Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
17836 research outputs found
Sort by
MAKNA DAKWAH DALAM TRADISI SEDEKAH BUMI DI DUSUN BLEGO KECAMATAN PARON KABUPATEN NGAWI (Studi Kasus Etnografi Dalam Tradisi Sedekah Bumi)
Kholis, Fajar Ainnur, 2024 – Makna Dakwah Dalam Tradisi Sedekah Bumi Di Dusun Blego Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Mahasiswa Komunikasi Dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing Muhamad Irfan Riyadi, M.Ag.
Kata kunci: (Tradisi, Sedekah Bumi, Simbol, Makna Dakwah )
Penelitian yang dibahas dalam skripsi ini adalah terkait tradisi yang diselenggarakan pada setiap tahunnya oleh Masyarakat Dusun Blego, yaitu tradisi sedekah bumi. Jika diteliti lebih dalam banyak perpaduan antara agama Islam dan budaya yang sudah menjadi warisan masyarakat desa. Sehingga penelitian mengenai tradisi ini menarik untuk dilakukan, seperti halnya sebuah Tradisi Sedekah bumi merupakan suatu bagian dari upacara tradisi adat istiadat yang menyiratkan suatu makna dakwah yang mendalam yang terkandung didalamnya. Pada penelitian ini Upacara Tradisi Sedekah bumi diadakan di Dusun Blego Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi Pada bulan Juni atau sekitar sesudah masa panen padi ke dua.
Tradisi Sedekah Bumi Di Dusun blego merupakan sebuah ritual yang biasanya dilakukan oleh masyakat Jawa yang sudah berlangsung secara turun temurun dari nenek moyang orang Jawa terdahulu yang bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan hasil bumi yang melimpah. Dalam pelaksanaan tradisi sedekah bumi ini didalamnya terdapat 3 tahapan, yaitu; Pra acara, Acara dan Paska Acara.
Tahap pelaksanaan atau acara ini biasanya masyarakat membawa nasi tumpeng dan ayam ingkung (ayam utuh) untuk didoakan secara bersama-sama. Simbol tersebut mempunyai arti yaitu sebagai wasilah kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad agar manusia mempunyai pegangan hidup kepada Allah SWT dan mendapat syafaat dari Allah SWT.Nilai dakwah tentang ibadah yang terkandung dalam tradisi sedekah bumi Di Dusun Blego adalah nilai syukur, nilai sedekah, nilai silaturahmi, dan nilai kedisiplinan. Dari kesemua nilai yang terkandung dalam pelaksanaan sedekah bumi, diharapkan masyarakat dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-har
Tinjauan Putusan Nomor 1499/Pdt.G/2021/PA.Bpp Tentang Kewajiban Pemenuhan Hak Suami Isteri Dalam Perkawinan
Dalam rumah tangga untuk membentuk suatu keluarga sakinah mawadah dan rahmah tentunya perlu terpenuhinya hak dan kewajiban antara suami istri. Dalam Putusan Nomor 1499/Pdt.G/2021/PA.Bpp dapat diperoleh fakta bahwa di Pengadilan Agama Balikpapan terdapat kasus perceraian dimana salah satu penyebabnya karena terdapat perjanjian pranikah yang diingkari oleh salah satu pihak. Isi dari perjanjian pranikah yaitu salah satunya antara penggugat dan tergugat berjanji untuk tidak memiliki akun aplikasi media sosial seperti facebook, instagram, dll, dan hanya diperkenankan memiliki akun sosial media yaitu whatsapp. Selain perjanjian mengenai hal tersebut terdapat perjanjian yaitu pembagaian penghasilan dan pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Namun karena terjadinya perjanjian pranikah hak dan kewajiban tersebut dilalaikan oleh salah satu pihak, dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang selanjutnya disebut dengan UU Perkawinan dan juga dalam KHI telah disebutkan bahwa suami wajib memberikan nafkah kepada isteri baik itu nafkah untuk kebutuhan rumah tangga, anak maupun isteri.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana tinjauan UU Perkawinan dan KHI terhadap duduk perkara dalam Putusan Nomor 1499/Pdt.G/2021/PA.Bpp tentang kewajiban pemenuhan hak suami isteri dalam perkawinan? Bagaimana pertimbangan hukum dalam Putusan Nomor 1499/Pdt.G/2021/PA.Bpp tentang kewajiban pemenuhan hak suami isteri ditinjau dari UU Perkawinan dan KHI?.
Adapun penelitian ini merupakan penelitian literer (kepustakaan) dengan pendekatan yuridis normatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan dokumentasi yaitu memperoleh data dengan cara menelusuri dan mempelajari dokumen. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kualitatif dengan cara deduktif.
Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa duduk perkara dalam Putusan Nomor 1499/Pdt.G/2021/PA.Bpp adalah mengenai pertengkaran yang terjadi karena suami isteri yang awalnya memiliki perjanjian perkawinan namun diingkari oleh suami, selain itu karena nafkah yang seharusnya menjadi kewajiban suami tidak diberikan kepada isteri sehingga nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kurang dan akhirnya keduanya berpisah tempat tinggal selama kurang lebih 4 bulan. Dalam pertimbangan hukum, hakim mempertimbangkan fakta-fakta persidangan termasuk pertengkaran yang diakibatkan oleh pelanggaran perjanjian dan tidak terpenuhinya nafkah bagi isteri dalam memutuskan gugatan yang diajukan oleh isteri atau Penggugat
Analisis Manajemen Konflik Tenaga Kerja Wanita (TKW) Dalam Mempertahankan Keharmonisan Keluarga Di Desa Kresek Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun
Keluarga terbentuk dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan lahir batin manusia. Namun dalam keluarga tidak luput dari konflik. Seiring berjalannya waktu permasalahan keluarga banyak menyebabkan perubahan peran dan fungsi dalan keluarga, terutama pada keluarga tenaga kerja wanita (TKW). Banyak perceraian terjadi karena adanya hubungan jarak jauh terutama pada keluarga TKW. Pada kenyataannya keluarga TKW sangat rentan terhadap adanya konflik dibanding dengan keluarga normal pada umumnya yang masih satu atap. Meskipun banyak konflik yang dijalani keluarga TKW, akan tetapi pada kenyataannya masih banyak keluarga TKW yang tetap harmonis atau sakinah, mawaddah wa rahma di Desa Kresek Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Oleh karena itu melihat fenomena yang sedang marak saat ini banyaknya perceraian akibat hubungan jarak jauh terutama pada keluarga TKW. Penulis tertarik meneliti upaya keluarga TKW di Desa Kresek Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun dalam mempertahankan keharmonisan atau kesakinahan keluarga serta mencegah hal-hal yang tidak diinginkan seperti perceraian. Dari fenomena tersebut muncul pertanyaan mengenai bagaimana analisis memanajemen konflik terhadap faktor yang mempengaruhi keharmonisan keluarga TKW. Selain itu juga bagaimana manajemen analisis konflik dalam mempertahankan keharmonisan keluarga TKW di Desa Kresek Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian lapangan dengan menggunkan pendekatan kualitatif diskriptif. Dalam penelitian ini penulis langsung mengamati keluarga tenaga kerja wanita yang masih harmonis atau sakinah di Desa Kresek Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, sifat penelitian adalah menganalisis, peneliti menguraikan dan menggambarkan keadaan dari data hasil wawancara, kemudian peneliti menganalisis dan menjelaskan. Adapun analisis dari hasil wawancara lima keluarga TKW yaitu faktor yang mempengaruhi keharmonisan keluarga yaitu adanya perhatian, pengetahuan kejadian dalam keluarga, mengenali diri dan anggota keluarga, mengamati peristiwa dan kejadian dalam keluarga, sikap menerima, peningkatan usaha agar tetap terjalinnya keluarga harmonis, penyesuaian diri dan komunikasi. Dari faktor tersebut maka terbentuknya keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah. Kemudian hasil analisis manajemen koflik lima keluarga TKW adalah satu Keluarga TKW yang menggunakan integrating style (gaya mengintegrasi), satu keluarga TKW yang menggunakan obliging style (gaya menuruti), dan tiga keluarga TKW menggunakan comproming style (gaya kompromi)
Strategi Komunikasi Kepala Desa Dalam Meningkatkan Kinerja Perangkat Desa di Desa Kebonagung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun
ABSTRAK
Firmansyah, Aziz. 2024. Strategi Komunikasi Kepala Desa dalam Meningkatkan
Kinerja Perangkat Desa di Desa Kebonagung, Kecamatan Balerejo,
Kabupaten Madiun. Pembimbing Dr. Muhammad Irfan Riyadi, M.Ag
Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Kepala Desa, Meningkatkan Kinerja
Kepala Desa merupakan pemimpin tertinggi dalam pemerintahan desa yang memiliki tanggung jawab kepada semua sumber daya manusia yang ada dalam pemerintahan. Bagus atau tidaknya kinerja perangkat desa merupakan hal yang harus diperhatikan oleh kepala desa. Kepala desa harus memiliki cara komunikasi yang baik untuk meningkatkan kinerja perangkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk; (1) mengetahui strategi komunikasi kepala desa dalam meningkatkan kinerja perangkat desa dan (2) mengetahui hasil strategi komunikasi yang telah diterapkan kepala desa dalam meningkatkan kinerja perangkat desa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis dalam penelitian ini dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) strategi komunikasi yang dilakukan kepala desa dengan Komunikasi antar pribadi, komunikasi kelompok dan komunikasi publik. Ketika kepala desa memberikan motivasi beliau memberikan reward dan mendekati secara professional atau personal. Sumber daya manusia juga perlu ditingkatkan faktor yang mempengaruhinya adalah training, pendidikan, fasilitas dan prasarana, suasana kerja dan bebas berkreasi. (2) Efektivitas strategi komunikasi kepala desa dalam meningkatkan kinerja perangkat desa dapat dicapai dengan tercapainya tujuan yang diinginkan melalui aktivitas komunikasi
Kesiapan Mental Santri Takhasus Dalam Program Amaliyah Tadris di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak Ponorogo
Program Amāliyah Tadrīs adalah inisiatif untuk mendalamkan
pemahaman keagamaan dan keterlibatan santri dalam aktivitas
keagamaan di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak Tonatan
Ponorogo. Kesiapan mental santri takhasus adalah aspek kunci
dalam mengikuti program ini, mengingat tuntutannya terhadap
komitmen, disiplin, dan ketahanan mental yang tinggi. Faktor
internal dan eksternal, seperti masalah kesehatan mental dan
tekanan lingkungan, dapat memengaruhi kesiapan mental
mereka. Penelitian ini bertujuan untuk memahami lebih dalam
kesiapan mental santri takhasus dalam konteks program
Amāliyah Tadrīs, dengan harapan memberikan kontribusi pada
pengembangan kurikulum dan manajemen pendidikan
pesantren yang lebih efektif.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi mental
santri takhasus dalam Program Amāliyah Tadrīs di Pondok
Pesantren Darul Huda Mayak, (2) mengetahui cara mengatasi
tantangan kesiapan mental santri takhasus dalam mengikuti
Program Amāliyah Tadrīs, (3) mengetahui hasil Program Amāliyah Tadrīs terhadap perkembangan kesiapan mental
santri takhasus di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak. Untuk
mengetahui paparan data secara mendalam peneliti
menggunakan jenis penelitian kualitatif.
Hasil yang didapat adalah: (1) Kesiapan mental santri dalam
Amāliyah Tadrīs di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak
dipengaruhi oleh faktor internal (kesehatan, kecerdasan, minat,
bakat, motivasi) dan eksternal (dukungan keluarga, fasilitas
sekolah, interaksi di pesantren, lingkungan). (2) Tantangan
mental dalam program Amāliyah Tadrīs membutuhkan strategi
untuk membantu santri mengatasi kecemasan dan
ketidakpercayaan diri. Keberhasilan santri sangat tergantung
pada minat dan kesiapan mental mereka. Dengan kesadaran
akan tantangan tersebut dan pengembangan strategi pemulihan
diri, santri dapat lebih siap menghadapi berbagai tantangan
selama program. (3) Program Amāliyah Tadrīs di Madrasah
Miftahul Huda di Pondok Pesantren Darul Huda Mayak
Ponorogo berperan penting dalam membentuk karakter dan
kesiapan mental santri. Dengan pengalaman mengajar, program
ini membantu santri mengembangkan kemandirian,
kemampuan berkomunikasi, dan ketangguhan mental.
Dukungan instruktur/Pamong diperlukan untuk mengatasi
tantangan, sementara evaluasi berkualitas penting untuk
memastikan efektivitas progra
..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, TAMBAHKAN LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..Pengaruh Pemahaman Zakat Pertanian Dan Religiusitas Terhadap Kewajiban Membayar Zakat Pertanian Di Desa Talun Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo
Ulum, 2024. Pengaruh Pemahaman Zakat Pertanian dan Religiusitas Terhadap Kewajiban Membayar Zakat Pertanian di Desa Talun Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo. Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah institit Agama Islam Negeri Ponorogo (IAIN). Pembimbing : Dr. Hj. Khusniati Roffiah, M.S.I.
Kata Kunci/Keywords : Pemahaman Zakat Pertanian, Religiusitas, Kewajiban Membayar Zakat Pertanian
Zakat pertanian termasuk dalam kategori zakat mal. Allah Swt. mewajibkan mengeluarkan zakat atas hasil tanaman atau zakat pertanian meliputi buah-buahan, seperti buah-buahan dan biji-bijian seperti gandum, h}inthah dan sebagainya. Zakat pertanian (tumbuhan) hukumnya wajib bagi petani yang sudah mencapai ni}sab.
Dari pemaparan teori tersebut dapat dikaitkan dengan kasus yang terdapat di Desa Talun Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo yang rata-rata penduduknya berprofesi sebagai pertanian khususnya menanam padi dan jagung. Selain itu, mayoritas masyarakatnya juga beragama Islam. Berdasarkan hal tersebut peneliti ingin menjelaskan pemahaman zakat dan religiusitas berpengaruh atau tidak terhadap kewajiban membayar zakat pertanian.
Dari latar belakang diatas, penulis merumuskan masalah yang meliputi : (1) Bagaiamana pengaruh pemahaman zakat pertanian terhadap kewajiban membayar zakat di Desa Talun Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo?; (2) Bagaimana pengaruh religiusitas terhadap kewajiban membayar zakat pertanian di Desa Talun Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo? (3) Bagaimana signifikan antara pengaruh pemahaman zakat dengan religiusitas terhadap kewajiban membayar zakat pertanian di Desa Talun Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo?
Adapun jenis penelitian adalah penelitian korelasional. Korelasi diberi pengertian sebagai hubungan antara dua variable atau lebih. Hubungan antara dua variabel dikenal dengan istilah bivariabel correlation, sedangkan hubungan antar lebih dari dua variable disebut multivariable correlation. Penelitian ini dimaksudkan untuk menguji pengaruh antara variable bebas yaitu pemahaman zakat pertanian dan Religiusitas dengan variable terikat yaitu kewajiban membayar zakat pertanian.
Dari Penelitian ini diperoleh hasil bahwa (1) Berdasarkan pengujian, menunjukkan bahwa secara parsial variabel pemahaman zakat pertanian (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kewajiban membayar zakat pertanian (Y). (2) Berdasarkan pengujian, menunjukkan bahwa secara parsial variabel religiusitas (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kewajiban membayar zakat pertanian (Y). (3) Berdasarkan pengujian, menunjukkan bahwa secara simultan variabel pemahaman zakat pertanian (X1) dan religiusitas (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kewajiban membayar zakat pertanian (Y). Persentase pengaruh variabel independen pemahaman zakat pertanian dan religiusitas terhadap variabel dependen kewajiban membayar zakat pertanian sebesar 24,8%, sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini
..(TAMBAHKAN STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, UPLOAD ULANG)..EFEKTIFITAS IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL TERHADAP PEREDARAN SKINCARE DI WILAYAH MAGETAN
Penulis membahas tentang pentingnya produk perawatan kulit di kalangan
masyarakat yang tertarik untuk tampil menarik dengan menjaga kebersihan dan
kesehatan kulit wajah. Namun, banyak umat muslim yang tidak mengetahui atau
tidak memahami produk skincare mana saja yang telah mendapatkan sertifikasi
halal dari MUI.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimanakah Efektifitas
implementasi Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 terkait Jaminan Produk HalalTerhadap peredaran skincare di wilayah Magetan? Bagaimana Analisis Efektifitas Terhadap Faktor peredaran skincare yang belum bersertifikasi halal di wilayah Magetan?
Adapun penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan jenis
penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan hukum normative empiris untuk memahami perilaku dan perspektif konsumen terkait perlindungan hukum terhadap produk skincare. Jika produk tersebut ilegal sebab tidak mempunyai sertifikasi halal dari BPJPH serta izin edar dari Badan Pengawas Obat serta Makana (BPOM). Di sisi lain, produk yang beulum bersertifikasi halal dapat Mengandung zat aditif berbahaya yang beredar tanpa pengawasan, serta berpotensi Menyebabkan efek samping yang merugikan bagi konsumen terkhusus bagi kesehatan kulit wajah.
Dari peneitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Efektifitas Implementasi Undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal terhadap peredaran skincare di magetan belum optimal. Kurangnya pemahaman terkait jaminan produk halal serta hak konsumen muslim atas produk halal menjadikan kurang efektifnya Undang-undang nomor 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal di magetan terhadap peredaran skincare.. Untuk meningkatkan Efektifitas implementasi hukum, penulis menyarankan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya masyarakat muslim, tentang pentingnya menggunakan produk bersertifikat halal
IMPLEMENTASI MONITORING PEMBIAYAAN MUḌĀRABAH PADA BMT HASANAH JABUNG DITINJAU DARI PERSPEKTIF EFEKTIVITAS HUKUM
Annisa, Karimatun. 2024. Implemetasi Monitoring Pembiayaan Muḍārabah pada BMT Hasanah Jabung. Skripsi Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing : Dr. Abid Rohmanu, M.H.I
Kata Kunci/Keywords : Implementasi, Monitoring, Pembiayaan Muḍārabah, BMT, Efektivitas Monitoring, Praktik Pengawasan.
Sesuai dengan PBI no 5/23 tahun 2003 yang mana setiap Lembaga keuangan yang memiliki layanan pembiayaan maka diharuskan melakukan pengawasan/monitoring kepada nasabahnya baik sebelum pencairan ataupun setelahnya. Namun tidak semua Lembaga keuangan sudah menjalankan prinsip tersebut. Apabila monitoring tidak dilakukan maka bepengaruh terhadap penyalahgunaan pembiayaan yang mana akan berisiko terjadinya pembiayaan bermasalah.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana implementasi penyaluran pembiayaan Muḍārabah di BMT Hasanah Jabung? Bagaimana efektifitas pelaksanaan monitoring pembiayaan Muḍārabah dalam meminimalisasi risiko pembiayaan bermasalah.
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan hukum yudis empiris. Sedangkan Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi.
Dari penelitian yang dilakukan selama skripsi dapat disimpulkan bahwa BMT Hasanah Jabung sudah melakukan monitoring pembiayaan tetapi yang dilakukan oleh BMT Hasanah Jabung belum menyeluruh yaitu hanya dilakukan ketika sebelum pencairan. Dimana seharusnya BMT juga melakukan monitoring setelah pencairan guna menghindari risiko pembiayaan bermasalah. Hal ini belum dilakukan oleh BMT karena kurangnya tenaga kerja dan juga selama ini BMT menggunakan prinsip kepercayaan terhadap nasabahnya
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Gadai Sawah Di Desa Kemuning Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo
Salah satu tolong-menolong dalam masyarakat dapat dilakukan dalam bentuk pinjam-meminjam. Ketika seseorang sedang mengalami masalah keuangan sehingga dia memerlukan uang lalu dia meminjam ke orang lain atau ke bank dan dia mendapatkan pinjaman untuk memenuhi kebutuhannya. Dalam kegiatan pinjam meminjam ini agar timbul suatu kepercayaan adalah dengan memberikan jaminan. Salah satunya dengan menjaminkan sawahnya yang kemudian dikelola dan dibagi hasilnya sesuai dengan kesepakatan. Adapun dalam akad dan waktu pengembalian hutang belum dijelaskan secara rinci. Dalam praktik pinjam meminjam terdapat beberapa cara yang dilakukan oleh masyarakat Desa Kemuning Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo.
Dari latar belakang di atas, penulis merumuskan masalah yang meliputi bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap akad gadai di Desa Kemuning Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo? Dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap sistem pelunasan gadai di Desa Kemuning Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo?
Adapun jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data yang dilakukan penulis adalah menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan menggunakan metode induktif, yaitu pembahasan yang diawali dengan mengemukakan dalil-dalil, teori-teori atau ketentuan yang bersifat umum dan selanjutnya dikemukakan kenyataan yang bersifat khusus.
Dari penelitian ini praktik gadai di Desa Kemuning Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo dapat dikatakan bahwa akad gadai di Desa Kemuning sudah memenuhi rukun dan syaratnya meskipun dalam akad tersebut tidak memiliki batas waktu, dan tidak diucapkan secara rinci oleh rahin dan murtahin jatuh tempo pengembalian pinjamannya. Karena tidak ada ketentuan dalam rukun dan syarat gadai mengenai penetapan batas waktu pengembalian pinjaman. Sedangkan terkait dengan sistem pelunasan gadai di Desa Kemuning Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo terdapat indikasi riba> di dalamnya karena ada pengambilan manfaat dari peminjamaan uang sehingga ada salah satu pihak yang merasa dirugikan
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Jual Beli Bahan Bangunan Dengan Sistem Penangguhan Pembayaran Di UD Langgeng Jaya Desa Bulu Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo
Penangguhan pembayaran yang terjadi di UD Langgeng Jaya yaitu pembeli
mendatangi penjual untuk melakukan pemesanan bahan bangunan. Di awal akad
atau ketika terjadi kesepakatan awal sudah dijelaskan mengenai spesifikasi
terutama dalam hal harga dan spesifikasi barang yang dibutuhkan. Kemudian
pembeli memberikan uang muka untuk membeli bahan bangunan, dan sisanya
akan dicicil dengan kesepakatan bersama. Namun dalam beberapa bulan terakhir
ini banyak yang belum mengangsur sehingga pihak toko meminta kejelasan kepada
pembeli tersebut.
Dari latar belakang di atas, penulis merumuskan masalah yang meliputi:
(1) Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap akad jual beli bahan bangunan di
UD Langgeng Jaya Desa Bulu Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo?; (2)
Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap penangguhan pembayaran bahan
bangunan di UD Langgeng Jaya Kecamatan Sambit Kabupaten Ponorogo?
Adapun jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian lapangan
(field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan teknik
pengumpulan data yang dilakukan penulis adalah menggunakan wawancara dan
dokumentasi. Analisis yang digunakan menggunakan metode induktif, yaitu
pembahasan yang diawali dengan mengemukakan dalil-dalil, teori-teori atau
ketentuan yang bersifat umum dan selanjutnya dikemukakan kenyataan yang
bersifat khusus.
Dari penelitian ini ditemukan bahwa (1) Mengenai akad pada transaksi jual
beli bahan bangunan di UD Langgeng Jaya Desa Bulu, dapat disimpulkan bahwa
akad pada transaksi tersebut telah memenuhi syarat dan rukunnya, serta dilakukan
secara lisan dengan bukti tertulis berupa kuitansi. (2) Mengenai penangguhan
pembayaran pada transaksi jual beli bahan bangunan di UD Langgeng Jaya
penangguhan tersebut merupakan mubah dalam pembayaran. Hal ini didasarkan
pada prinsip bahwa jika seseorang yang berutang benar-benar dalam keadaan sulit
dan tidak mampu melakukan pembayaran, dan tidak memiliki uang pembayaran di
tangannya, maka penangguhan pembayaran tersebut diperbolehkan