Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
    17836 research outputs found

    ..(PERBAIKI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS SESUAIKAN DENGAN TEMPLATE DI WEBSITE PERPUSTAKAAN, UPLOAD ULANG)..Komunikasi Persuasif Yayasan Solidaritas Perempuan Untuk Kemanusiaan Dan Hak Asasi Manusia (SPEK-HAM) Dalam Mensosialisasikan Pencegahan Kekerasan Seksual Di Surakarta

    No full text
    Pada saat ini marak sekali kekerasan seksual diranah publik. Sehingga memunculkan gerakan yang disebut SPEK-HAM. Hal tersebut menjadikan peneliti ingin mengetahui sejauh mana pencegahan yang dilakukan oleh SPEK-HAM. Peneliti meneliti terkait komunikasi persuasif SPEK-HAM di Surakarta. SPEK-HAM merupakan Kumpulan orang-orang berlatar belakang gerakan mahasiswa, organisasi sosial, serta bersifat pluralis, dengan komitmen pada penegakan Hak Asasi Manusia khususnya Hak Asasi Perempuan. Maka perlu ada penelitian mengenai komunikasi persuasif dalam mensosialisasikan pencegahan kekerasan seksual yang dilakukan SPEK-HAM di Surakarta. Penelitian ini betujuan untuk menganalisis proses komunikasi persuasif SPEK-HAM dalam mensosialisasikan pencegahan kekerasan seksual. Untuk mendeskripsikan apa saja media SPEK-HAM dalam mensosialisasikan pencegahan kekerasan seksual. Untuk mendeskripsikan hasil sosialisasi SPEK-HAM dalam pencegahan kekerasan seksual. Untuk menggali data peneliti menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. adapun teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini Pertama, proses komunikasi pesuasif sosialisasi pencegahan kekerasan seksual yang dilakukan SPEK-HAM di Surakarta adalah proses komunikasi persuasif secara primer dan sekunder yaitu sosialisator dan audiens langsung bertatap muka dan menggunakan alat media seperti banner, poster dan media sosial. Kedua, media yang digunakan SPEK-HAM dalam mensosialisasikan pencegahan kekerasan seksual di Surakarta yaitu Website, Instagram, Spotify dan Tiktok. Ketiga, hasil sosialisasi yang dilakukan SPEK-HAM yaitu 1) adanya peningkatan pengetahuan. 2) adanya peningkatan kesadaran hak-hak korban. 3) Adanya peningkatan responsibilitas bersama. 4) adanya pengurangan stigma dan dukungan korban

    ANALISIS PSIKOLOGI KELUARGA TERHADAP PRINSIP KEHARMONISAN KELUARGA PADA DRAMA KOREA REPLY 1988

    No full text
    ABSTRAK Choirun Nisa’, Fadila 2024. Analisis Psikologi Keluarga Terhadap Prinsip Keharmonisan Keluarga Pada Drama Korea Reply 1988. Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing : Ima Frafikasari, M.Pd. Kata Kunci: Psikologi Keluarga, Keluarga Sakinah, Prinsip Keharmonisan Keluarga Di zaman yang serba canggih dan digital seperti saat ini, tak sedikit film ataupun drama yang mengusung tema keluarga salah satunya pada drama korea. Drama korea merupakan salah satu medan dimana budaya popular terbentuk. Dalam penyebaran budaya Korea, kini drama korea sangat digemari oleh penonton sehingga penonton merasa bahwa menonton drama korea merupakan suatu kebutuhan. Seperti pada drama Reply 1988 yang menceritakan tentang kehidupan berkeluarga yang terlihat harmonis. Wujud dan upaya mewujudkan keluarga harmonis yang ada dalam drama korea tersebut memiliki kesesuain dengan keharmonisan keluarga Islam. Yang mana di tandai dengan komunikasi yang ekfektif antar anggota keluarganya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Analisis Psikologi Keluarga terhadap Wujud Keharmonisan Keluarga pada Drama Korea Reply 1988? Bagaimana Analisis Psikologi Keluarga terhadap Upaya Mewujudkan Keharmonisan Keluarga dalam Drama Korea Reply 1988? Skripsi ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research) dengan cara mengumpulkan data dari berbagai literature baik buku, jurnal, artikel, media internet atau referensi lain yang berhubungan dengan keluarga sakinah dalam psikologi keluarga Islam. Sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis isi karena objek yang diteliti adal sebuah film. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa keluarga harmonis dalam Islam disebut dengan keluarga sakinah, mawaddah, rahmah. Meskipun antara budaya Korea dan Islam memiliki perbedaan namun, contoh keluarga harmonis yang tertuang pada drama tersebut memiliki kesesuaian dengan kriteria keluarga sakinah yang sudah dijelaskan dalam psikologi keluarga. Meniru perilaku atau mencontoh budaya non muslim tidak diperbolehkan dalam islam, kecuali hal tersebut bukan menjadi ciri khas dari agamanya dan sering dilakukan oleh kebanyakan orang atau menjadi hal yang umum. Dengan demikian, orang Islam boleh meniru atau mencontoh hak-hal positif terutama dalam menciptakan dan mengupayakan keluarga harmonis pada drama reply 1988 karena, nilai-nilai yang tertuang pada drama tersebut bukan ciri khas dari budaya korea itu sendiri

    ..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, TAMBAHKAN LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DGN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..PERBEDAAN PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS VIII DI SMPN 2 BADEGAN DITINJAU DARI TIPE KEPRIBADIAN

    No full text
    Menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, manusia yang berkualitas yaitu manusia terdidik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan pembelajaran diharapkan pendidikan nasional dapat berfungsi secara optimal sebagai wahana utama dalam pembangunan bangsa dan pembentukan karakter. Namun, yang terjadi saat ini, siswa banyak sekali yang melakukan prokrastinasi atau penundaan pekerjaan seperti menunda untuk menyelesaikan tugas. Populasi dari penelitian ini yaitu siswa SMPN 2 Badegan yang berjumlah 323 siswa. Kemudian diambil sampel siswa kelas VIII sebanyak 77 orang. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Responden diminta mengisi kuesioner mengenai skala tipe kepribadian dan skala prokrastinasi akademik. Peneliti menggunakan skala tipe kepribadian dari penelitian Fira Maulida tahun 2022, sedangkan skala prokrastinasi akademik peneliti menggunakan dari penelitian I Wayan Aan Parantika tahun 2019. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner kepada sampel. Analisis data menggunakan Uji Independent T-Test. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,243 yang mana signifikansi lebih besar dari 0,05. Sehingga dalam penelitian ini, tidak terdapat perbedaan yang signifikan prokrastinasi akademik terhadap siswa kelas VIII di SMPN 2 Badegan ditinjau dari tipe kepribadian

    ANALISIS KEPATUHAN HUKUM MASYARAKAT TERHADAP LARANGAN PERNIKAHAN DALAM TRADISI JAWA (Studi Kasus di Desa Nguri Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan)

    No full text
    ABSTRAK Husna, Laili Rizqi Amaliatul 2024. Analisis Kepatuhan Hukum Masyarakat terhadap Larangan Pernikahan Dalam Tradisi Jawa (Studi Kasus di Desa Nguri Kecamatan Lembeyan Kabupaten Magetan). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Prof. Dr. H. Agus Purnomo, M.Ag. Kata Kunci/Keywords : Kepatuhan Hukum, Masyarakat, Larangan Pernikahan, Tradisi Jawa. Kepatuhan hukum secara sosiologi merupakan keadaan seseorang warga yang tunduk dan patuh dalam suatu aturan (hukum) yang berlaku. Kepatuhan ini muncul didasarkan pada kesadaran atau nilai-nilai yang terdapat di dalam diri manusia tentang hukum yang ada maupun hukum yang diharapkan akan ada. Dengan demikian, kesadaran hukum yang dimiliki oleh warga masyarakat menjamin bahwa warga masyarakat tersebut akan menaati suatu peraturan hukum. Hukum yang berlaku dan diterapkan di masyarakat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu hukum tradisi, hukum pidana, dan hukum perdata. Hukum ini berlaku secara lokal dan merupakan peraturan yang tidak tertulis yang berpedoman pada kesepakatan normatif. Namun, sebagai masyarakat yang hidup di tanah Jawa yang lekat dengan tradisinya dalam pernikahan sebagian masyarakat di Desa Nguri masih menggunakan dan mematuhi larangan pernikahan dalam tradisi Jawa, mereka percaya apabila melanggar akan menyebabkan malapetaka. Kepatuhan terhadap hukum larangan pernikahan itu muncul karena masyarakat ingin mencegah apa yang belum terjadi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pemahaman masyarakat Desa Nguri terhadap larangan pernikahan dalam tradisi Jawa tinjauan sosiologi hukum? bagaimana tipologi kepatuhan hukum masyarakat Desa Nguri terhadap larangan pernikahan dalam tradisi Jawa tinjauan sosiologi hukum? Adapun skripsi Ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan hukum empiris. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deduktif. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa 1) Pemahaman masyarakat Desa Nguri mayoritas masih memahami tentang larangan pernikahan dalam tradisi Jawa. Hal itu menunjukkan bahwa indikator kepatuhan hukum pemahaman masyarakat Desa Nguri masih tergolong sedang karena meskipun masyarakat sudah tidak begitu patuh masih memahaminya 2) Sebagian kelompok masyarakat Desa Nguri masih mengikuti larangan pernikahan dalam tradisi Jawa yang didasarkan pada kepatuhan hukum masyarakat, meskipun hukum tersebut tidak tertulis namun sudah menjadi kebiasaan mereka masih mematuhinya. Hal itu menunjukkan tipologi Kepatuhan hukum masyarakat terhadap larangan pernikahan tradisi Jawa itu terbagi menjadi tiga tipologi yaitu tipologi kepatuhan normatif yakni sesuai dengan norma, tipologi kepatuhan kultural yaitu dengan tujuan melestarikan budaya dan tipologi kepatuhan semu yaitu kurang pemahaman terhadap hukum

    Peran Produser Dalam Produksi Program Acara “Stasiun Dangdut” Di JTV Surabaya

    No full text
    Televisi lokal berperan penting dalam memberikan informasi dan hiburan kepada audiens di wilayahnya, tetapi menghadapi berbagai tantangan, seperti persaingan dengan stasiun nasional dan internasional dalam menarik penonton dan iklan. Untuk menarik banyak iklan dibutuhkan data valid untuk menggait sponsor yang masuk, program acara stasiun dangdut memiliki rating sebesar 0,4 dan merupakan rating tertinggi dalam program hiburan di JTV. Rating yang dimiliki JTV tersebut merupakan rating khusus untuk wilayah Surabaya. Produser merupakan salah satu karyawan televisi yang krusial karena ia bertugas untuk menyusun program serta mengurus segala persiapan yang diperlukan saat produksi. Selain itu, ia juga harus terus mengembangkan konten yang menarik dan relevan untuk menjaga minat penonton dan kelangsungan bisnisnya. Di sisi lain, permasalahan dalam rumusan masalah mencakup peran produser dalam program acara "Stasiun Dangdut" di JTV Surabaya dari tahap pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini peneliti menemukan bahwa dalam tahap pra-produksi, produser "Stasiun Dangdut" di JTV Surabaya melakukan rapat bulanan untuk perencanaan anggaran dan menghubungi artis untuk penjadwalan. Mereka juga bertanggung jawab pada tema acara dan rundown produksi. Saat produksi, produser mengawasi langsung seluruh proses, memastikan artis siap dengan styling kostum dan koordinasi musisi dengan tim audio. Setiap produksi biasanya mencakup siaran langsung dan tapping, dengan teknis yang hampir sama. Di tahap pasca-produksi, produser mengawasi proses editing untuk memastikan waktu siaran tidak melebihi batas. Mereka memberikan petunjuk kepada tim editing tentang potongan yang perlu dilakukan dan masalah lainnya yang perlu diperhatikan

    Pembentukan Keluarga Sakinah Pada Pasangan Tanpa Keturunan (Studi Kasus Desa Ngrompak Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri)

    No full text
    Secara normatif pasangan suami dan istri dalam berkeluarga tentu menginginkan seorang anak. Anak merupakan penerus keturunan, tali pengikat hubungan antara suami dan istri, dan harapan bagi keluarga. Namun, bukan berarti hubungan suami dan istri yang tidak mempunyai keturunan akan rusak begitu saja. Sebab, sebagian pasangan yang tidak mempunyai keturunan dapat mengasuh atau mengadopsi anak saudara maupun anak dari orang lain. Tidak hanya itu, pasangan tanpa keturunan juga dapat menjalani kehidupan berumah tangga dengan bahagia tanpa harus mengadopsi seorang anak. Berangkat dari persoalan di atas, skripsi ini membahas mengenai pembentukan keluarga sakinah pada pasangan tanpa keturunan yang ada di Desa Ngrompak Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri. Di desa Ngrompak sendiri terdapat tiga pasangan suami dan istri yang sudah menikah kurang lebih 10 tahun dan belum mempunyai keturunan. Maka dari itu, untuk meneliti lebih mendalam peneliti mengambil rumusan masalah yaitu pertama, Bagaimana pasangan menegosiasikan kondisi tidak mempunyai keturunan terhadap tuntutan sosial dalam keluarga sakinah pada masyarakat desa Ngrompak Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri? Kedua, Bagaimana relasi suami dan istri dalam upaya pembentukan keluarga sakinah pada pasangan tanpa keturunan pada masyarakat Desa Ngrompak Kecamatan Jatisrono Kabupaten Wonogiri? Untuk menjawab rumusan masalah tersebut, peneliti menggunakan teori keluarga sakinah dan teori struktural fungsioanal Talcott Parson. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif lapangan (field research) dengan pendekatan empiris. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan rumusan masalah di atas dapat diambil kesimpulan bahwa ketiga pasangan tanpa keturunan tidak memaknai anak sebagai tali pengikat hubungan suami maupun istri. Akan tetapi mereka mengatakan bahwa anak merupakan rizki, amanah dan titipan dari Allah. Mereka juga mengatakan bahwa, makna sebuah keturunan bukan berarti harus anak kandung melainkan meluas sampai anak adopsi maupun anak saudara. Maka dari itu pasangan tanpa keturunan dapat menjalin hubungan yang bahagia. Tidak hanya itu, kuatnya mental dalam beradaptasi dengan keadaan, adanya tujuan yang sama dan rasa tanggung jawab yang tinggi untuk melindungi sebuah keluarga juga mempengaruhi kebahagiaan dalam rumah tangga

    Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Penyesuaian Diri Santri Baru di Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Islam

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi dengan masalah yang muncul pada santri baru, dimana keadaan dan kondisi yang belum pernah mereka alami sebelumnyamemaksa mereka untuk melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungan yang ada disekitarnya. Dalam hal ini maka faktor lingkungan yang berupa dukungan sosial dari berbagai pihak menjadi sangat penting karena suatu proses penyesuaian diri seorang individu akan berjalan baik apabila mendapat dukungan dari lingkungan disekitarnya. Adapun tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dukungan sosial terhadap penyesuaian diri santri baru Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Islam Joresan. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan populasi sebesar 121 santri dengan pengambilan sampel sebanyak 30 santri dengan tingkat kesalahan 5%. Sedangkan teknik dari pengambilan sampel tersebut menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa “ada hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri santri baru Asrama Putri Pondok Pesantren Al-Islam”. Hal ini ditunjukkan sesuai hasil uji regresi sederhana dengan nilai rhitung sebesar 0,671. Jika dibandingkan dengan nilai rtabel 0,207 maka rhitung 0,671 > rtabel 0,207, Artinya jika dukungan sosial pada santri baru berjalan baik dan mengalami peningkatan, maka semakin besar pula tingkat penyesuaian diri santri tersebut. Kata kunci: Dukungan Sosial, Penyesuaian Diri, Santri

    ..(TAMBAHKAN LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DGN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..Peram guru dalam menstimulus kemampuan berbahasa anak usia dini di RA Muslimat NU 003 Cekok, Babadan, Ponorogo

    No full text
    Bahasa merupakan alat komunikasi, dengan bahasa orang dapat saling bertegur sapa, bertukar pikiran untuk memenuhi kebutuhannya. Guru dan orang tua harus selalu memperhatikan perkembangan anak tersebut. Peran sebagai seorang pendidikanak usia dini yaitu peran untuk mengetahui bakat, minat yang dapat dimilki pada diri anak usia dini dalam pembelajaran yang dapat mengembangkan kemampuan bahasa anak usia dini. Berdasarkan fakta yang ditemukan di RA Muslimat NU 003 Cekok Ponorogo permasalahan yang ditemukan yakni perkembangan kemampuan berbahasa anak usia dini yang belum optimal yaitu pada indicator aspek berbicara dan berpartisipasi dalam percakapan. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mendeskripsikan pada peran guru sebagai pelatih dalam menstimulus kemampuan berbahasa pada aspek berbicara pada anak usia dini di RA Muslimat NU 003 Cekok (2) Untuk mendeskripsikan pada peran guru sebagai pembimbing dalam menstimulus kemampuan berbahasa pada aspek berbicara anak usia dini di RA Muslimat NU 003 Cekok (3) untuk mendeskripsikan pada dampak dari peran guru dalam menstimulus kemampuan berbahasa anak usia dini pada aspek berbicara anak usia dini usia 4-6 Tahun di RA Muslimat NU 003 Cekok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Kualitatif deskriptif. Jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini menggunakan Teknik analisis data menurut Miles dan Huberman langkah-langkahnya yaitu: (1) Reduksi data; (2) Display data; (3) Kesimpulan dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) peran guru sebagai pelatih dalam menstimulus kemampuan berbahasa anak memberikan kegiatan yang dapat memfasilitasi anak dalam melatih berbicara dan media yang digunakan guru dalam melatih kelancaran dalam berbicaranya contoh kegiatan yaitu merangkai rangkaian huruf, membaca alphabet dasar. (2) peran guru sebagai pembimbing dalam menstimulus kemampuan berbahasa guru setiap hari membimbimbing anak dengan membangun komunikasi dengan anak sehingga kemampuan anak dalam berkomunikasi lisan bisa meningkat secara optimal contohnya diajak untuk bercakap, sedangkan di kelas menggunakan metode peran agar anak melatih untuk berbicara. (3) dampak dari peran guru dalam menstimus kemampuan berbahasa : perkembangan bahasa anak melalui berbicara dapat berkembang dengan teknik bercerita, dengan bercerita anak terlihat aktif ikut berbicara kepada guru, tahap perkembang bahasa anak akan berkembang dengan cara menuntun anak untuk melakukan kegiatan yang sedang dilakukan oleh guru seperti permainan tebak huruf

    Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Meningkatkan Karakter Kreatif dan Gotong Royong bagi Siswa di SMP Negeri 6 Ponorogo

    No full text
    Profil Pelajar Pancasila merupakan salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia dengan menekankan pada pengembangan karakter. Pendidikan nilai dan karakter memainkan peran penting dalam menyeimbangkan perkembangan teknologi dan manusia di dunia global saat ini. Rendahnya partisipasi pelajar dalam kegiatan sosial atau masyarakat, seperti kegiatan gotong-royong atau kegiatan amal. Serta terlalu banyak tekanan akademik yang menghambat waktu dan energi untuk aktivitas kreatif di luar jam sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) latar belakang diterapkannya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 6 Ponorogo; (2) implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam meningkatkan karakter kreatif dan gotong royong bagi siswa di SMP Negeri 6 Ponorogo; dan (3) implikasi penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SMP Negeri 6 Ponorogo. Adapun penelitian ini dirancang menggunakan metode kualitatif dengan bentuk desain naturalistik berjenis studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Partisipan penelitian berasal dari peserta didik, guru, serta kepala sekolah SMP Negeri 6 Ponorogo. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan model analisa Miles, Huberman, dan Saldana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisa data ditemukan bahwa (1) latar belakang penerapan projek penguatan profil pelajar Pancasila di SMP Negeri 6 Ponorogo yang sudah ada sejak diterapkannya Kurikulum Merdeka pada tahun 2022. Projek penguatan profil pelajar Pancasila dirancang untuk memungkinkan peserta didik untuk meneliti, memecahkan suatu masalah, dan membuat sebuah keputusan. (2) implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila dalam meningkatkan karakter kreatif dan gotong royong bagi siswa di SMP Negeri 6 Ponorogo terdiri dari 3 tema yakni tema demokrasi, gaya hidup berkelanjutan, serta bangun jiwa dan raga. (3) implikasi diterapkannya projek penguatan profil pelajar Pancasila di SMP Negeri 6 Ponorogo antara lain adanya kerjasama antar seluruh warga sekolah, keberanian menyampaikan pendapat, menumbuhkan kompetensi serta kreatifitas peserta didik, mandiri, dan menumbuhkan komunikasi bagi seluruh warga sekolah. Kata Kunci : P5, karakter kreatif, karakter gotong royon

    Upaya Guru Dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII B MTs Miftahul Ulum Kradinan

    No full text
    Pada hakikatnya setiap proses pembelajaran terdapat berbagai problematika didalamnya. Setiap guru tentu mengalami permasalahan yang berbeda-beda dalam melaksanakan pembelajaran. Adapun permasalahan yang dihadapi guru pada kelas VIII B secara garis besar seperti: terdapat ketidakdisiplinan di dalam kelas, konsentrasi siswa yang terganggu, metode pembelajaran yang kurang tepat, adanya siswa yang mengantuk saat pembelajaran berlangsung dan minimnya media pembelajaran. Permasalahan tersebut sangat berpengaruh terhadap konsentrasi belajar. Maka agar konsentrasi siswa tetap stabil dalam mengikuti pembelajaran seorang guru diharuskan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut dan menggunakan strategi yang tepat dalam mengelola kelas sehingga konsentrasi dari siswa tidaklah terganggu. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) untuk mendeskripsikan langkah-langkah guru dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak kelas VIII B di MTs Miftahul Ulum Kradinan., 2) untuk mendeskripsikan kendala yang dihadapi siswa dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak kelas VIII B di MTs Miftahul Ulum Kradinan., dan 3) untuk Mendeskripsikan hasil penerapan langkah-langkah yang dilakukan guru dalam meningkatkan konsentrasi belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak kelas VIII B di MTs Miftahul Ulum Kradinan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Dimana peneliti turun langsung di lapangan untuk mengetahui fenomena yang terjadi, sesuai rumusan masalah yang telah disusun. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis yang telah digunakan adalah menurut Milles, Huberman dan Saldana diantaranya: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. penerapan langkah-langkah oleh guru akidah akhlak bervariasi. Adapun langkah-langkah yang digunakan oleh guru yaitu: mengecek kesiapan belajar siswa, melakukan apersepsi, menggunakan ice breaking dalam pembelajaran, menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan aktif, penggunaan media pembelajaran, menggunakan berbagai macam metode pembelajaran (metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi, metode penugasan), menerapkan system hadiah dan hukuman, memberikan kesimpulan, pemberian kuis soal., 2. kendala yang dihadapi oleh siswa dalam meningkatkan konsentrasi belajar yaitu: adanya siswa yang tertidur saat pembelajaran, siswa yang membuat gaduh, siswa tidak disiplin masuk kelas, terdapat siswa yang belum bisa lancar membaca Al-Qur’an., dan 3. penggunaan langkah-langkah yang baik dan disesuaikan oleh kebutuhan siswa dapat menambah tingkat konsentrasi dari siswa sehingga sangat berpengaruh terhadap aspek kognitif, afektif, psikomotorik, dan bahasa

    0

    full texts

    17,836

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic theses of IAIN Ponorogo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇