Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Not a member yet
    136 research outputs found

    Profil Kondisi Fisik Atlet Pelatda Pencak Silat DKI Di Masa Pendemi Covid 19

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui profil kondisi Fisik atlet Pencak Silat DKI Jakarta dalam persiapan Menuju PON 2021 di Papua. Metode yang akan digunakan dalam mendapatkan data penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, studi dokumentasi dan studi pustaka. Dari hasil olah data di temukan untuk Katagori atlet Putera sebesar 89,55 % dan untuk Katagori Puteri sebesar 88,60 %, Dengan demikian untuk kondisi Fisik Atlet Pencak Silat DKI Jakarta dalam Keadaan Baik dan siap untuK Mengikuti Perandingan di PON XX Papua 2021. Kata Kunci: Profil, Kondisi Fisik, Covid 19 ABSTRACT             This study aims to determine the physical condition profile of DKI Jakarta Pencak Silat athletes in preparation for the 2021 PON in Papua. The method that will be used in obtaining this research data is to use a descriptive method. The data collection techniques used in this study are observation, documentation studies and literature studies.From the results of the processing data found for the Putera athlete category of 89.55% and for the Puteri Category of 88.60%, thus for the Physical Condition of DKI Jakarta Pencak Silat Athletes in Good Condition and ready to Participate in the Role at PON XX Papua 2021. Keyword: Profile, Physical Education, Covid 19 &nbsp

    Pembuatan Alat Bantu Latihan Reaksi Pada Pencak Silat Kategori Tanding

    Get PDF
    ABSTRAK Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk memodifikasi media alat bantu latihan aksi reaksi pada pencak silat kategori tandding, untuk memudahkan atlit dalam berlatih aksi reaksi dengan media action bar. penelitian dan pengembangan ini menggunakan pendekatan kuantitatif serta menggunakan metode penelitian Research and Development dengan model ADDIE. Subyek dalam penelitian dan pengembangan ini adalah atlit pencak silat mahasiswa dan binaan di DKI Jakarta sebanyak 15 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara dan uji coba media yang digunakan. Untuk mengumpulkan data pada tahap: (1) analisis kebutuhan; (2) desain media; (3) pengembangan media; (4) pelaksanaan di lapangan; (5) evaluasi produk. Hasil uji validitas dilakukan dengan tiga orang ahli. Hasil validasi dengan ahli pencak silat memiliki intrepretasi baik dengan skor rata-rata 75,3%, sedangkan hasil validasi dengan ahli teskontruksi  memiliki intrepretasi sangat baik dengan skor rata-rata 97% dan hasil validasi pelatih pencak silat Pelatda DKI Jakarta memiliki interpretasi sangat baik dengan skor rata rata 90,3%. Berdasarkan hasil pengembangan dapat disimpulkan bahwa: (1) dengan pengembangan media action bar pada pencak silat dapat melatih kemampuan aksi reaksi pada atlit pencak silat kategori tanding (2) meminimalisir cedera ketika latihan aksi reaksi dan (3) mempermudah pelatih dalam pemberian materi kepada atlit pencak silat. Kata Kunci: Alat Bantu Latihan, Aksi Reaksi, Pencak Silat ABSTRACT The purpose of this research and development is to modify the media for reaction action training aids in the tandding category of pencak silat, to make it easier for athletes to practice reaction actions with action bar media. This research and development uses a quantitative approach and uses the Research and Development research method with the ADDIE model. The subjects in this research and development were 15 students and fostered pencak silat athletes in DKI Jakarta. The instruments used in this study were interviews and media trials. To collect data at the following stages: (1) needs analysis; (2) media design; (3) media development; (4) implementation in the field; (5) product evaluation. The results of the validity test were carried out with three experts. The results of the validation with a pencak silat expert have a good interpretation with an average score of 75.3%, while the results of the validation with construction test experts have a very good interpretation with an average score of 97% and the results of the validation of the Jakarta Pelatda Pencak silat trainer have very good interpretations with an average score of 90.3%. Based on the results of the development, it can be concluded that: (1) with the development of action bar media in pencak silat, it can train the reaction action ability of martial arts athletes in the competition category (2) minimize injuries during reaction action exercises and (3) make it easier for the trainer to provide material to pencak athletes martial arts. Keywords: Exercise Tools, Reaction Action, Pencak Sila

    Model Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Berbasis Digital Platform

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya untuk mengubah perilaku masyarakat untuk meningkatkan derajat Kesehatan. Program pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat sejatinya sudah berjalan sekitar 15 tahun, akan tetapi keberhasilannya masih jauh dari harapan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat. Peneliti membuat sebuah model edukasi berbasis digital platform bagi masyarakat agar lebih memahami dan mempraktikkan program perilaku hidup bersih dan sehat di dalam kehidupan sehari-hari secara sederhana. Aplikasi ini memiliki fitur artikel dan video perilaku hidup bersih dan sehat. Metode penelitian menggunakan metode research and development dengan model ADDIE yang dilakukan dalam lima tahapan yaitu (1) Analisis Kebutuhan (2) Perancangan Aplikasi (3) Pengembangan Aplikasi (4) Implementasi (5) Evaluasi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 30 orang masyarakat Desa Bojong Koneng Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor. Pengumpulan data dilakukan melalui google form. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif inferesial. Diketahui bahwa terdapat pengaruh penggunaan aplikasi sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dengan posttest. Dapat disimpulkan bahwa aplikasi PHBS ini dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan perilaku hidup bersih dan sehat dengan demikian derajat Kesehatan masyarakat dapat meningkat. Kata kunci: Perilaku hidup bersih dan sehat, edukasi, digital platform ABSTRACT This research is motivated by efforts to change people's behavior to improve health status. The program for fostering clean and healthy living behaviors has actually been running for about 15 years, but its success is still far from expectations. This study aims to increase public awareness of the importance of clean and healthy living behavior as well as improve the degree of public health. Researchers created a digital platform-based educational model for the public to better understand and practice clean and healthy living behavior programs in simple everyday life. This application features articles and videos of clean and healthy living behavior. The research method uses research and development methods with the ADDIE model which is carried out in five stages, namely (1) Needs Analysis (2) Application Design (3) Application Development (4) Implementation (5) Evaluation. The subjects in this study were 30 people from Bojong Koneng Village, Babakan Madang District, Bogor Regency. Data collection is done through google form. The data analysis technique is done quantitatively inferential. It is known that there is an effect of using the application so that there is a significant difference between the pretest and posttest scores. It can be concluded that this PHBS application can be used as a means to increase knowledge of clean and healthy living behavior so that the degree of public health can increase.  Keywords: Clean and healthy behavior, education, digital platfor

    Pengaruh Senam Ceria ABK Terhadap Keterampilan Gerak Dasar Senam Pada Anak Downsyndrom di SLB Batujaya Karawang

    Get PDF
    ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuai pengaruh senam ceria ABK terhadap keterampilan gerak dasar senam pada anak downsyndrom di SLB Batu jaya Karawang. Penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimen dengan pendekatan One-group pra-post test design. Populasi semua anak downsyndrom di SLB Batu Jaya Karawang dengan sampel sebanyak 6 responden diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan metode observasi yang dilakukan pada tanggal 8 oktober s/d 30 oktober 2021 dengan tahapan observasi sebelum senam Cetia ABK dan sesudah senam Ceria ABK. Analisis data mengunakan uji normalitas yang bertujuan untuk mencari nilai, mean, median, modus. Penelitian ini menggunakan instrumen tes langkah dan senam ceria ABK sebagai tes untuk mengukur kemampuan keterampilan gerak daar senam pada anak downsyndrom pada saat melakukan gerakan senam ceria ABK. Hasil akhir yang diperoleh menunjukkan bahwa senam ceria ABK berpengaruh terhadap keterampilan gerak daar senam pada anak downsyndrom. Harga statistic t = -3.167 dengan df =5 serta p-value = 0,025 < 0,05 atau H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh hasil keterampilan gerak dasar senam pada anak downsyndrom di SLB Batujaya Karawang antara sebelum dan sesudah diberi perlakuan senam ceria ABK. ABSTRACT  The purpose of this study was to find out the effectiveness of ABK's cheerful gymnastics on movement skills in gymnastics in downsyndromic children at SLB Batu Jaya, Karawang. This study is a pre-experimental, One-group approach pre-post test design. The population of all children with down syndrome in SLB Batu Jaya Karawang with a sample of 6 respondents was taken by total sampling technique. The data collection in this study was by the observation method which was carried out on October 8 to October 30, 2021 with the observation stage before the Cetia ABK exercise and after the Ceria ABK exercise. Data analysis uses normality test which aims to find the value, mean, median, mode. This study uses a step test instrument and ABK cheerful gymnastics as a test to measure the ability of movement skills in gymnastics in Down syndrome children when doing ABK cheerful gymnastics. The final results obtained showed that the cheerful gymnastics of ABK was effective in improving movement skills in gymnastics in children with Down syndrome. statistical price t = 3.167 with df = 6 and the p-value = 0.025 < 0.05 or H0 is rejected. Thus, it can be concluded that there are differences in the results of the basic movement skills of gymnastics in downsyndromic children at SLB Batujaya Karawang between before and after being given the cheerful gymnastics treatment of ABK. &nbsp

    Dampak Metode Pemanasan Neuromuscular Five+ Terhadap Kemampuan Fleksibilitas Pemain Futsal Universitas Negeri Jakarta

    Get PDF
    ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pemberian metode pemanasan five + futsal terhadap kemampuan fleksibility pemain futsal Universitas Negeri Jakarta sebelum Latihan atau pertandingan. Penelitian ini dilaksanakan di Jakarta, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah experimen dengan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa klub futsal universitas negeri jakarta. Sampelnya adalah menggunakan purposive sampling yaitu Pemain Futsal yang masuk ke dalam tim utama berjumlah 15 orang. Hasil dari penelitian ini adalah berupa data hasil power pada atlet futsal universitas negeri Jakarta hasil tes awal dan tes akhir dari perlakuan metode pemanasan five+ untuk melihat kualitas flexibility sebelum melakukan latihan memperoleh nilai dengan tes akhir flexibility dengan nilai rata-rata sebesar 17.49 nilai standar deviasi sebesar 4.40, sedangkan untuk ( th ) sebesar 4.12 dan ( tt ) sebesar 1.691. Dengan taraf signifikasi sebesar 5%. Dengan demikian th > tt yang berarti H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh melakukan metode pemanasan five+ untuk menjaga kualitas flexibility dalam proses melalukan latihan dan persiapan pertandingan Kata Kunci: Pemanasan five+, Fleksibility, Futsal  ABSTRACT  The purpose of this study is to find out the impact of the five futsal warm-up method on the flexibleness of futsal players at The State University of Jakarta before training or matches. This research was conducted in Jakarta, the method used in this study is experimen with quantitative descriptive methods. The population of this study is all students of futsal clubs of public universities in Jakarta.The sample is using purposive sampling, namely Futsal players who enter the first team numbering 15. The results of this study are in the form of power results data on futsal athletes from jakarta state universities, the results of preliminary tests and final tests of the five heating method treatment to see the quality of flexibility before doing the exercise obtain a score with the final flexibility test, with an average value of 17.49 standard deviation values of 4.40, while for (th) of 4.12 and (tt) of 4.12 and (tt) by 1,691.With a signification rate of 5%. Thus th > tt which means H0 is rejected, so that it can be concluded that there is an influence to do a five warm - up method to maintain the quality of flexibility in the process of doing training and match preparation.  Keywords: five+ Warm Up, Flexibility, Futsa

    Analisis Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Jasmani Dimasa Pandemi Covid-19 Melalui Media Pembelajaran E-Learning Senam Pada Siswa/Siswi Di MA Ghoyatul Jihad Karawang

    No full text
    Dalam penelitian ini peneliti akan melakukan wawancara dengan guru dan siswa tentang bagaimana pembelajaran dimasa pandemi Covid-19 dengan menggunakan E-Learning senam dengan tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran pendidikan jasmani di masa pandemi Covid-19 melalui media pembelajaran E-Learning senam pada siswa/siswi di MA Ghoyatul Jihad Karawang, karena peneliti merasa adanya kekurangan dalam pembelajaran E-Learning dimasa pandemi disekolah tersebut dan diharapkan mampu menggali informasi secara lebih mendalam. Untuk menjawab rumusan masalah penelitian yang telah dirumuskan, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan metode penelitian deskriptif kualitatif. Observasi ini dilakukan di MA Ghoyatul Jihad Karawang dengan populasi perwakilan kelas XI yang terdiri dari setiap kelasnya 1 orang dari 7 kelas untuk mewakili sebagai informan untuk diwawancarai. Teknik sample yang digunakan yaitu Snowball Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian di bagi menjadi 3 bagian yaitu; pedoman observasi, pedoman wawancara dan studi dokumentasi. Adapula tahapan yang dilakukan yaitu tahapan orientasi, tahapan eksplorasi dan tahapan seleksi. Sedangkan untuk analisis yaitu Reduksi Data, Penyajian Data, dan Verifikasi atau Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Media pembelajaran  E-Learning Senam dikatakan epektif dalam proses pembelajaran di MA Ghoyatul Jihad Karawang walaupun masih ada kendala sedikit yang harus diperhatikan. Sehingga dapat disimpulkan proses pembelajaran yang selama ini digunakan sudah terselenggara dengan baik dan lancar namun penggunaan media pembelajaran  E-Learning masih mempunyai beberapa kendala sedikit satu sisi siswa kurang aktif dan akan membuat siswa tersebut merasa jenuh serta kurang bersemangat pada saat proses pembelajaran berlangsung.  Kata Kunci: Media Pembelajaran, E-Learning Senam, Pendidikan Jasmani.  ABSTRACT In this study, researchers will conduct interviews with teachers and students about how to learn during the Covid-19 pandemic using gymnastics E-Learning with the aim of research to find out how to implement physical education learning during the Covid-19 pandemic through gymnastics E-Learning learning media for students. /student at MA Ghoyatul Jihad Karawang, because the researcher feels there is a shortage in E-Learning learning during the pandemic at the school and is expected to be able to dig up information in more depth. To answer the formulation of the research problem that has been formulated, the author uses a qualitative approach and qualitative descriptive research methods. This observation was carried out at MA Ghoyatul Jihad Karawang with a representative population of class XI consisting of 1 person from each class from 7 classes to represent as informants to be interviewed. The sampling technique used is Snowball Sampling. The instruments used in the research are divided into 3 parts, namely; observation guide, interview guide and study documentation. There are also stages that are carried out, namely the orientation stage, the exploration stage and the selection stage. As for the analysis, namely Data Reduction, Data Presentation, and Verification or Drawing Conclusions. The results of this study indicate that the E-Learning Gymnastics learning media is said to be effective in the learning process at MA Ghoyatul Jihad Karawang although there are still a few obstacles that must be considered. So it can be concluded that the learning process that has been used so far has been carried out well and smoothly, but the use of E-Learning learning media still has some obstacles, one side of the student is less active and will make the student feel bored and less enthusiastic during the learning process. Keywords: Learning Media, E-Learning Gymnastics, Physical Education

    Aktifitas Fisik Pemain Futsal Universitas Negeri Jakarta Selama Masa Pandemi Covid 19

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan adalah untuk mengetahui  aktifitas fisik mahasiswa Universitas Negeri Jakarta selama masa pandemic Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif menggunakan intrumen tes menggunakan IPAQ tes pendek dengan 7 pertanyaan. Populasi penelitian ini adalah seluruh pemain futsal Universitas Negeri Jakarta. Proses pengambilan sampel menggunakan random sampling yaitu pemain futsal atau mahasiswa putra atau putri cabang olahraga futsal yang mengisi angket IPAQ test periode tanggal 28 september – 5 oktober masa pemberlakuan PSBB Ketat. Berdasarkan angket yang disebar dan diolah di peroleh sampel sebanyak 60 putra dan 32 putri dengan hasil sebagai berikut aktifitas fisik pada mahasiswa cabang olahraga futsal selama masa pandemic covid 19 ini yaitu 1445.5 ± 1205 MET/Min/Week yang masuk kategori aktifias fisik sedang atau cukup. Kategori ini bisa dikatakan cukup untuk menjaga imun para mahasiswa dari virus yang sedang melanda Indonesia.   Kata Kunci : Aktifitas Fisik, Futsal, Covid 19     ABSTRACT This study aims to determine the physical activity of Jakarta State University students during the Covid-19 pandemic. The method used in this research is quantitative descriptive method using a test instrument using a short IPAQ test with 7 questions. The population of this study were all futsal players at the State University of Jakarta. The sampling process used random sampling, namely futsal players or male or female students of the futsal sport who filled out the IPAQ test questionnaire for the period 28 September - 5 October during the strict PSBB implementation period. Based on the questionnaire distributed and processed, a sample of 60 boys and 32 girls was obtained with the following results: physical activity in futsal students during the COVID-19 pandemic, namely 1445.5 ± 1205 MET / Min / Week which is in the category of moderate or sufficient physical activity. This category can be said to be sufficient to protect students' immunity from the virus that is hitting Indonesia   Keyword: Physical Activity, Futsal, Covid 1

    Model Belajar Lempar Tangkap Bola Untuk Anak Disabilitas Grahita Ringan

    Get PDF
    ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk membuat siswa lebih tertarik dan menciptakan suasana yang menyenangkan bagi siswa disabilitas grahita dalam proses belajar mengajar Pendidikan Jasmani Adaptif. Penelitian ini dilakukan dengan mencari informasi, melakukan observasi dan juga wawancara kepada guru terlebih dahulu untuk mengetahui masalah yang ada pada pembelajaran. maka peneliti membuat model pembelajaran yang layak kemudian divalidasi oleh 3 ahli, masing-masing, ahli belajar gerak, ahli bola tangan dan praktisi pendidikan jasmani adaptif (pelatih disabilitas). Selanjutnya, model pembelajaran ini diujicobakan kepada anak disabilitas grahita teknik analisa data menggunakan validitas ahli. Dari 20 model yang ada di validasi oleh para ahli sebanyak 13 model yaitu, Lemparan tembok, Lemparan Atas, lempar target, Lempar Tangkap Team, Lempar Tangkap Zigzag, Lempar Tangkap Trio, Lempar Belakang, Lempar berhadapan melewati rintangan, Lempar dalam Lingkaran, lempar tembok bergantian, Lempar Tangkap 4 Pos, Lempar Tangkap rintangan, Lempar Estafet. 13 model dapat di lakukan dengan baik oleh disabilitas grahita sedangkan 7 model lain tianggap tidak valid karena pelaksanaan tidak sesuai dengan yang di intruksikan sehingga para disabilitas terlihat kesulitan.  Kata Kunci ; Lempar Tangkap, Adaptif, Disabilitas Grahita. ABSTRACT The purpose of this research is to make students more interested and create a pleasant atmosphere for students with disabilities grahita in the process of teaching Adaptive Physical Education.This research is conducted by searching for information, making observations and also interviewing teachers in advance to find out the problems that exist in learning.then the researchers created a decent learning model then validated by 3 experts, each, motion learning experts, handball experts and adaptive physical education practitioners of disability coaches.Furthermore, this learning model is tested to children with disabilities grahita data analysis techniques using expert validity.Of the 20 models validated by experts as many as 13 models namely, Wall throwing, Top Throw, Target Throw, Team Capture Throw, CatchZigzag Throw, Trio Capture Throw, Back Throw, Throw face through obstacles, Throw in Circle, throw wall alternately, Throw Catch 4 Posts, Throw Catch obstacles, Throw Relay.13 models can be done well by grahita disabilities while the other 7 models tianggap invalid because the implementation is not in accordance with the instructions so that the disabled look difficult. Keywords : Adaptive, Mentally Disable

    Studi Literasi Tentang Frekuensi Langkah Dan Panjang Langkah Pada Kecepatan Lari Sprint 100 Meter

    Get PDF
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui frekuensi langkah dan panjang langkah terhadap kecepatan lari sprint 100 meter pada atlet-atlet top dunia.  Penelitian ini secara keseluruhan dilakukan melalui studi literatur dengan data-data yang ada di artikel serta informasi di media social. Penelitian ini mengggunakan sampling atlet-atlet putera dan puteri yang telah menjuarai dibeberapa kejuaraan atletik dunia.  Disain Penelitian ini menggunakan metode analisis dokumenter pada data-data yang ada di media olahraga dan juga artikel berupa profil dari atlet putera dan puteri yang telah menjuarai beberapa kejuaraan dunia atletik. Hasil dari penelitian ini didapatkan : 1). Frekuensi langkah merupakan faktor yang memberikan kontribusi lebih besar terhadap kecepatan lari Sprint dibandingkan dengan panjang langkah,2). Sprinter dengan Tinggi Badan dibawah 180 cm memiliki kecepatan lari yang lebih baik dibandingkan dengan Sprinter dengan Tinggi Badan diatas 180 cm,3). Sprinter dengan Tinggi Badan diatas 180 cm jumlahnya lebih banyak dibandingan dengan Sprinter dengan Tinggi Badan dibawah 180 cm.   Kata kunci: Frekuensi Langkah, Panjang Langkah, Lari Sprint 100 meter.   ABSTRACT The study aims to find out the frequency of steps and the length of steps against the 100-meter sprint speed in the world's top athletes.This research was conducted in its entirety through literature studies with the data in the article as well as information on social media.This study uses sampling of male and female athletes who have won in several world athletics championships.This research design uses documentary analysis method on data in sports media and also articles in the form of profiles of male and female athletes who have won several athletics world championships.The results of this study were obtained: 1). Step frequency is a factor that contributes more to Sprint running speed compared to the length of the step,2).Sprinters under 180 cm have a better running speed compared to sprinters with a height above 180 cm,3).Sprinters with height above 180 cm are more numerous than sprinters with heights below 180 cm.   Keywords: Step Frequency, Step Length, Sprint Speed 100 Meter

    Pengaruh Latihan Plyometric Depth Jump Terhadap Daya Ledak Otot Tungkai Dan Kadar Enzim Keratinfosokinase (CPK) Pemain Bola Basket

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometric depth jump terhadap daya ledak otot tungkai dan kadar enzim keratinfosokinase (CPK) pada atlet basket. Latihan plyometric depth jump adalah tipe latihan yang predominan metabolisme anaerobik yang dilakukan dalam intensitas tinggi sehingga dapat menimbulkan cedera pada sel otot. Metode  penelitian ini adalah eksperimental dengan subjek penelitian 22 atlet bola basket putra dengan rata-rata usia 19 tahun selama 6 minggu. Sebelum pemberian latihan dilakukan pengukuran daya ledak otot tungkai dan kadar (CPK) diukur 24 jam setelah melakukan latihan pertama. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan daya ledak otot tungkai (54,05±5,00 vs 58,32±4,17 p=0,00) sebesar 9,56% dan penurunan kadar CPK (626,32±506,98 vs 260,68 ±155,02 p=0,00) sebesar 27,88% setelah melakukan latihan plyometic depth jump selama 6 minggu. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa latihan plyometric depth jump  meningkatkan daya ledak otot  tungkai dan menurunkan kadar CPK pada pemain bola basket setelah melakukan latihan selama 6 minggu. Kata Kunci: Plyometrik Depth Jump, Daya Ledak Otot Tungkai, Enzim Keratinfosokinase (CPK)   ABSTRACT This study aims to find out effect of plyometric depth jump exercises on the explosive power of the limb muscles and levels of the enzyme keratinfosokinase in basketball athletes Plyometric depth jump exercises are types of exercises that predominant anaerobic metabolism performed in high intensity so as to cause injury to muscle cells.This research method was experimental with the study subjects of 22 male basketball athletes with an average age of 19 years a 6-week plyometric depth jump exercise. Prior to the administration of exercise, measurements of limb muscle explosives and keratinfosokinase (CPK) enzyme levels were measured 24 hours after the first exercise. The results showed an increase in the explosive power of the limb muscles (54.05±5.00 vs. 58.32±4.17 p=0.00) by 9.56% and a decrease in CPK levels (6 26.32±506.98 vs 260.68 ±155.02 p=0.00) by 27.88% after doing plyometic depth jump exercises for 6 weeks.The study concluded that plyometric depth jump exercises increase the explosiveness of the limb muscles and lower CPK levels in basketball players after 6 weeks of exercise. Keywords: Plyometric Depth Jump, Limb Muscle Explosive Power, Enzyme Keratinfosokinase (CPK)        &nbsp

    131

    full texts

    136

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇