Jurnal Cakrawala Kependidikan
Not a member yet
70 research outputs found
Sort by
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI MODEL KOOPERATIF TIPE STAD PADA KELAS XII-A SMTI PONTIANAK
Siswa kelas XII-A SMTI Pontianak tingkat pemahaman pelajaran fisika masih rendah. Penyebabnya, pembelajaran fisika belum menerapkan konsep pembelajaran yang bersifat kontesktual. Agar pembelajaran fisika menjadi pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan, maka penerapan model pembelajaran kooperatif dengan tipe STAD. Pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah pembelajaran yang secara sadar dan sengaja mengembangkan interaksi yang saling asuh antarsiswa untuk menghindari ketersinggungan dan kesalahpahaman yang dapat menimbulkan permusuhan. Sedangkan tahapan pelaksanaan tipe STAD adalah: (1) penjelasan materi pembelajaran; (2) diskusi atau kerja kelompok belajar; (3) validasi oleh guru; (4) evaluasi ( tes); (5) menentukan nilai individu dan kelompok; (6) penghargaan individu atau kelompok. Kata Kunci: Kooperatif tipe STA
MODEL SAJIAN VERBAL MODEL ABSTRAK DAN MODEL VERBAL ABSTRAK UNTUK MATERI PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memverifikasi dan menelusuri manfaat teori Bruner (1996) dan Thornton et al (1983) mengenai pendekatan mode sajian: verbalmodelabstrak dan modelverbalabstrak dalam pembelajaran penjumlahan dan pengurangan pecahan. Desain kuasi eksperimen digunakan untuk memverifikasi kedua teori tersebut. Eksperimen ini secara random assignment melibatkan kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2. Hasilnya menunjukkan bahwa kedua pendekatan sajian tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi matematika siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan di Sekolah Menengah Pertama. Kata Kunci: mode sajian: verbalmodelabstrak dan modelverbalabstra
PEMBERIAN MOTIVASI UNTUK MENINGKATKAN KEGIATAN MEMBACA SISWA SEKOLAH DASAR
Kegiatan membaca siswa di sekolah dasar masih belum maksimal. Kegemaran membaca siswa masih sangat kurang (rendah). Kesadaran guru untuk memberikan motivasi membaca pada siswa juga masih renda. Sebagian guru ada yang berpendapat tugas memberikan motivasi membaca merupakan tugas guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Padahal tugas ini adalah tugas semua guru. Jadi betapa pentingnya pemberian motivasi membaca pada siswa, karena membaca merupakan modal dasar mempelajari seluruh mata pelajaran di sekolah. Oleh karena itu, dalam tulisan ini penulis sengaja mengangkat hal-hal yang berkaitan dengan jenis-jenis motivasi yang sesuai untuk memotivasi siswa membaca, usaha-usaha guru dalam memotivasi siswa untuk membaca, dan pemilihan bahan bacaan yang tepat bagi siswa dalam kegiatan membaca.Kata Kunci: pemberian motivasi, kegiatan membaca, siswa, sekolah dasa
MEMBELAJARKAN ANAK USIA DINI MELALUI BERMAIN
Bermain adalah dunia kerja anak usia prasekolah dan menjadi hak setiap anak, tanpa dibatasi usia. Melalui bermain, anak dapat memetik manfaat bagi perkembangan aspek fisik-motorik, kecerdasan dan sosial emosional. Ketiga aspek ini saling menunjang satu sama lain dan tidak dapat dipisahkan. Bila salah satu aspek tidak diberikan kesempatan untuk berkembang, akan terjadi ketimpangan. Pada usia inilah anak mampu menyerap informasi yang sangat tinggi sekaligus untuk pengembangan intelegensi permanen. Kata kunci: Anak Usia Dini, bermai
PENGEMBANGAN KREATIVITAS MATEMATIKA ETNIS CHINA MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL STAD BERBASIS KONSTRUKTIVISME PADA SISWA SMKK IMMANUEL PONTIANAK
Untuk mengetahui efektivitas penerapan pembelajaran kooperatif model STAD berbasis konstruktivisme dalam pengembangan kreativitas matematika oleh etnis China, dilakukan penelitian melalui 4 fase, yakni: Perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi; yang dilakukan dalam 3 siklus (simulasi, uji coba terbatas, dan pengambilan data penelitian). Hasilnya menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran kooperatif model STAD efektif terhadap hasil belajar pada sub materi laporan kas dengan harga effect size (ES) = 0,77. Berdasarkan kriteria effect size (ES) = 0,77 termasuk pada kriteria sedang. Sehingga dapat dikatakan pembelajaran kooperatif model STAD memberikan kontribusi 28 % terhadap hasil belajar siswa pada sub materi laporan kas pada siswa kelas I AK-1 SMKK Immanuel.Kata Kunci: Kreativitas, Kooperatif, Konstruktivimes, STA
PEMAMFAATAN E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN
Model pembelajaran berbasis TIK dengan menggunakan e-learning berakibat pada perubahan budaya belajar dalam konteks pembelajarannya. Kegiatan belajar menjadi sangat fleksibel karena dapat disesuaikan dengan ketersediaan waktu para siswa/ mahasiswa. E-learning (electronik learning), proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalm proses pembelajaran dengan teknologi. Pengembangan e-learning ada tiga kemungkinan dalam sistem pembelajaran berbasis internet, yaitu web course, web centric course, dan web enhanced course.Kata kunci: E-learning, web course, web centric, web enhanced cours
KESULITAN MENTRANSKRIPSI TEKS PADA MATA KULIAH LISTENING COMPREHENSION DI LABORATORIUM BAHASA OLEH MAHASISWA BAHASA INGGRIS FKIP UNTAN
Asumsi awal bahwa penguasaan tata bahasa, kosa kata, lafal, tanda baca dan pembiasaan terhadap setting pada suatu teks transkripsi merupakan kesulitan yang dialami oleh mahasiswa dalam mentranskripsi teks Listcomp terbukti memang benar demikian adanya. Obyek uji adalah materi Route Map, diambil dari buku karangan RR. Jordan. Komponen tata bahasa pada obyek uji berjumlah 31 predikat/kata kerja, baik aktif maupun pasif. Komponen kosa kata berjumlah 245 kata, baik kata dasar maupun bentukan. Komponen tanda baca terdiri dari 10 titik, 1 titik dua, 20 koma dan 6 apostropi untuk singkatan dan possessive. Sedangkan komponen yang tidak diukur, tetapi mempengaruhi hasil Posttest terdiri dari lafal, bunyi, intonasi, penekanan dan latar/setting. Jenis penelitian adalah Pretest-Posttest Design. Treatment, dengan materi yang mewakili 4 komponen yang diukur, dilakukan sebanyak 3 kali di laboratorium bahasa, dan mempergunakan materi yang berbeda satu sama lain. Kata kunci: Transkripsi, Listening Comprehension, Tata Bahasa, Latar
STRATEGI MENUMBUHKAN MOTIVASI PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS NILAI
Motivasi merupakan suatu dorongan dalam diri seseorang yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Dorongan yang ada tersebut dapat muncul atau tidak, tergantung pada ada tidaknya tujuan yang ingin dicapai. Dalam pembelajaran matematika peranan belajar yang disertai dengan makna bernuansa kontekstual sangat diperlukan, agar peserta didik berhasrat dalam mencapai tujuan. Untuk memunculkan hasrat tersebut, maka motivasi perlu ditumbuhkembangkan pada diri peserta didik. Dalam pembelajaran matematika maupun pembelajaran lainnya, menumbuhkan motivasi dapat dengan berbagai cara. Dalam tulisan ini dipaparkan cara menumbuhkan motivasi peserta didik yang disertai dengan nilai.Kata Kunci: Motivasi, pembelajaran matematika, nilai
KRITIK TERHADAP FILSAFAT PROGRESIVISME DALAM PENDIDIKAN BAHASA
Pikiran filsafat pendidikan progresivisme telah merasuk ke dalam pendidikan bahasa, khususnya melalui filsafat pragmatisme bahasa dan pengajaran pragmatik. Rasukan tersebut telah mereduksi hakikat manusia menjadi sekadar makhluk individu dan makhluk sosial sehingga pengajaran bahasa melupakan hakikat manusia sebagai hamba Allah dan khalifah di muka bumi. Karenanya, perlu ada perluasan pemikiran dan pemerkayaan sudut pandang dalam kajian bahasa dan pengajaran bahasa.Kata Kunci: Progresivisme, bahasa, pendidika
KEBIJAKAN DAN PENGEMBANGAN MUTU DOSEN
Komponen sumber daya manusia di perguruan tinggi harus dikembangkan. Dosen adalah ujung tombak dan motor institusi untuk melaksanakan kegiatan Tridharma. Sebagai tenaga profesional, dosen dituntut untuk senantiasa melakukan upaya-upaya inovatif dan inventif dalam bidang ilmu yang menjadi tanggung jawabnya. Seorang dosen bukan hanya merupakan seorang pendidik profesional pada perguruan tinggi, tapi juga merupakan seorang ilmuwan. tugas pokok dosen meliputi bidang Pendidikan, Penelitian, serta Pengabdian dan Pelayanan Kepada Masyarakat. Disamping tugas pokoknya seorang dosen juga mempunyai tugas lain yaitu pengembangan akademik dan profesi serta partisipasi dalam tata pamong institusi. Standar Mutu Profesionalisme Dosen: Kepakaran, Pengembangan kepakaran, Menerapkan teknologi instruksional, dan menerapkan etika.Kata Kunci: Kebijakan, pengembangan, dose