Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
    17836 research outputs found

    Tinjauan Perlindungan Hukum dan Penegakan Hukum (Analisis Putusan Nomor 21/Pdt.G/2022/PA.Kdr)

    No full text
    ABSTRAK Rahmawati, Diyah 2024. Tinjauan Perlindungan Hukum dan Penegakan Hukum Terhadap Izin Poligami (Analisis Putusan Nomor 21/Pdt.G/2022/PA.Kdr). Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Dr. Abid Rohmanu, M.H.I. Kata Kunci/Keywords: Perlindungan dan Penegakan Hukum, Izin Poligami Di Indonesia menganut asas monogami dalam Pasal 3 ayat 1 Undangundang perkawinan. Kendati demikian, Undang-undang Perkawinan memberikan pengecualian yang memungkinkan seorang suami untuk melakukan poligami. Dasar hukum poligami terdapat pada ketentuan Pasal 3 ayat 2 Undang-undang Perkawinan, secara jelas mengatur bahwa pengadilan dapat memberi izin kepada seorang suami untuk beristri lebih dari seorang apabila dikehendaki oleh pihak-pihak yang bersangkutan. Namun sepanjang poligami boleh dilakukan, berlaku sejumlah syaratsyarat yang harus di penuhi. Oleh karena izin poligami nomor 21/Pdt.G/2022/PA.Kdr tidak memenuhi syarat alternatif namun dikabulkan, karena terdapat pengabaian pada syarat alternatif dalam putusan tersebut, maka dapat ditinjau dari prinsip perlindungan hukum dan penegakan hukum. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana analisis prinsip perlindungan hukum pada putusan nomor 21/Pdt.G/2022/PA.Kdr yang tidak memenuhi syarat alternatif? Bagaimana analisis prinsip penegakan hukum pada putusan nomor 21/Pdt.G/2022/PA.Kdr yang tidak mempertimbangkan syarat alternatif dalam perkara izin poligami? Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan hukum yuridis empiris. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan cara dokumentasi. Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan pola pikir induktif. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa analisis prinsip perlindungan hukum yaitu melindungi hak pemohon dan termohon sesuai dengan analisi meperoleh kepastian, dengan adanya kesadaran kedua belah pihak pada hukum untuk patuh sesuai aturan sehingga keadilan juga didapatkan. Kemudian analisis prinsip penegakan hukum pada social engineering sesuai dengan peran penguasa dalam menggunakan wewenangnya untuk mengubah masyarakat supaya tertib. walaupun pemohon tidak memenuhi syarat alternatif tapi berdasarkan bukti dan keterangan saksi dapat digunakan sebagai pertimbangan. Dan untuk termohon mendapatkan kelegalan sebagai bukti supaya tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

    Implementasi Fatwa DSN MUI NO. 108/DSN-MUI/X/2016 Di Hotel Manggala Syariah Desa Purworejo Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan

    No full text
    ABSTRAK Dina,Arima Nur Rahma 2024, Implementasi fatwa DSN-MUI No. 108/DSN-MUI/X/2016 di Hotel Manggala Syariah Desa Purworejo Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Imroatul Munfaridah, M.S.I. Kata Kunci: Implementasi, Fatwa, MUI, Hotel Syariah, Hukum Islam. Hotel Syari’ah khususnya pada Hotel Manggala Syariah Desa Purworejo Kecamatan Pacitan Kabupaten Pacitan dengan label syari’ah belum sepenuhnya menerapkan Fatwa DSN MUI No. 108/DSN-MUI/X/2016 diantarannya yaitu Hotel Manggala Syariah ini melakukan kerjasama dengan OYO selain itu, pelayanan terhadap jenis makanan dan minuman yang disediakan ternyata belum mendapatkan sertifikat dari MUI. Kemudian belum ada masjid atau musholla, fasilitas peralatan shalat serta bersuci juga belum ada. Dan untuk karyawati yang mana tidak menutup auratnya. Dan untuk jasa lembaga keuangan yang digunakan oleh Hotel Manggala Syariah yaitu menggunakan jasa konvensional. Dari latar belakang diatas, dapat ditarik rumusan masalah dalam penelitian ini sebagai berikut: Bagaimana implementasi Fatwa DSN-MUI No. 108/DSN-MUI /X/2016 dalam aspek produknya di Hotel Manggala Syariah? Bagaimana implementasi Fatwa DSN-MUI No. 108/DSN-MUI /X/2016 dalam aspek layanannya di Hotel Manggala Syariah? Bagaimana implementasi Fatwa DSN MUI No. 108/DSN-MUI/X/2016 dalam aspek pengelolaanya di Hotel Manggala Syariah? Penelitian yang peneliti lakukan merupakan penelitian lapangan (field research) yaitu penelitian yang dalam pengumpulan data dilakukan secara langsung di lokasi penelitian. Data primer diperoleh dengan metode wawancara dan data sekunder diambil dari dari buku, skripsi, jurnal, fatwa DSN-MUI, artikel, internet, dan yang paling penting adalah data tentang teori hukum Islam. Adapun metode analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Sedangkan metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Hotel Manggala Syariah belum menerapkan Fatwa DSN-MUI No. 108/DSN-MUI /X/2016. Baik dalam aspek produk yang meliputi, toilet umum, kamar tidur tamu, kamar mandi tamu, ruang ibadah, ruang karyawan, tempat bersuci atau berwudhu. Untuk aspek pelayanan meliputi, kantor depan, tata design, makanan dan minuman halal, serta fasilitas hiburan sehingga dari beberapa bagian tersebut Hotel Manggala Syariah belum menerapkan sesuai dengan fatwa tersebut. Dari aspek pengelolaan meliputi unsur manajemen usaha dan sumber daya manusia yang mana dapat dijelaskan Hotel Manggala Syariah belum menerapkan prinsip tersebut

    Tinjauan Hukum Islam Dan Hukum Positif Terhadap Perjodohan Dan Pemenuhan Hak-Hak Istri Dalam Novel Hati Suhita

    No full text
    Sesuai dengan hukum Islam dan juga Undang-Undang Perkawinan bahwa perkawinan merupakan hubungan yang sah yang mengikat antara wanita dan pria dengan dasar kerelaan keduannya untuk membangun rumah tangga yang bahagia. Berkaitan dengan masalah yang terjadi dalam novel Hati Suhita terkait perjodohan antara Gus Birru dan Alina Suhita yang berdampak pada kehidupan pernikahan mereka. Meski telah mengindahkan ketentuan hak Ijbar namun rumah tangga Alina dan Gus Birru tidak berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Gus Birru sebagai sosok suami justru melakukan beberapa hal yang menyakiti Alina sebagai seorang istri. Dari permasalahan di atas peneliti merumuskan dua masalah yakni bagaimana tinjauan hukum Islam dan hukum positif terhadap perjodohan dalam novel Hati Suhita? Dan bagaimana tinjauan hukum Islam dan positif terhadap pemenuhan hak-hak istri dalam novel Hati Suhita? Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan normatif hukum Islam dan hukum positif. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi terhadap teks-teks dalam novel dan dengan dokumentasi berupa artikel maupun karya tulis lain yang mendukung penelitian ini. Dengan menggunakan metode analisis Isi (content analysis) dengan pola pikir deduktif. Dari penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa konsep perjodohan antara Gus Birru dan Alina Suhita dalam novel “Hati Suhita” telah sesuai secara hukum Islam dan telah mengindahkan ketentuan hak ijbar wali, namun menurut Imam asy-Syāfiʿī jika pihak yang dijodohkan merasa terpaksa maka boleh pernikahan itu dibatalkan, apalagi sampai menimbulkan dampak yang buruk dalam kehidupan rumah tangga seperti tidak terpenuhinya hak-hak istri sebagaimana perjodohan Alina dan Gus Birru. Namun jika ditinjau dari hukum positif, perjodohan antara Alina dan Gus Birru telah sesuai dengan hukum yang berlaku selama keduanya saling sukarela, Sebagaimana dalam kisah perjodohan ini tidak ada ungkapan penolakan yang jelas baik dari sisi Gus Birru maupun Alina. Namun jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti Gus Birru yang tidak memenuhi kewajibannya maka sesuai pasal 34 ayat 3 Undang-Undang Perkawinan, Alina dapat mengajukan gugatan kepada Pengadilan

    Tinjauan Hukum Islam Terhadap Fenomena Mendapatkan Gift pada Live Streaming Aplikasi Tik Tok

    No full text
    ABSTRAK Wulansari, Erma Tri 2024. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Fenomena mendapatkan Gift pada Live Streaming Aplikasi Tik Tok. Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Dr. Ahmad Junaidi, M.H.I. Kata Kunci/Keywords : Hukum Islam, Gift, Live Streaming, Tik Tok, maqa>s}id al- sharia>’ah, ju’a>lah. Aplikasi Tik Tok merupakan salah satu media sosial yang memiliki fitur live streaming untuk berinteraksi salah satunya dengan memberikan gift pada konten kreator sebagai apresiasi konten yang telah ditampilkan. Fenomena tersebut mengakibatkan masyarakat berlomba-lomba membuat konten dengan segala cara untuk menarik perhatian dan mendapatkan gift dari penonton. Hasil mendapatkan gift dari konten yang meresahkan dan bagi hasil tanpa perjanjian dan transparansi dapat ditinjau dari Hukum Islam seperti maqa>s}id al-sharia>’ah dan ju’a>lah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tinjauan Hukum Islam tentang hasil mendapatkan gift pada live streaming aplikasi Tik Tok? Bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap bagi hasil gift Live Streaming antara Tik Tok dengan pemilik akun live streaming Aplikasi Tik Tok? Adapun skripsi ini merupakan penelitian kepustakaan (Library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan normatif. Teknik pengumpulan data utama yang diterapkan adalah dokumentasi kemudian melakukan analisis data dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis) yaitu penggalian, pembacaan, dan penyajian informasi. Disimpulkan bahwa mendapatkan gift dengan cara negatif dan tidak memenuhi 5 unsur pokok syariat maqa>s}id al-sharia>’ah dapat dikatakan makru>h at-tahrim. Adapun mendapatkan gift dengan cara mengamen,meminta dan upah berupa gift diperbolehkan apabila tidak melanggar ketentuan syariat dan Fatwa DSN MUI kemudian peneliti menemukan skema bagi hasil ini mirip dengan bagi hasil musya>rakah, namun bagi hasil ini belum sepenuhnya sesuai dengan hukum Islam karena terdapat salah satu unsur akad kerja sama bagi hasil yang rusak atau fasid yaitu tidak adanya ijab qabul dan transparansi besaran bagi hasi

    Analisis Kelayakan Nasabah Mikro Express Dalam Mengurangi Risiko Pembiayaan Bermasalah Pada BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo

    No full text
    ABSTRAK Nurrohim, Fajar. Analisis Kelayakan Nasabah Mikro Express Dalam Mengurangi Risiko Pembiayaan Bermasalah Pada BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo. Skripsi. 2024. Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Hanik Fitriani, M.E.Sy. Kata Kunci: Analisis Kelayakan, Risiko Pembiayaan, Pembiayaan Bermasalah Pembiayaan Mikro Express adalah pembiayaan yang diperuntukkan khusus untuk nasabah pasar Bank Mitra Syariah yang simpanannya sudah berjalan selama tiga bulan dengan syarat setelah mendapat persetujuan dari komite pembiayaan yang berprofesi sebagai pedagang di pasar kelolaan Bank Mitra Syariah. Sebelum memberikan pembiayaan Mikro Express BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo melakukan analisis kepada calon nasabah. Analisis pembiayaan dilakukan untuk meminimalisir terjadinya pembiayaan bermasalah. Namun, faktanya ditemukan data bahwa setiap tahunnya pembiayaan bermasalah terus bertambah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis yang diterapkan BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo dalam memberikan pembiayaan Mikro Express kepada calon nasabah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini didapatkan melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Dari data yang didapatkan digunakan oleh penulis sebagai bahan analisis yang disesuaikan dengan alurnya. Setelah dilakukan analisis kemudian di tarik kesimpulan dan memberikan saran. Hasil dari penelitian ini adalah (1) prosedur pembiayaan Mikro Express pada BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo melalui beberapa tahap yaitu tahap pengajuan pembiayaan, tahap analisis kelayakan pembiayaan, tahap pemberian putusan pembiayaan, dan tahap pencairan pembiayaan. (2) Analisis kelayakan pembiayaan Mikro Express BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo dalam mengurangi pembiayaan bermasalah dengan menggunakan aplikasi Mscoring yang di dalamnya terdapat penilaian 4C yaitu, character, capacity, capital, dan condition of economy. (3) Strategi BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo dalam menangani pembiayaan Mikro Express bermasalah yaitu dengan mendatangi nasabah, pengurangan jumlah angsuran, dan jika cara tersebut tidak berhasil maka akan diserahkan kepada petugas kolektor

    PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI PROGAM PEMBIASAAN TADARUS PAGI DI SMPN 3 SAMBIT PONOROGO

    No full text
    ABSTRAK Pangestu, Ria Tri. 2024, Projek Pengiatan Profil Pelajar Pancasila melalui Kegiatan Pembiasaan Tadarus Pagi di SMPN 3 Sambit Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Restu Yulia Hidayatul Umah, M.Pd. Kata Kunci : Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Pembiasaan, Tadarus Pagi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka yang memberikan beberapa tuntutan yang harus dilakukan diantaranya adalah Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). P5 merupakan suatu bentuk perwujudan bagi peserta didik untuk memiliki kompetensi dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Salah satu kompetensi wajib dari P5 adalah beriman, bertakwa dan berakhlak mulia. Penerapan kompetensi wajib pada P5 di sekolah di SMPN 3 Sambit dilakukan dengan cara penerapan progam pembiasaan. Salah satu bentuk progam pembiasaan yang dapat diterapkan sesuai dengan dimensi P5 yang pertama adalah pelaksanaan pembiasaan tadarus pagi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) P5 melalui progam pembiasaan tadarus pagi di SMPN 3 Sambit; (2) Faktor pendukung penerapan P5 melalui progam pembiasaan tadarus pagi di SMPN 3 Sambit; dan 3) Dampak penerapan P5 melalui progam pembiasaan tadarus pagi di SMPN 3 Sambit. Adapun penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Prosedur pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Partisipan penelitian berasal dari Kepala Sekolah, Guru PAI, Guru kelas kompetensi dan Peserta didik SMPN 3 Sambit. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, data display dan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) Penerapan P5 terhadap pembiasaan tadarus pagi dimulai dengan mengadakan pemetaan terhadap progam mulai dari pembahasan alokasi waktuyang ditetapkan lebih lama dari sebelumnya, pengelompokan peserta didik dan guru yang disesuaikan dengan kompetensi, serta penetapan tujuan yang diambil dari prinsip sekolah yaitu 70 difokuskan pada perbaikan sikap. Pelaksanaan progam dilakukan dengan durasi 2 jam pembelajaran dengan metode yang disesuaikan dengan ketrampilan guru. Untuk evaluasi tidak hanya dilakukan terhadap peserta didik namun juga guru yang dilakukan setiap 6 bulan sekali untuk peserta didik dan 3 bulan sekali untuk pendidik (2) Faktor pendukung yang paling dominan dalam penerapan P5 ialah adanya kegiatan penunjang yan sengaja dibuat sebagai progam lanjutan dari tadarus pagi dengan diadakannya kelas Madin yang didalamnya terdapat pembelajaran mengenai Al-Quran (3) Dampak yang ditimbulkan seperti peserta didik mampu membiasakan dengan kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Quran sehingga menciptakan sika gemar membaca Al-Quran, peserta didik juga mempunyai sikap tidak mudah menyerah dalam memperbaiki dii hal ini dibukikan dengan antusias peserta diidk dalam mencapai target saat progam pembiasaan

    ..(TAMBAHKAN LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ETEHSIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, TAMBAHKAN WATERMARK, UPLOAD ULANG)..ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA KPI IAIN PONOROGO ANGKATAN 2020 TENTANG KONTEN BERITA CITIZEN JOURNALISM DI INSTAGRAM @INFOPONOROGO

    No full text
    Citizen journalism merupakan suatu fenomena baru terhadap dunia peliputan berita digital maupun cetak. Media sosial Instagram merupakan salah satu tempat untuk mereka yang bukan termasuk wartawan profesional ikut berkontribusi untuk mengumpulkan, menyusun, dan menyebarkan berita melalui media online. Akun Instagram @infoponorogo memuat banyak konten berita tentang citizen journalism. Hal ini menyebabkan banyak persepsi baru yang muncul khususnya di kalangan mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam angkatan 2020 di IAIN Ponorogo. Maka perlu ada penelitian mengenai analisis persepsi mahasiswa tentang konten berita citizen journalism di Instagram @infoponorogo. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana faktor persepsi dan bentuk persepsi mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Ponorogo pada Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Angkatan 2020 terhadap konten berita citizen journalism pada akun Instagram @infoponorogo. Untuk mendeskripsikan apa saja faktor yang memengaruhi persepsi mahasiswa tentang konten berita citizen journalism. Untuk mendeskripsikan bentuk persepsi yang terbentuk pada mahasiswa tentang konten berita citizen journalism. Untuk menggali data peneliti menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian ini Pertama, faktor yang memengaruhi persepsi mahasiswa yaitu berasal dari eksternal, seperti lingkungan sekitar, keviralan sebuah berita, latar belakang budaya, latar belakang hidup, dan pengalaman pribadi dari tiap mahasiswa. Kedua, bentuk persepsi yang terbentuk pada mahasiswa yaitu persepsi positif

    TINJAUAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK NOMOR 35 TAHUN 2014 TERHADAP POLA ASUH ANAK PASANGAN TUNAGRAHITA (Studi di Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo)

    No full text
    ABSTRAK Wulandari, Nanda Dwi 2024. Tinjauan Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 Terhadap Pola Asuh Anak Studi Di Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo.. Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syari’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Shofwatul Aini, M.S.I. Kata Kunci: Perlindungan Anak, Pola Asuh, Tunagrahita. Pola asuh merupakan cara mendidik, merawat, dan memelihara yang diberlakukan orang tua terhadap anak. Undang-undang yang menjamin tentang perlindungan anak diatur dalam Undang Undang No 35 tahun 2014. Di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo sebagian penduduknya mengalami kecacatan mental (tunagrahita) dan melaksanakan pernikahan sehingga memiliki keturunan. Hal ini menimbulkan pertanyaan bagaimana pola asuh pasangan tunagrahita dalam mengasuh anak. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana bentuk pola asuh pasangan tunagrahita terhadap anak di Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo berdasarkan undang-undang perlindungan anak No 35 tahun 2014? (2) bagaimana dampak pola asuh pasangan tunagrahita terhadap anak di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo berdasarkan undang-undang perlindungan anak No 35 tahun 2014? Adapun skripsi ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan normatif yaitu dengan mengkaji terhadap pemenuhan fungsi pada keluarga tunagrahita di Desa Karangpatihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan metode kualitatif sistematis dengan pengumpulan data menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) bentuk pola asuh pasangan tunagrahita di Desa karangpatihan menggunakan pola asuh permisif dan sudah sesuai dengan undang-undang perlindungan anak nomor 35 tahun 2014 pasal 9 dan 14 yaitu anak dari pasangan tunagrahita dibantu oleh saudara, tetangga dan relawan Rumah Harapan Mulya. (2) dampak dari pola asuh anak pasangan tunagrahita sudah sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 Pasal 1 yang mana dari ketiga pasangan lebih menunjukkan dampak positif

    ...(SCAN FULL SATU LEMBAR/TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR KEASLIAN TULISAN, UPLOAD ULANG)..Analisis BADAN USAHA MILIK DESA Dalam Mengembangkan Perekonomian Masyarakat Desa Ngetos Dan Desa Gempol Kabupaten Nganjuk

    No full text
    BUMDES merupakan suatu lembaga yang di kelola oleh pemerintah desa dan masyarakat desa dalam upaya peningkatan perekonomian desa berdasarkan potensi yang dimiliki desa. BUMDES Sejahtera dan BUMDES Langgeng Jaya sama-sama berperan dalam mengembangkan perekonomian masyarakat desa Ngetos dan desa Gempol. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini ada tiga, yaitu bagaimana peran BUMDES dalam mengembangkan perekonomian masyarakat. Apa saja faktor yang mempengaruhi, dan bagaimana dampak yang dirasakan masyarakat desa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dengan demikian hasil penelitian ini di peroleh dari hasil observasi dan wawancara. Dari hasil tersebut nantinya data mengintrepesikan dengan pembahasan yang sesuai dengan peran BUMDES Sejahtera dan BUMDES Langgeng Jaya. Dengan tujuan untuk menganalisis peran BUMDES dalam mengembangkan perekonomian masyarakat. Penelitian ini memperoleh kesimpulan bahwa dalam meningkatkan perekonomian peran BUMDES ada tiga yaitu, fasiliator, mediator, dan motivator. BUMDES Sejahtera merupakan lembaga yang ada di desa Ngetos yang memiliki luas wilayah 823,000 Ha dan potensi desa yang melimpah, namun pada nyatanya BUMDES Sejahtera belum mampu menjalankan peran sepenuhnya dalam mengembangkan perekonomian masyarakat desa Ngetos, dipengaruhi oleh minimnya modal dari pemerintah desa, SDM rendah dan kurangnya kepercayaan masyarakat. Sementara BUMDES Langgeng Jaya merupakan lembaga yang ada di desa Gempol Kecamatan Rejoso dengan luas wilayah 154,55Ha dan memiliki potensi di bidang pertanian, dalam menjalankan peranya BUMDES Langgeng Jaya sudah menjadi fasiliator, mediator dan motivator sehingga mampu memberikan dampak yang baik terhadap perekonomian masyarakat desa Gempol. Karena BUMDES Langgeng Jaya mendapat dukungan dan modal dari pemerintah desa, dan sumber daya manusia yang mampu bekerja sesuai pada bidangnya

    ..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS, UPLOAD ULANG)..Tinjauan Hukum Islam Terhadap Arisan Daging di Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun

    No full text
    Restiana, Khaula. 2024. Tinjauan Hukum Islam terhadap Arisan Daging di Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun . Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I Kata Kunci/keywords : Arisan Daging, Qarḍ Dinamakan arisan daging karena harga daging sapi disini menjadi pedoman untuk besaran nominal pembayaran arisan. Satu peserta membayar seharga 1 kg harga daging sapi di pasar. Sehingga untuk setiap bulannya kemungkinan nominal pembayaran tidak sama dikarenakan mengikuti naik turunnya harga daging sapi di pasar. Arisan daging di sini awalnya berjalan dengan baik baik saja sampai berjalan beberapa bulan berturut-turut. Hingga suatu hari harga daging sapi naik, sehingga banyak peserta yang menginginkan arisan karena mereka beranggapan bahwa jika harga daging sapi naik, otomatis pendapatan mereka juga akan meningkat. Tetapi arisan justru diberhentikan sementara oleh pembuat arisan dengan alasan menunggu harga daging kembali normal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana tinjauan hukum islam terhadap besaran pembayaran arisan daging di desa sidorejo kecamatan kebonsari kabupaten madiun? (2) bagaimana tinjauan hukum islam terhadap pengunduran waktu arisan daging di desa sidorejo kecamatan kebonsari kabupaten madiun? Adapun penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan jenis kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan wawancara dan dokumentasi yaitu dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada informan disertai dengan mendokumentasikan proses wawancara. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa, praktik arisan daging di Desa Sidorejo ada yang sesuai dan ada yang belum sesuai dengan hukum Islam. Pembayaran arisan sudah sesuai hal ini di dasarkan dengan perjanjian yang telah disepakati di awal pembentukan arisan daging antara pembuat arisan dengan anggotanya telah mensetujui bahwa yang menjadi patokan besaran pembayaran arisan adalah harga satu kilogram daging sapi di pasar pada setiap bulannya. Sedangkan adanya pengunduran waktu arisan daging menjadikan arisan ini belum sesuai dengan hukum Islam dikarenakan masih ada anggota arisan yang dirugikan. Ketika harga daging sapi naik, arisan justru diberhentikan sementara untuk menunggu harga kembali normal, kemudian arisan baru bisa dilanjutkan. Hal ini yang menjadikan arisan ini belum sesuai dengan etika pembayaran hutang dalam penundaan waktu pembayaran serta kesepakatan yang telah disepakati di awal perjanjian antara pembuat arisan dengan para anggota arisan

    0

    full texts

    17,836

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic theses of IAIN Ponorogo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇