Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
    17836 research outputs found

    Efektivitas Model Pembelajaran (Inside Outside Circle) IOC Terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Siswa Kelas V MI Ma'arif Polorejo

    No full text
    ABSTRAK Syaiful Anwar, Sarif. 2024. Pengaruh Model Pembelajaran IOC (Inside Outside Circle) terhadap Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Siswa Kelas V MI Ma’arif Polorejo. Skripsi. Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Lia Amalia, S.Ag, M.Si Kata Kunci: Model pembelajaran inside outside circle, hasil belajar, IPA. Model pembelajaran adalah merupakan pola umum prilaku pembelajaran da- lam mencapai untuk mewujudkan tujuan pembelajaran yang di harapkan di dalam ke- las. Beberapa guru belum mengembangkan model pembelajaran yang mengikut ser- takan siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Kurangnya kerja sama antara siswa dengan siswa lainnya, kurangnya berkonsentrasi hal ini dapat menyebabkan siswa cenderung kurang aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu peneliti menggunakan Model Pembelajaran Inside Outside Circle untuk memberikan kesem- patan kepada siswa untuk meningkatkan kemampuan kerja sama dan kreativitas nya baik itu kemampuan individu maupun kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran Inside Outside Circle ter- hadap hasil belajar IPA kelas V MI Ma’arif Polorejo. Model ini dipilih karena mela- tih kemampuan interpersonal, keaktifan, dan kerjasama melalui kerja kelompok. Hal ini didukung oleh teori Slameto yang mengemukakan bahwa model IOC adalah pen- dekatan dimana siswa dapat belajar secara mandiri dan memiliki kemampuan menyampaikan pendapat dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang (1) Penera- pan metode pembelajaran IOC terhadap hasil belajar siswa kelas V MI Maarif Polorejo pada mata pelajaran IPA; dan (2) Pengaruh penggunaan metode IOC ter- hadap hasil belajar siswa kelas V MI Ma’arif Polorejo pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini dirancang menggunakan metode kuantitatif dengan dengan de- sain penelitian eksperimen yaitu menggunakan quasi experimental design. Pengambi- lan data dilakukan melalui tes dan angket. Sampel dalam penelitian ini berasal dari siswa kelas VA dengan jumlah 24 siswa, dan VB 24 siswa di MI Ma’arif Polorejo Kabupaten Ponorogo yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Data hasil penelitian diuji menggunakan uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas), dan uji hipotesis uji t (independent sample t test). Berdasarkan hasil uji data didapatkan bahwa (1) model IOC ekeftif meingkat- kan keaktifan siswa selama kegiatan pembelajaran, sehingga hasil belajar siswa meningkat; (2) hasil uji T (Independet Sample T Test) yang diperoleh nilai sig. (2- tailed) sebesar 0,000, yang artinya nilai sig. (2-tailed) < 0,05 sehingga dapat dinya- takan bahwa hipotessis H1 yang menyatakan bahwa “terdapat efektivitas penggunaan model pembelajaran inside outside circle terhadap hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPA” diterima

    ..(LENGKAPI LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI, UNDUH FORM DI WEB PERPUS, UPLOAD ULANG)...Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pengembangan Profesionalisme Guru di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo

    No full text
    Pembangunan manusia adalah tujuan utama suatu bangsa yang tergantung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Manajemen sumber daya manusia dalam konteks pendidikan memiliki peran krusial dalam mencapai tujuan tersebut. Akan tetapi, terdapat tantangan dalam peningkatan profesionalisme guru dari kurangnya kualifikasi dan kesulitan guru dalam mengadopsi metode pembelajaran. Sehingga perlu adanya solusi menyelaraskan apresiasi dan kualitas profesionalisme untuk menciptakan mutu pendidikan yang lebih baik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh komitmen SMP Negeri 1 Jetis dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan pengembangan profesionalisme guru melalui pelaksanaan manajemen SDM. Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan SDM dalam pengembangan profesionalisme guru, (2) memaparkan dan menganalisis rekrutmen SDM dalam pengembangan profesionalisme guru, (3) menjelaskan dan menganalisis pengembangan dan pelatihan SDM dalam pengembangan profesionalisme guru, (4) mendeskripsikan dan menganalisis penilaian kinerja SDM dalam pengembangan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan deskriptif, lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Objek penelitian manajemen SDM dalam pengembangan profesionalisme. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman dan Saldana yang meliputi, pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan cara yaitu, peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, dan menggunakan bahan referensi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, (1) Perencanaan sumber daya manusia telah dilaksanakan dengan baik melalui proses pengawasan sekolah melalui forum partisipasi antara pihak sekolah, pengawas sekolah, orang tua, dan organisasi siswa. (2) Rekrutmen sumber daya manusia dilaksanakan dengan runtut sesuai tahapan yang telah ditetapkan dengan mempertimbangkan data bezetting sekolah. (3) Pengembangan dan pelatihan sumber daya manusia telah dilaksanakan dengan optimal mengacu pada penentuan skala prioritas melalui raport mutu sekolah. (4) Penilaian kinerja sumber daya manusia telah dilaksanakan dengan baik secara sistematis dan berkesinambungan melalui proses penilaian yang melibatkan guru, pengawas, kepala sekolah dan tim supervisi sekolah. Tindak lanjut hasil penilaian kinerja guru dilaksanakan melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), supervisi kepala sekolah dan penerapan penghargaan dan hukuman bagi guru

    ...(LENGKAPI STEMPEL PADA LEMBAR PERSETUJUAN, UPLOAD ULANG)..PELAYANAN CUSTOMER SERVICE BERBASIS ISLAMI DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN NASABAH DI BANK MUAMALAT KANTOR CABANG PONOROGO

    No full text
    Rahmawati, Aprilia. Pelayanan Customer Service Berbasis Islami Dalam Meningkatkan Kepuasan Nasabah Di Bank Muamalat Kantor Cabang Pembantu Ponorogo. Skripsi 2023. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, Pembimbing Dr. Luhur Prasetiyo, M.E.I. Kata kunci: Pelayanan islami, customer service, nasabah Dalam dunia perbankan pada saat ini terdapat persaingan yang sangat ketat dalam pemberian pelayanan yang baik kususnya bank islam seperti Bank Muamalat KCP Ponorogo merasakan persaingan tersebut, dimana umumnya bank islam harus memberikan sebuah pelayanan yang baik terhadap nasabah. Pelayanan tersebuat tentunya pelayanan yang berbasis islami karena sesuai dengan pandangan sebagai bank islam. Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana pelayanan berbasis islami yang diterapkan customer service dalam meningkatkan kepuasan nasabah di bank Muamalat KCP Ponorogo?, bagaimana strategi yang digunakan customer service saat memberikan pelayanan kepada nasabah di bank Muamalat KCP Ponorogo?, bagaimana dampak dari strategi pelayanan yang diberikan customer service kepada nasabah di bank Muamalat KCP Ponorogo?. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan penelitian pendekatan kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian langsung ke lapangan. Penelitian yang dilakukan dengan mewawancarai nasabah dan customer service bank Muamalat KCP Ponorogo. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pelayanan islami yang dilakukan oleh customer service adalah sebagai berikut yaitu responsive, reliability, assurance, dan tangible strategi pelayanan tersebut sudah sesuai dengan prinsip pelayanan islami, pelayanan tersebut diterapkan di bank Muamalat KCP Ponorogo. Strategi pelayanan islami yang diberikan customer service dalam meningkatkan kepuasan nasabah yaitu dengan strategi ultimate service dan sistem keluhan nasabah. Dua strategi tersebut yang digunakan bank Muamalat KCP Ponorogo dalam mengetahui tingkat kepuasan nasabah. Dampak dari strategi pelayanan yang diberikan yaitu memberikan rasa puas terhadap nasabah, nasabah menjadi lebih loyal dan citra bank menjadi meningkat serta lebih baik lagi

    Praktek Dumping Perspektif Etika Bisnis Islam (Studi Kasus Perdagangan Tepung Terigu)

    No full text
    Pada era globalisai, perdagangan internasional berdampak pada semakin ketatnya persaingan antar industri. Setiap negara saling berlomba-lomba menguasai pasar internasional, namun cara yang ditempuh untuk menguasai pasar tersebut dilakukan dengan kecurangan. Praktik kecurangan dalam perdagangan dilakukan dalam bentuk deskriminasi harga yang biasa disebut dumping. Salah satu praktik dumping yang dapat merugikan Negara Indonesia yaitu praktik dumping yang dilakukan oleh negara Turki yang telah melakukan ekspor tepung terigu dengan harga yang rendah dibandingkan harga yang berada di pasar dalam negeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana praktik dumping perspekti etika bisnis islam pada kasus perdagangan tepung terigu yang meliputi praktik dumping pada tepung terigu yang telah dilakukan oleh negara turki dan status hukum praktik dumping pada kasus perdagangan tepung terigu yang ditinjau dengan perspektif etika bisnis islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan studi kepustakaan (library research) sebagai pilihan metode penelitiaan. Peneliti menggunakan tahap pengumpulan dokumen untuk memperoleh data. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induktif. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa :1) Dumping sebagai persaingan dalam bentuk harga berupa diskriminasi harga atau menjual barang di bawah harga normal di luar negeri dapat mengakibatkan kerugian pada pasar lokal. Kerugian merupakan salah satu unsur yang penting untuk membuktikan praktik dumping dilarang dalam agama Islam. kegiatan perdagangan harus sesuai dengan etika bisnis Islam yang memiliki prinsip ketauhidan, keilmuan, keadilan, tanggung jawab, kebebasan, kebijakan, halal dan haram. Hukum praktek dumping menurut etika bisnis islam adalah haram. Karena, praktek dumping merupakan praktek diskriminasi harga yaitu ketidak adilan akan harga produk.. praktek tersebut melanggar prinsip etika bisnis islam yaitu pada prinsip keadilan dan dapat mendatangkan mudharat bagi pihak lain

    Sistem Manajemen Ketatausahaan dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Persuratan di SMP Negeri 4 Ponorogo

    No full text
    ABSTRAK Citrasari, Feby, 2024. Sistem Manajemen Ketatausahaan dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Persuratan di SMP Negeri 4 Ponorogo. Skripsi. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing: Wahid Hariyanto, M.Pd.I. Kata Kunci: Manajemen, Tata Usaha, Layanan Persuratan Dalam meningkatkan kualitas layanan persuratan maka diperlukan sistem manajemen ketatausahaan yang baik. Manajemen ketatausahaan menjadi hal yang penting dalam peningkatan kualitas layanan persuratan. Karena dengan hal tersebut dapat menjadikan suatu lembaga pendidikan mempunyai acuan dalam pelaksanaan ketatausahaan sehingga pelanggan merasa puas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) Perencanaan ketatausahaan dalam meningkatkan kualitas layanan persuratan, (2) Pelaksanaan ketatausahaan dalam meningkatkan kualitas layanan persuratan, (3) Evaluasi ketatausahaan dalam meningkatkan kualitas layanan persuratan. Adapun penelitian ini dirancang menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model analisa Miles, Huberman, dan Saldana meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Berdasarkan analisis data ditemukan bahwa (1) Perencanaan ketatausahaan dalam meningkatkan kualiatas layanan persuratan yang ada di SMP Negeri 4 Ponorogo meliputi: perumusan tujuan layanan persuratan, perumusan kebijakan yaitu perumusan cara ataupun koordinasi seluruh kegiatan untuk mencapai tujuan secara terarah dan terkontrol, perumusan prosedur untuk menentukan peraturan dan batasan-batasan dalam memanfaatkan sumber daya, merencanakan skala kemajuan dengan merumuskan standar hasil yang dicapai. (2) Pelaksanaan ketatausahaan dalam meningkatkan kualitas layanan persuratan yang ada di SMP Negeri 4 Ponorogo meliputi: menentukan kebutuhan sumber daya untuk mencapai tujuan, menentukan tugas spesifik untuk bawahan, menentukan metode atau langkah-langkah kerja, memastikan penggunaan peralatan kantor dengan maksimal, mendorong agar setiap individu mempunyai utilisasi/prestasi yang tinggi, mendorong supaya orang atau pegawai bisa mengoperasikan alat-alat kerja. (3) Evaluasi ketatausahaan dalam meningkatkan kualitas layanan persuratan yang ada di SMP Negeri 4 Ponorogo meliputi: proses evaluasi dilakukan dengan memonitoring kendala-kendala yang ada dalam proses pelaksanaan, proses evaluasi tata usaha dilaksanakan oleh seluruh warga SMP Negeri 4 Ponorogo, adanya solusi dalam mengatasinya kendala-kendala yang dihadapi, hasil dari evaluasi akan dijadikan acuan dalam perencanaan berikutnya

    Relevansi Kitab Taysir Al-khollaq Karya Imam Hafidz Hasan Al-Mas’udi Dengan Materi Pelajaran Akidah Akhlak Kelas IX Madrasah Tsanawiyah

    No full text
    Akhlak merupakan ilmu dasar dalam Islam yang mana cangkupannya menyangkut ke berbagai kalangan. Baik yang berhubungan langsung dengan Tuhannya, dengan orang lain, ataupun dengan diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari dimanapun dan kapanpun. Ilmu Akhlak dikaji dikalangan sekolah formal dan juga dikalangan pesantren. Akhlak dijelaskan dalam berbgai kitab, salah satu kitab yang mempelajari akhlak adalah kitab Taysir Al-khollaq karya Imam Hafidz Hasan Al-Mas’udi. Kitab Taysir Al-khollaq membahas mengenai dasar materi akhlak yang ringan untuk dipelajari, serta memiliki beberapa persamaan pembahasan yang ada didalam Buku Ajar Akidah Akhlak Kelas IX Madrasah Tsanawiyah. Berdasarkan uraian diatas, maka tujuan peneliti adalah sebagai berikut:1) Untuk materi Akidah Akhlak dalam kitab Taysir Al-khollaq karya Imam Hafidz Hasan Al-Mas’udi. 2) Untuk menjelaskan Relevansi kitab Taysir Al-khollaq karya Imam Hafidz Hasan Al-Mas’udi terhadap materi pelajaran akhlak kelas IX Madrasah Tsanawiyah.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan jenisnya yaitu Library Research (penelitian kepustakaan), dengan menggunakan teknis analisis konten. Sumber data primer yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kitab Taysir Al-khollaq dan buku ajar akhlak kelas IX Madrasah Tsanawiyah. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu a) memilih dan menetapkan pokok bahasan yang dikaji sesuai dengan materi akhlak, b) mengumpulkan data dari buku yang sesuai dengan materi akhlak, c) menganalisis dan mengklarifikasi sesuai dengan materi akhlak melalui data yang diperoleh d) menyimpulkan hasil penelitian. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil bahwa:1) Materi akhlak yang dijelaskan didalam kitab terdapat 30 pasal dan 1 pasal tentang akidah. Penullis merangkum menjadi 3 pembagian. Dimana pada bagian yang pertama berisikan tentang Akidah yakni tentang taqwa. Materi akidah dijelaskan secara ringkas, lugas dan jelas. Pada bagian yang kedua berisikan tentang akhlak kepada Kedua, pembahasan selanjutnya terkait dengan ranah akhlak. Materi akhlak yang terdapat dalam kitab tentang akhlak kepada diri sendiri, adab kepada saudara, teman dan tetangga 2)Relevansi kitab Taysir Al-khollaq karya Imam Hafidh Hasan al-Mas’udi terhadap materi akidah akhlak kelas IX Madrasah Tsanawiyah yakni terdapat beberapa pembahasan yang sama seperti bab akhlak kepada diri sendiri, akhlak kepada saudara, akhlak kepada teman, akhlak kepada tetangga, adab makan dan minum. Pembahasan yang terdapat dalam kitab dapat ditambahkan dan di relevansikan menjadi tambahan referensi dalam buku ajar akidah akhlak kelas IX Madrasah Tsanawiyah

    peran kepala sekolah dan pengawas dalam meningkatkan kompetensi profesional gpai pada smk ma’arif hasyim asy’ari kasihan tegalombo pacitan

    No full text
    ABSTRAK Fatmono, Febri. 2023. Peran Kepala Sekolah dan Pengawas Dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional GPAI Pada Sekolah Menengah Kejuruan Ma’arif Hasyim Asy’ari Kasihan Tegalombo Pacitan. Skripsi. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu KeGuruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo. Pembimbing, Dr. Basuki, M.Ag Kata kunci : Peran Kepala Seolah, Peran Pengawas, Kompetensi Profesional GPAI. Guru profesional menjadi tuntutan semua pihak untuk mewujudkan idealisme, harapan dan cita cita pendidikan nasional. Guru yang profesional adalah Guru yang mempunyai kemampuan dan keahlian khusus dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar sehingga mencapai sasaran berupa pencapaian tujuan-tujuan yang berkaitan dengan mata pelajaran yang disampaikan dan mempunyai kemampuan yang maksimal. Rendahnya profesional Guru PAI adalah masalah yang perlu diteliti dan dicari solusinya. Jika tidak, maka akan berdampak kepada mutu pendidikan di indonesia khususnya pada mutu hasil belajar siswa. Oleh karena itu, dalam mencapai tujuan meningkatkan kompetensi profesional GPAI harus ada dukungan dari berbagai pihak. Di Sekolah Menengah Kejuruan Ma’arif Hasyim Asy’ari ada beberapa kegiatan yang di lakukan Kepala Sekolah dan Pengawas dalam meningkatkan Kompetensi Profesional GPAI Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Untuk mendeskripsikan Bagaimana kegiatan yang dilakukan oleh kepala SMK Ma’arif Hasyim Asy’ari dalam meningkatkan kompetensi profesional Guru PAI. (2) Untuk mendeskripsikan Apa yang dilakukan oleh pengawas dalam meningkatkan kompetensi profesional Guru PAI. (3) Untuk mendeskripsikan Bagaimana dampak kegiatan yang dilakukan Kepala Sekolah dan pengawas SMK Ma’arif Hasyim Asy’ari Kasihan Tegalombo Pacitan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang bersifat analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Milles Huberman dan Saldana meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan atau verifikasi. Adapun hasil penelitian ini adalah (1) peran Kepala Sekolah dalam meningktkan professional GPAI yaitu sebagai educator, manager, leader. yang menyarankan kepada Guru untuk mengikuti pelatihan-pelatihan guna meningkatkan kompetensi profesional Guru . (2) peran Pengawas Sekolah dalam meningktkan professional GPAI meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, dan tindak lanjut pengawasan yang harus dilakukan secara berkesinambungan. (3) dmpak dari kegiatan yang dilakukan oleh Kepala Sekolah dan pengawas yakni: Peningkatan standar kinerja Guru PAI, Peningkatan profesionalitas Guru PAI, Peningkatan motivasi Guru PAI, Terciptanya suasana religius di lingkungan sekolah

    (upload ulang sesuai kaidah...file harus pdf, judul di tulis huruf kecil semua)..ISLAMIC LEADERSHIP UNTUK MENINGKATKAN TATA KELOLA ZAKAT (STUDI PADA BAZNAS DAN LAZNAS YATIM MANDIRI PONOROGO)

    No full text
    The authority for zakat management in Indonesia is delegated to the Amil Zakat Agency (BAZ) and the Amil Zakat Institution (LAZ). In Ponorogo Regency, there are zakat managers, namely the National Zakat Amil Agency (BAZNAS) and the Yatim Mandiri National Zakat Amil Institute (LAZNAS), which are representatives of government and private zakat managers. In fact, over the past few years, BAZNAS and LAZNAS Yatim Mandiri Ponorogo Regency have continued to move to optimize the management of zakat assets given by muzakki. Even BAZNAS Ponorogo Regency has shown an increase over time in terms of income and distribution of zakat, as has LAZNAS Yatim Mandiri Ponorogo. However, it turns out that these two zakat managers only focus on the external appearance, so they don't try to look inside to find out what factors can improve zakat governance in these two locations. In this research, researchers used field research, with a qualitative research approach. The data collection techniques used are observation, interviews and documentation techniques. Researchers conducted interviews with BAZNAS Ponorogo Regency, namely with leaders and implementing staff. Apart from that, researchers also conducted interviews with the leadership and implementing staff of LAZNAS Yatim Mandiri Ponorogo. This research uses data analysis with an inductive method. The aim of this research is to analyze the application of Islamic Leadership in two zakat management locations, namely BAZNAS and LAZNAS Yatim Mandiri Ponorogo, what factors support and hinder the application of Islamic Leadership, and what impact its implementation has on zakat management, especially in Ponorogo Regency. The conclusion of this research is that Islamic Leadership has been implemented at BAZNAS and LAZNAS Yatim Mandiri Ponorogo as evidenced by the attitude and character of leaders which are in accordance with the principles in the Al-Qur'an. The supporting factors for implementing Islamic Leadership are the original character of a leader who obeys the rules of Allah SWT and carries out his duties well as a leader, while the inhibiting factors are the staff's lack of knowledge regarding Islamic leadership and the lack of closeness between the leader and his members. As for the impact of implementing Islamic Leadership at BAZNAS Ponorogo Regency, namely being able to improve zakat governance that is more optimal than the management of the previous period, likewise at LAZNAS Yatim Mandiri Ponorogo that even though the leader is new, the implementation of Islamic Leadership is felt to have been able to be carried out well while still maintaining the characteristics of LAZNAS Yatim Mandiri Ponorogo, so that with Islamic Leadership the management of zakat at BAZNAS and LAZNAS Yatim Mandiri becomes more trustworthy

    Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Pembiasaan Pagi di SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo Kelas VII Tahun Pelajaran 2023/2024

    No full text
    Salah satu Permasalahan Pendidikan di Indonesia adalah karakter peserta didik. Untuk memecahkan permasalahan tersebut pada tahun 2020 pemerintah meluncurkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2020 yang menetapkan Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020, yang menetapkan visi dan misi pendidikan di Indonesia melalui profil pelajar Pancasila, profil dan harapan masa depan Peserta didik yang diinginkan Indonesia melalui kebijakan pemerintah. Salah satu sekolah yang ikut andil dalam memecahkan permasalahan karakter peserta didik ialah SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo. SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo berupaya menguatkan karakter Peserta didik melalui kegiatan pembiasaan pagi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bagaimana pelaksanaan kegiatan pembiasaan pagi di SMP Negeri 1 Sambit, Ponorogo kelas Vll (2) Bagaimana proses penguatan profil pelajar Pancasila dalam kegiatan pembiasaan pagi di SMP Negeri 1 Sambit, Ponorogo kelas Vll (3) Implikasi pelaksanaan kegiatan pembiasaan pagi terhadap penguatan profil pelajar Pancasila di SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Teknik analisis data terdiri atas pengumpulan data, kondensasi data, Penyajian data, serta verifikasi atau kesimpulan. Kemudian pengecekan keabsahan temuan menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan dan triangulasi Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kegiatan pembiasaan pagi di SMP Negeri 1 Sambit Ponorogo berlangsung teratur mulai tahun 2016, yang terdiri atas serangkaian proses kegiatanpenyambutan siswa di depan gerbang sekolah, pembiasaan sholat dhuha berjama’ah serta pembiasaan untuk menguatkan karakter profil pelajar pancasila, (2) Proses penguatan profil pelajar Pancasila yang terkandung dalam pembiasaan pagi yang utama yakni pada budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun), ketika bertemu dengan guru siswa menunjukkan sikap sopan santun dan ramah terhadap guru serta elemen utama profil pelajar Pancasila ialah bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, serta kreatif melalui pembiasaan pagi. (3) Implikasi Pelaksanaan pembiasaan pagi ialah Peserta didik menjadi lebih memiliki karakter yang kuat memiliki karakter bertaq’wa kepada Tuhan Yang Maha Esa yakni melaksanakan sholat dhuha berjama’ah tanpa diperintah guru, saat bertemu dengan teman maupun guru saling mengucapkan salam dan berjabat tangan yang sebelumnya memiliki sikap acuh

    ...(SCAN FULL LEMBAR BERTTD / JUDUL TIDAK TERPISAH, UPLOAD ULANG)...Penerapan Denda Dan Disklaimer Keterlambatan Pada Jasa Cucian Di Dinda Laundry Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun Perspektif Hukum Islam

    No full text
    Rohifany, Arifah. 2024. Penerapan Denda Dan Disklaimer Keterlambatan Pada Jasa Cucian Di Dinda Laundry Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun Perspektif Hukum Islam. Skripsi. Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syraiah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo, Pembimbing Dr. Hj. Khusniati Rofiah, M.S.I. Kata Kunci / Keyword : Hukum Islam, Pengupahan, Ija>rah, Laundry Dalam berkegiatan ekonomi manusia akan melakukan kegiatan jual beli, sewa-menyewa, serta upah mengupah. Sewa menyewa yang dilakukan bisa dalam berbagai hal yaitu barang dan jasa, salah satunya jasa mencuci pakaian yang biasa disebut dengan laundry, di zaman sekarang ini laundry banyak dikembangkan dengan sitem kiloan. Seperti yang dilakukan oleh dinda laundry dengan sistem kiloan harga ditetapkan berdasarkan berat pakaian, kemudian dalam jangka waktu tiga hari pakaian tersebut sudah dapat diambil, jika lebih dari ketentuan tersebut akan dikenakan biaya denda, apabila lebih dari tiga bulan pakaian yang tidak segera diambil akan disumbangkan ke panti asuhan tanpa sepengetahuan konsumen. Dari permasalahan tersebut dapat dianalisis menggunakan teori ija>rah upah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : (1) Bagaimana penerapan denda pada keterlambatan pengambilan pakaian di Dinda Laundry Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun prespektif Hukum Islam? (2) Bagaimana praktik disklaimer dengan menginfakan pakaian yang tidak diambil oleh konsumen di Dinda Laundry berdasarkan prespektif Hukum Islam? Jenis penelitian yang digunakan penulis merupakan penelitian lapangan (field research) serta menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Setelah data diperoleh kemudian diolah, selanjutnya dianalisis dengan menggukan metode induktif. Dalam hal ini penulis menyimpulkan bahwa penetapan denda pada keterlambatan pengambilan pakaian di Dinda Laundry menurut hukum Islam diperbolehkan karena dianggap sebagai ganti rugi yang bisa disebut dengan ta’widh atas kerugian yang dialami oleh salah satu pihak dalam transaksi tersebut. Sedangkan infak atau penyumbangan pakaian yang tidak diambil oleh konsumen penulis menyimpulkan bahwa dinyatakan tidak sah karena tidak terpenuhinya rukun syarat infak dan juga ija>rah Dan akad ija>rah dinyatakan cacat karena ada salah satu hal yang tidak dipenuhi yaitu mengenai upah yang akhirnya tidak juga dibayarkan oleh konsumen

    0

    full texts

    17,836

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Electronic theses of IAIN Ponorogo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇