/tes tulis diakhir kegiatan. Hasil evaluasi membuktikan program tersebut sudah berjalan cukup baik, meski menuai kendala sekolah mempunyai solusi seperti dimilikinya DT Mart sederhana, bekerjasama dengan DUDI, mengikuti event, memotivasi siswa, dan dari program tersebut memberikan dampak signifikan bagi peningkatan keterampilan entrepreneurship siswa
TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP AKAD BA’I ISTISHNĀ' YANG TERDAPAT WANPRESTASI PADA USAHA CATERING LILY TUMPENG PONOROGO
ABSTRAK
Ad Dailamy, Ahmad. 2024. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Akad Ba’i Istishnā' Yang Terdapat Wanprestasi Pada Usaha Catering Lily Tumpeng Ponorogo. Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Moh Mukhlas, M.Pd.
Kata Kunci : Tinjauan Hukum Islam, Pembatalan Akad Jual Beli Istishna’, Catering.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perilaku pembeli yang membatalkan pesanan secara sepihak pada Catering Lily Tumpeng ponorogo. Dalam hal ini perilaku yang dilakukan oleh pembeli dapat menimbulkan kerugian bagi pihak penjual, kerugian ini terjadi karena pembeli tidak mau bertanggung jawab atas barang yang sudah di pesan oleh pembeli.
Rumusan masalah dari penelitian ini adalah 1) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap akad dalam pemesanan di Catering Lily Tumpeng Ponorogo. 2) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pembatalan pemesanan di Catering Lily Tumpeng Ponorogo.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan yaitu penelitian mendalam mencakup keseluruhan yang terjadi di lapangan dengan tujuan untuk mempelajari secara mendalam tentang latar belakang keadaan sekarang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian. Metode deskriptif adalah suatu metode dalam penelitian status kelompok manusia atau objek situasi dan kondisi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan situasi atau kejadian yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman secara sistematis dan akurat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode penalaran induktif, yaitu meneliti tanda-tanda yang luas mulai dari fenomena yang di teliti hingga tanda-tanda khusus yang terjadi dil lapangan dan digunakan dalam penelitian. Mengumpulkan informasi dan Menyusun informasi yang didapat dari catatan lapangan, wawancara, serta dokumen yang ada sehingga dapat dipahami dengan baik.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa akad jual beli yang dipraktikan di Catering Lily Tumpeng ponorogo sudah memenuhi rukun dan syariat jual beli istiṣhnᾱ’ yang sudah di tinjau oleh teori-teori yang di cetus oleh madzhab Syafi‟i dan Madzhab Hanafi, di Catering Liliy Tumpeng Ponorogo menerapkan sistem pembayaran di kemudian hari ataupun dengan cara cicilan dan itu sesuai dengan mazhab syafi’i yang memperbolehkan hal tersebut sedangkan jika di tinjau menggunkan mazhab Hanafi yang mana memperbolehkan adanya kesepakatan dalam penyerahan barang yang boleh ditangguhkan asal adanya kesepakatan antara keduanya dan itu sesuai dengan yang diterapkan di Catering Lily Tumpeng Ponorogo.ada 3 kasus ditemukan di Catreing Lily Tumpeng Ponorogo yang diambil kesimpulan bahwasanya didalam praktik jual beli di Catreing Lily Tumpeng Ponorogo sudah memenuhi rukun dan syarat jual beli istiṣhnᾱ. Namun, pada kasus yang kedua, ada potensi terjadinya wanprestasi yang dilakukan pembeli mengingkari janji. pada kasus yang ketiga telah terjadi wanprestasi oleh pihak pembeli karena kelalaian dari penjual dan jika di tinjau dengan KHES pasal 38 yang mana pihak dalam akad yang melakukan ingkar janji dapat dijatuhi sanksi salah satunya pembatalan akad maka dari itu jika pembeli memilih untuk membatalkan akad meskipun akhirnya penjual mengalami kerugian tapi tetap harus menerima pembatalan tersebut
Implementasi Tahfiz Camp Untuk Meningkatkan Kemampuan Menghafal Al-Qur'an Santri Pondok Pesantren Darul Istiqomah Balong Ponorogo
Menghafal Al-Qur’an adalah hal yang mulia, di Indonesia mayoritas penduduknya adalah seorang muslim yang memiliki jumlah penghafal Al-Qur’an yang banyak. Namun menghafal Al-Qur’an bukan hal yang mudah seperti membalik tangan. Hal tersebut terjadi karena kendala kurang disiplin waktu dalam menghafal, kurang daya kefokusan, dan berbedanya tingkat kecerdasan anak. Terkait hal tersebut maka Pondok Pondok Pesantren Darul Istiqomah membuat program tahfiz camp guna untuk meningkatkan kemampuan menghafal Al-Qur’an Santri.
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pelaksanaan program tahfiz camp di Pondok Pesantren Darul Istiqomah, 2) Mengetahui hasil program tahfiz camp di Pondok Pesantren Darul Istiqomah, 3) Mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat program tahfiz camp di Pondok Pesantren Darul Istiqomah.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Miles Huberman dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan tahfiz camp di Pondok Pesantren Darul Istiqomah Balong Ponorogo diawali sholat lail berjama’ah, mudarosah fardiyah (muroja’ah), idad fardiyah (ziyadah) dan tahsin. Santri menggunakan metode bin-nazhar dan talaqqi. 2) Hasil tahfiz camp santri mengalami peningkatan kuarng lebih setengah sampai satu juz. Evaluasi harian dilaksanakan dengan cara tes hafalan santri, evaluasi bulanan dilaksanakan setiap 3 bulan sekali, dan evaluasi tahunan berupa imtihan dan wisuda santri. 3) Faktor pendukung yaitu peran guru yang berkualitas, dukungan orang tua, motivasi, dan kecerdasan. Faktor penghambatnya adalah malas, lupa, perbedaan generasi anatara guru dan murid, dan faktor lingkungan
Pelaksanaan Hak Dan Kewajiban Keluarga Pekerja Rantau Prespektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Tugurejo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo)
Perkawinan menurut Islam adalah pernikahan, yaitu akad yang sangat kuat atau miitsaqan ghalizan untuk menaati perintah Allah dan melaksanakannya merupakan ibadah. Miitsaqan ghalizhan adalah perjanjian yang kuat tidak hanya antara laki-laki dan perempuan maupun keluarga tetapi juga dengan Allah Swt. Perjanjian yang kuat tersebut harus ditopang dengan adanya kesungguhan dan kesadaran dalam menjalankan hak dan keajiban oleh masing-masing pihak, baik suami kepada isteri dan isteri kepada suami. Merantaunya seorang suami dalam pasangan keluarga rantau di Desa Tugurejo bertujuan untuk meningkatkan kesejahteran keluarga, namun tidak dapat dipungkiri pekerjaan merantau menimbulkan terkendalanya pelaksanaan hak dan kewajiban dalam rumah tangga. Berdasarkan latar belakang masalah, Peneliti melakukan penelitian dengan rumusan masalah, bagaimana pelaksanaan hak dan kewajiban keluarga rantau di Desa Tugurejo Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo menurut hukum islam dan bagaimana dampak hukum pelaksanaan hak dan kewajiban prespektif hukum islam.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh dari keluarga informan dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Data sekunder diperoleh dari jurnal, buku, dan penelitian terdahulu mengenai Hukum Islam, KHI. Analisis data dilakukan dengan mengolah data setelah dilakukannya peneliian dan setelah dilakukak pengecekan keabsahan data. Dari analisis yang dilakukan, dapat disimpulakn bahwa 1) pelaksanaan hak
dan kewajiban keluarga rantau menurut hukum adalah telah terlaksanakan dengan baik sesuai dengan hukum islam. Seperti pemenuhan nafkah kepada isteri, mendidik isteri dan memberikan kasis sayang. Isteri juga sudah menjalankan
kewajibannya yaitu patuh dan hormat kepada suami, dan melayani suami dengan baik. 2) dampak hukum terhadap pelaksanaan hak dan kewajiban keluarga rantau telah sesuai, Nafkah atas istri wajib hukumnya diberikan oleh suami jika telah tercapai pernikahannya sah, istri sepenuhnya menyerahkan dirinya kepada suami dan tinggal serumah, istri tidak nusyuz atau durhaka kepada suami. Seorang juga istri boleh mengambil hak nafkah finansialnya tanpa sepengetahuan suami jika sang suami tidak memberikannya nafkah sesuai kebutuhannya. Bila suami telah mendapati istri melakukan nusyuz hingga pada level pisah ranjang, maka boleh baginya dihentikan sementara pemberian nafkah untuk membuatnya jera
...(LENGKAPI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, UNDUH FORM DI WEB PERPUS, UPLOAD ULANG)...Peran Etika Kepemimpinan Islami Dalam Meningkatkan Loyalitas Konsumen Konveksi Extrawash Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo
Etika kepemimpinan Islam adalah sebuah konsep yang mengacu pada praktik-praktik kepemimpinan yang sesuai dengan ajaran dan nilai-nilai Islam. Dalam Islam, kepemimpinan tidak hanya dipandang sebagai sebuah tanggung jawab organisasional atau politik semata, tetapi juga sebagai amanah atau trust yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Praktik kepemimpinan dalam Islam didasarkan pada prinsip-prinsip yang mendasari agama tersebut, seperti kejujuran (sidq), adalah landasan utama dalam etika kepemimpinan Islam. Amanah, atau kepercayaan, menuntut pemimpin untuk bertindak sesuai dengan kepentingan umum dan untuk memenuhi amanah yang telah diberikan kepadanya oleh Allah. Keberanian dalam menyampaikan ajaran Islam kepada orang lain (tabligh) dan kecerdasan dalam mengambil keputusan (fathonah) juga merupakan bagian integral dari etika kepemimpinan Islam. Praktik-praktik ini tidak hanya berlaku dalam konteks kehidupan pribadi, tetapi juga dalam kepemimpinan di tingkat masyarakat, organisasi, dan negara.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran etika kepemimpinan islami dalam meningkatkan loyalitas konsumen konveksi Extrawash, faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi etika kepemimpinan islami di konveksi Extrawash dan dampak etika kepemimpinan islami dalam meningkatkan loyalitas konsumen konveksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sedangkan langkah yang digunakan dalam teknik pengumpulan datanya dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran etika kepemimpinan islami dalam meningkatkan loyalitas konsumen konveksi Extrawash mendapatkan hasil yang positif, pemilik usaha Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai etika kepemimpinan Islam menjadi landasan yang kuat dalam membentuk hubungan yang positif antara perusahaan dan konsumen. Prinsip kejujuran dan kepercayaan. Komunikasi yang baik serta inovatif yang dipegang teguh oleh pemilik menciptakan lingkungan kerja yang baik serta lingkungan bisnis yang transparan dan dapat dipercaya oleh konsumen
Kata kunci: Etika Kepemimpinan Islam, Loyalita
Penerapan Asas Ius Curia Novit Oleh Hakim Pengadilan Agama Kota Kediri Dalam Perkara Ekonomi Syariah (Studi Kasus Putusan Nomor 002/Pdt.G.S/2019/PA.Kdr)
A’izza, Faradiba Zahro’ul 2024. Penerapan Asas Ius Curia Novit Oleh Hakim Pengadilan Agama Kota Kediri Dalam Perkara Ekonomi Syariah (Studi Kasus Putusan Nomor 002/Pdt.G.S/2019/PA.Kdr.). Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: M. Ilham Tanzilulloh, M.H.I.
Kata Kunci/Keywords : Ius Curia Novit, Ekonomi Syariah, Kompetensi Hakim
Asas ius curia novit adalah suatu asas yang menyatakan bahwa hakim dianggap tahu semua hukum. Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2016 menjelaskan bahwa perkara ekonomi syariah perlu ditangani secara khusus oleh hakim Peradilan Agama yang memiliki sertifikat hakim ekonomi syariah. Namun dalam perkara ekonomi syariah Nomor 002/Pdt.G.S/2019/PA.Kdr hakim yang memeriksa dan memutus bukan hakim yang memiliki sertifikat hakim ekonomi syariah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana implementasi asas ius curia novit oleh hakim Pengadilan Agama Kota Kediri terhadap putusan Nomor 002/Pdt.G.S/2019/PA.Kdr. perspektif Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2016? Bagaimana dasar penunjukkan hakim Pengadilan Agama Kota Kediri dalam memeriksa dan memutus perkara Nomor 002/Pdt.G.S/2019/ PA.Kdr. yang ditetapkan oleh hakim Pengadilan Agama Kota Kediri perspektif Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2016?.
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode reduksi data.
Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa implementasi asas ius curia novit oleh hakim pengadilan kota kediri dalam perkara ekonomi syariah pada putusan Nomor 002/Pdt.G.S/2019/PA.Kdr tidak meyalahi Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2016 dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman yang menyatakan bahwa pengadilan dilarang menolak untuk memeriksa, mengadili, dan memutus suatu perkara yang diajukan dengan dalih bahwa hukum tidak ada atau kurang jelas, melainkan wajib untuk memeriksa dan mengadilinya
Pengaruh Kesadaran Hukum, Label Halal, Dan Kesadaran Halal Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Halal (Studi Kasus Pada Santri Putri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah)
Maharani, Rizky Martania 2024. Pengaruh Kesadaran Hukum, Label Halal, Dan Kesadaran Halal Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare Halal (Studi Kasus Pada Santri Putri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah). Skripsi Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Yudhi Achmad Bashori, M.H.I.
Kata Kunci/Keywords: Kesadaran Hukum Label Halal Dan Kesadaran Halal, Keputusan Pembelian Produk Skincare Halal
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya produk-produk yang belum memiliki sertifikasi halal di Indonesia dan masih banyaknya konsumen muslim yang membeli produk tersebut. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk menguji apakah kesadaran hukum, label halal dan kesadaran halal terhadap keputusan pembelian produk skincare halal di kalangan santri putri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Ponorogo.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah kesadaran hukum berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk skincare halal santri putri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah?, Apakah label halal berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk skincare halal santri putri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah?, Apakah kesadaran halal berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk skincare halal santri putri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah?, Apakah kesadaran hukum dan label halal secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk skincare halal santri putri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah?, Apakah kesadaran hukum dan kesadaran halal secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk skincare halal santri putri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah?, Apakah label halal dan kesadaran halal secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk skincare halal santri putri Pondok Pesantren Ittihadul Ummah?
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Adapun sampel penelitian ini berjumlah 60 orang. Penentuan sampel dalam penelitiaan ini menggunakan rumus slovin, dengan perkiraan tingkat kesalahan 10%. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, dengan skala likert sebagai pengukuran.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial atau terpisah, ketiga variabel independen yaitu variabel kesadaran hukum, label halal dan kesadaran halal memiliki pengaruh terhadap variabel dependen yaitu keputusan pembelian produk skincare halal. Variabel kesadaran hukum (X1) berpengaruh sebesar 36,6%, variabel Label Halal (X2) berpengaruh sebesar 31,5% dan variabel kesadaran halal (X3) berpengaruh sebesar 31%. Kemudian secara simultan atau bersama-sama, besar pengaruh variabel kesadaran hukum dan label halal terhadap keputusan pembelian produk skincare halal yaitu sebesar 42,3%, besar pengaruh variabel kesadaran hukum dan kesadaran halal terhadap keputusan pembelian produk skincare halal sebesar 39,3%, serta besar pengaruh variabel label halal dan kesadaran halal terhadap keputusan pembelian produk skincare halal yaitu sebesar 37,3%
..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, UBAH FILE KE PDF, SILAKAN UPLOAD ULANG)..STRATEGI FUNDRAISING WAKAF TUNAI UNTUK PROGRAM PENGADAAN MOBIL AMBULANCE GRATIS DI LAZISNU JENANGAN PONOROGO
Wulandari, Putri. Strategi Fundraising Wakaf Tunai Untuk Program Pengadaan Mobil Ambulance Gratis Di Lazisnu Jenangan Ponorogo. Skripsi. 2024. Jurusan Manajemen Zakat Dan Wakaf, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Fitra Rizal M. E.
Kata kunci: fundraising, wakaf tunai, ambulan
Fundraising merupakan bentuk penggalangan dana yang dilakukan oleh individu, lembaga atau organisasi, sehingga kegiatan fundraising sangat berhubungan dengan kegiatan mempengaruhi dan mengajak serta memotivasi orang lain untuk menyumbangkan sebagian hartanya guna menunjang kepentingan masyarakat. Menurut teori, fundraising wakaf tunai berpotensi lebih tinggi untuk mensejahterakan masyarakat karena memiliki makna menahan harta yang dapat diambil manfaatnya dan ketika bendanya sudah rusak akan menjadikan amal jariyah dan pahalanya masih mengalir sampai seorang wakif sudah meninggal dunia.
Tujuan utama penelitin ini untuk menganalisis strategi fundraising wakaf tunai untuk program pengadaan mobil ambulance. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan. Teknik pengambilan data menggunakan teknik triangulasi (wawancara, observasi, dan dokumentasi).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik fundraising yang digunakan terdapat 2 cara yaitu sosialisasi dan penjemputan dana. Adapun teknik tersebut sudah sesuai dengan teori yang di gunakan yaitu terkait teknik fundraising yang ditulis oleh Ika Rinawati dalam bukunya yang berjudul strategi fundraising wakaf uang dan dakwah kiai. Selain itu dampak penerapan teknik fundraising wakaf tunai untuk pengadaan mobil ambulan berupa peningkatan pemahaman masyarakat, penambahan jumlah wakif dan jumlah dana yang diperoleh sehingga hal tersebut memiliki pengaruh yang cukup signifikan dalam strategi fundraising wakaf tunai untuk pengadaan mobil ambulan gratis
...(FILE KOSONG, UPLOAD ULANG)...Tinjauan Kepatuhan Hukum Terhadap Realisasi Pemberian Hak-Hak Istri Dalam Masa Iddah Pasca Perceraian (Studi Kasus di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo)
Novitasari, Popy 2024. Tinjauan Kepatuhan Hukum Terhadap Realisasi Pemberian Hak-Hak Istri Dalam Masa Iddah Pasca Perceraian (Studi Kasus Di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing : Khairil Umami, M.S.I.
Kata kunci : Kepatuhan Hukum, Masa Iddah, Hak-hak Istri.
Perceraian merupakan pemutusan ikatan perkawinan dan mengakhiri hubungan antara suami dan istri. Dengan terjadinya perceraian, seorang istri akan mengalami beberapa konsekuensi hukum, diantaranya masih terikat pada masa iddah. Selain, istri yang memiliki kewajiban tersebut, suami juga memiliki tanggung jawab tertentu terhadap istri yang telah diceraikannya, khususnya ketika menjalankan masa iddah, yaitu berupa pemberian hak-hak istri. Namun saat ini banyak keluhan dari masyarakat pencari keadilan, terutama dari pihak istri, yang merasa tidak mendapatkan hak-haknya setelah ikrar talak dilaksanakan.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana kepatuhan hukum suami dalam merealisasikan pemberian hak-hak istri dalam masa iddah pasca perceraian pada masyarakat di Kelurahan Setono Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo menurut perspektif kepatuhan hukum?, dan Bagaimana faktor penyebab sulitnya merealisasikan pemberian hak-hak istri yang sedang dalam masa iddah pasca perceraian pada masyarakat di Kelurahan Setono Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo menurut perspektif kepatuhan hukum? Skripsi ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan empiris. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Dari analisis data, dapat disimpulkan bahwa tingkat kepatuhan hukum suami di Kelurahan Setono Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo terhadap realisasi pemberian hak-hak istri dalam masa iddah tersebut tergolong dalam jenis kepatuhan yang bersifat compliance, yang mana dari 5 narasumber yaitu pihak mantan suami, hanya 2 orang yang memiliki kepatuhan terhadap hukum, dikarenakan takut akan adanya sanksi. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan suami terhadap realisasi pemberian hak-hak istri dalam masa iddah pasca perceraian di Kelurahan Setono Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo berada pad tingkatan paling rendah. Sedangkan, faktor penyebab sulitnya realisasi pemberian hak-hak istri dalam masa iddah pasca perceraian di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo menurut perspektif kepatuhan hukum, disebabkan karena rendahnya pengetahuan masyarakat dan kuranganya pemahaman akan urgensi mengenai hukum dan peraturan tentang pemberian hak-hak istri dalam masa iddah terutama bagi mantan suami
Pengaruh Metode Montessori terhadap Kemampuan Matematika Permulaan Anak di TK Dharma Wanita II Lembah Babadan Ponorogo Tahun Pelajaran 2023/2024
ABSTRAK
Jannah, Fitriani Laelatul. 2024. Pengaruh Metode Montessori terhadap Kemampuan Matematika Permulaan Anak di TK Dharma Wanita II Lembah.Babadan Ponorogo Tahun Pelajaran 2023/2024 Skripsi. Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Dr. Umi Rohmah, M.Pd.I
Kata Kunci: Metode Montessori, Kemampuan matematika permulaan, Anak Usia Dini
Mengajarkan matematika kepada anak usia dini dapat dilakukan dengan cara bermain sambil belajar sesuai usia anak dengan memperhatikan kemampuan awal anak, strategi dan teknik pembelajaran, serta metode yang tepat, salah satunya metode Montessori. Dilapangan sendiri masih banyak guru yang menerapkan metode ceramah tanpa alat peraga, sehingga masih banyak anak yang kurang memahami konsep matematika seperti lambang bilangan, klasifikasi benda, serta memahami konsep ukuran, sehingga kemampuan permulaan anak masih belum optimal
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) bagaimana perkembangan kemampuan matematika permulaan anak di TK Dharma Wanita II Lembah Babadan Ponorogo Tahun Pelajaran 2023/2024; dan (2) untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan pendekatan metode Montessori terhadap kemampuan matematika permulaan anak di TK Dharma Wanita II Lembah Babadan Ponorogo Tahun Pelajaran 2023/2024.
Adapun penelitian ini dirancang menggunakan metode kuantitatif dengan bentuk desain penelitian eksperimental one grup pretest-posttest. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Populasi penelitian adalah anak didik di TK Dharma Wanita II Lembah yang berjumlah 41 anak. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan uji-t (Paired Sample t-Test).
Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa (1) penggunaan metode Montessori dapat meningkatkan kemampuan matematika permulaan anak. Dibuktikan pada saat pembelajaran berlangsung anak dapat menunjukkan keaktifannya dan keterlibatannya dalam mengikuti pembelajaran. Kemampuan matematika permulaan anak usia dini yang menggunakan metode Montessori terdapat peningkatan dengan hasil yang signifikan, yaitu berdasarkan kriteria pencapaian, hasil observasi pre-test menunjukkan dari 20 anak semua masih dalam kriteria mulai berkembang. Sedangkan pada hasil post-test 11 anak sudah menunjukkan hasil berkembang sesuai harapan (BSH). (2) Terdapat perbedaan penggunaan metode Montessori terhadap kemampuan matematika permulaan anak usia dini di TK Dharma Wanita II Lembah antara sebelum menggunakan metode Montessori (pre-test) dan sesudah menggunakan metode Montessori (post-test), dengan nilai signifikansi (2-tailed) < 0,05, yaitu 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya penggunaan metode Montessori berpengaruh terhadap kemampuan matematika permulaan anak di TK Dharma Wanita II Lembah secara signifikan