Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Not a member yet
136 research outputs found
Sort by
PENGARUH LATIHAN SAQ (SPEED, AGILITY, QUICKNESS) TERHADAP PENINGKATAN KELINCAHAN ATLET BULUTANGKIS KELOMPOK UMUR GANDA REMAJA PUTERI PB. DJARUM.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan SAQ (Speed, Agility, Quickness) terhadap peningkatan kelincahan atlet bulutangkis kelompok umur ganda remaja puteri PB. Djarum.Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah total sampling sehingga sampel yang digunakan berjumlah 8 orang.Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Court Agility Test. Hasil perhitungan mengenai tes awal dan tes akhir Court Agility Test diperoleh data sebagai berikut : selisih rata-rata (MD) 1,20 dengan standar deviasi perbedaan (SDD) 0,55, standar error perbedaan rata-rata (SEMD) 0,21 dalam perhitungan selanjutnya diperoleh nilai t-hitung sebesar 5,71 dan nilai t-tabel dengan derajat kebebasan (n-1) = 7 dan taraf signifikan α = 0,05 didapat sebesar 2,81 yang berarti t-hitung = 5,71 lebih besar dari t-tabel = 2,81. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis nihil (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Hi) diterima. Dengan demikian hasil perhitungan tersebut menyatakan bahwa : latihan SAQ (Speed, Agility, Quickness) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kelincahan atlet bulutangkis kelompok umur ganda remaja puteri PB. Djarum.
Kata Kunci : Speed, Agility, quickness, bulutangki
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN DAN PANJANG LENGAN TERHADAP KEMAMPUAN OVERHAND PASS PADA ANGGOTA EKSTRAKULIKULER BOLA TANGAN SMK NEGERI 26 JAKARTA
ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang Hubungan Antara Kekuatan Otot Lengan dan Panjang Lengan Terhadap Kemampuan Overhand pass pada anggota ekstrakulikuler Bola Tangan SMK Negeri 26 Jakarta.
Pengambilan data dilakukan di lapangan bola tangan SMK Negeri 26 Jakarta pada tanggal 18 September 2014 sampai dengan tanggal 18 Desember 2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik studi korelasi,sampel yang digunakan yaitu anggota ekstrakulikulerBola Tangan SMK Negeri 26 Jakarta sebanyak 20 orang, pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling (jenuh atau padat).Teknik pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik analisis statistika korelasi sederhana dan korelasi ganda yang dilanjutkan dengan uji-t pada taraf signifikasi ï¡ = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan: pertama, terdapat hubungan yang berarti antara Kekuatan Otot Lengan dengan Overhand pass, dengan persamaan garis linier Ŷ = 20,44 + 0,59 X1, koefisien korelasi (ry1) = 0,59 dan koefisien determinasi (ry1²) = 0,3481, yang berarti variabel Kekuatan Otot Lengan memberikan sumbangan dengan Overhand pass sebesar 34.81%. Kedua, terdapat hubungan yang berarti antara Panjang Lengandengan Overhand pass, dengan persamaan garis linier Ŷ = 11,77 + 0,76 X2, koefisien korelasi (ry2) = 0,76 dan koefisien determinasi (ry2²) = 0,5776, yang berarti variabel Panjang Lengan hanya memberikan sumbangan dengan Overhand pass sebesar 57,76%. Ketiga, terdapat hubungan yang berarti Antara Kekuatan Otot Lengan dan Panjang Lengan Dengan Overhand pass dengan persamaan garis linier Ŷ= 1,5 + 0,34X1 + 0,63X2 , koefisien korelasi Ry1-2 = 0,83dan koefisien determinasi (Ry1-2)² = 0,6889 yang berarti variabel Kekuatan Otot Lengan dan Panjang Lengan memberikan sumbangan dengan Overhand passs sebesar 68,89%.
Kata Kunci : Bola Tangan, Overhand pass, Kekuatan Otot Lenga
PENYUSUNAN NORMA MENTAL SKILLS PEMAIN SEPAKBOLA USIA 14 TAHUN (KONSENTRASI, KEMAMPUAN VISUALISAI DAN IMAJERI, KONTROL PERILAKU)
ABSTRAK. Penelitian ini untuk mengetahui Penyusunan norma mental skills pemain sepakbola usia 14 tahun (konsentrasi, kemampuan visualilsasi dan imajeri, kontrol perilaku). Berdasarkan latar belakang masalah maka peneliti dapat merumuskan sebagai: (1) Bagaimana norma untuk pengukuran konsentrasi pemain Usia 14 tahun. (2) Bagaimana norma untuk pengukuran kemampuan visualisasi dan imajeri pemain sepakbola Usia 14 tahun. (3) Bagaimana norma untuk pengukuran kontrol perilaku pemain sepakbola Usia 14 tahun.
Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan metode survei. Penelitian ini dilaksanakan di Jakarta, pengambilan data dilaksanakan di Liga Kompas Gramedia di Lapangan MABES POLRI, Blok M Jakarta Selatan dan stadion Bea Cukai Jakarta Timur pada tanggal 16 Desember sampai 1 Maret 2017. Subyek pada penelitian ini adalah pemain Liga Kompas Gramedia Usia 14 tahun. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik insidental dengan kriteria sebagai berikut: pengisian angket mental skills yang diisi oleh pemain Liga Kompas Gramedia Usia 14 tahun.
Berdasarkan perhitungan validitas diketahui bahwa 18 soal dengan menggunakan rumus Pearson diketahui keseluruhan butir berada diatas nilai kriteria (r tabel) sehingga kuesioner mental skills ini valid dengan nilai berkisar antara 0,237 dan 0,697 dengan nilai r tabel sebesar 0,138. Sedangkan 18 soal yang valid/tidak, analisa data mendapatkan nilai reliabilitas sebesar r = 0,746 artinya alat ukur tersebut cukup terpercaya dan dapat digunakan untuk menilai mental skills pemain Usia 14 karena memiliki keajegan dari waktu ke waktu.
Menurut data yang diperoleh dapat disimpulkan: (1) Norma pengukuran mental skills aspek konsentrasi untuk pemain sepakbola usia 14 tahun sebagai berikut: kategori tinggi dengan skor 24-30, kategori sedang dengan skor 17-23, kategori rendah dengan skor 10-16. (2) Norma pengukuran mental skills aspek kemampuan visualisasi dan imajeri untuk pemain sepakbola usia 14 tahun sebagai berikut: kategori tinggi dengan skor 25-30, kategori sedang dengan skor 19-24, kategori rendah dengan skor 13-18. (3) Norma pengukuran mental skills aspek kontrol perilaku untuk pemain sepakbola usia 14 tahun sebagai berikut: kategori tinggi dengan skor 26-30, kategori sedang 21-25, kategori rendah dengan skor 16-20.
Kata Kunci : Norma, Mental Skill, Konsentrasi, Visualisasi, Kontrol Prilak
PERBANDINGAN METODE LATIHAN CONE DAN REACTION BALL TERHADAP KELINCAHAN ATLET PUTERI KLUB BOLA VOLI FORTIUS UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan cone terhadap kelincahan, mengetahui pengaruh metode latihan reaction ball terhadap kelincahan, dan mengetahui perbandingan metode latihan cone dan reaction ball terhadap kelincahan Atlet puteri klub bola voli Fortius Universitas Negeri Jakarta.
Penelitian ini dilakukan dari tanggal 6 maret sampai dengan 22 april 2017 sudah termasuk dengan tes awal dan tes akhir. Total pertemuan latihan berjumlah 16 kali pertemuan latihan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet klub bola voli Fortius Universitas negeri Jakarta yang terdiri dari 45 orang atlet putera dan 27 orang atlet puteri. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling sehingga sampel yang digunakan berjumlah 20 orang atlet puteri yang memenuhi kriteria.
Instrumen penelitian yang digunakan adalah dengan mengukur kelincahan Atlet puteri klub bola voli Fortius Universitas Negeri Jakarta menggunakan T-Run Agility Test. Teknik analisis data uji-t dengan menghitung nilai t-hitung dibanding dengan t-tabel pada taraf kepercayaan α = 0,05.
Data hasil tes awal dan tes akhir kelincahan pada metode latihan cone dengan uji-t pada taraf kepercayaan α = 0,05. Hasil dari metode latihan ini t-hitung 10,888 dan t-tabel 2,262. Sehingga metode latihan ini dapat meningkatkan kelincahan.
Data hasil tes awal dan tes akhir kelincahan pada metode latihan reaction ball dengan uji-t pada taraf kepercayaan α = 0,05. Hasil dari metode latihan ini t-hitung 9,647 dan t-tabel 2,262. Sehingga metode latihan ini dapat meningkatkan kelincahan.
Data yang diperoleh dari tes akhir di uji dengan uji-t pada taraf kepercayaan α = 0,05. Hasil tes akhir kedua kelompok adalah t-hitung 2,812 dan nilai t0tabel dengan derajat kebebasan (db b= n + n – 2) = 18 dan taraf kepercayaan α = 2,101. Dengan demikian t-hitung tes akhir metode latihan cone dan reaction ball dari nilai t-tabel yaitu t-hitung 2,812 > t-tabel 2,101, oleh karena itu Ho ditolak yang berarti ada perbedaanyang signifikan antara melakukan metode latihan metode latihan cone dan reaction ball.
Kesimpulan akhir yang diperoleh melalui penelitian ini adalah metode latihan cone lebih efektif daripada metode latihan reaction ball terhadap kelincahan atlet puteri klub bola voli Fortius Universitas Negeri Jakarta.
Kata Kunci: Metode Latihan, Cone, Reaction Ball, Kelincahan, Bola Vol
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING ATAS BOLA VOLI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT
ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan passing atas bola voli pada siswa kelas VII SMP PGRI 2 Kota Tangerang Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan (Action research) dari kemmis and taggart. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP PGRI 2 Kota Tangerang Selatan yang berjumlah 40 orang siswa. Instrumen penelitian menggunakan instrumen tes passing atas bola voli yang menilai proses rangkaian gerakanya. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan bentuk persentase. Tindakan untuk meningkatkan keterampilan passing atas bola voli melalui model pembelajaran team games tournament. Peningkatan ditandai dengan nilai rata-rata siswa. Nilai rata-rata siswa data awal sebesar 68 dengan persentase ketuntasan sebesar 20%. Kondisi tersebut mengalami peningkatan pada siklus I yaitu nilai rata-rata menjadi 74 dan persentase ketuntasan sebesar 65%. Namun, peningkatan tersebut masih belum mencapai target yang ditetapkan oleh peneliti yaitu sebesar 80%. Kemudian peneliti melanjutkan tindakan kepada siklus II. Setelah melanjutkan ke siklus II kembali mengalami peningkatan nailai rata-rata sebesar 80 dengan persentase ketuntasan sebesar 90%. Hal tersebut menunjukkan bahwa target yang telah ditetapkan sebelumnya sudah tercapai sehingga penelitian dihentikan pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran team games tournament dapat meningkatkan keterampilang passing atas bola voli pada siswa kelas VII SMP PGRI 2 Kota Tangerang Selatan.
Kata Kunci: Penelitian Tindakan, Passing Atas Bola Voli, Team Games Tourname
ANALISIS SISTEM PERTAHANAN ZONE PRESS TIM BOLA BASKET PUTERA UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA PADA STAN BIG BALL TOURNAMENT 2015
ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang: (1) analisis keberhasilan sistem pertahanan 3-2 zone press. (2) analisis keberhasilan sistem pertahanan 2-3 zone press. (3) analisis keberhasilan sistem pertahanan 2-2-1 full court press. (4) analisis tingkat keberhasilan dari ketiga sistem pertahanan tim bola basket putra Universitas Negeri Jakarta pada STAN BIG BALL TOURNAMENT 2015.
Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan teknik survey. Instrumen pengambilan data menggunakan tabel-tabel yang berkolom untuk mengetahui keberhasilan dan kegagalan 3-2 zone press, 2-3 zone press, dan 2-2-1 full court press dengan kriteria keberhasilan dan kegagalan. Populasi yang digunakan yaitu seluruh aktivitas bertahan tim bola basket putera UNJ pada STAN Big Ball Tournament 2015, dan sampel dari penelitian ini adalah seluruh aktivitas bertahan menggunakan sistem pertahanan zone press, dengan menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengambilan data menggunakan tabel-tabel yang berkolom untuk mengetahui keberhasilan dan kegagalan 3-2 zone press, 2-3 zone press, dan 2-2-1 full court press dengan kriteria keberhasilan dan kegagalan. Pengumpulan data dilakukan untuk mengetahui keberhasilan dan kegagalan sistem pertahanan zone press (3-2 zone press, 2-3 zone press, dan 2-2-1 full court press), yang selanjutnya akan diperoleh data yang bersifat kuantitatif.
Hasil analisis data dari jumlah sebanyak 6 pertandingan, diperoleh keseluruhan aktifitas 3-2 zone press memperoleh 130 kali percobaan dengan persentase 52,31% untuk keberhasilan dan 47,69% untuk kegagalan. Keseluruhan aktifitas 2-3 zone press memperoleh 28 kali percobaan dengan persentase 42,86% untuk keberhasilan dan 57,14% mengalami kegagalan, dan yang terakhir sistem 2-2-1 full court press memperoleh 37 kali percobaan dengan persentase 62,16% untuk keberhasilan dan 37,84% mengalami kegagalan.
Kata Kunci ; Sistem Pertahanan, Zone press, Bola Baske