Electronic theses of IAIN Ponorogo
Not a member yet
17836 research outputs found
Sort by
..(TAMBAHKAN LEMBAR PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..PENGARUH LAMA USAHA, MODAL USAHA DAN LOKASI USAHA TERHADAP PENDAPATAN IBU RUMAH TANGGA PADA USAHA KERAJINAN BLENGKER CAPIL DI KECAMATAN MAGETAN
Keberhasilan dalam menghasilkan pendapatan yang maksimal dapat dilihat dari kecakapan pelaku usaha yang digambarkan oleh lama usaha yang telah dijalankan, pemanfaatan yang tepat dari modal usaha dan memiliki lokasi usaha yang strategis. Pada penelitian ini menggunakan tiga faktor yaitu lama usaha, modal usaha dan lokasi usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh lama usaha, modal usaha dan lokasi usaha terhadap pendapatan ibu rumah tangga pengrajin blengker capil di Kecamatan Magetan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini menggunakan program aplikasi SPSS versi 25. Analisis datanya menggunakan analisis regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 220 ibu rumah tangga pelaku usaha blengker capil di Kecamatan Magetan dengan sampel yang digunakan adalah random sampling. Pengumpulan data dan analisis data yang dilakukan melalui penyebaran kuisioner
Hasil uji koefisien determinasi diperoleh variabel lama usaha, modal usaha, dan lokasi usaha dapat menjelaskan variabel pendapatan sebesar 31,6% dan sisanya 68,4% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini secara simultan lama usaha, modal usaha dan lokasi usaha secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendapatan ibu rumah tangga pengrajin blengker capil di Kecamatan Magetan
Nilai Persahabatan dalam Film Mencuri Raden Saleh (Analisis Semiotika Roland Barthes)
Film menjadi peran yang sangat penting dalam media massa karena merupakan salah satu ciri media massa yang efektif dalam menyampaikan pesan. Film dapat menjadi media edukasi, hiburan, hingga memberi informasi. Film merupakan bentuk gambaran dari kehidupan sebenarnya yang menyimpan banyak pesan dan nilai didalamnya. Penelitian ini membahas nilai persahabatan dalam film Mencuri Raden Saleh. Film Mencuri Raden Saleh mengangkat cerita tentang pencurian lukisan bersejarah karya Raden Saleh yang berjudul “Penangkapan Pangeran Diponegoro” tidak hanya menawarkan sejarah dan budaya Indonesia, namun juga menghadirkan nilai persahabatan yang menjadi pendorong utama dalam perjalanan film.
Penelitian ini mempunyai tiga rumusan masalah, yaitu (1) bagaimana makna denotasi nilai persahabatan dalam film Mencuri Raden Saleh (2) bagaimana makna konotasi nilai persahabatan dalam film Mencuri Raden Saleh, (3) bagaimana makna mitos nilai persahabatan dalam film Mencuri Raden Saleh. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi (mengamati film Mencuri Raden Saleh) dan dokumentasi. Teknik analisis data yang peneliti gunakan adalah analisis semiotika Roland Barthes.
Hasil dari penelitian menunjukan bahwa: (1) makna denotasi nilai persahabatan yang terkandung dalam film Mencuri Raden Saleh yaitu sebuah kisah enam pemuda yang bekerjasama untuk mencuri lukisan bersejarah “Penangkapan Pangeran Diponegoro” karya Raden Saleh. Kerjasama dan saling mendukung, kepercayaan dan kesetiaan, serta pengorbanan dan kepedulian mereka membentuk nilai persahabatan, (2) makna konotasi nilai persahabatan yang terkandung dalam film Mencuri Raden Saleh adalah kerjasama antar enam pemuda yang menunjukkan persahabatan yang melampaui batas, serta kepercayaan dan kesetiaan yang tak tergoyahkan dalam mencapai tujuan bersama yaitu mencuri lukisan bersejarah “Penangkapan Pangeran Diponegoro” karya Raden Saleh, (3) makna mitos nilai persahabatan yang terkandung dalam film Mencuri Raden Saleh adalah karena kekuatan kerjasama dan kesetiaan, persahabatan mampu mengalahkan segala rintangan dan persahabatan dapat menjadi keluarga kedua
Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Al-Qur’an Hadis Pada Kelas IX di MTs Muhammadiyah 3 Yanggong Ponorogo
Fajri, Hanif Musthofa. 2024.Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Al-Qur’an Hadis Pada Kelas IX di MTs Muhammadiyah 3 Yanggong Ponorogo. Skripsi, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo. Pembimbing : Dr. Andhita Dessy Wulansari, M.Si
Kata kunci : Evaluasi, Al-Qur’an Hadis
Pendidikan adalah proses penting dalam mengubah sikap dan tingkah laku individu atau kelompok dalam mencapai kedewasaan melalui pengalaman, arahan, dan pelatihan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah melalui inovasi dalam pembelajaran, termasuk media, materi, dan metode pembelajaran. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa penggunaan variasi metode pembelajaran tidak selalu berhasil secara keseluruhan, seperti yang terjadi di kelas IX MTs Muhammadiyah 3 Yanggong Ponorogo pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis. Oleh karena itu, diperlukan metode evaluasi yang tepat untuk mengetahui evaluasi dalam pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an Hadis kelas IX di MTs Muhammadiyah 3 Yanggong Ponorogo.
Evaluasi pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an Hadis di MTs Muhammadiyah 3 Yanggong Ponorogo digunakan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an Hadis pada siswa kelas IX di MTs Muhammadiyah 3 Yanggong Ponorogo. Penelitian ini, menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) dengan tujuan : (1) Untuk mengetahui hasil evaluasi konteks (2) Untuk mengetahui hasil evaluasi input (3) Untuk mengetahui hasil evaluasi proses (4) Untuk mengetahui hasil evaluasi produk.
Hasil evaluasi penelitiaan ini, menunjukkan bahwa : (1) Evaluasi konteks, RPP yang guru susun sudah sesuai dengan materi pelajaran Al-Qur’an Hadis dan masuk dalam katagori penilian sangat baik (88,8%) sesuai dengan kriteria penilian evaluasi konteks (2) Evaluasi input, menunjukan kesesuaian latar belakang guru pengajar dengan bidang keilmuan yang diajarkan, fasilitas pembelajaran di MTs Muhammadiyah 3 Yanggong masuk dalam kategori sangat baik (90%) sesuai dengan kriteria penilian evaluasi input, (3) Evaluasi proses, proses pelaksanaan pembelajaran Al-Qur'an Hadis belajar masuk dalam kriteria penilaian sangat baik (96,5%), akan tetapi siswa mengalami kesulitan dalam menerima variasi metode pembelajaran yang digunakan (4) Evaluasi produk, menunjukan bahwa nilai ujian siswa secara umum (72,3) tidak memenuhi kriteria minimum (KKM) mata pelajaran Al-Qur’an Hadis (75).
Penelitiaan memberikan rekomendasi temuan masalah terkait kegiatan evaluasi pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an Hadis pada kelas IX di MTs Muhmmadiyah Yanggong 3 Ponorogo dengan model CIPP : (1) Evaluasi konteks, guru harus mencantumkan metode pembelajaran dalam RPP yang digunakan (2) Evaluasi Input, guru harus aktif dalam mengikuti perkembangan pendidikan dengan mengikuti pelatihan pelatihan, workshop dan juga, ikut serta dalam menjaga dan merawat sarana prsaransa pendidikan (3) Evaluasi Proses, guru harus menyesuikan variasi metode pembelajaran dengan materi pelajaran yang diajarkan (4) Evaluasi Produk, guru melakukan perbaikan nilai siswa dibawah KKM, perhatian pada prestasi siswa
Peran Etika Kepemimpinan Islami Dalam Meningkatkan Loyalitas Konsumen Konveksi Extrawash Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo.
Etika kepemimpinan Islam adalah sebuah konsep yang mengacu pada praktik-praktik kepemimpinan yang sesuai dengan ajaran dan nilai-nilai Islam. Dalam Islam, kepemimpinan tidak hanya dipandang sebagai sebuah tanggung jawab organisasional atau politik semata, tetapi juga sebagai amanah atau trust yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas. Praktik kepemimpinan dalam Islam didasarkan pada prinsip-prinsip yang mendasari agama tersebut, seperti kejujuran (sidq), adalah landasan utama dalam etika kepemimpinan Islam. Amanah, atau kepercayaan, menuntut pemimpin untuk bertindak sesuai dengan kepentingan umum dan untuk memenuhi amanah yang telah diberikan kepadanya oleh Allah. Keberanian dalam menyampaikan ajaran Islam kepada orang lain (tabligh) dan kecerdasan dalam mengambil keputusan (fathonah) juga merupakan bagian integral dari etika kepemimpinan Islam. Praktik-praktik ini tidak hanya berlaku dalam konteks kehidupan pribadi, tetapi juga dalam kepemimpinan di tingkat masyarakat, organisasi, dan negara.
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis peran etika kepemimpinan islami dalam meningkatkan loyalitas konsumen konveksi Extrawash, faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi etika kepemimpinan islami di konveksi Extrawash dan dampak etika kepemimpinan islami dalam meningkatkan loyalitas konsumen konveksi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sedangkan langkah yang digunakan dalam teknik pengumpulan datanya dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Peran etika kepemimpinan islami dalam meningkatkan loyalitas konsumen konveksi Extrawash mendapatkan hasil yang positif, pemilik usaha Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai etika kepemimpinan Islam menjadi landasan yang kuat dalam membentuk hubungan yang positif antara perusahaan dan konsumen. Prinsip kejujuran dan kepercayaan. Komunikasi yang baik serta inovatif yang dipegang teguh oleh pemilik menciptakan lingkungan kerja yang baik serta lingkungan bisnis yang transparan dan dapat dipercaya oleh konsumen.
Kata kunci: Etika Kepemimpinan Islam, Loyalita
Analisis Yuridis Upaya Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Dalam Pencegahan Perkawinan Pada Usia Anak Di Kabupaten Ponorogo
Prasetyo, Rizky Aji . 2024. Analisis Yuridis Upaya Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Dalam Pencegahan Perkawinan Pada Usia Anak Di Kabupaten Ponorogo. Skripsi Jurusan Hukum Keluarga Islam, Fakultas Syariah Institut Agama Islam (IAIN) Ponorogo, Pembimbing: Drs. H. M. Muhsin, M.H.
Kata Kunci/Keywords: Analisis Yuridis, Perkawinan, Pencegahan Perkawinan Pada Usia Anak.
Permasalahan terkait pelanggaran hak anak masih sering terjadi dan dianggap sebagian masyarakat sebagai hal yang lumrah, salah satunya yaitu perkawinan pada usia anak. Perkawinan pada usia anak di Kabupaten Ponorogo marak terjadi pada tahun 2019-2023, namun sempat mengalami penurunan pada tahun 2022-2023. Perkawinan pada usia anak adalah permasalahan anak yang seharusnya tetap diupayakan pencegahannya. Hal ini menjadi acuan bagi penulis untuk mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana analisis yuridis upaya Dinas Sosial P3A dalam pencegahan perkawinan pada usia anak di Kabupaten Ponorogo.
Rumusan masalah penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana analisis yuridis terhadap upaya Dinas Sosial P3A dalam mencegah perkawinan yang dilakukan pada usia anak di Kabupaten Ponorogo?, 2) Bagaimana analisis yuridis terhadap faktor pendukung dan penghambat Dinas Sosial P3A dalam meminimalkan perkawinan yang dilakukan pada usia anak di Kabupaten Ponorogo?.
Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian dilaksanakan di Dinas Sosial P3A Kabupaten Ponorogo dengan mengumpulkan data yang diperlukan dengan metode pendekatan yuridis empiris. Setelah data terkumpul selanjutnya dilakukan analisis secara kualitatif.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut: 1) Upaya Dinas Sosial P3A adalah meliputi sosialisasi dan edukasi, kampanye, pendampingan, serta pembentukan MoU dengan Pengadilan Agama. Namun, perlu ditingkatkan lebih lanjut untuk mencapai hasil optimal. 2) Terkait faktor pendukung dan penghambatnya, secara implementasi Dinas Sosial P3A telah menyesuaikan dengan perubahan batas usia minimal perkawinan pada Pasal 7 Ayat 1 UU Nomor 16 tahun 2019. Kemudian, secara keseluruhan, efektivitas hukum terekait pelaksanaan aturan, ketersediaan SDM, dan sarana prasarana pencegahan perkawinan pada usia anak di Kabupaten Ponorogo sangat bergantung pada pengelolaan faktor-faktor pendukung dan penghambat ini sesuai dengan harapan undang-undang
Peran Penyuluhan Pertanian Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Kapuran Kecamatan Badegan Kab. Ponorogo Perspektif Ekonomi Islam
Peran penyuluh sebagai motivator membantu petani dalam mendapatkan
informasi tentang bagaimana cara mengolah hasil – hasil produksinya, memberikan
arahan bagaimana cara mengolah lahan yang baik, cara menggunakan teknologi,
cara bagaimana meningkatkan nilai tambah dari hasil produksi dari data awal yang
diperoleh peneliti penyuluhan yang dilakukan kepada kelompok tani Dewi Sri
belum mencapai kesejahteraan yang secara merata. Hal tersebut dibuktikan dengan
tidak maksimalnya penanganan masalah yang dialami para petani dan penyuluh
hanya menyampaikan teori saja tanpa ada praktek dilapangan sehingga para petani
hanya mengandalkan pengetahuan yang mereka miliki.
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis peran penyuluh
dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani secara efektif dan
efisien, peran penyuluh dalam meningkatkan kesejahteraan petani dalam mencapai
pertumbuhan ekonomi syariah yang berkelanjutan dalam prinsip-prinsip ekonomi
syariah, dan dampak dari peran penyuluh dalam memperbaiki kesejahteraan dalam
prinsip-prinsip ekonomi syariah. Metode yang digunakan peneliti adalah metode
penelitian kualitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan
(filed research). Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti
adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang digunakan peneliti
dalam penyusunan penelitian ini adalah data primer. Data primer adalah data yang
langsung diperoleh dari sumber data pertama (first hand information) di lokasi
penelitian atau objek penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Peran penyuluh dapat
meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani dengan efektif dan efisien
dalam memberikan informasi terkait dengan tebar benih, pola tanam, pupuk, serta
obat untuk mengatasi hama tanaman dan menyarankan untuk mengikuti teknologi
dari penyuluh mulai dari masa tanam hingga panen. 2) Peran penyuluh sudah sesuai
dalam pandangan prinsip-prinsip ekonomi diantaranya prinsip tauhid, prinsip
bekerja dan produktifitas, dan prinsip ta’awun (tolong-menolong), 3) dampak
dalam kelompok tani terhadap kesejahteraan ekonomi ini terdapat peningkatan hasil
panennya begitu juga kesejahteraan sosial yang mana di masyarakan Desa Kapuran
ada kerja sama sehinga pengarapan lahan menjadi lebih baik. Selain itu dengan
adanya dukungan dari pemerintah yaitu pemberian pupuk dan bibit, yang mana hal
tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Kapuran
..(TAMBAHKAN LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..ANALISIS KEPASTIAN HUKUM TERHADAP PENGGUNAAN HAK EX-OFFICIO DALAM PERKARA CERAI GUGAT (Studi Perkara Nomor 614/Pdt.G/2023/Pa.Pct. Pengadilan Agama Pacitan)
Hakim dalam aktor utama penegak hukum (law enforcement) di pengadilan. Jabatan hakim merupakan jabatan fungsional karena memiliki kedudukan, tanggung jawab, tugas, wewenang, dan hak tertentu. Salah satu hak yang dimiliki adalah hak ex-officio. Kewenangan ex-officio ialah kewenangan yang dimiliki hakim karena jabatannya dapat memutus perkara yang tidak ada dalam petitum atau tuntutan. Hal ini terjadi di Pengadilan Agama Pacitan tentang perkara cerai gugat, salah satunya pada perkara nomor 614/Pdt.G/2023/PA.Pct yang diputus pada tahun 2023. Dengan hal ini, peneliti ingin melihat dari sudut pandang kepastian hukum dalam penggunaan Hak ex-officio diperkara ini.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana analisis kepastian hukum terhadap penggunaan Hak ex-officio hakim pada perkara cerai gugat? Bagaimana analisis kepastian hukum terhadap pertimbangan hakim dalam penggunaan Hak ex-officio hakim pada perkara Nomor 614/Pdt.G/2023/Pa.Pct?
Adapun skripsi ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan hukum yuridis empiris. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode induktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepastian pengggunaan ex-officio hakim sesuai dengan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No. 1 Tahun 2017, kemudian dituangkan lagi dalam Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 2 tahun 2019 yang poinnya banyak memberikan hak-hak untuk perempuan. perkara cerai gugat dalam Putusan Nomor 614/Pdt.G/2023/Pa.Pct. memberikan pertimbangan hukum dengan menggunakan hak ex-officio nya dan telah sesuai dengan keniscayaan terkhusus pada perlindungan hak-hak perempuan setelah adanya perceraian atau putusnya perkawinan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 3 tahun 2017 tentang pedoman mengadili perkara perempuan berhadapan dengan hukum
..(TAMBAHKAN LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPOAD ULANG),,Pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Janti Slahung Ponorogo
Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini dilatarbelakangi adanya ketimpangan pemahaman antara masyarakat desa dengan perangkat desa tentang ketepatan penyaluran BLT sehingga menimbulkan kecemburuan sosial dan perselisihan antara masyarakat. Peneliti ini dilakukan untuk mengetahui Pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Janti Slahung Ponorogo
Jenis penelitian ini adalah penelitian (Field Research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Adapun sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dari perangkat desa, Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan warga sekitar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Janti Slahung Ponorogo dilihat menggunakan teori George Edward III dengan 4 indikator yang menunjukkan bahwa pelaksanaan program BLT sudah berjalan dengan baik kecuali pada kejelasan informasi kepada masyarakat terkait bantuan ini masih belum efektif. Adapun faktor kendala dalam penyaluran Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yaitu kurangnya pemahaman masyarakat akan prosedur dan tujuan dari program BLT tersebut sehingga menimbulkan perselisihan antara masyarakat dengan pemerintah desa janti. Selanjutnya dampak pelaksanaan BLT untuk meningkatkan kesejahteraan ini masih belum maksimal dan efektif karena dana BLT yang terbilang sedikit hanya bisa digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja sehingga bantuan ini tidak dapat menutupi ekonomi masyarakat Janti
..(TAMBAHKAN LEMBAR PERNYATAAN PERSETUJUAN PUBLIKASI ETHESIS DENGAN TTD ASLI BUKAN SCAN, UPLOAD ULANG)..Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Pengembangan Profesionalisme Guru di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo
Pembangunan manusia adalah tujuan utama suatu bangsa yang tergantung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Manajemen sumber daya manusia dalam konteks pendidikan memiliki peran krusial dalam mencapai tujuan tersebut. Akan tetapi, terdapat tantangan dalam peningkatan profesionalisme guru dari kurangnya kualifikasi dan kesulitan guru dalam mengadopsi metode pembelajaran. Sehingga perlu adanya solusi menyelaraskan apresiasi dan kualitas profesionalisme untuk menciptakan mutu pendidikan yang lebih baik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh komitmen SMP Negeri 1 Jetis dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan pengembangan profesionalisme guru melalui pelaksanaan manajemen SDM.
Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan SDM dalam pengembangan profesionalisme guru, (2) memaparkan dan menganalisis rekrutmen SDM dalam pengembangan profesionalisme guru, (3) menjelaskan dan menganalisis pengembangan dan pelatihan SDM dalam pengembangan profesionalisme guru, (4) mendeskripsikan dan menganalisis penilaian kinerja SDM dalam pengembangan profesionalisme guru.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan deskriptif, lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Jetis Ponorogo. Objek penelitian manajemen SDM dalam pengembangan profesionalisme. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman dan Saldana yang meliputi, pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan cara yaitu, peningkatan ketekunan dalam penelitian, triangulasi, dan menggunakan bahan referensi.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, (1) Perencanaan sumber daya manusia telah dilaksanakan dengan baik melalui proses pengawasan sekolah melalui forum partisipasi antara pihak sekolah, pengawas sekolah, orang tua, dan organisasi siswa. (2) Rekrutmen sumber daya manusia dilaksanakan dengan runtut sesuai tahapan yang telah ditetapkan dengan mempertimbangkan data bezetting sekolah. (3) Pengembangan dan pelatihan sumber daya manusia telah dilaksanakan dengan optimal mengacu pada penentuan skala prioritas melalui raport mutu sekolah. (4) Penilaian kinerja sumber daya manusia telah dilaksanakan dengan baik secara sistematis dan berkesinambungan melalui proses penilaian yang melibatkan guru, pengawas, kepala sekolah dan tim supervisi sekolah. Tindak lanjut hasil penilaian kinerja guru dilaksanakan melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), supervisi kepala sekolah dan penerapan penghargaan dan hukuman bagi guru