Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
    17836 research outputs found

    Pengaruh Kesadaran Hukum dan Kepatuhan Hukum Konsumen Muslim Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Brem yang Belum Berlabel Halal di Toko Somo Tumiran dan Brem Joglo Kaliabu Madiun

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya perkembangan industri makanan dan minuman di Indonesia. Namun seiring dengan perkembangan industri makanan dan minuman tersebut masih banyak produk yang beredar di pasar belum mencantumkan label halal pada kemasan meskipun telah memiliki sertifikasi halal dan masih banyak konsumen yang kurang mengamati hal tersebut dan masih membeli produk yang belum mencantumkan label halal tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian adalah: Apakah kesadaran hukum berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada produk brem yang belum berlabel halal di toko Somo Tumiran dan Brem Joglo Kaliabu Madiun. Apakah kepatuhan hukum berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada produk brem yang belum berlabel halal di toko Somo Tumiran dan Brem Joglo Kaliabu Madiun. Apakah kesadaran hukum dan kepatuhan hukum berpengaruh secara simultan terhadap keputusan pembelian pada produk brem yang belum berlabel halal di toko Somo Tumiran dan Brem Joglo Kaliabu Madiun. Adapun skripsi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian field research dengan pendekatan yuridis sosiologis. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 71 orang. Penentuan sampel dalam penelitian menggunakan rumus slovin, dengan nilai Margin of Error 9%. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner tertutup, dengan skala likert sebagai pengukuran. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel kesadaran hukum dan kepatuhan hukum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada produk brem yang belum berlabel halal di toko Somo Tumiran dan Brem Joglo Kaliabu Madiun. Hal ini berdasarkan nilai signifikansi 0,000 atau ftabel yaitu 30, 395 > 3,132. Kesimpulan dari penelitian ini adalah hipotesis Ha1, Ha2, dan Ha3 diterima. Artinya baik secara parsial maupun simultan variabel kesadaran hukum (X1) dan kepatuhan hukum (X2) berpengaruh terhadap variabel keputusan pembelian (Y)

    Konsep Ikhlas pada Buku Seni Merayu Tuhan Karya Habib Husein Ja`far dan Kontribusinya dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Gen Z

    No full text
    Muqorrobin, Zainul. 2024. Konsep Ikhlas pada Buku Seni Merayu Tuhan karya Habib Husein Jafar dan Kontribusinya dalam Meningkatkan Kesehatan Mental Gen Z. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Dr. Mambaul Ngadhimah.M.Ag. Kata Kunci : Konsep Ikhlas, Kesehatan Mental, Gen Z Kurangnya pemahaman mengenai pentingnya kesehatan mental membuat gen z sering terkena penyakit yang mudah depresi, cemas, dan stres. Dalam hal ini, perlu pembekalan untuk meningkatkan kesehatan mental dengan bentuk pendekatan agama. Salah satu komponen yang relevan adalah konsep ikhlas. Konsep ikhlas penting dilakukan pada setiap manusia supaya bisa menjadi manusia yang memiliki jiwa sehat yang tenang dan damai pada diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) konsep ikhlas pada buku Seni Merayu Tuhan karya Habib Husein Ja`far¸(2) kontribusi konsep ikhlas pada buku Seni Merayu Tuhan karya Habib Husein Ja`far dalam meningkatkan kesehatan mental gen z. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. sumber data primer dalam penelitian ini adalah buku Seni Merayu Tuhan karya Habib Husein Ja`far. Teknik pengumpulan data melalui teknik dokumentasi dengan tahapan editing, organizing, dan fiding. Teknik analisis data menggunakan analisis isi atau content anaylisis. Kemudian langkah menganalisis data terdapat tiga tahap yaitu editing, coding, dan meaning. Pertama penulis terlebih dahulu mencari kutipan-kutipan pada buku Seni Merayu Tuhan yang memuat konsep ikhlas. Kedua penulis mengelompokkan berdasarkan indikator sikap ikhlas secara jelas dan detail. Kemudian penulis menganalisis dengan mengkontribusikan upaya peningkatan kesehatan mental gen z. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa: (1) konsep ikhlas pada buku Seni Merayu Tuhan karya Habib Husein Ja`far meliputi : niat yang tulus semata-mata hanya untuk mencari ridho Allah, mengawali setiap urusan dengan basmalah, berserah diri atas ketetapan yang Allah berikan, selalu sabar dalam cobaan dan bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah. (2) Sumbangsih dalam peningkatan kesehatan mental yang dipaparkan dalam temuan penulis berupa mampu menyesuaikan diri secara kontruktif pada kenyataan meskipun kenyataan itu buruk baginya, selain itu bentuk penyesuaian diri yang mampu mengontrol emosi pada setiap kenyataan yang Allah berikan

    Tokoh Wanita Saleha Dalam Buku Aisyah Kekasih yang Terindah dan Relevansinya Dengan Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak di Era 5.0

    No full text
    Nabila, Alfiana Alya. 2024. Tokoh Wanita Saleha dalam Buku Aisyah Kekasih yang Terindah dan Relevansinya dengan Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak di Era 5.0. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Dr. Kharisul Wathoni, M.Pd.I Kata Kunci: Nilai-Nilai Pendidikan, Akhlak, Era 5.0. Penelitian ini dilatarbelakangi mengenai maraknya penyimpangan akhlak di masyarakat sekitar, khususnya di Indonesia. Penyimpangan ini merupakan hasil dari akhlak yang muncul di masyarakat sebagai gaya hidup sehari-hari. Perubahan pendidikan akhlak semakin komplek karena pengaruh teknologi yang luas dan mendalam. Anak-anak dan remaja terpapar pada berbagai informasi dan budaya yang tidak diinginkan. Selain itu, penggunaan teknologi yang berlebihan dapat menyebabkan penurunan interaksi sosial langsung. Pada era 5.0 ditandai dengan integrasi teknologi canggih seperti kecerdasan buatan, internet of things, dan data besar dalam berbagai aspek kehidupan manusia termasuk dalam bidang pembentukan akhlak. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan penanaman akhlak yang kuat, kebijakan dalam penggunaan teknologi dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penggambaran wanita saleha dalam buku Aisyah Kekasih yang Terindah karya Sulaiman An-Nadawi terjemahan Abdul Mun’im Muhammad Umar; (2) relevansi tokoh wanita saleha dalam Buku Aisyah Kekasih yang Terindah dengan nilai-nilai pendidikan akhlak di era 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi yaitu dengan mengumpulkan dan membaca sumber primer dan sekunder serta literatur tertulis lainnya. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Sayyidah Aisyah digambarkan sebagai sosok yang luar biasa dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari kecerdasan intelektual, kepedulian sosial, kecerdasan spiritual dan kepribadian yang menginspirasi. (2) terdapat relevansi antara wanita saleha dengan nilai-nilai pendidikan akhlak di era 5.0 yang menekankan integrasi teknologi dalam membentuk individu yang berakhlak baik dan berkontribusi positif dalam masyarakat, yaitu: dalam nilai pendidikan pengembangan jiwa terdapat nilai taat pada Allah Swt., menjaga diri dari gibah, rendah hati saat dipuji, dan selalu menjaga hijabnya. Dalam nilai pendidikan keadilan terdapat nilai menolong sesama kaum perempuan. Dalam nilai pendidikan kebaikan terdapat nilai menghargai pemberian orang lain, dan dermawan juga berhati lembut. Dalam nilai pendidikan kebijaksanaan terdapat nilai taat pada suami, pemberani dan etos yang tinggi, dan menjauhi hal-hal yang sepele

    Pengaruh Transformasional Leadership Kepala Madrasah dan Komitmen Terhadap Kinerja Guru Di MA AL-Islam Joresan Ponorogo.

    No full text
    ABSTRAK Ula, Haizatul. 2024. Pengaruh Transformasional Leadership Kepala Madrasah dan Komitmen terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo. Skirpsi. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Dr. Athok Fuadi, M.Pd. Kata Kunci: Transformasional Leadership, Komitmen, Kinerja Guru Sebagai pemegang kebijakan utama dalam lembaga pendidikan, Kepala Madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan proses pendidikan berjalan lancar. Tugasnya sangat penting bagi semua pihak terkait, termasuk pendidik, siswa, staf administrasi, pemerintah, dan masyarakat. Harapan mereka adalah agar kepala sekolah dapat mengemban tugasnya dengan efektif untuk mewujudkan visi dan misi sekolah demi kemajuan bersama. Keberhasilan kepala sekolah dalam menjalankan sekolahnya tercermin dari semakin meningkatnya kesadaran guru untuk meningkatkan kinerjanya sebagai salah satu faktor efektif, melalui peningkatan keterampilan guru dalam melaksanakan tugas mengajar, peningkatan efektivitas kegiatan profesional guru, dan peningkatan kinerja guru dan peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh transformasional leadership kepala madrasah di MA AL-Islam Joresan Ponorogo. (2) Adakah pengaruh komitmen terhadap kinerja guru di MA AL-Islam Joresan Ponorogo. (3) Adakah pengaruh transformasional ledership kepala madrasah dan komitmen terhadap kinerja guru di MA AL-Islam Joresan Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan sampel 53 responden Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data menggunakan regresi linier berganda untuk mengevaluasi pengaruh antar variabel secara bersama-sama. Hasil pengujian menunjukkan 1.) adanya pengaruh signifikan Transformasional Leadership Kepala Madrasah terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo, dengan nilai R Square sebesar 62%. 2.) Terdapat pengaruh signifikan Komitmen terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo, dengan nilai R Square mencapai 77,9%. 3.) Transformasional Leadership dan Komitmen secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Guru di MA Al-Islam Joresan Ponorogo, dengan nilai R Square sebesar 78,5%

    Tinjauan Etika Bisnis Islam Terhadap Jasa Irigasi Persawahan Di Desa Plancungan Kecamatan Slahung

    No full text
    Rifqi Imamil Azam, 2024. Tinjauan Etika Bisnis Islam Terhadap Jasa Irigasi Persawahan Di Desa Plancungan Kecamatan Slahung, Skirpsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Ilham Tanzilulloh, M.H.I. Kata Kunci/keywod: Tinjauan Etika Bisnis Islam, Sewa-Menyewa, Penetapan Harga Peneliti menemukan bahwa harga jasa irigasi di Desa Plancungan Kecamatan Slahung memiliki beberapa patokan, yakni dengan mempertimbangkan luas lahan, lama waktu penggunaan alat dan jenis bahan bakarnya. Akan tetapi dalam praktiknya penyedia jasa irigasi ini memiliki patokan harga yang bervariatif anatara satu dengan yang lainnya. Hal tersebut menjadikan penulis untuk tertarik meneliti dasar penentuan harga dalam praktik jasa irigasi yang berbeda-beda dengan pendekatan etika bisnis Islam. Tujuan penelitian yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui penerapan etika bisnis Islam dalam akad jasa irigasi persawahan di Desa Plancungan Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo; (2) Untuk mengetahui etika bisnis terhadap implikasi harga jasa irigasi Desa Plancungan Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. Jenis metode penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data primer penulis adalah berupa hasil wawancara dengan beberapa petani serta orang-orang yang terlibat sebagai konsumen jasa pengairan di Desa Plancungan Kecamatan Slahung, sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah dari buku-buku, skripsi, jurnal, dan karya tulis ilmiah lainnya yang berkaitan dengan pembahasan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan norma persentase. Temuan dari hasil penelitian ini adalah: (1) Pengelolaan irigasi yang dilakukan oleh para pihak penyedia jasa dan petani ini belum megacu pada rukun dan syarat ijaroh karena antara petugas dengan petani tidak melakukan akad atas sewa jasa yang telah diberikan oleh penyedia; (2) Ditinajau dari etika bisnis Islam pengelolaan irigasi belum mengacu pada prinsip tauhid, keadilan, dan prinsip tanggung jawab karena ada beberapa petugas yang tidak memenuhi tanggung jawabnya dalam menjalankan tugasnya misalnya dalam membersihkan saluran irigasi

    Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Pengupahan Di Bintang Swalayan Slahung

    No full text
    Mudatsir, Abid Al Fajary 2024. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Pengupahan Di Bintang Swalayan Slahung. Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syari’ah Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Muh. Maksum, M.E.Sy Kata kunci/Keywords : Tinjauan Hukum Islam, Praktik Pengupahan, Bintang Swalayan Slahung Upah yakni hak pekerja yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pengusaha atau pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut suatu perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan. Upah dapat berupa uang, barang, atau sebagainya yang diberikan sebagai balas jasa atau pembayaran tenaga yang sudah dikeluarkan untuk mengerjakan sesuatu. Pentingnya pengupahan karyawan adalah salah satu aspek dalam menjaga kepuasan dan motivasi karyawan di sebuah perusahaan. Dalam konteks Bintang Swalayan Slahung, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana akad dan praktik pengupahan yang diterapkan di Bintang Swalayan Slahung mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Dengan dilihat dari sisi hukum islam apakah penerapannya sudah sesuai atau belum. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan melalui wawancara dengan karyawan Bintang Swalayan Slahung. Wawancara ini dilakukan untuk memperoleh informasi langsung dari karyawan tentang pengalaman mereka dalam akad dan sistem pengupahan yang diterapkan di perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian normatif empiris, yang dilakukan dengan menggali informasi di lapangan (field reasearch) yang mana dilakukan di lokasi objek penelitian sebagai upaya memperoleh sumber data yang digunakan yaitu data primer berupa hasil lapangan yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara serta data pendukung yaitu data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif yang melalui metode yang bersifat deskriptif analisis. Dalam analisis, Bentuk kerjasama yang dilakukan antara karyawan dan perusahaan ini adalah ija ̅rah, yang memungkinkan uang yang di bayarkan sebagai pembalasan jasa atau sebagai pembayaran tenaga yang sudah dilakukan untuk mengerjakan suatu pekerjaan sebagai balasan atas pekerjaannya. Penelitian ini menemukan bahwa akad yang dilakukan di Bintang Swalayan Slahung itu secara hukum Islam sudah memenuhi rukun dan syarat yang ada di dalam teori ija ̅rah. Sedangkan praktik pengupahan yang diterapkan di Bintang Swalayan Slahung tidak sesuai dengan hukum Islam. Dikarenakan dalam praktik tersebut secara syarat pengupahan dan sistem pengupahannya yang ada dalam teori ija ̅rah tidak sesuai dan ada beberapa yang tidak terpenuhi. Adakalanya dalam memeberikan upah yang dilakukan di Bintang swalayan slahung itu sendiri tidak sesuai pada awal perjanjian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa praktik pengupahan yang diterapkan di Bintang Swalayan Slahung tidak sesuai dengan hukum Islam. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengetahuan tentang bagaimana praktik pengupahan dapat diterapkan secara efektif untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan di Bintang Swalayan Slahung

    ..(TAMBAHKAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETEHSIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG).. NILAI AKHLAKUL KARIMAH TERHADAP ALLAH SWT DALAM FILM MENCARI HILAL DAN RELEVANSINYA DENGAN MATERI AKIDAH AKHLAK KELAS VIII MADRASAH TSANAWIYAH

    No full text
    Mas’uda, Mahananni. 2024. Nilai Akhlakul Karimah terhadap Allah SWT Dalam Film Mencari Hilal Dan Relevasninya Dengan Materi Akidah Akhlak Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Ahmadi, M.Ag. Kata kunci : Nilai Akhlakul Karimah terhadap Allah SWT, Film Mencari Hilal, Akidah Akhlak Kelas VIII MTs Di era globalisasi saat ini banyak yang telah melupakan nilai berakhlak di tengah kehidupan masyarakat terutama nilai dalam berakhlakul karimah. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan upaya dalam membiasakan dan menanamkan akhlakul karimah. Hal ini dapat diintegrasikan melalui pendidikan salah satunya dalam pelajaran akidah akhlak. Dalam menginternalisasikan pelajaran akidah akhlak, dapat memanfaatkan berbagai media pelajaran salah satunya dengan media film. Pemanfaatan film sebagai media pembelajaran adalah salah satu cara menanamkan nilai akhlakul karimah pada anak. Film Mencari Hilal merupakan film yang cocok dalam mengatasi permasalahan ini karena di dalamnya terdapat banyak nilai akhlakul karimah terutama akhlakul karimah terhadap Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan nilai akhlakul karimah yang terdapat dalam film Mencari Hilal dan (2) menganalisis relevansi nilai akhlakul karimah dalam film Mencari Hilal dengan materi akidah akhlak kelas VIII Madrasah Tsanawiyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka atau library research. Sumber data primer dalam penelitian ini berupa film Mencari Hilal dan adapun data sekunder dalam penelitian..ini adalah materi akidah akhlak kelas VIII Madrasah Tsanawiyah dalam buku yang diterbitkan oleh Kementrian Agama Indonesia tahun 2020. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi tidak langsung dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa analisis data dalam film Mencari Hilal telah ditemukan nilai akhlakul karimah berupa akhlakul karimah terhadap Allah SWT seperti berikhtiar kepada Allah SWT, bertawakal kepada Allah SWT, bersyukur kepada Allah SWT, bersabar kepada Allah SWT, dan berqana’ah kepada Allah SWT. Kelima nilai akhlakul karimah dalam film Mencari Hilal tersebut memiliki relevansi dengan materi akidah akhlak kelas VIII Madrasah Tsanawiyah pembahasan Akhlak Terpuji. Selain itu, nilai akhlakul karimah ini juga berkaitan dengan penilaian siswa yang terdapat dalam bab 3 buku ajar akidah Akhlak kelas VIII Madrasah Tsanawiyah

    Internalisasi Nilai-Nilai Multikultural dalam Pembentukan Relasi Sosial yang Harmonis di Pondok Pesantren Darul Huda Ponorogo dan Pondok Pesantren An- Najiyah Ponorogo .

    No full text
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya beberapa suku, bahasa, serta budaya yang berbeda di lingkungan pondok pesantren yang dalam kesehariannya masih bersikap individualis, egois, acuh tak acuh, malas berkomunikasi, dan beberapa sikap lainnya sehingga relasi sosial yang terjalin masih bersifat pasif. Tujuan dari penelitian ini adalah membentuk relasi sosial yang harmonis antar santri yang memiliki latar belakang yang berbeda melalui internalisasi nilai- nilai multikultural dalam setiap kegiatan yang telah di programkan oleh pondok pesantren. Dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian kualitatif jenis etnografi. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yakni model Mattew B. Milles, A. Michael Huberman, dan Saldana yakni berupa pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pegecekan data dilakukan dengan perpanjangan pengamatan dan triangulasi. Hasil penelitian mengenai internalisasi nilai-nilai multikultural dalam membentuk relasi sosial yang harmonis yakni: (1) Bentuk internalisasi nilai multukultural di Pondok Pesantren Darul Huda Ponorogo yakni kegiatan konsul dan binkat (bina bakat). Sedangkan Di Pondok Pesantren An- Najiyah Ponorgo yakni kegiatan sungkem dan maknani kitab; (2) Pelaksanaan kegiatan internalisasi nilai multikultural di Pondok Pesantren Darul Huda Ponorogo yakni kegiatan konsul yang dilaksanakan secara rutin pada malam jum’at legi, dan kegiatan binkat (bina bakat) dilaksanakan setiap malam ahad. Sedangkan di Pondok Pesantren An- Najiyah Ponorogo, kegiatan sungkem dilaksanakan setiap pagi sebelum berangkat ke sekolah untuk santri putra, dan bagi santri putri hanya di khususkan rekan- rekan mahasiswi yang akan ke kampus saja, dan kegiatan makanani kitab ta’lim muta’alim dilaksanakan setiap malam selasa dan maknani kitab maroqil dilaksanakan setiap malam ahad (khusus santri putri). (3) Dampak positif adanya kegiatan tersebut yakni menciptakan nilai saling mengenal, tolong menolong, dan toleransi. Melalui internalisasi nilai- nilai multikultrual tersebut para santri dapat bersosial dengan baik walaupun memiliki latar belakang yang berbeda serta memperkuat komunikasi antar daerah

    ..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETEHSIS, UPLOAD ULANG).. Peran Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Siswa di MTsN 8 Magetan

    No full text
    Pratama, Sendi Adi. 2024. Peran Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Digital Siswa di MTsN 8 Magetan. Skripsi. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing. Fata Asyrofi Yahya, M.Pd.I. Kata Kunci: Literasi Digital, Peran Kepala Madrasah, Siswa Era industri 4.0 merupakan era yang ditandai dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, seperti internet, big data, artificial intelligence , dan lain sebagainya.Guna menghadapi revolusi 4.0 diperlukan kemampuan literasi sebagai modal untuk menjalani kehidupan bermasyarakat. Dalam hal ini diperlukan peran kepala adrasah dalam meningkatkan kemampuan literasi digital siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peran kepala madrasah dalam me ningkatkan kemampuan literasi digital siswa di MTsN 8 Magetan, (2) mendeskripsikan keberhasilan kepala madrasah dalam meningkatkan kemampuan literasi digital siswa di MTsN 8 Magetan, (3) mengetahui faktor pendukung dan penghambat kepala madrasah dalam meni ngkatkan kemampuan literasi digital siswa di MTsN 8 Magetan. Metode penelitian menggunakan penelitian studi kasus dengan pendekatan penelitian kualitatif , subjek penelitian adalah kepala madrasah, waka kurikulum, dan guru MTsN 8 Magetan, teknik dan instrum en pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman yang meliputi t ahapan pengumpulan data, kondensasi data, display data , penarikan kesismpulan data penelitian. Hasil penelitian ini adalah (1) peran kepala madrasah MTsN 8 Magetan sebagai edukator, manager, administrator, supervisor, leader , inovator, dan motivator memiliki peranan penting dalam meningkatkan kemampuan literasi di siswa. (2) keberhasilan kepala madrasah dalam meningk atkan kemampuan literasi digital siswa di MTsN 8 Magetan ditinjau dari basis kelas seperti pemberian tugas melalui berbasis digital dan basis budaya , kebijakan pembentukan perencanaan,laporan dan kinerja guru. (3) faktor pendukung dan penghambat kepala ma drasah MTsN 8 diidentifikasi melalui analisis SWOT. Yang dimana kekuatan,ketersediaan laboratorium komputer dan jumlah komuter yang memadahi, akses internet dan SDM sedangkan peluangnya adalah pemanfaatan smartphone siswa untuk mengakses web e learning madrasah namun adanya kelemahan yaitu: siswa yang berada di pondok yang tidak diperbolehkan membawa smartphone dan tantangnya adalah memerlukan anggaran yang besar untuk menunjang program literasi digital

    Analisis Permohonan Wali A'dhal Karena Perhitungan Weton Jawa Di Pengadilan Agama Nganjuk Perspektif Hukum Islam (Putusan No. 44/PDT.P/2022/PA.NGJ)

    No full text
    Pernikahan sah dilakukan jika memenuhi rukun dan syarat dari perkawinan. Dari syarat dan rukun pernikahan salah satu dari rukun nikah yang harus ada dalam sebuah pelaksanaan pernikahan adalah Wali Nikah. Di dalam Pasal 19 Kompilasi Hukum Islam dijelaskan bahwa : “wali nikah dalam perkawinan merupakan rukun yang harus dipenuhi bagi calon mempelai wanita yang bertindak untuk menikahkannya”. Meskipun sudah diatur sedemikian, namun juga terdapat wali yang enggan menikahkan anaknya kemudian disebut sebagai Wali A’dhal. Hal ini menjadi sebuah permasalahan, sebab wali mempunyai kedudukan yang penting dalam sebuah perkawinan. Fenomena tersebut terjadi di Pengadilan Agama Nganjuk pada permohonan perkara No. 44/Pdt.P/2022/PA.Ngj, adapun penyebab keengganan wali tersebut adalah karena weton jawa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana analisis pertimbangan hukum hakim dalam memutuskan perkara No. 44/PDT.P/2022/PA.Ngj? (2) Bagaimana perspektif hukum Islam terhadap putusan permohonan wali adhol pada putusan No. 44/PDT.P/2022/PA.Ngj? Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian hukum doktrinal atau yuridis normative. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan pengumpulan data literer yaitu bahan-bahan pustaka yang koheren dan objek pembahasan yang dimaksud. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik. Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa dalam penetapan wali adhal Majelis hakim memutus perkara mempertimbangkan hukum Islam dan aspek-aspek yang menjadi pokok perkara dalam penetapan wali adhal ini seperti halnnya kedua calon mempelai sudah cukup umur untuk melangsungkan perkawinan, menunjuk Kepala KUA setempat sebagai Wali Hakim, dan alasan penolakan wali pemohon juga tidak sesuiai dengan syariat Islam, kemudian mencari pertimbangan hukum Islam dan dasar hukum yang relevan dengan penetapan perkara ini, lalu dijadikan sebagai dasar hukum untuk mengabulkan permohonan dalam penetapan wali adhal. Penetapan wali adhal disahkan oleh majelis hakim sesuai dengan maqashid syariah: hifzu ad-din (menjaga agama), hifzu an-nafs (menjaga jiwa), hifz an-nasl (menjaga keturunan), hifz al-maal (menjaga harta), hifz al-‘aql (menjaga akal)

    0

    full texts

    17,836

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic theses of IAIN Ponorogo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇