Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Not a member yet
136 research outputs found
Sort by
Model Latihan Teknik Xubu Pada Nomor Tongkat Dalam Olahraga Wushu Kategori Junior C
ABSTRAK
Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan berbagai model latihan teknik xu bu pada cabang olahraga wushu. Penelitian ini menggunakan model penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari Sugiyono untuk mendapatkan model latian tambahan yang sesuai dengan tujuan dalam melakukan proses latihan yang berdasarkan teori biomekanik. Penelitian ini melibatkan 2 orang ahli di bidang wushu dan 1 orang ahli di bidang strength conditioning sebagai ahli produksi. Tes validasi dalam penelitian ini adalah menggunakan tes pembenaran ahli, di mana model yang telah dibuat diuji, kemudian dikonsultasikan dan dinilai oleh para ahli dengan subjek penelitian. Melalui uji validitasi yang dilakukan dengan menggunakan uji justifikasi ahli sebanyak 3 orang ahli menghasilkan produk berupa manual dengan menggunakan model latihan teknik xu bu olahraga wushu dengan 8 model latihan.
Kata Kunci: Wushu, Xu Bu
ABSTRACT
This research is a study that aims to develop various models of xu bu technique training in wushu sports. This study uses Sugiyono's research and development model to obtain additional training models that are in accordance with the objectives in the training process based on biomechanical theory. This study involved 2 experts in the field of wushu and 1 expert in the field of strength conditioning as a production expert. The validation test in this study is to use an expert justification test, where the model that has been made is tested, then consulted and assessed by experts with the research subject. Through the validation test conducted using the expert justification test as many as 3 experts produced a product in the form of a manual using the xu bu technique training model of wushu sports with 8 training models.
Keyword: Wushu, Xu B
Hubungan Konsentrasi dengan Kemampuan akurasi Passing Pemain Futsal Universitas Negeri Jakarta
ABSTRAK
Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui keterkaitan atau hubungan antara kecerdasan emosional dan konsentrasi dengan kemampuan passing pada pemain futsal Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan di Jakarta, pengambilan data dilaksanakan di Kampus B Fakultas Ilmu Keolahragan Universiatas Negeri Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi korelasional dengan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa klub futsal universitas negeri jakarta. Sampelnya adalah menggunakan purposive sampling yaitu Pemain Futsal yang masuk ke dalam tim utama berjumlah 20 orang. Hasil dari penelitian ini diperoleh nilai thitung sebesar 4,845 sedangkan nilai ttabel diperoleh nilai sebesar 2,101. Berdasarkan hal tersebut maka dapat diketahui bahwa nilai thitung lebih besar dari ttabel (4,845> 2,101) maka Ho ditolak H1 diterima, artinya secara parsial terdapat hubungan yang signifikan antara variabel (X) Konsentrasi dengan variabel (Y) Akurasi passing pada atlet futsal putri Universitas Negeri Jakart
Tingkat Pemahaman Variasi Latihan Fleksibility Pada Pelatih INKANAS DKI Jakarta
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui tingkat pemahaman variasi latihan kelentukan pada pelatih INKANAS DKI Jakarta, meningkatkan pemahaman variasi latihan fleksibility pada pelatih INKANAS DKI Jakarta sehingga dapat diterapkan dalam meningkatkan prestasi Karate INKANAS DKI Jakarta, membawa dampak perubahan kebijakan dalam pembuatan program latihan khususnya latihan fleksibility serta meningkatkan kualitas dan kuantitas menulis publikasi ilmiah bagi peneliti. Pengambilan data dilakukan pada 25 september 2022 di Jakarta dengan penyebaran kuisioner yang diisi oleh 77 responden. Responden dalam penelitian ini adalah para pelatih Karate INKANAS DKI Jakarta. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Guttman. tingkat pemahaman variasi latihan fleksibility pada pelatih Inkanas DKI Jakarta secara keseluruhan ialah tinggi. Diperoleh hasil tertinggi ialah pada Sub Bahasan Fleksibility sebesar 83.31%. Dan hasil terendah ialah pada Sub Bahasan Dynamic Streching yakni sebesar 19.48%. Dimana kondisi ini menunjukkan bahwa kemampuan yang ada sudah cukup baik untuk kemudian dijadikan landasan dalam pengembangan pembuatan dan pelaksanaan program latihan yang ditujukan untuk memaksimalkan potensi yang ada guna mencapai prestasi yang maksimal.
Kata kunci: Karate, Kelentukan, Guttman
ABSTRACT
This study aims to determine the level of understanding of flexibility training variations in INKANAS DKI Jakarta trainers, increase understanding of the variety of flexibility exercises in INKANAS DKI Jakarta trainers so that they can be applied in improving the achievements of INKANAS DKI Jakarta Karate, bringing the impact of policy changes in the creation of exercise programs, especially flexibility exercises and improving the quality and quantity of writing scientific publications for researchers. Data collection was carried out on September 25, 2022 in Jakarta with the distribution of questionnaires filled out by 77 respondents.The respondents in this study were INKANAS DKI Jakarta Karate trainers. The data analysis technique was carried out using the Guttman method.the level of understanding of the variation of flexibility training in the Inkanas DKI Jakarta trainer as a whole is high. The highest result was obtained in the Flexibility Sub-Discussion of 83.31%. And the lowest result was in the Dynamic Streching Sub-Discussion, which was 19.48%. Where this condition shows that the existing capabilities are good enough to then be used as a basis in the development of making and implementing exercise programs aimed at maximizing potential that exists in order to achieve maximum achievements.
Keywords: Karate, Fleksibility, Guttma
Model Pembelajaran Passing Sepakbola Melalui Pendekatan Steam (Science, Technology, Engineering, Art, And Mathematics)
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan tentang model pembelajaran passing sepakbola menggunakan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan teori ADDIE. Pada penelitian ini menghasilkan 10 model tahapan pembelajaran yang telah melalui uji validasi dari dua ahli yaitu ahli bidang pembelajaran dan ahli bidang sepakbola. Hasil 10 model tahapan pembelajaran tersebut mengarah ke pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) berbasis proyek untuk pembelajaran passing sepakbola. Data hasil keseluruhan berdasarkan uji kelayakan model dari mahasiswa diketahui rata-rata persentasi adalah 73,9%, dan data hasil keseluruhan uji kemenarikkan model dari mahasiswa di ketahui rata-rata persentasi 87% sehinga model ini dapat digunakan. Model pembelajaran passing sepakbola melalui pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jakarta layak dapat digunakan untuk pembelajaran
Kata Kunci: model pembelajaran, passing, sepakbola, steam
ABSTRACT
The purpose of this study is to explain the passing using the STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) approach for students of the Faculty of Sports Science, State University of Jakarta. This research method uses Research and Development (R&D) research using ADDIE theory. In this study, 10 models of the learning stages have gone through validation tests from two experts, namely learning experts and soccer experts. The results of the 10 learning stages model lead to a STEAM project-based passing football. The overall result data based on the model feasibility test from students is known to have an average percentage of 73.9%, and the overall data attractiveness test results from students are known to have an average percentage of 87% so that this model can be used. Learning model passing through the STEAM approach at the Faculty of Sports Science, State University of Jakarta is feasible to be used for learning.
Keywords: Learning Model, Passing, Soccer, STEA
Profile of the Refereeing Division of the Provincial Board of PBSI Gorontalo 2023
ABSTRAK
Wasit merupakan faktor yang sangat menentukan jalannya pertandingan sesuai aturan, jadi memang seorang wasit bulutangkis harus mengetahui berbagai hal terkait aturan bulutangkis yang benar dan segala fasilitas yang mendukung pertandingan, sarana prasarana pertandingan sertahal-hal yang terkait ke pertandingan. Metode dalam penelitian ini adalah metode survey deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah data seluruh wasit di PBSI Gorontalo. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua wasit yang ada di PBSI Provinsi Gorontalo memiliki pengalaman dalam memimpin banyak pertandingan dan semuanya memiliki lisensi baik kota maupun provinsi.
Kata Kunci: Wasit Bulu Tangkis
ABSTRACT
The referee is a very decisive factor for the course of the match according to the rules, so indeed a badminton referee must know various things related to the correct badminton rules and all the facilities that support the match, the match infrastructure as well as matters related to the match. The method in this research is a descriptive qualitative survey method. The results of this study are data on all referees in PBSI Gorontalo. The conclusion of this study is that all of the referees in the PBSI Gorontalo provincial management have experience in leading many matches and all of them have licenses for both the city and the province.
Keywords: Badminton Refere
Perbandingan Metode Relaksasi Dan Mental Imagery Terhadap Kecemasan Atlet Futsal Klub Bina Remaja Muda Jakarta
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Perbandingan Metode Relaksasi Dan Mental Imagery Terhadap Kecemasan Atlet Futsal Bina Remaja Muda Jakarta. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif komparatif. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan metode purposive sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner dan instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat kecemasan menggunakan zsas yang terdiri atas 20 butir pernyataan. Data diolah dan dianalisis dengan menggunakan statistika deskriptif dan statistika inferensial, yaitu uji t two sampel dan t paired sample. Hasil uji normalitas menyatakan bahwa empat kelompok data berdistribusi normal. Lhitung < Ltabel. Pretest relaksasi 0,165 < 0,258, Pre Test Mental Imaginary 0,225 < 0,258, Post Test Relaksasi 0,174< 0,258, Post Test Mental Imaginary 0,122 < 0,258. Hasil uji homogenitas Fhitung < Ftabel 2,252 < 3,179 hal ini menyatakan bahwa data bersifat homogen. Dilakukan uji T, two-sample untuk melihat perbedaan kelompok relaksasi dengan kelompok imagery. berdasarkan uji tersebut diketahui perbedaan yang dilihat dari nilai rata rata kelompok relaksasi sebesar 42,2 dan kelompok imagery sebesar 36,4. Hal ini berarti terdapat perbedaan antara sebelum dan sesudah perlakuan. Berdasarkan ujidata tersebut diperoleh kesimpulan bahwa metode relaksasi dan metode imagery dapat menurunkan kecemasan atlet. Dibandingkan metode relaksasi, metode imagery lebih efektif dalam menurunkan kecemasan atlet.
Kata Kunci: Kecemasan, Mental Imagery, Relaksasi
ABSTRACT
This study aims to analyze the Comparison of Relaxation Methods and Mental Imagery Against the Anxiety of Young Futsal Athletes in Jakarta. This research method uses comparative quantitative. The samples were selected using purposive sampling. The data was obtained using questionnaires and instruments used to measure the level of anxiety using zsas consisting of 20 statements. Data is processed and analyzed using descriptive statistics and inferential statistics, i.e. t two sample and t paired sample tests. The results of the normality test showed that four groups of data were distributed normally. Calculate the table. Pretest relaxation 0.165 < 0.258, Pre Test Mental Imaginary 0.225 < 0.0258, Post Test Relaxation 0.174< 0.258. The results of the homogeneity test Calculation < Ftable 2,252 < 3,179 this indicates that the data is homogenous. Tested T, two-sample to see the difference between the relaxation group and the imagery group. based on the test, the difference was seen from the average value of the relaxing group of 42,2 and the image group of 36,4. This means there is a difference between before and after treatment. Based on the data, it was concluded that relaxation methods and imaging methods can reduce anxiety in athletes. Compared to relaxation methods, imaging methods are more effective in reducing anxiety in athletes.
Keywords: Anxiety, Mental Imagery, Relaxatio
Kontribusi Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Power Otot Lengan Terhadap Hasil Shooting Dalam Permainan Bola Tangan Pada Atlet Popb Dki Jakarta
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang Kontribusi Fleksibilitas Pergelangan Tangan Dan Power Otot Lengan Terhadap Hasil Shooting Dalam Permainan Bola Tangan Pada Atlet POPB DKI Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Populasi penelitian adalah Atlet POPB DKI Jakarta sebanyak 20 orang dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 20 orang.Teknik pengumpulan data yakni dengan melakukan tes power otot lengan menggunakan ball medicine, tes fleksibilitas pergelangan tangan menggunakan goniometer dan tes shooting sisi kanan dan kiri. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi power otot lengan terhadap shooting Bola Tangan Pada Atlet POPB DKI Jakarta sebesar 0,793 yang berarti kontribusi tersebut memiliki hubungan yang kuat, kemudian kontribusi fleksibilitas pergelangan tangan terhadap shooting Bola Tangan Pada Atlet POPB DKI Jakarta sebesar 0,619 yang berarti kontribusi tersebut memiliki hubungan yang kuat pula dan kontribusi yang lebih dominan yakni power otot lengan dibandingkan dengan kontribusi fleksibilitas pergelangan tangan terhadap shooting Bola Tangan Pada Atlet POPB DKI Jakarta.
Kata Kunci: Power Otot Lengan, Fleksibilitas Pergelangan Tangan, Shooting Bola Tangan.
ABSTRACT
The purpose of this study was to obtain information about the Contribution of Wrist Flexibility and Arm Muscle Power to Shooting Results in Handball Games in POPB DKI Jakarta Athletes. The method used is descriptive method. The study population was POPB DKI Jakarta athletes of 20 people using a total sampling technique of 20 people. The data collection technique was by carrying out arm muscle power tests using a medicine ball, wrist flexibility tests using a goniometer and shooting tests on the right and left sides. The data analysis used was multiple linear regression analysis with the SPSS 25 program. The results showed that there was a contribution of arm muscle power to shooting Handball in POPB DKI Jakarta Athletes of 0.793, which means that this contribution has a strong relationship, then the contribution of wrist flexibility to shooting Handball for POPB DKI Jakarta Athletes was 0.619 which means that this contribution also has a strong relationship and a more dominant contribution, namely arm muscle power compared to the contribution of wrist flexibility to shooting Handball for POPB DKI Jakarta Athletes.
Keywords: Arm Muscle Power, Wrist Flexibility, Handball Shootin
Profil Psikologi Atlet Pelatihan Nasional (Pelatnas) Finswimming Indonesia Untuk Sea Games Kamboja 2023
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran Profil Psikologi dari atlet Pelatnas Finswimming Indonesia pada Sea Games Kamboja 2023 sebagai bahan evaluasi. Metode yang digunakan untuk penelitian ini adalah metode Survey dengan tehnik pengambilan data melalui Assesment Psikologi dan dilengkapi dengan Observasi serta Wawancara. Responden dari penelitian ini adalah 16 atlet Pelatnas Finswimming Indonesia yang sedang melakukan pemusatan latihan di Jakarta yang terdiri dari 8 Atlet Pria dan 8 Atlet Wanita dengan rentang usia 15 – 38 Tahun dan berasal dari berbagai latar belakang. Aspek Psikologis yang diukur diantaranya adalah Kecerdasan, daya juang, motivasi berprestasi, konsentrasi, kepercayaan diri, dan daya tahan terhadap stress dengan menggunakan beberapa alat ukur psikologi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Atlet Pelatnas Finswimming rata-rata memiliki Profil kecerdasan pada tingkat rata-rata, Profil daya juang rata-rata berada pada level Cukup dan Kurang, Profil Motivasi Berprestasi pada level Cukup, Profil Kepercayaan Diri pada level Cukup, Profil Daya Tahan Terhadap Stress pada level Cukup. Sehingga secara keseluruhan, Profil Psikologi Atlet Pelatnas Finswimming berada pada level Cukup.
Kata Kunci : Profil Psikologis Atlet, Finswimming, Sea Games
ABSTRACT
This study aims to see an overview of the Psychological Profile of Indonesian Finswimming National Platoon athletes at the 2023 Cambodian Sea Games as an evaluation material. The method used for this study is the Survey method using data retrieval techniques through Psychological Assessment and is equipped with Observation and Interview. The respondents to this study were 16 Indonesian Finswimming National Platoon athletes who were conducting a training center in Jakarta consisting of 8 Men's Athletes and 8 Women's Athletes with a range of ages of 15 – 38 years old and from various backgrounds. The psychological aspects measured include intelligence, fighting power, achievement motivation, concentration, confidence, and resistance to stress using several psychological measurements. The results of this study show that the average Finswimming National Training Athlete has an intelligence profile at the average level, the average fighting power profile is at the Sufficient and Less levels, the Motivation Profile is Performing at the Sufficient level, the Self-confidence Profile at the Sufficient level, the Resistance Profile to Stress at the Sufficient Level. Thus, overall, the psychological profile of the athlete at Finswimming is at a sufficient level.
Keywords: Athlete Psychological Profile, Finswimming, Sea Game
Pelanggaran Nilai Fair Play Dalam Pelaksanaan Penyelenggaraan Multi Kejuaraan 31st SEA Games 2022, Hanoi, Vietnam
ABSTRAK
Penelitian ini menjelaskan adanya pelanggaran-pelanggaran nilai fair play dalam olahraga yang terjadi pada penyelenggaraan 31st SEA Games 2022 Hanoi, Vietnam baik dalam persiapan penyelenggaraan maupun pada saat pelaksanaan penyelenggaraan. SEA Games kali ini merupakan SEA Games yang ke 31, hal ini seharusnya dapat menggambarkan peningkatan kualitas penyelenggaraan Pesta Olahraga Asia Tenggara ini yang semakin baik namun sebaliknya masih terdapatnya tindakan kecurangan yang dilakukan dengan unsur kesengajaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Sampel penelitian ini menggunakan atlet dan pelatih dari 15 (lima belas) cabang olahraga yang ikut serta sebagai kontingen SEA Games 2022 Hanoi dan data-data hasil pertandingan maupun sebelum pelaksanaan pertandingan yang memperkaya analisa kajian tentang pelanggaran nilai-nilai fair play dalam pelaksanaan penyelenggaraan SEA Games kali ini. Hasil penelitian menyimpulkan terdapatnya pelanggaran nilai-nilai fair play sebelum dan saat pelaksanaan penyelenggaraan SEA Games 2022 Hanoi. Pelanggaran yang terjadi dalam persiapan penyelenggaraan yakni dalam penetapan cabang olahraga dan nomor pertandingan dimana nomor yang dipertandingkan/dilombakan masih didominasi nomor-nomor non Olympic games yang diperuntukan menjadi potensi medali tuan rumah. Pelanggaran nilai fair play saat penyelenggaraan disimpulkan yakni 1) Perlakuan tidak adil oleh wasit, 2) Atlet atau ofisial negara lain tidak menerima hasil pertandingan, 3) Perolehan medali emas bersama pada cabang olahraga, 4) Perberdaan jarak perolehan medali emas Rank 1 dan Rank 2.
Kata Kunci: Fair Play, SEA Games
ABSTRACT
This study explains that there were violations of the value of fair play in sports that occurred during the 31st SEA Games 2022 Hanoi, Vietnam both in preparation for the event and during the implementation. The SEA Games this time is the 31st SEA Games, this should be able to illustrate the improvement in the quality of organizing the Southeast Asian Games which is getting better but on the contrary there are still acts of fraud committed with an element of intent. This research uses a descriptive research type using a case study approach. The research sample used athletes and coaches from 15 (fifteen) sports that took part as contingent for the SEA Games 2022 Hanoi and data on match results as well as before the competition which enriched the analysis of studies on violations of fair play values in the implementation of the SEA Games. this time. The results of the study concluded that there were violations of fair play values before and during the 2022 Hanoi SEA Games. Violations that occurred in the preparation for the implementation, namely in the determination of sports and competition numbers where the numbers contested/contested were still dominated by non-Olympic games numbers which were intended to become potential medals for the host. Violations of the value of fair play at the time of the implementation were concluded namely 1) Unfair treatment by the referee, 2) Athletes or other country officials did not accept the results of the competition, 3) Winning gold medals together in sports, 4) Difference in distance between Rank 1 and Rank 2 gold medals .
Keyword: Fair Play, SEA Game
Pengembangan Bentuk Latihan Finishing Sepakbola Putri Bangka Belitung
ABSTRAK
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan bentuk latihan finishing Sepakbola Putri Bangka Belitung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan bentuk yang sesuai dengan tujuan dari finishing dalam menyerang sepakbola sebagai teori termasuk membangun serangan, penetrasi dan fase penyelesaian dalam mencetak gol. Bentuk latihan menggunakan latihan dasar seperti mengoper, menggiring bola, menembak bola dan menguasai bola. Dan juga taktik individu seperti pergerakan tanpa bola dan sentuhan pertama, bergerak membelakangi kawan dan didepan kawan, umpan silang, umpan silang cepat, mengembalikan bola, menempatkan pada tiang dua, umpan diantara lawan dan kombinasi yang fokus pada posisi tengah pada nomor 6,8,10 dan pemain menyerang 7,9 dan 11 dengan keseluruhan penyelesaian dilakukan diarea kotak 16 dan menggunakan kode. Kami berharap untuk mendapatkan bentuk penyelesaian yang lebih efektif dan mudah untuk diingat untuk sepakbola putri. Pengembangan bentuk pada penelitian menggunakan model ADDIE yaitu analisis, penyusunan, fase pengembangan melalui proses penilaian ahli yang terlibat dalam sepakbola Indonesia. Pertama, dosen ahli sepakbola, kedua dan ketiga adalah pelatih sepakbola putri yang memiliki lisensi B PSSI. Didapatkan 10 model yang sesuai dan valid untuk digunakan. Kesimpulan dari penelitian yaitu bentuk latihan lebih variasi, lebih mudah untuk dilatih, lebih ekeftif dan efisien, menggunakan alat yang mudah didapat, gambar yang jelas dan mudah dimengerti oleh sepakbola putri.
Kata Kunci :Finishing, Sepakbola
ABSTRACT
This study aims to develop a form of Bangka Belitung Women's Soccer finishing training. This study uses a research and development method that aims to develop a form that suits the purpose of finishing in attacking soccer as a theory including building attacks, penetration and the completion phase in scoring goals. The form uses basic training such as passing, dribbling, shooting and ball control. And also individual tactics such as movement without the ball and first touch, moving behind a friend and in front of a friend, crossing, fast crossing, returning the ball, placing at the two-post, passing between opponents and combinations that focus on the center position at numbers 6,8,10 and attacking players 7,9 and 11 with all finishing done in the 16 box area and using codes. We hope to find a more effective and memorable finishing form for women's soccer. The development of the form in the study used the ADDIE model, namely the analysis, drafting, development phase through a process of expert assessment involved in Indonesian football. First, expert football lecturers, second and third are women's football coaches who have a B PSSI license. Obtained 10 models that are suitable and valid for use. The conclusion of the research is that the form of training is more varied, easier to train, more effective and efficient, using tools that are easily available, clear images and easy to understand by women's football.
Keyword: Finishing, Socce