Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
17836 research outputs found
Sort by
..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETEHSIS, UPLOAD ULANG).. Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Games Smart Berbasis Kemampuan Logical Mathematic Peserta Didik Kelas 4 Di MIN 2 Ponorogo
ABSTRAK
Purniawati, Dian. 2024. Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Games Smart Berbasis Kemampuan Logical Mathematic Peserta Didik Kelas 4 di MIN 2 Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Dr. Hestu Wilujeng, M.Pd.
Kata Kunci: matematika, bangun datar, media pembelajaran.
Pembelajaran matematika pada kelas IV MIN 2 Ponorogo masih menggunakan media pembelajaran konvensional (tradisional) yang berupa LKS sebagai penunjang proses belajar mengajar. Peserta didik menjadi kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Saat ini peserta didik memahami matematika ialah menghafal rumus, bukan menganalisis suatu permasalahan dan dapat menyelesaikannya dengan konsep matematika sehingga dapat menunjang kecerdasan logis matematis peserta didik. Perlu adanya inovasi pengembangan media pembelajaran yang interaktif, menarik, serta mampu menunjang kecerdasan logis matematis peserta didik. Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis kecerdasan logi matematis dalam materi bangun datar.
Penelitian ini bertujuan untuk, (1) menjelaskan proses pengembangan media pembelajaran monopoli games smart pada mata pelajaran matematika kelas 4 di MIN 2 Ponorogo, (2) mengidentifikasi kevalidan media pembelajaran monopoli games smart pada mata pelajaran matematika kelas 4 di MIN 2 Ponorogo.
Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah pengembangan atau Research and Development. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV MIN 2 Ponorogo. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitatif yang kemudian dianalisis menggunakan rumus percentages correction.
Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa, (1) proses pengembangan media pembelajaran monopoli games smart menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 4 tahap, yakni tahap analisis (analysis), desain (design), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation), (2) berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa berdasarkan hasil uji validasi ahli, penilaian media monopoli games smart aspek media memperoleh nilai rata-rata 99,09%, aspek materi mendapatkan rata-rata 100%, dan aspek bahasa memeroleh nilai rata-rata 100%. Sehingga, hasil nilai rata-rata ketiga aspek monopoli games smart berdasarkan validasi ahli sebesar 99,7%. Sementara itu, hasil rata-rata angket respon siswa sebesar 97,4%. Jika ditarik rata-rata dari keduanya, maka kevalidan media monopoli games smart mencapai nilai 98,5%. Berdasarkan nilai tersebut, media monopoli games smart bermuatan materi bangun datar dikategorikan sangat layak
[FILE BELUM ADA] Manajemen Supervisi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru (Studi Kasus di Sman 1 Balong Ponorogo)
Rendahnya mutu pendidikan yang disebabkan oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih, sehingga dibutuhkan SDM dilingkup sekolah yang berkualitas. Supervisi hadir sebagai kegiatan yang dimulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi. Dalam hal ini, guru merupakan faktor utama dalam meningkatkan dunia pendidikan, sebab tanpa adanya guru tujuan pendidikan tidak akan tercapai.
Penelitian ini bertujuan untuk; (1) Mengetahui dan menganalisis perencanaan supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru; (2) Mengetahui dan menganalisis pelaksanaan supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru dan (3) Mengetahui dan menganalisis evaluasi supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 1 Balong
Menjawab permasalahan diatas, penelitian ini dilakukan menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dilakukan di SMAN 1 Balong, dengan sumber data dari Kepala Sekolah, Waka Kurikulum dan Guru SMAN 1 Balong. Sedangkan pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selain itu untuk keabsahan data digunakan pengamatan yang tekun serta triangulasi sumber.
Berdasarkan analisis data di temukan bahwa; (1) Perencanaan supervisi Kepala Sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di SMAN 1 Balong diawali dengan membentuk tim supervisi dan menentukan waktu diadakannya supervisi, teknik dan model yang digunakan, serta instrumen.;(2) Pelaksanaan supervisi Kepala Sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di SMAN 1 Balong dimulai dengan rapat dinas di awal semester untuk menyampaikan agenda supervisi, tim supervisi, jadwal supervisi, dan jadwal guru yang disupervisi. Kemudian koordinasi dengan tim supervisi untuk melakukan pelaksanaan supervisi. Supervisi dilakukan dengan menggunakan metode kunjungan kelas, maka kepala sekolah akan mendatangi guru yang akan disupervisi dikelas sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan;(3) Evaluasi supervisi kepala sekolah untuk meningkatkan kinerja guru di SMAN 1 Balong, Kepala Sekolah bekerja sama dengan Waka Kurikulum yang diadakan setelah pelaksanaan supervisi selesai dengan tujuan meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 1 Balong. Ada beberapa kegiatan evaluasi yang dilakukan baik untuk menunjang kemajuan dan perkembangan, seperti memberikan pembinaan secara langsung, kepala sekolah memberikan evaluasi berupa pembinaan dan saran kepada guru ketika dirasa metode pembelajaran kurang baik secara langsung saat itu juga, maupun memberikan pembinaan secara tidak langsung berupa mendiskusikan hasil supervisi dengan guru yang sudah disupervisi, menugaskan guru untuk mengikuti diklat, pembinaan, atau kegiatan lainnya
تطبيق استخدام وسائل التعلم سكرفبواك لترقية مهارة القراءة باللغة العربية للطلاب الصف الثامن بالمدرسة الثانوية معارف بالونج فونوروجو..(GUNAKAN TTD ASLI BUKAN SCAN PADA LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETEHSIS, UPLOAD ULANG)..
وولنساري، أنيسا. 2024. تطبيق استخدام وسائل التعلم سكرفبواك لترقية مهارة القراءة باللغة العربية للطلاب الصف الثامن بالمدرسة الثانوية معارف بالونج فونوروجو. البحث العلمي، كلية التربية والعلوم التعلميّة، الجامعة الإسلاميّة الحكوميّة فونوروجو. المشرف الدكتور يفريدل فطري نور سلام الماجستير.
الكلمات الأساسية: وسائل التعلم، سكرفبواك، مهارة القراءة.
في تعلم اللغة العربية، يواجه طلاب الصف الثامن بالمدرسة الثانوية معارف بالونج فونوروجو عقبات في المشاركة في التعلم، وخاصة في مهارة القراءة العربية. يحدث هذا بسبب عدة عوامل، مثل نقص تحفيز الطلاب في تعلم اللغة العربية، وأساليب التعلم الأقل تنوعا، ونقص مرافق التعلم الكافية. واحدة من وسائل التعلم التي يمكن استخدامها لتحسين مهارة القراءة العربية هي وسائل سكرفبواك (Scrapbook). تستخدم هذه الدراسة نوعا من القراءة بصوت عال. القراءة بصوت عال هي نشاط قراءة النصوص بصوت واضح ودقيق ، بحيث يمكن للمستمعين فهم محتوى النص جيدا. في هذه الدراسة ، يرغب المعلمون في تقييم قدرة الطلاب على قراءة الحروف العربية والتنغيم وعلامات الترقيم في قراءة اللغة العربية.
تهدف هذه الدراسة إلى: (1) لمعرفة تطبيق وسائل الإعلام سكرفبواك في تعلم اللغة العربية الطلاب الصف الثامن بالمدرسة الثانوية معارف بالونج فونوروجو. (2) لمعرفة فعالية استخدام سكرفبواك لتحسين القدرة على قراءة اللغة العربية لطلاب الصف الثامن بالمدرسة الثانوية معارف بالونج فونوروجو.
استخدم هذه الدراسة نوعا من البحث الكمي. تم إجراء هذا البحث في لمدرسة الثانوية معارف بالونج فونوروجو في الفئتين 8أ و 8ج. تكونت العينة من 54 طالبا. في الفصل 8أ، كان هناك 28 طالبا كفصل الضابط و 8ج مع 26 طالبا كفصل تجريبي. البيانات المستخدمة هي الملاحظة والمقابلات والاختبار القبلي والبعدي والتوثيق. الفرضيات المستخدمة هي independent sample t-test واختبارN-Gain.
ونتيجة هذا البحث العلمي هي: (1) كان متوسط درجة الاختبار البعدي في الفصل التجريبي 88،46، وكان متوسط الاختبار البعدي في فئة الضابط 77،18. وهذا يعني أن البيانات أظهرت فرقا متوسطا بين نتائج مهارة القراءة العربية لدى الطلاب في الصف التجريبي والصف الضابط. (2) كان متوسط الدرجات N-Gain score للفصل التجريبي 63،8٪. وبالنسبة لمتوسط الدرجاتN-Gain score للفئة الضابطة كان 47،6٪. وبالتالي، يمكن الاستنتاج أن استخدام وسائل التعلم سكرفبواك (Scrapbook) فعالة معتدلة لترقية مهارة القراءة باللغة العربية للطلاب الصف الثامن بالمدرسة الثانوية معارف بالونج فونوروجو. في حين أن استخدام الأساليب التقليدية أقل فعالية لترقية مهارة القراءة باللغة العربية للطلاب الصف الثامن بالمدرسة الثانوية معارف بالونج فونوروجو
Strategi Fasilitator dalam Menumbuhkan Kreativitas Siswa Melalui Batik Shibori P5 Tema Kewirausahaan SMP Negeri 2 Ponorogo
Agustina, Meilina. 2024. Strategi Fasilitator Dalam Menumbuhkan Kreativitas Siswa
Melalui Batik Shibori P5 Tema Kewirausahaan SMP Negeri 2 Ponorogo
(Studi Kasus). Skripsi. Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas
Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo.
Pembimbing: Khoirun Nikmah, M. Hum.
Kata Kunci: Kreativitas, Batik Shibori, P5.
Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) memiliki peran krusial dalam
menumbuhkan kreativitas siswa. Dengan pendekatan yang interaktif dan praktis, P5
memberikan platform untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif, inovatif, dan
berwirausaha. Melalui pembelajaran P5, siswa dipersiapkan untuk menghadapi
tantangan dunia nyata dengan gagasan-gagasan baru dan solusi yang inovatif. Dengan
demikian pembelajaran P5 dalam tema kewirausahaan tidak hanya memberikan
pengetahuan praktis, tetapi juga memperkuat kemampuan siswa untuk berinovasi dan
menghadapi perubahan dengan kreativitas.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : (1) Bentuk kegiatan P5 dalam
menumbuhkan kreativitas siswa melalui batik shibori P5 tema kewirausahaan SMP
Negeri 2 Ponorogo. (2) Strategi fasilitator dalam menumbuhkan kreativitas siswa
melalui batik shibori P5 tema kewirausahaan SMP Negeri 2 Ponorogo. (3) Faktor
pendorong dan penghambat dalam menumbuhkan kreativitas siswa melalui batik
shibori P5 tema kewirausahaan SMP Negeri 2 Ponorogo.
Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi (Non-Partisipan),
wawancara (Semi terstruktur) dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan
adalah model analisis Miles, Huberman dan Saldana, meliputi pengumpulan data,
kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data
menggunakan triangulasi sumber dan teknik, serta ketekunan pengamatan.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Bentuk
kegiatan untuk menumbuhkan kreativitas siswa melalui batik shibori adalah dengan
salah satu strategi yang digunakan oleh fasilitator yaitu dengan membuat motif batik
secara mandiri untuk melatih rasa ingin tahu dan minat siswa dalam kegiatan P5 Tema
Kewirausahaan. 2) Strategi yang digunakan fasilitator terdiri dari 8 aksi (Pemutaran
video mengenai P5, Observasi langsung dengan pedagang sembako di pasar,
penggambaran motif batik shibori, pembekalan pembuatan batik shibori, pembuatan
batik shibori, pembuatan label atau poster, refleksi dan pelaksanaan pameran) yang
akan dilakukan oleh siswa secara bertahap agar siswa bisa memahami dan dapat
menumbuhkan kreativitas secara perlahan-lahan. 3) faktor pendorong keberhasilan
pelaksanaan P5 adalah dari semangat dan komitmen fasilitator dalam menyampaikan
dan melaksanakan tugas, sedangkan faktor penghambat keberhasilan pelaksanaan P5
adalah kurangnya pemahaman siswa tentang P5, batik shibori, dan tema kewirausahaan
Implementasi Nilai-nilai Karakter Peduli Lingkungan dalam Kegiatan Ekstrakuriikuler Pramuka di MIT Darul Muttaqien Magetan
Pendidikan karakter peduli lingkungan merupakan usaha untuk menanamkan prinsip-prinsip karakter berbasis lingkungan dan meningkatkan perhatian siswa terhadap pelestarian lingkungan. Rendahnya sikap peserta didik terhadap kepedulian lingkungan yang ada di sekolah dapat diminimalisasi melalui penanaman nilai karakter peduli lingkungan. Upaya yang dilakukan untuk membentuk sikap peduli lingkungan ini tidak hanya terjadi selama proses pembelajaran tetapi juga di luar proses pembelajaran yaitu ekstrakurikuler. Salah satu ekstrakurikuler yang ada di sekolah dan berpengaruh dengan sikap peduli lingkungan adalah Pramuka. Kegiatan Pramuka merupakan ekstrakurikuler wajib yang dilaksanakan di setiap lembaga pendidikan. Salah satu lembaga pendidikan yang aktif melaksanakan ekstrakurikuler Pramuka yaitu MIT Darul Muttaqien Magetan. Maka dari itu perlu adanya penelitian mengenai implementasi nilai-nilai karakter peduli lingkungan dalam kegiatan Pramuka di MIT Darul Muttaqien Magetan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) peran ekstrakurikuler Pramuka dalam mencegah kerusakan lingkungan di MIT Darul Muttaqien Magetan, 2) peran ekstrakurikuler Pramuka dalam memperbaiki kerusakan lingkungan di MIT Darul Muttaqien Magetan.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di MIT Darul Muttaqien Magetan. Data penelitian bersumber dari data primer, yaitu Kepala madrasah, pembina Pramuka dan peserta didik dan data sekunder yaitu kajian teori atau konsep yang relevan. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa (1) ekstrakurikuler Pramuka berperan dalam mencegah kerusakan lingkungan di MIT Darul Muttaqien Magetan, yaitu dengan adanya indikator merawat lingkungan, mengurangi penggunaan plastik dan pengelolaan sampah sesuai jenis sampah, (2) ekstrakurikuler Pramuka berperan dalam memperbaiki kerusakan lingkungan di MIT Darul Muttaqien Magetan, yaitu dengan indikator penanaman tumbuhan dan memanfaatkan barang bekas
The Implementation of Discovery Learning in Teaching Reading at SMAN 1 Jetis Ponorogo
ABSTRACT
Rahmawati, Ayu. 2024. The Implementation Discovery Learning in Teaching Reading at SMAN 1 Jetis Ponorogo. Sarjana’s Thesis, English Language Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic Institute of Ponorogo, Advisor Dedi Hasnawan, M.Pd
Keywords : Discovery Learning, Teaching Reading, Learning Model
The Discovery Learning model in high school in English lessons aims to enable students to learn actively and independently. SMAN 1 Jetis Ponorogo applies learning that is different and not monotonous, namely Discovery Learning. Discovery Learning is a learning model that focuses on student work in learning.
The aims of this research are to find out 1) the implementation of Discovery Learning in teaching reading in the eleventh grade of SMAN 1 Jetis Ponorogo, 2) the problems faced by the teacher in implementing Discovery Learning in teaching reading, 3) the solutions to overcome the problems in implementing Discovery Learning in teaching reading at SMAN 1 Jetis Ponorogo.
This research used descriptive qualitative as a research design approach. Researcher used observation, interviews, and documentation to collect data. Data is analyzed researcher used transcript observation and transcript interview. To verify the data, researcher used triangulation.
The results of this research are: 1) the teacher implements Discovery Learning with six stages, namely: stimulation, problem formulation, data collection, data processing, verification, and generalization. 2) There are several problems faced by the teacher in implementing Discovery Learning in teaching reading, namely barrier in the time aspect and student different abilities and conditions in receiving learning 3) The teacher’s solutions at SMAN 1 Jetis namely, the discipline habit of reading every morning and providing variety in implementing Discovery Learning in teaching reading.
PEMBELAJARAN SISTEM BLOK PADA KURMER MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI KELAS XI DI SMKN 1 JENANGAN PONOROGO
Janah, Khurin Munafingatul. 2024. Pembelajaran Sistem Blok Pada Kurmer Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas XI di SMKN 1 Jenangan Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Ahmad Nu’man Hakim, M. Ag.
Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Sistem Blok, Mata Pelajaran PAI dan Budi pekerti
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) adalah lembaga pendidikan yang sesudah lulus dapat langsung bekerja, namun tetap diharapkan peserta didik memiliki adab, karakter yang baik, dan berfikir kritis. Namun sangatlah sulit secara tidak langsung di Sekolah Menengah Kejuruan mementingkan anak belajar untuk mencapai hasil projek atau karya. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu adanya kerjasama dari pihak sekolah dengan guru agama supaya peserta didik tidak hanya fokus pada hasil tetapi memiliki adab dan berkarakter yang baik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan pembelajaran yang fleksibel dalam kurikulum merdeka mata pelajaran PAI & Budi Pekerti dan Budi Pekerti kelas XI; pelaksanaan kurikulum merdeka melalui pembelajaran sistem blok mata pelajaran PAI & Budi Pekerti dan Budi Pekerti kelas XI; serta faktor penghambat dalam kurikulum merdeka melalui pembelajaran sistem blok mata pelajaran PAI & Budi Pekerti dan Budi Pekerti kelas XI di SMKN 1 Jenangan Ponorogo.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SMKN 1 Jenangan Ponorogo. Penelitian ini menggunakan beberapa teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah kondensasi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan.
Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa 1) Perencanaan pembelajaran yang fleksibel dalam kurikulum merdeka mata pelajaran PAI & Budi Pekerti Kelas XI di SMKN 1 Jenangan Ponorogo; a) Menentukan metode dan strategi yang cocok dalam pembelajaran dikelas atau diluar kelas, b) Membentuk karakter peserta didik yang berakhlakhul karimah, sopan dan santun, c) Mengunakan dan mengembangkan fasilitas, media pembelajaran yang sudah ada disekolah. 2)Pelaksanaan kurikulum merdeka mata pelajaran PAI & Budi Pekerti melalui pembelajaran sistem blok kelas XI di SMKN 1 Jenangan Ponorogo; a) dengan adanya workshop, guru dapat mengembangkan modul ajar dan menyampaikan kepada peserta didik, b) dengan membuat pembelajaran yang menarik, menjadikan peserta didik lebih ber antusias, dan berpikir kritis. 3) Faktor penghambat pelaksanaan kurikulum merdeka mata pelajaran PAI & Budi Pekerti di SMKN 1 Jenangan Ponorogo; a) Seorang guru tidak setiap minggu bertemu, tergantung sistem bloknya, karakter peserta didik yang berbeda, kemudian didalam kurikulum merdeka siswa tidak ada tugas yang dikerjakan individu tetapi secara kelompok, dan peserta didik merasa kurang efektif. b) Seorang guru harus memikirkan metode, strategi, serta mampu dalam pengelolaan kelas. Dari hal tersebut guru di SMKN 1 Jenangan Ponorogo dapat mengatasinya
Aktualisasi Pendidikan Karakter Kemandirian Siswa Melalui Projek Penguatan Profil Pelajaran Pancasila Dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin Di Mts Negeri 1 Ponorogo
ABSTRAK
Apriliana. 2024. Aktualisasi Pendidikan Karakter Kemandirian Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil’alamin di MTs Negeri 1 Ponorogo. Skripsi. Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Muhammad Widda Djuhan, M.Si.
Kata Kunci : Pendidikan Karakter, Mandiri, P5, P2RA.
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil’alamin merupakan salah satu projek kegiatan yang harus dilaksanakan untuk mendukung kemampuan siswa dalam upaya penyelesaian masalah secara mandiri. Dalam upaya meningkatkan kemampuan penyelesaian masalah yang baik dapat diperoleh melalui pendidikan karakter. Terutama dalam kegiatan pendidikan karakter kemandirian seperti dalam kewirausahaan di MTs Negeri 1 Ponorogo.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalis (1) aktualisasi pendidikan karakter kemandirian siswa melalui projek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil’ alamin di MTs Negeri 1 Ponorogo; (2) faktor pendukung dan faktor penghambat aktualisasi pendidikan karakter kemandirian siswa melalui projek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil’ alamin di MTs Negeri 1 Ponorogo tingkat rasa ingin tahu pendidikan karakter kemandirian siswa.
Adapun penelitian ini dirancang menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Partisipasi penelitian berasal dari kepala sekolah, guru, dan peserta didik di MTs Negeri 1 Ponorogo. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan model analisa Miles, Huberman, dan Saldana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, kesimpulan.
Berdasarkan hasil analisa data ditemukan bahwa (1) aktualisasi pendidikan karakter kemadirian siswa melalui projek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil’alamin menunjukkan hasil yang baik. Adapun dalam hal ini indikator kemandirian yang paling menojol ketika kegiatan kewirausahaan. Peserta didik yang melakukan kegiatan kewirausahaan cenderung memiliki sifat mandiri yang lebih baik dalam menyelesaikan pendidikan karakter kemandirian. (2) Faktor yang mempengaruhi aktualisasi pendidikan karakter kemandirian siswa melalui projek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil’alamin adalah faktor motivasi dan pendidikan karakter. Motivasi ekstrinsik meliputi lingkungan tempat tinggal dan dorongan dari nilai guru. Motivasi insrinsik terdiri dari perasaan suka terhadap tumbuhan, keyakinan pentingnya empon-empon dalam kesehatan dan keinginan untuk berinteraksi dengan alam. Peserta didik dengan penerapan pendidikan karakter kemandirian cenderung dipengaruhi oleh motivasi instrinsiknya. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan pendidikan karakter kemandirian berasal dari anak, sikap pendidik dan lingkungan
..(TAMBAHKAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETEHSIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG).. Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-quran Peserta Didik Melalui Program Wajib Baca Tulis Al-quran di SMPN 1 Jetis Ponorogo
ABSTRAK
Ahlan, Rizaludin. 2024. Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Peserta Didik Melalui Program Wajib Baca Tulis Al-Quran Di Smpn 1 Jetis Ponorogo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Agama Islam Fakultas tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Ibu Mughniatul Ilma, M.H.
Kata Kunci: Peran Guru, Meningkatkan, Baca Tulis Al-Qur’an
Peran guru Pendidikan Agaama Islam sangatlah penting dalam pernanannya apalagi ketika kita berbicara tentang peranan guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an para peserta didik. Tidak bisa dipungkiri masih banyak anak yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar dalam kesehariannya hal tersebut ada beberapa faktor salah satunya kurangnya guru dalam meningkatkan peranannya dalam mengajar siswa dalam membaca Al-Qur’an. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti melakukan penelitian terhadap bagaimana peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik.
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis: Peran guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa siswinya di SMPN 1 Jetis. Memaparkan metode yang digunakan guru untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa-siswi SMPN 1 Jetis. Melihat faktor pendukung serta faktor penghambat dalam pelaksanaan kegiatan Program wajib Baca Tulis Al-Qur’an di SMPN 1 Jetis
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif , jenis pendekatannya adalah penelitian lapangan atau Field Researh di SMPN 1 Jetis Ponorogo. Untuk prosedur pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan pada analis datanya menggunakan konsep Miles Dan Huberman meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: peranan guru dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa-siswi SMPN 1 Jetis terbilang cukup berhasil, dengan peranan pemanfaatan peran guru sebagai motivator, evaluator dan pemanfaatan peranan lainnya menjadikan guru lebih bervariatif dalam mengajar serta membuat peserta didik lebih termotivasi dalam belajar Al-Qur’an. Metode yang digunakan guru untuk mengajar siswa siswi SMPN 1 Jetis berpengaruh signifikan terhadap peningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa siswi SMPN 1 Jetis, semula anak yang masih kategori bacaan iqro 1,2 atau 3 mulai beranjak kepada fase iqro’ 4,5,6 bahkan beranjak ke bacaan Al-Qur’an. Anak yang semula kurang fasih dalam bacaan Al-Qur’an mulai lancar tajwidnya serta Makharijul hurufnya. Faktor pendukung dalam kegiatan Baca Tulis Al-Qur’an di SMPN 1 Jetis adalah adanya sarana prasana yang memadai serta mendukung serta pemanfaatan kompetensi guru dengan baik, dan faktor penghambatnya ialah perbedaan kemampuan baca Al-Qur’an siswa siswinya juga faktor latar belakang murid yang berbeda-bed
التحليل الصرفي عن الأسماء المشتقة في سورة الزمر و إستفادتها في تعليم الصّرف..(TAMBAHKAN WATERMARK S/D DAFTAR PUSTAKA, UPLOAD ULANG)..
فخرالدين, راهيد مهيمن. 2024. التحليل الصرفي عن الأسماء المشتقة في سورة الزمر وإستفادتها في تعليم الصّرف. البحث العلمي, قسم تعليم اللغة العربية, كلية التربية والعلوم التعليمية, الجامعة الإسلامية الحكومية فونوروجو. المشرف أحمد زبيدي الماجستير.
الكلمة الاساسية : الاسم المشتق، القرأن الكريم, سورة الزمر، تعليم الصرف.
هذا البحث يبحث عن الأسماء المشتقة في سورة الزمر، يتناول هذا البحث اختيار سورة الزمر كموضوع لدراسة أشكال الأسماء المشتقة وتطبيقاتها في تعليم اللغة العربية، نظرًا لاهتمام الباحث بمضمون الرسالة التي تناولت رسائل عميقة حول التوحيد والآخرة والعدل والمغفرة. وتقدم رسالة الزمر نظرة شاملة للحياة في الدنيا والآخرة، مع التركيز على التحديات التي تواجه البشر في الحفاظ على إيمانهم وسط الإغراءات والتجارب، وتوجيههم وإلهامهم في التعامل مع مختلف مواقف الحياة. من خلال فهم هذا المصطلح، يمكن للمتعلمين تعميق فهمهم لقواعد اللغة العربية وتحسين قدراتهم في القراءة والكتابة والاستماع والتحدث بها، مما يجعل البحث فيه جزءًا لا يتجزأ من عملية تعلم اللغة العربية بشكل شامل.
ولتحديد هذا البحث هناك ثلاث مسائل وهي: ما هي أنواع الاسم المشتق الموجودة في سورة الزمر؟. كيف يتم العملية الصرفية ومعاني الاسم المشتق في سورة الزمر؟.كيف إستفادتها في تعلم الصرف؟. ويهدف هذا البحث إلى معرفة الأسماء المشتقة الواردة في القرآن الكريم في سورة الزمر. وموضوع هذا البحث هو الأسماء المشتقة الواردة في سورة الزمر، خصوصا في الجزء ثلاثة وعشرون.
هذ البحث بمنهج البحث المكتب، ويتم اخذ البيانات من خلال مراجعة الادابيات ذات الصلة. البيانات التي تصلح عليها من خلال كتب التراث تتواقف مع مناقسات مثل الكتاب قاموس المحيط و الامثلة التصرفية والقاعدتي.
ونتائج هذا البحث من حيث الأسماء المشتقة في تلك السورة، فيجد الباحث في سورة الزمر إلى سبعة وثلاثون (37) اسماء تتكون من: اسم الفاعل اثنان وعشرون (22) اسما، واسم المفعول فيها اثنان (2) اسما و صفة المشبهة اربعة (4) اسما، واسم المبالغة فيها اربعة (4) اسماء واسم التفضيل واحدا (1) اسما، واسم المكان فيها واحدا (1) اسما، وأما اسم الزمان ثلاثة (3)