Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
    17836 research outputs found

    Pengaruh Pembiayaan Mudharabah Musyarakah Murabahah Terhadap Laba Bersih Bank Umum Syariah Periode 2016-2022

    No full text
    Wahana, Wahyu Perintis. Pengaruh Pembiayaan Mudharabah Musyarakah Murabahah Terhadap Laba Bersih Bank Umum Syariah Periode 2016-2022. Skripsi. 2024. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Irma Yuliani S.E., M.E Kata Kunci: Mudharabah, Musyarakah, Murabahah, Laba Bersih. Pembiayaan merupakan dukungan atau pendanaan yang diberikan bank kepada nasabah untuk digunakan sesuai dengan kebutuhannya. Pada perbankan syariah pembiayaan berbasis syariah di bagi menjadi beberapa bagian yang salah satunya yaitu pembiayaan dengan sistem bagi hasil yaitu pembiayaan mudharabah dan musyarakah dan sistem jual beli yaitu pembiayaan murabahah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji serta menganalisis hasil penelitian dari pembiayaan mudharabah, pembiayaan musyarakah, dan pembiayaan murabahah mengenai pengaruhnya terhadap laba bersih Bank Umum Syariah. metode pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel pada penelitian ini berjumlah 84 yang berasal dari data bulanan Bank Umum Syariah periode 2016-2022. Jenis data pada penelitian ini menggunakan data sekunder. Hasil dari penelitian ini yaitu variabel pembiayaan mudharabah (X1) dengan nilai prob 0.2312 lebih besar dari 0,05 dinyatakan tidak ada hubungan jangka pendek antara variabel mudharabah dengan laba bersih. Variabel pembiayaan musyarakah (X2t-1) dengan nilai prob. 0.0016 kurang dari 0,05 dinyatakan adanya hubungan jangka pendek antara variabel pembiayaan musyarakah terhadap laba bersih. Variabel pembiayaan murabahah (X3) dengan nilai prob 0.5332 lebih besar dari 0,05 maka dinyatakan tidak ada hubungan jangka pendek antara variabel pembiayaan murabahah terhadap laba bersih. Sedangkan estimasi jangka panjang pembiayaan mudharabah, pembiayaan musyarakah, pembiayaan murabahah tidak berpengaruh signifikan positif terhadap jangka panjang. Hasil dari uji simultan pembiayaan mudharabah, pembiayaan musyarakah, pembiayaan murabahah berpengaruh signifikan terhadap laba bersih karena nilai prob F-statistik kurang dari 0,05

    Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Kinerja Guru dan Prestasi Siswa di MAN Pacitan

    No full text
    ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kinerja guru yang masih kurang optimal dalam mengelola dan melaksanakan praktek pembelajaran di madrasah. Kinerja guru bila sudah ditingkatkan dan dikembangkan akan memiliki dampak pada prestasi siswa sehingga memiliki peranan penting dalam proses pembelajaran di madrasah. Selain dari kinerja guru, peran kepala madrasah juga memiliki andil besar dalam meningkatkan prestasi siswa, dimulai dari kebijakan-kebijakan yang direncanakan dan ditetapkan hingga dukungan fasilitas maupun moral kepada siswa sehingga bisa lebih berprestasi. Kepala madrasah merupakan figur penting dan sentral dalam lembaga pendidikan dalam menentukan dan mengembangkan lembaga yang dipimpinnya, sehingga kepala madrasah harus mampu untuk melihat peluang dari sumber daya yang tersedia untuk menghasilkan output yang optimal sesuai dengan visi dan misi madrasah. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan dan menganalisis peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru; 2) Memaparkan dan menganalisis peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan prestasi siswa; 3) Menjelaskan dan menganalisis implikasi peran kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru dan prestasi siswa di MAN Pacitan. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan studi kasus dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk teknik keabsahan data menggunakan uji kredibilitas dengan peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, dan kecukupan referensial. Sementara dalam teknik analisis data peneliti menggunakan teori dari Miles, Huberman, dan Saldana yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Temuan yang didapatkan oleh peneliti terkait peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatan kinerja guru, peran kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatan prestasi siswa, serta implikasi peran kepala madrasah dalam meningkatkan kinerja guru dan prestasi siswa di MAN Pacitan adalah: 1) Mendukung dan mendorong guru untuk totalitas dalam melakukan pekerjaan sesuai dengan job description yang didasarkan dengan tujuan untuk berkhidmat (mengabdi) dengan seluruh potensi yang ada demi pengembangan mutu madrasah, mengadakan pelatihan guru, workshop pembelajaran, serta bedah buku pendidikan; 2) Menganalisa sumber daya yang tersedia baik dari siswa maupun guru pendamping, merencanakan pembiayaan terkait kegiatan/perlombaan yang akan diikuti, memprioritaskan yang memiliki potensi besar untuk berprestasi termasuk kerja sama dengan mitra di luar madrasah; 3) Pendampingan dan motivasi langsung di lapangan ketika perlombaan, mampu mengembalikan kinerja guru secara psikologis dari pola sebelum pandemi dan setelah pandemi dengan penyesuaian terbaru, sarana prasarana dilakukan perbaikan maupun penggantian guna mendukung proses pembelajaran pasca pandemi

    Pengaruh Faktor Kepercayaan, Kemudahan Penggunaan Dan Fitur Produk Terhadap Keputusan Pembelian Pada Aplikasi Bsi Mobile

    No full text
    Kata Kunci:, Kepercayaan, Kemudahan Penggunaan, Fitur Produk, Keputusan Pembelian, dan BSI Mobile. Perkembangan sistem informasi saat ini sangat pesat dan memberikan dampak yang besar bagi perkembangan kehidupan manusia, baik secara ekonomi, sosial, budaya maupun pendidikan. Istilah Teknologi Sistem Informasi (TSI) yang digunakan bank ini sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia. Dengan adanya perkembangan teknologi dalam dunia perbankan menimbulkan kebimbanga dalam keputusan pembelian pada aplikasi bsi mobile. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh faktor kepercayaan, kemudahan penggunaan dan fitur produk terhadap keputusan pembelian pada aplikasi bsi mobile. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang didasarkan pada filosofi positivisme yang mempelajari populasi atau sampel tertentu dan analisis data statistik dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil uji linier sederhana diperoleh bahwa kepercayaan pada aplikasi bsi mobile berpengaruh negatif terhadap keputusan pembelian pada aplikasi bsi mobile. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan uji t pada tabel 4.14 yang diputuskan H04 diterima. Berdasarkan hasil uji linier sederhana diperoleh bahwa kemudahan penggunaan pada aplikasi BSI mobile tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian pada aplikasi bsi mobile. Hal ini dapat dibuktikan berdasarkan uji t pada tabel 4.17 yang diputuskan H05 diterima. Hasil uji regresi linier sederhana menunjukan bahwa hubungan variabel fitur produk aplikasi BSI mobile tidak berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian pada aplikasi bsi mobile. Hal tersebut bisa dibuktikan berdasarkan uji T yang terdapat pada Tabel 4.20 yang diputuskan H06 diterima. Kesimpulannya variabel kepercayaan mempunyai tidak pengaruh negatif dan signifikan. Variabel kemudahan penggunaan dan fitur produk tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada aplikasi bsi mobile

    Analisis Yuridis Tentang Putusan Kumulasi Isbat Nikah dan Cerai Gugat (Studi Perkara Nomor 387/Pdt.G/2022/PA.Kab.Kediri)

    No full text
    ABSTRAK Candra Setiyoko.2024. analisis yuridis tentang putusa kumulasi isbat nikah untuk keperluan cerai gugat (Studi Perkara Nomor 387/Pdt.G/Pa.Kab.Kediri) Jurusan Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo.Pembimbing wahyu Saputra.M.H.Li Kata Kunci: kumulasi isbat nikah untuk keperluan cerai gugat Penelitian ini berawal dari kasus dikabulkannya permohonan itsbat nikah pernikahan siri oleh majelis hakim Pengadilan Agama kabupten kediri dalam Putusan Nomor: 387/Pdt.G/Pa.Kab.Kediri Berdasarkan pertimbangan hakim, perkawinan Pemohon adalah sah meskipun menggunakan tokoh agama sebagai wali nikah. Dasar hukum hakim adalah Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Nomor 1 Tahun 1997 yang telah diubah dengan Undang-undang nomor 16 tahun 2019, perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya. Padahal dalam hukum Islam mensyaratkan adanya wali nikah yaitu keluarga yang masih ada urutan hubungan nasab atau PPN yang ditunjuk secara resmi oleh pemerintah. Berdasarkan penelitian tersebut,peneliti tertarik untuk mengkaji antara lain:pertama .bagaimana analisis yuridis terhadap pertimbangan hakim Pengadilan Agama Kabupaten Kediri dalam Perkar kumulasi Nomor: 387/Pdt.G/PA.Kab.Kediri/2022 dalam menetapkan isbat nikah untuk keperluan cerai guga? Kedua Bagaimana analisis yuridis terhadap dampak hukum yang ditimbulkan dari putusan isbat nikah dan cerai gugat perkara Nomor: 387/pdt/G/PA.Kab.Kediri/2022 untuk keperluan cerai gugat? Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang termasuk studi kepustakaan (library research). Sedangkan untuksumber data primer penelitian ini adalah Putusan Pengadilan Agama kabupaten kediri perkara nomor:387/pdt/G/2022. Peneliti ini dalam menganalisis data menggunakan metode analisis deskriptif dengan pola berfikir deduktif dan teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi. Dari kedua rumusan masalah di atas, setelah dilakukan penelitian dapat disimpulkan bahwa paradigma yang di anut oleh hakim dalam memutus perkara adalah paradigma positivistic. Implikasinya, kepatuhan terhadap hukum positif dianggap adil, sebaliknya pelanggarannya dianggap tidak adil. Pertimbangan hakim telah sesuai dengan konsep Gustav Radbruch, karena pertama keadilan untuk Pemohon telah terealisasikan, kedua kemanfaatan untuk mengurus akta kelahiran anak dan ketiga kepastian hukum sehingga status pernikahannya dapat dicatatkan di KUA dan status anak jelas nasabnya

    Pengaruh Bimbingan Perkawinan Mandiri Dalam Pembangunan Keluarga Sakinah (Studi Kasus di KUA Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo)

    No full text
    ABSTRAK Pradana, Faries Gillbram 2024. Pengaruh Bimbingan Perkawinan Mandiri Dalam Pembangunan Keluarga Sakinah Studi Kasus di KUA Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Nahrowi, M.H. Kata Kunci/Keyword: Bimbingan Perkawinan, Keluarga Sakinah, Efektivitas Hukum. Bimbingan Perkawinan Mandiri dalam pelaksanaannya dilaksanakan oleh Kantor Urusan Agama (KUA). Penyelenggaraan program bimbingan berdasarkan Keputusan Dirjen Bimas Islam No. 379 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan Pranikah. Program bimbingan perkawinan mandiri sangat diunggulkan dan merupakan bagian dari program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas pasangan calon pengantin sebagai upaya membangun keluarga sakinah. Diupayakan secara langsung dapat memberikan hasil yang komprehensif bagi calon pengantin. Tujuan utama bimbingan perkawinan mandiri merupakan langkah awal dalam upaya menciptakan sebuah keluarga yang harmonis, dengan melakukan metode berfikir efektif sehingga para calon pengantin dapat memperoleh kesadaran mengenai pola hubungan yang berfungsi dengan tepat, melalui metode baru dan sesuai dengan permasalahan yang nantinya akan dihadapi. Sebagaimana dengan upaya yang saat ini telah dilakukan oleh KUA Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana praktik Bimbingan Perkawinan Mandiri di KUA Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo dalam perspektif efektivitas hukum? Bagaimana dampak Bimbingan Perkawinan Mandiri sebagai upaya membangun keluarga sakinah di KUA Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo? Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan hukum yuridis empiris. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data yang bersifat kualitatif yang diperoleh melalui penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. Data tersebut dikumpulkan dan dianalisis secara sistematis, Disajikan dalam bentuk uraian kata yang menghasilkan data deskriptif. Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa praktik bimbingan perkawinan mandiri di KUA Kecamatan Slahung berbekal edukasi dalam mewujudkan pembangunan keluarga sakinah. Penerapan kebijakan bimbingan perkawinan mandiri yang dilaksanakan telah berjalan efektif sesuai dengan tujuan serta peraturan yang ditetapkan. Adapun dampak dari bimbingan perkawinan mandiri dalam mewujudkan keluarga sakinah di KUA Kecamatan Slahung bisa dilihat melalui adanya kesesuaian dengan teori tujuan perkawinan yang berdampak pada pembentukan keluarga yang sejahtera. Terpenuhinya masing-masing hak serta kedudukan suami dan isteri baik dalam kehidupan rumah tangga merupakan dampak yang dapat dirasakan ketika menjalankan kehidupan berumah tangga

    Efektivitas Penerapan Prinsip Ta’awun Dalam Program UMKM Gandu Berkembang (UGB) Di Lapangan Desa Gandu Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo

    No full text
    ABSTRAK Fitria, Hafiza Nur Laily. Efektivitas Penerapan Prinsip Ta’awun Dalam Program UMKM Gandu Berkembang (UGB) Di Lapangan Desa Gandu Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo. Skripsi. 2024. Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, pembimbing: Unun Roudlotul Janah, M.Ag. Kata kunci: Efektivitas dan Ta’awun Penerapan prinsip ta’awun dalam Program UMKM Gandu Berkembang sangatlah penting dilakukan untuk meningkatkan ekonomi lokal. Di Desa Gandu contohnya telah menerapkan prinsip ta’awun dalam mengoperasionalkan program UMKM Gandu Berkembang yang penyaluranya berupa pemberian lapak, aliran listrik dan air gratis, akan tetapi beberapa UMKM tidak konsisten dalam menjalankan usahanya, produk/barang yang dijual belikan terkadang berubah-ubah tidak tetap sesuai kebutuhan konsumen, belum bisa mengelola manajemen keuangan dengan baik, kurang kreatif dan inovasi dalam memilih produk yang akan dipasarkan dan kurangnya kemampuan dalam pemasaran produknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip ta’awun, kendala yang dihadapi oleh Pemerintah Desa Gandu dan pelaku UMKM dan efektivitas penerapan prinsip ta’awun dalam Program UMKM Gandu Berkembang (UGB) di Lapangan Desa Gandu Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (Field research) dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yang dilakukan yaitu mengunakan teknik editing, Organizing dan penemuan hasil riset. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu: 1) Penerapan prinsip ta’awun dalam Program UMKM Gandu Berkembang di lapangan Desa Gandu Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo ini berupa pemberian lapak, aliran listrik dan air gratis. 2) Terdapat tiga kendala yang dialami oleh Pemerintah Desa Gandu yaitu memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait pemanfaatan lahan lapangan untuk jual beli dan menjelaskan operasional program UMKM Gandu Berkembang (UGB), minat yang mendaftar program UGB masih sangat sedikit dan minat pembeli yang masih ragu-ragu. Sedangkan kendala yang dihadapi pelaku UMKM adalah sebagian UMKM belum berani mengambil dagangan dari pemasok, belum mampu mengatur manajemen keuangan dengan baik dan strategi pemasaran yang belum tepat. 3) Penerapan prinsip ta’awun dalam program UGB belum dapat dinyatakan efektivitas, dikarenakan tidak memenuhi standar pengukuran efektivitas

    Strategi Penghimpunan Dana Zakat Infak Dan Sedekah Melalui Kotak Infak di LAZISNU Kabupaten Ponorogo

    No full text
    aspek penting untuk mendukung program-program kemanusiaan, sosial, dan ekonomi. Program kotak infak adalah salah satu cara yang umum digunakan untuk mengumpulkan dana zakat, infaq, dan sedekah. Di LAZISNU Ponorogo program ini sering berhasil dalam mengumpulkan dana untuk berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, ada permasalahan yang sering dihadapi dalam pelaksanaannya adalah kurangnya promosi dan edukasi, tanpa promosi yang baik, program kotak infak bisa kurang dikenal oleh masyarakat luas, dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya zakat infak sedekah bisa mengurangi partisipasi dalam program ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penghimpunan dana zakat infak sedekah melalui kotak infak di LAZISNU Ponorogo, faktor pendukung dan penghambat serta dampaknya. Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan desfriptif kualitatif. Sumber data utama dari penelitian ini adalah data lapangan terutama bidang penghimpuanan pihak LAZISNU Ponorogo. Hasil penelitian menunjukkan strategi penghimpunan oleh LAZISNU Ponorogo menerapkan strategi dialog fundraising, program tersebut dilaksanakan dengan langsung ke lapangan untuk menemui para calon atau para donatur dengan sasaran para pemilik toko atau warung di kabupaten Ponorogo, strategi corporate fundraising, strategi multichannel fundraising, dan strategi mempertahankan loyalitas donatur. Pelaksanaan strategi tersebut mampu meningkatkan pendapatan dana, meningkatkan jumlah donatur. Faktor penghambat dalam pelaksanaan program penghimpunan kotak infak di LAZISNU Ponorogo adalah kurangnya kesadaran masyarakat, kurangnya akses terhadap kotak infak dan kurangnya pengetahuan tentang cara berzakat, infaq, dan sedekah juga dapat menjadi faktor penghambat,dan kurang kepercayaan terhadap pengelolaan dana, serta kendala teknis. Dukungan terhadap program LAZISNU oleh masyarakat dan lembaga dan banom yang ada di Nahdlatul Ulama, dan kemudahan, transparansi, serta sosialisasi. Penghimpunan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah melalui kotak infak di LAZISNU Ponorogo memiliki dampak yang signifikan dalam berbagai aspek diantaranya penyediaan sumber daya, peningkatan kesejahteraan, penguatan solidaritas, dan peningkatan pengumpulan dana program kotak infaq sangat membantu dalam pengumpulan dana, karena semakin banyak kotak infaq tersebar semakin meningkat pula pengumpulan dananya

    Dampak Pembiayaan Murabahah Bsi Kcp Ponorogo Terhadap Perkembangan Usaha Nasabah Umkm Di Kecamatan Slahung

    No full text
    Rahmat, Deni. Dampak Pembiayaan Murabahah BSI KCP Ponorogo Terhadap Perkembangan Usaha Nasabah UMKM di Kecamatan Slahung. Skripsi, 2023. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing: Unun Roudotul Janah, M.Ag. Kata Kunci: Pembiayaan, Perbankan Syariah, Perkembangan Ekonomi, UMKM Proses pengembangan UMKM membutuhkan pendanaan yang banyak, sehingga banyakUMKM yang melakukan financing melalui kredit bank, baik bank pemerintah maupun bank swasta. UMKM berperan secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi maupun penyediaan lapangan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui modal usaha, omzet penjualan, dan keuntungan usaha sesudah dan sebelum memperoleh pembiayaan dari perbankan syariah. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dibaca, dipelajari, ditelaah, kemudian reduksi data menyusunnya dalam satuan-satuan, dikategorisasikan, dan mengadakan pemeriksaan keabsahan data. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif dengan 3 langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Sebelum Bank Syariah Indonesia KCP Ponorogo Soetta melakukan penyaluran dana kepada nasabah ada beberapa prosedur atau tahapan yang harus dilakukan oleh nasabah dengan tertib yakni permohonan pembiayaan, pengumpulan data, analisis data, analisis rasio,dan yang terakhir persetujuan pembiayaan. Namun terjadi perubahan perosedur yakni mengecualikan UMKM yang bukan kebutuhan pokok seperti para pengrajin untuk menghindari pembiayaan macet atau bermasalah yang akan mengakibatkan kerugian pada bank. (2) Terdapat perbedaan pada modal usaha pelaku UMKM antara sebelum dan sesudah memperoleh pembiayaan dari BSI KCP Ponorogo Soetta. Modal usaha meningkat setelah memperoleh pembiayaan sebesar 105%. (3) Terdapat perbedaan pada omzet penjualan pelaku UMKM ntara sebelum dan sesudah memperoleh pembiayaan dari bank BSI KCP Ponorogo Soetta. Omzet meningkat setelah memperoleh pembiayaan dari bank BRI Syariah yaitu meningkat sebesar 67%. (4) Terdapat perbedaan pada keuntungan usaha pelaku UMKM di wilayah Ponorogo antara sebelum dan sesudah memperoleh pembiayaan dari BSI KCP Ponorogo Soetta. Keuntungan usaha meningkat setelah memperoleh pembiayaan dari bank BRI Syariah yaitu meningkat sebesar 85%

    PENGENDALIAN DIRI SANTRI MELALUI KEGIATAN SALAT MALAM DAN PUASA SENIN KAMIS DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM BANGUNSARI PONOROGO

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya santri yang mayoritas mahasiswa yang sulit menerapkan pengendalian diri dalam kesehariannya. Masa remaja merupakan suatu periode peralihan, suatu masa perubahan, usia bermasalah, saat dimana individu mencari identitas, masa yang tidak realistis, masa yang banyak terjadi dorongan-dorongan kearah negatif, maka dari itu remaja sangat penting memiliki kemampuan pengendalian diri yang baik dengan cara lebih medekatkan diri kepada Allah SWT malalui rutinitas kedisiplinan menjalankan salat malam dan puasa senin kamis. Peneliti ini bertujuan (1) Untuk mengetahui pelaksanaan salat malam dan puasa Senin Kamis di pondok pesantren Darussalam Bangunsari Ponorogo; (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan salat malam dan puasa Senin Kamis terhadap pengendalian diri santri di pondok pesantren Darussalam Bangunsari Ponorogo; (3) Untuk mengetahui implikasi salat malam dan puasa Senin Kamis terhadap pengendalian diri santri di pondok pesantren Darussalam Bangunsari Ponorogo. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian berasal dari pengasuh, pengurus, santri dan kegiatan di pondok pesantren Darussalam Bangunsari Ponorogo. Kemudian teknik dalam analisis data yaitu menggunakan analisis model Miles dan Huberman dengan langkah-langkah: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa (1) Pelaksanaan salat malam yaitu dilaksanakan berjamaah bersama santri tahfidz pada pukul 03.00. Sedangkan puasa Senin Kamis dengan cara menahan diri dari makan dan minum mulai dari terbitnya matahari hingga terbenamnya matahari. (2) Faktor pendukung yang mempengaruhi upaya pengendalian diri santri melalui kegiatan salat malam dan puasa Senin Kamis yaitu adanya teladan, nasehat, dan fadhilah yang diberikan oleh pengasuh terkait salat malam dan puasa Senin Kamis, sedangkan faktor penghambatnya adalah belum memahami keutamaan salata malam dan puasa Senin Kamis dan belum terbiasa melaksanakan salat malam dan puasa Senin Kamis. (3) Implikasi pengendalian diri santri melalui kegiatan salat malam dan puasa Senin Kamis yaitu ada 3 jenis pengendalian diri adalah a. Pengendalian perilaku yaitu untuk melatih disiplin, melatih keteguhan dan untuk berlatih konsisten ibadah. b. Pengendalian kognisi yaitu melalui latihan pengendalian emosi, dan melatih refleksi diri. c. Pengendalian keputusan yaitu santri dalam mengambil keputusan dengan bijaksana

    ...(SCAN FULL SATU LEMBAR PADA LEMBAR BERTTD/JUDUL TIDAK TERPISAH, UPLOAD ULANG)...Pinjaman Uang Shopee Pay Later Pada Aplikasi Shopee Di Lingkungan Nurmanan Perspektif Hukum Islam

    No full text
    Akad qarḍ atau yang biasa disebut akad utang piutang ialah akad di mana ada 2 pihak, pihak pertama adalah pemberi pinjaman dan pihak kedua adalah yang menerima pinjaman, pihak penerima pinjaman ini nantinya harus mengembalikan pinjamannya dengan ketentuan sesuai dengan pinjaman yang diterimanya. Shopee pay later ialah sebuah fitur atau layanan pinjaman uang yang disediakan oleh Shopee untuk memudahkan para penggunanya dengan jangka waktu yang ditentukan seperti cicilan 1bulan, 3 bulan, 6 bulan, sampai 12 bulan keatas dengan suku bunga minimal 2,95% dan 1% dari total pembayaran. Dalam shopee pay later ini juga terdapat tambahan biaya atau denda pada keterlambatan pembayaran sebesar 5% perbulan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap akad pinjaman uang Shopee pay later? Dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik pengembalian uang pinjaman Shopee pay later pada aplikasi Shopee di lingkungan Nurmanan? Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis dalam penelitian ini dengan menggunakan deskriptif analisis yaitu dengan cara memaparkan data apa adanya. Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa Akad pinjaman uang Shopee pay later pada aplikasi Shopee di lingkungan Nurmanan ini belum sesuai dengan ketentuan akad qarḍ karena adanya bunga atau tambahan biaya pada awal penggunaan pinjaman, dan adanya biaya keterlambatan pada pinjaman uang Shopee pay later di lingkungan Nurmanan. Menurut pandangan kaum modernis bunga atau tambahan biaya dalam pinjaman uang Shopee pay later pada aplikasi Shopee di lingkungan Nurmanan belum dikatakan riba karena pinjaman ini memudahkan pengguna Shopee pay later di lingkungan tersebut dan tidak melebihi batas maksimum bunga sebesar 5,75% dari total pinjaman, namun untuk biaya keterlambatan pada pinjaman uang Shopee pay later pada aplikasi Shopee di lingkungan Nurmanan termasuk riba karena akan mendatangkan kemadharatan dengan menimbulkan kesengsaraan di kemudian hari

    0

    full texts

    17,836

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic theses of IAIN Ponorogo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇