Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA

Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
Not a member yet
    247 research outputs found

    Profil Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP ditinjau dari Self Efficacy

    Full text link
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan representasi matematis siswa SMP ditinjau dari self efficacy. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek yang di ambil adalah 3 siswa kelas IX di SMP Negeri 2 Kaliwungu semester gasal tahun ajaran 2020/2021 yang masing-masing mempunyai self efficacy tinggi, self efficacy sedang, dan self efficacy rendah. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan skala self efficacy, tes tertulis, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi metode yaitu membandingkan hasil tes kemampuan representasi dengan hasil wawancara. Analisis dikembangkan berdasarkan indikator kemampuan representasi matematis dengan memperhatikan self efficacy yang dimiliki. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa subjek dengan self efficacy tinggi juga memiliki kemampuan representasi tinggi. Subjek dengan self efficacy sedang juga memiliki kemampuan representasi sedang. Subjek dengan self efficacy rendah juga memiliki kemampuan representasi rendah.ABSTRACTThis study aims to determine the profile of the mathematical representation ability of junior high school students in terms of self-efficacy. The type of this research is descriptive qualitative. The subjects were 3 grade IX students at SMP Negeri 2 Kaliwungu in the odd semester of the 2020/2021 school year, each of whom had high self-efficacy, moderate self-efficacy, and low self-efficacy. Data collection was carried out using a self-efficacy scale, written tests, interviews, and documentation. The data analysis technique was executed in 3 stages, namely data reduction, data presentation, drawing conclusions / verification. The validity of the data used triangulation method, by comparing the results of the representation ability test with the results of the interview. The analysis is developed based on the indicator of mathematical representation ability by paying attention to the owned self-efficacy. Based on the results of the analysis, it is known that subject with high self-efficacy also has high representation abilities. Subject with moderate self-efficacy also has moderate representation abilities. Subject with low self-efficacy also has low representation skills

    HUBUNGAN TINGKAT KREATIVITAS TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA MATERI GLB DAN GLBB DI MAN INSAN CENDIKIA JAMBI

    No full text
    Penelitian ini menggunakan metode asosiatif kuantitafi. Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kreativitas siswa terhadap hasil belajar fisika materi GLB dan GLBB. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas X MIA-3 dan XI MIA-1 yang totalnya berjumlah 47 siswa. Data diperoleh dengan menyebarkan angket dan soal. Hasil uji Pearson Product Moment menunjukkan nilai pearson yang diperoleh sebesar 0,980 yang dikategorikan memiliki hubungan yang kuat. Uji linearitas juga menunjukkan bahwa antara tingkat kreativitas dan hasil belajar memiliki hubungan yang linier ditunjukkan dari nilai Sig. Devitation from Linearity diperoleh 0,274 > 0,05

    ANALISIS KORELASI KEMAMPUAN MEMAHAMI DENGAN KEMAMPUAN BERARGUMENTASI SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN ARGUMENT BASED SCIENCE INQUIRY

    Full text link
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan korelasi kemampuan memahami dengan kemampuan berargumentasi siswa pada materi elastisitas dengan menggunakan model pembelajaran Argument-Based Science Inquiry (ABSI). Metode dalam penelitian ini menggunakan pre-experiment dengan desain The one group pretest-posttest. Penelitian ini menggunakan sampel siswa kelas XI IPA 2 di Madrasah Aliah Negeri Pamekasan 2 Kabupaten Pamekasan Jawa Timur pada semester ganjil tahun pelajaran 2015/2016. Adapun instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa dari tes kemampuan memahami dan tes kemampuan berargumentasi siswa. Data dianalisis menggunakan korelasi product moment. Hasil analisis data diperoleh besar korelasi kemampuan memahami dengan kemampuan berargumentasi siswa sebesar 0,73 dengan taraf signifikansi sebesar 0,01 yang berarti bahwa dalam taraf kepercayaan 95 % kemampuan memahami berhubungan secara signifikan  terhadap kemampuan berargumentasi, yaitu memiliki korelasi tinggi. Dengan kata lain kemampuan memahami sangat tinggi pengaruhnya terhadap kemampuan berargumentasi siswa

    ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK PADA MATERI TRIGONOMETRI BERDASARKAN GAYA BELAJAR

    Full text link
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep peserta didik dalam pemecahan masalah  ditinjau dari gaya belajar. Analisis pemahaman konsep dalam penelitian ini menggunakan kriteria dari Peraturan Dirjen Dikdasmen Depdiknas dengan Nomor 576/C/TU/2006. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dalam bentuk deskriptif. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X TMPO-2 SMK Negeri 3 Semarang yang berjumlah 36 anak. Penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan gaya belajar tidak secara signifikan mempengaruhi kemampuan pemahaman konsep peserta didik. Penelitian ini memberikan informasi bahwa gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dalam hal keterampilan memahami konsep hanya terdapat sedikit perbedaan dalam prosesnya. Hal ini dikarenakan subjek visual dan kinestetik sama-sama mampu menguasai 6 dari 7 indikator pemahaman konsep, sedangkan untuk subjek auditori mampu memahami keseluruhan indikator pemahaman konsep dalam penelitian ini. Hasil analisis disimpulkan bahwa subjek auditori memiliki kemampuan yang lebih tinggi di banding dengan subjek visual dan kinestetik

    INOVASI INDO-MUDSKIPPER-BOOK BERBASIS UNITY OF SCIENCES SEBAGAI SUMBER BELAJAR MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI

    Full text link
    Penelitian pengembangan ini didasarkan pada kebutuhan informasi tentang ikan gelodok bermuatan unity of science. Sumber belajar menjadi sarana alternatif untuk memenuhi kebutuhan informasi ikan gelodok pada perkuliahan zoology vertebrata. Tujuan dari pengembangan penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku ikan gelodok dan menguji kualitas buku yang telah dikembangkan. Metode yang digunakan untuk mengembangkan buku ikan gelodok adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Design, Define, Develop, Disseminate) yang dikembangkan oleh Thiagarajan tahun 1974. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar validasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli integrasi sebagai validator kelayakan buku. Validasi oleh mahasiswa sebagai respon pengguna. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan skala likert. Hasil menunjukkan bahwa persentase hasil validasi dari ahli materi sebesar 95%, ahli media sebesar 73%, ahli integrasi sebesar 88%. Rata-rata persentase adalah 88% yang tergolong dalam kategori sangat valid. Uji skala kecil dengan 10 mahasiswa mendapatkan persentase sebesar 89% yang menunjukkan sangat valid sehingga dapat dilanjutkan pada uji skala lebih luas. Uji skala lebih luas dengan 68 mahasiswa menunjukkan persentase sebesar 85% yang termasuk dalam kategori sangat layak. Hal tersebut menunjukkan bahwa buku ikan gelodok layak digunakan sebagai sumber belajar mandiri

    ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SETELAH PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERMUATAN ETNOSAINS

    No full text
    Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan abad ke 21. Beberapa peneliti menyampaikan bahwa salah satu model pembelajajaran yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis adalah Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis dan respon peserta didik setelah diterapkannya model PBL berbantuan LKPD bermuatan etnosains pada materi reaksi redoks. Penelitian ini adalah  studi kasus dengan desain single holistic. Penelitian ini dilakukan pada peserta didik kelas X-MIPA 1 SMAN 10 Semarang yang berjumlah 36 orang yang dipilih secaara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui teknik tes, observasi dan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis peserta didik adalah sebesar 62,6 dan termasuk dalam kategori cukup. Indikator berinteraksi dengan rang lain dapat berkembang dengan baik, namun indikator menentukan induksi masih dalam kategori rendah. Peserta didik juga  memberikan respon positif terhadap penerapan model PBL berbantuan LKPD bermuatan etnosains

    PROFIL KOMPETENSI 4C’S SISWA DENGAN PEMBELAJARAN MODEL READING-CONCEPT MAP-JIGSAW PADA MATERI SISTEM EKSKRESI

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran model reading-concept map-jigsaw pada materi sistem ekskresi terhadap kompetensi 4C’s siswa SMA N 2 Ungaran. Penelitian ini adalah penelitian Quasi Experiment dengan desain penelitian Non-Equivalent Control Group Design. Populasi yang digunakan adalah seluruh kelas XI MIPA SMA N 2 Ungaran. Sampel yang digunakan adalah kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol dan XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Rata-rata nilai posttest kelas XI MIPA 2 adalah 80,76 dan kelas XI MIPA 3 adalah 90,21. Hasil uji independent sample t test  menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara nilai posttest kelas eksperimen dan kontrol, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Uji n-gain dilakukan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa, yang menunjukkan hasil rata-rata n-gain kelas XI MIPA 2 adalah 0,64 (sedang) dan rata-rata n-gain XI MIPA 3 adalah 0,81 (tinggi). Rata-rata nilai kuesioner keterampilan berpikir kreatif pada kelas XI MIPA 2 adalah 70,73 dan kelas XI MIPA 3 adalah 75,21. Hasil uji independent sample t test menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara nilai kuesioner kelas eksperimen dan kontrol, dengan nilai signifikasi 0,008 < 0,05. Rata-rata nilai observasi keterampilan komunikasi pada kelas XI MIPA 2 adalah 74,77 dan kelas XI MIPA 3 adalah 85,53. Rata-rata nilai observasi keterampilan kolaborasi pada kelas XI MIPA 2 adalah 77,03 dan kelas XI MIPA 3 adalah 83,88. Hasil uji independent sample t test menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil nilai observasi keterampilan komunikasi dan kolaborasi kelas eksperimen dan kontrol, dengan nilai signifikasi 0,000 < 0,05. Hasil ini diperkuat dengan tanggapan guru dan siswa yang memberikan respon yang positif terhadap model pembelajaran remap jigsaw. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan pembelajaran model reading-concept map-jigsaw pada materi sistem ekskresi berpengaruh terhadap kompetensi 4C’s siswa SMA N 2 Ungaran. Kata kunci: kompetensi 4C’s, model reading-concept map-jigsaw, sistem ekskresi

    Analisis Faktor Penghambat TPACK Subdomain CK dan TPK pada Calon Guru Biologi UNNES

    Full text link
    Abstract Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan keterlaksanaan praktek mengajar terkait CK dan TPK pada calon guru Biologi UNNES serta mengetahui faktor penghambat kemampuan CK dan TPK sebagai bagian dari kemampuan TPACK pada calon guru Biologi UNNES. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menggunakan instrumen angket Content Representation oleh Loughran et al. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa calon guru biologi UNNES angkatan 2016 banyak memilih materi pada kelas X dan kelas XI karena menganggap merupakan materi yang masih awal, materi dasar dengan tingkat kesulitan yang tidak terlalu besar. Calon guru biologi UNNES lebih menekankan pada penguasaan fakta dan konsep biologi serta kurang terlatih merencanakan pembelajaran biologi yang sesuai dengan hakekat sains. Media pembelajaran yang digunakan berupa media PPT serta melakukan penayangan video dan gambar. Akan tetapi, pemanfaat internet sebagai media belajar oleh calon guru biologi UNNES hanya sebesar 23,50%. Calon guru biologi UNNES belum banyak memiliki pengalaman mengajar, sehingga merasa kurang percaya diri mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu calon guru biologi UNNES belum terbiasa untuk menggunakan Kata Kerja Operasional dalam pembuatan tujuan pembelajaran sehingga kurang mampu mengkomunikasikan tuntutan pembelajaran yang sesuai dengan hakekat sains dan kurangnya pengalaman dalam mengajar menyebabkan kurangnya kepercayaan diri dalam mengintegrasikan teknologi.Kata kunci: TPACK, CK, TP

    RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI SUHU DAN KELEMBABAN BERBASIS NODEMCU PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan menghasilkan alat pendeteksi suhu dan kelembaban terintegrasi dengan internet berbasis NodeMCU melalui WEB sebagai media informasi pada budidaya jamur tiram. Alat pendeteksi suhu dan kelembaban telah dikembangkan dengan mengkombinasikan sensor DHT11, NodeMCU, dan sketch program Arduino IDE sebagai pengirim data ke WEB dan relay sebagai saklar pompa. Hasil eksperimen telah memperlihatkan data pada WEB serta relay dapat menyalakan pompa saat alat mendeteksi kelembaban <80% dapat menyirami rak jamur tiram sedangkan saat alat mendeteksi kelembaban >80% relay mematikan pompa dan hasil panen tanpa perlakuan rata-rata perhari 1kg sedangkan dengan perlakuan rata-rata perhari 2kg. Demikian dapat disimpulkan alat pendeteksi suhu dan kelembaban mampu memberikan informasi dan membantu menaikkan hasil panen petani jamur tiram

    BAHAN AJAR KOMIK MATEMATIKA BERBASIS DIGITAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR

    No full text
    The purpose of this study was to determine the availability and use of teaching materials in schools, especially elementary schools. The teaching materials used are suitable for the students' needs. This study uses a Research and Development approach and method. The data collection technique here is to use interviews, teacher, and student response questionnaires to digital-based mathematics comic teaching materials. The field studies carried out include identifying the availability of teaching materials, analyzing the needs of teaching materials, analyzing learning, and identifying students' initial characteristic behaviors. The results of interviews based on field studies show that so far teachers have used conventional teaching materials, and only occasionally use digital-based teaching materials in the form of videos that are displayed on YouTube videos. Student response during learning so far is feeling less happy in participating in learning, especially learning mathematics, students' verbal ability in mathematics is still lacking. Based on these results, it is necessary to have teaching materials designed according to the needs and characteristics of students, namely by using digital-based comic teaching materials to improve the ability to understand mathematical concepts.Keywords: Teaching Materials, Mathematical Comic, Digital Abstract Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ketersediaan dan penggunaan bahan ajar  disekolahan khususnya sekolah dasar. Bahan ajar yang digunakan apakah sesuai dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan metode penelitian pengembangan (Research and Development). Teknik pengambilan data disini adalah menggunakan wawancara, angket respon guru dan siswa terhadap bahan ajar komik matematika berbasis digital. Studi lapangan yang dilakukan diantarannya adalah mengidentifikasi ketersediaan bahan ajar, melakukan analisis kebutuhan bahan ajar, melakukan analisis pembelajaran, dan mengidentifikasi perilaku karakteristik awal siswa. Hasil wawancara berdasarkan studi lapangan adalah, selama ini guru menggunakan bahan ajar konvensional, dan hanya sesekali menggunakan bahan ajar berbasis digital yang berbantu video yang ditampilkan melalui video youtube. Respon siswa selama pembelajaran selama ini adalah merasa kurang senang dalam mengikuti pembelajaran khususnya pembelajaran matematika, kemampuan siswa secara verbal pada pelajaran matematika juga masih sangat kurang. Berdasarkan hasil tersebut, maka sangat diperlukan adanya bahan ajar yang dirancang sesuai kebutuhan dan karakteristik siswa yaitu dengan menggunakan bahan ajar komik berbasis digital untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika.Kata kunci: Bahan Ajar, Komik Matematika, Digita

    228

    full texts

    247

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇