Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
17836 research outputs found
Sort by
TOLONG DIPERBAIKI FILE HARUS FORMAT PDF, PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN BERMATERAI Tinjauan Maqashid Syariah Terhadap Perilaku pasangan Calon Pengantin Pasca-khitbah (Studi Kasus Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek)
Putri, Elfina Dwi Antika 2024. Tinjauan Hukum Islam terhadap Perilaku
Pasangan Calon Pengantin Pasca-Khitbah (Studi Kasus Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek).Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Pembimbing:Ilham Tanzilulloh, M.H.I.
Kata Kunci/Keyword: Perilaku, Ikhtilat, Pasca-khitbah.
Hukum Islam menjelaskan bahwa peminangan atau khitbah tidak menimbulkan akibat hukum bagi laki-laki dan perempuan, keduanya tetap berstatus sebagai orang lain. Peminangan masih dapat dibatalkan, sehingga pasangan calon pengantin pasca-khitbah harus dapat menjaga perilaku mereka agar tidak melampaui batas. Perilaku yang dilakukan oleh pasangan calon pengantin pasca-khitbah di Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek seolah-olah khitbah telah memiliki ikatan atau semi pernikahan.
Fokus penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap alasan perilaku pasangan calon pengantin pasca-khitbah di Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek? 2) Bagaimana tinjauan Hukum Islam terhadap praktik perilaku pasangan calon pengantin pasca-khitbah di Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek?
Penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif lapangan (field research) yaitu penelitian berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Data yang diperoleh dari peneitian ini berasal dari wawancara yang dilakukan dengan 3 pasangan calon pengantin pasca-khitbah, orang tua calon pengantin, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Data juga diperoleh dari observasi yaitu mengamati perilaku pasangan calon pengantin pasca-khitbah dan dokumentasi terkait permasalahan mengenai perilaku pasangan calon pengantin pasca-khitbah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Hukum Islam khususnya maqashid syariah yang di dalamnya mengandung 5 unsur pokok yaitu menjaga agama, jiwa, akal, keturunan dan harta.
Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Alasan masyarakat memperbolehkan perilaku lebih dekat pasca-khitbah karena adanya anggapan bahwa zina hanyalah ketika laki-laki dan perempuan berhubungan seksual di luar nikah dan khitbah sudah pasti menikah adalah salah. Alasan tersebut tidak dapat diterima atau tidak mendasar karena melanggar ketentuan dalam Hukum Islam. Hal tersebut bertentangan dengan maqashid syariah yaitu menjaga keturunan (hifdz an-nasl). 2) Praktik pergaulan yang dilakukan oleh pasangan calon pengantin pasca-khitbah seperti pergi berdua, berboncengan dan melakukan aktivitas bersama ditinjau berdasarkan Maqashid Syariah adalah salah atau tidak diperbolehkan. Perbuatan tersebut bertentangan dengan maqashid syariah dalam Hukum Islam. Praktik yang dilakukan pasangan calon pengantin pasca-khitbah termasuk ke dalam kategori mendekati zina, serta bertentangan dengan unsur menjaga keturunan (hifdz an-nasl) dalam maqashid syariah
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Perilaku Pasangan Calon Pengantin Pasca-khitbah (Studi Kasus Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek)
Hukum Islam menjelaskan bahwa peminangan atau khitbah tidak menimbulkan akibat hukum bagi laki-laki dan perempuan, keduanya tetap berstatus sebagai orang lain. Peminangan masih dapat dibatalkan, sehingga pasangan calon pengantin pasca-khitbah harus dapat menjaga perilaku mereka agar tidak melampaui batas. Perilaku yang dilakukan oleh pasangan calon pengantin pasca-khitbah di Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek seolah-olah khitbah telah memiliki ikatan atau semi pernikahan.
Fokus penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana tinjauan Maqashid Syariah terhadap alasan perilaku pasangan calon pengantin pasca-khitbah di Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek? 2) Bagaimana tinjauan Maqashid Syariah terhadap praktik perilaku pasangan calon pengantin pasca-khitbah di Desa Karangan Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek?
Penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif lapangan (field research) yaitu penelitian berdasarkan fenomena yang terjadi di masyarakat. Data yang diperoleh dari peneitian ini berasal dari wawancara yang dilakukan dengan 3 pasangan calon pengantin pasca-khitbah, orang tua calon pengantin, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Data juga diperoleh dari observasi yaitu mengamati perilaku pasangan calon pengantin pasca-khitbah dan dokumentasi terkait permasalahan mengenai perilaku pasangan calon pengantin pasca-khitbah. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Hukum Islam khususnya maqashid syariah yang di dalamnya mengandung 5 unsur pokok yaitu menjaga agama, jiwa, akal, keturunan dan harta.
Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Alasan masyarakat memperbolehkan perilaku lebih dekat pasca-khitbah karena adanya anggapan bahwa zina hanyalah ketika laki-laki dan perempuan berhubungan seksual di luar nikah dan khitbah sudah pasti menikah adalah salah. Alasan tersebut tidak dapat diterima atau tidak mendasar karena melanggar ketentuan dalam Hukum Islam. Hal tersebut bertentangan dengan maqashid syariah yaitu menjaga keturunan (hifdz an-nasl). 2) Praktik pergaulan yang dilakukan oleh pasangan calon pengantin pasca-khitbah seperti pergi berdua, berboncengan dan melakukan aktivitas bersama ditinjau berdasarkan Maqashid Syariah adalah salah atau tidak diperbolehkan. Perbuatan tersebut bertentangan dengan maqashid syariah dalam Hukum Islam. Praktik yang dilakukan pasangan calon pengantin pasca-khitbah termasuk ke dalam kategori mendekati zina, serta bertentangan dengan unsur menjaga keturunan (hifdz an-nasl) dalam maqashid syariah
Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Kerja Sama Pengelolaan Lahan Pertanian di Desa Pucangrejo Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun
Nisa’, Ulul Zahrotin, 2025. Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Kerja Sama Pengelolaan Lahan Pertanian Di Desa Pucangrejo Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun. Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Khotifatul Defi Nofitasari, M.H.
Kata Kunci/Keyword: Hukum Ekonomi Syariah, Praktik Kerja Sama, Pengelolaan lahan pertanian
Praktik kerja sama pengelolaan lahan pertanian di Desa Pucangrejo memiliki peran yang sangat penting, terutama bagi masyarakat yang memiliki lahan pertanian tetapi tidak bisa mengelolanya karena keterbatasan waktu, tenaga, atau keahlian. Kerja sama tersebut sering dilakukan secara lisan dan didasarkan pada rasa saling percaya, terutama karena adanya hubungan kekerabatan antara kedua belah pihak. Namun, dalam pelaksanaan kerja sama tersebut, tidak ada perjanjian akad yang jelas mengenai jangka waktu pengelolaan. Selain itu, tidak adanya kejelasa mengenai mekanisme bagi hasil apabila terjadi risiko gagal panen. Pembagian hasil tetap dilakukan tanpa kejelasan dalam perjanjian awal.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap akad kerja sama dalam pengelolaan lahan pertanian di Desa Pucangrejo Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun? Bagaimana tinjauan hukum ekonomi syarian terhadap praktik bagi hasil pengelolaan lahan pertanian di Desa Pucangrejo Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan normatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis.
Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Akad kerja sama dalam pengelolaan lahan pertanian di Desa Pucangrejo, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, telah sesuai dengan ketentuan syariat dalam hukum ekonomi syariah. Terutama dalam hal jangka waktu pelaksanaan akad. Jangka waktu pengelolaan lahan bergantung pada kebutuhan dan keinginan pemilik lahan. Meskipun tidak ada batas waktu yang ditetapkan secara pasti, komunikasi yang dilakukan oleh pemilik lahan setiap selesai masa panen menunjukkan adanya pembaruan kesepakatan secara lisan, yang memastikan kelangsungan kerja sama tetap berjalan dengan jelas dan transparan. (2) Praktik bagi hasil pengelolaan lahan pertanian di Desa Pucangrejo telah sesuai dengan hukum ekonomi syariah. Dalam praktiknya, mekanisme pembagian hasil panen yang dilakukan secara proporsional, yaitu 2/3 untuk petani penggarap dan 1/3 untuk pemilik lahan serta transparansi dalam penimbang. Namun, tanggung jawab kendala yang menyebabkan gagal panen sepenuhnya dibebankan kepada petani tanpa kejelasan dalam perjanjian awal. Meskipun demikian, mekanisme kompensasi tetap mencerminkan keadilan dengan pengurangan biaya perawatan sebelum pembagian hasil, sehingga petani tetap memperoleh kompensasi atas biaya yang timbul selama pengelolaan lahan
Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Pembiayaan Mudharabah pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah tahun 2019-2023
ABSTRAK
Oktaviana, Resti Nanda. Pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Financing to Deposit
Ratio (FDR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Pembiayaan
Mudharabah pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Periode 2019-2023. Skripsi.
2025. Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonnomi dan Bisnis Islam Institut
Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing Ajeng Pipit Fitriani, M.S.A
Kata Kunci : Dana Pihak Ketiga (DPK), Financing to Deposit Ratio (FDR)
Capital Adequacy Ratio (CAR), Pembiayaan Mudharabah.
Bank Pembiayaan Rakyat Syariah merupakan perintis lahirnya bank syariah
mendahului BUS dan UUS. Namun dalam pelaksanaannya bank ini memiliki
jumlah cabang yang sedikit dan minat pembiayaan yang rendah. Fungsi
penggunaan dana yang terpenting adalah fungsi pembiayaan. Banyak faktor yang
mempengaruhi pembiayaan mudharabah diantaranya adalah Dana pihak Ketiga
(DPK), Financing to Deposit Ratio (FDR), dan Capital Adequacy Ratio (CAR).
Melihat perkembangan pembiayaan Mudharabah lebih rendah dibandingkan
pembiayaan lainnya dari tahun 2019-2023. Adanya ketidaksesuaian pada saat
kenaikan maupun penurunan antara tingkat pembiayaan dengan beberapa faktor
tersebut maka perlu adanya penelitian untuk menghetaui seberapa besar pengaruh
DPK, FDR, dan CAR terhadap pembiayaan mudharabah. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk menganalisis dan menghetaui pengaruh DPK, FDR, dan CAR secara
parsial maupun secara simultan terhadap pembiayaan mudharabah BPRS periode
2019-2023.
Rancangan penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, yaitu
data penelitian yang berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik.
Sedangkan Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah menggunakan
dokumentasi yakni Laporan Keuangan Seluruh Bank Pembiayaan Rakyat Syariah
yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2019-2023. Dalam
penelitian ini peneliti menggunakan DPK, FDR, dan CAR sebagai variabel
independen dan Pembiayaan Mudharabah sebagai variabel dependen. Teknik
analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Regresi Linier Berganda
yang diolah melalui SPSS 23.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa secara parsial atau individu, Dana
Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembiayaan
Mudharabah dengan nilai signifikansi DPK sebesar 0,001< 0.05. Financing to
Deposit Ratio (FDR) tidak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap
pembiayaan mudharabah dengan nilai signifikansi 0,259>0,05. Sehingga
disimpulkan bahwa FDR tidak memiliki pengaruh terhadap pembiayaan
mudharabah. Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan
tehadap pembiayaan mudharabah dengan nilai signifikansi 0,000<0,05. Sedangkan
secara bersama -sama, Dana Pihak Ketiga (DPK), Financing to Deposit Ratio
(FDR) Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap
pembiayaan mudharabah dengan nilai signifikasi 0,000<0,05
(FILE TDAK BISA DIBUKA, MOHON DIKIRIM ULANG) Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Jual Beli Pakaian Dengan Sistem Kredit Di Pasar Tradisional Kajang (Studi Kasus Di Desa Kajang Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun)
Nisa’, Ulil Zahrotin, 2025. Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Jual Beli Pakaian Dengan Sistem Kredit Di Pasar Tradisional Kajang (Studi Kasus Di Desa Kajang Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun). Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing: Muhammad Ali Murtadlo, M.H.
Kata Kunci/Keyword: Hukum Islam, Jual Beli Pakaian, Sistem Kredit
Praktik jual beli pakaian dengan sistem kredit di Pasar Tradisional Kajang Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun dilakukan dengan dua sistem pembayaran, yaitu kredit dan tunai (cash). Di Pasar tersebut, jual beli pakaian sering dilakukan dengan sistem kredit, di mana pembayarannya dilakukan secara angsuran. Namun, dalam pelaksanaan jual beli tersebut, tidak ada perjanjian akad yang jelas mengenai jumlah angsuran dan jangka waktu pembayaran angsuran, atau bentuk pembayaran yang dilakukan secara harian, mingguan, bulanan, atau tahunan. Selain itu, penjual seringkali tidak memberikan bukti pembayaran angsuran secara resmi seperti faktur atau kwitansi kepada pembeli. Sebagai gantinya, si penjual hanya mencatat transaksi tersebut dalam buku catatan pribadi, yang bisa memicu risiko kesalahpahaman dan sengketa di kemudian hari.
Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap akad jual beli pakaian dengan sistem kredit di Pasar Tradisional Kajang Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun? Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap transparansi bukti pembayaran angsuran dalam transaksi jual beli pakaian dengan sistem kredit di Pasar Tradisional Kajang Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun?
Skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan normatif. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis.
Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) Akad jual beli pakaian dengan sistem kredit di Pasar Tradisional Kajang telah sesuai dengan syariat hukum Islam. Kedua pihak telah sepakat bahwa jumlah angsuran serta jangka waktu pembayaran disesuaikan dengan kemampuan pembeli, secara sukarela dan saling percaya. Selain itu, dalam pelaksanaan transaksi tersebut telah mencakup adanya kejelasan, pemenuhan rukun dan syarat jual beli kredit, serta penerapan prinsip kerelaan (keridhaan) antara kedua belah pihak. (2) Transparansi bukti pembayaran angsuran dalam transaksi jual beli pakaian dengan sitem kredit di Pasar Tradisional Kajang juga telah sesuai dengan syariat hukum Islam. Transparansi bukti pembayaran angsuran diwujudkan melalui pencatatan manual oleh penjual dalam buku catatan pribadi. Meskipun tidak ada bukti pembayaran nota atau kwitansi resmi, pencatatan ini dianggap efektif dan tidak mempengaruhi keabsahan jual beli, karena telah memenuhi rukun dan syarat seperti adanya ijab qabul, kerelaan kedua belah pihak, serta adanya kejelasan objek transaksi. Sistem ini didasarkan pada kesepakatan bersama dan nilai-nilai kepercayaan antara penjual dan pembeli
ANALISIS HERMENEUTIK NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA DAN RELEVANSINYA DENGAN TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM
Romdhoni, Faruq. 2024. Analisis Hermeneutik Nilai-nilai Pendidikan Karakter dalam Novel
Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam.
SKRIPSI. Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut
Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Siti Rohmaturrosyidah, M.Pd.I.
Kata Kunci : Nilai-nilai Pendidikan Karakter, Novel, Tujuan Pendidikan Islam
Perubahan zaman dan kemajuan teknologi informasi menyebabkan nilai-nilai karakter
semakin melemah. Minimnya karakter semakin merajalalela di kalangan generasi muda. Oleh
karena itu, perlu adanya upaya untuk memperbaiki nilai-nilai karakter melalui beberapa cara, salah
satunya melalui media. Media yang dapat digunakan sebagai proses penyaluran karakter adalah
novel. Novel yang baik pastinya mengandung peran, perwatakan, maupun nilai-nilai pendidikan
karakter. Tidak hanya itu, novel yang baik juga mengandung nilai-nilai religius yang sangat
dibutuhkan guna memperbaiki sikap mental spiritual serta meningkatkan kesadaran beragama.
Salah satu novel yang dapat dijadikan pembelajaran mengenai nilai-nilai adalah Novel Laskar
Pelangi karya Andrea Hirata.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) nilai-nilai pendidikan karakter dalam
novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, (2) analisis hermeneutik nilai-nilai pendidikan karakter
dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, (3) relevansi antara nilai-nilai pendidikan
karakter dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata dengan tujuan pendidikan Islam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian
kajian pustaka atau library research. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah novel Laskar
Pelangi karya Andrea Hirata dan buku Ilmu Pendidikan Islam. Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah teknik dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan berupa
analisis isi (content analysis).
Hasil Penelitian ini menemukan: (1) Nilai-nilai karakter dalam novel Laskar Pelangi
meliputi nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin
tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat atau komunikatif,
cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. (2) Analisis
hermeneutik nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Laskar Pelangi yakni beriman kepada
Allah Swt yakni tak ada hal satu pun di dunia ini terjadi karena kebetulan. Beriman kepada Qada
dan Qadar yaitu di dalam tempurung kepala ditumbuhi gimbal awut-awutan berujung kuning.
Nilai shalat yakni biar dapat pahala yang lebih banyak. Berbakti kepada orang tua terdapat pada
semangat anaknya yang menggelegak. Persaudaraan terdapat pada murid-murid Laskar Pelangi
bejaya di sudut-sudut kampung. Nilai jujur yakni walaupun akan diancam dan dicampakkan
kedalam lautan api yang berkobar-kobar. Nilai disiplin terdapat pada bahkan lebih awal. Nilai
kerja keras yakni terbanglah dia meninggalkan rumah doyong berdinding kulit kayu itu. Nilai
kreatif pada bagian diciptakannya konfigurasi belajar. Nilai mandiri yaitu tidak disuratkan nasib
untuk bejaya di pulpen dan kertas-kertas. (3) Relevansi nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel
Laskar Pelangi dengan tujuan pendidikan Islam pada nilai religius yakni beriman kepada Allah
Swt, yang relevan memiliki kesamaan penjelasan. Mendirikan shalat agar tercapai anak didik yang
memiliki kesalehan spiritual. Nilai karakter berbakti kepada orang tua terwujudnya insan kamil
yang berakhlakul karimah. Sikap sabar menahan segala hal yang tidak disukai Allah swt. Sikap
disiplin menghargai waktu. Nilai rasa ingin terwujudnya insan yang cerdas, Nilai bersahabat dan
komunikatif terwujudnya insan yang cerda
Tinjauan Sosiologi Hukum Terhadap Jual Beli Pupuk Kandang Dalam Pelestarian Lahan Pertanian Di Desa Kepuhrubuh Kabupaten Ponorogo
Sebagaimana yang diatur dalam hukum Islam bahwa jual beli pupuk kandang hukumnya adalah haram. Namun, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai hal tersebut melihat dari manfaat yang diperoleh. Dalam kehidupan bermasyarakat, transaksi tersebut tidak luput dan selalu digunakan karena dirasa dapat memberikan manfaat yang signifikan. Transaksi jual beli barang najis tersebut dapat ditinjau melalui kacamata sosiologi hukum.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Tinjauan Sosiologi Hukum Terhadap Praktik Jual Beli Pupuk Kandang Dalam Pelestarian Lahan Pertanian di Desa Kepuhrubuh Kabupaten Ponorogo? Bagaimana Tinjauan Sosiologi Hukum Terhadap Kepatuhan Dan Pemahaman Hukum Mengenai Praktik Jual Beli Pupuk Kandang Dalam Pelestarian Lahan Pertanian di Desa Kepuhrubuh Kabupaten Ponorogo?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan sosiologi hukum. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan observasi. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis.
Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi ini dapat disimpulkan bahwa adanya transaksi jual beli pupuk kandang berdasar pada teori tindakan sosial Max Weber dipengaruhi oleh beberapa tindakan, diantaranya tindakan tradisional, tindakan rasionalitas nilai, dan tindakan rasional instrumental. Sedangkan patuh tidaknya masyarakat terhadap hukum berdasarkan pada teori kepatuhan hukum dipengaruhi oleh beberapa keadaan diantaranya adanya doktrin dari masyarakat, habitat/lingkungan, dan adanya manfaat yang didapat. Adapun pemahaman masyarakat terhadap hukum didasari oleh beberapa indikator yaitu, pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum, dan perilaku hukum
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Sewa Mobil Di Rental Bhe Trans Kota Madiun
Dalam kebutuhan masyarakat di era modern rental mobil merupakan salah satu kebutuhan yang semakin meningkat karena dengan kemudahan dan fleksibilitasnya menjadikan pilihan menarik bagi banyak orang. Rental mobil adalah layanan penyewaan kendaraan mobil untuk jangka waktu tertentu dengan biaya yang telah disepakati. Terdapat beberapa jenis layanan rental mobil, seperti lepas kunci (penyewa bertanggung jawab penuh atas mobil), dengan sopir, atau berdasarkan jangka waktu sewa (harian, mingguan, bulanan, tahunan).
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap variasi kontrak sewa mobil di rental Bhe Trans Kota Madiun? (2) bagaimana tinjuan hukum Islam terhadap klausul-klausul dalam kontrak sewa mobil di rental Bhe Trans Kota Madiun?.
Adapun penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan jenis kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data deduktif yaitu pembahasan yang diawali dengan mengemukakan dalil-dalil, teori-teori atau ketentuan yang bersifat umum dan selanjutnya dikemukakan kenyataan yang bersifat khusus.
Dari analisis data dapat disimpulkan bahwa terdapat variasi dalam penerapan kontrak sewa mobil di Rental Bhe Trans, dimana beberapa penyewa tidak diberikan kontrak sementara yang lain diberikan. Variasi ini dipengaruhi oleh faktor kedekatan antara pemberi sewa dengan penyewa, perbedaan jumlah kendaraan yang dibutuhkan, dan perbedaan lingkup penggunaan kendaraan. Dari perspektif hukum Islam, variasi kontrak sewa mobil ini telah memenuhi rukun dan syarat dalam akad ijarah dikarenakan pihak yang melakukan akad ijarah tidak ada yang dirugikan dalam pemberlakuan variasi kontrak sewa mobil. Adapun juga penulis menganalisis tentang klausul-klausul dalam kontrak sewa mobil di rental Bhe Trans dan menemukan beberapa klausul yang tidak sesuai dengan syarat sahih pada akad. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontrak sewa mobil di rental Bhe Trans perlu diperbaiki agar sesuai dengan hukum Islam khususnya dengan akad ijarah, dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi semua pihak yang terlibat dalam transaksi sewa menyewa
Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia, Kepuasan Kerja dan Komitmen Kerja Terhadap Kinerja Karyawan BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo
Persaingan dunia bisnis yang semakin ketat di era globalisasi ini mengakibatkan perusahaan atau organisasi dituntut untuk bekerja lebih efisien tak terkecuali yang turut dirasakan oleh perbankan syariah. Aspek sumber daya manusia yang masih menjadi salah satu masalah utama bagi bank syariah mengaharuskan suatu perusahaan untuk lebih memperhatikan tingkat kinerja agar tujuan perusahaan dapat terealisasi. Beberapa aspek yang disorot dalam penelitian ini meliputi rendahnya daya serap sumber daya manusia berlatar belakang syariah pada bank syariah khususnya yang terjadi pada BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo, Dimana kisaran daya serapnya hanya berkisar 20%-30%. Kemudian kaitannya dengan kepuasan kerja para karyawan serta komitmen kerja yang turut andil berkontribusi dalam menyumbang tingkat kinerja karyawan merupakan aspek-aspek yang melatar belakangi penelitian ini.
Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemudian menguji dan menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia, kepuasan kerja dan komitmen kerja terhadap kinerja karyawan BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan penyebaran kuesioner kepada karyawan BPRS Mitra Mentari Sejahtera Ponorogo sejumlah 55 karyawan sebagai metode pengumpulan data. Analisis data dilakukan dengan melakukan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi liner berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi yang diolah dengan menggunakan SPSS Statistic 23.
Hasil penelitian ini berdasarkan uji t menunjukan bahwa variabel kualitas sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan, diperkuat dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa 79% responden menjawab variabel kualitas sumber daya manusia berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hasil uji t menyatakan variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan, diperkuat dengan hasil penelitian yang manyatakan bahwa sebesar 76% responden menjawab variabel kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja, sedangkan variabel komitmen kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, diperkuat dengan hasil penelitian yang menyatakan 44% responden menjawab variabel komitmen tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan uji F dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas sumber daya manusia, kepuasan kerja dan komitmen kerja secara simultan berpengaruh terhadap kinerja karyawan
Program Muma>rasah Sebagai Upaya Menumbuhkan Kemampuan Public Speaking Santri Di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Ilmiyah Kertosono Nganjuk
Husain, Mualif Hilmi. 2024. Program Muma>rasah Sebagai Upaya
Menumbuhkan Kemampuan Public Speaking Santri Di Pondok Pesantren
Ar-Raudlatul Ilmiyah Kertosono Nganjuk. Skripsi. Jurusan Pendidikan
Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam
Negeri Ponorogo. Pembimbing Arif Wibowo, M.Pd.I.
Kata Kunci : Public Speaking, mumàrasah, Pondok Pesantren.
Santri merupakan individu yang selalu diharapkan masyarakat dalam
menyumbang kontribusi pemikiran, terutama dalam ranah agama, serta dalam
menghadapi berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat. Dalam
pandangan masyarakat, santri dianggap memiliki pemahaman ilmu yang lebih
mendalam sehinnga masyarakat berharap para santri mengamalkan ilmunya
tersebut kepada masyarakat sekitar. Tentu saja, hal ini merupakan suatu tantangan
bagi para santri untuk mempersiapkan diri secara mental serta kemampuan public
speaking mereka sehingga mampu memberikan kontribusi yang baik bagi
masyarakat, terutama dalam ranah spiritual keagamaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis 1) Mengetahui
pelaksanaan program muma>rasah di pondok pesantren Ar-Raudlatul Ilmiyah
Kertosono. 2) Mengetahui implikasi program muma>rasah dalam menumbuhkan
kemampuan public speaking santri di pondok pesantren Ar-Raudlatul Ilmiyah
Kertosono.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi: observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan
Miles dan Huberman dimana analisis data kualitatif dilaksanakan secara
interaktif dan berkelanjutan hingga semua data diolah secara menyeluruh,
mencakup Data collection (pengumpulan data), data condensation
(kondensasi data), data display penyajian data, conclusion
drawing/verification (penarikan kesimpulan/verifikasi).
Hasil analisis dari penelitian ini ditemukan bahwa: 1) Pada tahapan
persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam program mumàrasah di Pondok
Pesantren Ar-Raudlatul Ilmiyah Kertosono mengandung berbagai aspek
penting dari indikator public speaking seperti ethos, pathos, logos. 2)
Program muma>rasah di Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Ilmiyah Kertosono
terbukti efektif dalam menumbuhkan kemampuan public speaking santri
dari berbagai aspek indikator ethos, pathos, dan logos yang pada awalnya
kurang dikuasai oleh santri seperti kepercayaan diri, kecerdasan, menarik
empati mustami’in, dan menyusun materi yang mengandung argumen,
rasional serta wacana