Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
    17836 research outputs found

    (judul hrs di tulis huruf kecil, publikasi dibenerin dulu, watermark jangan terlalu tebal. cari yg standar..upload ulang sesuai kaidah..)..PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA KARANGPATIHAN KECAMATAN BALONG KABUPATEN PONOROGO BERDASARKAN UNDANG UNDANG NO 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA DALAM PERSPEKTIF SĪYASĀH MĀLIYAH

    No full text
    Jannah, Wahyu Nur, 2024. Pelaksanaan Pembangunan Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo Dalam Perspektif Undang Undang No 6 Tahun 2014 Tentang Desa Dan Sīyasāh Māliyah. Skripsi. Jurusan Hukum Tata Negara Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I. Kata Kunci/Keyword: Fikih Sīyasāh Māliyah, Undang Undang No 14 Tahun 2014, Pembangunan Desa. Pada Undang Undang No 6 Tahun 2014 menjelaskan bahwa pembangunan desa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal, serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan. Pasal tersebut sudah terealisasi dengan baik dikarenakan peran kepala desa karangpatihan dalam menjalankan tugasnya secara umum sudah menjalankan program desa sebagaimana yang telah ditentukan didalam peraturan perundang-undangan desa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pelaksanaan pembangunan kesejahteraan masyarakat desa Karangpatihan perspektif Undang Undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Sīyasāh Māliyah? (2) Bagaimana pelaksanaan pembangunan sarana prasarana Desa Karangpatihan perspektif undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang desa dan Sīyasāh Māliyah? Adapun skripsi ini merupakan jenis penelitian kualitatif lapangan (field research) yang berlokasi di Desa Karangpatihan Kecamatan Ponorogo Kabupaten Ponorogo Kabupaten Ponorogo. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Kemudian, data tersebut dianalisis dengan analisis data kualitatif. Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa Pertama Pelaksanaan pembangunan kesejahteraan masyarakat Desa Karangpatihan sudah sesuai dan dapat dilihat selaras dengan prinsip Sīyasāh Māliyāh, yang menekankan keadilan, transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan keuangan desa untuk kemaslahatan umum. Kedua Pelaksanaan pembangunan sarana prasarana di Desa Karangpatihan yang berlandaskan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan prinsip Sīyasāh Māliyāh mencerminkan komitmen pemerintah desa dalam mengelola anggaran secara adil, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat

    Analisis Hukum Islam Terhadap Pengingkaran Putusan Cerai Gugat Nomor 333/Pdt.G/2023/PA.Po Di Pengadilan Agama Ponorogo

    No full text
    JAZILA, ALIN QOYYIMATUL 2024, Analisis Hukum Islam Terhadap Pengingkaran Putusan Cerai Gugat Nomor 333/Pdt.G/2023/PA.Po Di Pengadilan Agama Ponorogo. Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Khaidarulloh, M.H.I. Kata Kunci : Pengingkaran Putusan, Perceraian, Hukum Islam Perkara cerai gugat sendiri sudah sering terjadi di Indonesia, karena adanya permasalahan yang tidak bisa diselesaikan akibat kurang harmonisnya sebuah keluarga, terutama masalah ekonomi. Di Ponorogo juga terdapaat kasus yang unik untuk diteliti, dimana ada sebuah pengingkaran oleh suami atas putusan cerai gugat nomor 333/Pdt.G/2023/PA.Po di Pengadilan Agama Ponorogo, dengan tetap mempertahankan hubungan pernikahan pasca perceraian dan tidak mau berpisah tempat tinggal walau bukan lagi suami istri yang sah. Alasan suami melakukan pengingkaran tersebut karena suami beranggapan bahwa perceraian yang sah hanya pada ucapan talak dari suami, sedangkan dalam Undang-Undang Perkawinan yang berlaku, menegaskan bahwa perceraian hanya dapat dilakukan di depan sidang Pengadilan setelah Pengadilan tidak berhasil mendamaikan keduanya. Dan dalam persidangan cerai gugat tidak adanya pembacaan ikrar talak oleh tergugat kepada penggugat. Fokus penelitian ini terkait pandangan suami atas putusan cerai gugat nomor 333/Pdt.G/2023/PA.Po dan alasan suami dalam pengingkaran putusan cerai gugat nomor 333/Pdt.G/2023/PA.Po di Pengadilan Agama Ponorogo. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pandangan suami atas putusan nomor 333/Pdt.G/2023/PA.Po? dan 2. Bagaiamana tinjauan hukum Islam terhadap alasan suami dalam pengingkaran putusan nomor 333/Pdt.G/2023/PA.Po? Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan normatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan teori hukum Islam. Hasil dari penelitian ini adalah 1) Pandangan suami terhadap putusan cerai gugat nomor 333/Pdt.G/2023/PA.Po di Pengadilan Agama Ponorogo tidak dapat dibenarkan karena tidak sesuai dengan Pasal 39 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Pasal 115 Kompilasi Hukum Islam (KHI) tentang hukum perceraian yang sah. 2) Alasan suami melakukan pengingkaran terhadap putusan cerai gugat nomor 333/Pdt.G/2023/PA.Po atas gugatan perceraian dari istrinya di Pengadilan Agama Ponorogo tidak dapat dibenarkan, karena perceraian baru dikatakan legal dan formal atau sah jika dilakukan di depan sidang Pengadilan dan dalam setiap putusan Pengadilan harus memiliki kekuatan hukum tetap

    .. ( CANTUMKAN SURAT PERSETUJUAN PUBLIKASI YANG BER TANDA TANGAN ASLI, UPLOAD ULANG).. Pandangan Tokoh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ponorogo Terhadap Wakaf Tunai Sebelum Akad Nikah

    No full text
    Dewasa ini ada tren terbaru yaitu wakaf tunai sebelum akad yang telah ditetapkan oleh Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) pada Juni 2023. Prof Muhammad Nuh mengungkapkan bahwa BWI bersama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mengadakan program Wakaf Tunai bagi calon pengantin. Hasil dari pengelolaan wakaf calon pengantin tersebut digunakan untuk berbagai tujuan. Namun dalam penerapan di lapangan terjadi kendala-kendala yang menyebabkan terhambatnya pelaksanaan program ini. Peneliti ingin meneliti lebih mendalam dengan rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pandangan tokoh ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten ponorogo tentang program wakaf tunai sebelum akad nikah? Bagaimana pandangan tokoh ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ponorogo terhadap hukum wakaf tunai sebelum akad nikah? Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian empirik dengan lapangan (field reseach) melalui metode kualitatif deskriptif. Untuk teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa program wakaf tunai sebelum akad nikah secara mayoritas para tokoh setuju, karena program ini dapat dijadikan sebagai sarana sosialisasi kepada generasi milenial mengenai pelaksanaan wakaf. Potensi penerimaan program ini besar di tengah masyarakat. Namun ada beberapa faktor penghambat, dan faktor paling besar dikarenakan kurangnya sosialisasi, di samping itu juga ada faktor pendukung yaitu kerjasama yang kuat dari seluruh elemen menjadi kunci sukses penerapan program ini.Sebagai program baru, penolakan terjadi ketika masyarakat salah memaknai esensi hukum program ini dan belum pahamnya terkait mekanisme pengelolaan harta wakaf tunai sebalum akad ini. Walau pada dasarnya hukum wakaf tuni catin ini disamakan dengan hukum wakaf pada umumnya. Untuk penyelenggaraan bersamaan dengan serangkaian pernikahan tidak memiliki pertentangan dengan hukum pernikahan selama semua syarat dan rukun keduanya terpenuhi

    Dampak Spiritualitas Terhadap Self acceptance Early adulthood Di DEsa TUngkul Rejo

    No full text
    Sebagai kepala keluarga memiliki tugas salah satunya yaitu mencukupi kebutuhan ekonomi. Terpenuhinya kebutuhan adalah salah satu faktor penting pada pernikahan. Kurang tercukupinya dapat menyebabkan munculnya konflik dalam keluarga. Cara untuk mengatasi konflik ialah kepala keluarga harus bersikap sabar serta saat terjadi konflik. Sikap tersebut bisa didapat dengan mengikuti metode Dzikir Ratib Al Hadad Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi Spiritualitas dan Self acceptance kepala keluarga yang berada di Desa Tungkul Rejo Kecamatan Padas Kabupaten Ngawi sebelum dan sesudah mengikuti rutinan Dzikir Ratib Al Hadad serta bagaimana proses pemaknaan Spiritualitas dan Self acceptance nya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan Spiritualitas dan Self acceptance pada kepala keluarga yang mengikuti rutinan Dzikir Ratib Al Hadad Peningkatan Spiritualitas pada kepala keluarga yang mengikuti rutinan Dzikir Ratib Al Hadad ditandai dengan meningkatnya rasa yakin dan keimanan kepada Allah serta bertambahnya rasa syukur, sabar, serta ketenangan hati. Peningkatan Self acceptance kepala keluarga yang mengikuti rutinan Dzikir Ratib Al Hadad ditandai dengan mulainya menerima kejadian maupun peristiwa yang baik maupun buruk serta menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran yang berharga dan kembali menemukan semangat baru untuk menjalani hidup yang lebih baik

    ..( LAMPIRKAN SURAT PERSETUJUAN PUBLIKASI DENGAN TANDA TANGAN YANG ASLI, UPLOAD ULANG).. Representasi Syukur di Youtube Adi Hidayat Official

    No full text
    Youtube merupakan suatu media sosial berupa video-video yang dapat menjangkau khalayak luas. Seseorang dapat menjadi pengunggah video maupun hanya sebagai penonton. Youtube sendiri memuat berbagai video salah satunya digunakan sebagai media dakwah seperti pada akun Youtube Adi Hidayat Official yang menyiarkan ajaran Agama Islam selain itu juga membahas permasalahan-permasalahan yang sedang terjadi yang dapat dikaitkan dengan syariat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi syukur di Youtube Ustadz Adi Hidayat Official di antaranya video dengan judul “Cara Memupuk Syukur dan Menghilangkan Penyakit Hati – Ustadz Adi Hidayat” dan “Arti Syukur yang Sesungguhnya - Ustadz Adi Hidayat”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode semiotika Roland Barthes untuk menganalisis makna Denotasi, Konotasi dan Mitos dalam konten tersebut. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi dengan teknik analisis data semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna denotasi dalam konten ini adalah seorang Ustadz yang selalu mengingatkan jamaah untuk selalu bersyukur atas nikmat yang telah didapat. Makna konotasi pada konten ini adalah menerima dengan baik setiap nikmat yang telah didapat tanpa harus menyoal. Makna mitos pada konten ini adalah dengan bersyukur dapat mendatangkan nikmat-nikmat lainnya, menghindarkan diri dari rasa iri maupun dengki dan dapat membuat bahagia. Representasi syukur dalam konten ini yaitu: Syukur dalam hati dengan meyakini segala nikmat datang dari Allah SWT. Syukur pada lisan mengucapkan Alhamdulillah, terima kasih, atau segala punjian lainnya dan bertutur kata yang baik. Syukur pada perbuatan yaitu ketika diberi nikmat mata yang bisa melihat maka menggunakan mata untuk melihat yang baik seperti yang Allah SWT perintahkan

    Analisis Wacana Pemberitaan “Prabowo Gemoy” di Media Online Detik.Com: Analisis Teun A. Van Dijk

    No full text
    Media online Detik.com adalah salah satu media digital terpopuler dan terbesar di Indonesia dengan konsep breaking news yang menyajikan informasi peristiwa terkini dan gaya hidup. Kini detikcom juga bertransformasi menjadi gerbang semua layanan di dalam ekosistem CT Corp. Dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024, media ini turut memberitakan dan mempublikasikan kegiatan maupun framming dari pasangan calon yang berlaga, wacana yang dimunculkan dalam pemberitaan pasangan Prabowo-Gibran adalah Prabowo Gemoy. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial yang termuat dalam pemberitan media online detik.com menurut teori analisis wacana Teun A. Van Dijk. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis wacana dilakukan terhadap struktur dalam sebuah wacana, yang menitikberatkan kepada penelitian terkait struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Hasil penelitian ini pada bagian struktur teks adalah seluruh artikel yang dianalisis menggunakan kata kunci “Prabowo Gemoy”. Pada bagian kognisi sosial diketahui bahwa narasi positif dalam pemberitaan secara tidak langsung berdampak terhadap hasil Pemilu. Pada bagian konteks sosial detik.com sebagai media dengan pembaca yang besar secara tidak langsung mempengaruhi pemilih muda (Gen-Z) dalam menentukan pilihan pada Pilpres 2024

    Perlindungan Hukum Islam Dan Hukum Positif Terhadap Driver Go-jek Atas Pembatalan Sepihak Oleh Konsumen Dalam Transaksi Go-food (Studi Kasus Di Kota Madiun)

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya layanan pesan antar makanan secara online. Berbagai macam dari layanan pesan antar makanan ini memiliki tata cara pembayaran yang dilakukan oleh kedua pihak yaitu driver dari layanan pesan antar makanan dan konsumen yang membeli makanan lewat aplikasi yang tersedia. Hal ini tidak luput dari salah satu aplikasi yang bernama Go-Jek. Go-Jek ini memrupakan salah satu layanan yang tersedia dan bisa dirasakan oleh masyarakat di area Madiun. Dalam praktiknya layanan pesan antar makanan Go-Jek secara online ini bisa dilakukan melalui cash maupun COD Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana Perlindungan Hukum terhadap Driver Gojek Atas Pembatalan Orderan Sepihak di Kota Madiun?, (2) Bagaimana Akibat Hukum terhadap Konsumen yang melakukan Pembatalan Sepihak di Kota Madiun?. Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian Normatif�Empiris (applied law research). Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi dan wawancara. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengadopsi analisis model Miles & Huberman, yakni reduksi data, pemaparan data, dan penarikan kesimpulan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Perlindungan hukum terhadap driver Go-Food akibat kerugian yang timbul dari pembatalan pesanan oleh konsumen menunjukkan bahwa driver sering merasa dirugikan karena ketidakjelasan konsumen terkait pengantaran makanan. Tindakan konsumen tersebut melanggar Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Selain itu, dalam asas kebebasan berkontrak telah terpenuhi dalam transaksi layanan Go-Food, selanjutnya, ditemukan bahwa kurangnya iktikad baik dari konsumen, yang merupakan kewajiban sebagaimana diatur dalam Pasal 5 undang-undang tersebut. Jadi, Perlindungan Hukum yang didapatkan oleh driver go-jek berupa klaim reimbursement atau diselesaikan melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK). (2) Dalam transaksi Go-Food, akibat hukum pembatalan ditentukan oleh pihak yang melanggar. Jika pembatalan disebabkan oleh kelalaian driver, owner dapat menuntut ganti rugi dari driver. Namun, jika pembatalan dilakukan tanpa alasan sah oleh konsumen, owner memiliki hak menuntut konsumen, sementara driver dapat menuntut owner karena tidak terjalin perjanjian langsung antara driver dan konsumen. Penegakan ketentuan ini memastikan kepatuhan terhadap perjanjian serta perlindungan hak para pihak

    Tinajauan Muzara'ah Terhadap Praktik Maro Sawah Di Desa Sidoharjo Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo

    No full text
    Maro adalah praktik kerjasama antara pemilik lahan dan penggarap lahan yang dimana bibit berasal dari pemilik lahan, sedangkan pupuk dan obat-obatan berasal dari penggarap lahan atau bisa saja sebaliknya. Pembagian bagi hasilnya sama rata oleh kedua pihak sesuai dengan kesepakatan bersama. Dalam praktik maro sawah Di Desa Sidoharjo ini yang dimana seharusnya yang ditanam hanya satu jenis tanaman saja ketika di awal akad yaitu padi namun pada kenyataannya saat maro sawah padi penggarap lahan menanami tanaman lain selain padi yaitu sayuran, misalnya cabe maupun kacang panjang, dan cabe maupun kacang panjang ini nantinya dimiliki oleh penggarap dan pemilik lahan hanya diberi sesuai keinginan penggarap. Penggarap lahan tidak memberikan hasil dari tanaman selain padi itu bahkan ketika memanen tanaman cabe ataupun kacang panjang pemilik lahan hanya diberi beberapa karung padi saja oleh penggarap. Berdasarkan latar belakang tersebut maka rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: 1) Bagaimana tinjauan muza ̅ra’ah terhadap praktik akad maro sawah di Desa Sidoharjo Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo? 2) Bagaimana tinjauan muza ̅ra’ah terhadap praktik bagi hasil maro sawah di Desa Sidoharjo Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo? Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan datanya dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: pertama, menurut tinjauan muza ̅ra’ah akad penggarapan sawah yang terjadi di Desa Sidoharjo Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo ini belum sesuai dengan hukum Islam, dikarenakan tidak terpenuhinya salah satu rukun dan syarat muza ̅ra’ah yaitu dalam hal ketentuan tanaman yang dimana ketentuan tanaman apa saja yang boleh ditanam tidak disebutkan di awal akad. Kedua, penetapan bagi hasil dalam maro sawah di Desa Sidoharjo belum sesuai dengan prinsip bagi hasil yaitu karena adanya ketidakjujuran dari penggarap akan tanaman yang dibagi hasilnya. Yang dimana mereka di awal akad bersepakat bahwa hanya satu jenis tanaman yaitu padi saja tetapi penggarap lahan menanam tanaman selain padi dan hasil dari tanaman selain padi itu tidak dibagi berdua oleh penggarap lahan sehingga mengandung unsur gharar dan ketidakadilan dalam bagi hasil diantara kedua belah pihak

    .. ( LAMPIRKAN LEMBAR PENGESAHAN DAN LEMBAR PERSETUJUAN, UPLOAD ULANG).. Analisis Pesan Dakwah Habib Husein Ja’far Dan Onad Dalam Podcast Log In “Waktunya Ber”jihad” (Analisis acana Teun A. Van Dijk)

    No full text
    Rahardian Surya. 2024. Analisis Pesan Dakwah Waktunya Habib Husein Ja’far Dan Onad Dalam Podcast LOGIN “Waktunya Ber”jihad”(Analisis Wacana Teun A. van Dijk). Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Ponorogo. Pembimbing Andhita Risko Faristiana, M.A. Kata Kunci: Podcast,Habib Husein,Jihad,Analisis Wacana Dakwah merupakan kewajiban bagi umat Islam untuk mengajak kepada kebaikan dan mencegah keburukan. Di era digital, penyampaian dakwah kini lebih efektif melalui media sosial. Podcast LOGIN, yang dipandu oleh Habib Ja'far dan Onad, menghadirkan konsep dakwah dengan pendekatan dialog lintas agama. Mereka membahas topik seperti jihad yang kerap disalahartikan. Dialog ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar sekaligus membangun toleransi melalui edukasi yang terbuka bagi semua kalangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode analisis wacana Teun A. van Dijk. Objek dalam penelitian ini adalah diskusi atau pesan yang disampaikan dalam podcast tersebut, sedangkan Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah podcast LOGIN episode “Waktunya Berjihad”. Selain itu peneliti membuat rumusan masalah untuk penelitian ini sebagai berikut:(1)bagaimanakah struktur teks pesan dakwah pada podcast LOGIN Episdode berjihad?, (2) bagaimanakah kognisi sosial yang memepengaruhi pesan dakwah pada podcast LOGIN Episdode berjihad?,(3)bagaimanakah konteks sosial yang melingkupi pada podcast LOGIN Episdode berjihad?. Hasil dari penelitian ini menunjukan:dari segi teks podcast LOGIN “Waktunya Ber”jihad” menghadirkan pengeritan jihad yang sesungguhnya dan konsepnya, pada bagian struktur mikro terdapat penggunaan bahasa yang bervariasi,seperti bahasa daerah,pada bagian kognisi sosial, pada episode podcast tersebut memberikan ideologi bahwa jihad itu tidak jahat, dan segala yang jahat itu bukan jihad,pada bagian konteks sosial podcast login dapat memanfaatkan praktik kekuasaan dan akses dalam mempengaruhi wacana dalam masyarakat terhadap konsep jihad yang sering di pandang buruk

    Tradisi Bangun Nikah Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Tanjungrejo Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo)

    No full text
    ABSTRAK Nisa, Faizatun, 2024. Tradisi Bangun Nikah Menurut Perstektif Hukum Islam (Studi Kasus di Desa Tanjungrejo Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I. Kata Kunci/Keyword: Pernikahan, Bangun Nikah, Hukum Islam Pernikahan adalah sesuatu yang sakral, serta memiliki akibat hukum dari ikatan pernikahan tersebut mengakibatkan timbulnya hak dan kewajiban bagi keduanya. Menciptakan rumah tangga yang Sakinah, Mawaddah Wa Rahmah, merupakan tujuan dari pernikahan. Tradisi bangun nikah prespektif hukum Islam biasa disebut tajdi>dun al-nika>h, bangun nikah menurut perspektif hukum Islam hukumnya boleh apabila bertujuan untuk menguatkan status pernikahan. Alasan yang melatarbelakangi adanya tradisi bangun nikah di Desa Tanjungrejo Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo adalah kondisi ekonomi yang kurang lancar dan keretakan dalam rumah tangga. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa faktor yang melatarbelakangi adanya tradisi bangun nikah di Desa Tanjungrejo Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo? Apa tujuan adanya bangun nikah di Desa Tanjungrejo Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo? Bagaimana dampak bangun nikah di Desa Tanjungrejo Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo? Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualittatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi, wawancara dan observasi. Metode analisis yang digunakan dalam penilitian ini adalah metode induktif. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa praktik bangun nikah di Desa Tanjungrejo dilatatbelakangi oleh adanya kehati-hatian jika terjadi talak, kondisi ekonomi yang sulit dan lama tidak diberi keturunan. Oleh karena itu bila ditinjau dari hukum Islam, praktik bangun nikah tersebut tidak dilarang dan juga tidak dianjurkan (diperbolehkan). Salah satu tujuan pada bangun nikah atau disebut tajdi>dun al-nika>h yaitu ingin membangun rumah tangga yang harmonis, tercapainya rasa kasih sayang di antara keduanya, tercapainya tujuan dan memperbaiki akad yang rusak. Adapun dampak hukum praktik bangun nikah di Desa Tanjungrejo perspektif hukum Islam adalah tidak merubah status pernikahan atau ikatan pernikahan seseorang baik semakin utama/afdol atau sebaliknya, dikarenakan tetap bersumber dari ketentuan fiqih atau hukum Islam dan demi menjaga keutuhan, kesejahteraan, dan keselamatan keluarga

    0

    full texts

    17,836

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic theses of IAIN Ponorogo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇