SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM
Not a member yet
    1764 research outputs found

    Polimorfisme Gen Granule Bound Starch Synthase I (GBSSI ) sebagai Pengkode Biosintesis Pati pada Padi Lokal Banyuwangi

    No full text
    ABSTRAK Kata Kunci: Polimorfisme,Gen Granule Bound Starch Synthase I (GBSSI ), Padi lokal, Banyuwangi, Kadar amilosa Salah satu parameter pemilihan kultivar unggul adalah sifat fisikokimia beras. Sifat fisikokimia penting salah satunya ialah kadar pati yang dikendalikan oleh gen GBSSI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya polimorfisme gen GBSSI pada padi lokal dari Banyuwangi sebagai upaya awal dalam pemuliaan tanaman padi dengan indeks glikemik (IG) rendah. Metode penelitian ini ialah sequencing gen GBSSI untuk menganalisis polimorfisme gen GBSSI dan struktur proteinnya pada padi lokal Banyuwangi. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya polimorfisme gen GBSSI berupa IndeL dan SNP. Polimorfisme ini menyebabkan perubahan protein GBSSI yang diduga berpengaruh terhadap kadar amilosa beras pada ketiga kultivar padi yang diteliti. Uji fisikokimia menunjukkan bahwa kadar amilosa beras MH tergolong tinggi dengan 63,4%±14,75% dan WT tergolong menengah dengan nilai 24,48%±10,24%, serta beras HM tergolong rendah dengan nilai 15,1%±5,07%. Beras MH memiliki indeks glikemik yang terendah berdasarkan nilai kadar amilosanya

    Pengaruh Problem Based Learning Berbasis Quantum Teaching pada Materi Pencemaran Lingkungan terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas X MA An-Namirah Tanah Merah Bangkalan

    No full text
    ABSTRAK Hamidah, Zubhatul. 2017. Pengaruh Problem Based Learning Berbasis Quantum Teaching pada Materi Pencemaran Lingkungan terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas X MA An-Namirah Tanah Merah Bangkalan. Skripsi. Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Susilowati, M.S. (II) Frida Kunti Setiowati, S.T, M.Si Kata kunci: PBL berbasis Quantum Teaching, kemampuan berpikir kreatif, hasil belajarPembelajaran Biologi di sekolah menengah diharapkan dapat menjadi wahana bagi siswa untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar serta proses pengembangan lebih lanjut dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari. Pembelajaran Biologi di kelas X MA An-Namirah masih menggunakan metode pembelajaran yang sederhana, rasa ingin tahu siswa dan kemampuan berpikir kreatif siswa yang masih kurang, serta hasil belajar siswa yang masih rendah. Berdasarkan hasil observasi, model STAD yang kurang menonjolkan kemampuan berpikir kreatif siswa berakibat terhadap rendahnya hasil belajar kognitif siswa. Oleh karena itu diperlukan sebuah inovasi pembelajaran dari guru yang dapat menjadikan pembelajaran lebih bermakna. Salah satunya dengan model pembelajaran PBL berbasis Quantum Teaching. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh PBL berbasis Quantum Teaching pada materi pencemaran lingkungan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa kelas X MA An-Namirah Tanah Merah; 2) pengaruh PBL berbasis Quantum Teaching pada materi pencemaran lingkungan terhadap hasil belajar siswa kelas X MA An-Namirah Tanah Merah.Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pretest-posttest nonequivalent control group design. Variable bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar kognitif. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas X MIPA MA-An-Namirah semester genap tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari 2 kelas rombongan belajar. Teknik sampel yang digunakan adalah sampel jenuh yaitu secara keseluruhan jumlah populasi diambil dan dijadikan sampel. Sampel penelitian adalah siswa dikelas X MIPA 1sebagai kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan pembelajaran PBL berbasis Quantum Teaching  dan kelas X MIPA 2 sebagai kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan pembelajaran STAD. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh PBL berbasis Quantum Teaching pada materi pencemaran lingkungan terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa kelas X MA An-Namirah Tanah Merah Bangkalan

    Pengembangan Booklet Pupuk Organik Cair untuk Mendukung Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Desa Tunggak Cerme, Wonomerto, Probolinggo

    No full text
    Pembuatan pupuk organik cair dipilih untuk mengatasi permasalahan sampah di Tunggak Cerme, Probolinggo. Pengetahuan masyarakat mengenai pembuatan pupuk organik cair minim dikarenakan keterbatasan informasi, sehingga diperlukan pengembangan booklet. Penelitian ini bertujuan menghasilkan dan menguji booklet pupuk organik cair untuk mendukung program KRPL. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari analyze, design, develop, implement, dan evaluation. Hasil analisis menunjukkan persentase kelayakan booklet dari hasil validasi ahli materi, media, dan praktisi lapangan secara berurutan adalah 95,5%,  98,4%, dan 97,9% dengan kategori sangat valid. Hasil kepraktisan booklet adalah 91,1% dengan kategori praktis. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa booklet layak dan praktis. Booklet dapat digunakan dalam kegiatan sehari-hari maupun kegiatan penyuluhan. Booklet pupuk organik cair perlu disebarkan secara luas untuk masyarakat

    PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF MOBILE LEARNING BERBASIS PROBLEM BASE LEARNING (PBL) UNTUK SISWA KELAS XI SMA N 2 MALANG

    No full text
    Tujuan penelitian ini  adalah untuk menghasilkan media interaktif mobile learning berbasis PBL yang tervalidasi dan kepraktisan mobile learning sebagai media belajar siswa SMA kelas XI . Penelitian ini mengadaptasi model pengembangan 4-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan. Proses pengembangan dengan tahapan define, design, develope, dan desiminate. Hasil pengembangan sebagai berikut, Define dari hasil observasi proses pembelajaran yang dilakukan guru belum menggunakan model pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa serta media yang digunakan kurang memanfaatkan teknologi yang ada, hasil wawancara yang dilakukan dengan guru pembelajaran dengan model PBL memiliki kekurangan karena pemahaman siswa akan materi yang dipelajari akan berbeda sesuai dengan kemampuan kognitif siswa. Penggunaan smartphone  oleh siswa masih belum terarahkan dengan baik.  Desain media interaktif mobile learning berbasis PBL yang disesuaikan dengan hasil analisis kebutuhan siswa dan guru. Pengembangan media pada tahap ini menggunakan software tertentu sesuai dengan kebutuhan diantaranya adalah unity, genymotion, android studio  dan masih banyak lainnya. Develop,  pada tahap ini dilakukan uji kelayakan pada ahli media, ahli materi, ahli praktisi lapangan dan ujicoba kelompok kecil. Hasil uji kelayakan media termasuk  sangat valid dengan perolehan persentase oleh validasi ahli media, produk ini termasuk dalam kriteria sangat valid dengan nilai 89.7%. Hasil validasi ahli materi produk ini termasuk dalam kriteria sangat valid dengan nilai 96.66 %. Hasil penilaian oleh ahli praktisi lapangan produk multimedia interaktif mobile learning termasuk dalam kriteria sangat valid dengan nilai 92 % . Hasil uji kepraktisan pada kelompok kecil memperoleh persentase 83.4%. media interaktif ini efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Tahap terakhir adalah desiminate, nilai efektifitas media dalam pembelajaran sebesar 45% (pre-test) dan 100% untuk (post-test) dan hasil kepraktissan media setelah dilakukan uji coba kelompok besar sejumlah 88.21% . Kesimpulan secara keseluruhan hasil penelitian pengembangan media interaktif sangat layak / valid, sangat praktis dan sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran Biologi

    Pengembangan Media Interaktif Mobile Learning Berbasis Problem Base Learning (PBL) Untuk Siswa Kelas XI SMA N 2 Malang

    No full text
    ABSTRAK Sartika, Intan. 2017. Pengembangan Media Interaktif Mobile Learning Berbasis Problem Base Learning (PBL) Untuk Siswa Kelas XI SMA N 2 Malang. Program Studi  Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negri Malang. Pembimbing (1) Dr. Endang Suarsini, M.Ked., (2) Dr. Umie Lestari, M.Si. Kata Kunci: Multimedia Interaktif, Mobile Learning, Problem Base Learning (PBL), Sistem Ekskresi Kesulitan dalam pembelajaran biologi yang dihadapi oleh guru  yaitu menjelskan  bioproses yang terjadi pada suatu sistem yang ada di dalam tubuh manusia dengan media pembelajaran yang sesuai dengan model pembelajaran yang digunakan. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru Biologi dan penyebaran angket untuk siswa, diperoleh hasil analisis kebutuhan siswa  menunjukkan 70% siswa selama proses pembelajaran hanya menggunakan media pembelajan  buku teks. Hal ini menjadikan siswa sulit untuk memahami materi karena materi Sistem Ekskresi utamanya bioproses masih abstrak. Fasilitas yang lengkap di SMA N 2 Malang masih kurang dimanfaatkan salah satunya adalah fasilitas internet dimana siswa masih kurang memanfaatkan dalam proses pembelajaran saat pembelajaran berlangsung masih banyak siswa yang menggunakan smart phone untuk mengases game dan social media. Tujuan penelitian ini  adalah untuk menghasilkan media interaktif mobile learning berbasis PBL yang tervalidasi dan kepraktisan mobile learning sebagai media belajar siswa SMA kelas XI . Penelitian ini mengadaptasi model pengembangan 4-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan. Proses pengembangan diawali dengan define untuk mengetahui permasalahan yang ada pada proses belajar mengajar, dan bagaimana cara penyelesaiannya. Desain media interaktif mobile learning berbasis PBL yang disesuaikan dengan hasil define. Develop,  pada tahap ini dilakukan uji kelayakan pada ahli media, ahli materi, ahli praktisi lapangan dan ujicoba kelompok kecil. Hasil uji kelayakan media termasuk  sangat valid dengan perolehan persentase oleh validasi ahli media, produk ini termasuk dalam kriteria sangat valid dengan nilai 89.7%. Hasil validasi ahli materi produk ini termasuk dalam kriteria sangat valid dengan nilai 96.66 %. Hasil penilaian oleh ahli praktisi lapangan produk multimedia interaktif mobile learning termasuk dalam kriteria sangat valid dengan nilai 92 % . Hasil uji kepraktisan pada kelompok kecil memperoleh persentase 83.4%. media interaktif ini efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Tahap terakhir adalah desiminate, nilai efektifitas media dalam pembelajaran sebesar 45% (pre-test) dan 100% untuk (post-test) dan hasil kepraktissan media setelah dilakukn uji coba kelompok besar sejumlah 88.21% . Kesimpulan secara keseluruhan hasil penelitian pengembangan media interaktif sangat layak / valid, sangat praktis dan sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran Biologi

    Studi Komparasi Keanekaragaman Serangga Tanah (Epifauna) di Lahan Bekas Kebakaran, Lahan Transisi, dan Lahan Tidak Terbakar Taman Nasional Baluran

    No full text
    ABSTRAK STUDI KOMPARASI KEANEKARAGAMAN SERANGGA TANAH (EPIFAUNA)  DI LAHAN BEKAS KEBAKARAN, TRANSISI, DAN LAHAN TIDAK TERBAKAR TAMAN NASIONAL BALURAN Silmy Kaffah1, Suhadi1, Agus Dharmawan1 1Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang Jalan Semarang No 5, Malang 65145, Jawa Timur E-mail: [email protected] ABSTRAK   Serangga tanah merupakan salah satu bagian dari ekosistem hutan. Kehadiran serangga tanah dalam ekosistem hutan berperan dalam proses dekomposisi. Semakin tinggi keanekaragaman serangga tanah, maka semakin besar pula peranannya bagi ekosistem hutan. Kehadiran serangga tanah dapat berkurang dikarenakan oleh beberapa gangguan salah satunya kebakaran hutan. Kebakaran hutan menyebabkan dampak seperti berkurangnya keanekaragaman hayati. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membandingkan keanekaragaman serangga tanah (epifauna) berdasarkan perbedaan lahan yaitu lahan bekas kebakaran, lahan transisi, dan lahan tidak terbakar pada salah satu kawasan Taman Nasional Baluran. Penentuan lokasi plot sampling dilakukan dengan metode line transek berdasarkan kemiringan lahan pada lokasi tersebut. Setiap lahan masing-masing terdapat enam line transek. Setiap 10 meter dalam garis transek dipasang Pitfall trap sehingga terpasang 120 plot. Serangga tanah yang terjebak kemudian akan diidentifikasi menggunakan bantuan mikroskop komputer dan dicocokkan dengan buku identifikasi serangga. Serangga tanah yang telah teridentifikasi dihitung jumlah individu per-plot dan dianalisis dengan menghitung indeks keanekaragaman (H’), indeks kemerataan (E), indeks kekayaan (R), dan indeks nilai penting (INP) yang selanjutnya dilakukan analisis ANAVA menggunakan bantuan program pengolah data. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai H’, E, dan R serangga tanah pada setiap lahan berbeda tetapi tidak berbeda pada tiap kemiringan. Nilai INP tertinggi pada ketiga lahan di miliki oleh Oecophylla smaragdina.   Kata kunci: Serangga Tanah, Indeks Keanekaragaman, Indeks Nilai Penting ABSTRACT   Soil insects are one part of the forest ecosystem. The presence of soil insects in forest ecosystems play a role in the decomposition process. The higher diversity of soil insects, the greater role for the forest ecosystem. The presence of soil insects can be reduced due to some disturbance one of forest fires. Forest fires cause impacts such as reduced biodiversity. This research aims to compare the diversity of soil insects (epifauna) based on differences land that is burnt areas, transition area, and the unburnt land on one of Baluran National Park areas. Determination of plot sampling location is done by line transect method based on the slope of land at that location. Each field has six transect lines. Each 10-meters transect lines installed in Pitfall traps so attached 120 plots. The trapped soil insects will be identified using computer microscope and matched with an insect identification book. The identified soil insects were calculated by the number of individual plots and analyzed by calculating the diversity index (H '), the evenness index (E), the wealth index (R), and the important value index (INP), which then performed ANOVA analysis using the help of the processing program data. The results showed that the values of H ', E, and R of soil insects on each land were different but not different at each slope. The highest INP value in all three areas is owned by Oecophylla smaragdina.   Key words: Soil Insect, Diversity Index, Important Value Inde

    Pengaruh Implementasi Pembelajaran Menggunakan Multimedia Interaktif dan Model Think Pair Share (TPS) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas VIII

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi pembelajaran menggunakan multimedia interaktif dan model Think Pair Share terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar biologi siswa kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan pretest posttest non-equivalent control group design. Analisis data dengan analisis kovarian pada taraf signifikansi 5% dengan menggunakan bantuan software SPSS for 16.0 Windows. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Pelaksanaan penelitian mulai 19 September sampai dengan 19 Oktober  2016. Data berupa kemampuan berpikir kritis diperoleh melalui soal essay berjumlah tiga soal. Hasil analisis Anakova data kemampuan berpikir kritis siswa dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima. Hasil uji BNT menunjukkan bahwa (1) pengaruh pembelajaran menggunakan ceramah dipadu ppt terhadap kemampuan berpikir kritis berbeda nyata dengan pembelajaran menggunakan model TPS, pembelajaran menggunakan multimedia, dan pembelajaran menggunakan multimedia dipadu model TPS, (2) pengaruh pembelajaran menggunakan model TPS terhadap kemampuan berpikir kritis tidak berbeda nyata dengan pembelajaran menggunakan multimedia dan pembelajaran menggunakan multimedia dipadu model TPS. Data berupa hasil belajar kognitif diperoleh melalui soal pilihan ganda berjumlah 25 soal. Hasil analisis Anakova data hasil belajar kognitif siswa dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian diterima. Hasil uji lanjut BNT menunjukkan bahwa pengaruh pembelajaran menggunakan ceramah dipadu ppt terhadap hasil belajar kognitif tidak berbeda nyata dengan pembelajaran menggunakan model TPS, pembelajaran menggunakan multimedia, dan pembelajaran menggunakan multimedia dipadu model TPS.Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Implementasi pembelajaran menggunakan multimedia interaktif dan model TPS berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis biologi siswa dengan rerata terkoreksi tertinggi pada pembelajaran menggunakan multimedia dipadu model TPS. Pembelajaran menggunakan multimedia dipadu model TPS berbeda nyata dengan pembelajaran menggunakan ceramah dipadu ppt, dan tidak berbeda nyata dengan pembelajaran menggunakan model TPS, dan pembelajaran menggunakan multimedia. (2) Implementasi pembelajaran menggunakan multimedia interaktif dan model TPS berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif biologi siswa dengan rerata terkoreksi tertinggi pada pembelajaran menggunakan multimedia dipadu model TPS. Pembelajaran menggunakan multimedia dipadu model TPS tidak berbeda nyata dengan pembelajaran menggunakan ceramah dipadu ppt, pembelajaran menggunakan model TPS, dan pembelajaran menggunakan multimedia.

    Pengembangan Handout Berbasis Problem Based Learning Hasil Penelitian Pemanfaatan Bakteri dalam Keseimbangan Lingkungan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X SMA Muhammadiyah 1 Malang

    No full text
    Pengembangan handout pada materi perubahan lingkungan ini didasari oleh kurangnya bahan ajar yang tersedia di SMA Muhammadiyah 1 Malang. Bahan ajar yang digunakan adalah buku paket yang jumlahnya terbatas, kurang memacu kegiatan aktif siswa dan terkesan tekstual. Akibatnya, hasil belajar siswa rendah. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan meningkatkan hasil belajar siswa melalui pengembangan handout berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan materi tambahan yang dikaji dari hasil penelitian keefektifan bakteri dalam mendegradasi logam berat krom dalam rangka pemberian sosialisasi atau menambah wawasan siswa.Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ASSURE (Analize, State objectives, Select method, media, and material, Utilize materials, Require learner response & Evaluation) oleh Smaldino, dkk. (2005). Data yang diperoleh meliputi data validasi, data uji coba, uji keefektifan (hasil belajar kognitif), hasil belajar afektif, dan psikomotor. Data validasi diukur dengan angket validasi oleh ahli bahan ajar, ahli materi, dan ahli praktisi lapangan. Data uji coba diisi oleh 20 siswa. Uji keefektifan (hasil belajar kognitif), hasil belajar afektif, dan psikomotor dilakukan pada 36 siswa.Hasil analisis penilaian validator ahli bahan ajar diperoleh rata-rata sebesar 93.5%. Rata-rata yang diperoleh dari angket validasi oleh ahli materi sebesar 97.9% dan ahli praktisi lapangan 97.8%. Hasil perolehan validasi tersebut menunjukkan bahwa handout yang dihasilkan dikategorikan sangat valid. Rerata hasil uji coba terhadap 20 siswa didapatkan persentase sebesar 88%, yang menunjukkan bahwa handout termasuk pada kategori sangat praktis digunakan dalam pembelajaran. Uji keefektifan ditunjukkan dengan hasil belajar kognitif yang diperoleh dari  nilai pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan skor gain (gain score) dan menghasilkan nilai 0.4, sehingga handout berbasis PBL yang dihasilkan menunjukkan keefektifan sedang. Hasil belajar afektif siswa diperoleh dari penilaian sikap spiritual dan sosial oleh observer serta penilaian sikap sosial oleh diri siswa sendiri, Rata-rata yang diperoleh sebesar 91.3, 86.5, dan 90.6. Hasil belajar psikomotor didapatkan dari hasil karya siswa, menunjukkan rata-rata sebesar 88.9. Berdasarkan data tersebut dapat dinyatakan bahwa, handout dapat digunakan dalam pembelajaran pada materi perubahan lingkungan dan pelestarian lingkungan.

    Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Serta Uji Kadar Total Fenol Ekstrak Ental Muda Paku Sayur Diplazium esculentum (Retz) Sw.

    No full text
    ABSTRAK   Wijarprasidya, Ajeng. Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Serta Uji Kadar Total Fenol Ekstrak Ental Muda Paku Sayur  Diplazium esculentum (Retz) Sw. Skripsi,  Jurusan  Biologi,  Fakultas  Matematika dan Ilmu  Pengetahuan Alam,  Universitas Negeri  Malang.  Pembimbing:  (I) Dra. Eko Sri Sulasmi, M.S., (II)Ir.Nugrahaningsih, M.P.   Kata kunci: skrining fitokimia,aktivitas antioksidan, total fenol, ental muda paku sayur Diplazium esculentum (Retz.)Swartz berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian bertujuan mengetahui senyawa aktif, aktivitas antioksidan,dan kadar fenol pada ekstrak air perasan, air rebusan, dan ekstrak metanol ental muda Diplazium esculentum (Retz.)Swartz.Uji senyawa aktif menggunakan metode skrining fitokimia. Aktivitas antioksidan diuji dengan spektrofotometri radikal bebas DPPH. Kadar total fenol diuji dengan Folin-Ciocalteau. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biologi dan Kimia FMIPA UM. Hasil penelitian meliputi air perasan terdapat alkaloid, polifenol dan terpenoid; air rebusan ada polifenol dan terpenoid; ekstrak metanolterdapat alkaloid dan polifenol. NilaiIC50pada ekstrak air perasan, air rebusan dan ekstrak metanol ental muda Diplazium esculentum (Retz.) Swartz adalah 235,96;1,47 dan 120,481 µg/ml. Kadar total fenol pada air perasan air rebusan dan ekstrak metanol adalah 54,750; 65,55; 59,2797 µg EAG/mL (berat bahan segar tidak sama).   ABSTRACT   Wijarprasidya, Ajeng. Phytochemical Screening and Determination of Antioxidant ActivitiesandTotalPhenolContent Of Frond Diplazium esculentum (Retz) Sw. Thesis, Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, State University of Malang. Supervisor: (I) Dra. Eko Sri Sulasmi, M.S., (II) Ir. Nugrahaningsih, M.P.   Keywords: screening phytochemicals, antioxidant activity, total phenol, young ental nail vegetables Diplazium esculentum (Retz.)Swartz have potential as antioxidants. The research aims to determine the content of active compounds, antioxidant activity and phenol content in the juice, boiled water and methanol extract of young frondDiplazium esculentum (Retz.)Swartz.The active compounds tested using phytochemical screening. Antioxidant activity tested using spectrophotometric method with free radicals DPPH. Total phenol test using Folin-Ciocalteau method. The research was conducted at the Biology and Chemistry Laboratory UM. The results identificated that the juice extract contains alkaloids, polyphenols and terpenoids, the boiled water extract contains polyphenols and terpenoids, the methanol extract contains alkaloids and polyphenols. IC50 value of antioxidant activity test of the juice, boiled water and methanol extract of young frondDiplazium esculentum (Retz.)Swartz.is 235.96; 1.47;120.481 µg/ml. The results of total phenols juice, boiled waterand methanol extracts is 54.750; 65.55;59.2797 µg EAG/mL(weight of fresh material is not the same)

    Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Instagram Terhadap Literasi Lingkungan dan Hasil Belajar Kognitif

    No full text
    ABSTRAK Yuliandini, Sintya. 2017. Pengaruh Project-Based Learning berbantuan Instagram Terhadap Literasi Lingkungan dan Hasil Belajar Kognitif, Skripsi, Jurusan Biologi, Prodi Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hadi Suwono, M.Si., (II) Dr. Sueb, M.Kes.   Kata Kunci: literasi lingkungan, hasil belajar kognitif, ekologi, perubahan dan pelestarian lingkungan, project-based learning, instagram   Literasi lingkungan adalah kemampuan individu untuk memahami dan peduli terhadap kondisi lingkungan, serta mengambil tindakan dalam upaya penyelesaian masalah lingkungan. Literasi lingkungan memiliki tujuan untuk memberi pengetahuan lingkungan kepada masyarakat dalam memanfaatkan sumberdaya alam yang ada agar menghindari kerusakan lingkungan. Salah satu contoh kerusakan lingkungan yaitu pada tahun 2016, 50 persen atau separuh Kota Batu telah mengalami kerusakan lingkungan. Dari 11.227 hektar luasan hutan, 5.900 hektar telah rusak.Dari 111 sumber mata air yang tercatat, kini tinggal 57 sumber mata air. Sekarang ini, manusia merupakan faktor penyebab yang sangat signifikan pada peristiwa perusakan lingkungan.Sebagai upaya untuk menangani permasalahan lingkungan, dibutuhkan partisipasi dari semua pihak, khususnya generasi muda penerus bangsa.Salah satu cara untuk menanamkan kepedulian lingkungan yang baik yaitu melalui pendidikan lingkungan. Dalam belajar mengenai lingkungan diperlukan pemahaman konsep pada siswa. Pemahaman konsep ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil nilai rapor semester 1 kelas X MIPA menunjukkan reratanilai siswa masih sesuai KKM atau hanya sedikit diatas KKM yaitu antara 70 hingga 75. Untuk meningkatkan hasil belajar pada ranah kognitif tersebut, diperlukan model pembelajaran yang menunjang, salah satunya yaitu model Project-Based Learning (PjBL) yang dibantu dengan media pembelajaran berupa jejaring sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan mixed methods dengan embedded design. Penelitian ini dilaksanakan bulan Maret-April 2017 pada kelas X MIPA 1dan X MIPA 4 SMA Negeri 1 Batu. Instrumen menggunakan soal tes literasi lingkungan yang juga digunakan untuk mengukur hasil belajar kognitif siswa dengan reliabilitas sebesar 0,769 (sangat tinggi). Analisis data yang digunakan terdiri atas analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Analisis data kuantitatif melalui uji statistika uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis anakova, dan effect size. Sedangkan analisis data secara kualitatif dilakukan dengan menggunakan model Miles and Huberman. Simpulan penelitian ini yaitu ada perbedaan literasi lingkungan dan hasil belajar kognitif siswa yang mendapatkan PjBL berbantuan instagram dan PjBL dengan kovariat (pretes) tidak berpengaruh terhadap literasi lingkungan dan hasil belajar kognitif siswa. Hasil ini diperkuat effect size sebesar 3,04 pada kelas eksperimen dan 2,62 pada kelas kontrol yang menyatakan bahwa PjBL berbantuan instagram dan PjBL secara signifikan memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap peningkatan literasi lingkungan dan hasil belajar kognitif siswa. Simpulan ini didukung pula oleh analisis kualitatif dari hasil diskusi pada instagram, angket, dan wawancara yaitu perlakuan PjBL berbantuan instagram berpengaruh terhadap literasi lingkungan siswa hasil belajar kognitif siswa

    0

    full texts

    1,764

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇