PUSTAKALOKA: Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan
Not a member yet
    229 research outputs found

    “RUANG INSPIRASI (INOVASI, PRESTASI, DAN REKREASI)” TEROBOSAN PERPUSTAKAAN MASA KINI

    No full text
    Perpustakaan Perguruan Tinggi telah menjadi institusi yang krusial dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat. Dalam era digital yang semakin berkembang pesat, perpustakaan dihadapkan pada berbagai tantangan, tetapi juga menyajikan peluang besar untuk berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada pemustaka. Maraknya perkembangan teknologi informasi seperti Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), Big Data, dll bisa menjadi peluang sekaligus tantangan perpustakaan dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pemustaka.  Perkembangan teknologi selain membawa manfaat, juga memunculkan permasalahan tersendiri bagi setiap pemustaka, sehingga perlu dilakukan edukasi dalam memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut.Perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta (UNJAYA), berkontribusi secara langsung melalui pengembangan layanan “Ruang INSPIRASI (Inovasi, Prestasi, dan Rekreasi)” sebagai suatu inovasi layanan terkini. Layanan “Ruang INSPIRASI” mengintegrasikan antara ruang fisik dan virtual space (ruang maya). Tujuan penyediaan layanan “Ruang INSPIRASI”, sebagai solusi untuk menyelesaikan berbagai problematika yang dihadapi pemustaka di masa kini, dengan mengintegrasikan layanan berbasis teknologi terkini. Layanan “Ruang INSPIRASI”, diharapkan akan menjadi layanan unggulan di Perpustakaan UNJAYA yang relevan dan  up-to-date sesuai dengan perkembangan zaman

    Coworking Spaces for Strengthening Academic Libraries Role (A New Trend in The Digital Age)

    No full text
    This research aims to encourage the role of libraries as learning resource centers. The rise of coffee shops is a challenge for library service developers. The paradigm shift and the pattern of user habits in obtaining information have had an impact on the decrease in the number of library visitors. The coffee shop offers a free space with a wide selection of food and soft drinks to meet and discuss with colleagues. The problem that arises then is how libraries can answer the challenge of changing user behavior in spreading information. This article tries to explain one of the efforts to provide a user-based service. This study uses a qualitative descriptive approach to describe the strategic role of libraries in the reality of changing people's information behavior. Secondary data from the previous article were collected and then analyzed descriptively and systematically. The validity of the supporting data is sufficient if it can answer this research problem. The results of this study provide an overview of the urgency of café-style co-working in libraries. Coworking spaces can be designed to resemble coffee shops with a variety of offerings while discussing collaboratively with visitors. Of course, the space is equipped with convenient supporting devices, such as an electricity connection, internet, adequate lighting, music, air conditioning, and flexible service hours. The coworking space in the library also provides access to services for journals and e-books. The library must also be ready to help users who have difficulties using electronic services.Penelitian ini bertujuan untuk mendorong peran perpustakaan sebagai pusat sumber belajar. Maraknya kedai kopi menjadi tantangan bagi pengembang layanan perpustakaan. Pergeseran paradigma dan pola kebiasaan pengguna dalam memperoleh informasi berdampak pada penurunan jumlah pengunjung perpustakaan. Kedai kopi menawarkan ruang bebas dengan beragam pilihan menu makanan dan minuman ringan untuk bertemu dan berdiskusi dengan orang lain. Permasalahan yang muncul kemudian adalah bagaimana perpustakaan dapat menjawab tantangan perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi. Artikel ini mencoba menjelaskan salah satu upaya untuk menyediakan layanan berbasis pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan peran strategis perpustakaan dengan adanya realitas perubahan perilaku informasi masyarakat. Hasil penelitian ini menawarkan pengembangan tren kedai kopi di perpustakaan. Ruang kerja bersama (coworking space) dapat dirancang menyerupai kedai kopi dengan beragam sajian, sambil berdiskusi secara kolaboratif bagi para pengunjung. Tentunya, ruang tersebut dilengkapi dengan perangkat komunikasi yang nyaman, seperti koneksi listrik, internet, pencahayaan yang memadai, musik, pendingin ruangan, dan jam operasional yang fleksibel. Coworking space di perpustakaan juga menyediakan layanan akses jurnal dan e-book. Pustawakan juga harus siap membantu pengguna yang mengalami kesulitan dalam mengoperasikan layanan elektronik

    Representasi Profesionalisme Pustakawan dalam Film This Beautiful Fantastic

    No full text
    Film memiliki peranan penting dalam membentuk persepsi masyarakat yang luas dan tersebar terhadap suatu fenomena atau realitas sosial. Sejatinya suatu profesi harus menunjukkan profesionalisme melalui kepatuhan terhadap kode etik. Namun, film merupakan hasil konstruksi yang memuat unsur subjektivitas pembuat film sehingga profesionalisme pustakawan dapat digambarkan dalam sudut pandang positif maupun negatif. Penelitian dengan pendekatan kualitatif ini bertujuan untuk menganalisis representasi profesionalisme pustakawan dalam memberikan layanan perpustakaan pada film This Beautiful Fantastic. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis wacana kritis Siegfried Jager dan Florentine Maier yang meliputi analisis terhadap praktik diskursif, non-diskursif, dan materialisasi objek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film This Beautiful Fantastic, perbedaan generasi antara Bella Brown dan Mrs. Bramble merefleksikan perspektif yang kontras terkait profesionalisme pustakawan. Bella Brown yang mewakili generasi junior memberikan layanan prima melalui pemberian bantuan dan interaksi hangat dengan pemustaka, tetapi digambarkan sebagai indisipliner dan bias. Sedangkan, Mrs. Bramble yang mewakili generasi senior menunjukkan profesionalisme dengan sikap disiplin, tegas, dan patuh pada peraturan perpustakaan. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan pemahaman terkait profesi pustakawan kepada masyarakat dan menjadi motivasi bagi pustakawan untuk menjalankan kode etik profesi secara konsisten

    KEGIATAN PRESERVASI KOLEKSI BAHAN PUSTAKA LANGKA DI PERPUSTAKAAN PUSAT TNI AD KOTA BANDUNG

    No full text
    This study aims to examine the implementation of preservation efforts undertaken for rare library material collections at the Central Library of the Indonesian Army History Service (Disjarahad). Furthermore, this research explores the challenges encountered in these preservation activities and identifies potential solutions. A qualitative research method with a case study approach was employed. Data were collected through interviews, observations, and literature reviews. Data were analyzed using the stages of data reduction, data presentation, and conclusion. The findings reveal that the Central Library of Disjarahad implements preventive preservation measures, including regulating temperature, light, and humidity, maintaining environmental conditions, using mothballs, conducting routine inspections, and installing air conditioning systems in the collection room. Factors contributing to the deterioration of rare materials include internal factors (paper quality) and external factors (including fire, water, light, temperature fluctuations, dust accumulation, collection storage, air pollution, human activity, biological agents, and rodents).Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan preservasi  koleksi bahan pustaka langka yang terdapat di Perpustakaan Pusat TNI AD Kota Bandung. Selain itu, penelitian ini juga membahas mengenai kendala yang dihadapi serta solusi yang dapat mengatasi kendala tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data yang didapatkan dalam mendukung penelitian ini, yaitu melalui wawancara, observasi, dan kajian literatur yang dianalisis berdasarkan tahap reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa Perpustakaan Pusat TNI AD Kota Bandung telah melakukan kegiatan preservasi secara preventif terhadap koleksi bahan pustaka langkanya dengan cara mengatur suhu, cahaya kelembapan, menjaga kebersihan lingkungan perpustakaan, pemberian kapur barus, pemeriksaan secara ketat, serta pemasangan AC pada ruangan koleksi. Adapun faktor yang mempengaruhi kerusakan pada koleksi bahan pustaka langka di Perpustakaan Pusat TNI AD Kota Bandung, yaitu faktor internal (kualitas kertas, dan faktor eksternal (api, air, cahaya, suhu, debu, tempat penyimpanan koleksi, pencemaran udara, faktor manusia, faktor biotis, dan binatang pengerat). Kata Kunci : preservasi, preventif, koleksi bahan pustaka langk

    PERPUSTAKAAN SEBAGAI RUANG HETEROTOPIA: TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS (SLR)

    No full text
    Research on libraries as heterotopian spaces has received growing scholarly attention, highlighting their role not only as repositories of information but also as complex symbolic, social, and experiential spaces. However, several gaps remain regarding how heterotopia is manifested in different types and forms of library spaces. This study aims to identify and analyze the characteristics of libraries as heterotopian spaces through a systematic literature review, focusing on spatial meanings, social functions, and ideological representations within library environments. This study employed a qualitative Systematic Literature Review (SLR) design. The findings show that both public and academic libraries exhibit heterotopian characteristics through their physical and digital spaces, symbolic functions, and sociocultural values. Significant differences were identified in how different library types construct cultural, educational, and ideological narratives through spatial design and user experience. These findings suggest that the heterotopia framework offers a critical lens for understanding the transformative role of libraries in the digital age. Future research is encouraged to explore additional library types and adopt interdisciplinary perspectives.Penelitian tentang perpustakaan sebagai ruang heterotopia menunjukkan meningkatnya perhatian terhadap peran perpustakaan tidak hanya sebagai tempat penyimpanan informasi, tetapi juga sebagai ruang simbolik, sosial, dan pengalaman yang kompleks. Namun, masih terdapat beberapa kesenjangan terkait bagaimana konsep heterotopia diterapkan pada berbagai jenis dan bentuk ruang perpustakaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik perpustakaan sebagai ruang heterotopia melalui tinjauan literatur sistematis, dengan menelaah makna spasial, fungsi sosial, dan representasi ideologis dalam lingkungan perpustakaan. Penelitian ini  menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain SLR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan umum maupun perguruan tinggi memiliki karakteristik heterotopia melalui keberadaan ruang fisik dan digital, fungsi simbolik, serta nilai sosial dan budaya. Selain itu, dapat diketahui perbedaan mencolok mengenai cara berbagai jenis perpustakaan membangun narasi kultural, edukatif dan ideologis, melalui desain ruang serta pengalaman pengguna. Temuan ini menegaskan bahwa kerangka heterotopia memberikan perspektif kritis untuk memahami peran transformatif perpustakaan di era digital. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas kajian pada jenis perpustakaan lain, serta mengintegrasikan pendekatan interdisipliner

    Analisa Kualitas Layanan Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan Metode LibQual dan WebQual

    No full text
    Libraries for universities are an inseparable part because they are a reflection of the university in providing services. Commitment to service quality is needed so that managers always try to meet the expectations of their users. The service quality can be improved, one of the ways is by collecting important information from users about the services provided. The methods used to collect the information in the research were LibQual and WebQual. The purpose of the research was to determine user perceptions of the service quality and web services in UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Library. The samples of the research were 100 users in UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Library which was determined using accidental sampling technique. The number of samples was obtained using the Taro Yamane formula with a 10% error margin. The data was obtained by distributing questionnaires and were measured using a Likert scale. Results of the research show that the service quality of the UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Library from the dimensions of service effect, control of information, and library as the place is very good with an average value of 3.47. The web quality of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Library, which consists of quality of usability, quality of information, and quality of interaction, is very good, with an average score of 3.39. Things that library managers need to pay attention to are UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Library as the place for entertainment/recreation and a web display that is considered less attractive. The value of each item is 3.07 and 3.21, which means it is below the average value of this study.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu LibQual dan WebQual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi pemustaka terhadap kualitas layanan dan layanan web di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Penelitian dilakukan terhadap 100 sampel pemustaka di Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang ditentukan dengan accidental sampling. Jumlah sampel tersebut diperoleh dengan menggunakan rumus Taro Yamane dengan penggunaan margin of error 10%. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan diukur menggunakan skala Likert. Hasil dari penelitian ini adalah kualitas layanan Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dari dimensi affect of service, information control, dan library  as  place adalah sangat baik dengan niali rata-rata 3,47. Kualitas web Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dilihat dari usability quality, information quality, dan interaction quality sangat baik, nilai rata-ratanya 3,39. Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dilihat dari tempat hiburan/rekreasi dan tampilan web yang dinilai kurang menarik. Nilai masing-masing item tersebut adalah 3,07 dan 3,21 yang artinya di bawah nilai rata-rata dari penelitian ini

    IMPLEMENTASI AI DALAM LAYANAN REFERENSI VIRTUAL PERPUSTAKAAN UPI: KESIAPAN DAN TANTANGAN

    No full text
    Libraries in the digital era are experiencing significant transformation in services, especially reference services. As one of the college libraries in Indonesia, the Library of the Indonesian Education University (UPI) faces the challenge of transforming its virtual reference services through the implementation of artificial intelligence (AI). The purpose of this study is to identify the potential developments and challenges faced in transforming virtual reference services through the implementation of AI. The method used in this study is descriptive qualitative. The results of the study show that the readiness of UPI Library human resources in terms of knowledge and skills is already relevant to their educational background, and staff have the motivation to learn further. Readiness of technological infrastructure still requires improvement, particularly in server capacity and internet speed. The readiness of policies and management support, including leadership commitment to technological transformation, is strong; however, specific policies regarding new technologies still need to be formulated. Overall readiness assessment shows excellent potential for adopting AI in virtual reference services.Perpustakaan di era digital mengalami transformasi yang signifikan dalam pelayanan, khususnya pada layanan referensi. Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), sebagai salah satu perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia menghadapi tantangan untuk melakukan transformasi layanan referensi virtual yang dimilikinya melalui implementasi kecerdasan buatan (AI). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi potensi pengembangan dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam proses transformasi layanan referensi virtual melalui implementasi AI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian, kesiapan sumber daya manusia Perpustakaan UPI dari segi pengetahuan dan keterampilan sudah relevan dengan latar belakang pendidikan, staf memiliki motivasi belajar lebih lanjut. Kesiapan pada infrastruktur teknologi masih memerlukan peningkatan pada kapasitas server dan kecepatan koneksi internet. Kesiapan dari kebijakan dan dukungan manajemen, dukungan pimpinan untuk transformasi teknologi baru sangat baik, kebijakan terkait teknologi baru masih perlu dirumuskan. Penilaian kesiapan secara keseluruhan, terdapat potensi besar untuk mengadopsi AI dalam layanan referensi virtual

    Peran Digitalisasi Nilai Kearifan Lokal Hybrid-Islam dalam Upaya Mempertahankan Moral Generasi-Z di Era Transformasi Digital

    No full text
    Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran digitalisasi kearifan lokal hybrid-Islam dalam memperkuat moral Generasi Z di era globalisasi dan transformasi digital. Kearifan lokal hybrid-Islam dimaknai sebagai nilai budaya yang telah berakulturasi dengan ajaran Islam dan teruji secara historis maupun spiritual. Terdapat sejumlah artikel di tahun 2017-2023 yang menyatakan generasi Z Indonesia tengah mengalami krisis moral. Maraknya krisis moral di kalangan generasi muda, seperti penyebaran hoaks, perjudian online, hingga radikalisme, menuntut pendekatan kontekstual yang berakar pada budaya dan agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan metode analisis kualitatif deskriptif, melalui penelaahan literatur dari buku, artikel ilmiah, serta dokumen relevan lainnya. Analisis dilakukan dalam beberapa tahap, yakni memilih topik, menentukan tujuan penelitian, telaah isi literatur, dan interpretasi data secara kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal hybrid-Islam mengandung nilai-nilai luhur yang teruji secara historis dan spiritual serta berkontribusi nyata dalam pembentukan karakter generasi muda. Ketika nilai-nilai tersebut disinergikan dengan ajaran moral Qur’ani, terbentuk sintesis nilai yang memperkuat identitas budaya dan spiritualitas. Digitalisasi nilai-nilai kearifan lokal melalui media sosial dan platform digital berfungsi sebagai media pembelajaran dan dakwah yang kontekstual sekaligus memperkuat identitas budaya dan moral Generasi Z. Dengan demikian, digitalisasi kearifan lokal hybrid-Islam terbukti relevan sebagai strategi penguatan moral dan karakter generasi muda yang beretika, berbudaya, serta beridentitas religius.Artikel ini mengkaji peran digitalisasi kearifan lokal hybrid Islam dalam memperkuat moral generasi Z di tengah derasnya arus globalisasi dan transformasi digital. Maraknya krisis moral di kalangan generasi muda, seperti hoaks, perjudian online, hingga radikalisme, menuntut solusi yang kontekstual dan berakar pada budaya serta agama. Penelitian ini menggunakancc pendekatan studi pustaka dengan teknik analisis kualitatif deskriptif, melalui pengumpulan dan penelaahan literatur dari buku, artikel, serta dokumen terkait. Analisis dilakukan dalam beberapa tahap, yakni memilih topik, menentukan tujuan penelitian, menganalisis isi literatur, dan menginterpretasikan data secara kontekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki potensi besar sebagai fondasi pembentukan karakter karena mengandung nilai-nilai luhur yang telah teruji oleh waktu. Ketika nilai-nilai tersebut dipadukan dengan ajaran moral Qur’ani, terbentuklah sintesis nilai yang mampu membentuk identitas budaya dan spiritual generasi muda. Digitalisasi nilai-nilai ini melalui media sosial dan platform digital lainnya dinilai efektif sebagai media pembelajaran dan dakwah yang kontekstual dan menarik bagi generasi Z. Maka dapat dikatakan digitalisasi kearifan lokal hybrid Islam menjadi strategi penting dalam menghadapi demoralisasi dan membangun generasi muda yang berkarakter kuat, beretika, serta bangga terhadap warisan budaya dan agamanya

    Sistem Similarity Checking Terpadu melalui Google Workspace for Education berbasis Digital One-Stop Integrated Service di UPT Perpustakaan Unnes

    No full text
    Universitas Negeri Semarang adalah salah satu universitas yang telah berlangganan aplikasi Turnitin untuk menguji tingkat kesamaan karya tulis ilmiah sivitas akademikanya. Layanan similarity checking karya tulis ilmiah dapat dimanfaatkan dalam berbagai bentuk mulai dari artikel, tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi, buku dan monograf. Dalam implementasi sistem terdahulu terdapat beberapa masalah yaitu mengenai kecepatan, efektivitas dan efisiensi proses layanan, sehingga penulis merasa perlu melakukan inovasi pada sistem layanan similarity checking untuk membuat produk layanan tersebut lebih cepat, efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian tersebut adalah mengembangkan sistem terpadu yang diharapakan mampu mengatasi persoalan dari para stakeholder yaitu para dosen, karyawan, pustakawan, serta mahasiswa yang akan menyelesaikan masa studinya sebagai upaya peningkatkan kualitas layanan perpustakaan yang dikonversi dari platform konvensional menjadi platform digital yang harapannya menjadi digital one-stop integrated service. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengembangan dengan menggunakan pendekatan RAD (Rapid Application Development). Data diambil dari kuesioner dengan objek analisis dosen, mahasiswa, pustakawan, ataupun tenaga kependidikan di lingkungan Universitas Negeri Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terintegrasinya similarity checking dengan program layanan keanggotaan perpustakaan terutama ketika kelulusan mahasiswa memberikan kemudahan bagi sivitas akademika dan para stakeholder

    Analisis Paro Hidup (Half-Life) dan Keusangan Literatur pada Artikel Jurnal Simbur Cahaya Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Periode Tahun 2018-2022

    No full text
    This research aims to understand the degree of obsolescence of the literature cited in each Simbur Cahaya Journal article in 2018-2022 and the level of up-to-date information summarized in the Simbur Cahaya Journal seen from the half-life of the literature in the documents cited in 2018-2022. This research uses descriptive research methods with a quantitative approach. Sampling uses a total sampling technique, or the total population is an example. The data was taken from the bibliography or bibliography list contained in the Simbur Cahaya Journal articles for 2018-2022, where every year is published twice (June - December) with 92 article titles, which are analyzed using bibliometric analysis using the law of obsolescence and half-life which is a technique calculation of document obsolescence seen from the half-life level of a piece of literature. The research results show that most of the literature used by the Simbur Cahaya Journal is older than their half-life. For the half-life of the Simbur Cahaya Journal of 5 years, the period from 2018 to 2022 is 17.2 years. It can be concluded that the Simbur Cahaya Journal of the Faculty of Law, Sriwijaya University for 2018-2022 complies with the guidelines of Minister of Education and Culture Regulation Number 22 of 2011 concerning Scientific Periodicals and can be used as a reference for other written works. Keywords: Level of Literature Obsolescence; Update of Information; Bibliometric

    0

    full texts

    229

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    PUSTAKALOKA: Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇