Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education
Not a member yet
136 research outputs found
Sort by
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT PUNGGUNG DAN KELENTUKAN TERHADAP HASIL BANTING KAYANG SAMPING CLEN BAWAH PADA ATLET PPLP PROVINSI JAMBI
Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kekuatan otot punggung dan kelentukan terhadap kemampuan bantingan kayang samping posisi clen bawah. Metode penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dengan pendekatan asosiatif yang bertujuan untuk melihat keeratan hubungan antara kekuatan otot punggung (X1), kelentukan (X2) dan kemampuan bantingan kayang samping posisi clen bawah (Y). Populasi yang digunakan adalah PPLP Gulat Kota Jambi sebanyak 10 orang.
Berdasarkan hasil analisis data didapat: 1). Terdapat hubungan antara kekuatan otot punggung dengan kemampuan bantingan kayang samping dengan melihat bahwa nilai thitung sebesar 3.525 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1.86, 2). Terdapat hubungan antara kelentukan dengan kemampuan bantingan kayang samping dengan melihat bahwa nilai thitung sebesar 3.311 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1.86, dan 3). Terdapat hubungan antara kekuatan otot punggung dan kelentukan dengan kemampuan bantingan kayang samping dengan melihat bahwa hasil analisis uji F di dapat Fhitung = 13,06 dengan α = 0.05, lebih besar dari Ftabel sebesar 4.7
DAMPAK KELELAHAN TERHADAP AKURASI TENDANGAN LONGPASS PEMAIN SEPAKBOLA
ABSTRAK
Kelelahan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kualitas permainan dalam sepakbola. Pada penelitian sebelumnya ditemukan bahwa kelelahan tidak berpengaruh terhadap akurasi tendangan sepakbola. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dampak dari kelelahan terhadap akurasi tendangan pada pemain sepakbola. Partisipan dalam penelitian ini terdiri dari 26 orang laki-laki yang aktif mengikuti aktifitas olahraga sepakbola di lingkungan kampus. Dalam penelitian ini diukur akurasi longpass sebelum dan setelah kelelahan. Dalam setiap kesempatan dalam pengukuran longpass, dilakukan pencatatan Heart rate. Hasilnya, rata-rata akurasi longpass dalam kondisi normal (HR: 130.0) adalah 163.85 dan setelah kelelahan (HR: 173,5) adalah 131.54. Walapun mengalami penurunan nilai rata-rata setelah kelelahan namun berdasarkan uji paired sampel t test didapati nilai P Value (0.108) > 0.05. Hal ini menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan dampak kelelahan terhadap akurasi tendangan longpass pemain sepakbola
PENGARUH UMPAN BALIK DAN KOORDINASI MATA-TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN PUKULAN DROPSHOOT PERMAINAN BULUTANGKIS
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan metode umpan balik yang tertunda dan metode umpan balik langsung, permainan keterampilan tembakan drop bulutangkis di Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilakukan di Badminton Club FIK-UNJ, pada tanggal 4 Juni hingga 29 Juni 2013, dengan menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2X2. Anggota mahasiswa dari sampel penelitian adalah klub bulutangkis FIK-UNJ, yang berjumlah 74 orang, yang terdiri dari 20 siswa memiliki koordinasi tangan-mata yang tinggi, dan 20 siswa dengan seorang siswa memiliki koordinasi tangan-mata yang rendah. Dengan sampel acak sederhana diambil, setelah uji koordinasi mata-tangan. Analisis Two-way of Variance (ANOVA) dan tes Tukey digunakan untuk menguji hipotesis pada tingkat signifikansi a = 0,05. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) setiap kelompok data dalam setiap sel terdistribusi normal, dan (2) setiap kelompok data memiliki varian yang homogen. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) ada perbedaan dalam keterampilan keseluruhan permainan drop tembakan bulutangkis antara kelompok menggunakan metode umpan balik tertunda, metode umpan balik langsung (Fo = 0,005 <Ft = 4,085), ( 2) kelompok belajar yang memiliki koordinasi tangan-mata tinggi, dengan metode umpan balik langsung, memiliki efek yang lebih baik pada keterampilan tembakan drop bulutangkis, dibandingkan dengan metode umpan balik yang tertunda (qo = 0,289> qt = 2,262), (3) kelompok latihan memiliki koordinasi mata-tangan yang rendah, dengan metode pelatihan umpan balik yang tertunda memiliki efek yang sama pada drop shot permainan keterampilan bulutangkis, dibandingkan dengan metode umpan balik langsung (qo = 0,433 <qt = 2,262), dan (4) ada interaksi antara metode pelatihan koordinasi keterampilan tangan-mata terhadap tembakan drop badminton (Fo = 0,130 <Ft = 4,085)
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN SEPAK SILA PADA PERMAINAN SEPAK TAKRAW
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan sepak sila pada permainan sepak takraw. Pendekatan penelitian pengembangan model latihan sepak sila pada permainan sepak takraw ini menggunakan model penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari Sugiyono. Subjek pada penelitian ini adalah klub sepak takraw tanah abang jakarta pusat dengan jumlah 10 atlet pada uji coba kelompok kecil dan klub sepak takraw cendrawasih jakarta barat dengan subjek 30 atlet pada uji coba kelompok besar. Pada penelitian ini peneliti bekerja sama dengan tiga ahli dalam bidang olahraga sepak takraw sebagai expert judgment. Uji validitas yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan uji justifikasi ahli, dimana model latihan yang telah dibuat dan diuji cobakan kemudian dikonsultasikan dan dinilai oleh para ahli dalam bidang olahraga sepak takraw
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan variasi model latihan sepak sila agar pemain tidak merasa bosan melewati latihan sepak sila dan agar tercapai teknik dasar yang maksimal. Model latihan ini juga bertujuan untuk dapat dijadikan bahan referensi bagi para pelatih dalam membuat model latihan sepak sila sesuai dengan kemampuan atlet yang dimiliki.
Melalui uji validitas yang dilakukan dengan menggunakan uji justifikasi ahli, menghasilkan produk pengembangan model latihan sepak sila pada permainan sepak takraw sebanyak 24 model latihan yang sesuai dengan teori latihan dasar sepak sila
PENGARUH LATIHAN LARI TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR LOKOMOTOR BERLARI PADA ANAK TUNAGRAHITA KATEGORI SEDANG DI SPECIAL OLYMPICS INDONESIA DKI JAKARTA SENTRA LATIHAN RAWAMANGUN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan lari terhadap keterampilan gerak dasar lokomotor berlari pada anak tunagrahita kategori sedang. Penelitian ini dilaksanakan di stadion atletik pemuda rawamangun dari November 2017 sampai Desember 2017. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Groups ‘‘Pre Test and Post Test Design’’, Dengan sampel yang berjumlah 18 orang dari populasi 94 orang. Instrumen penelitian terdiri dari tes awal sebelum latihan dan tes akhir setelah latihan. Teknik analisis yang digunakan adalah uji-t dengan menghitung nilai t-hitung dibandingkan dengan t-tabel.
Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa latihan lari berpengaruh terhadap keterampilan gerak dasar lokomotor berlari pada anak tunagrahita kategori sedang di Special Olympics Indonesia DKI Jakarta Sentra Latihan Rawamangu
PEMBELAJARAN OPERAN DADA (CHEST PASS) DALAM PERMAINAN BASKET MELALUI METODE MENGAJAR PENEMUAN TERPIMPIN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 JONGGOL
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan chest passing dalam permainan basket pada siswa SMP Negeri 1 Jonggol. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (Class Room Action Research) dengan pengambilan data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini melibatkan ahli dalam pendidikan jasmani sebagai kolaborator, penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus, setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Hasil penelitian menyimpulkan adanya perubahan atau peningkatan siswa dari observasi awal, siklus I dan siklus II. Peningkatan tersebut terlihat progresif dari setiap siklusnya. Dari hasil test awal menghasilkan prosentase sebesar 47%, siklus I dengan prosentase 67%, dan siklus II dengan prosentase 83% siswa dapat melakukan gerakan chest passing bola basket
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN DENGAN PERMAINAN DALAM OLAHRAGA MENEMBAK PADA ANGGOTA KLUB OLAHRAGA PRESTASI MENEMBAK UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
ABSTRAK
Penelitian ini menjelaskan bagaimana mengembangkan model latihan dengan permainan dalam olahraga menembak pada anggota KOP menembak UNJ, dan bertujuan untuk mengetahui apakah metode pengembangan model latihan dengan permainan dapat dijadikan program latihan menembak. Pengambilan data ini dilaksanakan di Lapangan Tembak Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun – Jakarta Timur. Pengambilan data untuk kelompok kecil dilaksanakan pada bulan Desember 2017, sedangkan untuk pengambilan data kelompok besar dilaksanakan pada bulan Januari 2018. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan atau biasa dikenal dengan Research and Development. Subjek penelitian ini adalah anggota klub olahraga prestasi menembak Universitas Negeri Jakarta dengan menggunakan Purposive Sampling untuk 10 orang menjadi kelompok kecil dan Purposive Sampling untuk 12 orang dijadikan kelompok besar. Berdasarkan hasil uji justifikasi ahli dan setelah selesai diuji cobakan kepada peserta maka tersaringlah 8 (delapan) model latihan menembak dengan permainan dari 30 (tiga puluh) model yang dibuat, yaitu: 1) Clear Them All 2) Clear Them All Group 3) Story Shoot 4) Colour Shoot 5) Listening Action 6) Hit the Small Things 7) Together Shoot dan 8) Together Shoot Hit The Small Things
EFEKTIFITAS KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN DEFENSE PADA TIM PUTRI BOLA BASKET UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA PADA KEJUARAAN MAHASISWA CAMPUS LEAGUE DKI JAKARTA
Sebagai mahluk individu, manusia mempunyai kemampuan berupa akal pikiran dan perasaan dalam memenuhi kebutuhan dirinya. Sedangkan sebagai mahluk social, manusia memiliki dorongan kebutuhan untuk berinteraksi. Untuk memenuhi kebutuhan untuk berinteraksi, manusia melakukan komunikasi untuk menyampaikan informasi. Begitu juga dalam olahraga, diperlukan penyampain informasi secara tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi antar pribadi terhadap tingkat keberhasilan defense pada tim putri bola basket Universitas Negeri Jakarta pada kejuaraan mahasiswa campus league DKI Jakarta. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan tehnik yang digunakan survei. Adapun instrument yang digunakan adalah kuesioner dengan menggunakan skala likert. Sampel penelitian ini sebanyak 15 sampel dari jumlah populasi seluruh peserta campus league DKI Jakarta.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: dimensi keterbukaan memiliki persentase sebesar 46,67%, sedangkan dimensi empati sebesar 46,67%, dari dimensi suportif sebesar 40%. Sedangkan dari dimensi positif yang memperoleh nilai paling baik sebesar 40%, dari dimensi kesamaan sebesar 60%. Sedangkan tingkat keberhasilan defence tim putri Bola Basket UNJ sebesar 78,44%. Sehingga, dapat dikatakan bahwa komunikasi telah dilakukan dengan baik oleh tim bola basket putri Universitas Negeri Jakarta dengan menggunakan prinsip – prinsip dalam penyampian informasi
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN FOOTWORK CABANG OLAHRAGA BULUTANGKIS
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model latihan footwork cabang olahraga bulutangkis. Pendekatan penelitian pengembangan model latihan footwork cabang olahraga bulutangkis ini menggunakan model penelitian dan pengembangan (Research and Development) dari Borg and Gall. Subjek pada penelitian ini adalah dengan jumlah 12 atlet pada uji coba kelompok kecil dan 30 pada uji coba kelompok besar. Pada penelitian ini peneliti bekerjasama dengan tiga ahli dalam bilang olahraga bulutangkis sebagai expert judgement. Uji validitas yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan uji justifikasi ahli, dimana model latihan yang telah dibuat dan diuji cobakan kemudian dikonsultasikan dan dinilai oleh para ahli dalam bidang olahraga bulutangkis.
Adapun tujuan dari penelitan ini adalah untuk memberikan variasi model latihan footwork cabang olahraga bulutangkis agar atlet tidak merasa bosan melewati latihan khususnya pada materi latihan footwork dan agar tercapai latihan yang maksimal. Model latihan ini juga bertujuan untuk dapat dijadikan bahan referensi bagi para pelatih dalam membuat model latihan footwork sesuai dengan norma-norma.
Melalui uji validitas yang dilakukan dengan menggunakan uji justifikasi ahli, menghasilkan produk berupa model latihan footwork sebanyak 58 model latihan yang sesuai dengan teori footwork cabang olahraga bulutangkis
PENGARUH LATIHAN TENDANGAN DEPAN DARI POSISI JONGKOK DENGAN LATIHAN MENGGUNAKAN BEBAN DI KAKI TERHADAP HASIL KECEPATAN TENDANGAN DEPAN PADA ATLET PENCAK SILAT PUTRA PERGURUAN HARIMAU HIJAIYAH LANGKAT KABUPATEN LANGKAT TAHUN 2015
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan dari posisi jongkok dan beban dikaki terhadap hasil kecepatan tendangan depan pencak silat. Sampel yang digunkan dalam penelitian ini adalah atlet Pencak Silat Putra Perguruan Harimau Hijaiyah Langkat berjumlah 50 orang atlet dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Penelitian ini menguunakan metode eksperimen dengan peberian treatment kepada para atlet selama 6 minggu dengan intensitas pertemuan 3 kali dalam seminggu. Perhitungan normalitas posisi jongkok L0 = 0.1125 < Ltabel = 0.173, beban di kaki L0 = 0.1561 < Ltabel = 0.173, posisi jongkok dengan usia latihan 2 tahun kebawah. L0 = 0.1512 < Ltabel = 0.213, beban di kaki dengan usia latihan 2 tahun kebawah L0 = 0.1562 < Ltabel = 0.213, posisi jongkok dengan usia latihan 2 tahun keatas L0 = 0.2390 < Ltabel = 0.271,beban di kaki dengan usia latihan 2 tahun keatas L0 = 0.2583 < Ltabel = 0.271 yang keseluhan uji menyatakan data normal. Hasil pengujian hipotesis diperoleh hasil yaitu
a. tidak terdapat pengaruh latihan tendangan dari posisi jongkok dengan latihan menggunakan beban di kaki terhadap hasil kecepatan tendangan pada atlet putra Perguruan Pencak Silat Harimau Hijaiyah Berdasarkan hasil perhitungan Fhitung = 0.02 dan Ftabel = 4.05, sehingga Fhitung < Ftabel
b. terdapat pengaruh hasil kecepatan tendangan depan pada atlet dengan usia latihan dua tahun kebawah dengan atlet usia latihan dua tahun keatas pada atlet pencak silat putra Perguruan Harimau Hijaiyah Berdasarkan hasil perhitungan Fhitung = 32.13 dan Ftabel = 4.05, sehingga Fhitung > Ftabel
c. tidak terdapat pengaruh antara latihan tendangan depan posisi jongkok dan latihan tendangan depan menggunakan beban di kaki serta umur latihan terhadap hasil kecepatan tendangan depan pada atlet pencak silat putra Perguruan Harimau Hijaiyah Berdasarkan hasil perhitungan Fhitung = 0.04 dan Ftabel = 4.04, sehingga Fhitung < Ftabel
Kata Kunci : Tendangan Depan, Posisi Jongkok , Beban Di Kaki, Kecepatan, Pencak Sila